Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Rektor UNWAHA: Jadilah Orang Unggul dan Berkarakter Ulul Albab

Jombang – Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., resmi luluskan 623 sarjana pada Wisuda tahun 2024, di Gedung Serba Guna Hasbullah Sa’id, Minggu (13/10/2024). Dalam pidatonya, Rektor UNWAHA menyampaikan, idealisme yang slalu dipegang teguh oleh kampus yaitu menghantarkan para mahasiswa untuk dapat berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. “Oleh karena itu, atas nama pimpinan berharap dan berdoa mudah-mudahan para sarjana betul-betul bermanfaat bagi umat manusia di dunia,” kata Rektor tersebut. Berkarakter Ulul Albab Beliau juga mengatakan, spirit yang ditanamkan oleh UNWAHA Jombang yaitu menjadi Ulul Albab. Yang di dalam setiap lakunya, secara terus-menerus berdzikir, berfikir, dan beramal saleh. “Apabila semangat ini menjadi pedoman dan arahan untuk hidup kita, maka insyaallah seluruh lulusan UNWAHA Jombang akan menjadi orang-orang unggul, orang-orang panutan bagi semua,” imbuh beliau. Menyiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Tema yang diusung pada wisuda kali ini yaitu, “Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor UNWAHA Jombang, para lulusan yang sejatinya merupakan kelompok terpelajar dituntut untuk mampu berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sehingga anda semua harus memiliki keunggulan, kecakapan, dan kedalaman spiritual,” lanjut Rektor. Di akhir pidatonya, beliau berharap kepada seluruh wisudawan agar tidak hanya memiliki bekal ilmu pengetahuan saja. Melainkan juga karakter yang mulia dan kepekaan sosial. “Saya juga berpesan kepada seluruh wisudawan untuk terus belajar, jangan berhenti berikhtiar dan berdoa. Terakhir, jagalah nama baik almamater tercinta kita,” pungkas beliau. Sebagai informasi, UNWAHA Jombang tahun ini berhasil menghantarkan 622 mahasiswa terbaiknya yang berasal dari lima Fakultas. Di antara ratusan sarjana tersebut, sebanyak lima orang dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu, Mirza Muhammad Husain Isfahani, S.Pd. dengan IPK. 3,91 (FAI), Rindhi Dwi Fibrianti, S.Kom., dengan IPK. 3,85 (FTI), Siti Yulia Wati, S.Pd. dengan IPK. 3,83 (FIP), Supriono, S.M. dengan IPK. 3,85 (FE), selanjutnya, Annisa’ Khurun ‘Ain Fauziah, S.P. dengan IPK. 3,87 (FP). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil.

623 Mahasiswa UNWAHA Berganti Status Jadi Sarjana

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar prosesi wisuda tahun 2024, di Halaman Gedung Serba Guna Hasbullah Sa’id  Tambakberas, Minggu (13/10/2024). Pada wisuda kali ini, UNWAHA Jombang berhasil mengukuhkan 623 mahasiswa menjadi sarjana. Rektor UNWAHA Jombang, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., berharap agar para lulusan dapat berkontribusi dan mampu berperan salam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Saya juga berpesan kepada anda semua untuk terus belajar, jangan berhenti di tahap ini. Tetap hormat dan berbaktilah kepada orang tua, dan yang terpenting jagalah nama baik alamamater kita,” ucap Rektor dalam pidatonya. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai. Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dalam sambutannya. Di mana para sarjana diharapkan menjadi pribadi yang senantiasa mencerminka semangat pengabdian sebagaimana yang diajarkan oleh KH. A. Wahab Hasbullah. “Teruslah berusaha untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul. Yang tidak hanya mencari kesuksesan pribadi tetapi juga memberikan konteibusi nyata bagu kemajuan bangsa dan negara,” pesan beliau. UNWAHA Jombang, tahun ini berhasil menghantarkan 623 mahasiswa terbaiknya yang berasal dari lima Fakultas. Adapun rincian total wisudawan dari setiap fakultas; Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 341, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) 91, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 57, Fakultas Ekonomi (FE) sebanyak 87, dan Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 47 wisudawan. Di antara ratusan sarjana tersebut, sebanyak lima orang dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu, Mirza Muhammad Husain Isfahani, S.Pd. dengan IPK. 3,91 (FAI), Rindhi Dwi Fibrianti, S.Kom., dengan IPK. 3,85 (FTI), Siti Yulia Wati, S.Pd. dengan IPK. 3,83 (FIP), Supriono, S.M. dengan IPK. 3,85 (FE), selanjutnya, Annisa’ Khurun ‘Ain Fauziah, S.P. dengan IPK. 3,87 (FP). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Unwaha Gelar Sholawat Bersama

