Tag: ppks
Satgas PPKS Unwaha Ulas Implementasi Permendikbud No. 30 Tahun 2021
Jombang – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) dan BEM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menghadiri undangan Forum Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Women’s Crisis Center (WCC) Jombang, di Greenred Hotel Syariah, Selasa (28/5/2024). Adapun tema yang menjadi topik diskusi adalah “Implementasi Permendikbud No. 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan Tinggi”. Direktur WCC Jombang, Ana Abdillah S.H.I. mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Layanan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) di perguruan tinggi di Jombang. Salah satunya melalui upaya membangun mekanisme responsif penanganan kasus kekerasan seksual. “Sehingga dibutuhkan ruang diskusi yang mendalam dengan seluruh civitas akademika yang ada di kampus. Hal ini untuk mendukung pemenuhan hak mahasiswa terhadap akses layanan HKSR di lingkungan perguruan tinggi,” katanya dalam keterangan tertulis. Menurutnya, layanan tersebut sejalan dengan UU. No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ditegaskan bahwa upaya pencegahan tindak pidana kekerasan seksual dilakukan pada satuan pendidikan. Termasuk terpenuhinya akses perlindungan secara komprehensif bagi peserta didik yang menjadi korban kekerasan seksual. “Bagaimana perguruan tinggi ini memperkuat peran dalam upaya mencegah, membangun mekanisme dan ruang aman untuk memastikan adanya jaminan hak anak. Tujuannya untuk terbebas dari segala bentuk diskriminasi, termasuk tindak pidana kekerasan seksual,” lanjut Ana. Hadir menggantikan Ketua Satgas PPKS Unwaha Jombang, Muhammad Fadil Zulfikar, S.Kom. selaku Sekretaris mengatakan, kegiatan ini tentu sangat penting bagi Satgas PPKS Unwaha Jombang untuk turut terlibat. Pasalanya pembahasan mengenai implementasi Permendikbud tersebut menjadi pijakan bagi pihaknya dalam mengawal dan mencegah adanya tindakan kekerasan seksual di lingkungan kampus. “Terlebih para pemateri yang dihadirkan merupakan beliau-beliau yang expert di bidang ini, sehingga pembahasan di dalam FGD disampaikan secara komprehensif. Selain itu, kita juga dapat bertukar pikiran dengan para peserta yang merupakan perwakilan dari setiap perguran tinggi di Kabupaten Jombang,” kata Fadil, sapaan akrabnya. Ia juga berharap, kedepannya segala bentuk kekerasan seksual di berbagai perguruan tinggi khususnya Unwaha Jombang bisa diminimalisir. Juga dapat menciptakan kondusifitas dan rasa aman bagi mahasiswa dalam proses pembelajaran. “Tidak ada ruang bagi kekerasan seksual di Unwaha Jombang. Segala upaya preventif dan represif akan terus kita lakukan,” pungkasnya. Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil.
Kukuhkan Pejabat Baru, Begini Pesan Rektor Unwaha Jombang
Jombang – Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. resmi kukuhkan lima pejabat baru di lingkungan Unwaha Jombang. Pengukuhan tersebut berlangsung di sela-sela agenda silaturahmi dan buka bersama civitas akademika, di Gedung F, Kamis (4/4/2024). Di hadapan pejabat baru dan seluruh civitas akademika, Prof. Gatot mengungkapkan, dengan dilantiknya para pejabat baru ini tentu diharapkan dapat membawa Unwaha Jombang untuk terus berinovasi dan berkarya. “Saya harapkan dengan dikukuhkan beberapa pejabat baru ini dapat memberikan kemajuan bagi kampus tercinta kita. Semoga kedepannya, beliau-beliau ini dapat memberikan sesuatu yang lebih baik lagi bagi Unwaha Jombang.” pesan Rektor Unwaha Jombang. Sebagai informasi, adapun nama-nama pejabat baru yang secara simbolis dikukuhkan langsung oleh Rektor Unwaha Jombang di antaranya: Dr. Zulfikar, S.P., M.Si (Ketua LPMM Unwaha Jombang). Dr. M. Qoyum Zuhriawan, M.Pd. (Koord. Penelitian & Pengabdian LPPM Unwaha Jombang). Wisnu Mahendri, M.M. (Koord. Publikasi & Kerjasama LPPM Unwaha Jombang). Dr. Amin Awal Amarudin, S.Sy., M.S.I. (Ketua Halal Center Unwaha Jombang). Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. (Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual). Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I. (Direktur Pascasarjana Unwaha Jombang). Selain itu, Rektor Unwaha Jombang juga memberikan apresiasi kepada ketua LPPM sebelumnya, yaitu Dr. M. Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd.i. “Kami ucapkan juga terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kris, yang telah mengabdi dan dedikasinya dalam membawa nama kampus meraih berbagai prestasi,” kata Prof. Gatot. Beliau juga mengungkapkan, dalam waktu dekat ini Unwaha Jombang akan memiliki unit baru, yaitu Halal Center. Unit Kerja ini memiliki tugas dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi berkenaan dengan isu halal. Baik tentang regulasi halal, sertifikasi halal, pengembangan produk halal dan lain sebagainya. “Insyaallah dalam waktu dekat ini, Halal Center Unwaha Jombang akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya yang akan dilaksanakan yaitu MoU dengan Bank Indonesia (BI),” tutup Rektor Unwaha Jombang tersebut. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Komitmen Ciptakan Lingkungan Bebas Kekerasan Seksual, Satgas PPKS Unwaha Jombang Resmi Dibentuk
Jombang – Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah resmi dibentuk. Hal ini berdasarkan data Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tentang Pembentukan Satgas PPKS yang diterbitkan Selasa, (4/4/2024) lalu. Pembentukan Satgas PPKS di Unwaha Jombang, ini sejalan dengan mandat Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. “Alhamdulillah Satgas PPKS di Unwaha Jombang telah secara resmi terbentuk. Semoga Satgas ini bisa diterima oleh warga kampus dan kita bisa bekerja secara maksimal, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kekerasan seksual dan perundungan jangan sampai terjadi di kampus kita,” seru Ketua Satgas PPKS Unwaha Jombang, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. Rohmat sapaan akrabnya, menyampaikan jika Satgas PPKS di Unwaha Jombang sebenarnya sudah terbentuk sejak tahun 2023 lalu. Berdasarkan regulasi yang ada, keanggotaan Satgas terdiri dari unsur pendidik/dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. “Sebenarnya prosesnya (pembentukan Satgas PPKS) sudah mulai sejak tahun lalu. Setelah kita lakukan rekruitmen melalui Pansel (panitia seleksi, red) ternyata minat dari ketiga unsur tersebut masih kurang. Sehingga ini yang menjadi catatan bagi kami, dan akhirnya baru April tahun ini bisa secara resmi terbentuk. Hal ini tidak lepas dari pendampingan dan percepatan yang dilakukan oleh pusat kepada kampus-kampus di berbagai regional,” ungkapnya. Upaya Pencegahan yang Telah Dilakukan oleh Satgas PPKS Unwaha Jombang Dosen Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian ini juga mengungkapkan, sejak tahun lalu pihaknya telah melakukan upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Seperti sosialisasi secara masif dan membuka hotline pengaduan. “Mengawalinya kita laksanakan sosialisasi di berbagai kesempatan, baik kepada mahasiswa, dosen, dan juga staff di Unwaha Jombang. Kita sampaikan terkait pentingnya untuk mawas diri agar tidak sampai terjadi segala bentuk tindak kekerasan. Karena yang namanya kekerasan seksual, itu bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja,” imbuhnya. Tidak hanya di lingkup internal saja, sosialisasi di lingkup eksternal juga telah dilakukan oleh Satgas PPKS Unwaha Jombang. “Sebagai kampus yang merdeka dari kekerasan, Satgas PPKS Unwaha Jombang juga melaksankan sosialisasi di lingkungan eksternal. Ada beberapa lembaga pendidikan dasar yang meminta kita untuk melaksanakan sosialisasi anti kekerasan seksual dan juga anti perunduangan,” jelas Rohmat. Alami Tindak Kekerasan di Lingkungan Unwaha Jombang? Segera Laporkan! Rohmat juga menekankan bahwa tujuan utama dibentuknya Satgas ini adalah untuk membantu para korban. Ia juga menghimbau, agar para korban tidak perlu takut untuk melaporkan kepada pihaknya apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di lingkungan kampus. “Kita di sini hadir dan ada untuk korban, juga menjadi media bagia mereka untuk menyampaikan keluh kesah perihal kekerasan dan perundungan. Namun yang kita harapkan bersama yaitu stop di proses pencegahan saja, sehingga tidak ada yang namanya penanganan. Apalagi kita merupakan kampus yang berada di naungan Pesantren,” tegas Rohmat. Kedepan, Satgas PPKS Unwaha Jombang akan melakukan berbagai program kerja dengan masif. *) Layanan pengaduan tindak kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan Unwaha Jombang klik link berikut: Hallo Satgas PPKS Unwaha Jombang. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru Unwaha Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.
Percepatan Satgas PPKS 65 kampus, Unwaha Jombang jadi Tuan Rumah Bimtek PPKS
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah sukses menjadi tuan rumah dalam acara bimbingan teknis yang sangat penting bagi Kampus se-Jawa Timur, Kamis (5/10/2023). Acara yang bertajuk “Percepatan Pengimplementasian Satuan Tugas PPKS dan Pengisian Dashboard Akademik,” diikuti oleh 65 kampus di bawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur. Kegiatan ini diadakan untuk memperkuat sistem pendidikan tinggi di Jawa Timur dan memastikan bahwa setiap kampus dapat mengimplementasikan metode terbaik dalam mengelola Satuan Tugas Penjaminan Mutu Internal (PPKS) dan pengisian dashboard akademik. Unwaha Jombang dipilih sebagai tuan rumah berkat fasilitas dan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di wilayah Jatim. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kampus di Jawa Timur, termasuk rektor, dekan, dosen, dan staf administrasi. Selama 1 hari penuh, mereka berpartisipasi dalam berbagai sesi presentasi, lokakarya, dan diskusi panel yang dipimpin oleh ahli di bidangnya masing-masing. Gatot Ciptadi, Rektor Unwaha Jombang, menyambut baik kehadiran semua peserta dan berharap bahwa acara ini akan memperkuat kolaborasi antara kampus-kampus di Jawa Timur. “Unwaha Jombang berkomitmen untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di wilayah ini. Kami bangga dapat menjadi tuan rumah acara ini dan berbagi pengetahuan dengan mitra-mitra kami,” katanya saat sambutan. Kegiatan ini tidak hanya berdampak positif pada Unwaha Jombang sebagai tuan rumah, tetapi juga pada seluruh jaringan pendidikan tinggi di Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah yang signifikan dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah ini dan memastikan bahwa lulusan memiliki kualifikasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. “Semoga dengan kegiatan ini, kualitas pendidik tinggi di Jawa Timur semakin meningkat dan bisa mewujudkan generasi-generasi emas masa depan Indonesia,” harapnya. Dyah Sawitri, Ketua LLDIKTI 7 menyampaikan bahwa setiap Perguruan Tinggi harus memegang pentingnya 3K yakni Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi sebagai langkah untuk lebih maju. “Selain itu sebagai dosen dan institusi pendidikan tinggi kita harus berusaha untuk 4S Sehat, Semangat, Sukses, Sugih,” tambahnya