Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: kkn

Pengumuman Pelaksanaan dan Pembagian Kelompok KKN-PPM Tahun 2025

Berikut pengumuman teknis pelaksanaan, daftar pembagian kelompok, desa penempatan, dan jadwal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tahun 2025. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada tautan berikut:Pengumuman Pelaksanaan KKN-PPM 2025 Mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta diwajibkan untuk mencermati informasi pada dokumen terlampir.

Penutupan KKN-PPM DESTANA 2024, Mahasiswa Pamerkan Berbagai Produk Unggulan

Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanggap Bencana (KKN-PPM DESTANA) tahun 2024 menggelar pameran produk di Gedung F, Kamis (19/9/2024). Acara yang dikemas dalam Gebyar Penutupan KKN-PPM DESTANA 2024 ini menampilkan produk dan jasa yang dipamerkan kepada seluruh civitas akademika Unwaha. Kegiatan ini merupakan puncak dari pelaksanaan KKN yang berlangsung selama satu bulan di desa-desa Kecamatan Kudu dan Kecamatan Ngusikan. Direktur LPPM Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si. mengatakan, kegiatan ini mengusung tema ” Pemberdayaan Produktivitas Masyarakat Mandiri Tanggap Bencana”. Di mana tujuannya yaitu untuk menumbuhkan motivasi kepada para mahasiswa dalam berwirausaha dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Ketika para mahasiswa ini nantinya lulus, mereka telah mendapatkan bekal. Artinya bisa mencari peluang dan potensi di tempat mereka, sehingga mereka sudah siap terjun dan bergabung dengan masyarakat,” kata beliau. Beliau juga berharap, program-program yang telah dilaksanakan selama satu bulan di desa-desa dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positf untuk pembangunan. Seperti yang diketahui,  terdapat lima kategori bidang yang menjadi fokus dalam pelaksanaan program KKN-PPM DESTANA 2024. Yaitu, bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, teknik informasi dan pertanian. “Ini menjadi suatu tugas bagi kampus dalam rangka menindaklanjuti hasil kegiatan KKN. Kita juga sudah merencanakan nantinya ada desa binaan, hal ini menjadi keberlanjutan untuk seluruh program pengabdian baik itu bagi mahasiswa maupun dosen Unwaha,” imbuhnya. Dalam pameran ini, seluruh kelompok KKN-PPM DESTANA menampilkan produk unggulannya di stand masing-masing. Kemeriahan tampak ketika seluruh peserta tumplek blek dengan semangat di lorong Gedung F Unwaha. Seperti yang terlihat di stand Kelompok 8, di mana para mahasiswa menampilkan produk unggulan dan inovasi program KKN. Beberapa produk tersebut di antaranya media pembelajaran, Pestisida, dan produk UMKM. Salah satu mahasiswa, Sayidah Ainur Rofiqoh mengungkapkan, bahwa seluruh produk yang diinisiasi oleh kelompoknya tersebut di sambut baik oleh masyarakat. “Alhamdulillah masyarakat juga antusias, salah satunya produk kami yaitu pestisida yang terbuat dari limbah tembakau. Mereka sangat menerima dengan adanya produk ini, karena bahan bakunya tersedia sangat banyak dan dapat dimanfaatkan kembali,” ungkapnya. Hal serupa juga tampak pada Kelompok 16, yang menampilkan produk unggulan dari masin-masing bidang. Seperti budidaya menanam dengan metode hidroponik (pertanian), buku panduan perawatan jenazah (keagamaan), alat peraga pembelajaran (pendidikan), branding produk UMKM (ekonomi), dan manajemen absensi digital berbasi QR Code (teknik informasi). Sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu peserta KKN Kelompok 16, Khusnul Abidah Ilmi, di mana kelompoknya juga memiliki program unggulan yang berkaitan pada mitigasi bencana alam. “Program unggulan kami yaitu produksi pupuk yang terbuat dari enceng gondok. Enceng gondok di desa KKN kami lumayan menjadi gulma dan lumayan banyak. Sehingga kami manfaatkan juga sebagai solusi dalam menanggulangi adanya bencana,” kata mahasiswa Prodi PAI tersebut. Berdasarkan pengakuannya, masyarakat menyambut antusias terhadap program unggulan Kelompok 16 tersebut. Di mana hal tersebut sangat berdampak terhadap lingkungan sekitar. “Masyarakat sangat antusias, karena dengan kehadiran kami sedikit memberi solusi atas masalah yang terjadi.  Meskipun kami masih dalam skala kecil, tetapi dengan inisiasi ini para masyarakat sudah mulai menerapkannya sendiri,” tuturnya. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Diklat Game Edukasi Wordwall: Ubah Evaluasi Pembelajaran Jadi Menyenangkan

