Tag: ekonomisyariah
Bersama HMP ES, Lembaga Yatim Mandiri Gelar Event Akbar Muharram 1446 H di Unwaha Jombang
Jombang – Lembaga Yatim Mandiri Jombang menggandeng Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ekonomi Syariah (ES) Unwaha Jombang dalam gelaran Event Akbar Muharram 1446 H, di Auditorium Unwaha, Minggu (28/7/2024). Dalam event tersebut terdapat berbagai kegiatan yang dilaksanakan, seperti Lomba Mewarnai, Seminar Parenting, Penyaluran Alat Sekolah Ceria, dan berbagai kegiatan lainnya. Pada pembukaan acara, Pimpinan Lembaga Yatim Mandiri Jombang, Muhammad Zuhri mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Unwaha Jombang yang telah turut berpartisipasi dalam mensukseskan acara tersebut. “Terimakasih kepada Pimpinan Unwaha Jombang khususnya Fakultas Agama Islam yang disponsori oleh HMP Ekonomi Syariah bersama BEM FAI yang telah memberikan kesempatan untuk pelaksanaan ini. Sehingga dengan kesempatan tersebut, acara ini bisa terlaksana dan kita semua bisa berkumpul di kesempatan kali ini,” seru Bapak Zuhri, dalam sambutannya. Event Akbar tersebut dibuka dengan lomba mewarnai bagi anak-anak yang diikuti oleh kurang lebih 250 peserta. Para peserta juga antusias dalam mengikuti acara tersebut. “Pada lomba ini terdapat berbagai kategori juara, salah satunya juara umum yang merebutkan Piala Dinas Pendidikan. Saya juga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan lomba nantinya ada kekurangan-kekurangan,” pungkas beliau. Di kesempatan yang sama, Kaprodi Ekonomi Syariah Unwaha Jombang (Ashlihah, S.E., M.M.), juga menyampaikan terimakasih kepada Lembaga Yatim Mandiri yang telah memberikan kepercayaan kepada pihaknya dalam pelakasanaan kegiatan tersebut. “Dengan kepercayaan dalam kepanitian ini, tentunya para mahasiswa juga belajar untuk peduli kepada anak yatim-dhuafa dan pendidikan. Harapannya, untuk acara ini bisa bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan dari segi fasilitas dan tempat,” kata Kaprodi ES tersebut. Sementara itu, Ketua HMP ES (Lutfi Fatkur Rohmat) mengucapkan, terimakasih kepada berbagai pihak yang terlibat dalam mensukseskan acara. Ia juga berharap, dengan adanya acara tersebut para mahasiswa dan civitas akademika lainnya untuk lebih memperhatikan kehadiran para anak yatim dan dhuafa. ”Alhamdulillah kita bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain, semoga bisa menjadi ladang amal & ibadah kita di bulan Muharram ini,” kata Lutfi. Setelah lomba mewarnai, kegiatan dilanjut dengan Seminar Parenting, Khotmil Qur’an, Do’a bersama Yatim, dan Penyaluran Alat Sekolah Ceria (ASA). Kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Penutupan acara tersebut diakhiri dengan do’a bersama anak yatim se-Kabupaten Jombang yang dipimpin Ustadz Yusuf dilanjutkan sambutan dari Dekan FAI Unwaha Jombang (Drs. Waslah, M.Pd.I.) mengungkapkan beribu terima kasih kepada Lembaga Yatim Mandiri dan semua pihak yang mensukseskan acara tersebut. Dengan demikian beliau berharap acara ini dapat berkelanjutan serta bermanfaat untuk anak-anak yatim semoga menjadi anak yang sholeh sholihah, berguna bagi agama, nusa dan bangsa sera menjadikan Unwaha Jombang agar semakin maju dan lebih baik.* Dokumentasi Kegiatan Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Peluang dan Tantangan Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia
Jombang – Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Hal ini tercermin dari laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report tahun 2023 yang mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat tiga pada the Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Penilaian tersebut tentu berdasarkan dari berbagai indikator dalam ekosistem perekonomian syariah di Indonesia. Seperti produktivitas makanan-minimunan dan pariwisata halal, perbankan syariah, dan sektor riil. Menyikapi hal ini, Dosen Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Dr. H. Agus Supriyogi, ST., SE. Sy., M.Si. memberikan pandangannya terkait peluang dan tantangan ekonomi syariah. Peluang Ekonomi Syariah di Indonesia Beliau menuturkan, potensi perekonomian syariah di Indonesia sangatlah besar. Mengingat Indonesia sendiri merupakan negara yang mayoritas penduduknya pemeluk agama Islam. “Peluangnya sangatlah besar, kemudian yang akan digarap itu sangatlah luas karena ekonomi kita ini berbasis ekonomi mikro atau sektor riil. Justru sektor riil ini lah yang menguatkan perekonomian Indonesia,” kata beliau. Bukan tanpa alasan, dikarenakan sektor riil dapat menjangkau kepada seluruh lapisan masyarakat. Namun sektor tersebut belum sepenuhnya ditingkatkan secara maksimal. “Berbeda dengan negara-negara lainnya, mungkin mereka memiliki fokus dengan sektor keuangannya saja. Padahal itu bukan pondasi utama dalam meningkatkan perekonomian, justru kekuatan perekonomian negara ditopang oleh sektor riil,” imbuh beliau. Penguatan di sektor riil menjadi kunci dalam meningkatkan pertumbahan perekonomian berbasis syariah di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat didukung oleh pemerintah dalam menunjang hal tersebut seperti layanan sertifikasi halal bagi produk yang dimiliki oleh Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Di mana hal tersebut merupakan upaya dalam penguatan ekosistem Jaminan Produk Halal (JPH) yang menjadi salah satu unsur penting dalam ekonomi syariah. “Sehingga masyarakat kecil semuanya akan berkarya, menghasilkan inovasi kreativitas dalam menghasilkan produk-produk lokal. Kalau produk lokal tumbuh otomatis ekonomi juga tumbuh. Pertumbuhan ini tentu juga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguaran, bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” terang Dosen Pascasarjana itu. Tantangan Ekonomi Syariah di Indonesia Selain peluang, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia bukan tanpa tantangan. Bapak Agus, sapaan akrabnya juga memberikan pandangan mengenai tantangan perekonomian syariah. “Kalau secara praktik, kita ambil contohnya di lembaga keuangan syariah. Mereka kan berfokus pada produk-produk keuangan berbasis syariah, namun itu belum masif diketahui oleh masyarakat,” terang alumnus Unair Surabaya tersebut. Keterjangkauan informasi mengenai produk-produk syariah merupakan suatu tantangan tersendiri bagi perkembangan ekonomi syariah. “Sehingga ketika suatu lembaga keuangan syariah ini menawarkan produk harus dengan skema yang mudah dan tidak memberatkan. Jangan sampai nanti malah lebih sulit (dijangkau, red) dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional, sehingga kemudian masyarakat tidak tertarik akhirnya akan stagnan dan tidak tumbuh,” tutur Dosen Pascasarjana tersebut. Tantangan selanjutnya adalah menjaga kepercayaan atau legitimasi bagi para pemangku kepentingan. Di mana hal tersebut suatu modal bagi lembaga keuangan syariah untuk keberlanjutan di masa yang akan datang. “Sama seperti beberapa waktu yang lalu terjadi antara BSI (Bank Syariah Indonesia) dan nasabahnya itu. Seharusnya BSI harus memberikan prioritas kepada merak, dikarenakan aset-asetnya sangat lah besar, padahal itu bisa menjadi suatu penggerak perekonomian di level bawah yang terkadang kurang dicermati,” kata beliau. “Bahwa apa yang membuat mereka kecewa sehingga menarik asetnya, itu yang menjadi kekurangan dari BSI sendiri. Sehingga hal ini menjadi evaluasi nantinya bagi lembaga-lembaga keuangan syariah, khususnya BSI,” pungkasnya. Dengan potensi dan tantangan tersebut, beliau berharap agar ekonomi syariah di Indonesia tetap terus tumbuh dan diminati oleh masyarakat. Baik di sektor keuangan, maupun sektor riil. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
