Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

12 Mahasiswa Manajemen Jadi Delegasi di Program WMK Universitas Ciputra Surabaya

Surabaya – Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi wirausaha muda. Hal ini terlihat ketika sebanyak 12 mahasiswa didelegasikan dan berpartisipasi aktif dalam Program Wirausaha Mahasiswa Merdeka (WMK) di Universitas Ciputra Surabaya, Rabu (23/9/2024). Ketua Prodi Manajemen, Bapak Khotim Fadhli, M.Pd., mengungkapkan, melalui program WMK dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan mengikuti berbagai kegiatan praktis di dunia bisnis. “Kami berharap, dengan partisipasi ini para mahasiswa dapat menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi,” kata beliau saat mendampingi secara langsung. Sementara itu, salah satu delegasi program WMK di Universitas Ciputra Surabaya, Diana Erna Wati mengaku, dirinya mendapatkan berbagai pengetahuan dan pengalaman baru di dunia usaha. “Terdapat berbagai kegiatan menarik, seperti monitoring, kuliah tamu, demo day, dan launching day. Dari berbagai agenda ini, kita berkesempatan untuk belajar langsung dan memperluas jaringan,”ujar mahasiswa semester lima tersebut. Dalam pelaksanaan tahun ini, Prodi Manajemen mendelegasikan berbagai mahasiswa yang aktif di organisasi kampus serta memiliki semangat kewirausahaan yang tinggi. Adapun nama-nama mahasiswa yang menjadi delegasi pada program WMK di Universitas Ciputra adalah sebagai berikut: Achmad Reza Maulana Mochamad Fatkul Thorik Eka Nur Wijayanti Zayyidah Khazanah Fadilah Fajar Imama Hariyanti Khotimatul Kusnah Nur Wakhidatul Fikriyah Salsabila Novi Anisya Ikasari Fabelia Nur Anggraeni Fina Febriyanti Diana Erna Wati Nadia Martha Nurfaizah Red: Diana Editor: Ibrahim

Hari Guru Nasional 2024: Merefleksikan Tantangan Pendidikan

Jombang – Hari Guru Nasional (HGN) selalu menjadi momen penting untuk mengapresiasi dedikasi bagi seorang guru dalam membangun karakter penerus bangsa. Momentum yang selalu dirayakan di setiap tanggal 25 November ini juga menjadi sarana refleksi terhadap tantangan-tantangan bagi seorang guru dalam menghadapi dinamika pendidikan yang terus berkembang. Berdasarkan rilis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia, tahun ini peringatan HGN mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Di mana tema tersebut memiliki tiga makna penting. Pertama, penegasan arti dan kedudukan penting para guru. Kedua, guru tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran tetapi juga agen peradaban. Ketiga, guru yang hebat menentukan kualitas sumber daya manusia dan pembelajaran. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), M. Farid Nasrulloh, M.Pd., dalam momentum ini juga memberikan pandangannya. Di mana HGN memberikan pengingat bahwa guru tidak hanya sebagai pendidik, tetapi pilar utama dalam membentuk peradaban bangsa. “Tentu ini menjadi semangat bagi kita bersama untuk berjuang di dunia pendidikan. Karena guru merupakan garda terdepan untuk mengawal generasi emas di tahun 2045,” kata beliau. Namun, di tengah semangat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama. Salah satunya minimnya kepercayaan terhadap guru. Hal ini tergambar jelas di mana banyaknya intimidasi dan kekerasan yang diterima oleh guru. “Banyak kasus-kasus seperti orang tua yang tidak terima atas apa yang menjadi perlakuan guru kepada anak-anaknya. Sehingga guru di sini kurang diberikan kebebasan atau keleluasaan dalam mendidik anak,” imbuh Bapak Farid, sapaan akrab beliau. Peran serta dan keterlibatan aktif dari masyarakat menjadi suatu hal utama untuk mencapai tujuan dunia pendidikan yang baik. Orang tua tentunya harus menjadi mitra dalam proses pembelajaran. Tantangan lain juga disampaikan oleh Bapak Farid, di mana seorang guru harus terus mengupgrade skill dan pengetahuannya. Guru juga tidak hanya mengajarkan materi, tetapi guru juga harus menjadi contoh atau uswah di masyarakat, terutama bagi seorang siswa. “Guru juga harus mengasah kompetensinnya, dan harus terbuka dengan kemajuan teknologi. Sehingga guru bisa mengikuti perkembangan zaman, dan tidak dipandang sebelah mata,” kata Dekan FIP tersebut. Selain itu beliau juga menyampaikan, bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang dapat memfasilitasi dan mendukung guru. Terutamanya pada kebijakan yang mengarah kepada peningkatan kompetensi dan kesejahteraan seorang guru. “Banyak di luar sana, barangkali guru-guru di pelosok untuk lebih diperhatikan lagi. Sehingga kesejahteraan guru ini semakin meningkat. Dan mereka tidak lagi fokus untuk mencari apa besok yang dimakan, tetapi mereka bisa mempersiapkan materi atau media pembelajaran dan fokus pada proses pembelajaran,” pungkas beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Seminar Moderasi Beragama: Meneguhkan Nilai-Nilai Toleransi di Tengah Keberagaman

