Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: manajemen

Yudisium FE 2024: Usung Tema Generasi Unggul Berjiwa Wirausaha untuk Indonesia Maju

Jombang – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) melaksanakan yudisium dengan total 87 peserta dari Program Studi Manajamen, di Aula Gedung F, Sabtu (31/8/2024). Yudisium tahun ini, FE Unwaha mengusung tema “Generasi Unggul Berjiwa Wirausaha untuk Indonesia Maju”. Yudisium di awali dengan pembacaan Surat Keputusan tentang Lulusan Pada Yudisium FE Tahun Akademik 2023/2024 oleh Dekan FE, Ita Rahmawati, S.E., M.Si. Dilanjutkan dengan pengukuhan kepada peserta yudisium yang didampingi oleh Kaprodi Manajemen, Khotim Fadhli, M.Pd. Dalam sambutannya, Dekan FE, Ita Rahmawati, S.E., M.Si., memberikan apresiasi kepada para lulusan yang telah dapat menyelesaikan proses akademiknya di Unwaha. “Yudisium merupakan momen penting bagi seorang mahasiswa dalam menyelesaikan studinya. Perjalanan sampai detik ini bukan hal yang ringan, melainkan memerlukan perjuangan,” ucap beliau. Dekan FE tersebut juga berpesan kepada para lulusan untuk dapat bersaing dan memiliki keberanian dalam berwirausaha. Hal tersebut sebagaimana narasi tema yang diusung pada kegiatan kali ini. “Lulusan FE Unwaha harus mempunyai keberanian dalam berwirausaha, apapun itu nanti kondisinya. Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pemain,” pesan beliau. Senada dengan Dekan FE, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd. juga memberikan beberapa pesan kepada yudisiawan FE Unwaha kali ini. “Karena salah satu poin penting dalam kemajuan suatu negara yaitu dari bidang ekonomi. Oleh sebab itu, diharapkan kalian-kalian semua menjadi garda terdepan dalam menyongsong Indonesia Emas,” seru Bapak Ino. Selain itu, beliau juga berpesan kepada 87 peserta yudisium untuk terus memiliki semangat belajar dan memberikan kebermanfaatan di lingkungan masing-masing. “Saya mewakili jajaran Rektorat Unwaha berpesan kepada kalian untuk selalu belajar. Karena IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, red) terus berkembang. Kemudian jangan lupa untuk mengamalkan ilmu yang telah kalian terima, karena persaingan yang nyata akan segera kalian hadapi,” pesannya. Yudisium kali ini, FE menghasilkan 4 yudisiawan terbaik pada masing-masing kepeminatan. Berdasarkan Surat Keputusan Dekan No. 0221/A/FE-UNWAHA/SK/VIII/2024, lulusan terbaik di Bidang Pemasaran diraih oleh Supriono (IPK. 3.85), Bidang Keuangan diraih oleh Nur Fauziyah (IPK. 3.82), Bidang MSDM diraih oleh Firadus May Sulvani (IPK. 3.71), dan lulusan terbaik di bidang Non-Akademik diraih oleh Indy Asna Azizah (IPK. 3.76). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Salah Satu Prodi yang Paling Diminati. Berikut Tentang, Mata Kuliah, dan Profil Lulusan Prodi Manajemen

