Skip to main content

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Wagub Emil di Wisuda UNWAHA: Karakter Menentukan Kesuksesan

Di hadapan 606 wisudawan, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya pengembangan pola pikir dan jiwa pejuang di tengah cepatnya perubahan era disrupsi dan kecerdasan buatan (AI).

Jombang – Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., menyampaikan pidato dan pesan sarat makna bagi 606 wisudawan dalam Upacara Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna KH. Hasbullah Said, Minggu (04/10/2026).

Dalam pidatonya, Wagub Emil menegaskan bahwa kelulusan dan gelar akademik merupakan capaian yang patut disyukuri atas proses kerja keras selama menempuh studi. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa ijazah bukanlah alat otomatis yang serta-merta menjamin masa depan seseorang.

Ijazah Sebagai Kunci Pembuka Peluang

Wagub Emil mengibaratkan ijazah sebagai kunci pertama untuk melangkah ke arena pengabdian dan peluang yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Seberapa cepat dunia berubah, maka ijazah hari ini adalah ijazah yang harus disyukuri karena meraihnya perlu kerja keras. Tapi ini bukan alat otomatis yang kemudian dapat mengamankan masa depan panjenengan semua, melainkan kunci pintu pertama yang mengantarkan kepada peluang yang lebih besar,” ujar Wagub Emil.

Ia menekankan bahwa proses belajar tidak pernah berakhir dengan digenggamnya ijazah. Nilai paling substansial yang didapat selama berproses di kampus adalah pembentukan karakter dan pola pikir (mindset).

“Pembelajaran tidak akan berhenti dengan diraihnya ijazah. Jangan membatasi diri. Apa yang diraih dan apa yang berharga dari kampus ini adalah pengembangan karakter dan pola pikir. Inilah yang akan menentukan kesuksesan saudara-saudara sekalian,” cantumnya.

Menghadapi Cepatnya Perubahan Era AI

Menyoroti laju disrupsi teknologi, Wagub Emil menyinggung bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta dinamika sosiopolitik global telah mengubah pandangan publik secara masif dalam waktu singkat. Menurutnya, respons terbaik terhadap situasi ini adalah terus mengasah keahlian dan kapasitas diri.

“Kita hidup di era di mana apa yang hari ini berlaku, besok bisa berubah. Kita sering mendengar AI, pertengahan tahun menjadi pembicaraan yang luar biasa. Cepat sekali pandangan ilmiah, sosiopolitik, bahkan publik berubah terhadap satu peristiwa,” terangnya.

Pemprov Jatim Apresiasi Karakter Tangguh Alumni UNWAHA

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wagub Emil menyampaikan kebanggaannya atas konsistensi UNWAHA dalam mencetak lulusan berkarakter unggul. Ia menegaskan bahwa dalam menghadapi tantangan dunia yang bergejolak (turbulensi), bangsa Indonesia tidak sekadar membutuhkan lulusan yang hafal teori, melainkan sosok berjiwa pejuang.

“Kami dari Pemprov Jawa Timur merasa berbahagia karena Universitas KH. A. Wahab Hasbullah betul-betul istiqomah. Kita tidak butuh lulusan yang hanya hafal textbooks, melainkan jiwa pejuang dan karakter yang tangguh dalam menghadapi turbulensi,” tegasnya.

Red: Ibrahim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Pengumuman Terbaru
Agenda Terbaru