Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: akademik

Jadwal & Pembagian Ruang Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025

Berikut jadwal dan pembagian ruang perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2024/2025. File dapat diunduh melalui link berikut: Jadwal & Pembagian Ruang Perkuliahan.

Pelaksanaan Herregistrasi & Perkuliahan Aktif Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa/i Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang hal-hal sebagai berikut: Herregristasi mahasiswa (Cetak KRS & KHS) di sia.unwaha.ac.id mahasiswa smt 3, 5 & 7 dilaksanakan tanggal 12 – 26 September 2024. Untuk mahasiswa baru (mahasiswa smt 1) yang telah melaksanakan herregristrasi, secara otomatis akan di KRS-kan (Kartu Rencana Studi) oleh tim administrasi terpadu, selanjutnya mahasiswa mencetak rangkap 2 (kertas HVS biru dan putih) dan bertemu dengan dosen wali dan mengumpulkan KRS tersebut di Administrasi Fakultas masing-masing. Perkuliahan aktif semester ganjil seluruh mahasiswa (semester 1-7) mulai dilaksanakan pada tanggal 28 September 2024. Perkuliahan dilaksanakan offline/tatap muka sesuai dengan jadwal di  sia.unwaha.ac.id. Kegiatan Akdemik semester ganjil dan semester genap tahun 2024/2025 dapat dilihat di Kalender Akademik Unwaha Tahun 2024/2025. Demikian pengumuman ini dibuat, atas perhatiannya disampaikan terima kasih. Unduh Surat Pengumuman Pelaksanaan Herregristasi & Perkuliahan Aktif.

Pengumuman Hasil Verifikasi Penerima KIP-K Kemendikbud 2024:

Sehubung dengan hasil verifikasi Penerima Program KIP-Kuliah (KIP-K) tahun anggaran 2024 Kemendikbud, menyatakan nama-nama terlampir Layak untuk menerima bantuan Biaya Pendidikan dan Bantuan Biaya Hidup Program KIP-K. Dengan hal ini, nama-nama yang telah dinyatakan layak diharapkan untuk hadir pada kegiatan berikut: Hari/Tanggal : Rabu, 11 September 2024 Pukul : 10.00 – 11.00 WIB Tempat : Ruang Akademik Acara : Sosialisasi Penerima Program KIP-K Kemendikbud Tahun 2024 Sifat : Wajib Hadir **) Nb:  1. Membawa Materai Rp10.000 (2 lembar) 2. Wajib Hadir Tepat Waktu Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan atas perhatiannya terimakasih. Informasi lebih lengkap dapat diunduh melalui tautan di bawah ini: Surat Pemberitahuan Penerima KIP-K Tahun 2024.  

Pengumuman Pelaksanaan Ujian Akhir Semester Genap 2023/2024

Sehubungan dengan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Akademik 2023/2024 bagi mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, maka diberitahukan beberapa hal sebagai berikut: Berdasarkan Kalender Akademik Tahun 2023/2024, bahwa Ujian Akhir Semster (UAS) Genap dilaksanakan pada tanggal 29 Juni – 04 Juli 2024. UAS Genap dilaksanakan secara Offline/Tatap Muka. Jadwal dan waktu pelaksanaan sesuai dengan jadwal perkuliahan yang telah berjalan. Setiap mahasiswa wajib membawa dan menunjukkan kartu UAS (dalam bentuk cetak/pdf) pada setiap sesi ujian. Kartu UAS akan diverifikasi oleh dosen sebelum ujian dimulai, mahasiswa yang tidak menunjukkan kartu UAS, tidak diperkenankan mengikuti ujian. Berseragam atasan putih, bawahan gelap, bersepatu dan beralmamater. Herregristasi semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (KHS dan KRS ) pada tanggal 01–19 September 2024. Perkuliahan mahasiswa semester ganjil tahun akademik 2024/2025 kembali aktif pada tanggal 21 September 2024. Demikian pengumuman ini dibuat, atas perhatiannya disampaikan terima kasih. Pengumuman dapat diunduh di sini.