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar seminar bertajuk “Mainstream Moderasi Beragama dalam Dinamika Kebhinekaan”, di Aula Gedung F, Sabtu (23/11/2024). Agenda ini merupakan hasil kolaborasi antara Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) UNWAHA, serta PAC IPNU-IPPNU Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai moderasi beragama di tengah keberagaman budaya dan agama di Indonesia. Seminar yang diikuti oleh 175 mahasiswa ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNWAHA, Dr. Wafiyul Ahdi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi antar organisasi ini. “Melalui seminar ini, diharapkan para mahasiswa mampu menjadi pelopor toleransi dan inklusivitas,” harap beliau. Sementara itu, Ketua Umum PP PMMBN, Derida Achmad Bil Haq, S.Psi., menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmoni antarumat beragama. “Moderasi beragama bukan hanya wacana, tetapi sebuah kebutuhan untuk menjaga persatuan bangsa,” ujarnya. Dikesempatan ini, Direktur Direktorat Pendidikan Agama Islam, Dr. Adimin Diens, S.Ag., M.Pd., juga menyoroti pentingnya pendidikan agama yang moderat di era digital untuk menangkal paham radikalisme. Dilanjutkan dengan acara inti yaitu pemaparan dari para narasumber. Di antaranya yaitu, Prof. Dr. Yusuf Hanafi, M.Ag., membahas Islam Asia Tenggara sebagai model moderasi. Dilanjutkan oleh Dr. Dian Mohammad Hakim, M.Pd.I., menekankan peran pesantren dalam menanamkan nilai toleransi. Terakhir disampaikan oleh Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I., di mana beliau mengajak kepada Generasi Z untuk aktif dalam menyebarkan pesan damai. Di akhir penutupan acara, Ketua BEM FAI UNWAHA, Abdul Ghoffar, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. “Kami berharap nilai-nilai moderasi tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Merangkai Masa Depan, Penerimaan Mahasiswa Baru 2025/2026 Resmi Dibuka!

Halo generasi penerus bangsa, selamat datang di babak baru untuk meraih cita-cita dan masa depan. Inilah saatnya untuk bergabung dengan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, di mana mimpimu dipupuk, keahlianmu diasah, dan kepribadianmu dibentuk. Saat ini UNWAHA Jombang membuka kembali kesempatan bagi kalian untuk bergabung dengan salah satu perguruan tinggi yang memiliki segudang prestasi dan berwawasan global. Kenapa Memilih UNWAHA Jombang? Memiliki berbagai Program Studi (Prodi) yang telah terakreditasi. Fasilitas modern, sebagai penunjang proses pembelajaran. Lingkungan Asri, Aman, dan Nyaman. Komunitas inspiratif dan Islami. Seputar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026. Program Sarjana (S1) Program Pascasarjana (S2) Jalur Pendafataran Online : Kunjungi laman web pmb.unwaha.ac.id Offline : Front Office/Lobi Gedung F  Layanan Informasi Customer Service 1 : 0851 63636325 Customer Service 2 : 0851 43844403 Tunggu apalagi, segera raih mimpimu bersama UNWAHA Jombang. (Tetap ikuti informasi PMB UNWAHA Jombang dengan follow akun media sosial kami)

Larangan Merokok Bagi Civitas Akademika di Lingkungan Kampus

Kepada seluruh civitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Dalam rangka menciptakan lingkungan kampus yang sehat, nyaman dan bebas dari asap rokok, dengan ini kami informasikan mengenai larangan merokok di lingkungan kampus sesuai dengan: Pasal 50 Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Temabakau bagi Kesehatan. Kebijakan kampus terkait kawasan tanpa rokok (terlampir). Larangan ini berlaku di ruang kantor, ruang kerja, ruang kelas, lobi gedung, dan lorong-lorong gedung di lingkungan UNWAHA Jombang.  Demi kenyamanan bersama, bagi civitas akademika yang hendak merokok silahkan di Rooftop Lt.03 Gedung Jokowi, Kantin UNWAHA Jombang, di bawah tangga Gedung F, dan di ruangan terbuka kampus. Demikian informasi ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan banyak terimakasih. TTD Kepala Bagian SARPRAS UNWAHA Surat Edaran Larangan Merokok di Lingkungan Kampus.

Aktivasi Laboratorium Mini Bank, Prodi Manajemen Mantapkan Kolaborasi dengan Bank BTN Jombang

Jombang – Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menjalin kerjasama dengan Kantor Cabang Bank BTN Jombang untuk melaksanakan program berkelanjutan di Laboratorium Mini Bank, Selasa (19/11/2024). Ketua Prodi Manajemen, Khotim Fadhli, M.Pd., mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengelola kegiatan perbankan. “Program ini diharapkan dapat memperdalam dan memperluas pemahaman mahasiswa tentang dunia perbankan dan manajemen keuangan, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan industri di masa yang akan datang,” ucap beliau. Beliau juga mengungkapkan, Lab Mini Bank ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan atau ilmu yang didapat secara teoritis di dalam kelas. “Sebagaimana laboratorium pada umumnya, di mana aktivitas utamanya para mahasiswa dapat mengembangkan ilmu mereka dengan kegiatan praktik, khususnya kegiatan operasioanal perbankan,” imbuh Bapak Khotim. Selanjutnya, Koordinator Laboratorium Mini Bank, Nia Aprilia Bisari, M.M., mengatakan, aktivitas sehari-sehari dalam laboratorium ini melakukan pendidikan, pelatihan, pelayanan, penghimpunan, pengelolaan, dan pembiayaan lembaga keuangan sesuai dengan prinsip perbankan. “Dalam kegiatan sehari-hari, para mahasiswa menjalankan berbagai tugas yang mencakup pelayanan sebagai teller bank, administrasi pencatatan (customer service), operator komputer (Server), hingga pembukuan akuntansi. Mereka mendapatkan pendampingan langsung dari laboran serta dosen pembimbing,” ucap beliau. Sementara itu, dari pihak Bank BTN Jombang, Ibu Cantika, menyambut baik kerjasama yang diinisiasi oleh Prodi Manajemen UNWAHA tersebut. Di mana aktivasi Laboratorium Mini Bank ini dapat membentuk mentalitas mahasiswa guna bersaing di dunia profesional. “Ini merupakan program yang sangat baik, dan saya lihat ini baru pertama kalinya dilakukan oleh lembaga pendidikan tinggi, khususnya di Jombang,” ujar beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Persiapkan Karir di Dunia Profesional, 105 Mahasiswa FTI Ikuti Pembekalan Magang

Jombang – Sebanyak 105 mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) ikuti pembekalan peserta magang yang dilaksanakan di Auditorium Gedung F, Selasa (9/11/2024). Pembekalan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi (Prodi) di lingkugkan FTI, di antaranya Ketua Prodi Sistem Informasi, Bapak Agus Syifaunnajah, M.Kom., dan Kaprodi Informatika, Bapak Primadi Airlangga, M.I.T. Dalam keterangan yang diberikan oleh Kaprodi Informatika, Bapak Primadi Airlangga, M.I.T., pelaksanaan magang akan berlangsung kurang lebih selama tiga bulan. “Pelaksanaan magang ini sengaja ditempatkan di semester akhir, harapannya mahasiswa dapat mencari tahu perusahaan dan tempat kerja yang cocok setelah nanti lulus,” ujar beliau. Para peserta dibagi menjadi 10 kelompok dan nantinya didampingi secara langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Adapun lokasi magang, disesuaikan dengan minat dan bidang masing-masing dari setiap kelompok. “Tempat magannya dicari sesuai dengan bidangnya agar tidak terlalu jauh dengan apa yang dipelajari, jadi ilmunya bisa dimanfaatkan secara langsung. Dan kelihatan kalau mahasiswa itu bisa (mengaplikasikan ilmunya, red),” imbuh beliau. Beliau berharapak kepada seluruh peserta magang agar dapat menjaga nama baik kampus dan bisa memanfaatkan proses pembalajaran di lokasi magang dengan baik. “Karena waktunya tiga bulan, jadi bulan pertama itu peserta melalui proses perkenalan, bulan kedua sudah mulai kerja dan menunjukkan skill-skill yang dimiliki, dan di bulan terakhir ini bisa membangun koneksi. Sehingga setelah magang nantinya bisa melanjutkan, meskipun tidak (bekerja, red) di tempat itu, minimal dari koneksi tersebut bisa membantu,” harap beliau. Adapun materi pembekalan ini disampaikan oleh pelaku industri, Bapak Hasan Bisry Isa. Di mana beliau menyampaikan beberapa materi terkait proses magang secara umum dan etika ketika menjalani proses magang bagi mahasiswa. Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Mahasiswa Ekonomi Syariah UNWAHA Menjadi Delegasi di World Zakat and Waqf Forum 2024

Jakarta – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Arta Zulian Effendi terpilih menjadi delegasi dalam “Konferensi Tahunan ke-13 World Zakat and Waqf Forum (WZWF) 2024” di Indonesian Sharia Economic Festival (ISEF), Jakarta, Jumat (1/11/2024). ISEF merupakan acara tahunan terakbar di Indonesia yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan syariah. Acara ini juga menjadi ajang penting dalam mempromosikan peran keuangan syariah, terutama zakat dan wakaf, dalam menghadapi tantangan disekuilibrium ekonomi dan ketimpangan sosial global. New Zakat and Waqf Global Order Forum yang dihadiri oleh akademisi, praktisi, dan berbagai lembaga zakat dan wakaf dari 43 negara anggota memiliki tujuan untuk berkolaborasi dalam pengoptimalan pengelolaan zakat dan wakaf. Dengan mengusung tema “New Zakat and Waqf Global Order: United Global Community Grounded in Justice, Compassion and Shared Prosperity,” forum ini membahas pentingnya sinergi dalam memperkuat peran zakat dan wakaf untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengungangkapkan bahwa pihaknya berkomitmen dalam mendukung keuangan syariah melalui sejuml inisiatif. Salah satunya adalah riset terkait Indonesia Sovereign Wakaf Funds (ISWF) serta penerapan program digitalisasi keuangan Islam, seperti Satu Wakaf dan integrasi database Zakat, Infaq, Sadaqah, dan Wakaf (Ziswaf), yang diharapkan dapat mendorong efisiensi, transparansi, dan inklusivitas keuangan syariah. Senada dengan itu, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan peran zakat dan wakaf sebagai instrumen distribusi kekayaan yang adil. Dengan model pengelolaan inovatif, wakaf juga dinilai mampu menjadi pendanaan jangka panjang yang mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. ASEAN Islamic Public University Summit Pada hari yang sama, WZWF juga menyelenggarakan seminar bertajuk ASEAN Islamic Public University Summit (AIPUS) yang dihadiri perwakilan perguruan tinggi ASEAN dan komunitas zakat-wakaf, dengan fokus pada inovasi keuangan syariah. Sebagai salah satu peserta, mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, Arta Zulian Effendi, menyampaikan harapannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. Dalam keterangannya, ia mengatakan, agar rekan-rekan mahasiswa dapat memperdalam pengetahuan tentang zakat dan wakaf demi pengembangan keilmuan serta kontribusi di masa mendatang. “Besar harapan kami untuk terus mengembangkan keilmuan zakat dan wakaf di Indonesia, terutama di kampus kami, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang. Kita harus mulai mempersiapkan keilmuan sejak sekarang,” ungkapnya. Dengan berbagai kegiatan yang berlangsung di WZWF 2024 ini, Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai pemimpin dalam pengembangan keuangan syariah di tingkat global, sejalan dengan tema ISEF 2024. “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan,” pungkasnya. Red: Ashlihah, Arta Editor: Ibrahim

