Tag: 2019
1700 Mahasiswa UNWAHA Hadiri Pembekalan PPL 2019/2020
Sebanyak 1700 mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) prodi Kependidikan mengikuti pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Senin (26/8) di Aula Perpustakaan UNWAHA Jombang. Mereka terdiri dari Prodi Pend. Agama Islam, Pend. Bahasa Arab, dan seluruh mahasiswa Fakultas Iilmu Pendidikan serta dihadiri seluruh Dosen pembimbing lapangan (DPL). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan dalam rangka memberikan edukasi kepada para mahasiswa yang akan mengikuti PPL tentang bagaimana menjadi guru di lingkungan sekolah serta sebagai bahan evaluasi dari pelaksanaan PPL sebelumnya. Sehingga PPL di UNWAHA semakin berkualitas dan mahasiswanya semakin berinovasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tak hanya itu, peserta pembekalan PPL tahun akademik 2019/2020 juga memperoleh bekal kurikulum 2013 Revisi terbaru. Wakil Rektor bidang akademik, Dr. KH. Abd. Kholid, M.Ag. saat membuka acara tersebut menyampaikan, pembekalan ini untuk persiapan melaksanakan PPL di sekolah/instansi mitra. Pencapaian yang diharapkan setelah mahasiswa melaksanakan PPL yaitu mampu menjadi sosok seorang pendidik yang mencerminkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial serta menghasilkan proposal penelitian tindakan kelas. “Melalui pembekalan ini, kami selaku sivitas akademika UNWAHA khususnya DPL menghimbau kepada mahasiswa untuk bersikap menjadi guru di sekolah, secara penampilan maupun norma agama sebagaimana motto kita, berwawasan global berkarakter islami”, pungkas Pengasuh Ponpes. As-Salma Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan dasar profesi. Kegiatan pembekalan PPL ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa praktikan PPL terkait hal teknis, norma yang harus dianut, dan inspirasi untuk selalu berprestasi di masa yag akan datang. Pembekalan dilanjutkan dengan penyampaian materi kurikulum oleh narasumber DPL dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan ditutup dengan doa bersama.
Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA 2019
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah melalui koordinasi LPPM menyelenggarakan Klinik Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ristekdikti Tahun Anggaran 2019/2020. Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa delegasi perguruan tinggi Nadhatul Ulama (PTNU) se-Jawa Timur berlangsung selama lebih kurang 5 jam di Aula Perpustakaan UNWAHA (5/08). Acara ini menjadi agenda rutin UNWAHA dalam rangka peningkatan mutu riset dan pengabdian masyarakat oleh dosen sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peneliti, yaitu dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas sehingga dapat menambah angka kredit, meningkatkan penggunaan dan akses hasil publikasi oleh masyarakat dan meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan dosen. Bagi instansti perguruan tinggi yang bersangkutan pun kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akreditasi lembaga dan kerjasama yang luas dengan lembaga pengguna, baik dalam skala nasional maupun internasional. “Setelah bapak/ibu mengikuti klinik ini, tentu saja jumlah dosen yang diterima proposalnya harus meningkat dari tahun lalu”, terang Rektor UNWAHA disela sambutannya. Setelah penjelasan dan gambaran umum terkait kiat-kiat penyusunan proposal, peserta klinik diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mulai dari penulisan judul hingga penentuan anggaran biaya proposal. Secara bergantian, peserta klinik menjelaskan isi proposal dan langsung diberikan kritik dan masukan oleh narasumber. “Kami perwakilan dari dosen salah satu perguruan tinggi di Jombang merasa sangat terbantu adanya klinik ini, selain belajar menyusun proposal, kami juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber Prof. Dr. Anton Muhibuddin, M.P., selaku President Core to Core Program-Japan.” Klinik ditutup dengan sharing penyampaian pengalaman dari 2 dosen di salah satu perguruan tinggi Jombang, sehigga kegiatan tersebut menjadi lengkap karena peserta klinik dapat belajar melalui teoritis oleh ahli, serta belajar melalui empiris berdasarkan pengalaman para dosen.