Tag: UM
Jalin Silaturahmi, HMP PBA Unwaha Gelar Studi Banding dengan HMD Sastra Arab UM
Malang – Guna menjalin hubungan baik antar organisasi, Pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (HMP PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar studi banding. Studi banding dilakukan bersama Pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sastra Arab Universitas Negeri Malang (UM), di Aula Gdung D16 Fakultas Sastra, Rabu (26/6/2024). Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 80 peserta ini, mengusung tema “Simposium Organisasi: Formulasi Strategi Pengembangan Himpunan yang Inklusif dalam Segala Bidang”. Dengan tema tersebut, diharapkan kepada setiap individu di masing-masing organisasi memiliki kesempatan yang sama untuk berproses dan berkontribusi pada organisasi. HMP PBA Unwaha Disambut Hangat Ucapan selamat datang dan sambutan hangat kepada rombongan Studi Banding HMP PBA Unwaha Jombang disampaikan oleh Ketua Departemen Sastra Arab UM, Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd., M.Pd., pada sesi pembukaan. Dilanjut dengan sambutan oleh Kaprodi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada Departemen Sastra Arab UM yang menyambut dengan baik studi banding HMP PBA tersebut. “Studi banding ini juga sebagai salah satu wujud dari implementasi MoU (Memorandum of Understanding, red) yang sudah terjalin dengan baik antara Unwaha Jombang dan UM,” ucap beliau. Kaprodi PBA tersebut juga berharap, dalam kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi seluruh pengurus HMP PBA Unwaha Jombang. “Selain bertukar informasi mengenai program kerja, semoga dengan studi banding ini ada inovasi yang dapat bermanfaat untuk kemajuan bagi masing-masing lembaga,” harapnya. Sharing Session Dilanjut dengan sharing session, di mana para pengurus dari masing-masing organisasi saling bertukar gagasan untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi praktis yang dapat diimplementasikan. Ketua HMP PBA, Erna Dwi Widiya Ningrum mengatakan, kegiatan ini berorientasi pada simposium organisasi untuk menekankan pentingnya inklusivitas sebagai landasan utama dalam perumusan strategi-strategi yang efektif untuk perkembangan himpunan. “Kita berfokus pada pengembangan kebijakan dan praktik yang adil, menciptakan lingkungan yang kondusif serta memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mencerminkan semangat inklusivitas sebagai elemen kunci dalam pengembangan himpunan. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan taktik atau penerapan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi di semua bidang yang ada di himpunan,” katanya. Di akhir pemaparannya, ia juga berharap, melalui kegitan ini pihaknya dapat memperoleh wawasan baru terkait berbagai aspek manajamen dan dinamika organisasi. Baik dari sisi pengembangan SDM, pengelolaan administrasi, serta strategi komunikasi dan publikasi. “Dengan terselenggaranya kegiatan studi banding ini, para pengurus HMP PBA Unwaha juga berharap mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Unwaha Jombang,” imbuhnya. Dokumentasi Studi Banding Red: Faiqotul Millah Editor: Ibrahim
Fakultas Ilmu Pendidikan UNWAHA Studi Banding ke FMIPA UM
Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Pengertian dari studi banding itu sendiri adalah sebuah konsep belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan berbeda yang merupakan kegiatan yang lazim dilakukan untuk maksud peningkatan mutu, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, dll. Persiapan yang dilakukan sebelum melakukan studi banding adalah melakukan tinjauan dan evaluasi internal, mengenai mana saja yang akan dikembangkan dan dinaikan progresnya. Setelah itu dibuat draft list secara terstuktur sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Tujuan utama melakukan studi banding nantinya adalah menggali sebanyak mungkin informasi yang bisa didapat scara teknis real dan empiris. Untuk dijadikan barometer dan pembanding yang kemudian masuk untuk menemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif, baik untuk plan ke depan dalam jangka pendek dan jangka panjang secara futuristik. Jadi dengan kata lain tujuan dari studi banding tersebut adalah : untuk menambah wawasan tentang tempat lain. untuk menimba pengalaman baru di ditempat lain. untuk membandingkan dengan tempat lain. untuk menambah cakrawala berpikir Rabu, 31 Januari 2017, segenap civitas akademik Fakultas Ilmu Pendidikan UNWAHA melakukan studi banding ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Rombongan terdiri atas dosen, staf, dan mahasiswa semester IV dan VI. Studi banding yanng dilakukan tidak hanya lingkup fakultas secara umu, melainkan juga ke jurusa-jurusan yang ada di FMIPA UM. Kegiatan studi banding bukan hanya sharing wawasan dan pengetahuan secara teorotik saja melainkan mahasiswa juga belajar praktikum di laboratorium. Secara umum, studi banding kali ini dilakukan untuk membandingkan kurikulum, pengajaran, hingga fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran. Selain ke FMIPA UM, kegiatan studi banding berlanjut pada kegiatan lapangan. Mahasiswa mempraktekkan teori yang telah diperoleh dari pembelajaran. Dekan FIP yang juga turut mendampingi kegaiatan studi banding menyampaikan bahwa studi banding merupakan sarana koreksi megenai apa yang sudah dilakukan selama ini di kampus, berbagi wawasan dan pengalaman, dan untuk mempraktekkan kajian materi yang telah diberikan.