Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Pertemuan Rutin Awal Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Minggu (8/2/2026) di Auditorium Unwaha. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran rektorat, para dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan sebagai forum strategis untuk evaluasi kinerja dan penyusunan langkah pengembangan institusi ke depan.
Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan awal semester merupakan agenda rutin yang penting untuk meninjau capaian sekaligus merumuskan strategi berkelanjutan.
“Memasuki tahun ketiga ini, kita perlu mengevaluasi program-program yang telah berjalan, khususnya program yang belum memberikan dampak signifikan bagi institusi,” kata beliau.
Beliau juga menyinggung mengenai keterbukaan institusi terhadap dinamika kesejahteraan dosen. Menurutnya, Unwaha terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola, sembari mendorong sivitas akademika untuk tetap produktif dan berkarya, baik di dalam maupun di luar kampus, sebagai bagian dari penguatan reputasi institusi.
“Terbaru, kami optimis bahwa beberapa dosen Unwaha dengan kualifikasi jabatan fungsionalnya bisa menjadi modal kuat menjadi guru besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., menekankan pentingnya implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE). Ia mengakui bahwa penerapan OBE di beberapa program studi masih dalam tahap pemantapan, seiring dengan pengembangan sistem akademik.
“Di semester genap ini, Unwaha mulai melakukan pengisian dan pemantauan penerapan OBE sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu akademik,” lanjut beliau.
Arahan strategis juga disampaikan oleh Ketua YPTBU, Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., yang menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut kerja keras dan dedikasi tinggi dari seluruh sivitas akademika.
Beliau mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk menumbuhkan semangat, rasa cinta, dan komitmen terhadap Unwaha sebagai prasyarat utama dalam menjalankan tugas pengajaran dan pengabdian.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, berlandaskan nilai iman, takwa, dan Aswaja.
“Ilmu yang dimiliki harus dapat diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan beliau.
Forum dilanjutkan dengan serap aspirasi antara civitas akademika dengan pimpinan Unwaha Jombang.
Red: Ibrahim