Author: admin
HASIL SELEKSI CBT ONLINE PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM BEASISWA GENERASI MUDA NU, PROGRAM BEASISWA TAHFIDZ DAN JALUR REGULER TA 2021/2022
PENGUMUMAN HASIL UJIAN SELEKSI MASUK PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHAP 2 PROGRAM BEASISWA GENERASI MUDA NU, REGULER & BEASISWA TAHFIDZ UNIVERSITAS KH.A WAHAB HASBULLAH JOMBANG TAHUN AKADEMIK 2021/2022 1. Berikut kami sampaikan hasil ujian seleksi masuk penerimaan mahasiswa baru tahap 2 Program Beasiswa Generasi Muda NU, Beasiswa Tahfidz dan Jalur Reguler Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang Tahun Akademik 2021/2022. Hasil Ujian Seleksi selengkapnya bisa di lihat disini 2. Bagi Peserta yang dinyatakan LULUS seleksi, segera melaksanakan Herregristrasi pada tanggal 20 – 31 Agustus 2021 dengan ketentuan sebagai berikut : Program Beasiswa Generasi Muda NU pembayaran herregristrasi sebesar 50 % dari biaya perkuliahan sesuai jalur yang dipilih (Beasiswa NU gelombang 3) . Program Jalur Reguler pembayaran herregristrasi sebesar Rp. 2.000.000,- Adapun pembayaran herregristrasi pada nomor rekening : 1420020095955 a.n Universitas KH.A Wahab Hasbullah Jombang (Bank Mandiri) dan bukti pembayaran diberikan ke bag pendaftaran Unwaha (Bu Herni Idawati, M.Pd) Dan bagi peserta yang LULUS (program beasiswa generasi muda NU) WAJIB mengisi surat pernyataan kesanggupan melaksanakan segela ketentuan yang berlaku dalam beasiswa NU Universitas KH.A Wahab Hasbullah Jombang dan dikumpulkan ke panitia PMB. Surat pernyataan kesanggupan dapat di download disini 3. Peserta Program Beasiswa Tahfidz masih ada satu kali tes lagi yaitu TES LISAN ( Jadwal pelaksanaan dapat lihat disini ) NB. : Adapun bagi peserta yang di nyatakan tidak lulus dapat mengikuti ujian seleksi pada tahap berikutnya yang akan dilaksanakan pada bulan September 2021. Hal hal yang kurang jelas bisa ditanyakan ke bag PMB Unwaha ( Bu herni dan Pak Munir). Ditetapkan di Jombang, 19 Agustus 2021 Ketua Pelaksana PMB Ttd Ali Priyono, AR.,M.Pd.I
Tips Sederhana menjadi Pemimpin Visioner
Seorang pemimpin harus memiliki taktik yang jitu untuk mewujudkan visinya. Ia harus mampu menerjemahkan inspirasi dan visi yang ia punya menjadi program-program yang praktis dan sederhana namun menarik serta terukur keberhasilannya. Memang tidak mudah menjadi pemimpin yang visioner untuk mewujudkan konsep ideal pada tataran praktis tidak akan luput dari banyak kendala di lapangan. Berikut tips sederhana dari Burt Nanus agar langkah-langkah menuju kepemimpinan visioner bisa terwujud: Pertama, Langkah Perencanaan , seorang pemimpin harus mampu merumuskan ide atau gagasan suatu visi dan mempunyai suatu pandangan visi misi yang jelas dalam organisasi. Dalam langkah ini berikut hal-hal yang harus diperhatikan; Visi harus dapat memberikan panduan/arahan dan motivasi, visi harus disebarkan di kalangan anggota organisasi (stakeholder) dan Visi harus digunakan untuk menyebarluaskan keputusan dan tindakan organisasi yang penting. Kedua, Langkah Implementasi, memberi arti pada kerja dan usaha yang dilakukan bersama-sama para anggota organisasi berdasarkan visi yang jelas. Terdapat 5 hal yang harus diperhatikan dalam langkah implementasi ini, di antaranya : Fokus kepada tujuan organisasi, Membuat rencana jangka panjang, menengah maupun pendek, Mengembangkan visi bagi masa depan organisasi, Selalu berada dalam kondisi siap dan dinamis untuk berubah serta Selalu mengetahui kebutuhan konstituen/pelanggan. Ketiga, Langkah Evaluasi, langkah ini difungsikan sebagai langkah mengukur ketercapaian, Kepemimpinan yang berorientasi kepada pencapaian visi, terbiasa menghadapi segala tantangan dan resiko, mengamati suatu kejadian di masa depan. Dapat disebut pemimpin visioner apabila seorang pemimpin dalam sebuah lembaga jika sudah dapat memenuhi kriteria-kriteria ketercepaian dari visinya, setelah melalui adanya proses perencanaan serta pelaksanaan sebagai implementasi dari rencana dalam sebuah pembentukan visi. Baca Selengkapnya->>
Hobi Siswa Bermain Drama? ini Teknik Pembelajarannya
