Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

Pesan Wakil Rektor Unwaha pada Mahasiswa saat Pelepasan KKN-PPM DESTANA di Kec Ngusikan, Jombang

Jombang – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., secara langsung melepas mahasiswa KKN-PPM DESTANA, di Kantor Kecamatan Ngusikan, Rabu (31/7/2024). Pria yang akrab disapa Gus Wafi itu, memberikan pesan kepada kurang lebih 260 mahasiswa. Di antaranya adalah menjaga nama baik lembaga di lingkungan masyarakat. “Kita di sini membawa nama besar kampus. Silahkan berbaur dan belajar langsung kepada masyarakat,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum YPPBU itu. Seperti yang diketahui, program KKN merupakan salah satu pengejawantahan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. “Selamat berproses dan mengabdi kepada masyarakat. Semoga semuanya berjalan dengan sukses dan lancar,” harap beliau. Selanjutya, Direktur LPPM Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si. juga memberikan arahan kepada para mahasiswa mengenai sinkronisasi program kerja. “Terdapat lima bidang yang perlu diperhatikan dalam menjalankan program nantinya. Yaitu pendidikan, keagamaan, sistem informasi, ekonomi, dan pertanian,” kata beliau. Di kesempatan yang sama, Camat Ngusikan, Ahmad Fahruddin Fauzi, SE., M.M., menyambut baik para mahasiswa KKN Unwaha Jombang. Terlebih terkait program di bidang keagamaan dan sistem informasi. “Kalau bisa nanti dibantu untuk mengajar di bidang keagamaan, seperti pidato dan qiroah,” ujarnya. Hadir pada pelepasan mahasiswa KKN, Kepala Biro Kerjasama, Mazidatul Faizah, S.Si., M.Si dan kepala desa se-Kecamatan Ngusikan. Kegiatan diakhiri dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unwaha Jombang dengan Pemerintah Kecamatan Ngusikan. Dokumentasi Kegiatan. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Unwaha Lepas 250 Mahasiswa KKN-PPM DESTANA 2024 di Kecamatan Kudu, Jombang

Jombang – Sebanyak 250 mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang siap mengikuti Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanggap Bencana (KKN-PPM DESTANA) tahun 2024. Pelepasan mahasiswa berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Kudu, Selasa (30/7/2024). Direktur LPPM Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan, tema yang diusung pada KKN tahun ini yaitu “Pemberdayaan Produktivitas Masyarakat Mandiri Tanggap Bencana”. Hal ini diharapkan agar para mahasiswa dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi mitigasi bencana. “Tema ini sebagai bentuk tindak lanjut program yang dicanangkan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang yang menyarankan agar bisa masuk di dalam program KKN,” seru Bapak Zul dalam sambutannya. Beliau juga menegaskan, selain tema besar tersebut terdapat lima bidang yang menjadi fokus pelaksanaan KKN-PPM DESTANA 2024. Lima bidang tersebut yaitu, keagamaan, pendidikan, ekonomi, teknik informasi dan pertanian. “Dengan harapan, pada pelaksanaan KKN nanti dapat memberikan dampak positif melalui bidang tersebut. Potensi di Kecamatan Kudu ini banyak sekali, melalui survey yang telah dilakukan sebelumnya tentu adik-adik mahasiswa dan dosen pendamping sudah tahu apa yang akan dilakukan,” ungkap beliau. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. H. Abdul Kholid, M.Ag., berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah menerima kehadiran mahasiswa KKN Unwaha Jombang di Kecamatan Kudu. “Mewakili Rektor Unwaha Jombang, kami ucapkan terimakasih sebesar-sebesarnya. Dan mohon maaf jika dalam perjalanan nanti ada sesuatu yang kurang bekrkenan, tolong anak-anak kami diingatkan dan dibina,” kata beliau. Beliau juga berpesan kepada para mahasiswa, agar nantinya dapat membaur di lingkungan masyarakat. Sebagaimana mestinya seorang mahasiswa, yaitu sebagai agent of change. “Mahasiswa harus punya kearifan, jangan merasa pintar dan menggurui. Seorang mahasiswa harus punya pemikiran yang bisa dipertimbangkan, karena program yang telah dicanangkan tidak selalu match dengan apa yang ada di lapangan,” pesan beliau. Di kesempatan yang sama, Mewakili Camat Kudu, Sekretaris Kecamatan, Darmawan mengatakan beberapa pesan penting kepada seluruh peserta KKN-PPM DESTANA tahun 2024. “Tentunya kami tidak menuntut apa-apa kepada adik-adik mahasiswa. Karena konteksnya KKN itu adalah untuk belajar di lingkungan masyarakat. Harus pintar-pintar menyesuaikan diri dengan masyarakat,” ujarnya. Hadir pada pelepasan KKN-PPM DESTANA di Kecamatan Kudu, di antaranya, Kapolsek Kudu, Akp. Agus Wijaya, Danramil Kudu, Kapt. Inf. Nasrullah, Kepala Desa se-Kecamatan Kudu, dan Dosen Pendamping Lapangan. Dokumentasi Kegiatan.   Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil  

