Tag: seminar
Dongkrak Ilmu Pengetahuan tentang Ekonomi Berbasis Islam dalam Seminar Nasional 3rd Eksyar Days 2023
Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah merupakan Lembaga Perguruan Tinggi yang tidak lepas dari peran Mahasiswa sebagai objek pembelajaran. Selain itu HMP Ekonomi Syariah UNWAHA juga tergabung dalam Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Komisariat Kediri yang berada di bawah naungan FoSSEI Regional Jawa Timur dengan nama Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) HMP ForSESH. HMP Ekonomi Syariah merupakan salah satu KSEI yang menjadi pendongkrak ilmu pengetahuan tentang Ekonomi berbasis islam. Menyikapi hal tersebut HMP Ekonomi Syariah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah berupaya untuk tidak lepas dari fungsi-fungsi lembaga kemahasiswaan, aktivitas dan kreatifitas Mahasiswa sehingga dapat tertampung didalam lembaga kemahasiswaan tersebut. Oleh karena itu, HMP Ekonomi Syariah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah dalam Event 3rd EKSYAR DAYS 2023 mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk menyalurkan gagasan terbaik dan ide-ide inovatifnya serta di harapkan mampu terjun langsung di masyarakat dengan memanfaatkan dirinya dengan baik. Dimana dalam Event 3rd EKSYAR DAYS 2023 dengan Tema “Penguatan Sinergi dan Inovasi Ekonomi Untuk Mendukung SDGs di Era Digital Dalam Mewujudkan Indonesia Sebagai Pusat Ekonomi Islam Dunia” menghadirkan beberapa rangkaian acara, antara lain sebagai berikut: 1) Lomba Karya Tulis Ilmiah; 2). Olimpiade Ekonomi Islam ; 3). Lomba Video Edukasi; 4). Seminar Nasional; 5). Talkshow Srikandi; 6). Reuni Akbar Ekonomi Syariah Universitas KH.A Wahab Hasbullah. Konsep Kegiatan Eksyar Days yang ke tiga yang dilaksanakan pada hari jumat-sabtu, 24-25 November 2023 bertempat di Aula Kampus Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang. Semangat antusias Peserta lomba dan Seminar Nasional kurang lebih 350 Peserta yang mengikuti acara hingga akhir. Tidak lupa suksesnya dalam beberapa rangkaian kegiatan ini atas Kerjasama HMP Ekonomi Syariah dengan Bank Indonesia (Bank Sentral Republik Indonesia) dengan di hadiri Tiga Nara Sumber, para Dosen, Alumni Program Studi Ekonomi Syariah, Mahasiswa Universitas KH.A.Wahab Hasbullah, Mahasiswa IAIN Kediri, Mahasiswa UIN KHAS Jember, Mahasiswa UNDAR Jombang, Mahasiswa UIN SATU Tulungagung, Desain Fotografis terbaik tingkat Nasional, serta kerja sama lembaga MGMP Jombang sebagai Juri Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Jawa Timur, dan Olimpiade Ekonomi Islam tingkat kabupaten Jombang, dan video kreatif yang bersifat umum. Dan pada puncak acara Eksyar Days 2023 yakni Pelaksanaan Seminar Nasional Kami mengundang Bapak Prof. Dr. Agus Prianto, M.Pd (Guru besar Pendidikan Ekonomi UPJB) sebagai Nara Sumber Pertama, Seminar Nasional dengan Tema Berselancar di Atas Gelombang Disrupsi : Menjawab Tantangan Agenda SDG’s, Bapak M.Irfan Sukarna (Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI) sebagai Nara Sumber Kedua Seminar Nasional dengan Tema Inovasi Pertumbuhan Ekonomi untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Islam Dunia, Ibu Khusnul Ciptanila Yuni K, S.H, M.E (Dosen EkonomI Islam Universitas Hasyim As’ary) sebagai Nara Sumber Ketiga seminar nasional dengan tema Sinergi dan Inovasi Ekonomi Digital terhadap Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Secara kesuluruhan semua rangkaian Kegiatan berlangsung dengan sukses dan lancar serta penuh antusias atas dukungan dan Kerjasama Bank Indonesia dan segenap Sponsorship dari Bank Syariah Indonesia (BSI), Lembaga Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), CV. Lima Aksara, Bank BPRS Lantabur Tebuireng Jombang, serta AFH Sound System. Semoga dalam kegiatan ini dapat dilestarikan dan memberikan kebaikan serta mencetak Generasi penerus bangsa yang berwawasan luas, berfikir kritis, kreatif, inovatif, berkomunikasi dengan baik, mampu bekerjasama, percaya diri dan berakhlak karimah.