Surat Edaran Teknis Pelaksanaan Pelaporan Tugas Akhir dan Pelaksanaan Yudisium

Berkenaan dengan akan berakhirnya kegiatan akademik mahasiswa untuk tahun akademik 2023/2024, maka dengan ini kami sampaikan teknis Pengumpulan Laporan Tugas Akhir (semester 6 & 8) dan Pelaksanaan Yudisium (semester 8) sebagai berikut: [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/Surat-Edaran-Tehnis-Pengumpulan-Laporan-Tugas-Akhir-dan-Pelaksanaan-yudisum.pdf” attachment_id=”4229″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Surat Edaran dapat diunduh di sini.

Para Dosen Antusias Ikuti Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024

Jombang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unwaha Jombang menggelar Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024, di Ruang Rapat Gedung F,  Selasa (5/3/2045). Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd memberikan apresiasi kepada LPPM yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Tak hanya itu, antusias para dosen selaku peserta dalam klinik ini tak luput dari perhatiannya. “Kami ucapkan terimakasih kepada LPPM yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Lalu harapan kami bagi bapak-ibu dosen yang ingin mengajukan dan ikut serta dalam hibah kompetitif nasional dapat diberikan kelancaran,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik itu dalam sambutannya. Menurutnya, harapan terbesarnya yaitu dapat berdampak kepada kemajuan universitas di bidang akademik.Terlebih lagi dalam peningkatan jumlah penelitian di Tahun Anggaran 2024. “Semoga nanti seluruh dosen yang mengajukan ini dapat lulus semua, meskipun nantinya melalui beberapa tahapan yang telah ditentukan. Kemudian mohon bantuannya untuk para reviewer yang telah berpengalaman (dalam hibah kompetitif) supaya dapat memberikan arahan-arahan,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. M. Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd.I mengatakan, klinik ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan universitas. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan penerimaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). “Tahun 2023 Unwaha kembali memenangkan hibah Penelitian dan Pengabdian terbanyak (21 judul) di Klaster Madya. Dua tahun berturut turut riset Unwaha masuk dalam lima besar nasional. Kami juga telah menghadirkan empat reviewer yang berpengalaman sebagai pemenang hibah kompetitif,” katanya. Tampak saat pelaksanaan kegiatan, para peserta klinik sangat antusias melakukan sharing dengan para reviewer. Adapun empat dosen yang menjadi reviewer di antaranya Ospa Pea Yuanita M. M.Pd., Suci Prihatiningtyas, M.Pd., Dr. M. Dzikrul Hakim AG., M.Pd.I., Agus Sifaunajah, M.Kom., Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Percepatan Satgas PPKS 65 kampus, Unwaha Jombang jadi Tuan Rumah Bimtek PPKS

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah sukses menjadi tuan rumah dalam acara bimbingan teknis yang sangat penting bagi Kampus se-Jawa Timur, Kamis (5/10/2023). Acara yang bertajuk “Percepatan Pengimplementasian Satuan Tugas PPKS dan Pengisian Dashboard Akademik,” diikuti oleh 65 kampus di bawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur. Kegiatan ini diadakan untuk memperkuat sistem pendidikan tinggi di Jawa Timur dan memastikan bahwa setiap kampus dapat mengimplementasikan metode terbaik dalam mengelola Satuan Tugas Penjaminan Mutu Internal (PPKS) dan pengisian dashboard akademik. Unwaha Jombang dipilih sebagai tuan rumah berkat fasilitas dan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di wilayah Jatim. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kampus di Jawa Timur, termasuk rektor, dekan, dosen, dan staf administrasi. Selama 1 hari penuh, mereka berpartisipasi dalam berbagai sesi presentasi, lokakarya, dan diskusi panel yang dipimpin oleh ahli di bidangnya masing-masing. Gatot Ciptadi, Rektor Unwaha Jombang, menyambut baik kehadiran semua peserta dan berharap bahwa acara ini akan memperkuat kolaborasi antara kampus-kampus di Jawa Timur. “Unwaha Jombang berkomitmen untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di wilayah ini. Kami bangga dapat menjadi tuan rumah acara ini dan berbagi pengetahuan dengan mitra-mitra kami,” katanya saat sambutan. Kegiatan ini tidak hanya berdampak positif pada Unwaha Jombang sebagai tuan rumah, tetapi juga pada seluruh jaringan pendidikan tinggi di Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah yang signifikan dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah ini dan memastikan bahwa lulusan memiliki kualifikasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. “Semoga dengan kegiatan ini, kualitas pendidik tinggi di Jawa Timur semakin meningkat dan bisa mewujudkan generasi-generasi emas masa depan Indonesia,” harapnya. Dyah Sawitri, Ketua LLDIKTI 7 menyampaikan bahwa setiap Perguruan Tinggi harus memegang pentingnya 3K yakni Komunikasi,  Koordinasi, dan Kolaborasi sebagai langkah untuk lebih maju. “Selain itu sebagai dosen dan institusi pendidikan tinggi kita harus berusaha untuk 4S Sehat, Semangat, Sukses, Sugih,” tambahnya

