Tag: thailand
Unwaha MOU dengan University of The Chamber of Commerce (UTCC) Thailand
Sebagai upaya pencapaian visi UNWAHA yaitu menjadi institusi pendidikan tinggi berstandar internasional yang berperan aktif dalam pengembangan IPTEK, pengelolaan Sumber Daya Alam, dan peningkatan Sumber Daya Manusia seutuhnya, UNWAHA kembali menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri yaitu University of the Chamber of Commerce (UTCC) Thailand. Acara yang dihadiri jajaran pimpinan UNWAHA dan Dr. Piraphong Foosiri, Ms. Parichart Thammajinda, dan Mr. Wang Minliang selaku perwakilan UTCC ini digelar secara online pada Kamis (30/4/2023). Kegiatan ini merupakan penjajakan MoU antara UNWAHA dengan UTCC yang banyak membahas tentang berbagai program yang akan dijalankan selama kerjasama antar perguruan ini berlangsung. Melalui sambutannya Prof. Dr. Ir. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., Asean Eng., selaku rektor UNWAHA berharap bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal terjalinnya kerjasama yang baik antara UNWAHA dengan UTCC baik dibidang riset maupu bidang kerjasama lainnya.
Clossing Ceremony Mahasiswa Program Sit-in Gelombang I
Thailand – Pelaksanaan program kuliah sit-in mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) telah beranjak di akhir perkuliahan. Waktu satu bulan menuntut ilmu di International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) yang disediakan terasa begitu cepat bagi mereka mahasiswa UNWAHA. Hal ini menunjukkan antusias mahasiswa yang begitu tinggi terhadap pentingnya pendidikan. Melalui acara “Farewell 49 sit-in students” oleh IC-UTK, secara resmi mengakhiri perkuliahan pada mahasiswa sit-in gelombang I. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur IC-UTK, Mrs. Prattana Srisuk, PhD yang juga turut mengapresiasi mahasiswa program sit-in atas keaktifannya dalam mengikuti perkuliahan. Seperti layaknya sebuah acara perpisahan, mahasiswa UNWAHA turut memberikan sebuah performance yang dipersembahkan untuk bapak/ibu dosen di IC-UTK. Farewell 49 sit-in students kali ini UNWAHA bersama dengan dua perguruan tinggi dari Jawa timur yaitu Universitas Kanjuruhan Malang, dan STIE Malangkuceerawa. “selain kita berinteraksi dengan mahasiswa asal Thailand, kita juga berinteraksi dengan rekan sesama mahasiswa Jatim”, ungkap salah satu mahasiswa peserta sit-in. Mrs. Prattana Srisuk, PhD di akhir acara perpisahan memberikan ucapan selamat sambil menyerahkan sertifikat bagi seluruh mahasiswa program sit-in. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembacaan doa. Pengalaman mahasiswa yang telah melaksanakan program ini diharapkan secara langsung maupun tidak langsung dapat memberikan dampak positif dan motivasi bagi mahasiswa UNWAHA pada khususnya.
Penerimaan Mahasiswa UNWAHA di IC-UTK Thailand.
Setelah pelepasan mahasiswa sit-in gelombang I oleh Bupati di PemKab Jombang kemarin, tepat pukul 19:00 waktu setempat, 27 mahasiswa UNWAHA telah tiba dan dijemput oleh pihak International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) ke Phranakonthai Dormitory. Pembukaan penerimaan mahasiswa sit-in dilaksanakan pada hari Selasa (3/9) pukul 09:30 dimulai dengan pengenalan profil kampus IC-UTK. Sambutan selamat datang disampaikan langsung oleh Director of IC-UTK, Mrs. Prattana Srisuk, Ph.D kepada mahasiswa sit-in dan dlanjutkan dengan culture learning oleh staf akademik IC-UTK dalam rangka memberikan edukasi budaya di Thailand yang bertujuan sebagai wahana saling mengenal, adaptasi, dan toleransi budaya. Hal ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka yang memiliki kesempatan kuliah di luar negeri. Mahasiswa fakultas ilmu pendidikan yang sedang duduk di semester 3 tersebut merasa bangga selama 1 tahun kuliah di UNWAHA dapat menimba ilmu dan berinteraksi langsung dengan dosen dari luar negeri. “Alhamdulillah ini pengalaman baru bagi kami, terima kasih bapak ibu dosen UNWAHA, karena bekal dari bapak ibu sangat bermanfaat di sini” ungkapnya sambil mengusap air mata bangga. Melalui serangkaian acara penerimaan ini, maka detik ini juga mereka sudah resmi menjadi bagian dari mahasiswa IC-UTK hingga 30 September 2019. Seluruh mahasiswa sit-in diharapkan dapat aktif mengikuti perkuliahan dan bersungguh-sungguh dalam belajar mengingat kesempatan ini belum tentu datang untuk yang kedua kali.
