Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Seminar Kenakalan Remaja bertema “Kenakalan Remaja di Era Modernisasi” di Balai Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Sabtu (17/5/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Ps. Kanit Binmas Polsek Megaluh, Aiptu Bambang Herdayana sebagai pemateri. Kegiatan yang diikuti oleh pemuda Desa Pacarpeluk ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap dampak kenakalan remaja di tengah perkembangan zaman dan media digital.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua BEM UNWAHA Jombang, Ridho Danu Muslikham. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Pacarpeluk, Ibu Diah Kusnowati. Beliau menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial generasi muda saat ini.
“Remaja hari ini hidup di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Jika tidak dibarengi dengan kesadaran moral dan lingkungan yang baik, maka berbagai bentuk kenakalan remaja dapat dengan mudah muncul dan memengaruhi masa depan generasi muda,” ujarnya.

Memasuki agenda inti seminar, Aiptu Bambang Herdayana menyampaikan pentingnya peran keluarga, lingkungan, serta kesadaran pribadi dalam menjaga perilaku remaja di era modernisasi.
“Generasi muda harus mampu memilih lingkungan yang baik dan bijak dalam menggunakan media sosial dan bergaul. Jangan sampai pergaulan dan teknologi justru membawa kita pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.
Beliau juga menegaskan bahwa kenakalan remaja bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga berkaitan dengan menurunnya kesadaran moral, disiplin, dan tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, HMP PAI berharap seminar tidak hanya menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan refleksi bersama agar generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan ditutup dengan sesi diskusi interaktif bersama peserta seminar.
Red: Haris
Editor: Ibrahim