Day: October 19, 2016
UNWAHA TANDA TANGANI MOU DENGAN 23 PT DALAM DAN LUAR NEGERI
Keseriusan pengembangan Unwaha menjadi perguruan tinggi terkemuka dan unggul terus ditingkatkan. Hal ini ditunjukkan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Unwaha dengan 23 perguruan tinggi lain baik dari dalam maupun luar negeri. MoU yang meliputi kesepakatan dalam program publikasi ilmiah internasional ini merupakan lompatan besar sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan jumlah artikel ilmiah dari dosen dan mahasiswa Unwaha dalam skala nasional maupun internasional. Wakil Ketua 1 Unwaha, Dr. Fathulloh menyampaikan bahwa meskipun Unwaha masih baru berumur 3 tahun,namun program publikasi yang dicanangkan dan dilakukan secara sistematis sejak hulu hingga hilir akan menjadi program prioritas dan kunci kualitas Unwaha dimasa mendatang. Program publikasi internasional yang dilaksanakan Unwaha ini tentunya akan sangat didukung oleh pendanaan yang baik dari Rektorat Unwaha. Demikian ditegaskan pula oleh Wakil Rektor bidang keuangan, Dr. Abdul Kholid. Kholid melanjutkan bahwa dukungan keuangan dari Unwaha untuk program publikasi dan riset internasional akan diprioritaskan mengingat merupakan program kunci dan juga menjadi priorias kementerian riset dan pendidikan tinggi RI. Senada dengan WR 1 dan WR 2, Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan yang juga membidangi kerjasama, Dr. Muhyiddin ZA, menyampaikan bahwa kerjasama dengan lebih dari 20 PT dalam dan luar negeri ini merupakan lompatan bagus bagi Unwaha untuk menuju menjadi Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia. Muhyiddin dalam kesempatan lain juga menjelaskan bahwa Unwaha juga sedang mempersiapkan program kerjasama dengan negara-negara timur tengah yang memiliki konsen yang baik dalam bidang iptek. Penandatanganan MoU itu sendiri dilaksanakan di perguruan tinggi partner Unwaha, yakni Universitas Dwijendra Bali dengan disaksikan rektor rektor dari perguruan tinggi anggota konsorsium, termasuk perwakilan dari Chulalongkorn university dan Korea University.
UNWAHA Berkolaborasi dg Universitas Dwijendra & UMAHA selenggarakan seminar Internasional Tentang Riset
Bertempat di Denpasar, Bali, pada hari senin, 17 oktober 2016, UNWAHA kembali mengadakan event internasional yang menghadirkan pembicara dari Korea University, Korsel dan Chulalongkorn University, Thailand. Event internasional kali ini bertempat di Denpasar, Bali dan mengangkat topik bertema “Building International Collaboration Research“. Bekerjasama dengan Universitas Dwijendra, Denpasar dan Universitas Maarif Hasyim Latief, Sepanjang, event yang dikemas dalam bentuk seminar internasional ini dihadiri tidak kurang dari 1000 peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Tampak hadir pula Dr. Fathoni Rodli, Rektor UMAHA yang sekaligus juga Ketua Umum Ahli Dosen Republik Indonesia, Prof. Bunyamin mewakili Menteri Ristek Dikti RI, Ketua Kopertis Wilayah 8 dan beberapa tokoh dan pejabat lainnya. Dr. Fathoni Rodli dalam sambutan pembukanya menyampaikan pentingnya menggalang jejaring internasional bagi perguruan tinggi di Indonesia. Mengingat tuntutan go international saat ini dan ke depan, maka jejaring internasional yang kuat menjadi kunci kualitas suatu perguruan tinggi. Dalam kesempatan seminar internasional yang selanjutnya diharapkan ada implementasi konkret ini, merupakan kegiatan yang sangat strategis untuk menginisiasi maupun memperkuat jejaring tersebut, demikian lanjut Fathoni. Prof. Bunyamin yang mewakili kementerian Ristekdikti pada sesi diskusi juga menyampaikan dukungannya secara kelembagaan maupun secara pribadi terhadap langkah langkah konkret yang dilakukan Unwaha dan perguruan tinggi lainnya dalam upaya go internasional. Rektor Unwaha, Dr. H. Anton Muhibuddin, dalam konferensi pers meyampaikan bahwa program-program Unwaha dalam menuju go international diantaranya adalah pengiriman mahasiwa Unwaha untuk magang dan skripsi di beberapa perguruan tinggi luar negeri ternama yang menjadi partner. Selain itu, lanjut Dr. Anton, bahwa peningkatan publikasi internasional melalui kerjasama dengan perguruan tinggi partner menunjukkan peran yang signifikan dalam upaya go international.