Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: admin

3 Ways to Make Boring ELearning Content Fun

Let’s say you have boring, but important, content. It’s dry and not inherently interesting… and there’s a lot of it. You try to make something fun, but it immediately dissolves into death-by-PowerPoint nonsense. What do you do? First, I’d shake those assumptions. There’s no such thing as boring content, because ‘boring’ isn’t a real thing. Boredom is – it’s a reaction to something someone doesn’t find engaging. Nothing in this world is boring to everyone. That means there’s someone out there who’ll find your content fun. Does that help you if most folks find it boring? Maybe not, but it’ll stop you seeing it as a hopeless, uphill battle. The problem isn’t in the subject matter or the details you have to teach. It’s in the delivery. Luckily, there are three easy ways to make your eLearning more engaging… no matter how tedious your learners expect it to be. You can incorporate these into any course – even if it’s as low-tech as a text-only forum. It won’t add much (if any) to the time it takes to deliver. And it’ll make your course work for your learners. Sound too good to be true? Like always, there’s a catch – it might take some deep thinking and a little work to implement these. Okay, here we go: The first and least powerful of the three is contrast. All the best course designers know throwing a wall of text at your learners is a mistake. But sometimes you have a lot of content you want to get across. If you have to use this approach and can’t think of a way around it, change what your learners look at. After a wall of text, the next slide/page/whatever could be a simple diagram. Or a graph. Or a chart, table (without too many words) or meme. If each slide looks different, it can keep your readers engaged, even as you bombard them with a firehose of information. Like I said, this is the weakest approach of the three… but it sure beats giving them nothing but endless paragraphs to read. On to approach #2: If you hate your content, you might be tempted to say something like: “I know it’s Friday and I’m really sorry about this, but I have to read from the textbook. It’ll be boring but in order to certify you, with have to cover all of these points. Sorry.” That’s why I told you to stop thinking about your content as boring. This awful delivery helps no one. Instead, you could say: “Welcome to the best part of the week, everyone! You have your textbooks in front of you, which have all the answers you’ll need in the future. Today, I’m going to go over a few of the more relevant parts for you. And who knows, we might just finish early and get a head start on the weekend!” Same content, huge difference. That’s why the second approach involves enthusiasm. How do you get your dog excited? By talking about its favourite treats – that is, focus on the content? No – you could talk about anything with enthusiasm and they’ll like it. I’m not saying your learners are only as smart as dogs. But humans and dogs get bored or interested in the same way as each other. If something doesn’t spark emotion in you, it’s clearly not worth paying attention to. Do your learners a favour and show a little passion. Approach #3: I’m sure you know about the curve of forgetting – that graph that shows a week after your course, your learners will forget 90% of what you told them. That research is true but it’s not the full story. To test that, researchers got people to memorise dry facts – usually a list of random words. But not all content is created equal. Stories are highly memorable. They’re more engaging to the brain and they help your learners contextualise the information. When you go into a case study of how someone used what you’re teaching them to make a billion dollars, they’re better able to remember and apply what you tell them. Case studies, war stories, anecdotes – any of them will make your material fun and memorable. I don’t care if you only teach over Twitter – you can use these three approaches to make even the most boring content fun. This is one small part of my eLearning philosophy. With my Fun, Friends and Flexibility model, you can use 12 powerful principles to make any learning, in any medium, more engaging and effective. Your learners will not only apply what you teach them… they’ll love you for making the course enjoyable.