HMP Ekonomi Syariah Gelar Kajian Program Pendidikan MBKM
Jombang – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ekonomi Syariah menggelar kajian rutin Bincang Santai Bawa Inspirasi (BASA-BASI), Rabu (5/6/2024) lalu secara daring. Kajian kali ini mengangkat tema “Sinergi Generasi Muda Kreatif Melalui Program Pendidikan MBKM”. Ketua HMP Ekonomi Syariah, Mohamad Lutfi Fatkur Rohmat mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Research and Development (RnD). Tujuan kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa diharapkan dapat menjangkau program pendidikan MBKM. “Kita sebagai agent of change tentu harus dapat memanfaatkan berbagai platform pembelajaran, seperti magang, proyek penelitian, kegiatan kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan turut andil pada program tersebut, kita dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan di era industri 4.0,” kat Lutfi dalam sambutannya. Ia berharap, dengan digelarnya kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi peserta. Terutama memperoleh wawasan, edukasi dari materi yang disampaikan oleh para pemantik. “Saya juga ucapkan terimakasih kepada Departemen RnD yang telah dengan sukses melangsungkan kegiatan kajian kali ini. Semoga dengan kegiatan yang bermanfaat ini dapat meningkatkan pengetahuan bagi kita semua terhadap program-program MBKM,” pungkasnya. Adapun pemateri pada diskusi ini yaitu, Arta Zulian Effendi, MSIB 6 di PT. Edukasi Wakaf Indonesia, Safinatul Khoiriyah, Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 6 2023, dan Putri Annisa O., Wirausahawan Merdeka Batch 2 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Red: Ibrahim. Editor: Ragil Septian.
Gebyar Ramadan 2024 HMP Ekonomi Syariah
Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syari’ah (HMP ES) menggelar Gebyar Ramadan 2024, di Aula Gedung F Unwaha Jombang Rabu (20/3/24) lalu. Gebyar Ramadan tahun ini memiliki tema “Mendekatkan Hati, Menjalin Ukhuwah Islamiyah”. Ketua HMP ES, Mohamad Lutfi Fatkur Rohmat mengungkapkan, kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Ekonomi Syariah lintas semester, alumni dan juga para dosen. “Sebegaimana tema kegiatan, Gebyar Ramadan ini digelar untuk mempererat tali silaturahmi bagi mahasiswa dan dosen. Dan juga dengan para alumni yang turut hadir,” ungkap Lutfi. Terdapat beberapa rangkaian kegiatan di dalam Gebyar Ramadan kali ini. Pertama, dibuka dengan Khotmil Qur’an, dilanjut berbagi takjil kepada masyarakat di sekitar kampus. “Selanjutnya sarasehan dengan alumni, di mana para alumni berbagi pengalaman dan inspirasi kepada mahasiswa. Kemudian kegiatan dilanjut dengan kultum yang disampaikan oleh dosen Ekonomi Syariah, H. Amin Awal Amarudin, S.Psi., S.Sy,” imbuhnya. Gebyar Ramadan 2024 HMP Ekonomi Syariah ditutup dengan berbuka puasa bersama. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kaprodi Ekonomi Syariah, Ashlihah, S.E, M.M. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada HMP atas suksesnya gelaran Gebyar Ramadan tersebut. “Acara Gebyar Ramadan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahim antar mahasiswa, dosen, dan juga para alumni Ekonomi Syariah Unwaha Jombang. Terlebih lagi, membawa manfaat yang besar bagi seluruh peserta,” harap Kaprodi Ekonomi Syariah tersebut. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
