Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: admin

PENGUMUMAN HASIL TES ILA 2023

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/07/Hasil-tes-ILA-Juni-2023.pdf” attachment_id=”3212″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

PENGUMUMAN JADWAL DAN NAMA PESERTA TES ILA 2023

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/06/JADWAL-TES-ILA-JUNI-2023.pdf” attachment_id=”3189″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

PENGUMUMAN PELAKSANAAN UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) GENAP TAHUN AKADEMIK 2022/2023

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/06/PENGUMUMAN-PELAKSANAAN-UAS-2022-2023-Rev.pdf” attachment_id=”3200″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

PENGUMUMAN LIBUR NASIONAL DALAM RANGKA HARI WAISAK

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/05/Pengumuman-libur-perkuliahan-dlm-rangka-Hari-Waisak-4-Juni-2023-H.pdf” attachment_id=”3176″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

PENGUMUMAN PENGAMBILAN IJAZAH LULUSAN 2022 UNIVERSITAS KH. A. WAHAB HASBULLAH

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/05/Pengumuman-Teknis-Pengambilan-Ijazah.pdf” attachment_id=”3166″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

PENGUMUMAN HASIL TES KOMPUTER 2023

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/05/PENGUMUMAN-HASIL-TES-KOMPUTER-2023.pdf” attachment_id=”3162″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

Memastikan Calon Lulusan Lebih Kompeten, Unwaha Laksanakan Uji Kompetensi

  Sejumlah mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas, Jombang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi pada Selasa-Rabu (23-24/5/2023). Program Sertifikasi Kompetensi Kerja ini diikuti oleh 46 mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi yang tengah menempuh semester 8. Ita Rahmawati, Dekan Fakultas Ekonomi Unwaha menyampaikan bahwa Program Sertifikasi Kompetensi ini memang direncanakan oleh Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unwaha sebagai pembuktian kompetensi calon lulusan Prodi Manajemen Unwaha menghadapi persaingan dunia usaha dan dunia industri. Kompetensi merupakan proses penilaian atau assessment yang dilakukan baik secara teknis maupun nonteknis yang diadakan oleh Direktorat SDM dan organisasi dengan tujuan untuk mengetahui kompetensi atau keahlian dari seseorang yang nantinya akan direkomendasikan pada jabatan tertentu. “Jenis uji yang dinilai meliputi tes tulis, tes lisan, dan praktik, sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih,” ungkapnya, Rabu (24/5/2023) Ita Rahmawati menambahkan bahwa Ujian Kompetensi BNSP harus diikuti mahasiswa semester 8, dan jika dinyatakan lulus maka akan mendapatkan sertifikat kompetensi BNSP. Sertifikat BNSP ini sangat bermanfaat pada dunia kerja, karena sertifikat ini menunjukkan keahlian yang dimiliki. Dengan memiliki sertifikat kompetensi akan menunjukkan bahwa pemilik sertifikat sudah berkompeten dalam bidang yang ditekuni dan bermanfaat untuk meningkatkan kredibilitasnya di bidang pekerjaannya. Sementara itu, Minan Rohman, Direktur LSP ABP Modern menyampaikan dalam pengarahannya bahwa kemampuan lulusan dari sebuah perguruan tinggi perlu terus ditingkatkan agar mampu menghasilkan lulusan yang berkompeten, sehingga memiliki daya saing yang sangat kompetitif di dunia industri. “Sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan atas kemampuan, keterampilan, dan sikap kerja seseorang dalam bidang tertentu. Jika sudah memilikinya, dijamin seseorang akan memiliki keahlian dan kredibilitas di bidang tersebut,” jelasnya. Sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa perlu dilakukan sebagai bukti seorang mahasiswa memiliki kemampuan di dunia profesional. Sertifikat kompetensi bisa meningkatkan daya saing personal karena menjadi faktor pendukung sebagai nilai lebih untuk calon lulusan ketika mencari pekerjaan dan sebagai gambaran atas kemampuan teknis yang sudah terstandar dan terukur. “Calon lulusan dapat memiliki bukti kompetensi dari kemampuannya yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat daya saing di dunia industri yang akan mereka masuki setelah selesai studi di Prodi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Unwaha ini,” imbuhnya.

PENGUMUMAN PELAKSANAAN DAN PENDAFTARAN TES ILA ANGKATAN 2019

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/05/SURAT-PEMBERITAHUAN-TES-ILA-ANGKATAN-2019.pdf” attachment_id=”3158″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

PENGUMUMAN PENGUMPULAN LAPORAN TUGAS AKHIR DAN PELAKSANAAN YUDISIUM Tahun Akademik 2022/2023

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/05/PENGUMUMAN-YUDISIUM20230516_14200452.pdf” attachment_id=”3149″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Link Pengumpulan soft file : 1. Fakultas Agama Islam = LINK 2. Fakultas Ilmu Pendidikan = LINK 3. Fakultas Ekonomi = LINK 4. Fakultas Teknologi Informasi = LINK 5, Fakultas Pertanian = LINK

