Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: Tambakberas

UNWAHA Selenggarakan Pelatihan Penyusunan Administrasi Sertifikasi Dosen (SERDOS)

Menyambut pembukaan sertifikasi dosen (SERDOS) tahun 2023, kepegawaian UNWAHA menyelenggarakan pelatihan penyusunan administrasi SERDOS pada Selasa (4/4/2023). Acara yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di UNWAHA ini juga merupakan bentuk dukungan kampus terhadap peningkatan kualitas dosen. Acara ini menghadirkan dua narasumber yaitu Agus Sifaunajah, M. Kom. (Kaprodi Sistem Informasi) dan M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan). Sertifikasi dosen adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk dosen. Sertifikasi dosen bertujuan untuk (1) menilai profesionalisme dosen guna menentukan kelayakan dosen (2) melindungi profesi dosen sebagai agen pembelajaran di perguruan tinggi, (3) meningkatkan proses dan hasil pendidikan dan (4) mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional. Sertifikat pendidik yang diberikan kepada dosen melalui proses sertifikasi adalah bukti formal pengakuan terhadap dosen sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan tinggi. Sertifikasi pendidik dilaksanakan melalui uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik. Uji kompetensi ini dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio, yang merupakan penilaian pengalaman akademik dan profesional dengan menggunakan portofolio dosen. Penilaian portofolio dosen dilakukan untuk memberikan pengakuan atas kemampuan profesional dosen. Dalam sambutannya, Ino Anggaputra, M.Pd. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik menyampaikan bahwa sertifikasi dosen sangat penting untuk dosen yang bersangkutan dan kampus. Semakin banyak dosen yang memperoleh sertifikat pendidik, maka secara tidak langsung kualitas kampus juga akan meningkat karena dosen yang bersangkutan sudah terbukti layak menjadi dosen. Selain itu, banyaknya dosen yang memiliki sertifikat pendidik akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di kampus sehingga mutu alumni sebagai generasi penerus bangsa dapat meningkat. M. Aliyul Wafa, M. Pd. selaku Kabag Kepegawaian UNWAHA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampus terhadap peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen. Hal ini berkaitan dengan manfaat yang diperoleh dari SERDOS yaitu dosen yang bersangkutan layak menjadi dosen dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi dosen. Selain itu, bentuk dukungan lain yang diberikan kampus untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen adalah pemberian subsidi pelatihan PEKERTI, tes TKDA, dan tes TKBI untuk dosen.

LPPM UNWAHA Gelar Sosialisasi Hibah Penelitian dan Pengabdian Tahun 2023

LPPM UNWAHA menyelenggarakan sosialisasi Hibah Penelitian dan Pengabdian Tahun 2023 terkait pembukaan pengususlan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat 2023 melalui laman BIMA. Acara yang dilaksanakan Senin (3/4/2023) ini menghadirkan empat orang reviewer yaitu Ino Anggaputra, M.Pd., Dr. Zulfikar, M.Si., Suci Prihatiningsih, M.Pd., dan Agus Sifaunnajah, M.Kom. Acara ini terdiri dari dua kegiatan yaitu sosialisasi penyusunan proposal dan klinik penyusunan proposal. Materi sosialisasi yang disampaikan oleh ketua LPPM (M. Kris Yuan H. M.Pd. ini banyak membahas tentang klaster riset dan pengabdian di UNWAHA, alur pelaksanaan hibah, seleksi substansi penelitian penilaian RAB, dan faktor penyebab proposal hibah tidak didanai. Faktor-faktor yang menyebabkan proposal PKM tidak didanai diantaranya adalah tim tidak multidisiplin, tidak melibatkan mahasiswa, penulisan tidak sesuai dengan panduan, kurang IPTEKS, gambaran IPTEKS tidak lengkap, tidak jelas, tidak disertai gambar, anggaran tidak rasional, CV kurang menunjukkan pengalaman pengabdian, dan peta lokasi tidak jelas. Setelah acara sosialisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan klinik penyusunan proposal. Pada kegiatan ini draft proposal yang telah disiapkan peserta dinilai oleh tim revier untuk selanjutnya mendapat masukan dari tim reviewer.

