Tag: pkm
12 Dosen Lolos Sebagai Penerima Hibah Penelitian dan PKM Tahun 2024
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang patut berbangga. Pasalnya, sebanyak 12 dosen telah dinyatakan lolos sebagai Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Tahun 2024. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTM) No. 0459/E5/PG.02.00/2024 tanggal 30 Mei 2024 tentang Penerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si. mengatakan, total dosen yang lolos sebagai penerima hibah adalah capaian yang optimal. Beliau juga berharap, di tahun-tahun yang akan datang total penerima hibah tersebut akan bertambah. “Kemudian, implementasinya kita harapkan dari hasil PKM dan penelitian ini menjadi salah satu pengembangan dari materi ajar masing-masing dosen. Sehingga hasil ini bisa memperkuat roadmap penelitian para dosen di Unwaha Jombang,” kata Ketua LPPM tersebut. Dengan hasil demikian, LPPM Unwaha Jombang akan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas di bidang penelitian maupun pengabdian. “Insyaallah dalam waktu dekat akan kita lakukan penguatan dan peningkatan dalam penyusunan proposal masing-masing dosen. Sehingga beliau-beliau nanti sudah punya bekal dan strategi khusus bagaimana lolos hibah,” jelasnya. Berikut nama-nama dosen Unwaha Jombang yang telah dinyatakan lolos sebagai penerima hibah: No Nama Judul Penelitian Ruang Lingkup 1. Anggi Indah Yuliana Upaya Peningkatan Daya Saing Usahatani Kelompok Pembenihan Lele Desa Gajah Kabupaten Jombang melalui Penerapan Integrated Farming Sistem Berbasis Aquaponik. PKM 2. Agus Sifaunnajah Rancang Bangun Sistem Informasi Pola Tanam Berbasis Aplication Programming Interface untuk Manajerial Data Pertanian Terintegrasi di Kabupaten Jombang. PT 3. Dyah Ayu Sri Hartanti Upaya Peningkatan Efisiensi Pemupukan Anorganik Melalui Pemberian Pupuk Hayati Pada Kultivar Jagung Adv Jago dan Hibrida P35 PDP Reguler 4. Fitri Umardiyah Revitalisasi Nilai Karakter dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Missouri Mathematics Project Berbasis Kearifan Lokal Materi Transformasi Geometri SMP PDP Reguler 5. Lailatul Mathoriyah Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Bahasa Arab pada Materi Qowaid Al-Balaghah melalui Pengembangan Instrumen Four Tier Diagnostik Test Berbasis ICT PDP Reguler 6. Rohmat Hidayat Reading Side (R-Side) sebagai Media Pembelajaran berbasis ICT untuk Siswa MA Al Ihsan Tembelang Jombang PDP Reguler 7. Suci Prihatiningtyas Transformasi Digital Pembelajaran Fisika Era Merdeka Belajar: Membangun Literasi Sains, Literasi Digital melalui Pendekatan STEMQ Sekolah Berbasis Pondok di Jombang PKDN 8. Zulfikar Estimasi Adaptif Model Sebaran Hama Keong Mas (Pomacca Canaliculata L.) Menggunakan Pemulus Kernel dan Spline dengan Pendekatan Goldenshulger-lepski PFR 9. Fatikhatun Nikmatus Sholihah Sustainable Literasi Digital Melalui Media Aquaponik Berbasis IoT (Internet of Things) Menuju Green Education di MTs Da’watul Khoir Nganjuk PKM 10. Iin Baruroh Ma’arif Integrasi Teknologi Kamus Digital KIRATU untuk Mendukung Komunikasi Efektif Anak Tuna Rungu menuju Pendidikan Inklusif bagi Guru SLB Negeri Jombang PKM 11. Mar’atul Fahimah Ecopreneurship Pesantren: Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren dengan Green Product di Pondok Al-Mimbar Jombang PKM 12. Ospa Pea Yuanita Meishanti Penguatan Edu-Green Entrepreneurship melalui Projek Micro-ecological Aquatic Blokzin dalam Pengolahan Limbah di MA Da’watul Khoir Nganjuk. PKM Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian
TIM PKM UNWAHA SELENGGARAKAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN SALAK
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unwaha telah menyelenggarakan pelatihan budidaya dan perawatan tanaman salak serta marketing produk olahan salak di desa Jatirejo kecamatan Diwek kabupaten Jombang. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari PKM DEWASAREJO (Desa Wisata Salak Jatirejo) yang disponsori oleh DRPM Kementerian Ristekdikti. Pelatihan diikuti oleh 35 peserta, semua peserta merupakan penduduk desa Jatirejo. Tim PKM dari Unwaha yaitu Umi Kulsum Nur Qomariah, Moh. Faridl Darmawan dan Mochammad Syafiuddin Shobirin yang berperan sebagai penyelenggara pelatihan dengan dibantu oleh beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian Unwaha. Pelatihan terbagi dalam dua sesi, sesipertama tentang budidaya dan perawatan tanaman salak, sesi kedua tentang teknik marketing produk olahan salak. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemaparan materi teori tentang budidaya dan perawatan tanaman salak yang disampaikan oleh bapak Wulyoadi, seorang praktisi ahli di bidang persalakan sekaligus ketua Desa Pertanian Organik (DPO) Wonosalam Jombang. Bapak Wulyoadi menyampaikan satu hal yang cukup mengena bagi para pemilik salak Jatirejo yaitu, “Jika ingin tanaman salaknya rajin berbuah maka harus lebih sering terjun ke kebun salak”. Selama ini pemilik tanaman salak jatirejo hanya mengandalkan hujan dari alam tanpa pengairan yang baik di kebun salaknya, dengan kata lain tanaman salak dibiarkan tumbuh begitu saja di alam. Pelatihan budidaya dilanjutkan dengan praktek peremajaan tanaman salak. Secara umum, tanaman salak Jatirejo sudah berumur puluhan tahun dan produktivitas semakin menurun. Ketua DPO Wonosalam menambahkan, tanaman salak yang sudah tua pada dasarnya bisa diremajakan kembali dengan cara merundukkan batang tanaman salak ke tanah, dengan begitu maka produktivitas tanaman salak akan meningkat. Peserta pelatihan yang sebagian besar tergabung dalam Kelompok Wanita Tani sangat antusias dengan praktek peremajaan salak yang dilakukan di kebun salak DEWASAREJO dengan didampingi bapak Wulyoadi. Pada sesi kedua, penyampaian materi teknik marketing produk olahan salak disampaikan oleh Ibu Maratul Fahimah, SP. MM., Salah satu dosen Fakultas Ekonomi Unwaha. Kelompok Wanita Tani Jatirejo sudah memiliki produk olahan salak, namun masih terkendala dalam pemasaran produk. Dalam kesempatan ini bu Hima menyampaikan bebrapa strategi pemasaran produk olahan salak, diantaranya dengan pengemasan produk yang lebih menarik, digital marketing dengan memanfaatkan sosial media. Lebih lanjut beliau juga menambahkan, bahwa branding yang pas untuk olahan salak Jatirejo adalah sebagai produk khas daerah, dengan begitu maka penjualan akan banter. Kegiatan ditutup dengan evaluasi melalui pengisian angket untuk melihat sejauh mana manfaat dan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Ucapan terimakasih disampakan kepada DRPM Ristekdikti sebagai pemberi dana hibah Pengabdian Masyarakat, dan LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah yang telah mendukung seluruh rangkaian pelaksanaan PKM. Terimakasih juga disampaikan kepada Desa Jatirejo Diwek Jombang sebagai mitra dan Dinas Pertanian Jombang sebagai pendamping dan pemberi rekomendasi pemateri yang mumpuni dalam bidang persalakan.(Red:Umiknq_fp)