Jombang – Program Studi (Prodi) Manajemen merupakan salah satu Prodi Sosial dan Humaniora (Soshum) yang paling banyak diminati oleh calon mahasiswa. Sesuai dengan namanya, Prodi ini mempelajari bagaimana caranya memimpin, merencanakan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Prodi Manajemen berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan telah didirikan sejak tahun 2013. Dekan Fakultas Ekonomi, Ita Rahmawati, S.E., M.Si. mengungkapkan, sebagai penyelenggara kegiatan pendidikan tinggi, fakultas ini memiliki misi pengajaran di bidang ekonomi, manajemen dan entrepeneur sesuai perkembangan IPTEKS dan nilai-nilai Islam. “Tidak hanya kompeten dan profesional di bidang ekonomi saja. Harapannya lulusan dapat menjadi SDM yang unggul dan ikut andil dalam mengambil peran demi kemajuan bangsa,” kata Dekan Fakultas Ekonomi tersebut. Bahan Kajian Prodi Manajemen Sementara itu, Ketua Prodi Manajemen, Khotim Fadhli, M.Pd. mengatakan, di Prodi Manajemen terdapat kurikulum yang dikembangkan dengan memiliki karakteristik penunjang kompetensi lulusan. “Untuk membangun kecerdasan spiritual, pengembangan kurikulum didasarkan pada perspektif nilai atau kemuliaan akhlak. Lalu untuk menghasilkan lulusan yang responsif, terdapat mata kuliah pendukung guna meningkatkan kepekaan sosial,” kata pria yang akrab disapa Pak Khotim ini. Adapun bahan kajian dalam membentuk keilmuan dan keahlian sarjana manajemen adalah sebagai berikut: Ekonomi Terapan Ilmu sosial Manajemen Keislaman Penelitian dan Pengabdian Filsafat Keuangan Pancasila dan Kewarganegaraan Entrepreneurship Bahasa Pemasaran Teknologi Digital Konsentrasi Prodi Manajemen Kepada tim Humas, Kaprodi Manajemen mengungkapkan, terdapat tiga konsentrasi di Prodi Manajemen Unwaha Jombang. Di antaranya, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). “Di manajemen pemasaran, mahasiswa akan memperoleh pengalaman praktis dan konsep mengenai strategi-stragei pemasaran. Sedangkan dalam manajemen keuangan, mahasiswa berfokus pada penerapan dan fungsi keuangan di suatu organisasi. Selanjutnya adalah manajemen SDM, yang berfokus pada pembelajaran mengenai kebijakan serta membuat keputusan di bidang ketenagakerjaan,” jelas Kaprodi Manajemen tersebut. Profil Lulusan Perkembangan zaman di era modern ini bergerak begitu pesat, begitu juga dengan kemajuan teknologi yang memiliki dampak di setiap aspek kehidupan. Peningkatan skill dan pengetahuan menjadi sangat penting bagi para lulusan Prodi Manajemen. Hal ini dikarenakan prospek jenjang karir bagi lulusan begitu sangat luas dan cukup bagus. Berikut profil lulusan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unwaha Jombang: Manager, personal yang mampu melakukan pengelolaan serta dapat mengendalikan organisasi di bidang pemasaran, keuangan, dan sumber daya manusia. Entrepreneur, wirausahawan yang mampu mengaplikasikan ilmu manajemen dalam bisnis. Marketing, personal uang mampu mengoptimalkan kemampuan teknis dalam meningkatkan penjualan, negosiasi, dan strategi pemasaran lainnya. Human Capital Officer, personal yang mampu mengaplikasikan ilmu manajemen pada bidang sumber daya manusia. Finance and Administration Officer, personal yang mampu mengoptimalkan kemampuan pengaturan keuangan dan administrasi. Business Consultant, personal yang memberikan jasa konsultasi, potensi, pengembangan dan penilaian bisnis. Management Research Assistant, Asisten peneliti yang mampu melakukan penelitian di bidang manajemen dan ekonomi, yang meliputi membantu melakukan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. Bagimana, tertarik kuliah di Prodi Manajemen Unwaha Jombang?. Buruan, segera daftarkan diri anda dan menjadi bagian dari salah satu Kampus NU terbaik. Informasi selengkapnya untuk pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui tautan ini. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Inovasi Sabun Organik dari Limbah Pisang Hantarkan Mahasiswa Pendidikan Biologi dan Manajemen Lolos Pendanaan PKM 2024