MOU dengan International Collage University of Technology Krungthep (IC-UTK) Thailand
Rajamangala, Thailand – Menindaklanjuti program unggulan kuliah sit in , UNWAHA kembali melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi lain di luar negeri. Hal ini sebagai upaya pencapaian visi yakni menjadi institusi pendidikan tinggi berstandar internasional yang berperan aktif dalam pengembangan IPTEK, pengelolaan sumber daya alam, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia seutuhnya. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan International Collage University of Technology Krungthep (IC-UTK) Thailand yang digelar Rabu (6/3/2019). Penandatanganan MOU oleh Rektor UNWAHA, Dr. Anton Muhibuddin, M.P. didampingi Wakil Rektor Bidang Humas & Publikasi Dr. KH. Fatkhulloh, M.Pd.I. dan Kaprodi Ekonomi Syariah Kholis Firmansyah, S.HI., M.SI. selaku Koordinator program kuliah sit in kemudian dilanjutkan penandatanganan oleh Direktur IC-UTK, Mrs. Prattama Srisuk, Ph.D. Butir MOU meliputi: (1) faculty exchange; (2) student exchange; (3) sharing of international academic and materials; (4) sharing of joint research programs and research achievements; (5) joint training programs; (6) jointly sponsored conforence or forums; and (7) other international cooperative and exchange programs. Direktur IC-UTK menyatakan bahwa MOU ini akan memberikan manfaat bagi kedua perguruan tinggi dalam pengembangan kualitas bidang akademik sebagaimana butir yang telah disebutkan. Tak terhenti sampai di sini, perjalanan UNWAHA dalam peningkatan mutu akademik terus dilakukan melalui kerja sama internasional yang akan datang.
Mahasiswa Unwaha Kuliah Sit in di Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) melalui salah satu program unggulannya kembali memberangkatkan beberapa mahasiswa untuk study ke luar negeri. Program unggulan yang dimaksud adalah Kuliah Sit in. Istilah “sit in” merupakan suatu program kuliah dimana mahasiswa mengikuti kuliah singkat di salah satu perguruan tinggi partner baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Tahun ajaran 2018/2019 saat ini, beberapa mahasiswa terpilih untuk kuliah Sit in di Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand. Hal ini bukan yang pertama bagi Unwaha dalam menyelenggarakan program kuliah Sit in ke perguruan tinggi luar negeri. Universitas berbasis islam yang dipimpin oleh Dr. Anton Muhibuddin, M.P. ini juga menyelenggarakan kuliah Sit in ke Korea University pada periode sebelumnya. Program unggulan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa terhadap dunia pendidikan dan perkuliahan di luar negeri sekaligus membangun network serta melatih kemampuan teamwork dengan mahasiswa yang tentu saja memiliki perbedaan secara adat dan budaya. Program ini pada umumnya meliputi kegiatan perkuliahan melalui kegiatan belajar mengajar bersama dosen sebagaimana biasa dan kegiatan group project bersama dengan mahasiswa perguruan tinggi partner. Program unggulan kuliah Sit in diikuti oleh mahasiswa dari beberapa Program studi yang berbeda. Mahasiswa yang terpilih dalam program kuliah Sit in dalam kesempatan kali ini yaitu Ahmad Na’im (S-1 Agroekoteknologi), Mira Sugiarti (S-1 Sistem Informatika), Febrian Dwi Putra (S-1 Teknik Informatika), Uun Rosyidah (S-1 Pend. Agama Islam), M. Arif Taufiq (S-1 Pend. Bahasa Arab), dan M. Anis Abdillah (S-1 Ekonomi Syariah). Acara pelepasan keenam mahasiswa tersebut