Jombang – Dalam rangka memperingati kelahiran (maulid) Nabi Muhammad SAW, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) ajak civitas akademika gemakan sholawat, di halaman Kampus Unwaha, Minggu (6/10/2024). Kegiatan dibuka dengan acara do’a dan tahlil yang dipimpin oleh Direktur Islamic Center Unwaha, Dr. H. Muhammad Anshori, M.Pd.I. Dilanjutkan dengan sambutan Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang esensi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. “Pada kegiatan ini, kita tidak hanya mengingat ataupun merayakan kelahiran nabi. Tetapi juga kita belajar bagaimana bisa meneladani dan mengikuti sunnah-sunnah beliau,” kata Rektor Unwaha tersebut. Beliau juga mengungkapkan, kegiatan tersebut juga merupakan suatu forum silaturahim bagi seluruh civitas akademika Unwaha. “Dan melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita sekaligus dapat meningkatkan iman dan taqwa kita,” harap beliau. Kegiatan dilanjut dengan pembacaan sholawat yang dipandu oleh Jam’iyah Pecinta Sholawat (JPS) Jombang. Dan juga penyampaian mauidloh hasanah oleh KH. Muhammad Khoiril Anam, S.H.I., M.PD.I. Kegiatan yang bertajuk “Unwaha Bersholawat” ini tidak hanya dihadiri oleh civitas akademika Unwaha Jombang saja, melainkan masyarakat sekitar juga turut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Hadirkan Dr. Fahruddin Faiz, Bincang “Santri Berfilsafat”

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menghadirkan Dr. Fahruddin Faiz, M.Ag., sebagai pembicara Kuliah Umum “Santri Berfilsafat”, di Auditorium, Minggu (6/10/2024). Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya ilmu filsafat dalam kehidupan. “Filsafat adalah satu bidang ilmu pengetahuan yang di dalamnya terdapat kegiatan perenungan untuk berpikir. Kemudian apa yang kita pikirkan itu menjadi suatu pengetahuan di mana semuanya menuju kepada kebenaran yang hakiki,” ucap beliau. Menurut beliau, suatu kebenaran tersebut tidak bisa dibatasi oleh kemampuan dan pengalama. seorang manusia. Kendati demikian, di tengah perkembangan saat ini, terdapat suatu tools yang dapat digunakan untuk memastikan suatu kebenaran tersebut. “Tools (alat, red) ini adalah IPTEKS, sehingga kedepannta, bagaimana kita bisa memanfaatkan tools ini untuk lebih jauh memahami dan menemukan kebenaran,” jelas Rektor Unwaha. Beliau juga berharap, dengan diselenggarakannya kuliah umum tersebut, para peserta dapat mengambil perspektif baru terkait perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya bagi para santri. “Harapan kami, dalam mengikuti perkuliahan umum ini tidak hanya memahami tentang filsafat, tetapi bagaimana kita bisa mengimplementasikannya dalam mencari kebenaran. Dan tema kali ini sangat relevan bagi Unwaha,” pungkas Prof. Gatot. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kuliah umum oleh Dr. Fahruddin Faiz, M.Ag., dan dipandu oleh Dosen Unwaha, Irwan Ahmad Akbar, M.A. Sebagai pembuka, Penulis dan juga seorang Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut menjelaskan terkait tema besar yang diusung pada Kuliah Umum kali ini. Menurut beliau, santri dan filsafat memiliki kaitan yang sangat erat. Hal ini dapat diketahui dari istilah dan definisi dari kata santri itu sendiri. “Bagi saya, istilah santri sudah sangat dekat dengan filsafat. Banyak orang yang bilang, akar kata santri (dalam Bahasa Sanskerta) adalah sashtri, dan ada juga istilah (bahasa) Jawa Kuno cantrik,” jelas Bapak Faiz, sapaan akrab beliau. Jika diartikan, kata shastri yaitu suatu hikmah. Sedangkan cantrik adalah sebuah khidmat. “Dan hikmah itu dipakai oleh sebagian ulama sebagai padanan kata sebagai filsafat. Sedangkan khidmat dalam hal ini, tentu saja kalau di pesantren khidmatnya santri adalah kepada ilmu, kiyai, dan nanti ketika pulang yaitu kepada masyarakat,” kata beliau. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para peserta mengikuti diskusi dengan antusias. Sebagai informasi, kuliah umum kali ini dihadiri oleh sebanyak 300 lebih civitas akademika di lingkungan Unwaha Jombang. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Wakaf Tanah untuk Pembangunan Kampus 2, Unwaha Siap Berkembang