Tingkatkan Silaturrahmi Antara Dosen dan Mahasiswa, Prodi PAI Gelar Talkshow Ramadhan

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1444 H, Prodi PAI UNWAHA gelar talkshow Ramadhan bertajuk “Ramadhan Momentum Pembentukan Karakter dan Spirit Pererat Ukhuwah Islamiyah Bagi Generasi Milenial”. Acara yang dilaksanakan pada Senin (2/4/2023) ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan silaturrahmi antara dosen dan mahasiswa prodi PAI, sekaligus menampung aspirasi mahasiswa guna peningkatan kualitas prodi PAI. Acara ini diawali dengan hiburan etnika musik yang dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin oleh Drs. Waslah, M.Pd.I. selaku dekan FAI sebagai do’a awal untuk membuka acara ini dengan harapan acara dapat berjalan dengan lancar sampai akhir. Menurut ketua pelakasana, acara ini merupakan acara yang rutin diselenggarakan prodi PAI untuk menyemarakkan bulan Ramadhan sekaligus sebagai ajang mempererat tali silaturrahmi antar, dosen dengan mahasiswa, dan antar mahasiswa. Selain itu, acara ini menambah wawasan mahasiswa melalui kajian materi yang disampaikan oleh pemateri. Dalam sambutannya, Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I. selaku kaprodi PAI menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat silaturrahmi antara dosen dengan mahasiswa sesuai dengan konsep kitab ta’lim muta’alim. Acara yang dihadiri dosen dan ± 400 mahaiswa prodi PAI ini, menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. H. Abdul Kholid, M.Ag. (WR Bidang Keuangan dan Kerumahtanggans) dan Moch. Fodhil, M.Pd.I (dosen PAI). Dalam paparan materinya, Moch. Fodhil, M. Pd.I. menyampaikan bahwa puasa dibagi menjadi dua macam yaitu puasa khas dan puasa am. Puasa khas contohnya adalah memanfaatkan Ramadhan untuk memperbanyak dan memperkuat ibadah. Sedangkan puasa am adalah puasa seperti orang-orang pada umumnya yang tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti sekolah, bekerja, dan lain-lain. Acara yang berakhir pukul 17.38 ini ditutup dengan acara makan bersama dan penyampaian program himpunan kosma prodi PAI.

Meraih Dua Manfaat Sholat Tarawih

Sholat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah di bulan Ramadhan yang memiliki banyak faidah dan manfaat. Sholat sunnah yang hanya dianjurkan di bulan Ramadhan ini disambut antusias oleh umat muslim setiap tahunnya, bahkan ada yang mengatakan Ramadhan tanpa tarawih bagaikan masakan tanpa garam. Anjuran sholat tarawih pada malam bulan Ramadhan berdasarkan hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang berbunyi: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ Artinya, “Barangsiapa beribadah (pada malam hari) bulan Ramadhan dan berpuasa karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (Muttafaq Alaih). Menurut Imam Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi dalam kitab Syarhun Nawawi ‘ala Muslim, yang dimaksud dengan ibadah malam hari di bulan Ramadhan pada hadits tersebut adalah dengan mengerjakan sholat sunnah tarawih. Dilansir dari NU Online, terdapat dua manfaat besar bagi orang-orang yang mengerjakan sholat sunnah tarawih yaitu manfaat ruhani dan jasmani. Manfaat ruhani yang diperoleh adalah diampuninya dosa-dosa yang pernah dilakukan sebagaimana dijelaskan dalam hadits di atas. Hal ini juga ditegaskan oleh Imam Abu Thayyib dalam kitabnya ‘Aunul Ma’bud Syarhun Sunan Abi Dawud: أَيْ مِنَ الصَّغَائِرِ وَيُرْجَى غُفْرَانُ الْكَبَائِرِ Artinya, “Yaitu, mulai dari dosa-dosa kecil, dan diharapkan ampunan dosa-dosa besar.” Sedangkan manfaat jasmani dari sholat tarawih adalah menyehatkan tubuh dan menghindarkan dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi selama berbuka. Hal ini sebagaiamana ditegaskan oleh Syekh Muhyiddin Mistu dalam kitabnya As-Shaumu Fiqhuhu wa Asraruhu, beliau mengatakan: صَلَاةُ التَّرَاوِيْحِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ لِلرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَهِيَ عِشْرُوْنَ رَكْعَةً وَتُفِيْدُ هَضْمَ الطَّعَامِ وَتَنْشِيْطَ الْجِسْمِ وَمَغْفِرَةَ الذُّنُوْبِ rakaat, dan berfaedah menghancurkan makanan (dalam perut), membangkitkan semangat ibadah, dan ampunan dosa-dosa”. Selain itu, menurut berbagai penelitian, gerakan sholat berfungsi dalam memaksimalkan suplai oksigen murni atau elektrolit dalam darah melalui pembuluh darah, melenturkan ruas tulang belakang, mengaktifkan kecerdasan, dan melancarkan peredaran darah.

Unwaha MOU dengan University of The Chamber of Commerce (UTCC) Thailand

  Sebagai upaya pencapaian visi UNWAHA yaitu menjadi institusi pendidikan tinggi berstandar internasional yang berperan aktif dalam pengembangan IPTEK, pengelolaan Sumber Daya Alam, dan peningkatan Sumber Daya Manusia seutuhnya, UNWAHA kembali menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri yaitu University of the Chamber of Commerce (UTCC) Thailand. Acara yang dihadiri jajaran pimpinan UNWAHA dan Dr. Piraphong Foosiri, Ms. Parichart Thammajinda, dan Mr. Wang Minliang selaku perwakilan UTCC ini digelar secara online pada Kamis (30/4/2023). Kegiatan ini merupakan penjajakan MoU antara UNWAHA dengan UTCC yang banyak membahas tentang berbagai program yang akan dijalankan selama kerjasama antar perguruan ini berlangsung. Melalui sambutannya Prof. Dr. Ir. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., Asean Eng., selaku rektor UNWAHA berharap bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal terjalinnya kerjasama yang baik antara UNWAHA dengan UTCC baik dibidang riset maupu bidang kerjasama lainnya.

Waktu Sahur yang paling Utama menurut Rasulullah SAW

  Sahur merupakan salah satu ibadah sunnah saat berpuasa. Anjuran melaksanaka sahur ini berdasarkan hadits yang berbunyi عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً “Tasahharu fainna fissahuri barakatan” yang artinya sahurlah kamu karena sahur mengandung keberkahan. Keberkahan yang dimaksud disini adalah kebaikan-kebaikan terutama yang berhubungan dengan kondisi fisik. Pernyatan tersebut disampaikan oleh Drs. KH. Achmad Hasan, M.Pd.I dosen UNWAHA sekaligus pengasuh Ribath As-Sa’diyyah 2 Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Melalui tausiahnya beliau memaparkan bahwa waktu sahur yang paling utama adalah mendekati fajar. Hal ini sesuai dengan hadits yang disampaikan oleh sahabat yang artinya: “Dari Anas bin Malik radhiyallahu‘anhu bahwasanya Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam dan Zaid bin Tsabit radhiyallahu‘anhu pernah makan sahur. Ketika keduanya selesai dari makan sahur, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri untuk shalat, lalu beliau mengerjakan shalat. Kami bertanya pada Anas tentang berapa lama antara selesainya makan sahur mereka berdua dan waktu melaksanakan shalat Shubuh. Anas menjawab, ‘Yaitu sekitar seseorang membaca 50 ayat (Al-Qur’an)”. Tenggang waktu yang disampaikan dalam hadits tersebut kira-kira 25 menit menjelang fajar. Ukuran makan saat sahur menurut hadits Rasulullah adalah minimal adalah seteguk air, dan dianjurkan makan satu atau tiga butir kurma. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sebutir kurma memiliki kandungan kalori sekitar 23 kkal yang berasal dari 96% karbohidrat, 3% protein, dan 1% lemak. Dengan kata kalin, ketika seseorang mengkonsumsi tiga butir kurma, secara tidak langsung ia mengkonsumsi 70 kkal yang setara dengan satu piring nasi. Hal ini menunjukkan bahwa makan sahur tidak boleh berlebihan yang berakibat hilangnya hikmah puasa. Adapun hikmah sahur diantaranya sebagai pembeda muslim dengan ahli kitab, mengurangi nafsu dan syahwat, serta mempersiapkan fisik untuk berpuasa.