Dimensi Psikologi Idul Fitri

Fajar 1 Syawal 1444 H sebentar lagi akan tiba. Tanpa terasa Ramadhan sudah berada di penghujung waktunya dan akan segera ditutup dengan melaksanakan sholat Idul Fitri. Bagi umat islam, Idul Fitri merupakan titik kontinum kerinduan dari perjuangan sepanjang bulan menjalankan ibadah puasa dengan harapan sampai pada puncak kemenangan dengan fitrah dari dosa. Idul fitri juga merupakan puncak kesedihan, karena ditinggal bulan yang penuh rahmat, limpahan maghfiroh, dan ladang pahala yaitu bulan Ramadhan.   Keutamaan Hari Raya Idul Fitri Hari raya Idul Fitri tidak hanya sebuah momentum atas kemenangannya menahan diri dari makan dan minum serta menjauhi dari berbagai pekerjaan yang bisa mencederai pahala puasa. Lebih dari itu, hari raya Idul Fitri merupakan suatu hari yang harus dibanggakan, karena pada hari tersebut Allah menjanjikan ampunan bagi orang-orang yang melaksanakan ibadah shalat hari raya Idul Fitri. Rasulullah ﷺ bersabda: عَنْ ابنِ مَسْعُوْد عَنِ النَّبِي ﷺ أَنَّهُ قَالَ اِذَا صَامُوْا شَهْرَ رَمَضَانَ وَخَرَجُوْا اِلَى عِيْدِهِمْ يَقُوْلُ اللهُ تَعَالىَ: يَا مَلاَئِكَتِيْ كُلُّ عَامِلٍ يَطْلُبُ أَجْرَهُ وَعِبَادِيْ اللَّذِيْنَ صَامُوْا شَهْرَهُمْ وَخَرَجُوْا اِلَى عِيْدِهِمْ يَطْلُبُوْنَ أُجُوْرَهُمْ أَشْهِدُوْا أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ. فَيُنَادِي مُنَادٍ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ اِرْجِعُوْا اِلَى مَنَازِلِكُمْ قَدْ بَدَلْتُ سَيِّئَاتِكُمْ حَسَنَاتٍ. فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: يَا عِبَادِيْ صُمْتُمْ لِيْ وَأَفْطَرْتُمْ لِيْ فَقُوْمُوْا مَغْفُوْرًا لَكُمْ. Artinya, “Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud dari Nabi Muhammad ﷺ, bahwa Nabi bersabda: ketika umat Nabi melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan dan mereka keluar untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, maka Allah berfirman: wahai Malaikatku, setiap yang telah bekerja akan mendapatkan upahnya. Dan hamba-hambaku yang telah melaksanakan puasa Ramadhan dan keluar rumah untuk melakukan shalat Idul Fitri, serta memohon upah (dari ibadah) mereka, maka saksikanlah bahwa sesungguhnya aku telah memaafkan mereka. Kemudian ada yang berseru, ‘wahai umat Muhammad, kembalilah ke rumah-rumah kalian, aku telah menggantikan keburukan kalian dengan kebaikan’. Maka Allah swt berfirman: wahai hamba-hamba-Ku, kalian berpuasa untukku dan berbuka untukku, maka tegaklah kalian dengan mendapatkan ampunan-Ku terhadap kalian.   Secara psikologis, Idul Fitri bukan hanya momen perayaan dari berakhirnya madrasah Ramadhan, melainkan merupakan manifestasi teologis atas kesucian (fitrah) manusia yang bertauhid. Setidaknya terdapat tiga dimensi psikologi dari Idul Fitri yang sangat penting untuk dimaknai dan disyukuri yaitu kemenangan, kebahagiaan, dan kerukunana. Dimensi kemenangan. Idul Fitri sarat akan spirit kemenangan dalam mengendalikan nafsu. Menurut Imam Al-Ghazali, Pendidikan merupakan proses transformasi muslim dari budak nafsu menjadi hamba Allah yang bertaqwa, beriman, dan beramal sholeh. Dimensi kebahagiaan. Idul Fitri merupakan momen sosial untuk melepas rindu mengenang asal-usul primordial, dan meneguhkan spirit berbagi. Sehingga Idul Fitri harus dimaknai sebagai jalan kemenangan mental spiritual yang mengantarkan pada harmoni, kedamaian hati, dan kebahagiaan sejati. Dimensi kerukunan. Idul Fitri menyadarkan pentingnya komunikasi sosial melalui silaturrahmi dalam bentuk saling memaafkan, saling berbagi, saling menyayangi, dan saling menghargai. Idealnya silaturrahmi harus dimaknai sebagai trasnformasi sosial sebagai langkah strategis dan efektif untuk mewujudkan harmoni sosial dan kerukunan nasional bukan sekedar bertemu kangen dan bersambung rasa. Esensi dari dimensi kerukunan adalah komitmen bersama untuk memerdekakan diri dari segala penyakit hati dan bebas dari segala bentuk intervensi serta hegemoni asing.