5 Keutamaan Sholat Berjamaah yang Muslim Harus Ketahui!

Salat merupakan bagian terpenting dalam ibadah orang Islam. Salat juga merupakan amalan manusia yang paling pertama dihisab oleh Allah. Sehingga perintah untuk menegakkan salat begitu gencar dikatakan oleh Allah. Tanpa Salat, status sebagai orang muslim bisa dikatakan dipertanyakan kesahihannya. Karena, bagaimanapun kondisinya, jika masih sanggup salat, maka salatlah. Bahkan Allah memberikan kemudahan-kemudahan bagi umatnya dalam melakukan salat. Salat, bisa dilakukan sendiri ataupun berjamaah, duduk, berdiri, bahkan terbaringpun sah-sah saja jika ada kendala tertentu yang mengharuskan muslim salat dengan keadaan tertentu. Tapi, Allah selalu menganjurkan umatnya, untuk salat berjamaah. Karena salat ini merupakan peningkatan dari salat munfarid atau salat sendiri. Pahala yang dijanjikan Allah pada saat salat berjamaah juga lebih besar, terlebih jika dilakukan dimasjid. Secara syariat, salat berjamaah adalah salat yang dilakukan bersama-sama lebih dari satu orang. Kenapa salat berjamaah ini sangat dianjurkan oleh Allah? Karena ada beberapa keutamaan salat berjamaah yang akan Anda dapat jika Anda melaksanakannya. Apa saja keutamaan salat berjamaah? Berikut ini akan diuraikan 5 keutamaan sholat berjamaah yang muslim harus ketahui! 5 Keutamaan Sholat Berjamaah Mengenai keutamaan salat berjamaah, Nabi Muhammad SAW memiliki ketetapan dalam ukuran kelipatan, kemudahan, jumlah yang berjamaah, dan hingga jarak yang ditempuh oleh seorang muslim menuju tempat berjamaah pun dinilai sebagai pahala serta keutamaan dari semua pekerjaan yang melancarkan juga mengkhusyukan salat berjamaah yang ditunaikan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ada 5 keutamaan salat berjamaah. 1. Menjadi Syiar Bagi Masyarakat Keutamaan salat berjamaah yang pertama adalah, bisa bersilaturahmi dan bercengkrama dengan orang muslim yang lainnya. Keutamaan ini akan lebih baik jika Anda lakukan salat berjamaah di masjid. Perlu Anda ketahui, bahwa, salat berjamaah bisa dikatakan sebagai lembaga pendidikan yang sangat besar manfaatnya. Kenapa bisa dikatakan sebagai lembaga pendidikan? Karena jika Anda berkumpul dengan orang-orang saleh, maka Anda akan memiliki tradisi yang sama seperti orang-orang saleh tersebut. Salah satu pengajaran yang didapat dari orang saleh tersebut adalah, memiliki tanggung jawab besar terhadap Allah SWT. 2. Meningkatkan Kualitas Salat Keutamaan yang kedua adalah, salat berjamaah dapat meningkatkan kualitas salat Anda dan kita semua. Kualitas salat, ada dua tahap, yakni sahnya salat dan diterimanya salat. Menurut Nabi Muhammad SAW dalam HR. Ahmad dari ibnu umar, beliau bersabda : “Barang siapa membeli baju dengan hatga 10 dirham, sedangkan di dalamnya terdapat 1 dirham uang haram, maka Allah tidak akan menerima salatnya selama mengenakan baju tersebut.” Di dalam hadis riwayat Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Darimi, Rasullulah bersabda, “Barang siapa yang meneguk Khmar (minuman keras) maka salatnya dalam 40 hari tidak akan diterima.” 3. Pahala Lebih Besar Keutamaan selanjutnya adalah salat berjamaah memiliki derajat pahala yang lebih tinggi dari pada salat sendirian. Di dalam Hadist Riwayat Bukhari disebutkan, “salat berjamaah melampaui salat sendirian dengan mendapatkan 27 derajat pahala,” Jadi, perbandingan pahala salat berjamaah dan sendirian cukup jauh, karena salat sendirian, Anda hanya akan dapat pahala 1 derajat, sedang berjamaah Anda akan mendapatkan pahala 27 derajat, allahualam. 4. Dijauhkan Dari Sifat Munafik Keutamaan selanjutnya adalah, dijauhkan dari sifat munafik. Karena di antara kumpulan orang munafik adalah orang yang bermalas-malasan dalam melaksanakan salat. 5. Diampuni Dosanya Oleh Allah Keutamaan yang selanjutnya adalah diampuni dosanya oleh Allah. Seperi sabda Nabi Muhammad SAW, “Jika imam mengucapkan ‘Ghoiril maghdhubi ‘alaihim waladholliin”, maka ucapkanlah ‘aamiin’. Karena sesungguhnya siapaun yang mengucap bersamaan dengan malaikat, maka dosa-dosanya diampuni.” Itulah ulasan mengenai 5 kautaman salat berjamaah, semoga bermanfat!

