Tag: #humasunwaha
Kuliah Perdana, Program Pascasarjana PAI Laksanakan Orientasi Kampus
Jombang – Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang melangsungkan kuliah perdana. Sebanyak 11 mahasiswa Pascasarjana mengikuti pembekalan atau masa orientasi kampus. Kepala Bagian Humas, Septian Ragil A., M.Pd. bertugas menjadi narasumber di kuliah perdana tersebut. Dia menyampaikan, agenda orientasi ini dilaksanakan untuk membuka rangkaian kegiatan perkuliahan di semester satu Tahun Akademik 2024/2025. “Orientasi ini kita lakukan agar nantinya para mahasiswa Program Pascasarjana PAI dapat mengikuti perkuliahan dengan lancar. Harapannya, para mahasiswa dapat memanfaatkan fasiilitas yang ada di kampus untuk menunjang segala proses perkuliahan,” kata Ragil sapaan akrabnya. Sementara itu, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. menyambut dengan senang seluruh mahasiswa baru program Pascasarjana tersebut. “Kami harap seluruh mahasiswa Pasca ini bisa menjadi lulusan-lulusan yang dapat mengabdikan dirinya untuk kemajuan bangsa dan agama,” ungkap Rektor Unwaha tersbut. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Pelantikan Ormawa Unwaha Jombang 2024: Wujudkan Pengurus yang Militan dan Progresif
Jombang – Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang masa khidmat 2024 telah resmi dilantik. Pelantikan Raya Ormawa dilaksanakan di Aula Gedung F Unwaha Jombang, Minggu (10/03/2024). Pelantikan tersebut memiliki tema “Revitalisasi Nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Pengurus yang Militan dan Progresif”. Mewakili Rektor Unwaha Jombang, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I. memberikan sambutan serta sekaligus melantik pengurus baru Ormawa di lingkungan Unwaha Jombang. Beliau menyampaikan, tentang pentingnya keberlanjutan bagi organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus. “Alhamdulillah, saudara-saudara telah resmi dilantik, ini merupakan sesuatu yang istimewa dikarenakan Ormawa merupakan miniatur dalam bermasyarakat. Di tempat ini, anda akan belajar dan berporses untuk nantinya siap terjun ke dalam dunia yang sesungguhnya,” kata Atho dalam sambutannya. Menurutnya, menjadi mahsiswa yang aktif di dalam organisasi merupakan nilai lebih bagi para agent of change. Pasalanya, suatu perubahan memerlukan proses yang panjang. “Kalian adalah kader-kader produktif, pengurus yang dilantik hari ini merupakan para penerus yang akan mengambil alih kepemimpinan di masa yang akan datang, menjadikan suatu peradaban yang lebih baik, dan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Presiden Mahsiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U), Yusuf Wibisono berharap, dengan dilantiknya seluruh pengurus Ormawa Unwaha Jombang ini dapat membawa perubahan bagi kampus di bidang kemahasiswaan. “Dedikasi dan loyalitas bagi setiap pengurus merupakan hal yang sangat penting untuk dapat menguatkan kembali nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Harapan kedepannya, program-program yang akan kita lakukan nantinya baik dari BEM U, Fakultas, dan HMP dapat berkontribusi terhadap eksposur Unwaha Jombang,” ujar mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab tersebut. Hadir dalam pelantikan sebagai keynote speaker, Bupati Jombang (2018-2023), Ibu Nyai. Hj. Mundjidah Wahab, Pimpinan Prodi dan Fakultas Unwaha Jombang, serta para narasumber dan tamu undangan. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Kehadiran AI Bagi Industri Kreatif, Peluang atau Ancaman?
