Day: May 21, 2024
Menjadi Muslimah yang Mandiri dan Berdaya Dalam Berbagai Aspek Kehidupan
Jombang – Departemen Srikandi KSEI Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (HMP-ES) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Forum Kajian Offline (FKO), di Gedung Jokowi, Kamis (16/5/2024). Program kerja yang digelar secara rutin dua bulan sekali ini menghadirkan ibu Ashlihah, S.E., M.M. sebagai pemateri. Adapun tema kajian kali ini adalah “Menjadi Muslimah yang Mandiri dan Berdaya dalam Berbagai Aspek Kehidupan”. “Seorang muslimah sejati adalah mereka yang senantiasa melaksanakan tiap perintah Allah SWT,” kata ibu Ashliha. Di dalam ajaran Islam sendiri, perempuan diposisikan pada tempat yang mulia. Tidak ada dikotomi atau diskriminasi peran antara laki-laki dan perempuan. “Bahkan Islam memandang laki-laki dan perempuan seperti halnya yang dinyatakan dalam Al-Qur’an yakni sebagai ba’dhukum min ba’dh (sebagian kamu dari sebagian yang lain),” imbuhnya. Selain itu, kemandirian seorang perempuan juga diajurkan di dalam Al-Qur’an. Citra seorang perempuan sejati dicirikan memiliki kemandirian, memiliki hak berpolitik, dan selalu kritis terhadap apa yang dihadapinya. “Hal tersebut sudah ada sejak pada zaman Nabi Muhammad SAW, misalnya Ibunda Khadijah binti Khuwailid, Qilat Ummi Bani Anmar, dan Zainab binti Jahsy. Beliau-beliau tersebut tercatat sebagai perempuan yang sukses,” lanjut Kaprodi Ekonomi Syariah Unwaha Jombang. Terakhir, beliau berharap dengan digelarnya forum kajian Srikandi ini dapat meningkatkan kemandirian dan pengetahuan seorang muslimah dalam hal ini para peserta kajian. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
BI Jawa Timur Libatkan Unwaha Jombang Dirikan Halal Center
Surabaya – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang turut berperan aktif dalam penyelenggaraan program Jaminan Produk Halal (JPH). Hal ini terlihat ketika Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur libatkan Unwaha Jombang dalam pembentukan Halal Center, di Kantor BI Jawa Timur Surabaya, Senin (19/4/2024) lalu. Tidak hanya Unwaha Jombang saja, BI Jawa Timur juga melibatkan perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto. Ini dilakukan sebagai upaya percepatan terciptanya ekosistem halal di Jawa Timur. “Program sertifikasi halal pemerintah yang ditargetkan 30 ribu sertifikat baru tercapai 1/3 (sepertiga), sehingga dibutuhkan kolaborasi untuk mendirikan pusat kajian halal,” kata Ketua Halal Center Unwaha Jombang, Dr. Amin Awal Amarsudin, S.Sy., M.S.I. Melalui Halal Center, Unwaha Jombang dapat menyelenggarakan edukasi mengenai JPH kepada masyarakat dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UKM). Edukasi tersebut meliputi, sosialisasi, pelatihan, penelitian dan pengembangan produk halal. “Terlebih lagi, nanti 17 Oktober merupakan batas akhir bagi semua produk (makanan dan minuman) UKM di Indonesia sudah tersertifikasi halal. Apabila melibihi batas akhir tersebut, para pelaku usaha akan diperkenakan sanksi dengan dilarang memperjual belikan produknya secara bebas,” imbuhnya. Selanjutnya, perwakilan dosen dari Unwaha Jombang akan mengikuti Training of Trainer (ToT) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada tanggal 27-31 Mei mendatang. “Selain para dosen, mahasiswa juga akan diproyeksikan untuk menjadi trainer. Mereka akan disiapkan untuk menjadi penyelia atau pendamping produk halal dalam rangka mensukeskan program pemerintah,” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.