Skip to main content

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Wagub Emil di Wisuda UNWAHA: Karakter Menentukan Kesuksesan

Di hadapan 606 wisudawan, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya pengembangan pola pikir dan jiwa pejuang di tengah cepatnya perubahan era disrupsi dan kecerdasan buatan (AI). Jombang – Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., menyampaikan pidato dan pesan sarat makna bagi 606 wisudawan dalam Upacara Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna KH. Hasbullah Said, Minggu (04/10/2026). Dalam pidatonya, Wagub Emil menegaskan bahwa kelulusan dan gelar akademik merupakan capaian yang patut disyukuri atas proses kerja keras selama menempuh studi. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa ijazah bukanlah alat otomatis yang serta-merta menjamin masa depan seseorang. Ijazah Sebagai Kunci Pembuka Peluang Wagub Emil mengibaratkan ijazah sebagai kunci pertama untuk melangkah ke arena pengabdian dan peluang yang lebih luas di tengah masyarakat. “Seberapa cepat dunia berubah, maka ijazah hari ini adalah ijazah yang harus disyukuri karena meraihnya perlu kerja keras. Tapi ini bukan alat otomatis yang kemudian dapat mengamankan masa depan panjenengan semua, melainkan kunci pintu pertama yang mengantarkan kepada peluang yang lebih besar,” ujar Wagub Emil. Ia menekankan bahwa proses belajar tidak pernah berakhir dengan digenggamnya ijazah. Nilai paling substansial yang didapat selama berproses di kampus adalah pembentukan karakter dan pola pikir (mindset). “Pembelajaran tidak akan berhenti dengan diraihnya ijazah. Jangan membatasi diri. Apa yang diraih dan apa yang berharga dari kampus ini adalah pengembangan karakter dan pola pikir. Inilah yang akan menentukan kesuksesan saudara-saudara sekalian,” cantumnya. Menghadapi Cepatnya Perubahan Era AI Menyoroti laju disrupsi teknologi, Wagub Emil menyinggung bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta dinamika sosiopolitik global telah mengubah pandangan publik secara masif dalam waktu singkat. Menurutnya, respons terbaik terhadap situasi ini adalah terus mengasah keahlian dan kapasitas diri. “Kita hidup di era di mana apa yang hari ini berlaku, besok bisa berubah. Kita sering mendengar AI, pertengahan tahun menjadi pembicaraan yang luar biasa. Cepat sekali pandangan ilmiah, sosiopolitik, bahkan publik berubah terhadap satu peristiwa,” terangnya. Pemprov Jatim Apresiasi Karakter Tangguh Alumni UNWAHA Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wagub Emil menyampaikan kebanggaannya atas konsistensi UNWAHA dalam mencetak lulusan berkarakter unggul. Ia menegaskan bahwa dalam menghadapi tantangan dunia yang bergejolak (turbulensi), bangsa Indonesia tidak sekadar membutuhkan lulusan yang hafal teori, melainkan sosok berjiwa pejuang. “Kami dari Pemprov Jawa Timur merasa berbahagia karena Universitas KH. A. Wahab Hasbullah betul-betul istiqomah. Kita tidak butuh lulusan yang hanya hafal textbooks, melainkan jiwa pejuang dan karakter yang tangguh dalam menghadapi turbulensi,” tegasnya. Red: Ibrahim.