Jombang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui media yang kreatif dan inovatif, mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha)  menggelar workshop bertajuk “Diklat Pembuatan Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Game Edukasi”, di SDN Asem Gede, Kecamatan Ngusikan, Senin (26/8/2024). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan Mahasiswa KKN-PPM DESTANA 2024 Kelompok 1 Desa Asem Gede. Diklat ini bermitra dengan bapak dan ibu guru dari beberapa lembaga pendidikan di Desa Asem Gede, di antaranya SDN Asemgede, TK Ar-Rohmah, dan KB Permata Luir. Ketua KKN Kelompok 1, Muhammad Hufaif mengungkapkan, tujuan program ini yaitu untuk mengenalkan media evaluasi pembelajaran yang menarik melalui platform Wordwall kepada para guru. “Serta meningkatkan kreativitas mereka dalam mendesain media evaluasi yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa,” katanya. Program yang diinisiasi oleh Bidang Pendidikan KKN kelompok 1 berhasil menghasilkan buku panduan penggunaan website Wordwall sebagai output program. “Para guru berhasil membuat media evaluasi pembelajaran yang inovatif menggunakan tiga jenis minigames dari Wordwall. Seperti Open the Box, Speaking Cards, dan Find the Match,“. imbuhnya. Program ini disambut baik oleh para peserta Diklat, hal ini tampak ketika para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Sekolah SDN Asemgede, Bapak Narto, S.Pd., di mana beliau memberikan respons positif kepada para mahasiswa KKN Kelompok 1 Desa Asem Gede. “Diklat ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kreativitas para guru di Desa Asem Gede,” respon beliau. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 01 Asem Gede, Bapak Tholib Hariono, M. Kom., berharap agar program ini dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Beliau juga mengapresiasi mahasasiswa KKN Kelompok 1 Asem Gede yang telah berperan aktif dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. “Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam teknologi, tetapi juga menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif. Dukungan terhadap kegiatan ini penting karena berdampak langsung pada kualitas pengajaran serta perkembangan anak didik,” ungkap beliau. Red: Faza Mufidatul Fikroh (KKN 01 Asem Gede) Editor: Ibrahim

Maksimalkan Produk UMKM, Mahasiswa KKN Desa Bendungan Gelar Pelatihan Digital Marketing

Jombang – Guna mendukung pengembangan kompetensi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa KKN-PPM DESTANA Kelompok 13 Desa Bendungan, Kecamatan Kudu menggelar sosialisasi bertajuk “Membangun Brand Kuat Melalui Digital Marketing”, di Balai Desa Bendungan, Rabu (11/8/2024). Ketua Kelompok, Moh. Imam Ma’ruf mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan UMKM di Desa Bendungan. Seperti yang diketahui, UMKM merupakan tonggak penting dalam menopang roda perekonomian lokal. “Digital marketing menawarkan peluang yang sangat besar bagi UMKM, yaitu untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas,” katanya. Ia juga menjelaskan, dengan memanfaatkan berbagai platform dan teknik digital marketing yang ada, UMKM dapat secara efektif meningkatkan visibilitas brand dan pemasaran produk. Selain itu, strategi digital marketing juga dapat menarik calon konsumen baru serta membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan para konsumen. “Teknik-teknik ini memiliki potensi untuk membantu UMKM menjangkau calon konsumen yang lebih besar dan lebih relevan, sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif,” ucapnya. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 13 Bendungan, Muhammad Fodil M.Pd., berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan UMKM di Desa Bendungan. “Diharapakan para peserta dapat membangun brand masing-masing yang kuat, berkelanjutan, dan mampu bersaing secara lebih efektif di pasar yang semakin digital,” ungkap beliau. Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Sugeng Widiarto, S.E., M.M., di mana belua menyampaikan topik rentang digital marketing dan branding yang kuat. Red: Moh. Imam Ma’ruf Editor: Ibrahim

Peluncuran Aplikasi Kependudukan Berbasis Web di Desa Ngusikan: Langkah Maju Menuju Desa Digital

Jombang – Desa Ngusikan, resmi memasuki era digitalisasi dengan peluncuran aplikasi kependudukan berbasis web yang dikembangkan oleh KKN kelompok 10. Acara peluncuran yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, staf, serta mahasiswa KKN yang bertindak sebagai fasilitator yang bertempat di Balai Desa, Jumat (23/8/2024). Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, Wahyudi,  yang menjadi inisiator di balik pengembangan aplikasi ini, memaparkan secara detail fitur-fitur unggulan yang ditawarkan. Aplikasi ini tidak hanya mampu mencatat dan menyimpan data kependudukan secara terstruktur, namun juga dilengkapi dengan fitur pencarian cepat, pembuatan laporan, serta integrasi dengan sistem lain yang relevan. Dengan demikian, pengelolaan data kependudukan di Desa Ngusikan kini menjadi lebih efisien, akurat, dan transparan. “Manfaat aplikasi ini dapat meningkatkan efisiensi proses pencatatan, dan administrasi data kependudukan. Selain itu, data kependudukan dapat diarsipkan dengan tingkat akurasi dan keamaan yang tinggi,” ucapnya. Sebelum dilakukan peluncuran, perangkat desa diberikan pelatihan intensif mengenai cara penggunaan aplikasi. Pelatihan ini bertujuan agar perangkat desa dapat mengoperasikan aplikasi secara mandiri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Antusiasme perangkat desa dalam mengikuti pelatihan menjadi bukti nyata bahwa mereka menyambut baik inovasi ini. “Keberhasilan peluncuran aplikasi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa, masyarakat, dan tentunya mahasiswa KKN kelompok 10. Kerja sama yang baik antara semua pihak menjadi kunci keberhasilan proyek ini” ujar Ketua Kelompok 10, Abdul Ghoffar. Pihaknya berharap, aplikasi kependudukan berbasis web ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Desa Ngusikan dalam jangka panjang. Ke depannya, aplikasi ini akan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Selain itu, diharapkan aplikasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengikuti jejak Desa Ngusikan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik” imbuhnya. Manfaat Program: Peningkatan efisiensi: Proses pencatatan, pemutakhiran, dan pencarian data kependudukan yang sebelumnya memakan waktu kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Akurasi data: Data kependudukan yang tersimpan dalam aplikasi ini dijamin lebih akurat dan up-to-date, sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan yang andal dalam pengambilan keputusan. Pelayanan publik yang lebih baik: Masyarakat Desa Ngusikan akan merasakan manfaat langsung dari aplikasi ini, seperti pengurusan surat-surat kependudukan yang lebih cepat dan mudah. Langkah awal menuju desa digital: Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah awal bagi Desa Ngusikan untuk menjadi desa digital yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Red: Abdul Ghoffar Editor: Ibrahim

Mahasiswa KKN Berdayakan Petani dengan Pestisida Nabati, Lingkungan Lebih Hijau Hasil Panen Meningkat