Dukungan pengembangan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menuju kampus bertaraf internasional terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini berupa wakaf tanah yang sekaligus secara simbolis dilakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kampus 2, di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Minggu (6/10/2024). Penyerahan tanah wakaf seluas kurang lebih 2 hektare tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakif yaitu H. Basaroddin kepada Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dan disaksikan oleh seluruh jajaran pimpinan Unwaha Jombang. H. Basaroddin dalam sambutannya mengungkapkan, alasan mewakafkan tanahnya kepada yayasan yaitu sebagai bentuk pengabdian kepada guru-gurunya. “Ini adalah suatu bentuk wujud syukur saya dan harapannya dapat dimanfaatkan demi kebaikan. Selain itu, ini (wakaf, red) merupakan contoh ketakdziman saya kepada guru-guru kita,” ujar pria yang juga merupakan Kepala Desa Banjarsari tersebut. Sementara itu, Ketua YPTBU, bu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., mengucapkan terimakasih atas kemurahan hati yang diberikan oleh H. Basaroddin. Beliau juga berharap, aset yang diterima oleh Yayasan dapat dikembangkan dan berkontibusi terhadap kemajuan Unwaha Jombang. “Kita siapkan ini (lahan wakaf, red) untuk menyongsong generasi Indonesia Emas tahun 2045. Sehingga menjadikan anak-anak kita yaitu generasi penerus bangsa dapat melanjutkan cita-cita para pendahulu kita,” sambut beliau. Hal tersebut juga diamini oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Beliau juga meminta dukungan kepada masyarakat agar pengembangan lahan wakaf tersebut dapat segera terealisasi. Seperti yang disebutkan, lahan ini nantinya diperuntukkan untuk pembangunan Kampus 2. “Kami memohon restu agar langkah kami ke depan untuk bisa mewujudkan Unwaha yang lebih baik dalam hal kuantitas maupun kualitas mahasiswanya,” ucap Rektor Unwaha. Hadir pada kesempatan ini, di antaranya Ketua Pembina YPTBU, KH. Hasib Wahab dan seluruh jajaran pengurus YPTBU, dan beberapa undangan seperti Kepala Bagian Umum LLDIKTI VII Jawa Timur, Dr. dr. Ivan Rovian, M.Kp. Kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a dan peletakan batu pertama Kampus 2 Unwaha Jombang oleh KH. Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Fakultas Pertanian Awali Perkuliahan dengan Peringatan Maulid Nabi

Jombang – Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang mengawali perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2024/2025 dengan pembacaan sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Auditorium Unwaha, Senin (30/9/2024). Hadir pada kegiatan ini seluruh civitas akademika di lingkungan Fakultas Pertanian. Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat yang dipandu oleh Bapak. Mohammad Syafiuddin Shobirin, M.Pd.I., dilanjut dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Ibu Ambar Susanti, M.P. “Saya harap, kegiatan ini menjadi awal dan momen penting bagi kita untuk meningkatkan prestasi bagi Fakultas Pertanian dua langkah lagi lebih maju. Karena bagaiaman pun, saya yakin bahwa civitas akademika Pertanian mempunyai potensi yang bisa ditingkatkan dan juga memberikan kebermanfaatan bagia lingkungan masyarakat,” ucap beliau. Selain itu, di hadapan para mahasiswa Fakultas Pertanian, beliau berpesan agar momentum ini menjadi suatu sarana intropeksi pada semester-semester sebelumnya. “Serta tak lupa juga untuk Mahasiswa Baru, kami ucapkan selamat berproses di Unwaha, munculkan prestasi kalian. Karena bagaimanapun, Fakultas Pertanian Unwaha merupakan rumah bagi anda untuk berproses menjadi lebih baik lagi,” harap beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Closing Ceremony PKKMB Tahun 2024

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) resmi menutup Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2024, Kamis (26/9/2024). Setelah serangkaian kegiatan telah dilalui, kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan meriah. Upacara penutupan (closing ceremony) PKKMB dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I. Dalam amanatnya, beliau mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru tahun 2024 yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Unwaha. “Selamat bergabung, sekarang anda telah resmi menjadi mahasiswa Unwaha Jombang. Anda harus siap menyandang status sebagai mahasiswa, dan perlu saya ingatkan yaitu apa yang harus kalian lakukan setelah resmi menjadi mahasiswa,” kata beliau. Tidak Hanya Berintelektual, Tetapi Juga Bermoral Beliau juga berpesan kepada ratusan mahasiswa baru Unwaha tahun ini. Yaitu bagaimana para mahasiswa harus memiliki cara pandang dan berpikir yang lebih luas. “Mahasiswa harus mempunyai wawasan yang lebih terbuka, secara intelektual dan moral harus berkembang. Itu semuanya harus diupgrade melalui proses-proses selama menjadi mahasiswa,” imbuh beliau. Intelektual dan moral merupakan dua unsur yang tidak boleh diabaikan oleh mahasiswa. Menurut pria yang akrab disapa Gus Wafi ini, keduanya itu bagaikan dua sisi mata uang yang sangat penting dan terkait. “Salah satu ciri-ciri dari orang berilmu yaitu moralitasnya semakin baik dan berkembang. Jangan hanya mengedepankan logika dan berpikirnya saja, tetapi juga harus diimbangin dengan moral,”. pungkasnya. Penutupan berjalan dengan meriah, para mahasiswa baru juga antusias mengikuti rangkaian penutupan. Seperti pembagian doorprize, kreasi dan demo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), hingga penampilan band lokal Jombang. Red: Ibrahim Red: Septian Ragil

Kunjungi Unwaha, Kepala BEI Jatim Tekankan Sinergi dan Penguatan GIS

Jombang – Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Jawa Timur, Cita Mellisa melakukan kunjungan ke Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha). Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unwaha, Ino Angga Putra, M.Pd., dan Pembina Galeri Investasi Syariah (GIS), di Ruang Rapat Gedung F, Rabu (26/9/2024). Dalam kunjungan tersebut, Kepala BEI Jatim, Cita Mellisa, menekankan betapa pentingnya sarana pembelajaran mahasiswa di bidang literasi dan edukasi keuangan. “Sehingga apa yang menjadi kendala selama ini dalam pengelolaan GIS di Unwaha dapat diatasi. Kami harap untuk kedapannya dan bersama-sama dalam melakukan pembinaan secara intensif kepada mahasiswa,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Ino menyambut baik upaya BEI dalam menjaga sinergi dengan Unwaha. Hal ini mengingat pentingnya mendukung edukasi keuangan kepada mahasiswa. “Adanya GIS ini menjadi pacuan bagi mahasiswa Unwaha untuk belajar secara langsung dan terjun ke dunia investasi. Sehingga mahasiswa akan tahu secara langsung apa itu saham, kegiatan investasi, dan tentunya ini menjadi sarana bagi mereka belajar sebagai investor muda,” kata beliau. Pada kesempatan yang sama, Pembina GIS Unwaha, Nia Aprilia Bisari, M.M., mengatakan, kunjungan BEI Jatim di Unwaha ini dapat memberikan semangat bagi civitas akademika Unwaha Jombang dalam menjamin kualitas pendidikan tinggi. “Kami terus berkomitmen dalam memberikan edukasi bagi masyarakat, hal ini sangat penting di tengah menurunnya minat dan pengetahuan literasi keuangan anak muda, terlebih mahasiswa Unwaha,” ucapnya. Hadir pada kunjungan tersebut, di antaranya mantan Pembina GIS Unwaha, Dr. Ariva Ni’matirahmatika, M.E.I., Staff Kemahasiswaam, Nanda Adi Kusuma, S.E., serta pengurus dan anggota GIS Unwaha. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