Pesan Menko Zulhas di Wisuda UNWAHA: Kunci Sukses Adalah Berani dan Optimis

Di hadapan 606 wisudawan UNWAHA Jombang, Menko Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya keberanian, optimisme, dan rasa percaya diri sebagai modal utama meraih kesuksesan di masa depan. Jombang – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, M.M., memberikan orasi ilmiah yang membakar semangat dalam Upacara Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna KH. Hasbullah Said, Minggu (04/10/2026). Dalam orasi ilmiahnya, Menko Zulhas mengajak seluruh wisudawan untuk menanamkan jiwa pemberani dan tidak ragu dalam mengambil peran strategis di tengah masyarakat. Momen unik terjadi saat mengawali sambutannya, di mana Menko Zulhas secara spontan mengajak beberapa wisudawan maju ke depan untuk menguji keberanian mereka. Wisudawan yang berani maju kemudian diberikan pertanyaan interaktif dan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Keberanian Sebagai Kunci Penentu Masa Depan Aksi interaktif tersebut menjadi dasar pesan utama yang disampaikan oleh Menko Zulhas mengenai pentingnya sikap berani dalam meniti karier dan kehidupan setelah lulus dari perguruan tinggi. “Keberanian itulah yang akan menentukan saudara-saudara menjadi apa hari ini dan hari esok. Kunci sukses adalah berani, mudah-mudahan semangat ini tertanam,” tegas Menko Zulhas di hadapan ratusan wisudawan dan tamu undangan. Menurutnya, para lulusan UNWAHA memiliki keunggulan komparatif dan historis yang kuat karena lahir dari almamater yang menyandang nama besar Tokoh Pahlawan Nasional dan Pendiri Nahdlatul Ulama, KH. A. Wahab Hasbullah. “Saudara-saudara beruntung karena hari ini telah lulus dari kampus yang menyandang nama besar, Mbah Wahab. Salah satu kampus terbaik di Jawa Timur, sehingga Anda terbuka menjadi apa saja yang terbaik di Negeri ini,” tambahnya. Hilangkan Kekhawatiran dan Jaga Optimisme Menko Zulhas juga berpesan agar para lulusan tidak memiliki rasa takut maupun kekhawatiran berlebih dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pegangan utama seorang intelektual muslim adalah ketakwaan dan prasangka baik kepada Allah SWT. “Pesan saya, tidak perlu ada yang ditakutkan kecuali kepada Allah. Tidak ada lagi kekhawatiran bagi kita, jika pesan ini kita pegang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa lapangan pengabdian bagi para sarjana dan magister sangat luas di berbagai sektor kehidupan. Kunci utama untuk membukanya adalah dengan memelihara optimisme dan rasa percaya diri (PD). “Oleh karena itu, terbuka luas pengabdian terserah mau apa. Optimis, berprasangka baik kepada Allah SWT. Berprasangka baik itu adalah doa, sehingga saudara-saudara gantungkanlah cita-citamu setinggi-tingginya. Jangan tidak PD,” pesannya. Red: Ibrahim

UNWAHA Wisuda 606 Lulusan, Rektor Tekankan Lulusan Harus Solutif di Laboratorium Kehidupan