Jombang –  Inisiatif mahasiswa KKN Universitas KH. A.Wahab Hasbullah (Unwaha) dalam memperkenalkan pestisida nabati dari ekstrak daun tembakau telah membawa angin segar bagi pertanian di Desa Ngusikan. Tidak hanya memberikan alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, penggunaan pestisida nabati juga berdampak positif pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani. Program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 10 disambut baik oleh para petani, salah satunya Bapak Suntoyo. Beliau mengungkapkan, bahwa pestisida nabati tersebut sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanamannya. “Sejak menggunakan pestisida nabati, hama pada tanaman saya berkurang drastis. Selain itu, kualitas buah dan sayuran juga menjadi lebih baik,” katanya. Dosen pertanian selaku pemateri dalam kegiatan ini, Agus Suhadi, S.P., M.P., mengungkapkan bahwa penggunaan pestisida nabati tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran petani. “Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan, petani dapat memproduksi pestisida sendiri dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan pestisida kimia,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Kelompok 1o, Abdul Ghoffar mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan terhadap program tersebut. Yaitu dengan meninjau kelompok tani yang berfokus pada produksi pupuk organik atau pestisida. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk menerapkan pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Di kesempatan yang berbeda, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Septian Ragil Anandita M,p.d., sangat mengapresiasi keberhasilan program ini. “Ini membuktikan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat,” aku pria yang saat ini menumpuh pendidikan doktor Ilmu Lingkungan tersebut. Dampak Positif: Lingkungan lebih sehat: Pengurangan penggunaan pestisida kimia berdampak positif pada kualitas tanah, air, dan udara. Kesehatan petani terjaga: Petani tidak lagi terpapar bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit. Hasil panen meningkat: Penggunaan pestisida nabati yang tepat dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Ekonomi petani membaik: Penghematan biaya produksi dan peningkatan hasil panen berdampak positif pada pendapatan petani. Red: Abdul Ghoffar Editor: Ibrahim

Pengumuman Pendaftaran KKN-PPM Tahun 2024

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata, Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Tahun Akademik 2024/2025. Maka dengan ini kami beritahukan beberapa informasi sebagai berikut: Peserta KKN-PPM adalah mahasiswa/i aktif semester VI (enam). Pendafataran dilakukan dengan mengisi link berikut: Pendaftaran Peserta KKN-PPM 2024. Pendaftaran paling lambat pada tanggal 25 Juni 2024. Melampirkan transkrip sementara. Melampirkan selesai administrasi pembayaran mulai dari semester I (satu) hingga VI (enam). Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terimakasih. File pengumuman dapat diunduh di sini.

PENGUMUMAN MAHASISWA YANG SUDAH DAN YANG BELUM MENDAFTAR SEBAGAI PESERTA KKN-PPM TAHUN 2020

  PENGUMUMAN Nomor: 0074/A/R.1/UNWAHA/SP.KKN-PPM/VIII/2020 Tentang PESERTA YANG SUDAH DAN YANG BELUM MELAKUKAN PENDAFTARAN PROGRAM KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (KKN-PPM) UNIVERSITAS KH. A. WAHAB HASBULLAH TAMBAKBERAS JOMBANG TAHUN 2020   Assalamu’alaikum Wr. Wb Berikut ini kami sampaikan kepada Mahasiswa Semester VI (Enam) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tambakberas Jombang yang sudah melaksananakan pendaftaran peserta KKN-PPM dan peserta yang belum melakukan pendaftaran KKN-PPM UNWAHA Tahun 2020. Bagi Mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran akan diberi batas akhir sampai dengan tanggal 16 Agustus 2020. Apabila sampai batas akhir tetap belum mendaftar, maka akan diikutkan program KKN tahun depan. Daftar Mahasiswa yang sudah daftar KKN-PPM Tahun 2020, disini Daftar Mahasiswa yang belum daftar KKN-PPM Tahun 2020, disini Link Pendaftaran KKN-PPM Tahun 2020: http://kkn.unwaha.ac.id/ Adapun jadwal pelaksanaan pembekalan KKN-PPM dan pembagian kelompok akan diinfokan selanjutnya. Wassalama’alaikum. Wr. Wb Jombang, 11 Agustus 2020 Kabiro Akademik, Ttd Siti Sufaidah, S.kom., M.Si   Surat Resmi bisi dilihat: disini