Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: Jombang

Contoh Laporan KKN dan Proposal Pra KKN

Berikut ini contoh format Laporan KKN dan Dokumentasi : Laporan KKN silahkan klik  di SINI Contoh Proposal PRA KKN silahkan klik di SINI Dokumentasi Silahkan klik di SINI serta INI Salah Satu contoh video dokumentasi  

JOMBANG OPEN ISLAMIC TOURISM OLEH EKONOM ROBBANI MUDA

Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Menikmati masa muda merupakan suatu keharusan, namun tidak boleh dilupakan masa depan, kemajuan, kemunduran, dan kehancuran bangsa ini adalah engkau yang menentukan. Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan penduduk muslim terbesar di dunia mempunyai potensi untuk menciptakan generasi ekonom robbani muda yang mampu membawa kemajuan perekonomian Negara. Menjadi seorang ekonom robbani muda seharusnya mampu memanfaatkan peluang-peluang yang ada, dan mampu berkontribusi melalui ide kreatif dan inovatif dalam memecahkan permasalahan. Travelling, berwisata, berlibur, berkunjung ketempat yang sedang hits dan booming di zaman sekarang ini atau banyak orang menyebut zaman now. Zaman dimana orang-orang mudah tergoda melihat postingan di social media dengan angel yang mampu menggugah selera mata. Merupakan peluang yang dapat di manfaatkan. Dengan melihat peluang yang ada dan melihat jumlah penduduk muslim yang cukup besar, maka peluang membuka bisnis wisata syariah terlihat menjanjikan. Istilah wisata syariah memang istilah baru dalam dunia pariwisata. Beberapa istilah lain yang bermakna senada antara lain Islamic Tourism, Halal Travel, Muslim Friendly Travel Destination, atau Halal Lifestyle. Wisata syariah merupakan wisata yang keseluruhan aspeknya tidak bertentangan dengan syariah. Obyek dan wisata syariah tidak harus tempat-tempat atau khazanah budaya Islam. Tetapi apa saja yang menarik sepanjang tidak melanggar ketentuan syariah. Pantai, pegunungan, panorama, dan bahkan budaya lokal bisa menjadi destinasi wisata ini. Salah satu kota yang berpotensi untuk mewujudkan wisata syariah yaitu kota Jombang. Dimana jombang ini juga terkenal dengan sebutannya “Kota Santri” dan “Kota Beriman”. Melihat dari namanya saja orang akan beranggapan bahwa Jombang adalah tempat beribu-ribu santri, tempat orang-orang yang mengerti ilmu agama dan syariah, masyarakat yang kental agamanya, dan banyak pesantren yang berdiri di tengah lingkungan masyarakat. Dan sebutan beriman bagi sebagian orang mungkin tidak mengartikan bersih, indah, dan nyaman. Namun, lebih kepada masyarakat yang keyakinan dan kepercayaannya kuat kepada Tuhan. Jombang juga memiliki potensi alam yang indah, misalkan potensi alam di Wonossalam yang berasa berada di kota Malang dan destinasi-destinasi lain yang menarik. Namun, masih banyak masyarakat utamanya luar kota dan daerah sekitarnya yang belum mengenal dan mengetahui keindahan tersebut. Yang menjadi masalah adalah potensi yang ada belum dioptimalkan, belum dimanfaatkan dan belum dikelola dengan baik. Hingga saat ini tempat singgah sementara seperti hotel dan villa, daerah pegunungan yang memukau jiwa memang belum di desain untuk bersesuaian dengan syariah. Generasi-generasi muda dan utamanya para sarjana ekonomi dan lulusan pesantren yang notabene dianggap memiliki bekal ilmu pengetahuan terkait syariah yang luas, seharusnya mampu memanfaatkan potensi yang ada. Entah dengan jalan berkolaborasi atau saling bekerjasama untuk menciptakan wisata syariah di Jombang. Karena trend wisata syariah juga semakin tinggi. Di Indonesia ada Sembilan tujuan wisata syariah, yaitu Sumatera Barat, Riau, lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Makassar, dan Lombok. Pemerintah provinsi Jawa Timur juga sangat mendukung program pariwisata syariah. Untuk mendukung adanya wisata syariah di kota Jombang, maka diperlukan : Adanya pembatasan aktivitas yang tidak sesuai dengan syariah di lokasi-lokasi wisata Mampu memberikan kenyamanan pengunjung agar tetap dapat menikmati wisata tanpa harus keluar dari jalan yang telah digariskan Allah Diperkuat oleh tenaga profesional untuk mengelola Didukung strategi pemasaran yang baik Fasilitas ibadah memadai Mampu meyakinkan pengunjung bahwa berwisata tetap tidak akan melalaikan shalatnya Mampu memberikan rasa nyaman berada ditempat yang memang memedulikan batasan pergaulan perempuan dan laki-laki Dengan menjalankan bisinis seperti ini maka bukan hanyauang yang didapat, namun keridhaan Allah dan barokah atas rezeki dari aktivitas yang dilakukan juga kita dapatkan. Dan membuka wisata syariah akan menjadi keunikan tersendiri untuk kota Jombang.   Lia Nur Kumala Sari