Bersama HMP ES, Lembaga Yatim Mandiri Gelar Event Akbar Muharram 1446 H di Unwaha Jombang

Jombang – Lembaga Yatim Mandiri Jombang menggandeng Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ekonomi Syariah (ES) Unwaha Jombang dalam gelaran Event Akbar Muharram 1446 H, di Auditorium Unwaha, Minggu (28/7/2024). Dalam event tersebut terdapat berbagai kegiatan yang dilaksanakan, seperti Lomba Mewarnai, Seminar Parenting, Penyaluran Alat Sekolah Ceria, dan berbagai kegiatan lainnya. Pada pembukaan acara, Pimpinan Lembaga Yatim Mandiri Jombang, Muhammad Zuhri mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Unwaha Jombang yang telah turut berpartisipasi dalam mensukseskan acara tersebut. “Terimakasih kepada Pimpinan Unwaha Jombang khususnya Fakultas Agama Islam yang disponsori oleh HMP Ekonomi Syariah bersama BEM FAI yang telah memberikan kesempatan untuk pelaksanaan ini. Sehingga dengan kesempatan tersebut, acara ini bisa terlaksana dan kita semua bisa berkumpul di kesempatan kali ini,” seru Bapak Zuhri, dalam sambutannya. Event Akbar tersebut dibuka dengan lomba mewarnai bagi anak-anak yang diikuti oleh kurang lebih 250 peserta. Para peserta juga antusias dalam mengikuti acara tersebut. “Pada lomba ini terdapat berbagai kategori juara, salah satunya juara umum yang merebutkan Piala Dinas Pendidikan. Saya juga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan lomba nantinya ada kekurangan-kekurangan,” pungkas beliau. Di kesempatan yang sama, Kaprodi Ekonomi Syariah Unwaha Jombang (Ashlihah, S.E., M.M.), juga menyampaikan terimakasih kepada Lembaga Yatim Mandiri yang telah memberikan kepercayaan kepada pihaknya dalam pelakasanaan kegiatan tersebut. “Dengan kepercayaan dalam kepanitian ini, tentunya para mahasiswa juga belajar untuk peduli kepada anak yatim-dhuafa dan pendidikan. Harapannya, untuk acara ini bisa bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan dari segi fasilitas dan tempat,” kata Kaprodi ES tersebut. Sementara itu, Ketua HMP ES (Lutfi Fatkur Rohmat) mengucapkan, terimakasih kepada berbagai pihak yang terlibat dalam mensukseskan acara. Ia juga berharap, dengan adanya acara tersebut para mahasiswa dan civitas akademika lainnya untuk lebih memperhatikan kehadiran para anak yatim dan dhuafa. ”Alhamdulillah kita bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain, semoga bisa menjadi ladang amal & ibadah kita di bulan Muharram ini,” kata Lutfi. Setelah lomba mewarnai, kegiatan dilanjut dengan Seminar Parenting, Khotmil Qur’an, Do’a bersama Yatim, dan Penyaluran Alat Sekolah Ceria (ASA). Kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Penutupan acara tersebut diakhiri dengan do’a bersama anak yatim se-Kabupaten Jombang yang dipimpin Ustadz Yusuf  dilanjutkan sambutan dari Dekan FAI Unwaha Jombang (Drs. Waslah, M.Pd.I.) mengungkapkan beribu terima kasih kepada Lembaga Yatim Mandiri dan semua pihak yang mensukseskan acara tersebut. Dengan demikian beliau berharap acara ini dapat berkelanjutan serta bermanfaat untuk anak-anak yatim semoga menjadi anak yang sholeh sholihah, berguna bagi agama, nusa dan bangsa sera menjadikan Unwaha Jombang agar semakin maju dan lebih baik.* Dokumentasi Kegiatan Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil  