Sebanyak 606 wisudawan resmi dikukuhkan, menandai rekor wisuda perdana Program Pascasarjana (S2) serta dihadiri oleh Menko Pangan RI Zulkifli Hasan dan Wagub Jatim Emil Dardak. Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Upacara Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna KH. Hasbullah Said, Minggu (04/10/2026). Sebanyak 606 wisudawan resmi dilantik pada periode ini. Rincian lulusan tersebut terdiri atas 288 wisudawan dari Fakultas Agama Islam (FAI), 99 wisudawan dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI), 82 wisudawan dari Fakultas Ekonomi (FE), 62 wisudawan dari Fakultas Pertanian (FP), 55 wisudawan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), serta 20 lulusan dari Program Pascasarjana (S2). Catatan Sejarah: Wisuda Perdana Program Pascasarjana Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian serta milestones bersejarah yang diraih kampus. Perhelatan wisuda kali ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya UNWAHA meluluskan para magister dari Program Pascasarjana. “Untuk pertama kalinya, UNWAHA secara resmi meluluskan dan menyelenggarakan wisuda perdana bagi para magister dari Program Pascasarjana,” ujar Prof. Gatot di hadapan Senat dan seluruh tamu undangan. Dalam pidatonyo, Rektor menegaskan bahwa kelulusan bukanlah batas akhir dari pembelajaran, melainkan gerbang awal menuju pengabdian nyata. “Momentum wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal untuk memasuki laboratorium kehidupan yang sesungguhnya,” tegas Rektor. Menghadapi era disrupsi digital dan tantangan global yang makin kompleks, Prof. Gatot mengingatkan para wisudawan agar mampu menjadi pribadi yang responsif dan menjaga integritas moral. “Pesan kami, jadilah lulusan UNWAHA yang solutif, bukan peragu yang pasif. Pelihara dan jaga integritas; kejujuran dan keluhuran akhlak adalah mata uang yang berlaku di belahan dunia manapun. Lepaskanlah panah dedikasi kalian sejauh mungkin dan rengkuhlah masa depan dengan penuh optimisme,” pesannya. Sinergi Kebangsaan dan Dukungan Pembangunan Kampus 2 Prosesi wisuda tahun ini semakin megah dengan kehadiran tokoh-tokoh nasional dan pejabat pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, M.M., hadir memberikan orasi ilmiah di hadapan ratusan wisudawan. Selain itu, hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc.; Staf Ahli Kemendikti Dr. Muhamad Hasan Chabibie, S.T., M.Si. Ketua Umum Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para pimpinan institusi negara tersebut. Secara khusus, beliau memberikan penghormatan atas dukungan nyata Menko Pangan Zulkifli Hasan terhadap pengembangan sarana dan prasarana kampus UNWAHA. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan nyata Bapak Zulkifli Hasan terhadap kemajuan UNWAHA, wabilkhusus atas kesediaan Bapak dalam mendukung pembangunan Kampus 2 UNWAHA,” ungkap Hj. Hizbiyah. Meneladani Spirit Mbah Wahab Di hadapan para lulusan, Hj. Hizbiyah Rochim Wahab berpesan agar alumni UNWAHA senantiasa menginternalisasi keteladanan Pahlawan Nasional sekaligus Pendiri Nahdlatul Ulama, Almaghfurlah KH. A. Wahab Hasbullah. “Beliau senantiasa mengajarkan spirit Syubbanul Yaum Rijalul Ghad—pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Beliau adalah sosok yang memiliki keberanian untuk bergerak berinovasi (Nahdlah) demi kemaslahatan umat,” tuturnya. Sebagai penutup, Ketua Umum YPTBU berpesan agar para lulusan terbang tinggi meraih cita-cita tanpa melupakan akar moral keislaman. “Kepakkan sayap kalian tinggi-tinggi, namun biarkan akar moral dan spiritualitas kalian tetap menancap kuat pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” pungkasnya. Red: Ibrahim

Informasi Pengambilan Toga dan Undangan Wali Wisudawan UNWAHA Tahun 2026

Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor: 190/A/YPTBU/P/IX/2026 tentang pelayanan pengambilan atribut wisuda dan undangan wali wisudawan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu: Hari / Tanggal: Kamis, 1 Oktober 2026 dan Sabtu, 3 Oktober 2026Waktu: Jam operasional kerja kampus Adapun pembagian lokasi pengambilan toga dan undangan diatur berdasarkan fakultas dan jenjang studi masing-masing, dengan rincian sebagai berikut: Persyaratan: Para calon wisudawan/wisudawati diwajibkan untuk membawa bukti bebas tanggungan dari Bagian Keuangan sebagai syarat administrasi utama saat pengambilan toga dan undangan. Salinan surat pengumuman resmi dapat diunduh melalui tautan berikut: Pengumuman Pengambilan Toga dan Undangan Wisuda 2026.

Sambut Semester Ganjil 2026/2027, UNWAHA Gelar Evaluasi Akademik dan Sosialisasi Kurikulum OBE

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Pertemuan Rutin Awal Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada Minggu (20/9/2026). Agenda konsolidasi akademik tersebut berlangsung dengan khidmah di Auditorium dan dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, rektorat, dekanat, dosen, serta tenaga kependidikan. Selain sebagai sarana silaturahmi civitas akademika, forum ini diselenggarakan sebagai ruang evaluasi berkala terhadap pelaksanaan tata kelola akademik sekaligus penyampaian kebijakan strategis universitas untuk menyongsong tahun ajaran baru. Penerapan Kurikulum OBE dan Keteladanan Dosen Dalam amanatnya, Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh demi meningkatkan mutu pembelajaran. Pada kesempatan tersebut, beliau juga memaparkan sosialisasi pengimplementasian Outcome-Based Education (OBE) sebagai standar kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan. “Rapat ini bertujuan sebagai forum evaluasi akademik sekaligus menyampaikan beberapa informasi penting seputar kebijakan akademik. Melalui implementasi kurikulum OBE, metode pembelajaran dirancang untuk mendorong kemandirian mahasiswa yang berlandaskan pada attitude, kesopanan, kesantunan, dan kedisiplinan,” ujar Rektor. Prof. Gatot menambahkan bahwa keberhasilan transformasi kurikulum ini membutuhkan teladan nyata dari para pendidik dan tenaga kependidikan sebelum diterapkan secara penuh kepada para mahasiswa. Dalam kesempatan yang sama, beliau secara resmi menyambut jajaran dosen dan staf baru yang bergabung dalam keluarga besar UNWAHA. Komitmen Peningkatan Kinerja dan Mutu Institusi Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., memberikan pengarahan normatif terkait pentingnya dedikasi dan profesionalisme kerja seluruh civitas akademika. Beliau mengimbau agar momentum awal semester ini dijadikan pijakan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan pendidikan. “Sinergi antara yayasan dan pengelola universitas harus terus diperkuat. Seluruh dosen dan staf diharapkan dapat senantiasa meningkatkan kinerja, integritas, serta etos kerja dalam mengemban amanah pendidikan, demi membawa UNWAHA menuju institusi yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya. Red: Ibrahim

Pengumuman Penerbitan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027

Diinformasikan kepada seluruh mahasiswa baru Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tahun Akademik 2026/2027 bahwa daftar Nomor Induk Mahasiswa (NIM) resmi dapat diakses dan diunduh pada lampiran di bawah postingan ini berdasarkan fakultas masing-masing. Terkait Sistem Informasi Akademik (SIA), disampaikan bahwa Penginputan Tagihan Bertahap: Tim Keuangan dan IT sedang memproses penayangan tagihan pembayaran pada portal SIA secara bergelombang. Jika terdapat kendala data atau akses akun, silakan menghubungi Helpdesk Penerimaan Mahasiswa Baru (Admin PMB).Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Adapun daftar NIM setiap fakultas dapat diunduh di link berikut: Nomor Induk Mahasiswa (NIM) FAI Tahun 2026 Nomor Induk Mahasiswa (NIM) FTI Tahun 2026 Nomor Induk Mahasiswa (NIM) FIP Tahun 2026 Nomor Induk Mahasiswa (NIM) FP Tahun 2026 Nomor Induk Mahasiswa (NIM) FE Tahun 2026

Yudisium FP UNWAHA 2026: Kukuhkan Lulusan Penggerak Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Jombang – Fakultas Pertanian (FP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang resmi menggelar prosesi Yudisium Tahun 2026 pada Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Menumbuhkan Inovasi, Menguatkan Ketahanan Pangan, Membangun Masa Depan Bangsa”, perhelatan khidmat ini berlangsung di Auditorium UNWAHA Jombang. Prosesi pengukuhan kelulusan tersebut diikuti oleh 62 calon wisudawan yang berasal dari empat program studi (prodi) di lingkungan FP UNWAHA, yakni Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Agribisnis, serta Agroekoteknologi. Dalam sambutannya, Dekan FP, Ambar Susanti, M.P., menyampaikan bahwa yudisium ini merupakan momentum lahirnya lulusan penggerak ketahanan pangan berkelanjutan. “Namun, yudisium ini bukan akhir dari perjalanan anda dalam belajar, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata untuk menjawab berbagai tantangan sektor pertanian di masa depan,” ungkapnya. Jawab Tantangan Perubahan Iklim dengan Inovasi Berkelanjutan Lebih jauh, Dekan menyoroti kompleksitas tantangan global di sektor pertanian saat ini, seperti dinamika perubahan iklim hingga fenomena cuaca ekstrem yang berpotensi memicu kekeringan dan mengancam produktivitas pangan global. “Tantangan pertanian saat ini semakin kompleks. Hal ini menuntut kita untuk terus meningkatkan produksi sekaligus menerapkan ilmu pertanian yang adaptif dan berkelanjutan,” katanya. Beliau mengimbau para calon alumni agar mampu menghadirkan terobosan baru berupa teknologi dan solusi praktis untuk menjaga produktivitas di tengah terbatasnya sumber daya alam. “Anda semua diharapkan mampu menghadirkan solusi, inovasi, dan teknologi agar tetap produktif sekaligus mampu menjaga keberlanjutan sumber daya yang terbatas,” imbuh Dekan tersebut. Soft Skills dan Pengabdian Nyata di Dunia Kerja Pada kesempatan ini, Ambar juga memotivasi para lulusan agar tidak hanya berpatokan pada capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semata. Menurutnya, tantangan di dunia kerja dan masyarakat membutuhkan perpaduan antara kompetensi keilmuan (hard skills) dan kecakapan interpersonal (soft skills). “Keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari IPK saja. Dunia nyata membutuhkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta keahlian dalam memecahkan masalah dan memberikan solusi,” tuturnya. Menutup sambutannya, Dekan FP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yudisium atas ketangguhan mereka merampungkan studi. Ia berharap para alumni FP UNWAHA dapat menjadi pilar penguat ketahanan pangan nasional di mana pun mereka berkarya. Turut memberikan amanat pada Yudisium FP UNWAHA 2026, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I. Red: Ibrahim

Sambut Mahasiswa Baru 2026, Rektor UNWAHA Tekankan Pembentukan Karakter dan Daya Saing Global

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang resmi menyambut kedatangan para mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Perhelatan tahunan dengan nama GARUDA ke-13 tersebut dibuka secara khidmat di Halaman Gedung Jokowi, pada Minggu (6/9/2026) dan berlangsung hingga Senin (7/9/2026). Dalam sambutannya, Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa bangga atas bergabungnya para mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar kampus. “Hari ini adalah langkah awal memasuki dunia yang menempa kalian untuk menjadi pribadi yang memiliki kapasitas dan daya saing di tingkat nasional maupun global. Yang tidak hanya cakap dalam pengetahuan, tetapi juga berkarakter, berkepribadian unggul, dan berakhlakul karimah,” tegas Prof. Gatot. Wadah Menumbuhkan Kesadaran dan Subjek Perubahan Rektor menjelaskan bahwa GARUDA ke-13 dirancang sebagai ruang orientasi untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa yang hanya bukan sekadar penerima ilmu, melainkan aktor kunci dalam pembangunan. “Adik-adik sekalian merupakan subjek perubahan yang berperan aktif dalam penerapan ilmu pengetahuan, pengalaman, nilai-nilai luhur, serta karya nyata berdampak untuk menjawab tantangan pembangunan masa depan,” ungkapnya. Prof. Gatot menambahkan bahwa hari pertama PKKMB menjadi tonggak sejarah penting bagi kehidupan akademis para mahasiswa. Momen ini menandai simbol komitmen awal untuk belajar dan memperjuangkan cita-cita di jenjang perguruan tinggi. Melatih Kedewasaan dan Mengembangkan Budaya Pembelajar Selain aspek akademis, Rektor juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah dan harapan yang dititipkan oleh orang tua serta keluarga. Kehidupan kampus dipandang sebagai kawah candradimuka untuk melatih kedewasaan sikap dan mentalitas. “Jadilah pribadi yang bertanggung jawab, sebab di pundak adik-adik sekalian ada doa dan harapan orang tua serta keluarga tercinta. Belajar di kampus menjadi waktu bagi Anda semua untuk melatih kedewasaan maupun bersikap,” tutur Prof. Gatot. Di akhir amanatnya, Prof. Gatot mengajak seluruh mahasiswa baru untuk memanfaatkan waktu studi sebaik mungkin dengan mengasah berbagai kecakapan abad ke-21. “Pergunakan setiap waktu sebaik mungkin, teruslah berproses dan belajar, meningkatkan kapasitas kompetensi, dan memupuk semangat kolaborasi, kemampuan beradaptasi, berinovasi, serta mengembangkan budaya kaum pembelajar,” pungkasnya menutup sambutan. Red: Ibrahim

Yudisium FTI 2026, Dekan Tekankan Integritas dan Semangat Belajar Berkelanjutan

Jombang – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) resmi menggelar prosesi Yudisium Tahun 2026 pada Sabtu (5/9/2026). Bertempat di Auditorium UNWAHA, perhelatan khidmat tersebut diikuti oleh 98 peserta yang siap melangkah ke jenjang karir profesional. Adapun rincian peserta yudisium periode ini terdiri dari 38 mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi serta 60 mahasiswa Prodi Informatika, di mana 8 di antaranya merupakan mahasiswa dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Pada momentum berharga tersebut, Dekan FTI, Tholib Hariono, M.Kom., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasinya atas keberhasilan para peserta dalam merampungkan studi. Ia menegaskan bahwa momen pengukuhan ini merupakan awal dari perubahaan status dan tanggung jawab baru di tengah masyarakat. “Tentu hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi kalian, karena mulai hari ini status kalian akan berubah, tidak akan lagi disebut sebagai mahasiswa,” ungkapnya. Optimistis Penyerapan Kerja dan Apresiasi Dinamika Perkuliahan Dalam sambutannya, Tholib menyatakan optimismenya terhadap prospek alumni FTI di dunia kerja. Keyakinan tersebut didasari oleh rekam jejak mahasiswa FTI pada tahun-tahun sebelumnya yang kerap mendapatkan penawaran kerja bahkan sebelum menyelesaikan masa magang. “Saya yakin alumni FTI akan cepat mendapatkan pekerjaan. Indikator ini sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir, di mana mahasiswa FTI ketika mengikuti magang, belum selesai pun sudah diterima kerja,” jelasnya. Lebih lanjut, ia merefleksikan berbagai tantangan dan dinamika yang dialami mahasiswa selama kurang lebih empat tahun menempuh pendidikan di bangku kuliah. Baik tantangan akademis, finansial, maupun dinamika kehidupan pribadi, semuanya telah berhasil dilalui. “Namun apapun dinamika yang sudah terjadi, hari ini kalian memiliki kesamaan, yaitu berada di garis finish. Untuk itu, saudara-saudari berhak menyandang gelar Sarjana Komputer (S.Kom.),” tegasnya. Pemanfaatan AI, Keahlian Teknis, dan Karakter ASWAJA Menanggapi era digital yang bergerak cepat, Dekan FTI juga menyoroti fenomena pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Ia mengimbau para lulusan untuk memanfaatkan teknologi AI secara bijak guna menunjang efisiensi kerja tanpa mengesampingkan etika. “Sekarang perkembangan AI begitu pesat. Mari kita gunakan AI dengan baik karena bisa membantu pekerjaan kita dengan cepat. Namun, jangan lupa bahwa integritas tetap harus dijaga,” tambahnya. Sebagai bekal menghadapi dunia luar, Dekan menekankan dua pilar utama yang telah ditanamkan kampus kepada para alumni: Menutup amanatnya, Dekan FTI berpesan agar seluruh alumni senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berada dan berkarya. “Tolong jaga almamater FTI UNWAHA. Semoga setelah ini Anda semua sukses di jalan masing-masing,” pungkasnya. Red: Ibrahim

UNWAHA Turut Menjadi Bagian dari Kesuksesan Perhelatan Muktamar ke-35 NU di PP Bahrul ‘Ulum Tambakberas 

Jombang – Perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 resmi ditutup. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang turut mengambil bagian secara aktif dalam menyukseskan musyawarah tertinggi organisasi tersebut, khususnya melalui penyediaan sarana persidangan serta fasilitas akomodasi bagi para muktamirin. Sebagai kampus yang menyandang nama Pahlawan Nasional sekaligus pendiri NU, UNWAHA dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan Sidang Komisi Rekomendasi yang bertempat di Aula Kampus, sekaligus difungsikan sebagai penginapan (Tower 5) bagi para utusan dari berbagai penjuru tanah air. Sinergi Kebangsaan: Presiden Prabowo Subianto Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU Rangkaian Muktamar ke-35 NU secara resmi ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (31/8/2026) di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said. Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan muktamar yang berlangsung aman, damai, dan penuh kekeluargaan. “Saya kira, NU memberi contoh kepada seluruh bangsa bagaimana suatu organisasi yang anggotanya puluhan juta, pesantrennya ribuan, kiainya puluhan ribu, tetapi bisa melaksanakan Muktamar dengan sukses, dengan damai, dengan rukun,” puji Presiden Prabowo. Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menerima Kartu Tanda Anggota NU sebagai anggota seumur hidup, serta menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bergotong royong bersama NU dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memajukan pendidikan, dan menjaga stabilitas nasional. Perumusan Rekomendasi Strategis dan Pelayanan Optimal Akomodasi di UNWAHA Sebagai lokasi penyelengaraan Sidang Komisi Rekomendasi, Aula UNWAHA Jombang menjadi saksi perumusan berbagai poin rekomendasi strategis Muktamar ke-35 NU. Poin-poin tersebut mencakup penguatan ekonomi kerakyatan, tata kelola sumber daya alam dan transisi energi, pengembangan kelembagaan pendidikan pesantren, serta penetapan arah kebijakan jam’iyyah menuju abad kedua. Di samping memfasilitasi forum persidangan, UNWAHA memfungsikan beberapa gedung perkuliahan beserta fasilitas kampus lainnya sebagai penginapan muktamirin. Kesiapan fasilitas dan kesiapsiagaan panitia kampus dalam melayani para delegasi mendapat apresiasi serta kesan positif langsung dari para peserta yang menginap. Sekretaris Tanfidziyah PCNU Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, H. Hasim Adam, S.Ag., menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas pelayanan dan kesiapan fasilitas penginapan yang disediakan panitia di lokasi. “Atas nama PCNU Halmahera Barat Prov. Maluku Utara kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada panitia Muktamar, khususnya yang bertugas di Tower 5. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” ungkap H. Hasim Adam. Apresiasi serupa disampaikan oleh utusan dari ujung barat Indonesia, Tgk Baharuddin Usman dari PCNU Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Beliau menilai keramahan dan kualitas pelayanan panitia penginapan Tower 5 sangat berkesan bagi para muktamirin. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada panitia Tower 5 atas pelayanan dan keramahannya yang sangat luar biasa sehingga kami tidak dapat membalasnya. Semoga Allah membalas kebaikan bapak/ibu semua. InsyaAllah di waktu yang lain kita bisa dipertemukan kembali dalam keadaan sehat walafiat,” tutur Tgk Baharuddin. Bukti Komitmen dan Dedikasi Kelembagaan UNWAHA Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa keterlibatan aktif kampus dalam agenda nasional ini merupakan wujud dedikasi institusi dalam meneladani spirit perjuangan KH. A. Wahab Hasbullah. “Kepercayaan untuk menjadi bagian dari kesuksesan Muktamar ke-35 NU merupakan sebuah kehormatan besar bagi UNWAHA. Hal ini membuktikan bahwa sarana, prasarana, serta tata kelola di kampus kami siap mendukung agenda-agenda strategis kebangsaan, sejalan dengan komitmen UNWAHA untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pengabdian masyarakat,” tegas Rektor. Red: IbrahimFoto: Media Muktamar/Tambakberas TV