Sandiwara tanpa naskah (script) dan tanpa latihan terlebih dahulu merupakan teknik belajar yang pelaksanaannya dilakukan secara spontan. Biasanya orang lebih awam menyebut sebagai sosiodrama Masalah yang didramatisasikan adalah mengenai situasi sosial. Sosiodrama akan menarik bila pada situasi memuncak, kemudian dihentikan. Selanjutnya dilakukan diskusi, bagaimana jalan cerita seterusnya, atau pemecahan masalah selanjutnya. Proses pembelajaran melibatkan dua subjek, yaitu guru dan siswa akan menghasilkan suatu perubahan pada diri siswa sebagai hasil dari kegiatan pembelajaran. Hasil belajar ada yang bersifat terbatas, dan karena itu, kemungkinan untuk mengalihkannya ke bidang study lain terbatas pula, seperti informasi verbal dan keterampilan motorik. Ada pula hasil belajar yang mengandung kemungkinan untuk mengalihkannya ke bidang study lain/berbagai bidang secara luas, bahkan menjadi bekal untuk digunakan/dimanfaatkan dalam banyak bidang kehidupan, seperti banyak konsep, kaidah, prinsip, siasat-siasat mengatur kegiatan kognitif dan sikap. Makin meningkat pula kemungkinan hasil-hasil itu diterapkan dan dimanfaatkan secara luas. Mata pelajaran fiqih misalnya yang merupakan salah satu mata pelajaran PAI yang mempelajari banyak konsep, kaidah, prinsip dalam mengatur pola hubungan manusia dengan Allah SWT, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungannya. Fiqih diharapkan menjadi alat kontrol bagi siswa dalam mengarungi kehidupannya kelak. Lalu, apakah penerapan sosiodrama pada matapelajaran fiqih bisa membawa dampak positif bagi siswa? Baca selengkapnya->>
Ternyata ini Resep siswa tetap Berprestasi selama Belajar Daring
per 24 Maret 2020, satuan pendidikan di seluruh Indonesia mengambil langkah tegas dalam menanggapi seruan pemerintah untuk melakukan aktivitas belajar dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring. Pembelajaran daring memang memiliki sisi kepraktisan, namun pembelajarin daring juga memiliki kendala yang harus dihadapi guru dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Guru lebih tertuntut untuk belajar dan mengevaluasi agar materi yang disampaikan benar-benar dimengerti oleh siswa. Dalam kondisi ini, guru dapat menggunakan aplikasi di Google bernama Google Classroom. Aplikasi tersebut merupakan bentuk kelas virtual yang mirip dengan kelas sebagaimana pembelajaran luring. Namun, aplikasi ini terintegrasi dengan layanan google docs dan google drive sehingga memudahkan pengguna untuk mendapatkan keuntungan dari layanan tersebut. Merancang cara yang efektif menggunakan Google Classroom akan memenuhi kebutuhan siswa dalam mendapatkan proses dan pemahaman selama pembelajaran serta praktik yang lebih menarik dengan interaksi materi yang dijelaskan oleh guru. Dengan cara demikian, materi yang semula kaku dan hanya dapat ditulis kini menjadi suatu desain pembelajaran yang menarik sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa selama pembelajaran daring. Lantas, apakah aplikasi tersebut layak digunakan oleh siswa selama pembelajaran daring?, benarkah aplikasi tersebut mampu meningkatkan prestasi belajar mereka? Baca Selengkapnya->>
PELAKSANAAN TA DAN PUBLIKASI 2021
Menindaklanjuti surat edaran nomor 0174/A/UNWAHA/SE/VI/2021 pelaksanaan yudisium pada Bulan September, maka disampaikan beberapa keputusan hasil rapat sebagai berikut: Pelaksanaan TA wajib tuntas paling lambat akhir Bulan Agustus 2021, meliputi Ujian TA dan publikasi artikel hingga berstatus publish/Accepted dibuktikan dengan LoA. Dosen Pembimbing TA bersama mahasiswa dimohon untuk lebih inten dalam penyelesaian TA, terutama bagi mahasiswa semester VIII. Publikasi artikel dinyatakan valid sebagai persyaratan yudisium apabila artikel telah Publish atau memperoleh LoA dengan keterangan publish pada tahun 2021. Bagi yang melaksanakan publikasi berupa Prosiding Seminar Nasional/internasional, maka dinyatakan valid sebagai persyaratan yudisium apabila telah memperoleh LoA atau Sertifikat pemakalah tahun 2021. Mahasiswa semester VIII yang belum dapat menyelesaikan TA hingga batas yang ditentukan di atas, maka tidak dapat mengikuti Yudisium tahun 2021 sehingga wajib menyelesaikan TA pada semester berikutnya dengan topik penelitian dan dosen pembimbing yang sama. Mahasiswa semester VI yang belum dapat menyelesaikan TA hingga batas yang ditentukan di atas, wajib melanjutkan program TA pada semester berikutnya dengan topik penelitian dan dosen pembimbing yang sama. Unduh Surat Edaran Pelaksanaan TA dan Publikasi
Keluar Masuk Garasi Tanpa Ribet?, Gunakan Cara ini!
Seiring dengan berkembangnya teknologi, manusia semakin dimudahkan dalam berbagai hal. Salah satunya mereka sudah tidak perlu berjalan untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan. Salah satunya adalah garasi otomatis yang dapat mempermudah pengguna dalam mengoprasikannya. Garasi merupakan suatu tempat khusus bagi kendaraan agar terhindar dari pencurian, maupun cuaca sekitar. Pada umumnya, garasi memang dirancang secara tertutup untuk faktor keamanaan. Namun terbayangkah ketidakpraktisan ketika seseorang hendak keluar masuk garasi pada saat cuaca terik atau bahkan hujan deras? Ya, mereka perlu turun dari kendaraan untuk membuka dan menutupnya kembali. Dengan adanya sistem garasi otomatis, pengguna dapat membuka dan menutup tanpa harus mendekati atau bahkan mendorong pintu garasi terlebih dahulu. Hal ini sangatlah membantu pengguna ketika akan memasuki garasi mereka. Baca Selengkapnya->>