Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: admin

Peringatan Isro’ Mi’roj 1441 Universitas KH.A. Wahab Chasbullah

Universitas KH.A. Wahab Chasbullah (UNWAHA) menggelar acara peringatan Isro’ Mi’roj 1441 di Masjid Al Haromaim Unwaha (16 Maret2020). Kegiatan Isro’ Mi’roj ini tujuan utamanya yaitu merupakan wujud kepedualian terhadap sebuah peristiwa penting dalam sejarah umat Islam. Meningkatkan iman dan ketakwaan terhadap Allah swt, dan mahasiswa di ajak untuk berdoa dan bersholawat bersama. Pada peringatan Isra Mi’raj tersebut di hadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr.K.H. Abdul kholid M,Pd., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr.H. muhyiddin ZA,.MM., Para Dekan Fakultas, Wakil Dekan dan Karyawan/karyawati serta ribuan mahasiswa mahasiswi Universitas KH.A. Wahab Chasbullah Jombang. Setelah acara selesai, Dr.K.H. Abdul kholid M,Pd, mengumumkan bahwa perkuliahan di liburkan dan di gantikan dengan kuliah online atau Daring dan segala aktivitas perkuliah yang disebabkan oleh maraknya informasi tentang bahayanya Covid 19 atau Corona Virus Diseases 19.

Allhamdulillah, Program Kuliah Sit In, Magang dan Double Degree Unwaha Sukses!!! Kami sehat, semakin cerdas, dan termotivasi untuk terus maju.

Alhamdulillah, setelah 1 bulan sepulang dari magang di luar negeri, ratusan mahasiswa Unwaha sehat dan semakin kaya wawasan. Program-program Internasionalisasi Unwaha yang terus ditingkatkan di Unwaha seperti kuliah sit in, kuliah double degree, penelitian internasional dan magang serta pengabdian masyarakat di Universitas KH. Abd. Wahab Hasbullah (Unwaha) untuk tahun 2019 telah berakhir januari 2020 yang lalu dan membawa dampak positif yang luar biasa bagi mahasiswa dan dosen Unwaha. Demikian dijelaskan Rektor Unwaha yang juga Presiden Core to Core Program kerjasama penelitian 8 negara Eropa-Asia, Dr. Anton Muhibuddin.             Dampak positif yang didapatkan diantaranya adalah peningkatan kualitas IPTEK bagi dosen dan mahasiswa Unwaha, demikian lanjut Anton. Salah satu program unggulan tersebut diantaranya adalah kerjasama penelitian internasional yang diharapkan mampu berkontribusi untuk memecahkan berbagai masalah bangsa. Sebagai contoh adalah hasil penelitian kerjasama dengan Beuth University, Berlin-Jerman berupa teknologi untuk merubah sampah menjadi bahan bakar bioethanol yang bisa digunakan untuk kendaraan bermotor, kompor hingga bidang kesehatan             Potensi sampah rumah tangga di Indonesia yang berkisar antara 200.000 ton sampai 250.000 ton per hari sangat memungkinkan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian bangsa apabila diubah menjadi bahan bakar, pupuk kompos hingga pakan ternak.             Mahasiswa-mahasiswa dan dosen Unwaha yang sejak akhir februari 2020 yang lalu telah kembali dari LN menyatakan bangga dan semakin termotivasi. Mereka telah menjalani karantina selama 14 hari dan hingga saat ini bersyukur dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit apapun.

Jombang, Mahasiswa unwaha Sit In Thailand kembali ke tanah air Dalam keadaan sehat, Senin, 02/03/2020.

Menurut Bpk. Aliyul Wafa M.Pd. saat menjemput Rombongan Mahasiswa di bandara International Juanda Surabaya pukul 16.30 WIB, Sebanyak 25 Mahasiswa terdiri dari 6 putra dan 19 putri kembali dalam keadaan sehat, di tengah kabar virus corona yang meneyebar luas. Ada beberapa mahasiswa yang langsung kembali kerumah dan sebagian besar lainnya mengikuti rombongan menuju kampus Unwaha yang sudah di tunggu orang tua masing-masing. “Selama di Thailand, saya sangat senang, banyak ilmu yang saya dapatkan pada program kampus ini, di samping melatih bahasa ingris yang saya miliki, di sana juga banyak mahasiswa dari luar Negeri seperti salah satunya Australia. Hal ini menjadikan saya lebih semangat belajar bahwa kita harus mampu bersaing dengan mereka mereka nantinya di masa yang akan datang”, kata Muhammad Abu Wildan salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi. Selama 1 minggu mahasiswa di beri kelonggaran untuk beristirahat di rumah masing masing setelah satu bulan di Thailand dengan kegiatan yang padat. Pak rektor juga menyampaikan bahwa dengan adanya Sit In Thailand ini, harapannya mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas, lebih kreatif dan inovatif dan memberi contoh positif bagi mahsiswa unwaha yang berada di jombang.

Rektor UNWAHA Memberi Sambutan dalam Acara RLC Kerjasama antara FoSSEI JATIM Komisariat Kediri dengan KSEI-HMP Ekonomi Syariah UNWAHA

  Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FoSSEI RESEARCH LEARNING CAMP (RLC) merupakan kegiatan yang di selenggarakan oleh FoSSEI JATIM Komisariat Kediri yang bertempat di UNWAHA bekerjasama dengan KSEI-HMP Ekonomi Syariah UNWAHA, dan dilaksanakan pada tanggal 25-26 Januari 2020. Adapun peserta berasal dari tiga Komisariat yaitu Komisariat Kediri, Komisariat Ponorogo, dan Komisariat Surabaya. FoSSEI (Forum Studi Ekonomi Islam) merupakan wadah dari setiap KSEI (kelompok studi ekonomi islam) yang ada di seluruh Universitas di Indonesia. FoSSEI ada dan berdiri untuk membumikan ekonomi Islam yang saat itu tidak banyak dikenal public. Kini FoSSEI semakin berkembang dan banyak berperan dalam membumikan ekonomi Islam. Sambutan Dekan Fakultas Agama Islam Sambutan KAPRODI Ekonomi Syariah RLC merupakan kegiatan pembekalan untuk seluruh anggota FoSSEI yang akan mengikuti perlombaan di temu ilmiah regional (TEMILREG) dan dilanjutkan pada temu ilmiah nasional (TEMILNAS). Sebagai program terbaru dari FoSSEI, RLC bertujuan untuk mengukur sejauh mana pengetahuan terkait ekonomi islam yang dimiliki kader-kader di seluruh Indonesia. RLC hadir untuk menjawab kegelisahan para kader KSEI yang kurang percaya diri dengan tingkat keilmuannya dalam mengikuti TEMILREGdan TEMILNAS. Dalam kegiatan RLC terdapat 3 pembinaan, yaitu LKTI (latihan karya tulis ilmiah), olimpiade, dan pitching/business plan. Qiyamul lail dan ziarah ke makam KH. Abdul Wahab Hasbullah menjadi kegiatan tambahan yang menjadikan event ini berbeda dari yang lain.

PELANTIKAN ORGANISASI MAHASISWA UNWAHA 2020-2021

Prosesi Pengukuhan Organisasi Kemahasiswaan dalam hal ini Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Lembaga Gubernuran Mahasiswa (LGM) serta Unit Kegiatan Mahasiswa) UNWAHA periode 2020-2021 berlangsung di Aula Unwaha Pada hari Selasa 28 Januari 2020. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiwaan Bpk.Dr.H. Muhyiddin M.P.,MM dan para dekan Fakultas. Wakil Rektor Bidang Kemahasiwaan Bpk.Dr.H. Muhyiddin M.P.,MM menyampaikan bahwa perlunya kaderisasi bagi para aktivis organisasi kemahasiswaan yang mampu mengemban, mengaktualisasikan leadership, serta mampu mendorong aktivis lainnya untuk senantiasa berkiprah tidak hanya dari akademik saja namun dapat meningkatkan minat, bakat dan softskillnya di organisasi kemahasiswaan dan juga seluruh mahasiswa harus memegang teguh aqidah Islamiyyah Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyah. Peran organisasi kemahasiswan di Unwaha sangat besar khususnya di dalam penyebarluasan brand image kampus, prestasi dan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan lainnya yang dapat mengenalkan kampus pada masyarakat, ujarnya. Dalam prosesi acara pengukuhan tersebut semua pengurus Organisasi Kemahasiswaan Unwaha a mulai dari, Badan Eksekutif Mahasiswa, Lembaga Gubernuran Mahasiswa dan UKM dipanggil satu persatu untuk maju dalam pembacaan naskah pelantikan agar nantinya pengurus baru dapat bertanggung jawab atas tugas yang telah diamanahkan/diembannya. “Semua harus terlibat dalam kegiatan kemahasiswaa, tidak hanya pengurus saja tetapi juga semua mahasiswa di lingkungan Unwaha ujar Bpk.Dr.H. Muhyiddin M.P.,MM. Sebuah Motivasi : Teruslah Berjuang, Walau terpaan badai menghantam, tetap harus kuat dan bersatu demi membangun masa depan yang gemilang.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang

Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan atas kelahiran junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal, yang tahun ini bertepatan pada tanggal 9 November 2019. Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah. Menurut riwayat, Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi. Pendapat lain juga menyebut Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal. Namun, pendapat yang terkenal adalah pada 12 Rabiul Awal. Hal ini sesuai dengan Hadis Riwayat Muslim. Sebagai Ummat Nabi Muhammad SAW seyogyanya kita memperingati sebagai wujud syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, sedangkan Abu Lahab paman nabi yang seorang Quraisy saja bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad dengan memerdekakan budaknya. Kita sebagai seorang muslim yang mengharap syafaatnya di hari akhir kelak harusnya lebih berbahagia atas panutan kita Nabi Muhammad SAW. Bisa jadi Allah tidak akan menciptakan Dunia dan Isinya jika tidak ada Nur Muhammad. Sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad, Universitas Wahab Chasbullah mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H pada tanggal 19 November 2019 kemarin dengan tema ” Aktualisasi Suritauladan Rasulullah dalam Mewujudkan Gerakan Mahasiswa Untuk Persatuan Indonesia” dengan Pembicara Kh. Nur Hadi, S.Pd.I atau yang lebih dikenal dengan nama “Mbah Bolong”. Sebagai alumni STAI Bahrul Ulum, yang mana sekarang menjadi FAI UNWAHA Kh. Nur Hadi senang bisa berkontribusi untuk Almamaternya. Semoga para pemuda khususnya Mahasiswa Universitas Wahab Chasbullah (Unwaha) dapat mengikuti Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan – kegiatanya sebagai mahasiswa sehingga tercapai Persatuan Indonesia. Bukan seperti saat ini yang seolah – olah memisahkan anatara agama dan nasionalis. Sesungguhnya dengan mendalami agama kita pasti sangat Nasionalis.

Mahsiswa Unwaha Juara 3 Festival Ekonomi Syariah BI

Bertempat di Malang, 24 Oktober 2019 Lomba Bussines Plan Syari’ah BI malang merupakan perlombaan dalam perencanaan bisnis yang memuat tentang bagaimana seorang pebisnis mampu merrncanakan bisnis nya secara terstruktur mulai dari,apa bisnis yg akan di jalankan,apa visi misi,strategi pemasaran, proyeksi keuangan,analisis swot yang sesuai dengan prinsip – prinsip syariah dan juga dimana bisnis itu berpengaruh besar terhadap kemaslahatan masyarakat yang tidak hanya mencari profit maksimal,tapi juga manfaat membantu sesama Alhamdulillah mahasiswa Unwaha dari Prodi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam mendapat Juara 3 dalam perlombaan tersebut. Semoga ini bisa menjadi penyemangat mahasiswa yang lain untuk lebih bermanfaat pada sesama.

Sulit Belajar Bahasa Arab? Kenali Faktor Penyebabnya

Kegiatan belajar tidak senantiasa berhasil, seringkali terdapat hal-hal yang menghambat yang menyebabkan kesulitan belajar. Kesulitan belajar ini dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Salah satunya adalah ketika mahasiswa mengalami gejala adanya kesulitan belajar pada mata kuliah Bahasa Arab. Gejala tersebut ditunjukkan dengan dengan tingginya persentase mahasiswa yang tidak tuntas dalam UAS. Jika demikian, apa sajakah faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa merasa kesulitan belajar Bahasa Arab? simak selengkapnya di sini

Manajemen Pendidikan Islam sebagai Disiplin Ilmu

Terjadi banyak kesalahpahaman dalam memaknai Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Konsep manajerial dianggap sama dengan konsep manajemen pendidikan secara umum. Ini terbukti pada pelaksanaan manajerial dalam lembaga-lembaga pendidikan Islam masih mengacu pada konsep manajerial secara umum dan tidak seimbangnya antara materi pelajaran umum dengan Islam. Sehingga banyak dari lembaga pendidikan gagal menjalankan manajerial pendidikan Islam. Karena hal ini banyak dari masyarakat mengira bahwa terjadinya penyimpangan-penyimpangan sosial dan keterpurukan moral dikarenakan salah satu faktornya menyangkut Manajemen Pendidikan Islam. Berangkat dari persoalan di atas ketika ingin mencapai hasil optimal dalam Manajemen Pendidikan Islam, maka manajemen harus dipahami secara utuh dari mulai proses sampai pada pelaksanaannya. Karena Manajemen Pendidikan Islam termasuk salah satu bidang disiplin ilmu tetapi bukan berarti haru disamakan. Meskipun kata ilmu diambil lebih banyak terfokus pada bidang-bidang ilmu-ilmu umum. Tetapi ilmu umum dapat diitegrasikan dengan Islam pada Manajemen Pendidikan Islam untuk mencapai tujuan yang diinginkan (Khoirun Nisa). Baca Selengkapnya

Suatu Cita-Cita yang Mulia Menjadi Seorang Pendidik

Seorang pendidik merupakan panutan bagi anak-anak didikannya dan ditiru dalam segi nilai serta moral hingga kebiasaan. Selain hal itu menjadi seorang pendidik, tingkah lakunya pun juga menjadi panutan bagi semua orang. Sebagai seorang pendidik, baik guru maupun dosen memiliki profesi yang sama-sama menjadi panutan, memiliki peran untuk mendidik dan membimbing anak-anak didiknya sehingga menjadi generasi penerus yang berkualitas. Menjadi seorang pendidik merupakan suatu cita-cita yang mulia, karena seorang pendidiklah yang bertanggung jawab mendidik manusia-manusia sehingga nantinya melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas serta memiliki kepribadian yang baik. Mungkin untuk sebagain pendidik, tanggung jawab tersebut cukup berat, karena itulah untuk menjadi seorang tenaga pendidik tidak boleh sembarangan karena ditangan merekalah masa depan anak didik dipertaruhkan. Di lain sisi, cita-cita mulia ini menjadi profesi yang cukup disegani di lingkungan masyarakat, karena untuk menjadi seorang pendidik pastilah memiliki wawasan dan pengetahuan yang sangat luas, serta memiliki kepribadian dan tingkah laku yang baik. Seorang tenaga pendidik dituntut untuk memiliki karakter yang mampu beradaptasi dengan berbagai macam sifat-sifat anak didiknya, karena untuk dapat menciptakan generasi penerus bangsa, seorang pendidik harus cukup adil terhadap semua anak didiknya. Guru Maupun Dosen Adalah Cita-Cita Mulia Sebagai Pendidik Saat ini masih banyak siswa-siswi yang kurang berminat belajar di bidang pendidikan daripada yang memiliki semangat belajar di bidang pendidikan. Untuk itu menjadi seorang pendidik juga dituntut untuk memiliki kreativitas yang diperlukan untuk menumbuhkan minat siswa-siswi maupun mahasiswa dalam bidang pendidikan. Selain itu juga pengaruh munculnya teknologi membuat memudarnya minat siswa-siswi terhadap dunia pendidikan. Karena saat ini teknologi cukup berkembang pesat di Indonesia, munculnya pun membawa berbagai dampak positif maupun negatif. Jika dilihat dari sisi positif di dunia pendidikan, teknologi membantu mempermudah pekerjaan dan perolehan informasi baik untuk tenaga pendidik maupun anak didiknya. Namun teknologi tentunya membawa dampak negatif di dunia pendidikan seperti ketergantungannya anak didik dalam teknologi. Dimana hal ini sangat berpengaruh terhadap pola belajar mereka, ketika mereka sudah memiliki ketergantungan dengan teknologi seperti gadget, maka belajar menjadi hal yang akan mudah untu ditinggalkan. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian banyak pihak, terutama guru ataupun dosen mereka, yang dituntut untuk memiliki solusi supaya anak didiknya tetap memiliki minat dalam dunia pendidikan. Selain diperngaruhi oleh teknologi, saat ini semakin menurun jumlah siswa atau mahasiswa yang berminat dalam bidang pendidikan yang dipengaruhi oleh rendahnya perekonomian keluarga, kurang adanya minat dalam diri anak tersebut, hingga adanya keinginan anak untuk bekerja tanpa melihat pentingnya pendidikan untuk masa depan mereka. Dengan menurunnya minat siswa di dunia pendidikan yang dipengaruhi oleh beberapa hal diatas, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi seorang guru atau dosen untuk tetap meningkatkan karakter siswa supaya melahirkan generasi penerus yang memiliki pendidikan berkualitas. Karena pendidikan merupakan hal penting bagi setiap manusia. Untuk itu menjadi seorang guru atau dosen merupakan cita-cita yang sangat mulia. Kedudukan seorang seorang pendidik menjadi kedudukan yang sangat dihormati sebagai pembimbing dalam keilmuwan dan dunia pendidikan, karena menjadi penyemangat dan inspirasi untuk anak didiknya sehingga nantinya dapat mengetahui potensi diri anak didik yang berguna dalam memilih bidang pekerjaan yang akan ditekuni di masa depan. Keuntungan Menjadi Tenaga Pendidik Guru atau Dosen Beberapa keuntungan menjadi seorang tenaga pendidik antara lain: Meningkatkan Wawasan Ketika guru atau dosen menjalankan perannya sebagai seorang pendidik dan mengajarkan beberapa pelajaran. Sebelum memberikan materi terhadap anak didiknya, tentunya belajar lebih dalam lagi tentang materi tersebut sehingga nantinya dapat menyampaikan dengan jelas kepada anak didik. Nah ini menjadi suatu keuntungan sendiri menjadi profesi pendidik, karena akan selalu meningkat wawasan serta epengetahuan yang dimiliki.   Pekerjaan yang Tidak Monoton Mungkin beberapa menganggap pekerjaan menjadi seorang tenaga pendidik adalah suatu pekerjaan yang monoton bahkan membosankan. Tetapi pada kenyataannya, seorang tenaga pendidik justru memiliki pekerjaan yang lebih beragam dan dinamis. Setiap hari akan terlibat di berbagai macam aktivitas, menemui karakter siswa-siswi ataupun mahasiswa yang unik, menemui topik-topik pembelajaran yang berbeda serta itu aka menjadi sebuah tantangan baru.   Punya Peran Penting bagi Masa Depan Keuntungan yang satu ini menjadi salah satu keuntungan mulia yang diperoleh bagi seorang tenaga pendidik. Menjadi seorang pendidik, sudah tentu mempunyai peran penting bagi generasi penerus yang akan berguna bagi masa depan setiap anak didiknya. Karena tenaga pendidik merupakan pengganti orang tua siswa di seklah. Selain ilmu, anak didik juga akan mencontoh perilaku-perilaku dari seorang tenaga pendidik. Untuk itu menjadi seorang pendidik memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak didiknya. Tantangan Bagi Seorang Pendidik Guru atau Dosen Saat Ini Menurut data statistik jumlah tenaga pendidik baik guru atau dosen mulai meningkat, namun masih ada yang memiliki loyalitas dan pengabdian pada anak didik dan lembaga pendidikan masih rendah. Padahal menjadi seorang pendidik haruslah memiliki loyalitas dan pengabdian yang tinggi terhadap anak didik dan lembaga pendidikan, karena memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam memajukan generasi penerus bangsa. Hal ini diakibatkan oleh beberapa hal, yaitu masih rendahnya kompetensi tenaga pendidik itu sendiri, karena minimnya pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kapasitas. Selain itu juga karena adanya beberapa guru yang terekrut tidak sesuai dengan kapasitasnya, artinya bukan lulusan dari jurusan perguruan dan ilmu pendidikan, sehingga kemampuan pedagogik dan mentransfer ilmunya rendah. Juga karena masalah dedikasi mereka yang memang rendah Beberapa masalah diatas tentunya harus segara diatasi dan dicari solusinya supaya peran guru dan dosen sebagai tenaga pendidik untuk generasi penerus bangsa tetap berjalan secara optimal. Tentunya banyak hal yang perlu menjadi bahan pertimbangan supaya kinerja seorang pendidik dapat berampaj pada pendidikan yang bermutu. Adanya kurikulum yang sering berubah, tentunya ini secara langsung akan berdampak pada tenaga pendidik, sehingga perubahan kurikulum tersebut berpengaruh pada beban psikologis bagi seorang tenaga pendidik. Tentunya hal ini akan sangat dirasakan oleh guru yang masih memiliki kemampuan minimal. Maka dari itu harus adanya perbaikan dari sisi pemerintah untuk melihat kesejahteraan, kompetensi dan kapasitas dari seorang tenaga pendidik. Selain itu, adanya kegagalan anak didik dalam perkembangan pengetahuan ataupun dalam melaksanakan ujian, selalu dikaitkan dengan rendahnya mutu tenaga pendidik yang mengajarnya. Padahal hal ini belum tentu terjadi demikian, karena kewajiban memberikan pelajaran juga ada pada orang tua dan kapasitas dari anak didik itu sendiri. Untuk itu, tanggung jawab meningkatkan mutu dunia pendidikan itu adalah tanggung jawab seluruh pihak, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, masyarakat hingga pemerintah. Selain