Category: Program Sit IN
Allhamdulillah, Program Kuliah Sit In, Magang dan Double Degree Unwaha Sukses!!! Kami sehat, semakin cerdas, dan termotivasi untuk terus maju.
Alhamdulillah, setelah 1 bulan sepulang dari magang di luar negeri, ratusan mahasiswa Unwaha sehat dan semakin kaya wawasan. Program-program Internasionalisasi Unwaha yang terus ditingkatkan di Unwaha seperti kuliah sit in, kuliah double degree, penelitian internasional dan magang serta pengabdian masyarakat di Universitas KH. Abd. Wahab Hasbullah (Unwaha) untuk tahun 2019 telah berakhir januari 2020 yang lalu dan membawa dampak positif yang luar biasa bagi mahasiswa dan dosen Unwaha. Demikian dijelaskan Rektor Unwaha yang juga Presiden Core to Core Program kerjasama penelitian 8 negara Eropa-Asia, Dr. Anton Muhibuddin. Dampak positif yang didapatkan diantaranya adalah peningkatan kualitas IPTEK bagi dosen dan mahasiswa Unwaha, demikian lanjut Anton. Salah satu program unggulan tersebut diantaranya adalah kerjasama penelitian internasional yang diharapkan mampu berkontribusi untuk memecahkan berbagai masalah bangsa. Sebagai contoh adalah hasil penelitian kerjasama dengan Beuth University, Berlin-Jerman berupa teknologi untuk merubah sampah menjadi bahan bakar bioethanol yang bisa digunakan untuk kendaraan bermotor, kompor hingga bidang kesehatan Potensi sampah rumah tangga di Indonesia yang berkisar antara 200.000 ton sampai 250.000 ton per hari sangat memungkinkan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian bangsa apabila diubah menjadi bahan bakar, pupuk kompos hingga pakan ternak. Mahasiswa-mahasiswa dan dosen Unwaha yang sejak akhir februari 2020 yang lalu telah kembali dari LN menyatakan bangga dan semakin termotivasi. Mereka telah menjalani karantina selama 14 hari dan hingga saat ini bersyukur dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit apapun.
Mahasiswa Unwaha Kuliah Sit in di Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) melalui salah satu program unggulannya kembali memberangkatkan beberapa mahasiswa untuk study ke luar negeri. Program unggulan yang dimaksud adalah Kuliah Sit in. Istilah “sit in” merupakan suatu program kuliah dimana mahasiswa mengikuti kuliah singkat di salah satu perguruan tinggi partner baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Tahun ajaran 2018/2019 saat ini, beberapa mahasiswa terpilih untuk kuliah Sit in di Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand. Hal ini bukan yang pertama bagi Unwaha dalam menyelenggarakan program kuliah Sit in ke perguruan tinggi luar negeri. Universitas berbasis islam yang dipimpin oleh Dr. Anton Muhibuddin, M.P. ini juga menyelenggarakan kuliah Sit in ke Korea University pada periode sebelumnya. Program unggulan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa terhadap dunia pendidikan dan perkuliahan di luar negeri sekaligus membangun network serta melatih kemampuan teamwork dengan mahasiswa yang tentu saja memiliki perbedaan secara adat dan budaya. Program ini pada umumnya meliputi kegiatan perkuliahan melalui kegiatan belajar mengajar bersama dosen sebagaimana biasa dan kegiatan group project bersama dengan mahasiswa perguruan tinggi partner. Program unggulan kuliah Sit in diikuti oleh mahasiswa dari beberapa Program studi yang berbeda. Mahasiswa yang terpilih dalam program kuliah Sit in dalam kesempatan kali ini yaitu Ahmad Na’im (S-1 Agroekoteknologi), Mira Sugiarti (S-1 Sistem Informatika), Febrian Dwi Putra (S-1 Teknik Informatika), Uun Rosyidah (S-1 Pend. Agama Islam), M. Arif Taufiq (S-1 Pend. Bahasa Arab), dan M. Anis Abdillah (S-1 Ekonomi Syariah). Acara pelepasan keenam mahasiswa tersebut berjalan lancar dengan diakhiri doa agar diberikan kelancaran dan ilmu yang bermanfaat di sana. Wakil Rektor bidang kerjasama dan pengembangan bersama beberapa staf mengantarkan mahasiswa tersebut hingga perpisahan di bandara Juanda. “Melalui program ini, kami berharap mereka mampu berkoordinasi dengan baik antar mahasiswa serta membuka wawasan yang lebih luas berdasarkan materi kuliah yang diperoleh di sana”, ujar Ali Priyono, M.Pd.I. selaku Wakil Rektor bidang keuangan yang juga turut serta mengantar mahasiswa siang ini (13/02). “Alhamdulillah program ini berkesan bagi saya karena berkesempatan menimbah ilmu ke luar negeri. Selain sebagai pengalaman baru, program ini juga melatih kemampuan bahasa inggris yang telah saya pelajari”, kata salah satu mahasiswa Prodi Agroekoteknologi. Mahasiswa menjalani kuliah Sit in selama 24 hari yaitu mulai tanggal 13 Februari sampai 9 Maret 2019. Kholis Firmansyah, S.HI., M.SI. selaku koordinator program kuliah Sit in serta segenap jajaran dosen berpesan kepada mahasiswa yang berkesempatan kuliah Sit in ke luar negeri untuk memanfaatkan program ini dengan baik, menjaga kesehatan di iklim yang berbeda serta yang terpenting adalah tetap menjaga moral sebagaimana jati diri mahasiswa Unwaha yang berwawasan global berkarakter islami.