Jombang – Perkembangan teknologi saat ini bergerak begitu pesat, beragam inovasi pun banyak lahir dari buah daya kreasi manusia. Salah satunya adalah kehadiran Artifical Intellegence (AI). Singkatnya, AI merupakan sistem di bidang ilmu komputer yang dapat meniru kecerdasan manusia dalam hal pengambilan keputusan dan menganalisis informasi. Sejak awal kemunculannya, AI telah banyak menyita perhatian masyarakat. Sebagian pihak menyambut dengan tangan terbuka atas kemudahan dan manfaat dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Sebagian lagi, malah was-was dengan kehadiran AI yang dapat mengaburkan keberlangsungan sebagian profesi pekerjaan. Salah satunya industri kreatif, banyak dari pelaku di sektor ini yang memandang AI sebagai potensi besar yang memiliki peluang keberlangsungan bisnis (suistainable business) di masa yang akan datang. Namun dari sisi pekerja, kehadiran AI merupakan suatu ancaman yang serius. Pasalnya, AI akan secara perlahan mengikis ketergantungan industri terhadap mereka. Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, sektor industri kreatif mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 19,2 juta orang. Tentu angka ini memiliki kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah ini dimungkinkan akan terus meningkat di masa yang akan datang. Sebab, selama tahun 2018-2021, jumlah tenaga kerja industri kreatif cenderung mengalami peningkatan, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5,29 persen per tahun. Menyikapi Kehadiran AI di Industri Kreatif Menyikapi tren dilematis tersebut, Khotim Fadhli, M.Pd selaku dosen dan Ketua Prodi Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menuturkan pandangannya. Menurutnya, pergerakan teknologi dewasa ini acap kali menjadi daya tarik bagi para pelaku bisnis, khususnya industri kreatif. “Era industri sekarang ini pasti memanfaatkan teknologi. Karena teknologi ini dianggap sebagai media yang memudahkan dan meringkas pekerjaan manual seseorang agar lebih mudah dan bisa beralih fokus pada bidang yang lainnya,” katanya. Memanfaatkan teknologi seperti AI ke dalam operasional bisnis tentu dapat mengubah cara industri bekerja. Dengan demikian, hal tersebut akan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat serta dapat meningkatkan permintan yang mengarah pada penciptaan peluang bisnis baru. “Transformasi digital memungkinkan bisnis untuk bertahan dan menjadi lebih efektif dan efisien,” imbuhnya. Dari hasil penelitiannya yang berjudul “The Influence of Artificial Intelligence and Content Marketing Against Purchase Interest in the Creative Industry” (baca di sini) mengungkapkan, bahwa AI berdampak terhadap suatu proses bisnis yaitu kepada minat beli konsumen. Dengan menampilkan suatu produk di berbagai etalase market place dan media sosial, pemanfaatan AI yang diterapkan dapat membantu dalam hal penggunaan algoritma dan hastag. Sehingga hasilnya, produk yang ditampilkan dan diiklankan dapat dijangkau konsumen. “Terlebih lagi saat ini persaingan bisnis berjalan begitu ketat. Di mana hal tersebut beririsan dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat,” ungkap Khotim. Peluang atau Ancaman? Keterjangkauan dan kemudahan atas kehadiran AI di industri kreatif rupanya tidak perlu diperdebatkan lagi. Menurut Kaprodi Manajemen Unwaha Jombang tersebut, dari segi kebermanfaatan AI sangat jelas dan berdampak ke arah positif terhadap industri kreatif. “Namun kekurangannya di saat ini mungkin masih banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum bisa menggunakan, terbiasa atau siap memanfaatkan AI itu,” lanjutnya. Artinya, peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu batu sandungan yang serius untuk menyikapi kehadiran AI bagi industri kreatif. Kendati demikian, kondisi tersebut dapat teratasi dengan bertahap. Misalnya memanfaatkan lembaga-lembaga yang menyediakan sarana pelatihan dalam peningkatan skill penggunaan AI. Meskipun untuk biayanya sendiri terbilang tidak murah, sehingga kehadiran Perguruan Tinggi menjadi solusi atas kondisi ini. Menurutnya, Perguruan Tinggi menjadi salah satu lembaga yang selalu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. “Kondisi ini (perkembangan teknologi, red) sudah pasti tidak bisa dihindari lagi. Jadi basisnya harus adaptasi, kemudian penyiapan SDM itu harus ditingkatkan (penguatan skill kompetensi, red),” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Para Dosen Antusias Ikuti Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024
Jombang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unwaha Jombang menggelar Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024, di Ruang Rapat Gedung F, Selasa (5/3/2045). Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd memberikan apresiasi kepada LPPM yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Tak hanya itu, antusias para dosen selaku peserta dalam klinik ini tak luput dari perhatiannya. “Kami ucapkan terimakasih kepada LPPM yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Lalu harapan kami bagi bapak-ibu dosen yang ingin mengajukan dan ikut serta dalam hibah kompetitif nasional dapat diberikan kelancaran,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik itu dalam sambutannya. Menurutnya, harapan terbesarnya yaitu dapat berdampak kepada kemajuan universitas di bidang akademik.Terlebih lagi dalam peningkatan jumlah penelitian di Tahun Anggaran 2024. “Semoga nanti seluruh dosen yang mengajukan ini dapat lulus semua, meskipun nantinya melalui beberapa tahapan yang telah ditentukan. Kemudian mohon bantuannya untuk para reviewer yang telah berpengalaman (dalam hibah kompetitif) supaya dapat memberikan arahan-arahan,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. M. Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd.I mengatakan, klinik ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan universitas. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan penerimaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). “Tahun 2023 Unwaha kembali memenangkan hibah Penelitian dan Pengabdian terbanyak (21 judul) di Klaster Madya. Dua tahun berturut turut riset Unwaha masuk dalam lima besar nasional. Kami juga telah menghadirkan empat reviewer yang berpengalaman sebagai pemenang hibah kompetitif,” katanya. Tampak saat pelaksanaan kegiatan, para peserta klinik sangat antusias melakukan sharing dengan para reviewer. Adapun empat dosen yang menjadi reviewer di antaranya Ospa Pea Yuanita M. M.Pd., Suci Prihatiningtyas, M.Pd., Dr. M. Dzikrul Hakim AG., M.Pd.I., Agus Sifaunajah, M.Kom., Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
PMB Gelombang II Telah Dibuka, Tersedia Berbagai Program Beasiswa, Simak Informasinya.
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang II Unwaha Jombang telah dibuka. Tersedia berbagai program beasiswa untuk dimanfaatkan. Segera daftarkan diri anda dan bergabung dengan Unwaha.
Membanggakan, 24 Dosen Unwaha Jombang Lulus Sertifikasi Dosen
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang patutlah berbangga. Pasalnya, sebanyak 24 dosen Unwaha Jombang telah dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) tahun 2023 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Jurnal Ilmiah Unwaha Siap Panen Akreditasi Pada Tahun 2024
SURABAYA – Memiliki Jurnal Ilmiah Bereputasi tentu merupakan dambaan seluruh perguruan tinggi di Indonesia tak terkecuali juga Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang. Saat ini Unwaha telah tercatat mempunyai Jurnal Ilmiah yaitu 17 pada bidang penelitian, 5 pada bidang pengabdian dan 2 prosiding ilmiah. Jurnal Ilmiah memiliki manfaat yaitu menyebarkan pengetahuan, memvalidasi hasil penelitian, meningkatkan reputasi institusi, dan mendukung kolaborasi, serta menjadi pilar penting dalam perkembangan akademik dan riset di lingkungan perguruan tinggi. Melalui penerbitan dan partisipasi aktif dalam publikasi, perguruan tinggi dapat memainkan peran sentral dalam memajukan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan dunia akademik. Salah satu upaya dalam pengembangan SDM maupun pengelolaan jurnal di Unwaha yaitu dengan keikutsertaannya dalam kegiatan bertajuk “Workshop Pendampingan dan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah”. Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat bekerja sama dengan Universitas Ciputra bertempat di Hotel Movenpick Surabaya City memfasilitasi kegiatan tersebut selama 2 hari (06-07/02/2023). Total 30 peserta terpilih dari Perguruan Tinggi di Indonesia menghadiri acara ini. Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka meningkatan tata kelola Jurnal Ilmiah khususnya pada Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan diawali dengan pemaparan Narasumber yang dilanjutkan dengan bedah jurnal dari sisi substantif dan manajemen dimana setiap jurnal didampingi langsung oleh pakar/Editor in Chief dari Jurnal Internasional Bereputasi. Dr. Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd. (Ketua LPPM sekaligus Chief Editor) menghadiri langsung acara worskhop ini. Beliau mengaku akan segera menindaklanjuti hasil dari workshop tersebut untuk disampaikan kepada seluruh pengelola Jurnal di lingkungan Unwaha. Saat ini, Unwaha telah memiliki 5 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang telah memasuki Volume ke 4 dan proses pengajuan Akreditasi. “Tata kelola dan SDM kita sudah memenuhi. Ini artinya tinggal menunggu panennya saja, insyalloh pada tahun 2024 ini sudah dapat panen raya terhadap Jurnal Jurnal yang ada di Unwaha.” ungkap Ketua LPPM dengan penuh optimis. Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS. IPU. ASEAN Eng. (Rektor Unwaha Jombang) tak henti-hentinya memberikan motivasi dan arahan kepada para pengelola Jurnal di Unwaha untuk selalu meningkatkan kualitas artikel yang akan diterbitkan. Artikel ilmiah tidak hanya sekedar suatu kewajiban dosen, namun lebih luas harus dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Artikel Ilmiah yang telah diterbitkan di Jurnal Unwaha dapat menjadi rujukan sekaligus solusi bagi masyarakat dalam setiap problem yang dihadapi.” pesan Prof. Gatot Ciptadi. Red : M. Kris Yuan Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Rektor UNWAHA Jombang Keluarkan Penyataan Jelang Pemilu 2024
JOMBANG – Sejumlah civitas akademika di Indonesia ramai-ramai mengeluarkan pernyataan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024. Melihat kondisi itu, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tambakberas, Jombang juga menyerukan untuk menghormati perbedaan pilihan. “Sehubungan dengan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut kami mengajak semua sivitas akademika serta semua lapisan masyarakat khususnya masyarakat Jombang dan sekitarnya untuk satu, menyukseskan pelaksanaan pemilu dengan damai tanpa adanya provokasi, mengumpat yang mengandung ujaran kebencian antar pendukung paslon atau menyebarkan berita hoax,” katanya, Rabu (07/02/2024). Menurutnya, salah satu caranya dengan menghargai perbedaan pilihan yang terjadi di masyarakat, tanpa adanya intimidasi atau menyebarkan berita palsu yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat. Pihaknya berharap, dinamika politik yang terjadi saat ini tidak menjadi alasan untuk memecah belah kerukunan di antara sesama anak bangsa. “Marilah pada tanggal 14 Februari 2024 nanti kita datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih kita sesuai dengan pilihan hati nurani yang kita yakini terbaik untuk bangsa dan negara. Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin bangsa ini nanti agar kita semua bisa menerima, menghargai dan ikhlas bahwa itu pilihan rakyat,” jelasnya. Prof. Gatot Ciptadi berharap, pesta demokrasi tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan damai, serta sesuai dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. “Semoga sesuai dengan kaidah pelaksanaan pemilihan umum.” harap Prof. Gatot Ciptadi. (*) **) Ikuti berita terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa di follow.
PENGUMUMAN PELAKSANAAN KRS ( KARTU RACANA STUDI ) SEMESTER GENAP TA 2023/2024
[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/Pengumuman-KRS.pdf” attachment_id=”3526″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]
Kerjasama Strategis: Humas Unwaha Jombang dan TIMES Indonesia Sinergi dalam Pendidikan
JOMBANG – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Media TIMES Indonesia, langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan serta menghadirkan sumber informasi yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Unwaha Jombang yang diwakili oleh Abdul Wahab Kepala BAU dan perwakilan dari Media TIMES Indonesia yakni Rohmadi Kepala Biro Jombang. Kerjasama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan media sebagai sarana edukasi yang modern dan efektif. Abdul Wahab Kepala BAU Unwaha Jombang menyatakan sangat antusias dengan kemitraan dengan Media TIMES Indonesia akan membawa manfaat besar bagi perkembangan dan kemajuan Unwaha Jombang. “Kami tertarik dengan konten yang diproduksi TIMES Indonesia dengan trilogi jurnalisnya Building, Inspiring and positive thinking yang diusung. Kami yakin TIMES Indonesia mampu menyajikan berita, informasi terkini, serta wawasan yang luas melalui platform digital yang modern dan mudah diakses,” kata Abdul Wahab, Rabu (23/8/2023). Pria yang akrab disapa Gus Wahab ini menerangkan bahwa kerjasama ini mencakup beberapa inisiatif, termasuk penyediaan konten pendidikan dan informasi di platform digital Media TIMES Indonesia yang mencangkup semua kegiatan, event dan kebutuhan publikasi Unwaha Jombang. “Dengan akses mudah terhadap berita, artikel, dan informasi terbaru, diharapkan mahasiswa akan semakin terinformasi dan terinspirasi dalam perjalanan pendidikan mereka,” jelasnya. Sementara itu, Rohmadi Kepala Biro TIMES Indonesia Kabupaten Jombang mengungkapkan sebagai media daring terkemuka juga merasa senang dengan peluang kolaborasi ini. “Kami sangat mendukung inisiatif Unwaha Jombang dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk menyediakan konten edukatif yang relevan bagi para mahasiswa dan pembaca setia kami,” ujar Rohmadi. Menurutnya, di era yang serba digital seperti sekarang, kolaborasi antara perguruan tinggi dan media memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang lebih berpengetahuan, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan. “Kerjasama antara Unwaha Jombang dan TIMES Indonesia menjadi tonggak penting dalam memajukan dunia pendidikan dan informasi di tengah kemajuan teknologi yang terus berkembang,” paparnya.