Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: admin

UNWAHA KINI RESMI BUKA GALERI INVESTASI SYARIAH

JOMBANG – Universitas A Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang telah resmi membuka galery investasi syariah dalam rangka peningkatan kualitas SDM mahasiswa dan dosen. Selain sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa, galeri investasi ini juga merupakan sarana agar mahasiswa dan dosen bisa berinvestasi dalam bentuk saham. UNWAHA merupakan kampus ke-30 dari perguruan tinggi di Indonesia yang membuka galeri investasi syariah untuk umum. Peran Galeri Investasi Syariah sebagai One stop student activities pasar modal di dunia akademisi merupakan salah satu sarana pembelajaran yang dapat menjadi sebuah kekuatan sebagai produk dan keterampilan mahasiswa ekonomi syariah pada khususnya. Acara bertajuk peresmian galeri investasi syariah dalam tema “Cerdas Berinvestasi di Pasar Modal Syariah” sukses menyita perhatian publik. Hal ini terbukti dari antusias peserta yang terdiri dari unsur Pimpinan Yayasan dan Perguruan tinggi, Dosen, Mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga kalangan pelajar SMA/MA di Kabupaten Jombang (11/9). Wakil Rektor bidang kerjasama, Dr. K.H Fatkhullah, M.Pd.I. dalam sambutannya menyatakan bahwa mahasiswa UNWAHA melalui mottonya yaitu berwawasan global seharusnya turut berpartisipasi dan mampu mengikuti bahkan menganalisis pergerakan ekonomi global agar bisa bersaing di era saat ini. Hal ini berlaku juga bagi dosen sebagai bahan penelitian dan pengabdian masyarakat. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Utsmani Bahrul Ulum menghimbau mahasiswa dan dosen mampu memanfaatkan galeri ini secara optimal. “Pembukaan galeri investasi ini terbuka untuk umum. Masyarakat mulai sadar akan pentingnya berinvestasi. Sehingga dengan adanya galeri investasi di kampus tercinta ini, maka tidak hanya seluruh mahasiswa dan sivitas akademika UNWAHA yang dapat berpartisipasi dalam investasi ini. Sebagai tuan rumah sudah seharusnya kita mampu berpartsipasi”. Jelasnya. Dipenghujung acara, Kholis Firmansyah, M.SI. menyampaikan bahwa pembukaan Galeri Investasi Syariah ini dilakukan untuk merespon keinginan berbagai pihak dalam hal jual beli saham, serta memenuhi kebutuhan akan pentingnya sarana jual beli saham yang sudah menjadi gaya hidup modern dalam berinvestasi. Pembukaan Galeri Investasi Syariah ini juga diharapkan akan menjadi sarana penunjang dalam kegiatan belajar mengajar mahasiswa Ekonomi syariah. “Ini juga melatih daya enterpreunership untuk mahasiswa agar mempunyai kemampuan berinvestasi berbasis syariah, termasuk upaya meningkatkan kemampuan mereka dalam ilmu investasi saat bekerja di perusahaan keuangan”, Ujar Kaprodi Ekonomi Syariah. Acara diakhiri dengan penyematan pin (Kelompok Studi Pasar Modal) KSPM untuk mahasiswa ekonomi syariah sebagai tanda anggota KSPM oleh Heru Cahyono (Kepala kantor OJK Regional 4 Jatim); Hasan Fauzi (Direktur Bursa Efek Indonesia); dan Amrin Tarigan (Direktur FAC Sekuritas) dengan dilanjutkan pemotongan pita sebagai bentuk peresmian kantor galeri investasi syariah UNWAHA.

Fact Finding Tim Penilai KRENOVA 2019

Jombang – Sebagai mahasiswa sudah semestinya turut berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat. Tingkat partisipasi mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) di Masyarakat dapat dikatakan cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari beberapa kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa UNWAHA salah satunya yaitu Anugerah Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Masyarakat Jombang 2019. Kegiatan bertajuk lomba yang diselenggarakan oleh Bappeda Pemkab Jombang dengan tema “Mewujudkan Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing melalui Kreativitas dan Inovasi Masyarakat di Bidang Agribisnis” telah menyisakan 18 proposal yang dinyatakan lolos mengikuti tahapan seleksi berikutnya, yaitu kunjungan lapangan (fact finding) untuk presentasi dan penilaian salah satunya adalah mahasiswa UNWAHA. Ide tersebut muncul ketika mahasiswa tengah menjalani masa KKN di Desa Kebondalem Kecamatan Bareng selama 2 bulan. Atas bimbingan Bapak Rohmat Hidayat, M.Pd., Karya dengan judul “Tali Arum: Inovasi Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Pakai (Jelantah sebagai pengharum ruangan)”. Apa itu Tali Arum?, Tali Arum ialah inovasi pengharum ruangan yang bisa digunakan dengan varian aroma, mulai dari aroma produk yang ekonomis yakni dari extrak tumbuhan, parfum, atau extrak aroma lain bisa di pakai, selain itu juga bisa ditambahkan dengan wangi wangian aroma terapi seperti sereh, jahe, yang menenangkan dan baik untuk kesehatan. Inovasi dengan bahan utama Limbah minyak goreng (jelantah) dengan tambahan Jelly Powder, Lilin, Pengawet (garam), Pewarna makanan, dan Ampas tebu ternyata berhasil memukai tim penilai Krenova 2019. Salah satu mahasiswa yang sedang duduk di semester VI saat ditanya tim penilai (6/9) menyimpulkan bahwa Tali Arum dapat mengatasi permasalahan limbah minyak goreng yang dialami oleh para pengusaha kerupuk kulit dan warga sekitar. Manfaat lain adalah memberdayakan para ibu PKK dalam kegiatan yang bermanfaat yaitu pengolahan minyak goreng bekas pakai (minyak jelantah). “Selain itu, Tali Arum dari minyak jelantah ini sangat bermanfaat sekali, minyak jelantah bekas UMKM penjual gorengan atau pengusaha lain bisa dikumpulkan dalam jumlah besar. Produk ini bisa diproduksi dengan skala besar sehingga dapat memperoleh pendapatan tambahan” tegasnya.

Penerimaan Mahasiswa UNWAHA di IC-UTK Thailand.

Setelah pelepasan mahasiswa sit-in gelombang I oleh Bupati di PemKab Jombang kemarin, tepat pukul 19:00 waktu setempat, 27 mahasiswa UNWAHA telah tiba dan dijemput oleh pihak International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) ke Phranakonthai Dormitory. Pembukaan penerimaan mahasiswa sit-in dilaksanakan pada hari Selasa (3/9) pukul 09:30 dimulai dengan pengenalan profil kampus IC-UTK. Sambutan selamat datang disampaikan langsung oleh Director of IC-UTK, Mrs. Prattana Srisuk, Ph.D kepada mahasiswa sit-in dan dlanjutkan dengan culture learning oleh staf akademik IC-UTK dalam rangka memberikan edukasi budaya di Thailand yang bertujuan sebagai wahana saling mengenal, adaptasi, dan toleransi budaya. Hal ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka yang memiliki kesempatan kuliah di luar negeri. Mahasiswa fakultas ilmu pendidikan yang sedang duduk di semester 3 tersebut merasa bangga selama 1 tahun kuliah di UNWAHA dapat menimba ilmu dan berinteraksi langsung dengan dosen dari luar negeri. “Alhamdulillah ini pengalaman baru bagi kami, terima kasih bapak ibu dosen UNWAHA, karena bekal dari bapak ibu sangat bermanfaat di sini” ungkapnya sambil mengusap air mata bangga. Melalui serangkaian acara penerimaan ini, maka detik ini juga mereka sudah resmi menjadi bagian dari mahasiswa IC-UTK hingga 30 September 2019. Seluruh mahasiswa sit-in diharapkan dapat aktif mengikuti perkuliahan dan bersungguh-sungguh dalam belajar mengingat kesempatan ini belum tentu datang untuk yang kedua kali.

55 Mahasiswa UNWAHA berangkat kuliah sit-in ke Luar Negeri

Jombang – Berkesempatan menimbah ilmu ke luar negeri saat ini masih menjadi dambaan mahasiswa Indonesia. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) tahun ini memberangkatkan sebanyak 55 mahasiswa untuk kuliah ke luar negeri melalui program “sit-in”. Seperti Tahun sebelumnya, mahasiswa terpilih akan diberangkatkan untuk kuliah Sit-in di International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) Thailand sebagai bentuk salah satu hasil kerjasama internasional UNWAHA. Baca Juga: MOU UNWAHA dengan IC-UTK Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Anton Muhibuddin, M.P. setiap tahunnya melakukan gebrakan terkait peningkatan kualitas dan kerjasama luar negeri. Tahun ini keseluruhan mahasiswa penerima beasiswa bidik misi diwajibkan mengikuti program kuliah sit-in. tak hanya itu, beberapa dosen yang ditunjuk secara bergiliran juga wajib mengikuti program tersebut untuk mendampingi mahasiswanya yang telah terbagi dalam beberapa kelompok. “Jumlah mahasiswa yang berangkat tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun kemarin, dan akan terus bertambah banyak setiap tahunnya. Kami juga memberikan kesempatan dosen untuk mendapatkan pangalaman ke luar negeri melalui program ini. Kedepannya, program kuliah sit-in akan terus dikembangkan hingga nantinya mahasiswa bisa memperoleh dua ijazah dari UNWAHA dan IC-UTK”, ujar President Core to Core Program-Japan. Pemberangkatan mahasiswa peserta kuliah sit-in terbagi menjadi dua gelombang, yaitu sebanyak 27 mahasiswa yang akan diberangkatkan pada gelombang I dan 28 mahasiswa pada gelombang II. Pelaksanaan kuliah sit-in gelombang I dimulai pada hari Senin tanggal 2 s/d 30 September 2019. Sebelum diberangkatkan, mahasiswa diberikan pembekalan terlebih dahulu di kantor PemKab Jombang dengan didampingi Rektor, Wakil Rektor, dan Kabiro Akademik (31/8). Nyai Hj. Mundjidah Wahab selaku Bupati Jombang sekaligus Pengasuh PonPes Lathifiyah II Bahrul Ulum sangat mendukung program tersebut dan berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater UNWAHA ketika berada di negeri orang. Pemberangkatan kuliah sit in tidak serta merta mahasiswa berangkat ke luar negeri, melainkan meraka telah melalui beberapa tahapan dan pembekalan sebelumnnya. Pembekalan berupa materi perkuliahan yang diberikan secara intensif serta materi bahasa internasional (bahasa inggris) oleh dosen yang ahli di bidangnya. Program ini telah disosialisasikan kepada mahasiswa sejak masa pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB). “Bahkan, progam unggulan ini sudah kami sampaikan kepada mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 pada saat tes tulis penerimaan mahasiswa baru gel. I sebagai motivasi mereka.” pungkas Ali Priyono, M.Pd.I. selaku Wakil Rektor IV. Saat ini, UNWAHA masih membuka pendaftaran mahasiswa baru Gel. II hingga 4 September 2019.

Ini Dia Beberapa Cara Menumbuhkan Minat Baca Siswa SMK

Seperti yang kita ketahui, SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan merupakan sekolah yang berorientasi pada dunia kerja. Lulusan dari sekolah tersebut sudah dibekali kemampuan bekerja sejak berada di sekolah. Untuk itu SMK ini lebih sering melakukan pembelajaran dengan metode praktik langsung dan terjun langsung ke lapangan. Berbeda dengan SMA, yang notabene sekolah umum dengan pembelajaran yang lebih banyak pada teori. Jika seperti itu, bagaimana dengan minat baca siswa SMK? Karena mereka lebih sering melakukan praktik langsung, maka dari itu minat membaca mereka masih rendah, mereka adalah siswa-siswi yang dibentuk dengan lebih memiliki keunggulan di psikomotor. Untuk teori, pembelajaran dilakukan dengan cukup spesifik dan hanya diperoleh dari guru mereka. Namun, jika mereka memiliki minat baca yang tinggi, tentunya pengetahuan dan keahlian praktik mereka akan sangat luas. Penyebab Rendahnya Minat Baca Siswa SMK Menumbuhkan minat baca siswa-siswi di SMK menjadi sebuah hal yang harus didukung oleh beberapa pihak, karena sisa-siswi SMK tentunya lebih suka praktik daripada harus membaca buku dan memperluas pengetahuan tentang teori. Sebelumnya, harus ketahui terkebih dahulu penyebab rendahnya minat baca siswa-siswi khususnya di SMK, antara lain: Masih rendahnya kemahiran membaca siswa-siswi di SMK, karena mereka lebih sering melakukan praktik daripada pembelajaran teori. Kemajuan teknologi, apalagi siswa SMK tentunya sering melakukan praktik tentang teknologi canggih terbaru, yang berdampak pada semakin kecanduannya mereka terhadap hal tersebut. Kurangnya perhatian ekstra dari orang tua juga menjadi penyebab rendahnya minat baca siswa SMK. Sarana untuk memperoleh bahan bacaan masih minim. Buku bacaan yang tersedia tidak tepat atau tidak sesuai. Sistem pembelajaran di Indonesia dapat dikatakan belum mampu membuat siswa SMK harus membaca buku, seperti mencari informasi atau teori lain dari apa yang diajarkan. Tidak adanya institusi atau lembaga yang mampu menangani dan meningkatkan minat baca siswa SMK. Dari beberapa penyebab rendahnya minat baca tersebut. Peran orang tua dan guru sangat penting dalam menumbuhkan minat baca khususnya pada siswa SMK. Cara Menumbuhkan Minat Baca Siswa SMK Nah untuk itu beberapa kita-kiat untuk menumbuhkan minat baca siswa SMK antara lain: Menciptakan Suasana Mendukung Suasana yang mendukung minat baca siswa SMK juga perlu diciptakan, seperti tersedianya ruang baca atau perpustakaan di sekolah tersebut. Tidak hanya itu, perpustakaan yang ada juga harus didukung dengan suasana membaca yang hening dan sepi, adanya pencahayaan yang cukup, dan tersedianya buku yang variatif. Hal ini supaya menghindari perpustakaan yang ramai dan tidak mendukung suasana dalam membaca buku. Selain itu, dapat juga memberikan dan menata sebagian buku di dalam ruang kelas, hal ini perlahan akan menarik siswa untuk mulai membaca di waktu luang mereka. Supaya lebih meningkatkan kemungkinan untuk dibaca siswa SMK, maka buku yang disediakan di ruang kelas harus buku-buku yang akan menunjang kebutuhan pembelajaran siswa di sekolah maupun ketika praktik. Pemberian fasilitas terbaik di perpustakaan juga dapat dilakukan supaya siswa SMK betah berlama-lama di perpustakaan. Saranan dan prasarana yang mendukung di dalam perpustakaan tentunya dibutuhkan siswa ketika ingin membaca buku, seperti kemudahan akses pencarian buku dan cara meminjam hingga pengembalian buku Buku yang Tepat Rendahnya minat baca pada siswa SMK bisa jadi karena tidak tersedia buku yang tepat dan sesuai untuk mereka baca. Penyediaan buku atau bahan bacaan untuk siswa SMK memang harus dibedakan dengan siswa-siswi di sekolah umum, hal ini karena siswa SMK lebih menyukai praktik langsung, jadi usahakan untuk menyediakan bahan bacaan di sekolah lebih banyak mengenai buku-buku yang berkaitan dengan siswa SMK. Juga dapat disediakan buku-buku yang berkaitan dengan cara praktik siswa SMK hingga lingkungan dan dunia kerja. Karena orientasi siwa-siswi SMK sudah masuk dalam dunia kerja. Jika di ruang baca atau perpuastakaan yang ada justru lebih banyak menyediakan buku-buku teori dan sangat minim buku yang berkaitan dengan praktik, itulah yang menyebabkan rendahnya minat baca siswa SMK. Menempel Slogan Menempel slogan juga menjadi upaya untuk meningkatkan minat baca siswa SMK. Tentunya slogan yang ditempel harus berisi pesan edukatif dan penuh motivasi dengan gaya bahasa anak SMK. Usahakan menempel slogan di setiap lokasi yang sering terlihat oleh siswa. Karena semakin sering mereka membaca slogan tersebut, diharapkan akan semakin tumbuh minat baca mereka. Cara Membaca Berikan tips dan trik cara membaca buku maupun bahan bacaan supaya membaca lebih menyenangkan. Hal ini dapat berupa pemberian motivasi ketika di kelas. Pemberian tugas dengan membaca atau mereview sebuah buku. Dengan begitu, mereka akan terbiasa membaca buku, dan memungkinkan mereka akan membaca buku lagi. Sharing Hal ini menjadi peran penting yang dapat dilakukan oleh guru. Sharing ini dapat berupa review singkat tentang buku yang telah selesai mereka baca. Karena kebanyakan siswa setelah membaca buku, masih ada sedkit pertanyaan bahkan kebingungan mengenai isi bacaan buku. Dengan melakukan sharing tentunya kegundahan siswa akan segara terjawab. Undang Penulis Jika memungkinkan, dapat mengundang penulis buku favorit untuk hadi mengisi seminar di sekolah. Biasanya jika seorang penulis buku baru saja meluncurkan hasil karyanya, maka akan ada seminar dan bedah buku setelah itu. Tentunya penulis bukan hanya mempromosikan buku hasil karyanya saja, tetapu juga memberikan kiat-kiat dan motivasi untuk membaca buku. Itulah beberapa kiat-kiat menumbuhkan minat baca siswa SMK, kita tahu bahwa siswa SMK lebih suka mempelajari praktik daripada teori, dan lebih unggul di psikomotor, baru kemudian mencari tahu ranah kognitifnya. Namun jika beberapa cara tersebut diterapkan, maka memungkinkan untuk dapat meningkatkan minat baca mereka di sekolah. Kesimpulan Selain itu peran institusi pendidikan juga sangat penting dan dibutuhkan supaya dapat membiasakan siswa SMK untuk membaca buku. Memang guru yang menjadi pihak langsung dalam memberikan motivasi terhadap siswa SMK dalam menumbuhkan minat baca mereka. Untuk itu sebagai guru juga dituntut dalam memberikan inovasi dan cara membaca yang menyenagkan dan dapat membuat siswa mereka tertarik untuk membaca buku. Di lain pihak, peran orang tua dirumah sangat diperlukan, pembatasan penggunaan gadget perlu dikontrol oleh orang tua, sehingga mereka dapat mempunyai waktu luang dan dapat dimanfaatkan untuk membaca buku. Ketersediaan buku pendukung dirumah juga sangat diperlukan. Carilah buku-buku yang sangat dibutuhkan anak, supaya buku tersebut berguna dan dibaca oleh mereka. Dari situ perlahan mereka akan terbiasa dalam membaca buku. Karena walaupun siswa SMK lebih sering pembelajaran dalam bentuk praktik langsung, namun membaca juga menjadi salah satu hal penting untuk mendapatkan wawasan umum, selain wawasan yang dipelajari di sekolah mereka. Supaya nantinya mereka juga dapat

1700 Mahasiswa UNWAHA Hadiri Pembekalan PPL 2019/2020

Sebanyak 1700 mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) prodi Kependidikan mengikuti pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Senin (26/8) di Aula Perpustakaan UNWAHA Jombang. Mereka terdiri dari Prodi Pend. Agama Islam, Pend. Bahasa Arab, dan seluruh mahasiswa Fakultas Iilmu Pendidikan serta dihadiri seluruh Dosen pembimbing lapangan (DPL). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan dalam rangka memberikan edukasi kepada para mahasiswa yang akan mengikuti PPL tentang bagaimana menjadi guru di lingkungan sekolah serta sebagai bahan evaluasi dari pelaksanaan PPL sebelumnya. Sehingga PPL di UNWAHA semakin berkualitas dan mahasiswanya semakin berinovasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tak hanya itu, peserta pembekalan PPL tahun akademik 2019/2020 juga memperoleh bekal kurikulum 2013 Revisi terbaru. Wakil Rektor bidang akademik, Dr. KH. Abd. Kholid, M.Ag. saat membuka acara tersebut menyampaikan, pembekalan ini untuk persiapan melaksanakan PPL di sekolah/instansi mitra. Pencapaian yang diharapkan setelah mahasiswa melaksanakan PPL yaitu mampu menjadi sosok seorang pendidik yang mencerminkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial serta menghasilkan proposal penelitian tindakan kelas. “Melalui pembekalan ini, kami selaku sivitas akademika UNWAHA khususnya DPL menghimbau kepada mahasiswa untuk bersikap menjadi guru di sekolah, secara penampilan maupun norma agama sebagaimana motto kita, berwawasan global berkarakter islami”, pungkas Pengasuh Ponpes. As-Salma Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan dasar profesi. Kegiatan pembekalan PPL ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa praktikan PPL terkait hal teknis, norma yang harus dianut, dan inspirasi untuk selalu berprestasi di masa yag akan datang. Pembekalan dilanjutkan dengan penyampaian materi kurikulum oleh narasumber DPL dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan ditutup dengan doa bersama.

Ternyata Beginilah Cara Kerja Sistem Informasi Website Lowongan Pekerjaan

Mayoritas seseorang dalam mencari lowongan pekerjaan masih menggunakan cara manual, yaitu dengan membacara pojok lowongan di koran bahkan mendatangi kantor tujuan dan menanyakan “apakah ada lowongan?”. Tentu saja hal ini tidak efisien. Alih-alih ingin memperoleh pemasukan dengan mencari pekerjaan, namun yang didapat hanya pengeluaran transport dan membuang waktu. Lowongan pekerjaan merupakan salah satu dari 10 top trend topik pencarian terpopuler di google search khususnya di Indonesia. Saat ini sudah banyak aplikasi pencarian lowongan pekerjaan berbasis website sesuai spesifikasi yang diinginkan pelamar. Misalkan seseorang mencari lowongan pekerjaan di bidang jasa desain grafis, maka yang akan muncul adalah jenis lowongan desain grafis dan persyaratannya. Namun, tahukah anda bagaimana sistem informasi itu berjalan?, simak hasil risetnya di sini.

Menghadapi Multikultural di Sekolah?, Inilah Peran Guru PAI

Ketika kita berbicara Indonesia, maka yang pertama kali terbenak di pikiran kita yaitu keberagaman kehidupan. Bangsa yang kaya akan budaya, adat-istiadat, suku, dan agama. Mengerucut ke ranah pendidikan/sekolah, Adanya keberagaman menjadi sebuah tantangan dan pengalaman tersendiri bagi Guru Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan sehingga mampu menerapkan multikultural di sekolah tersebut. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Islam dituntut tanggap dan cakap terhadap berbagai kondisi dan perkembangan yang ada di lembaga tersebut, serta memahami keberagaman seluruh warga sekolah. http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/atturats/article/view/969/pdf

Upacara 17 Agustus di UNWAHA

Jombang – Seluruh sivitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) turut memperingati hari proklamasi RI dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera sang saka Merah Putih di halaman utama UNWAHA. Pembina upacara pada kesempatan pagi ini adalah Wakil Rektor bidang kemahasiswaan KH. Muhyidin Zainul Arifin, M.M. dengan dihadiri mahasiswa UNWAHA sebagai peserta upacara. Peringatan hari kemerdekaan yang ke 74 dengan tema “SDM unggul Indonesia maju” seakan mengingatkan kembali pada perjuangan para pahlawan bangsa bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan harus diisi dengan kegiatan positif yang produktif dan inovatif. Produktivitas dan inovasi tersebut tidak akan pernah terwujud jika SDMnya tidak memadai. Sebagaimana isi sambutan pembina upacara tentang Bagaimana gigihnya para pemuda dalam meyakinkan golongan tua bahwa Indonesia sudah siap merdeka. Kemerdekaan yang dihasilkan dari perjuangan bukan menunggu hadiah dari Jepang yang dijanjikan tgl 24 Agustus 1945. Janji itu hanya kedok mengulur waktu karena kenyataannya Heroshima dan Nagasaki sudah luluh lantak dibom atom sekutu yang membuat Jepang harus menyerah tanpa syarat. “Nilai semangat perjuangan para pemuda tahun 45 inilah yg harus ditiru di zaman sekarang khususnya semangat berhidmah dosen-dosen muda di UNWAHA melalui media pembelajaran, perkuliahan, semangat penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Untuk para mahasiswa, mari kita jadikan UNWAHA sebagai sajadah perjuangan dunia menuju ridho ilahi Robbi,” pungkas pengasuh PonPes. Al Fatich Tambakberas Jombang. Upacara berlangsung secara khidmat diakhiri dengan do’a bersama dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran.

Lokakarya III: Implementasi Tata Kelola Prodi

Jombang – Kelanjutan dari program magang pengembangan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Lokakarya Implementasi sistem tata kelola program studi berbasis IAPS 4.0. oleh STIE Perbanas Surabaya dilaksanakan di UNWAHA Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari pada tanggal 20 s/d 22 Agustus 2019. Lokakarya dihadiri oleh 24 peserta yang terdiri dari pimpinan rektorat, dekan, kaprodi, Biro akademik, dan PJM dalam rangka rangkaian kegiatan program asuh menuju prodi unggul ristekdikti 2019. Kegiatan meliputi penyusunan dokumen pendukung akreditasi, presentasi lembar evaluasi diri, hingga praktik pengolahan database terintegrasi feeder PD Dikti. Serangkaian kegiatan mulai dari Sosialisasi program asuh, Lokakarya I (Pengembangan SPMI), Lokakarya II (Tata kelola prodi), Magang SPMI, hingga terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan memperoleh hasil terbaik pada Lokakarya IV (Audit mutu internal) sehingga dapat meningkatkan akreditasi dan kualitas administrasi akademik menuju prodi unggul dengan luaran sertifikat akreditasi A.