PKKMB FIP 2024, Dekan: Pilihan Tepat Kuliah di FIP

Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar  Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Fakultas (PKKMB-F) Gelombang II, di Ruang Perkuliahan Gedung Jokowi , Senin (23/9/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 22 mahasiswa baru yang siap menghiasi Program Studi di FIP Unwaha Jombang. Adapun tema yang diusung pada momen ini adalah “Merangkai Kisah Mahasiswa yang Berkualitas dan Menjalin Solidaritas”. PKKMB-FIP Gelombang II dibuka secara langsung oleh Dekan, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa baru tidak salah dalam melanjutkan pendidikan di FIP Unwaha Jombang, karena pembelajaran di FIP ini merupakan integrasi antara ilmu pendidikan dan keIslaman. “Seluruh Prodi FIP sudah terakreditasi Baik Sekali, sehingga ini merupakan pilihan yang sangat tepat karena telah memilih dan masuk ke dalam Fakultas Ilmu Pendidikan,” ujar beliau dalam sambutannya. Beliau juga menyampaikan tujuan kegiatan ini, di mana para mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih baik tentang keFakultasan dan Program Studi. Selain itu, beliau berpesan kepada para mahasiswa agar dapat menyesuaikan dengan iklim dan kehidupan kampu. “Harapan kami, setelah pengenalan fakultas ini anda semua dapat menyesuaikan dengan budaya-budaya yang ada di kampus. Sehingga nantinya anda semua dapat lulus tepat waktu dan dapat dengan baik mengamalkan ilmu masing-masing,” pesan beliau. Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP, Mahita Nur Kumala berharap, agar berperan aktif dalam kemajuan FIP Unwaha Jombang. “Baik itu  di berbagai agenda akademik maupun non-akademik,” ucap Mahrita. Hadir dan turut memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru, di antaranya; Kaprodi Pendidikan Biologi, Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd.. Kaprodi Pendidikan Matematika, Wisnu Siwi Satiti, S.Pd., M.Sc., Kaprodi Pendidikan Fisika, Suci Prihatiningtyas, S.Si., M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Iin Baroroh Ma’arif S.S., M.Pd. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Pesan Rektor Kepada 345 Maba Unwaha: Jadilah Penggerak Seperti Mbah Wahab

Jombang – Menjadi mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Bagaimana tidak, salah satu kampus unggulan Nahdlatul Ulama (NU) ini siap mencetak generasi penggerak seperti KH. A. Wahab Hasbullah (Mbah Wahab) yang juga merupakan tokoh pahlawan nasional. Setidaknya hal itu lah yang diharapkan oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., saat menyambut 345 mahasiswa baru (Maba) pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Gelombang II Tahun 2024, di Halaman Gedung Jokowi, Minggu (22/9/2024). Beliau juga berharap, agar mahasiswa baru bisa beradaptasi dengan lingkungan kampus serta dapat mengembangkan kompetensi. “Terlebih di era saat ini, kreasi inovasi dan ide-ide menjadi fokus perhatian yang harus dimiliki oleh mahasiswa agar bisa bersaing ke depannya,” pesan Rektor. Diketahui, saat ini kurang lebih 700 Maba (ditambah dengan PKKMB Gelombang I) siap menghiasi seluruh Program Studi (Prodi) di Unwaha Jombang. Dengan jumlah ini, Rektor Unwaha tersebut berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan. “Hal itu juga sudah dibuktikan dengan berbagai prestasi akademik maupun non-akademik yang diraih oleh para mahasiswa maupun dosen di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” jelas Prof. Gatot. Di akhir sambutannya, beliau mengucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar Unwaha Jombang kepada seluruh peserta PKKMB Gelombang II tahun ini. “Kalau anda sudah masuk di Unwaha ini, anda juga sekaligus siap menjadi kader penggerak dan memperjuangkan nilai-nilai yang diusung oleh KH. Wahab Hasbullah,” pungkas beliau. Hal ini juga diamini oleh Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I. Beliau berharap kepada ratusan Maba Unwaha Jombang agar menjadi “Anak Ideologis” KH. A. Wahab Hasbullah. “Untuk melengkapi keilmuan, anda harus meneruskan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh beliau. Oleh karena itu saya berharap agar mempergunakan waktu sebaik-baiknya dan mengeksplorasi semaksimal mungkin pengalaman di Unwaha,” pesan beliau. Sebagai informasi, kegiatan PKKMB Gelombang II ini dilaksanakan selama 2 hari. Di mana para Maba dikenalkan dengan berbagai kehidupan kampus baik di tingkat Universitas hingga Fakultas. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil