Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Rektor UNWAHA: Jadilah Orang Unggul dan Berkarakter Ulul Albab

Jombang – Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., resmi luluskan 623 sarjana pada Wisuda tahun 2024, di Gedung Serba Guna Hasbullah Sa’id, Minggu (13/10/2024). Dalam pidatonya, Rektor UNWAHA menyampaikan, idealisme yang slalu dipegang teguh oleh kampus yaitu menghantarkan para mahasiswa untuk dapat berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. “Oleh karena itu, atas nama pimpinan berharap dan berdoa mudah-mudahan para sarjana betul-betul bermanfaat bagi umat manusia di dunia,” kata Rektor tersebut. Berkarakter Ulul Albab Beliau juga mengatakan, spirit yang ditanamkan oleh UNWAHA Jombang yaitu menjadi Ulul Albab. Yang di dalam setiap lakunya, secara terus-menerus berdzikir, berfikir, dan beramal saleh. “Apabila semangat ini menjadi pedoman dan arahan untuk hidup kita, maka insyaallah seluruh lulusan UNWAHA Jombang akan menjadi orang-orang unggul, orang-orang panutan bagi semua,” imbuh beliau. Menyiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Tema yang diusung pada wisuda kali ini yaitu, “Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor UNWAHA Jombang, para lulusan yang sejatinya merupakan kelompok terpelajar dituntut untuk mampu berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sehingga anda semua harus memiliki keunggulan, kecakapan, dan kedalaman spiritual,” lanjut Rektor. Di akhir pidatonya, beliau berharap kepada seluruh wisudawan agar tidak hanya memiliki bekal ilmu pengetahuan saja. Melainkan juga karakter yang mulia dan kepekaan sosial. “Saya juga berpesan kepada seluruh wisudawan untuk terus belajar, jangan berhenti berikhtiar dan berdoa. Terakhir, jagalah nama baik almamater tercinta kita,” pungkas beliau. Sebagai informasi, UNWAHA Jombang tahun ini berhasil menghantarkan 622 mahasiswa terbaiknya yang berasal dari lima Fakultas. Di antara ratusan sarjana tersebut, sebanyak lima orang dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu, Mirza Muhammad Husain Isfahani, S.Pd. dengan IPK. 3,91 (FAI), Rindhi Dwi Fibrianti, S.Kom., dengan IPK. 3,85 (FTI), Siti Yulia Wati, S.Pd. dengan IPK. 3,83 (FIP), Supriono, S.M. dengan IPK. 3,85 (FE), selanjutnya, Annisa’ Khurun ‘Ain Fauziah, S.P. dengan IPK. 3,87 (FP). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil.

623 Mahasiswa UNWAHA Berganti Status Jadi Sarjana

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar prosesi wisuda tahun 2024, di Halaman Gedung Serba Guna Hasbullah Sa’id  Tambakberas, Minggu (13/10/2024). Pada wisuda kali ini, UNWAHA Jombang berhasil mengukuhkan 623 mahasiswa menjadi sarjana. Rektor UNWAHA Jombang, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., berharap agar para lulusan dapat berkontribusi dan mampu berperan salam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Saya juga berpesan kepada anda semua untuk terus belajar, jangan berhenti di tahap ini. Tetap hormat dan berbaktilah kepada orang tua, dan yang terpenting jagalah nama baik alamamater kita,” ucap Rektor dalam pidatonya. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai. Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dalam sambutannya. Di mana para sarjana diharapkan menjadi pribadi yang senantiasa mencerminka semangat pengabdian sebagaimana yang diajarkan oleh KH. A. Wahab Hasbullah. “Teruslah berusaha untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul. Yang tidak hanya mencari kesuksesan pribadi tetapi juga memberikan konteibusi nyata bagu kemajuan bangsa dan negara,” pesan beliau. UNWAHA Jombang, tahun ini berhasil menghantarkan 623 mahasiswa terbaiknya yang berasal dari lima Fakultas. Adapun rincian total wisudawan dari setiap fakultas; Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 341, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) 91, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 57, Fakultas Ekonomi (FE) sebanyak 87, dan Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 47 wisudawan. Di antara ratusan sarjana tersebut, sebanyak lima orang dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu, Mirza Muhammad Husain Isfahani, S.Pd. dengan IPK. 3,91 (FAI), Rindhi Dwi Fibrianti, S.Kom., dengan IPK. 3,85 (FTI), Siti Yulia Wati, S.Pd. dengan IPK. 3,83 (FIP), Supriono, S.M. dengan IPK. 3,85 (FE), selanjutnya, Annisa’ Khurun ‘Ain Fauziah, S.P. dengan IPK. 3,87 (FP). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil.

Pengumuman Libur Perkuliahan dalam Rangka Launching Buku & Pelaksanaan Wisuda

Sehubung dengan adanya kegiatan Dialog & Launching Buku KH. A. Wahab Hasbullah yang akan dilaksanakan pada Sabtu, (12/10/2024) dan Wisuda Sarjana Tahun Akademik 2023/2024 pada Minggu, (13/10/2024). Maka dengan ini disampaikan bahwa perkuliahan pada hari tersebut diliburkan. Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya terimakasih. File pengumuman dapat diunduh di link berikut: Pengumuman Libur Kuliah.

Meneladani Rasulullah Sebagai Uswatun Hasanah

Jombang – Sebagai umat Islam sudah sepatutnya kita meneladani akhlak dan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Kehidupan dan ajaran beliau adalah sumber bimbingan dan insprirasi kita dan dikenal sebagai bentuk dari Uswatun Hasanah. Teladan Terbaik Direktur Islamic Center Unwaha, Dr. H. Muhammad Anshori, M.Pd.I., menyampaikan alasan mengapa Nabi Muhammad SAW memiliki gelar sebagai uswatun hasanah (teladan terbaik, red) itu sendiri. Sebagaimana yang telah difirmankan Allah SWT dalam surat Al-Ahzab:21. لقد كان لكم فى رسول الله أسوة حسنة لمن كان يرجواالله واليوم الأخر وذكرالله كثير Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah. “Keteladanan yang harus kita contoh dari beliau adalah akhlak-akhlaknya. Yang namanya uswah itu adalah pribadi yang mulai kecil sudah dibentuk sedemikian rupa sampai beliau dewasa semuanya terjaga,” lanjut Bapak Anshori, sapaan akrab beliau. Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam surat Adh-Dhuha:3 ما ودّعك ربّك وما قلى Artinya:Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu. “Beliau (Nabi Muhammad) walaupun sejak kecil ditinggal oleh orang tuanya, pertama oleh abahnya kemudian ibundany saat masih berumur 6 tahun. Tetapi Allah tidak membiarkan beliau begitu saja,” lanjut Bapak Anshori. Masih dalam cerita latar belakang masa kecil Nabi Muhammad SAW. Ketika beliau lahir dan besar di lingkungan masyarakat jahiliyah. ”Pada saat semuanya, di zaman itu masyarakat menyembah berhala, kegiatan-kegiatan negatif seperti pesta-pesta. Kanjeng Nabi tidak pernah terjerumus ke lingkungan semacam itu,” katanya. Meneladani Proses Ala Nabi Muhammad Meskipun Nabi Muhammad SAW merupakan manusia teristimewa di hadapanNya. Beliau tetaplah menjalankan segala sesuatu dengan berbagai proses. “Nabi tidak pernah diam, beliau selalu produktif dalam berdakwah, mendidik, dan membina umatnya sebagai uswatun hasanah,” ujar Bapak Anshori. Sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Quran Surat Adh-Dhuha:7. ووجدك ضآلاّ فهدى Artinya: mendapatimu sebagai seseorang yang tidak tahu (secara syariat), lalu Dia memberimu petunjuk (wahyu). “Itulah nilai-nilai yang barangkali perlu kita pahami, tidak ada yang namanya instan dalam menggapai sesuatu,” pungkasnya. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Unwaha Gelar Sholawat Bersama

Jombang – Dalam rangka memperingati kelahiran (maulid) Nabi Muhammad SAW, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) ajak civitas akademika gemakan sholawat, di halaman Kampus Unwaha, Minggu (6/10/2024). Kegiatan dibuka dengan acara do’a dan tahlil yang dipimpin oleh Direktur Islamic Center Unwaha, Dr. H. Muhammad Anshori, M.Pd.I. Dilanjutkan dengan sambutan Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang esensi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. “Pada kegiatan ini, kita tidak hanya mengingat ataupun merayakan kelahiran nabi. Tetapi juga kita belajar bagaimana bisa meneladani dan mengikuti sunnah-sunnah beliau,” kata Rektor Unwaha tersebut. Beliau juga mengungkapkan, kegiatan tersebut juga merupakan suatu forum silaturahim bagi seluruh civitas akademika Unwaha. “Dan melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita sekaligus dapat meningkatkan iman dan taqwa kita,” harap beliau. Kegiatan dilanjut dengan pembacaan sholawat yang dipandu oleh Jam’iyah Pecinta Sholawat (JPS) Jombang. Dan juga penyampaian mauidloh hasanah oleh KH. Muhammad Khoiril Anam, S.H.I., M.PD.I. Kegiatan yang bertajuk “Unwaha Bersholawat” ini tidak hanya dihadiri oleh civitas akademika Unwaha Jombang saja, melainkan masyarakat sekitar juga turut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Hadirkan Dr. Fahruddin Faiz, Bincang “Santri Berfilsafat”

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menghadirkan Dr. Fahruddin Faiz, M.Ag., sebagai pembicara Kuliah Umum “Santri Berfilsafat”, di Auditorium, Minggu (6/10/2024). Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya ilmu filsafat dalam kehidupan. “Filsafat adalah satu bidang ilmu pengetahuan yang di dalamnya terdapat kegiatan perenungan untuk berpikir. Kemudian apa yang kita pikirkan itu menjadi suatu pengetahuan di mana semuanya menuju kepada kebenaran yang hakiki,” ucap beliau. Menurut beliau, suatu kebenaran tersebut tidak bisa dibatasi oleh kemampuan dan pengalama. seorang manusia. Kendati demikian, di tengah perkembangan saat ini, terdapat suatu tools yang dapat digunakan untuk memastikan suatu kebenaran tersebut. “Tools (alat, red) ini adalah IPTEKS, sehingga kedepannta, bagaimana kita bisa memanfaatkan tools ini untuk lebih jauh memahami dan menemukan kebenaran,” jelas Rektor Unwaha. Beliau juga berharap, dengan diselenggarakannya kuliah umum tersebut, para peserta dapat mengambil perspektif baru terkait perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya bagi para santri. “Harapan kami, dalam mengikuti perkuliahan umum ini tidak hanya memahami tentang filsafat, tetapi bagaimana kita bisa mengimplementasikannya dalam mencari kebenaran. Dan tema kali ini sangat relevan bagi Unwaha,” pungkas Prof. Gatot. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kuliah umum oleh Dr. Fahruddin Faiz, M.Ag., dan dipandu oleh Dosen Unwaha, Irwan Ahmad Akbar, M.A. Sebagai pembuka, Penulis dan juga seorang Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut menjelaskan terkait tema besar yang diusung pada Kuliah Umum kali ini. Menurut beliau, santri dan filsafat memiliki kaitan yang sangat erat. Hal ini dapat diketahui dari istilah dan definisi dari kata santri itu sendiri. “Bagi saya, istilah santri sudah sangat dekat dengan filsafat. Banyak orang yang bilang, akar kata santri (dalam Bahasa Sanskerta) adalah sashtri, dan ada juga istilah (bahasa) Jawa Kuno cantrik,” jelas Bapak Faiz, sapaan akrab beliau. Jika diartikan, kata shastri yaitu suatu hikmah. Sedangkan cantrik adalah sebuah khidmat. “Dan hikmah itu dipakai oleh sebagian ulama sebagai padanan kata sebagai filsafat. Sedangkan khidmat dalam hal ini, tentu saja kalau di pesantren khidmatnya santri adalah kepada ilmu, kiyai, dan nanti ketika pulang yaitu kepada masyarakat,” kata beliau. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para peserta mengikuti diskusi dengan antusias. Sebagai informasi, kuliah umum kali ini dihadiri oleh sebanyak 300 lebih civitas akademika di lingkungan Unwaha Jombang. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Wakaf Tanah untuk Pembangunan Kampus 2, Unwaha Siap Berkembang

Dukungan pengembangan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menuju kampus bertaraf internasional terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini berupa wakaf tanah yang sekaligus secara simbolis dilakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kampus 2, di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Minggu (6/10/2024). Penyerahan tanah wakaf seluas kurang lebih 2 hektare tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakif yaitu H. Basaroddin kepada Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dan disaksikan oleh seluruh jajaran pimpinan Unwaha Jombang. H. Basaroddin dalam sambutannya mengungkapkan, alasan mewakafkan tanahnya kepada yayasan yaitu sebagai bentuk pengabdian kepada guru-gurunya. “Ini adalah suatu bentuk wujud syukur saya dan harapannya dapat dimanfaatkan demi kebaikan. Selain itu, ini (wakaf, red) merupakan contoh ketakdziman saya kepada guru-guru kita,” ujar pria yang juga merupakan Kepala Desa Banjarsari tersebut. Sementara itu, Ketua YPTBU, bu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., mengucapkan terimakasih atas kemurahan hati yang diberikan oleh H. Basaroddin. Beliau juga berharap, aset yang diterima oleh Yayasan dapat dikembangkan dan berkontibusi terhadap kemajuan Unwaha Jombang. “Kita siapkan ini (lahan wakaf, red) untuk menyongsong generasi Indonesia Emas tahun 2045. Sehingga menjadikan anak-anak kita yaitu generasi penerus bangsa dapat melanjutkan cita-cita para pendahulu kita,” sambut beliau. Hal tersebut juga diamini oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Beliau juga meminta dukungan kepada masyarakat agar pengembangan lahan wakaf tersebut dapat segera terealisasi. Seperti yang disebutkan, lahan ini nantinya diperuntukkan untuk pembangunan Kampus 2. “Kami memohon restu agar langkah kami ke depan untuk bisa mewujudkan Unwaha yang lebih baik dalam hal kuantitas maupun kualitas mahasiswanya,” ucap Rektor Unwaha. Hadir pada kesempatan ini, di antaranya Ketua Pembina YPTBU, KH. Hasib Wahab dan seluruh jajaran pengurus YPTBU, dan beberapa undangan seperti Kepala Bagian Umum LLDIKTI VII Jawa Timur, Dr. dr. Ivan Rovian, M.Kp. Kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a dan peletakan batu pertama Kampus 2 Unwaha Jombang oleh KH. Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Pemberitahuan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Dengan ini kami sampaikan pemberitahuan pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang akan dilaksanakan pada: Hari : MingguTanggal : 6 Oktober 2024Waktu : 18.00 WIB – SelesaiTempat : Halaman Masjid Al-Haromain Unwaha Jombang Diharapkan kepada seluruh mahasiswa/i untuk hadir dalam acara tersebut. Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. NB: Dress code bebas rapi.**)) Mahasiswa baru dapat mengambil sertifikat PKKMB Garuda 11 sebelum acara berlangsung

Pemberitahuan Biaya Kuliah Untuk Mahasiswa Yang Melebihi Semester 8

Berikut pemberitahuan dan ketentuan administrasi atau biaya kuliah untuk mahasiswa yang melebih semester delapan (8).

Kebijakan Pelaksanaan KRS Tahun Akademik 2024/2025

Berikut pengumuman mengenai kebijakan pelaksanaan dan ketentuan administrasi Kartu Rencana Studi (KRS) Tahun Akademik 2024/2025.