Team Mikorwa Peraih Krenova 2017

Prestasi kembali ditorehkan para mahasiswa UNWAHA. Setelah sebelumnya berhasil menjadi pemenang Audisi Dai Muda Indonesia, kali ini berhasil meraih penghargaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Kabupaten Jombang. Tidak tanggung-tanggung, mahasiswa UNWAHA berhasil menjadi pemenang pertama sehingga berhak menerima Anugerah Kreativitas Dan Inovasi Masyarakat Tahun 2017. Nur Afifah, M. Mishbahul Munir, M. Lutfi, Syaiul Khamid, M. Amaludin dan Nur Aini Maftukhah adalah kelima mahasiswa Fakultas Pertanian yang merupakan kolaborasi antara semester 3 dan semester 7. Dengan bimbingan dari Bapak Ir. Hari Prasetiono, M.Sc. dan Ibu Ambar Susanti, SP.MP., dosen Pertanian UNWAHA, kelima mahasiswa yang menamakan diri sebagai Team Mikorwa berhasil dengan nilai melebihi sempurna, yaitu 103,2. Tema yang diangkat adalah Pemanfaatan Pupuk Agens Hayati Mikoriza Sebagai Sarana Pengetahuan, Sosial, Lingkungan Dan Agribisnis Di Wilayah Jombang. Tema dipilih karena sesuai dengan permasalahan para petani saat ini. Pertama, petani cenderung menggunakan pupuk secara berlebihan sehingga biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Kedua, petani belum sepenuhnya menyadari jika pengggunaan pupuk yang berlebihan akan memicu kerusakan lahan. Ketiga, pemerintah akan membatasi subsidi pupuk sehingga akan lebih memberatkan bagi petani. Solusi yang ditawarkan oleh Team Mikorwa adalah konservasi/perbaikan lahan dengan memanfaatkan agens hayati yang sebenarnya sudah ada di lapisan perakaran tanaman. Agens hayati yang dimaksud disini adalah jamur mikoriza yang murni berasal dari alam sehingga tidak akan menimbulkan pencemaran. Keunggulan lainnya dari jamur mikoriza adalah membantu tanaman dalam menyerap air pada kondisi lahan kering. Selain itu, jamur mikoriza juga mampu membantu penyerapan unsur hara, terutama unsur P (fosfor). Tujuan yang dibidik oleh Team Mikorwa adalah mengenalkan dan mengembangkan potensi jamur mikoriza sebagai pupuk yang murah dan ramah lingkungan kepada petani. Tujuan kedua, petani diharapkan mampu mengembangkan pupuk mikoriza yang merupakan agens hayati secara mandiri. Ketiga, ke depannya, petani dapat menjadikan pupuk mikoriza sebagai prospek usaha sehingga perekonomian mereka lebih meningkat. Dengan dipilihnya Team Mikorwa sebagai pemenang pertama, kelima mahasiswa Fakultas Pertanian UNWAHA berhak mewakili Kabupaten Jombang untuk berlaga di tingkat propinsi. Dan dengan prestasi yang membanggakan ini, pupuk mikorwa dapat dijadikan sebagai salah satu produk unggulan UNWAHA, mengingat tidak semua universitas di negeri ini memiliki produk unggulan di bidang Pertanian.