KSEI HMP Ekonomi Syariah UNWAHA Meraih “KSEI dengan Akreditasi A (KSEI Berdaya)” di Musyawarah Nasional (MUNAS) Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) 2023
Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam menggelar Pembukaan Musyawarah Nasional (MUNAS) XXI pada Senin, 20 November 2023. Munas diadakan di Gedung Sekretariat Asrama Haji Embarkasi Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur. Tercatat lebih dari 80 peserta perwakilan kampus seluruh Indonesia yang hadir pada acara MUNAS kali ini. MUNAS XXI mengusung tema “Mendorong Pemimpin Berkualitas sebagai Upaya Optimalisasi Rantai Nilai Halal dan Mewujudkan Indonesia menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia” Dalam pembukaan MUNAS ini, Chairman of KSEI IsEF Muhammad Azis Sajjad pada sambutannya menyampaikan “MUNAS ini tidak Hanya tempat mencari pemimpin saja, tetapi pemimpin yang dapat memberikan dampak yang bermanfaat bagi sekitarnya”, selanjutnya Presidium Nasional FoSSEI Arya Dwiki Putra diawali menyampaikan sambutan yang sangat menggugah semangat, banyak pencapaian yang ditorehkan FoSSEI tahun ini diantaranya yaitu mendukung gerakan sertifikasi halal dengan menggerakan kader di seluruh Indonesia, literasi dan inklusi pasar modal syariah hingga meningkatkan penyerapan zakat wakaf melalui agenda Wakaf Goes to Campus yang diselenggarakan di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Presidium Nasional FoSSEI juga menyampaikan sambutan dan harapannya, yaitu “Dengan adanya musyawarah nasional ini, presidium nasional selanjutnya dapat memberikan perubahan – perubahan yang signifikan bagi Ekonomi Syariah” Ini dimaksudkan dengan adanya kegiatan kegiatan yang sudah dibuat oleh FoSSEI, presidium nasional selanjutnya dapat memberikan kegiatan – kegiatan yang menunjang perubahan bagi ekonomi syariah. Bapak Fahmi Syahbudin. SEI., MM. sebagai perwakilan STEI SEBI juga ikut mendukung gerakan yang dilakukan FoSSEI dan menyampaikan “Siklus 20 tahun memberikan kejutan kejutan, dan Ini merupakan salah satu konsisten regenerasi” Ini ditunjukan kepada FoSSEI pastinya, “kejutan” ini dimaksud adalah perubahan perubahan yang dibuat oleh Presnas dan Pengurus FoSSEI selanjutnya, serta konsistensi dan eksistensi dari FoSSEI diharapkan Ekonomi Syariah dapat menjadi sebuah solusi bagi permasalahan ekonomi.Munas XXI dibuka dengan pemotongan pita bersama oleh Perwakilan dari Tuan Rumah Munas, STEI SEBI oleh bapak Fahmi Syahbudin SEI., MM. Chairman KSEI IsEF, Ketua Pelaksana, Presidium Nasional FoSSEI, KNEKS, dan Perwakilan Fintech Syariah serta Mitra FoSSEI lainnya, Selanjutnya ada Awarding kepada para mitra FoSSEI dengan pemberian plakat kepada setiap mitra oleh Julius Nurdinsi Utama selaku Presidium Nasional FoSSEI bidang media dan data dan dilanjutkan melakukan Seminar sebagai penguatan literasi ekonomi syariah bagi peserta MUNAS yang hadir. Kemudian pada akhir acara MUNAS ini terdapat Pembacaan Akreditasi bagi Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) yang ada di Seluruh Indonesia yang diadakan 2 tahun sekali. Alhamdulillah, HMP Ekonomi Syariah dalam kegiatan MUNAS FoSSEI 2023 ini menerima penghargaan dengan Akreditasi A (KSEI Berdaya) dari Presidium Nasional FoSSEI masa amanah 2022-2023. KSEI HMP Ekonomi Syariah UNWAHA berada di peringkat ke-16 dengan Nilai Akreditasi tertinggi se Nasional dengan jumlah 256 KSEI yang tersebar di Indonesia. Mendengar kabar bahagia tersebut, besar harapan dari beberapa alumni kepada seluruh mahasiswa Ekonomi Syariah agar tidak langsung puas dengan hasil tersebut dan sebagai pacuan agar lebih semangat dalam membawa Ekonomi Syariah ke arah yang lebih baik lagi.