berjalan lancar dengan diakhiri doa agar diberikan kelancaran dan ilmu yang bermanfaat di sana. Wakil Rektor bidang kerjasama dan pengembangan bersama beberapa staf mengantarkan mahasiswa tersebut hingga perpisahan di bandara Juanda. “Melalui program ini, kami berharap mereka mampu berkoordinasi dengan baik antar mahasiswa serta membuka wawasan yang lebih luas berdasarkan materi kuliah yang diperoleh di sana”, ujar Ali Priyono, M.Pd.I. selaku Wakil Rektor bidang keuangan yang juga turut serta mengantar mahasiswa siang ini (13/02). “Alhamdulillah program ini berkesan bagi saya karena berkesempatan menimbah ilmu ke luar negeri. Selain sebagai pengalaman baru, program ini juga melatih kemampuan bahasa inggris yang telah saya pelajari”, kata salah satu mahasiswa Prodi Agroekoteknologi. Mahasiswa menjalani kuliah Sit in selama 24 hari yaitu mulai tanggal 13 Februari sampai 9 Maret 2019. Kholis Firmansyah, S.HI., M.SI. selaku koordinator program kuliah Sit in serta segenap jajaran dosen berpesan kepada mahasiswa yang berkesempatan kuliah Sit in ke luar negeri untuk memanfaatkan program ini dengan baik, menjaga kesehatan di iklim yang berbeda serta yang terpenting adalah tetap menjaga moral sebagaimana jati diri mahasiswa Unwaha yang berwawasan global berkarakter islami.
UNWAHA Berkolaborasi dg Universitas Dwijendra & UMAHA selenggarakan seminar Internasional Tentang Riset
Bertempat di Denpasar, Bali, pada hari senin, 17 oktober 2016, UNWAHA kembali mengadakan event internasional yang menghadirkan pembicara dari Korea University, Korsel dan Chulalongkorn University, Thailand. Event internasional kali ini bertempat di Denpasar, Bali dan mengangkat topik bertema “Building International Collaboration Research“. Bekerjasama dengan Universitas Dwijendra, Denpasar dan Universitas Maarif Hasyim Latief, Sepanjang, event yang dikemas dalam bentuk seminar internasional ini dihadiri tidak kurang dari 1000 peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Tampak hadir pula Dr. Fathoni Rodli, Rektor UMAHA yang sekaligus juga Ketua Umum Ahli Dosen Republik Indonesia, Prof. Bunyamin mewakili Menteri Ristek Dikti RI, Ketua Kopertis Wilayah 8 dan beberapa tokoh dan pejabat lainnya. Dr. Fathoni Rodli dalam sambutan pembukanya menyampaikan pentingnya menggalang jejaring internasional bagi perguruan tinggi di Indonesia. Mengingat tuntutan go international saat ini dan ke depan, maka jejaring internasional yang kuat menjadi kunci kualitas suatu perguruan tinggi. Dalam kesempatan seminar internasional yang selanjutnya diharapkan ada implementasi konkret ini, merupakan kegiatan yang sangat strategis untuk menginisiasi maupun memperkuat jejaring tersebut, demikian lanjut Fathoni. Prof. Bunyamin yang mewakili kementerian Ristekdikti pada sesi diskusi juga menyampaikan dukungannya secara kelembagaan maupun secara pribadi terhadap langkah langkah konkret yang dilakukan Unwaha dan perguruan tinggi lainnya dalam upaya go internasional. Rektor Unwaha, Dr. H. Anton Muhibuddin, dalam konferensi pers meyampaikan bahwa program-program Unwaha dalam menuju go international diantaranya adalah pengiriman mahasiwa Unwaha untuk magang dan skripsi di beberapa perguruan tinggi luar negeri ternama yang menjadi partner. Selain itu, lanjut Dr. Anton, bahwa peningkatan publikasi internasional melalui kerjasama dengan perguruan tinggi partner menunjukkan peran yang signifikan dalam upaya go international.