PENGUMUMAN JADWAL DAN NAMA PESERTA TES ILA 2023

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/06/JADWAL-TES-ILA-JUNI-2023.pdf” attachment_id=”3189″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

SOFTSKILL YANG DIBUTUHKAN SAAT INI SELAIN PRESTASI AKADEMIK

Dalam proses perkembangan seorang siswa SMA/MA untuk menghadapi tantangan hidup di masyarakat dan pekerjaan tentu saja tidak bisa hanya dibekali dengan kemampuan akademik. Untuk itu diperlukan adanya Softskill yang dimiliki oleh siswa tersebut agar lebih siap menghadapi tantangan selanjutnya. Bahkan ketika nantinya masuk ke dunia perkuliahan tentunya tetap ada beberapa Softskill yang harus diaplikasikan dengan baik. Softskill yang Dibutuhkan Dunia Kerja Dunia kerja dan bermasyarakat tentu tidak cukup hanya dengan memiliki kemampuan atau nilai akademik yang bagus. Jika tidak diimbangi dengan Softskill lainnya tentu saja seorang anak bisa saja tenggelam dan tidak berkembang. Adanya berbagai tantangan yang meningkat baik di dunia perkuliahan maupun pekerjaan membuat siswa SMA/MA juga harus memiliki bekal Softskill yang dipelajari dengan baik sejak masa sekolah. Berikut beberapa Softskill yang memang diperlukan untuk mengembangkan diri siswa di kehidupan selanjutnya: Melakukan komunikasi interpersonal untuk memposisikan diri dalam berbagai situasi terutama di dalam sebuah tim. Kemampuan komunikasi ini juga akan membantu untuk bisa mengatasi berbagai masalah yang terjadi di dalam sebuah kelompok sehingga tujuan tim bisa dicapai secara lebih optimal. Manajemen untuk melakukan perencanaan serta melakukan eksekusi terhadap poin yang sudah direncanakan. Setiap individu harus belajar untuk memiliki kemampuan manajemen yang optimal untuk setidaknya mengatur kebutuhan diri sendiri untuk para siswa. Kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai tempat, situasi dan lingkungan sekitarnya. Perbedaan budaya, nilai dan aturan harus diikuti dengan baik agar siswa nantinya bisa diterima dengan baik dalam berbagai lingkungan kerja ataupun sekolah lanjutannya nanti. Kemampuan untuk menyelesaikan masalah secara kritis dan bijak. Tentu hal ini perlu dipelajari dengan mengikuti organisasi yang akan membantu untuk mengembangkan kemampuan dalam mencari jalan keluar dari setiap masalah atau kendala yang harus dihadapi. Softskill untuk problem solving ini akan membiasakan siswa untuk tidak pernah menyerah. Dari sejak muda siswa harus memiliki etos kerja yang baik dan perlu memahami arti kerja keras yang sesungguhnya. Dalam agama Islam tentu mengenai etos kerja ini juga banyak dibahas dan harus dicontoh dengan baik oleh para siswa sebagai bekal kehidupannya nanti. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik tidak hanya dalam menyampaikan argumen menurut pendapatnya tetapi juga mau mendengarkan orang lain dalam sebuah diskusi Faktor yang Mempengaruhi Softskill Siswa Softskill yang ditanamkan pada siswa tentunya tidak bisa secara instan didapatkan dan terbawa dalam kebiasaan diri para siswa. Tetapi Softskill tersebut membutuhkan berbagai faktor lainnya yang akan mendukung ketercapaian pengembangan Softskill pada siswa. Memberikan pelatihan atau dorongan kegiatan lain di luar kegiatan akademik tentunya menjadi pilihan bagi pihak sekolah untuk mengembangkan kemampuan siswa.Berikut beberapa faktor yang akan mempengaruhi peningkatan Softskill para siswa yaitu: Minat yang dimiliki oleh para siswa akan mempengaruhi bagaimana suatu pembelajaran dapat diterima dengan baik. Tentu saja hal ini bisa dikembangkan dengan memberikan sarana untuk setiap minat yang