Ramadhan Di UNWAHA Jombang, Kuliah Jalan Pahala Aman

Ramadhan merupakan bulan istimewa yang ditunggu umat islam dimana pintu surga dibuka, pintu neraka dikunci, dan dilipatkannya pahala. Dalam hadits yang diriwayatkan  Imam Baihaqi, نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ Rasulullah SAW bersabda bahwa tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni. Hadits tersebut hendaknya dimaknai secara komprehensif, yang berarti jika tidur saja ibadah apalagi bekerja dan menuntut ilmu yang merupakan bagian dari ibadah, bukan dipolitisasi untuk membenarkan sikap bermalas-malasan saat menjalankan ibadah puasa. Bagi civitas akademik UNWAHA, bulan Ramadhan yang tiba saat kalender akademik masih berjalan seperti tahun ini merupakan moment yang tepat untuk meningkatkan pahala dan produktivitas sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Baihaqi tersebut. Selain itu, kegiatan perkuliahan yang tetap berjalan ditengah-tengah ibadah puasa merupakan usaha dalam mencegah learning loss atau hilangnya pengetahuan dan keterampilan yang disebabkan faktor tertentu. Meskipun begitu, seperti perguruan tinggi lainnya jam perkuliahan selama bulan Ramadhan di UNWAHA juga berubah. Berikut perubahan jam kuliah di UNWAHA selama bulan Ramadhan 1444 H.

Ekonomi Syariah Unwaha mengadakan Colloquium untuk meningkatkan kualitas penelitian

14 maret sampai 19 maret  2023, prodi ekonomi  syariah melaksanakan “eksyar colloquium”  yang digelar secara online. Colloquium ini merupakan suatu pertemuan para ahli untuk membahas tentang urgensi penelitian di bidang manajemen keuangan dan perbankan syariah yang dilakukan di Universitas KH Abd Wahab Hasbullah, yang mana dikemas dengan review penelitian-penelitian guna meningkatkan kemampuan literasi mahasiswa. Selain itu, Colloquium juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis. Tujuan tersebut ditunjukkan dengan adanya 10  mahasiswa yang melakukan presentasi rancangan kolaborasi risetnya dengan dosen, dan diberikan arahan, kritik dan saran untuk keberlanjutan penelitiannya. 10 mahasiswa ini terdiri dari mahasiswa dari prodi ekonomi syariah sendiri dan beberapa mahasiswa dari prodi manajemen. Pelaksanaan colloquium ini dilaksanakan selama enam hari, pelaksanaan dimulai pada tanggal 14 maret sampai dengan 19 maret sehingga kegiatan ini sangat efektif untuk meningkatkan potensi mahasiswa dalam pelaksanaan risetnya. Kegiatan ini juga merupakan kegiatan pertama dan akan berkelanjutan yang mana saran dari salah seorang dosen prodi ekonomi syariah. Ahli tersebut sesuai di bidangnya yaitu: 1. Fitri Zaelina M.E.K dosen perbankan syariah UIN sunan Kalijaga Yogyakarta. 2. Nurul Izzati Septiana MEI dosen universitas Raden Rahmad (UNIRA) Malang Sekaligus PhD student di INCEIF MALAYSIA. 3. Arivatu Ni’mati Rahmatika dosen universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA) sekaligus mahasiswa doktoral UNAIR. Dengan Hasilnya adalah penelitian kontemporer tentang manajemen keuangan, literasi keuangan, keuangan pesantren. Selanjutnya, tindak lanjut dari kegiatan Colloquium ini adalah joint research antar kampus dan team research dosen dengan mahasiswa. Jelas ibu nurul pada colloquium tanggal 14 maret 2022 “mungkin dalam hal penulisan penelitian mahasiswa tingkat strata satu masih proses belajar dalam hal penulisannya belum benar-benar ke penelitian menginjak ke tingkat yang lebih tinggi benar-benar melakukan penelitian yang sebenarnya” penjelasan tersebut sesuai dengan pengalaman beliau yang dirasakan selama penulisan penelitian. Maka dari itu colloquium ini sangat penting diadakan guna memperbaiki tatacara penulisan pada mahasiswa tingkat strata satu yang masih proses belajar dalam penulisan penelitian. Dalam pelaksanaan colloqium kemarin ada satu quotes yang sangat menarik dari Ibu Arivatu Ni’mati Rahmatika MEI “Penelitian itu seperti perang. Kalau ga selesai adalah kalah, dan kalau kalah adalah konyol” quotes ini sangat berpengaruh untuk semangat mahasiswa dalam proses penulisan penelitian agar selesai dengan tepat. Tidak lupa juga ibu Fitri Zaelina M.E.K memberikan semangat untuk para mahasiswa yang sedang mengerjakan penelitian tugas akhir. Pada colloquium ini bukan hanya sekedar diskusi tentang tatacara penulisan saja tetapi banyak masukan saran untuk mahasiswa. Sehingga, saran yang membangun dapat memotivasi mahasiswa guna menyelesaikan tugas akhir dengan baik. Dengan dilaksanakannya eksyar colloquium ini mahasiswa mendapatkan banyak hal baik ilmu maupun pengalaman yang telah disampaikan dengan baik oleh para ahli. Walaupun pelaksanaan dilaksanakan secara online tidak mengurangi semangat mahasiswa karena penyampain saran benar-benar dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa. Harapannya dengan adanya pelaksanaan colloquium ini dapat memotivasi prodi lain untuk ikut serta melaksanakannya karena colloquium ini sangat penting untuk penulisan tugas akhir kedepannya.

PENGUMUMAN SURVEI KEPUASAN MAHASISWA, DOSEN, DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/PENGUMUMAN-SURVEY.pdf” attachment_id=”3047″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

Kajian Enterpreneur dalam rangka Harlah Ke-6 IPNU dan IPPNU Unwaha Jombang

Jombang, 12 Maret 2023 Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas KH. Abdul Wahab Hasbullah mengadakan Acara Harlah Ke-6 dan Kajian Enterpreneur dengan tema akselerasi pelajar untuk peradaban dunia pada (12/3/2023). Dalam sambutannya, Aank Fikri Al Bustomi selaku ketua PKPT IPNU menyampaikan bahwa Kader-kader IPNU-IPPNU diharapkan dapat berkontribusi, bermanfaat dan ikut andil mengambil peran di tengah-tengah Masyarakat. Sementara itu, Pembina PKPT UNWAHA, Muhammad Subhan S. Hum. menyampaikan bahwa IPNU-IPPNU harus mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap memertahankan identitasnya. IPNU-IPPNU juga harus mampu memanfaatkan dan menggunakan fasilitas modern sebagai media Pembina akhlakul karimah dan media dakwah. Hadir juga dalam memberikan Promotor Sunardi Yasin (Ketua Komisi B DPRD Kab. Jombang), yang menghimbau pemuda atau milenial Nahdliyin untuk terlibat dalam proses mengembangkan minat, skill, dan bakatnya di bidang bisnis. Semantara Agus Anwar Firdaus selaku pengurus HIPMI Jombang menyampaikan bahwal kunci kesuksesan dibidang bisnis adalah kemauan belajar yang dibarengi dengan tindakan nyata.