Fakultas Agama Islam UNWAHA Gelar Seminar Nasional Bertajuk Mencetak Generasi Enterpreuner Muslim yang Kreatif dan Inovatif di Era 5.0
Fakultas Agama Islam (FAI) UNWAHA menggelar acara seminar nasional bertajuk ‘Mencetak Generasi Enterpreuner Muslim yang Kreatif dan Inovatif di Era 5.0’ pada Sabtu (18/3/2023). Acara yang berlangsung selama beberapa jam ini menyita perhatian mahasiswa sehingga panitia perlu menambah ruang ekstra untuk peserta seminar. Dalam sambutannya, Drs. Waslah, M. Pd.I. selaku Dekan FAI berharap agar acara ini dapat memotivasi mahasiswa sebagai agent of change menjadi pengusaha muslim yang kreatif dan inovatif dalam menghadapi era industry 5.0. Acara yang dihadiri WR bidang Akademik ini menghadirkan dua narasumber yaitu Khairul Hasyim (Direktur Perumda Tirta Kencana Jombang) dan Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I. (WR bidang Kemahasiswaan). Melalui paparan materinya, Hasyim menyampaikan bahwa untuk menjadi pengusaha sukses, ada empat tahap yang harus dilalui yaitu the dreamer, the architek, the builder, dan the cultivator. Artinya calon pengusaha harus berani bermimpi dan menjadikan mimpi itu sebagai kenyataan. Setelah mimpi itu terwujud, dia harus mampu mengembangkannya melalui berbagai tingkat pertumbuhan untuk mencapai tangga kesuksesan. Hasyim juga menyampaikan ada tiga aspek penting dalam berwirauasaha yaitu aspek ekonomi dapat menciptakan lapangan kerja, aspek social dapat meningkatkan standar hidup, dan aspek psikologis membantu meningkatkan kreativitas. Narasumber kedua Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd. I. menyampaikan bahwa untuk menumbuhkan jiwa enterpreuner di era digital ini perlu dimiliki beberapa kecakapan yaitu kreatif, berpikir kritis dan analitis, problem solving, kolaboratif, komunikatif, akuntabel, dan memiliki etika yang baik. Melalui paparannya beliau juga memberikan contoh bahwa Nabi dan Rosul juga memiliki jiwa enterpreuner. Misalnya Nabi Muhammad SAW, Nabi Musa as, dan Nabi Idris as. Kutipan menarik yang disampaikan oleh Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd. I. dalam materinya adalah “orang sholeh harus berani kaya”. Sebab ketika orang sholeh kaya maka ia akan mendistribusikan hartanya dengan baik (untuk kemaslahatan umat), sebaliknya ketika orang fasik yang kaya maka ia akan mendistribusikan hartanya untuk kemaksiatan.
Kajian Enterpreneur dalam rangka Harlah Ke-6 IPNU dan IPPNU Unwaha Jombang
Jombang, 12 Maret 2023 Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas KH. Abdul Wahab Hasbullah mengadakan Acara Harlah Ke-6 dan Kajian Enterpreneur dengan tema akselerasi pelajar untuk peradaban dunia pada (12/3/2023). Dalam sambutannya, Aank Fikri Al Bustomi selaku ketua PKPT IPNU menyampaikan bahwa Kader-kader IPNU-IPPNU diharapkan dapat berkontribusi, bermanfaat dan ikut andil mengambil peran di tengah-tengah Masyarakat. Sementara itu, Pembina PKPT UNWAHA, Muhammad Subhan S. Hum. menyampaikan bahwa IPNU-IPPNU harus mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap memertahankan identitasnya. IPNU-IPPNU juga harus mampu memanfaatkan dan menggunakan fasilitas modern sebagai media Pembina akhlakul karimah dan media dakwah. Hadir juga dalam memberikan Promotor Sunardi Yasin (Ketua Komisi B DPRD Kab. Jombang), yang menghimbau pemuda atau milenial Nahdliyin untuk terlibat dalam proses mengembangkan minat, skill, dan bakatnya di bidang bisnis. Semantara Agus Anwar Firdaus selaku pengurus HIPMI Jombang menyampaikan bahwal kunci kesuksesan dibidang bisnis adalah kemauan belajar yang dibarengi dengan tindakan nyata.
Seminar Internasional-The Role of Aswaja in Eroding Radicalism at The University
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah turut memberikan edukasi untuk mencegah paham radikalisme masuk ke masyarakat melalui acara Seminar Internasional bertema “The Role of Aswaja in Eroding Radicalism at The University”. Kelompok Islam radikal melalui kacamata masyarakat dikenal tidak menghargai dan anti terhadap adat budaya serta nilai-nilai tradisi kaum Islam yang telah melekat bahkan sejak Agama Islam belum masuk di Indonesia. Banyak tradisi keagamaan dilakukan masyarakat Indonesia yang menurut mereka(red) merupakan perbuatan bid’ah karena tidak pernah ada pada zaman Nabi dan tidak pernah diajarkan oleh Nabi. Bersama narasumber Syaikh Bilal Mahmud Afifi Ghanim dari Kairo University of Egypt, paham radikalisme harus dicegah melalui cara berpikir (manhaj al-fikr) Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Narasumber menjelaskan peran aswaja dalam mengikis pengaruh radikalisme khususnya di perguruan tinggi. Selain penjelasan Aswaja secara globar, narasumber juga mengikuti isu dunia politik di Indonesia dengan memberikan respon positif terkait istilah “kafir atau non muslim” oleh PBNU. Senin 4 Maret 2019 tepat pukul 09:00, Dr. K.H. Muhyidin Zainul .Arifin., M.M. menghimbau kepada mahasiswa melalui sambutannya untuk memfilter ajakan-ajakan dari suatu organisasi berpaham radikalisme. Seringkali mereka mengajak dengan cara yang halus dan tanpa disadari mahasiswa.“Dengan pendidikan Aswaja inilah diharapkan akan mampu membendung dan mengcounter berbagai paham-paham radikal, terutama di kalangan mahasiswa. Hal ini karena pendidikan Aswaja mengandung nilai-nilai tawassut, tawazun dan tasammuh”, terang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Kerja Sama UNWAHA Jombang. Acara seminar yang berlangsung selama tiga jam tersebut berhasil menyita banyak perhatian dari kalangan mahasiswa. Sehingga panitia perlu menambahkan ruang extra untuk peserta seminar. Beberapa mahasiswa Prodi PAI mengaku puas dengan hasil diskusi dan tanya jawab mahasiswa dengan narasumber. “Terus terang, kami tertarik adanya seminar ini, acara dikemas dengan baik melalui bapak dosen kita K.H. Ahmad Kanzul Fikri, M.Pd. sebagai translator sehingga kami yang bukan dari Prodi Bahasa Arab mampu mencerna hasil diskusi dan pemikiran narasumber tentang peran Aswaja secara global”, ungkapnya setelah selesai acara. Melalui doa yang dipanjatkan bersama sebagai penutup, semoga acara tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh peserta seminar di lingkungan kampus UNWAHA agar senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dari pengaruh paham radikalisme.
Seminar Kewirausahaan Unwaha 2017 “Enterpreneur to Real Market”
25 Maret 2017, Fakultas Ekonomi Unwaha mengadakan Seminar Kewirausahaan yang dilaksanakan di Aula Unwaha. pada acara seminar tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MoU kerjasama anatara Fakultas Ekonomi Unwaha dengan Forum Industri Kecil dan Menengah (IKM) Jombang. Kerjasama yang dilakukan adalah dalam bidang pendidikan kewirausahaan untuk mahasiswa dan akses pemasaran hasil usaha mahasiswa ke forum IKM Jombang. Seminar yang diadakan mengusung tema “Menjadikan Generasi Muda Peka terhadap Peluang Bisnis yang Efektif, Kreatif, dan Inovatif menuju pasar sesungguhnya. Seminar diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa Unwaha. Animo besar peserta menunjukkan bahwa mahasiswa Unwaha sangat tertarik untuk berwirausaha. Pembicara dalam seminar ini adalah Bapak Akromanudin, A.Md.Par., S.Kom., M.M., yang merupakan ketua Forum IKM Jombang. Aspek yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas bisnis (berupa produk) yang telah berjalan adalah 1. Merk –> suatu produk harus mempunya merk sendiri 2. Brand –> selama ini banyak orang menganggap brand dan merk adalah sama padahal kedua hal ini berbeda. Brand merupakan kekuatan / nilai tambah sebuah produk. 3. Packaging –> suatu produk dengan kemasan yang bagus akan memberikan nilai tambah dan membuat konsumen lebih percaya dengan kualitas produk tersebut. Kemasan yang bagus (kedap udara) juga mempengaruhi keawetan produk tersebut. 4. Label –> yang harus dicantumkan dalam label adalah logo, merk, komposisi & informasi gizi (produk makanan), klaim produk 5. Promosi –> suatu produk yang bagus tidak menjamin akan sukses di pasaran apabila tidak diimbangi dengan promosi yang bagus. Harapan kedepan dengan adanya kegiatan ini adalah mahasiswa Unwaha semakin kreatif dan inovatif dalam berwirausaha dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan membuka usaha sendiri.