disukai para siswa. Self monitoring dalam melakukan penyesuaian perilaku terhadap berbagai aturan dan situasi dari lingkungan yang ada di sekitarnya. Setiap siswa harus memiliki kesadaran untuk mengetahui apa yang salah dan benar untuk dilakukan sesuai dengan adab yang seharusnya dilakukan anak seusia mereka. Konsep diri tentu akan mengatur bagaimana tingkah laku seorang siswa bisa secara positif mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Termasuk bagaimana keberanian untuk mengungkapkan pendapat di depan orang lain dan menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan yang ada. Pentingnya kehidupan yang seimbang antara kegiatan akademik dengan non akademik akan melengkapi proses pengembangan kemampuan siswa terutama dari segi Softskill yang didapatkan. Menghabiskan masa sekolah dengan keseimbangan kegiatan non akademik tentunya akan menjadi hal yang disukai oleh para siswa dan mendapatkan banyak pelajaran meskipun secara tidak langsung. Pada dasarnya secara teori setiap orang memiliki dasar Softskill dalam dirinya, namun kebiasaan bergaul serta kebiasaan berpikir akan membuat perkembangannya berbeda untuk setiap individu. Oleh karena itu, setiap siswa harus diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan non akademik sesuai minatnya dengan dukungan yang optimal dari berbagai pihak di lingkungannya. Jadi nantinya siswa dapat merasakan perkembangan kemampuannya secara tidak langsung. Kegiatan ekstrakurikuler menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan oleh pihak sekolah karena kegiatan tersebut merupakan wadah untuk mengembangkan Softskill para siswa. Fasilitas dan dukungan yang optimal tentunya perlu dilakukan oleh setiap warga sekolah agar tujuan untuk memberikan pengembangan karakter siswa secara akademik dan non akademik dapat tercapai dengan baik dan optimal tentunya.   Budaya Sekolah dan Pengembangan Softskill Siswa Dikarenakan adanya pengembangan Softskill siswa tidak bisa didapatkan hanya dari kegiatan akademik tetapi justru berbagai kegiatan non akademik. Maka budaya yang dikembangkan oleh pihak sekolah juga akan menjadi pendukung pengembangan kemampuan non akademik siswa. Adanya kesempatan siswa untuk mengungkapkan pemikirannya adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Lingkungan belajar menjadi bagian dari perkembangan Softskill yang bisa didapatkan seorang siswa. Budaya penting yang harus dikembangkan di sekolah tentu harus memiliki nilai agama Islam, nilai disiplin, nilai kerjasama dan adanya apresiasi yang diberikan terhadap prestasi yang bisa dicapai oleh setiap siswa. Dengan budaya seperti itu maka akan ada motivasi lebih untuk mengembangkan minat siswa di bidang non akademik sesuai keinginan masing-masing. Pengembangan kultur sekolah yang baik tentu juga akan bergantung pada kebijakan yang diterapkan di dalam sekolah tersebut. Sekolah tidak hanya bisa berfokus pada kegiatan akademik tetapi juga membangun lingkungan yang optimal untuk perkembangan kemampuan siswa secara utuh. Tentunya ini akan menjadi bekal kehidupan bagi setiap siswa yang sangat bermanfaat untuk perkembangan diri siswa masing-masing. Untuk anak SMA/MA Softskill yang harus dimiliki adalah kemampuan untuk bersosialisasi, berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik berdasarkan kebiasaan berpikir, bertindak dan bersikap sehari-hari. Meskipun memang karakter setiap anak berbeda, namun kaidah agama dan norma lingkungan tentu harus tetap menjadi pegangan yang harus diperhatikan dengan baik agar sikap mereka dapat diterima oleh masyarakat secara luas nantinya.