Jombang – Mahasiswa Pendidikan Biologi dan Manajemen  berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan setelah lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024. Kelompok yang terdiri dari Indah Nurhidayah selaku ketua, Novi Zahrotul Chasanah, Nudiya Amburika, Rohmad Lukman Hakim, dan Muhammad Jalu Bagas Putra dibimbing langsung oleh dosen, Ospa Pea Yuanita Meishanti, M. Pd. Sebagaimana yang diketahui, PKM merupakan program yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendiidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek. Program ini bertujuan untuk membentuk pribadi mahasiswa yang tahu dan taat aturan, kreatif, inovatif, dan objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual. Berdasarkan Surat Keputusan No. 2546/E2/DT.01.00/2024, mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang tersebut berhasil lolos dan meraih pendanaan PKM bidang Kewirausahaan. Adapun judul penelitian kelompok ini adalah “Inovasi Berkelanjutan Limbah Musa Paradisiaca L. untuk Meningkatkan Green Enterpreneurship”. Memanfaatkan Limbah di Sekitar untuk Meningkatkan Green Entrepreneurship Ketua kelompok, Indah Nurhidayah mengungkapkan, penelitiannya tersebut bermula dari permasalahan yang ia temui di lingkungan sekitar. Kulit pisang yang merupakan limbah industri rumahan di lingkungannya menjadi awal ia dan temannya untuk melakukan penelitian ilmiah tersebut. “Jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan, kan selama ini banyak produk-produk inovasi yang berbahan utama limbah organik. Seperti halnya kopi, yang sudah banyak dimanfaatkan menjadi produk inovatif, dibuat sabun, masker, dan juga scrub,” kata Indah. Produksi sabun batang organik ini yang berbahan dari limbah pisang merupakan salah satu konsep green entrepreunership yang inovatif. Di mana produk ini tidak hanya berorientasi pada nilai tambah saja, melainkan juga sebagai komitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. “Selama ini kan limbah-limbah organik oleh masyarakat atau industri dengan skala besar dijadikan sebagai pupuk. Jadi kita melihat ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah kulit pisang,” lanjut mahsiswi semester enam tersebut. Sementara itu, Anggota Kelompok, Novi Zahrotul Chasanah menuturkan, capaian ini tidak lepas dari suport dan peran dosen pembimbing. Mereka memperoleh bimbingan intens dari dosen sejak awal proses penelitian hingga akhir. “Awal proses setelah kita mendapatkan ide ini, kita langsung konsultasi dan bimbingan ke dosen. Alhamdulillah kami dibimbing dan diarahkan, mulai dari tahap persiapan, mencari referensi berbagai penelitian terdahulu, dan juga praktik pembuatannya,” kata Novi. Berdasarkan pengakuannya, selama proses penelitian, pihaknya tidak menemukan hambatan. Namun tantangan yang mereka hadapi yaitu proses pemasaran produk yang dinilai masih sulit. “Tantangannya mungkin di proses penjualan produk, karena kebanyakan dari masyarakat masih asing dengan produk sabun organik. Dalam segi harga juga kita harus bersaing dengan sabun-sabun batangan yang telah terjual secara luas di masyarakat,” imbuhnya. Kendati demikian, pihaknya akan terus berusaha untuk mengenalakan produk organik serta manfaatnya. Sehingga tujuan penelitian ini dapat dirasakan langsung untuk keberlanjutan lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menciptakan nilai tambah pada limbah-limbah sekitar. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Manajemen Pendidikan Islam sebagai Disiplin Ilmu

Terjadi banyak kesalahpahaman dalam memaknai Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Konsep manajerial dianggap sama dengan konsep manajemen pendidikan secara umum. Ini terbukti pada pelaksanaan manajerial dalam lembaga-lembaga pendidikan Islam masih mengacu pada konsep manajerial secara umum dan tidak seimbangnya antara materi pelajaran umum dengan Islam. Sehingga banyak dari lembaga pendidikan gagal menjalankan manajerial pendidikan Islam. Karena hal ini banyak dari masyarakat mengira bahwa terjadinya penyimpangan-penyimpangan sosial dan keterpurukan moral dikarenakan salah satu faktornya menyangkut Manajemen Pendidikan Islam. Berangkat dari persoalan di atas ketika ingin mencapai hasil optimal dalam Manajemen Pendidikan Islam, maka manajemen harus dipahami secara utuh dari mulai proses sampai pada pelaksanaannya. Karena Manajemen Pendidikan Islam termasuk salah satu bidang disiplin ilmu tetapi bukan berarti haru disamakan. Meskipun kata ilmu diambil lebih banyak terfokus pada bidang-bidang ilmu-ilmu umum. Tetapi ilmu umum dapat diitegrasikan dengan Islam pada Manajemen Pendidikan Islam untuk mencapai tujuan yang diinginkan (Khoirun Nisa). Baca Selengkapnya