Pelantikan PKPT IPNU – IPPNU UNWAHA Tambakberas Jombang

  Pelantikan PKPT IPNU – IPPNU UNWAHA Tambakberas Jombang Tambakberas – Kamis , 06 April 2017 mahasiswa UNWAHA Tambakberas telah melakukan pelantikan PKPT IPNU-IPPNU. Adapun ketua terpilih yaitu Abdul Rohman (prodi Bahasa inggris semester II ) sebagai ketua IPNU dan Titin (prodi bahasa Inggris semester II ) sebagai ketua IPPNU UWAHA. Pelantikan ini dihadiri oleh ketua PC IPNU ( Haris ) dan ketua IPPNU Jombang ( Qurrotul Aini ). Selain itu, dihadiri pula Wakil Rektor III UNWAHA Bapak. H. Muhyiddin, ZA, SH, MM . Beliau menuturkan bahwa beliau sangat bangga dan senang dengan adanya pelantikan ini. Harapan beliau semoga amaliah yang bernuansa annahdhiyah semakin bergema khususnya dikalangan mahasiswa UNWAHA. Hal ini sesuai dengan musyawarah NU tahun 2016 di Boyolali bahwa setiap perguruan tinggi yang berlatar belakang ASWAJA harus bisa menghidupkan amaliahnya di kalangan mahasiswa . Dan ini pula yang menjadi alasan untuk pertama kalinya pelantikan organisasi di lakukan di masjid UNWAHA. Karena di harapkan kedepannya nanti masjid UNWAHA akan selalu di ramaikan oleh mahasiswa – mahasiswa yang senantiasa menjaga dan melestarikan amaliah NU.

UNWAHA Berkolaborasi dengan Tim MGMP Bahasa Arab Kab. Jombang

Selasa (24/1), UNWAHA menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Madrasah Aliyah Se Kab Jombang. Kolaborasi yang berkelas antara UNWAHA dengan Tim MGMP Bahasa Arab Kab. Jombang menjadikan acara ini sukses dengan diikuti oleh 170 peserta. Olimpiade Bahasa Arab ini bertujuan untuk semakin membumikan Bahasa Arab dalam menghadapi era globalisasi. UNWAHA bertahun-tahun dipercaya untuk menyelenggarakan Olimpiade ini karena program studi Bahasa Arab UNWAHA merupakan prodi yang unggul dan telah menghasilkan alumni yang sukses tidak hanya di Jombang melainkan tersebar di Nusantara. Bahkan Mahasiswa UNWAHA dipercaya membina Bahasa Arab di beberapa sekolah di Jombang. Olimpiade bukan hanya ajang untuk siswa berkompetisi namun juga ajang bagi guru-guru pembina dan tim MGMP Bahasa Arab untuk saling berbagi megenai metode yang tepat dalam pembelajaran Bahasa Arab. Hal in i bertujuan agar kemampuan siswa dalam pelajaran Bahasa Arab semakin tinggi dan mampu berprestasi. Guru dan tim MGMP juga dapat saling mengevaluasi secara keseluruhan mengenai sistem pengajaran dan pembelajaran Bahasa Arab khususnya di Jombang agar lebih baik kedepannya. “UNWAHA sebagai tuan rumah berharap dengan adanya event tahunan berupa Olimpiade Bahasa Arab dapat semakin mengenalkan kepada masyarakat umum akan pentingnya belajar Bahasa Arab. Ke depannya, UNWAHA (khususnya prodi Bahasa Arab) akan menjadi kampus pilihan masyarakat yang ingin belajar dan mendalami Bahasa Arab,” Tutur Bapak Muhyiddin selaku Wakil Rektor III UNWAHA. Tidak hanya itu, beliau juga telah memulai bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mengadakan Olimpiade pada mata pelajaran ilmu sains. UNWAHA JAYA !!!!