Pengarahan dan Penyerahan Rekening Tabungan Peserta Serdos Tahun 2024

Jombang – Sebanyak 27 peserta Sertifikasi Dosen (Serdos) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tahun 2024 menerima penyerahan rekening tabungan dan pengarahan, di Ruang Rapat Gedung F, Senin (4/11/2024). Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah jajaran Rektorat, di antaranya Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. H. Abdul Kholid, M. Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., dan sejumlah pejabat dan perwakilan dari lembaga keuangan yang bekerjasama dalam hal tersebut. Adapun pengarahan disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), M.Farid Nasrulloh, M.Pd. Dalam sesi tersebut, beliu menyampaikan beberapa poin penting yang berkaitan dengan kewajiban para dosen yang telah tersertifikasi.  Di antaranya, para dosen dengan status tersertifikasi hendaknya senantiasa bekerja secara profesional dengan melaksanakan Tri Dharma Peguruan Tinggi. “Melakukan pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) tiap semester dengan status M (memenuhi, red). Kemudian Bapak/Ibu dosen dimohon untuk kompak dan disiplin sehingga kewajiban dosen dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu,” kata beliau. Sementara itu, Kepala Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd., mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk memastikan para peserta yang telah dinyatakan lulus dapat memanfaatkan secara optimal dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional. “Sehingga diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui peningkatan kapasitas para dosen dan mendorong dosen untuk terus berinovasi dalam proses Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata Wafa. Selain itu, ia juga mengimbau agar seluruh peserta Serdos tahun 2024 tersebut tetap tertib administrasi yang berlaku. “Dikarenakan administrasi tersebut berkesinambungan dengan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi seorang dosen,” imbaunya. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Usung Tema “Konservasi Bumiku-Lestari Alamku”, HMP Pendidikan Biologi Sukses Gelar EFORSOBI 2024

Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Biologi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) sukses menggelar Education For Sobat Biologi (EFORSOBI) tahun 2024. EFORSOBI diselenggarakan selama tiga hari dengan berbagai macam rangkaian kegiatan, (2,3, dan 10/11/2024). Ketua HMP Pendidikan Biologi, Aisya Septia Nurhidayah mengungkapkan, EFORSOBI merupakan kegiatan tahunan yang diselanggarakan oleh HMP Pendidikan Biologi. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Konservasi Bumiku, Lestari Alamku”. “Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran bagi kita tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam. Berkaitan dengan tema tersebut, mahasiswa biologi akan diperkenalkan dengan berbagai konsep konservasi alam dan lain sebagainya,” katanya. Pada rangkaian di hari pertama, dilaksanakan penyampaian materi tentang Ikatan Himpunan Mahawasiswa Biologi Indonesia (IKAHIMBI)-an. Di mana materi tersebut disampaikan oleh Koordinator IKAHIMBI Wilayah Kerja V Jawa 3. “Kemudian di materi kedua tentang ‘Konservasi Alam’, yang disampaikan oleh oleh Muhammad Zaharuddin Afnan, S.Pd. Dilanjutkan materi tentang ‘Pengantar Taksonomi Hewan’ yang disampaikan oleh Ibu Fatikhatun Nikmatis Sholilah, M.Pd., selaku dosen Prodi Pendidikan Biologi,” terangnya. Di hari kedua, terdapat penyampaian materi tentang “Kekaprodian dan Leadership” yang disampaikan oleh Kaprodi Pendidikan Biologi, Ibu Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd. “Di hari tersebut juga dilaksanakan ‘Resik Kampus dan Tanam Pohon’ di lingkungan kampus, didampingi langsung oleh Kaprodi Ibu Ospa dan Kabag Sarpras, Bapak Samirin,” imbuhnya. Di bagian akhir rangkaian kegiatan atau hari ketiga, terdapat pemaparan luaran kegiatan berupa awetan basah, leaflet, video kegiatan, resume materi dan PPT materi kegiatan hasil awetan basah yang didampingi oleh Ibu Ospa Pea Yuanita Meishanti M.Pd. Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Biologi, Ibu Ospa Pea Yuanita Meishanti M.Pd., menyampaikan kegiatan ini diharapkan para mahasiswa bisa memahami bahwa alam memiliki peran besar dalam kehidupan. “Setiap kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam. Serta mendorong perubahan perilku, yaitu bisa mengubah kebiasaan atau pola pikir agar lebih bijak dalam menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan,” harap beliau. Dokumentasi Kegiatan Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil