Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: admin

Pengertian Kreativitas Beserta Contohnya

Pengertian Kreativitas Secara Umum Apa kalian kurang kreatif, kalian harus kreatif, kalian coba berpikir kreatif, berikan contah yang kreatif, lakukanlah yang kreatif, buatlah yang kreatif, carilah yang kreatif dan sebagainya. Kata-kata tersebut mungkin ialah kata yang sering keluar dalam ucapan kita. Kreativitas mengandung arti kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikan sesuatu hal yang baru. Pengertian Kreativitas Menurut Para Ahli Menurut Conny R Semiawan (2009: 44) kreativitas adalah modifikasi sesuatu yang sudah ada menjadi konsep baru. Dengan kata lain, terdapat dua konsep lama yang dikombinasikan menjadi suatu konsep baru. Sedangkan menurut Utami Munandar (2009: 12), bahwa kreativitas adalah hasil interaksi antara individu dan lingkungannya, kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi, atau unsur-unur yang sudah ada atau dikenal sebelumnya, yaitu semua pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh seseorang selama hidupnya baik itu di lingkungan sekolah, keluarga, maupun dari lingkungan masyarakat. Menurut Barron yang dikutip dari Ngalimun dkk (2013: 44) kreativitas didefinisikan sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Guilford yang dikutip dari Ngalimun dkk (2013: 44) menyatakan bahwa kreativitas mengacu pada kemamampuan yang menandai seorang kreatif. Rogers (Utami Munandar, 1992: 51) mendifiniskan kreativitas sebagai proses munculnya hasil-hasil baru ke dalam tindakan. Hasil-hasil baru itu muncul dari sifat-sifat individu yang unik yang berinteraksi dengan individu lain, pengalaman, maupun keadaan hidupnya. Contoh Kreativitas di Dunia Fashion Seberapa besar ketertarikan Anda pada fashion? Mungkin tidak banyak. Tapi kisah berikut terlalu menarik untuk dilewatkan. Kisah tentang jas, pakaian iconic pekerja white collar. Sepanjang sejarahnya jas berkonotasi dengan perkembangan sosial dan berasimilasi dengan kebudayaan Eropa sebelum merembas ke belahan dunia mana saja sekarang ini. Tuxedo atau yang biasa kita kenal dengan nama Jas yang berjenis pakaian formal ini biasanya digunakan oleh para pengusaha atau para kalangan atas untuk menunjukan status atau jabatan seseorang. Di awal abad 19, Napoleon Bonaparte menata kembali pakaian istana dengan memakai frock coat berwarna abu-abu yang terkenal menjadi cirinya. Jas pria kemudian berbentuk lebih sederhana dan gelap. Pengaruh jas Inggris telah membuat kaum pria di Eropa berpakaian dengan gaya yang lebih ringkas, nyaman dan gelap. Pada pertengahan abad 19 muncul setelan jas lengkap yang terbuat dari bahan sama untuk jas dan celananya. Setelan jas ini disebut sebagai setelan jas klasik dan menjadi ciptaan perintis untuk pakaian modern pria, yaitu setelan jas bisnis. Tuksedo adalah pakaian yang biasanya digunakan laki-laki pada saat acara resmi atau untuk menghadiri undangan suatu acara. Ternyata, tuksedo pertama kali dibuat di Inggris untuk seorang pangeran. Bermula dari Raja Edward VII yang pada tahun 1867 tampil memakai jas yang sama bahannya dengan celana panjangnya saat acara makan malam. Sejak itu kaum pria berpakaian dengan hanya satu warna gelap dari ujung kepala sampai ujung kaki, menurut Dictionaire de la Mode au Xxieme Siecle, arahan Bruno Remaury, terbitan Edition du Regard, tahun 1994. Desain pertamanya dibuat pada tahun 1860 oleh Henry Poole & Co. Enam tahun kemudian, Pangeran Edward VII diundang ke Amerika oleh seorang jutawan bernama James Potter. Pada saat itu, Pangeran merekomendasikan kepada James agar memesan pakaian kepada Henry Poole untuk digunakan pada acara tersebut. James pun menyetujui. James menyukai jas tersebut, kemudian ia menggunakan setelan itu ketika pergi ke country klub paling top di New York, Tuxedo Park Club. Akhirnya, pakaian tersebut menyebar dan populer di Amerika dengan nama tuxedo. Hingga saat itu, tuksedo berkembang mengikuti perubahan mode, dan terus menguat sebagai fashion icon bagi kaum pria. Hingga pada tahun 1966, desain ternama Yves Saint Laurent memberikan hak atas “pakaian kebesaran” ini pada wanita, dengan memperkenalkan Le Smoking – setelan bergaya tuksedo untuk kaum wanita. Di masa itu, wanita yang mengenakan pakaian pria dipandang sebagai hal yang tidak pantas dan sangat salah. Tidak heran jika Yves Saint Laurent menuai berbagai protes dari banyak kalangan, atas kelancangan-nya mempublikasikan hal yang nyata-nyata salah menurut standar saat itu. Kritikus fashion mengeluarkan jurus terpedas mengecamnya. Beberapa restoran bahkan melarang tamu wanita yang mengenakan pakaian terlarang ini masuk, bahkan tidak segan mengusirnya. Kritikus New York Times, Gloria Emerson, menggambarkan koleksinya sebagai ‘tidak halus (lumpy)’ dan ‘ketinggalan jaman’ dan mengatakan Saint Laurent “Terlalu keras untuk meyakinkan dunia bahwa ia bergandengan tangan dan satu pandangan dengan orang-orang yang sangat muda.”. Jika saja Saint Laurent saat itu tidak berani melakukan kesalahan dengan sedikit “melenceng” dari pakem yang diyakini saat itu, maka mungkin saat ini tidak ada kaum hawa yang tampak berkelas dalam balutan jas yang semakin beragam modelnya. Jika saja Saint Laurent saat itu menyerah dengan meminta maaf pada berbagai pihak yang merasa dilecehkan, dan menarik kembali karyanya dari publikasi, bisa jadi saat ini hanya karyawan pria yang tampak profesional dalam balutan jas. Tapi Saint Laurent berani berkreasi dengan melakukan kesalahan – setidaknya menurut pakem masyarakat di abad itu. Dan sejak saat itu, ia semakin banyak meluncurkan koleksi anti mainstream nan kreatif yang mengantarkannya ke jajaran desainer ternama dunia. Saint Laurent adalah salah satu contoh sosok yang berani mengatasi hambatan untuk menjadi sosok yang kreatif, dan menjalani hidup yang kreatif. Semoga ini menginspirasi Anda untuk berani mengambil resiko membuat kesalahan, untuk mengembangkan kreativitas.

Cegah Covid, Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh

Anda tentu sudah tahu kalau virus corona ini telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia sendiri kasus positif corona sudah menembus angka 1 juta pasien dan diprediksi akan terus bertambah jika orang-orang tidak aware terhadap penyebaran virus ini. Meskipun saat ini vaksin covid 19 telah hadir namun, Anda tetap harus menjada diri Anda agar tidak terpapar virus yang menyerang sistem pernapasan ini. Selain selalu menerapkan 3M dan menaati protokol kesehatan ketika berpergian, Anda juga harus tetap menjaga sistem kekebalan tubuh Anda. Bagaimana caranya? Berikut ini, dalam artikel ini, kami akan tuliskan beberapa cara Cegah Covid, Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh yang harus Anda terapkan. Silakan disimak! Cegah Covid, Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Sejatinya menjaga imunitas tubuh adalah hal wajib yang harus Anda lakukan. Karena dengan Anda mampu menjaga kesehatan dan sistem imun Anda, Anda akan terhindar dari berbagai macam penyakit yang kapan saja bisa hinggap ke tubuh Anda. Terlebih di masa-masa seperti. Di mana virus corona terlihat semakin menjadi-jadi di Indonesia. Oleh karena itu, selain menaati protokol kesehatan, Anda juga harus memerhatikan imunitas tubuh Anda. Anda harus pintar-pintar menjaga kekebalan tubuh Anda agar virus tersebut tidak bersarang di tubuh Anda. Berikut ini akan disampaikan beberapa cara meningkatkan imunitas tubuh untuk cegah covid. 1. Makan Makanan berigizi Salah satu cara terbaik untuk menjaga dan meningkatkan imunitas adalah mengonsumsi makan yang sehat dan bergizi. Disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Selain sayur dan buah, tanaman herbal seperti rempah-rempah juga mampu membantu Anda untuk mempertebal imunitas tubuh Anda. Selain itu, Anda juga harus memperbanyak konsumsi daging tanpa lemak, kacang-kacangan, biji-bijian yang bisa membantu Anda agar daya tahan tubuh Anda menjadi kuat. 2. Olahraga Selain menjaga asupan makanan, olahraga menjadi hal penting yang harus Anda lakukan demi menjaga imunitas tubuh Anda. Olahraga ini terbukti dapat meningkatkan imunitas tubuh serta sanggup meredakan peradangan yang ada di tubuh. Olahraga yang teratur akan lebih baik efeknya dalam menjaga imunitas tubuh dari pada olahraga yang hanya sesekali dilalukan. Jadi, Anda harus sempatkan diri Anda untuk olahraga, paling tidak 39 menit setiap hari. 3. Kelola Stress Tahukah Anda kalau stress dapat meningkatkan kadar hormon kortisol yang bisa mengganggu kinerja sistem imun dalam melawan infeksi virus, bakteri, dan kuman. Jadi, sebisa mungkin, Anda harus kelola stress Anda dengan baik, agar imun Anda tidak turun dan tubuh Anda bisa terus kuat dalam melawan infeksi virus Corona yang masih membayangi sekitar kita. Untuk mengendalikan stress, Anda bisa melakukan tidur yang cukup atau hal-hal menyenangkan seperti melakukan hobi Anda, main, dan lain-lain. 4. Konsumsi Suplement Tubuh Konsumsi suplemen mungkin bagi beberapa orang masih dianggap sepele, padahal suplemen ini, bisa membantu tubuh untuk meningkatkan daya tahannya. Kandungan yang ada di dalam suplemen seperti vitamin C, B3, B5, B6, E, mineral, zinc picolinate, dan lain-lain, mampu membantu meningkatkan kinerja sisitem imunitas tubuh untuk melawan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, kuman, bahkan Virus Corona. Itulah beberapa tips Cegah Covid, Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh yang bisa kami paparkan. Tetap terapkan 3M dan protokol kesehatan! Semoga bermanfaat!

Tips Mencegah Tertular Covid 19

Covid 19 atau virus Corona saat masih menjadi momok bagi warga dunia, khusus ya Indonesia. Virus yang berasal dari Wuhan, China ini memang telah menyebabkan keresahan yang terus berlanjut. Apalagi di Indonesia kasus positif covid 19 saat ini semakin meningkat dan sudah menyentuh angka 1 juta kasus positif. Tentu hal ini adalah berita yang sangat buruk ya, mengingat negara-negara tetangga sudah mampu mengendalikan laju positif corona sedangkan Indonesia belum. Ada beberapa faktor yang memengaruhi penyebab kasus positif corona di Indonesia terus melonjak tajam. Salah satunya adalah faktor manusia yang tidak taat akan imbauan untuk melaksanan 3M dan menaati yang namanya protokol kesehatan. Hal ini lah yang membuat banyak orang kemudian tertular virus berbahaya ini. Lantas bagaimana cara mencegah diri agar tidak tertular Covid 19? Berikut akan kami bagikan beberapa tips mencegah tertular Covid 19. Silakan disimak! Tips Mencegah Tertular Covid 19 Covid 19 masih terus membayangi, tapi kegiatan keluar rumah tak bisa dibendung. Banyak orang yang masih harus keluar mencari nafkahnya atau melakukan kegiatan yang lain. Maka dari itu, taat akan protokol kesehata adalah kuncinya. Selain itu, ada beberapa tips yang juga bisa membantu Anda agar terhindar dari covid 19. Berikut uraiannya. 1. Stay At Home Stay At Home atau Di rumah saja adalah salah satu upaya dalam mencegah penularan covid 19. Di dalam hal ini, Anda harus bisa menahan diri untuk tak keluar rumah jika tak ada kepentingan genting. Anda benar-benar harus membatasi aktivitas Anda yang ada di luar rumah. Jika Anda terpaksa harus keluar, Anda harus menghindari yang namanya. Menggunakan transportasi publik, pergi ketempat ramai, dan laisebagainya. 2. Memakai Masker Cara mencegah agar tak tertular covid 19 selanjutnya adalah menggunakan masker. Gerakan ini sudah gencar di gaungkan oleh pemerintah sejak Corona ini hadir di Wuhan. Semua orang diimbau untuk mengenakan masker saat keluar rumah untuk. Anda benar-benar harus taat menggunakan masker ini, terutama saat berada di lingkungan yang terdapat banyak orang, binatang peliharaan, dan temat-tempat publik lainnya. Virus ini telah diumumkan sebagai virus droplet yang mana bisa menyebar melalu udara. Dengan menggunakan masker, Anda akan terhindar dari pencemaran udara disekitar Anda yang mungkin saja sudah terpapar corona. 3. Cuci Tangan Pencegahan selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah, selalu mencuci tangan dengan sabun. Tangan merupakan bagian tubuh yang memiliki peluang besar untuk kuman, bakteri, dan virus menempel, karena kegiatan apapun pasti menggunakan tangan. Untuk itu, Anda harus menjaga kebersihan tangan Anda dengan mencuci tangan setidaknya 20 detik menggunakan sabun. Jika Anda sedang ada di tempat umum dan tidakada sabun dan air, Anda bisa gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol setidaknya 60% 4. Jaga Jarak Jaga jarak ini sudah selalu pemerintah peringatkan. Dengan menjaga jarak setidaknya 2 meter, Anda akan aman dari virus droplet yang bisa menempel di baju Anda atau bahakan terhirup oleh Anda. 5. Hindari Kontak Langsung dengan Orang Lain Selain jaga jarak, sebisa mungkin Anda juga harus menghindari yang namanya kontak langsung dengan orang lain, terlebih orang asing. Karena kita tidak pernah tahu apa yang sudah orang tersebut pegang, sudah dari manakah dia, dan apakah dia sehat atau tidak. Jadi, hindari kontak langsung dengan orang-orang. Kalau perlu, jika ada kerumunan Anda langsung menghindar dari sana untuk meminimalisasi untuk kontak langsung dengan orang-orang. Oke itu dia beberapa tips mencegah covid-19 yang bisa Anda coba. Selamat mencoba dan stay healthy ya!

Apa Saja Gejala Covid19?

Tahun 2020 hingga saat ini memang menjadu tahun yang amat mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, tahun 2020 kemarin telah hadir virus jenis baru yang sangat mematikan. Covid19, adalah virus yang mematikan itu. Virus ini diduga berawal dari sebuah pasar di Wuhan, China dan kemudian menyebar hingga seluruh dunia, termasuk Indonesia yang terkena dampaknya. Pengendalian terhadap virus ini pun terus dilakukan oleh pemerintah dan banyak pihak. Tapi sayangnya, banyak orang yang masih abai akan hadirnya virus yang sangat mengancam kesehatan ini. Masih banyak orang yang menganggap virus ini tidak ada hingga menyepelekan semua yang dianjurkan pemerintah. Membuat banyak orang yang kemudian tidak sadar kalau ternyata dirinya sudah terpapar virus tersebut. Mereka yang tidak menyadari gejalanya, bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Karena bisa saja berakhir pada kematian mendadak. Lantas apa saja gejala covid19? Berikut ini kami akan paparkan beberapa gejala covid 19 yang patut Anda waspadai. Gejala Covid 19 yang Harus Anda Waspadai Akhir-akhir ini kasus positif covid 18 di Indonesia semakin meningkat. Bahkan kini sudah menembua angka 1 juta kasus postif dengan penambahan seribu sampai 3 ribu penderita setiap harinya. Anda tentu miris melihat kasus ini. Ada beberapa faktor yang membuat kasus positif covid 19 di Indonesia meningkat tajam, di antaranya, tidak taat akan protokol kesehatan, tidak melaksanakan 3M, tidak menghiraukan imbauan pemerintah, dan yang sering kali terjadi karena tidak mengetahui gejala covid itu sendiri yang kemudian berakibat menyebar luaskan virus itu. Demi menekan angka positif, Anda harus tahu gejala covid 19 itu apa saja. Agar Anda bisa mengantisipasi diri ketika terkena dan langsung melakukan isolasi mandiri agar tidak menyebarkan virus itu lebih luas. Adapun gejalanya sebagai berikut. 1. Demam Dari beberapa penelitian, sejak awal covid 19 ini tersebar, gejala covid paling umum dan sering kali dialami oleh para penderita yakni demam tinggi. Gejala ini dialami hingga 98% pasien positif covid. Demam tinggi yang dialami pasien, bisa mencapai 38,5 derajat Celsius. Jadi, jika Anda atau anggota keluarga Anda mengalami demam tinggi Anda patut waspada. Pada orang yang rentan akan penyakit benar-benar harus memerhatikan gejala yang satu ini. Bahkan, ada saat di mana demam hanya 37,5 derajat celcius, tapi tetap harus Anda waspadai. 2. Batuk Pilek Gejala kedua yang juga paling umum dialami oleh pasien positif covid 19 yakni batuk dan pilek. Anda tentu tahu, kalau virus ini memang menyerang bagian paru-paru, jadi tidak heran jika batuk pilek menjadi gejala yang patut di waspadai oleh Anda dan keluarga. Batuk pilek yang dimaksud dalam gejala ini adalah, batuk pilek yang terlampaui sering dalam kurun waktu satu jam. Atau biasanya batuk kering yang terjadi secara terus menerus. 3. Indera Penciuman Berangsur Hilang Berkurangnya kemampuan indera penciuman dalam mencium aroma-aroma sekitar merupakan salah satu gejala covid 19. Contoh konkretnya, misal Anda yang biasanya bisa mengenali aroma makanan yang sedang dimasak di dapur, ketika Anda terserang covid 19, Anda akan susah untuk mengenali aromanya. Jika Anda mengalami hal tersebut Anda harus waspada, karena bisa saja Anda sudah terpapar Covid 19. 4. Berkurang Indera Pengecap Masih bersangkutan dengan hilangnya indera penciuman. Gangguan pernapasan juga bisa dilihat dari indera pengecap. Jika Anda mengalami kehilangan kemampuan untuk merasakan makanan atau berkurangnya kemampuan lidah untuk mencecap sesuatu, hal ini wajib Anda curigai sebagai tanda bahwa Anda telah terpapar covid 19. 5. Sesak Napas Gejala selanjutnya yang sudah terlihat fatal yakni sesak napas. Pada kasus yang serius, penderita akan mengalami pneumonia, paru-paru penuh nanah dan cairan. Hal ini lah yang membuat pasien yang terkena covid 19 mengalami sesak napas dan batuk yang menyakitkan. Demikian ulasan mengenai apa saja gejala covid19. Semoga bermanfaat!

Perkembangan Vaksin Covid19 Indonesia

Sebagai salah satu upaya untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Indonesia sudah merancang program vaksinasi nasional untuk penduduk Indonesia. Tapi untuk pelaksanaan dari program vaksinasi di Indonesia ini, akan dilakukan secara bertahap. Di Indonesia sendiri pemberian vaksin pertama kali diberikan kepada Presiden Indonesia, yaitu Presiden Joko Widodo, pada tanggal 27 Januari 2021. Untuk vaksin yang disuntikkan kepada Presiden Indonesia adalah vaksin Sinovac. Vaksin ini merupakan vaksin buatan Tiongkok. Sebanyak 1,2 dosis vaksin Sinovac ini sudah tiba di Indonesia sejak tanggal 6 Desember 2021. Untuk sekarang Indonesia telah memiliki 3 juta dosis vaksin Sinovac dari Tiongkok, dan 15 juta bahan baku pembuatan vaksin tersebut. Dari 3 juta vaksin Sinovac yang sudah diterapkan Indonesia dari akhir tahun 2020 ini, sudah dikirim ke seluruh Indonesia. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa pemberian vaksin ini dilakukan secara bertahap. Tahapan pertama akan diberikan atau diutamakan terlebih dahulu untuk tenaga kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes), sudah berencana untuk menyuntikkan vaksin ini kepada 1,53 juta tenaga kesehatan hingga akhir bulan Februari tahun ini. Perkembangan Vaksin Covid-19 di Indonesia Berdasarkan dari data Kemenkes Indonesia, sampai tanggal 2 Februari 2021sudah ada 596.260 tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin Sinovac tahap pertama, dan 51.999 tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin Sinovac tahap kedua. Untuk vaksin yang diberikan secara massal ini, Siti Nadia Tarmizi selaku juru bicara Program Vaksinasi Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa pemberian vaksin massal akan dilakukan di dua tempat yaitu di Puskesmas dan Rumah Sakit. Siti Nadia Tarmizi pun menambahkan jika perhari, pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan bisa dilakukan 1000 sampai 4000 suntikan per hari. Untuk pelaksanaan dari pemberian vaksinasi secara massal ini, akan dilakukan terutama di daerah yang memiliki cakupan pengendalian Covid-19 yang agak lambat. Dari data yang didapat pada laman situs CNBC Indonesia, sampai tanggal 5 Februari 2021 ini, sudah ada 5 daerah yang menjadi tempat diselenggarakannya kegiatan vaksinasi massal Covid-19. 5 daerah tersebut antara lain adalah kota Makassar yang berlangsung pada tanggal 2 Februari 2021, pemberian vaksin di Makassar dilakukan di bawah kendali koordinasi RS Wahidin, kemudian Semarang yang berlangsung pada tanggal 2 Februari 2021, untuk Semarang koordinasi pemberian vaksin ini dikoordinasikan oleh RSUP Dr.Kariadi, selanjutnya adalah Daerah Bandung pada tanggal 3 Februari 2021, untuk Bandung dikoordinasikan oleh RS Hasan Sadikin, Denpasar yang berlangsung pada tanggal 4 Februari 2021, untuk kota Denpasar pemberian vaksin dikoordinasikan oleh RSUP Sanglah, dan terakhir di Manado yang berlangsung pada tanggal 5 Februari 2021, untuk daerah Manado pemberian vaksin ada di bawah koordinasi dari RSUP Kandou. Selain vaksin Sinovac, Indonesia juga menyetujui 6 jenis vaksin Covid-19 lain, yaitu Moderna, Bio Farma, Oxford/AstraZeneca, Sinopharm, Pfizer/BioNTech, dan terakhir ada vaksin Novavax. Bergangtung pada rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Tehnical Advisory Group in Immunization), pengguna ragam vaksin Covid-19 yang digunakan bisa saja berubah dikemudian hari. Untuk mekanisme pemberian vaksin kepada masyarakat umum, mekanismenya masih sama seperti mekanisme pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan. Dilansir dari situs resmi https://covid19.go.id/, bahwa masyarakat umum nantinya akan mendapatkan undangan pemberian vaksin melalui SMS. Jadi, jika sewaktu-waktu Anda menerima SMS undangan Vaksin Covid-19, maka Anda bisa melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum menerima vaksin.

Update Data Terkini Jumlah Warga Indonesia Yang Terkena Covid 19

Sudah hampir satu tahun wabah Covid-19 atau Korona masih berlangsung. Ya meskipun sekarang sudah ada vaksin Covid-19, tapi tetep saja kita sebagai warga negara Indonesia harus tetap membatasi diri untuk bekerja atau beraktivitas di luar rumah. Selain itu, jika memang Anda harus keluar rumah maka pastikan Anda menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain, serta jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan diri. Karena pandemi memang belum juga usai, maka mengharuskan Anda juga untuk selalu mencari berita Update data terkini jumlah warga Indonesia yang terkena covid 19. Bagi Anda yang memang ingin tahu tentang update terkini dari perkembangan Covid-19, maka berikut ini kami sudah merangkum tentang update terkini dari perkembangan Covid-19 di Indonesia. Data Jumlah Warga Indonesia yang Terkena Covid 19 Di lansir dari laman resmi https://covid19.go.id/ yang merupakan halaman resmi update Covid 19 Indonesia, data Covid-19 untuk tanggal 5 Februari 2021 untuk kasus aktif, bertambah 1.874 sehingga kasus aktif total berjumlah 176.672. Lalu untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 meningkatkan sebanyak 11.749. jumlah kumulatif atau keseluruhan dari kasus pertama atau awal hingga saat ini berjumlah 1.134.854 kasus. Kemudian dari pasien yang sudah terkonfirmasi negatif Covid-19 sampai saat ini adalah 5.231.727 kasus. Jumlah ini sudah termasuk kasus tanggal 5 Februari 2021. Kasus sembuh di tanggal 5 Februari 2021 mengalami peningkatan 9.674. Selanjutnya untuk kasus meninggal harian pun mengalami peningkatan 201. Di samping itu, dari hasil ujian dari 613 di laboratorium jejaring Covid-19, untuk spesimen yang sudah selesai diperiksa per hari berjumlah 76.373, dah hasil keseluruhan dari kasus pertama adalah 9.578.686. Untuk orang yang diperiksa pada tanggal 5 Februari 2021 ada 44.231, dan untuk jumlah keseluruhan atau kumulatifnya ada 6.366.581. Untuk jumlah kasus suspek ada 77.704 kasus. Melihat data perkembangan Covid-19 di Indonesia, jumlah kasus pasien yang masih membutuhkan perawatan atau pasien aktif mengalami penurunan sebanyak 168. Itulah update terkini kasus aktif Covid-19 di Indonesia. Update Covid-19 Per Provinsi Tertinggi Jawa Barat masih menjadi provinsi tertinggi yang menyumbang kausus Covid-19 di Indonesia. Dilansir dari situs resmi Provinsi Jawa Barat, sampai detik ini di tanggal 6 Februari 2021 terjadi penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 2117, dan jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Jawa Barat adalah 161.748 kasus. Lalu untuk jumlah pasien dalam perawatan atau isolasi mengalami penurunan yaitu sebesar 585, jumlah keseluruhannya adalah 30.677. Lalu untuk jumlah selesai isolasi atau sudah sembuh dari Covid-19 di Jawa Barat, mengalami peningkatan 2674, dan jumlah komulatifnya adalah 129.038. Selanjutnya untuk jumlah yang meninggal karena Covid-19 pun mengalami peningkatan 28, dengan jumlah keseluruhan adalah 2.033 orang. Selanjutnya untuk kasus Covid-19 di Jakarta pada tanggal 6 Februari 2021 ini pun mengalami kenaikan pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 752 kasus dengan jumlah keseluruhan adalah 26.092. Kemudian untuk pasien yang sudah terkonfirmasi sembuh pun mengalami peningkatan sebesar 2547, untuk total keseluruhan pasien yang sembuh adalah sebanyak 256.702. Jumlah meninggal 4.502, hal ini pun mengalami peningkatan sebanyak 41. Itulah update terkini dari kasus Covid-19 di Indonesia dan dua provinsi yang menyumbang kasus Covid-19 terbang di Indonesia. Mengingat kasus Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan, maka jelas Anda semua harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Jaga diri kita dan keluarga kita, mari putus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia!

Rempah-rempah Untuk Menangkal Virus Corona Covid 19

Covid 19 sejak awal tahun kemarin sudah menjadi momok yang menakutkan bagi Indonesia bahkan warga dunia. Di Indonesia sendiri, virus ini merebak hebat mulai Maret 2020 hingga sekarang. Bahkan, saat ini kasus positif covid di Indonesia terus melonjak tajam hingga menembus angka 1Juta lebih pasien positif covid 19. Segala daya upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menekan laju pertambahan kasus positif. Tapi agaknya percuma jika kita sebagai warganya abai akan imbauan yang diberikan. Untuk itu, kita harus senantiasa patuh akan aturan yang pemerintah buat demi kebaikan. Selain taat akan peraturan pemerintah untuk senantiasa memerhatikan protokol kesehatan, kita juga wajib menjaga diri agar terus sehat. Demi menjaga imunitas tubuh, selain harus terus berpikir positif dan mengonsumsi vitamin, ada cara herbal yang bisa Anda lakukan untuk menangkal virus Corona ini. Ada beberapa rempah-rempah yang dipercaya bisa menangkal virus corona. Berikut ini akan kami paparkan beberapa rempah-rempah untuk menagkal virus corona covid 19. Rempah-rempah Untuk Menangkal Virus Corona Covid 19 Memiliki imun yang baik memang sangat dibutuhkan disaat saat seperti ini. Dengan memiliki daya tahan tubuh yang baik, tubuh akan kebal akan berbagai macam penyakit terlebih covid 19. Nah, berikut ini ada beberapa rempah-rempah yang dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan untuk menangkal virus corona yang saat ini semakin meraja lela. Apa saja rempah-rempah yang dipercaya bisa menangkal virus corona? Berikut daftarnya. 1. Jahe Siapa yang tidka kenal Jahe? Jahe ini salah satu rempah-rempah atau apotik hidup yang keberadaannya sudah sangat sering dimanfaatkan. Jahe memang sudah sangat sering kita temui sebagai salah satu minuman penghalau dingin, tapi siapa sangka, jahe ini memiliki manfaat yang dipercaya bisa menangkal virus corona. Rempah-rempah yang satu bisa meningkatkan kekebalan tubuh, melawan peradangan paru-paru, mencegah batuk, dan juga dipercaya bisa meningkatkan produksi sel T. Anda bisa memanfaatkan jahe untuk dibuat wedang dengan tambahan madu atau menambahkan irisannya saja ke dalam teh hangat. 2. Kunyit Selanjutnya ada kunyit yang dipercaya bisa membantu tubuh Anda untuk menangkal virus corona. Rempah-rempah yang memilikimu pigmen kuning ini memiliki sifat antiinflamasi, antimikroba, dan juga memiliki sifat imunomodulator, yang berguna untuk melawan flu dan meredakan gejala batuk pilek. Tidak hanya itu, kunyit ini juga bisa membantu Anda meningkatkan kekebalan tubuh dan juga mengurangi gejala peradangan paru-paru. Dalam penerapannya Anda bisa mencampurkan kunyit ini kedalam wedang jahe atau ke dalam teh dengan cara diiris bersamaan dengan irisan lemon. 3. Kayu Manis Siapa yang tidak tahu kayu manis? Rempah yang memiliki aroma khas ini ternyata merupakan sumber antioksidan. Karenanya Kayu Manis ini bagus untuk dimanfaatkan sebagai penangkal beberapa penyakit, seperti pilek, Batuk, radang, dan juga bisa dimanfaatkan sebagai simulator kekebalan tubuh. Untuk penerapannya Anda bisa memanfaatkan Kayu Manis ini sebagai minuman hangat dengan mencampurkan madu. 4. Cengkeh Cengkeh, langkah ini sudah banyak dimanfaatkan untuk bumbu dapur ataupun pengobatan tradisional beberapa penyakit. Cengkeh ini memiliki fungsi untuk meningkatkan respon imun tubuh dan bisa membantu tubuh Anda untuk menetralkan virus dan bakteri. Cengkeh juga bisa mengurangi yang namanya peradangan paru-paru. Untuk pemanfaatannya, Anda bisa merebus cengkeh ini dan diminum setiap hari. Demikian ulasan aku tentang beberapa rempah-rempah untuk menagkal virus corona covid 19. Semoga bermanfaat!

PENGUMUMAN PELAKSANAAN DAN PEDOMAN PENULISAN TUGAS AKHIR MAHASISWA TAHUN AKADEMIK 2020/2021

  Adapun untuk pedoman penulisan tugas akhir mahasiswa bisa diunduh DISINI