5 Hal yang Harus Diketahui Oleh Umat Islam yang Sudah Baligh

Setiap muslim, pasti akan berada dan melalui masa baligh atau akil baligh. Baligh ini merupakan fase di saat tubuh berkembang dari anak-anak menjadi remaja atau dalam istilah umumnya adalah masa pubertas. Masa pubertas ini, dalam dunia sains, merupakan masa seseorang mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya, entah fisik ataupun psikis. Sedangkan di dalam islam, seseorang yang sudah mengalami baligh, di dalam ilmu fiqih artinya, orang tersebut telah dibebani beberapa hukum syara’. Dari tuntutan hukum tersebut, seorang yang telah baligh, dinamakan mukallaf. Jika mengutip pada situs resmi NU atau Nahdlatu’ Ulama, tidak semua orang yang baligh bisa disebut Mukallaf, karena ada beberapa orang baligh yang tidak dibebankan beberapa hukum syara’, seperti contoh, seseorang yang hilang akalnya atau orang gila. Oleh karenanya, kemudian muncul istilah Aqil Baligh, yang mana artinya orang tersebut telah mencapai baligh dan berakal sehat dalam artian dapat membedakan mana yang benar mana yang salah. Orang yang telah aqil baligh inilah yang kemudian dibebankan hukum syara’. Di dalam islam ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui setelah baligh. Berikut ini akan disampaikan 5 hal yang harus diketahui oleh umat islam yang sudah baligh. Untuk Anda yang mungkin masih bingung mengenai hal apa saja yang harus dilakukan setelah baligh, penjelasan berikut ini bisa Anda simak. 5 Hal yang Harus Diketahui Oleh Umat Islam yang Sudah Baligh Tak jarang, banyak orang Islam yang belum atau kurang paham mengenai apa yang harus mereka lakukan ketika sudah baligh. Padahal muslim yang sudah balik, dibebankan beberapa hukum syara’ yabg sifatnya wajib dilalukan. Untuk Anda yang belum mengetahui apa yang wajib Anda lakukan ketika sudah baligh, berikut kami akan uraikan. 1. Wajib Melakukan Hukum Syariat Seorang muslim yang telah baligh wajib melaksanakan hukum syariat islam yakni, melakukan perkara-perkara yang diperintahkan oleh Allah, dan menjauhi perkara yang dilarang oleh Allah. 2. Wajib Salat 5 Waktu Salat 5 waktu memang sejatinya sudah harus diajarkan sejak dini. Tapi, Anda tentu tahu, bahwa, pada tahap anak-anak, mereka sering kali melewatkan salat. Maka dari itu, jika Anda atau anak Anda sudah baligh, salat 5 waktu wajib hukumnya. Jika salat 5 waktu ini terlewat, maka dosa besar yang akan didapat. 3. Melaksanakan Puasa Ramadan Puasa ramadan adalah salah satu dari rukun islam. Rukun islam yang satu ini, wajib hukumnya ditunaikan oleh orang muslim ketika ramadan. Terlebih mereka yang sudah baligh. Setiap muslim yang baligh, wajib yang namanya menunaikan ibadah puasa ramadan. 4. Zakat dan Haji Bagi Anda atau anak Anda yang sudah baligh, wajib hukumnya menunaikan Zakat. Karena ini termasuk perkara yang diwajibkan oleh Allah. Untuk Haji sendiri, wajib bagi muslim baligh yang mampu. 5. Menutup Aurat Hal yang harus diketahui oleh umat Islam sesudah baligh yang terakhir adalah menutup aurat. Ini merupakan salah satu tuntutan dari Allah yang wajib dilakukan oleh mereka yang sudah baligh. Menutup aurat merupakan salah satu upaya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk wanita, aurat yang harus ditutup adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Untuk laki-laki, mulai dari pusar hingga mata kaki. Demikian ulasan mengenai 5 Hal yang harus diketahui oleh umat Islam sesudah baligh. Semoga bermanfaat.

Sebelum Sholat, Pastikan Perhatikan dan Lakukan 5 Hal Berikut Ini

Salat adalah ibadah yang paling utama dan wajib dilaksanakan oleh semua muslim yang sudah baligh. Salat wajib yang dimaksud adalah salat 5 waktu atau salat fardu, yakni Dhuhur, Asar, Maghrib, Isya, dan subuh. Ibadah salat wajib ini tidak boleh ditinggalkan. Barang siapa yang meninggalkan salat wajib dengan sengaja, maka dia akan sangat berdosa. Karena perlu Anda ketahui, bahwa amalan pertama yang nantinya akan dihisab oleh Allah adalah salat. Maka dari itu, janganlah Anda meninggalkan salat barang satu waktu pun. Sebaliknya, jika Anda melaksanakan salat dengan sebaik-baiknya, maka Anda akan memperoleh pahala. Tapi, salat, tidak sekadar salat saja, ada beberapa syarat salat yang harus Anda lakukan sebelum melaksanakan salat. Di dalam agama Islam, telah dijelaskan beberapa syarat sah salat yang harus dilakukan setiap muslim sebelum melaksanakan salat agar nantinya salat yang dilakukan diterima oleh Allah SWT. Bagi Anda yang belum tahu syaratnya, berikut akan dijelaskan. Jadi, sebelum sholat, pastikan dan lakukan 5 hal berikut ini. Sebelum Sholat, Pastikan Perhatikan dan Lakukan 5 Hal Berikut Ini Sebagai umat muslim, menunaikan ibadah salat fardu adalah kewajiban, terutama yang sudah baligh dan memiliki akal sehat. Tapi, sebelum salat ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebagai syarat sah salat. Apa saja? Silakan disimak! 1. Suci Dari Hadas Besar dan Kecil Syarat sah salat yang pertama adalah, Anda harus memastikan bahwa diri Anda bersih dari hadas besar maupun kecil. Hadas kecil berupa kentut, buang air kecil dan besar, terkena kotoran, dan lain-lain. Untuk menghilangkan hadas kecil ini, Anda hanya perlu mengambil wudhu untuk menyucikan kembali diri Anda. Sedangkan, hadas besar adalah keadaan seorang laki-laki yang tengah mengalami mimpi basah dan seorang perempuan yang sedang mendapatkan haid atau nifas. Muslim yang mengalami hal itu, agar dirinya kembali suci, perlu melakukan yang namanya mandi besar atau mandi junub terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat agar badannya kembali suci. 2. Menutup Aurat Hal yang harus Anda perhatian sebelum salat selanjutnya adalah, menutup aurat. Sebelum melaksanakan salat dan setelah mengambil wudhu, pastikan, pakaian yang Anda kenakan sudah menutupi aurat Anda. Periksa, apakah ada yang tersingkap, kekecilan, atau yang lainnya yang sekiranya berpotensi terbuka ketika salat berlangsung. Tapi, menutup aurat pun tidak cukup, Anda juga harus memastikan, pakaian yang Anda gunakan itu bersih dan rapi. Seperti firman Allah dalam QS Al A’raf ayat 31 yang mengatakan, “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki masjid.” 3. Suci Badan, Pakaian, dan Tempat Untuk Salat Selanjutnya, hal yang harus Anda perhatikan sebelum salat adalah, suci badan, pakaian, dan tempat salat. Jika Anda ingin melaksanakan salat, tiga hal itu harus Anda perhatikan. Badan Anda harus suci dari hadas besar ataupun kecil, pakaian Anda harus bersih dan rapi, juga tempat salat harus suci dari najis apapun. Sehingga barulah bisa Anda laksanakan salat yang khusyu. 4. Menghadap Kiblat Menghadap kiblat adalah hal yang harus Anda perhatikan sebelum salat selanjutnya. Ini merupakan syarat sah salat yang terpenting. Menghadap kiblat di sini maksudnya adalah menghadap ke arah Ka’bah atau Masjidil Haram. Jika semisal Anda sedang di lokasi yang tak ada arah petunjuknya, Anda boleh menghadap manapun ke arah yang Anda yakini sebagai kiblat. Sesungguhnya Allah memang selalu mempermudah urusan umatnya perihal salat. 5. Sudah Masuk Waktu Salat Hal terakhir yang harus Anda perhatikan sebelum salat adalah, waktu salat. Sebelum salat, Anda harus paham, sudahkan ini masuk waktu salat? Jadi, Anda harus pastikan, kalau waktu tersebut telah masuk ke salah satu waktu salat. Demikan, semoga bermanfaat!

Tips Solat Tepat Waktu yang Perlu Muslim Perhatikan

Solat lima waktu atau solat wajib adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim yang sudah baligh (laki-laki dan perempuan). Tapi sayang, masih banyak yang sering menunda-nunda melaksanakan solat sehingga solat di waktu yang sudah mepet. Nah, yang lebih parah malah terkadang banyak juga yang tidak melaksanakan solat sama sekali. Jelas, meninggalkan solat adalah dosa besar. Untuk itu, bagi Anda yang seorang muslim maka jangan sekali-kali sampai melaksanakan solat di waktu yang sudah mepet, atau bahkan tidak solat sama sekali. Solat di waktu yang mepet jelas membuat Anda akan solat dengan tidak khusyuk, dan bahkan tergesa-gesa. Pastinya Anda tidak mau jika pahala solat Anda berkurang karena hal tersebut. Nah, berikut ini adalah tips solat tepat waktu yang perlu muslim perhatikan. Tips Agar Dapat Solat Tepat Waktu Bagi Anda yang memang sungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah solat, maka jelas Anda tak akan solat di waktu yang sudah mepet atau waktu solat tersebut sudah hampir habis. Untuk itu, lakukan tips berikut ini agar solat Anda bisa tepat waktu. 1. Pasang Aplikasi Pengingat Solat Di zaman yang sudah serba canggih ini, tentunya sudah ada aplikasi pengingat solat yang dapat Anda pasang di smartphone Anda. Anda tinggal cari saja aplikasi pengingat solat di Play Store atau App Store, lalu atur aplikasi tersebut agar dapat meningkatkan Anda untuk solat tepat waktu. 2. Membuat Catatan Pengingat Solat di Meja Belajar atau Meja Kerja Kadang urusan dunia seperti bekerja atau belajar, memang menjadi salah satu hal yang membuat Anda sering telat solat. Jika memang hal tersebut yang sering membuat Anda telat solat, maka coba buat catatan kecil pengingat solat di meja belajar atau meja kerja Anda. Dengan begitu Anda akan merasa selalu diingatkan untuk segera melaksanakan solat terlebih dahulu, sebelum menyelesaikan urusan dunia. Jika sudah solat, maka Anda bisa merasa lebih tenang dalam menyelesaikan pekerjaan atau urusan belajar. 3. Berteman Dengan Orang yang Selalu Menjaga Solatnya Tips selanjutnya agar Anda bisa solat tepat waktu dan tentunya makin rajin solat adalah Anda bisa mencari teman yang selalu mengingatkan dalam hal kebaikan, contohnya selalu mengingatkan untuk solat tepat waktu. Jika teman Anda rajin solat tepat waktu, maka secara otomatis Anda bisa meniru perbuatan baik tersebut. 4. Buatlah Alarm Sepuluh Menit Sebelum Waktu Sholat Salain mengggunakan aplikasi di smartphone Anda, Anda juga bisa buat alarm sepuluh menit sebelum waktu solat. Alarm ini bisa Anda gunakan untuk persiapan sebelum melakukan ibadah solat. Terlebih lagi jika Anda sedang dalam perjalanan. Nah, waktu sepuluh menit ini bisa digunakan untuk mencari masjid terlebih dahulu. 5. Biasakan Istirahat Saat Adzan Berkumandang Saat sedang bekerja dan mendengarkan Adzan, coba untuk beristirahat terlebih dahulu sambil mendengarkan adzan selesai. Nah, saat adzan selesai Anda bisa langsung wudhu dan kemudian melaksanakan solat. Dengan demikian solat Anda juga bisa lebih khusyuk dan tenang. 6. Selalu Menjaga Wudhu Nah, ada baiknya setelah Adzan solat selesai atau bahkan beberapa menit sebelum waktu solat, Anda sudah mengambil wudhu. Kalau sudah mengambil wudhu maka jelas Anda akan segera melaksanakan solat sebelum wudhu Anda batal. Itulah 6 tips mudah untuk Anda agar solat Anda bisa tepat waktu. Mari jaga solat, agar kita bisa terhindar dari berbagai keburukan. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda.

Keutamaan Sholat 5 Waktu di Awal atau Waktu yang Tepat

Solat wajib atau solat 5 waktu, bukan hanya sekadar kewajiban bagi kita umat Islam. Ya, solat wajib juga merupakan kebutuhan bagi Anda dan kita semuanya yang merupakan umat muslim. Sehingga, jangan berpikir melaksanakan solat hanya untuk menggugurkan kewajiban Anda saja. Akan sangat disayangkan, jika Anda yang merupakan umat Islam hanya melaksanakan solat untuk menggugurkan kewajiban Anda saja. Bagi Anda yang memang menjadikan solat bukan sekadar kewajiban saja, maka Anda akan menjalankan ibadah solat di awal waktu atau di waktu yang tepat. Sebab menunda-nunda solat adalah perbuatan yang kurang bagus. Selain itu, Anda pun perlu tahu jika ada beberapa keutamaan bagi Anda yang solat 5 waktu di awal. Berikut adalah Keutamaan Sholat 5 Waktu di Awal atau Waktu yang Tepat Keutamaan Solat 5 Waktu di Awal Dengan mengetahui keutamaan solat 5 waktu di awal, maka hal ini bisa menjadi motivasi Anda untuk solat tepat waktu. Nah, berikut ini adalah keutamaan dari solat 5 waktu di waktu awal. 1. Dicintai Oleh Allah SWT Bukti seorang muslim mencintai Allah SWT adalah dengan bergegas menjalankan ibadah solat 5 saat waktunya sudah tiba. Jika Anda mencintai Allah SWT, maka Allah SWT pun akan mencintai Anda juga. Untuk itu, jaga solat Anda agar Anda bisa terus rajin solat di awal waktu. Tak ada salahnya meninggalkan segala pekerjaan saat waktu solat telah kamu tiba. 2. Mendapatkan Balasan Surga Balasan bagi muslim yang menyegerakan solatnya adalah surga. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Qatadah bin Rib’iy, bahwa Rasulullah SAW bersabda : Allah Ta’ala berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu solat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktu solat pasti Aku akan memasukkannya ke dalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaga solatnya, maka dia tidak mendapatkan apa yang aku janjikan’. 3. Dosanya Akan Diampuni Oleh Allah SWT Keutamaan solat 5 waktu di awal adalah dosanya akan diampuni oleh Allah. Sebab orang yang solat tepat waktu adalah orang yang memprioritaskan Allah SWT di atas segalanya, dan mengikhlaskan waktunya untuk menghadap Allah SWT, maka dosa-dosanya akan digugurkan. Pekerjaan di dunia bisa dikejar, tapi waktu solat yang terlewat jelas tak akan Anda dapatkan kembali. 4. Memperoleh Pahala Kebaikan yang Amat Besar Solat 5 waktu di awal jelas memiliki pahala yang amat besar. Untuk itu jangan sampai Anda menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memperoleh pahala kebaikan. Solat lima waktu juga tidam akan menghabiskan semua waktu Anda. Setelah selesai solat, Anda masih bisa menyelesaikan semua kegiatan atau pekerjaan Anda. 5. Akan Mendapatkan Sembilan Macam Kemuliaan Bagi Anda yang menyegerakan solat 5 waktu, maka Anda akan mendapatkan sembilan kemuliaan, yaitu dicintai oleh Allah SWT, badannya akan selalu diberi kesehatan, diana pun keberadaannya selalu dijaga oleh para malaikat, rumahnya akan selalu diberkahi, wajahnya menampakkan jati diri seorang muslim yang shalih, hatinya akan dilunakkan oleh Allah SWT, dipermudah saat akan menyeberang jembatan Shirath seperti kilat, dia akan diselamatkan Allah SWT dari panasnya api neraka, dan Allah SWT Akan menempatkannya di surga-Nya. Itu adalah 5 keutamaan bagi umat muslim yang bisa menjaga sholatnya. Semoga bisa menjadi motivasi Anda untuk selalu rajin solat 5 waktu di awal.

Apa yang Dimaksud Problem Solving ? Langkah, Prosesnya

Problem Solving (Pemecahan Masalah) adalah tindakan mendefinisikan masalah; menentukan penyebab masalah; mengidentifikasi, memprioritaskan, dan memilih alternatif untuk solusi; dan menerapkan solusi. Proses Pemecahan Masalah (Problem Solving) Untuk mengelola dan menjalankan organisasi yang sukses secara efektif, kepemimpinan harus membimbing karyawan mereka dan mengembangkan teknik pemecahan masalah. Menemukan solusi yang sesuai untuk masalah dapat dicapai dengan mengikuti proses dan metodologi pemecahan masalah empat langkah dasar yang diuraikan di bawah ini. 1. Mendefinisikan masalah. Menganalisa situasi sehingga Anda fokus pada masalahnya, bukan hanya gejalanya. Teknik pemecahan masalah yang berguna termasuk menggunakan diagram alur untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diharapkan dari suatu proses dan diagram sebab-akibat untuk menentukan dan menganalisis akar penyebab. Bagian di bawah ini membantu menjelaskan langkah-langkah pemecahan masalah utama. Langkah-langkah ini mendukung keterlibatan pihak yang berkepentingan, penggunaan informasi faktual, perbandingan harapan dengan kenyataan, dan fokus pada akar penyebab suatu masalah. Anda harus mulai dengan: Meninjau dan mendokumentasikan bagaimana proses saat ini bekerja (yaitu, siapa melakukan apa, dengan informasi apa, menggunakan alat apa, berkomunikasi dengan organisasi dan individu apa, dalam kerangka waktu apa, menggunakan format apa). Mengevaluasi kemungkinan dampak alat baru dan kebijakan yang direvisi dalam pengembangan model “apa yang seharusnya” Anda. 2. Menghasilkan alternatif. Tunda pemilihan satu solusi sampai beberapa alternatif pemecahan masalah dikemukakan. Mempertimbangkan berbagai alternatif dapat meningkatkan nilai solusi ideal Anda secara signifikan. Setelah Anda memutuskan model “apa yang seharusnya”, standar target ini menjadi dasar untuk mengembangkan jalan keluar untuk menyelidiki alternatif. Brainstorming dan teknik pemecahan masalah keduanya merupakan alat yang berguna dalam tahap pemecahan masalah ini. Banyak alternatif pemecahan masalah harus dibuat sebelum evaluasi akhir. Kesalahan umum dalam pemecahan masalah adalah bahwa alternatif dievaluasi saat diusulkan, jadi solusi pertama yang dapat diterima dipilih, meskipun itu bukan yang paling sesuai. Jika kita fokus untuk mencoba mendapatkan hasil yang kita inginkan, kita kehilangan potensi untuk mempelajari sesuatu yang baru yang akan memungkinkan peningkatan nyata dalam proses pemecahan masalah. 3. Mengevaluasi dan memilih alternatif Pemecah masalah yang handal menggunakan serangkaian pertimbangan saat memilih alternatif terbaik. Mereka mempertimbangkan sejauh mana: Alternatif tertentu akan menyelesaikan masalah tanpa menyebabkan masalah lain yang tidak terduga. Semua individu yang terlibat akan menerima alternatif tersebut. Penerapan alternatif yang mungkin terjadi. Alternatifnya cocok dengan peraturan. 4. Menerapkan Solusi Seorang Pemimpin dapat mengarahkan orang lain untuk mengimplementasikan solusi, “menjual” solusi, atau memfasilitasi implementasi dengan bantuan orang lain. Melibatkan orang lain dalam implementasi adalah cara yang efektif untuk mendapatkan dukungan serta meminimalkan penolakan terhadap perubahan selanjutnya. Terlepas dari bagaimana solusi itu dilaksanakan, kritik dan saran dari orang lain harus dipertimbangkan. Hal ini memungkinkan pemantauan dan pengujian terus menerus atas peristiwa aktual terhadap ekspektasi. Pemecahan masalah, dan teknik yang digunakan untuk mendapatkan kejelasan, paling efektif jika solusi tetap ada dan diperbarui untuk menanggapi perubahan di masa mendatang. Semoga dengan mencoba proses problem solving yang dijelaskan diatas membuat anda semakin mahir dalam melakukan problem solving dan bisa menjadi pekerja yang lebih andal. Namun, selain kemampuan problem solving, masih banyak skill-skill lainnya yang akan anda butuhkan di tempat kerja.

TEMPLATE SURAT IZIN PENELITIAN, SURAT TUGAS DAN KARTU BIMBINGAN TUGAS AKHIR MAHASISWA TAHUN AKADEMIN 2020/2021

Berikut ini kami sampaikan template surat izin penelitian, surat tugas dosen pembimbing & kartu bimbingan tugas akhir mahasiswa, dengan keterangan sebagai berikut : A. Kartu Bimbingan Tugas Akhir Kartu Bimbingan Di Cetak Di Kertas BUFALLO Fakultas Ekonomi (Orange) Fakultas Teknologi Informasi (Biru Muda) Fakultas Agama Islam (Hijau Muda) Fakultas Ilmu Pendidikan (Kuning) Fakultas Pertanian (Putih) B. Surat izin penelitian tugas akhir Wajib diidi mahasiswa (Diketik) Nomor surat & Stempel langsung meminta ke Admin Terpadu Tanda tangan DEKAN -> Ruang Fakultas masing-masing C. Surat Tugas Dosen Pembimbing Mahasiswa mencetak sendiri dengan ketentuan [Data diisi dengan lengkap sebelum dicetak] Nomor surat & Stempel langsung meminta ke Admin Terpadu Setelah mencetak surat kemudian meminta tanda tangan KAPRODI masing-masing. D. Surat Dan Kartu Bimbingan Bisa Didownload Pada Link Dibawah : 1.FAKULTAS AGAMA ISLAM https://drive.google.com/file/d/17wvAA1QvOPZvy9fYJNSuLWArNPkfUYBH/view?usp=sharing 2. FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN https://drive.google.com/file/d/1eAY8W8uow2mAoKxe9EBFZLS83seeSn9A/view?usp=sharing 3. FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI https://drive.google.com/file/d/1-9dRs3OHUb4j2Uqrkq-du6q5A9EZJ9-z/view?usp=sharing 4. FAKULTAS EKONOMI https://drive.google.com/file/d/14Njnh-f2NmXTJiBh-CAvNwubGBfh0wiR/view?usp=sharing 5. FAKULTAS PERTANIAN https://drive.google.com/file/d/1s2HCvVNpMB8PcpKAqFRldZFLeDhZBdjn/view?usp=sharing  

Strategi Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19

Akibat wabah COVID-19, banyak negara di dunia telah memberlakukan berbagai pembatasan kehidupan sosial dan pendidikan untuk memperlambat penyebaran COVID-19. Ini termasuk memperkenalkan berbagai tingkat isolasi sosial dan pembatasan pada hal-hal seperti pertemuan sosial, perjalanan, olahraga, kegiatan rekreasi, pergi bekerja dan sekolah. Dalam konteks ini, sekolah di 194 negara ditutup. Upaya dilakukan untuk memastikan kontinuitas pembelajaran dengan menggunakan alat pembelajaran jarak jauh. Prasarana dan fasilitas semua institusi di negara-negara tersebut diatur untuk mencegah epidemi, meminimalkan kerugian pembelajaran selama epidemi berlanjut, dan untuk memastikan keberlanjutan pembelajaran. Secara umum, karena pandemi COVID-19 saat ini, tiga skenario untuk kembali ke sekolah antara lain: Metode Pembelajaran tatap muka, termasuk protokol pengurangan yang ketat Metode Pembelajaran jarak jauh Metode Pembelajaran Campuran (di rumah dan sekolah, tatap muka dan jarak jauh) Metode Pembelajaran Tatap Muka, Mengikuti Protokol Kesehatan yang Ketat. Pembelajaran tatap muka akan membantu mencegah konsekuensi negatif kesehatan sosial, fisik, dan mental dari ketidakaktifan tubuh karena pandemi. Namun, menjaga jarak sosial dan menghindari kontak guna mengendalikan risiko penularan COVID-19 tampaknya sulit dilakukan untuk kelas pendidikan secara tatap muka, terutama kegiatan dalam ruangan. Tindakan harus diambil untuk mencegah atau mengurangi kontaminasi pada siswa yang berisiko dalam pendidikan tatap muka. Disinfeksi dan pengawasan profesional harus diprioritaskan dalam kelas yang terkait dengan pencegahan COVID-19 seperti mencuci tangan, penggunaan masker, dan aturan yang harus diikuti di dalam kelas harus dipasang di pintu masuk kelas. Disinfectan harus tersedia di pintu masuk kelas dan di dalam. Guru harus memastikan bahwa siswa mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan sebelum dan setelah pelajaran. Siswa harus memiliki akses ke air dan sabun setiap saat. Guru harus mengukur suhu tubuh semua siswa sebelum memulai pelajaran, memastikan mereka menggunakan masker, dan menjaga kebersihan tingkat tinggi (WHO, 2020). Siswa dengan suhu tinggi 38 ° C (100,4 ° F) harus dipastikan tinggal di rumah; Dalam hal ini, les privat dapat diberikan di rumah untuk melindungi kebugaran fisik siswa (Institute for Health Metrics and Evaluation, 2020). Selain itu, guru harus menggunakan masker dan sarung tangan selama pelajaran, dan suhu mereka harus diukur sebelum pelajaran. Metode Pembelajaran Jarak Jauh Model kelas jarak jauh dapat digunakan untuk memaksimalkan kontinuitas pembelajaran. Kata kunci dari pendidikan jarak jauh adalah motivasi. Pemerintah dan sekolah harus memotivasi guru, guru harus memotivasi orang tua, orang tua harus memotivasi siswa, dan kerjasama harus dilakukan untuk menjamin kelangsungan pendidikan. Dalam pendidikan jarak jauh, siswa harus diberikan materi dan evaluasi yang kaya informasi. Penting untuk melibatkan siswa dalam proses pengambilan keputusan. Siswa harus didorong untuk menantang, berkolaborasi, dan memecahkan masalah. Dalam proses ini, siswa dan orang tua dapat dihubungi dengan berbagai cara seperti surat, email, panggilan telepon dan video call. Metode Pembelajaran Hibrid (Di Rumah dan Sekolah, Tatap Muka dan Jarak Jauh). Model kelas campuran juga dapat digunakan untuk memaksimalkan kesinambungan pembelajaran. Dalam model pembelajaran campuran, siswa diajar di rumah pada beberapa hari dalam seminggu dan di sekolah pada beberapa hari. Beberapa siswa mengikuti kelas jarak jauh, beberapa siswa tatap muka, dan jam pelajaran umumnya dikurangi. Ini adalah model yang diterapkan secara bergantian dengan memisahkan siswa ke dalam kelompok, ada yang disekolah dan ada yang menempuh pendidikan jarak jauh. Pelajaran tatap muka umumnya bersifat akademis, sedangkan pelajaran jarak jauh mencakup pelajaran seperti musik, melukis, pendidikan jasmani, dan ilmu kehidupan. Oleh karena itu, program yang disiapkan oleh guru menjadi penting dalam memahami nilai pelajaran. Program online yang disiapkan oleh guru harus mencerminkan pendekatan berorientasi nilai yang mencakup perilaku seperti sosialisasi, interaksi / komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, dan kerja sama. Selain itu, tidak semua siswa di kelas memiliki tingkat kemampuan yang sama. Guru harus mengembangkan program online yang memungkinkan siswa mengembangkan keterampilan dasar mereka pada tingkat mereka sendiri. Selain itu, mereka dapat menyiapkan model berbasis kesehatan dan kebugaran yang memasukkan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Singkatnya, model peran positif yang memfasilitasi pembelajaran kecakapan hidup sehat dapat dikembangkan. Hubungan antara siswa dan guru penting untuk memastikan bahwa pembelajaran berlangsung. Kurangnya interaksi langsung di era COVID-19 telah secara signifikan menyoroti betapa berharganya aspek ini. Ini adalah tantangan baru dalam pengajaran di sekolah, dan guru akan menjadi guru nara sumber bagi semua siswa selama pandemi COVID-19.