HMP Pendidikan Biologi Unwaha Terima Kunjungan HMP Pendidikan Biologi UM Surabaya

Jombang – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Biologi “Ficus Benjamina” Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menerima kunjungan Studi Banding dari HMP Pendidikan Biologi “Biosfer” Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, di Aula Gedung F, Kamis (25/7/2024). Kegiatan tersebut dibuka doleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unwaha Jombang, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa pesan kepada mahasiswa yang melaksanakan studi banding ini. “Dengan adanya program merdeka belajar dan kampus merdeka, saya berharap kepada seluruh mahasiswa untuk menjalin kerjamasa baik dengan organ-organ di luar kampus,” kata Bapak Farid sapaan akarabnya. Hal tersebut bertujuan agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman atas relasi yang didapatkan. Selain itu, beliau juga berharap agar silaturahmi yang telah terjalin antara kedua himpunan tidak hanya berhenti di studi banding saja. “Dengan ini, maka dari masing-masing himpunan bisa meniru apa yang lebih baik dari keduanya untuk diterapkan di masing-masing organisasi,” pesan beliau. Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Biologi, Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd., mengucapkan selamat datang kepada rombongan HMP Pendidikan Biologi UM Surabaya. “Silahkan berkolaborasi antara departemen yang satu dengan yang lain, silahkan disampaikan saja apa yang menjadi kekurangan dan keunggulan masing-masing,” kata beliau. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang cukup luar bias. Hal ini dikarenakan kolaborasi antar himpunan sangatlah penting, terutama menyoal relasi. “Relasi ketika sudah lulus nantinya sangat dirasakan, hubungan antar universitas bisa dimanfaatkan. Silahkan belajar bersama, tujuannya adalah untuk fastabiqul khoirot dan semoga apa yang kita diskusikan hari ini bisa memberikan manfaat bagi masing-masing himpunan,” pungkas Kaprodi tersebut. Pada kesempatan yang sama, Ketua HMP Ficus Benjamina, Septia Nurhidayah juga berharap agar hubungan baik ini tidak selesai di pelaksanaan studi banding saja. “Dikarenakan tujuannya adalah meningkatkan kolaborasi dan berbagi pengalaman bagi masing-masing organiasi. Saya harap studi banding tidak terlaksana di hari ini saja, tetapi dihari-hari yang akan datang, dan tidak hanya dengan HMP “Biosfer” saja,” harapnya. Kegiatan dilanjut dengan ramah-tamah, kemudian sharing session antara kedua himpunan. Dokumentasi Kegiatan. Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Mahasiswa Unwaha Jombang Menyelami Pengalaman Berharga di Malaysia

Malaysia – Sebanyak 19 mahasiswa Unwaha Jombang telah mengukir mengukir pengalaman berharga melalui program pertukaran pelajar ke Malaysia tahun ini. Program ini merupakan salah satu program unggulan kampus dalam memperluas cakrawala ilmu dan pengalaman mahasiswanya. Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah mempelajari proses sertifikasi halal di Malaysia, sebuah topik yang sangat relevan dalam konteks global saat ini. Mahasiswa mendapatkan kesempatan langka untuk memahami secara mendalam proses ini, yang tidak hanya menguatkan pemahaman mereka tentang kehalalan produk, tetapi juga mengenai pentingnya standardisasi dalam industri makanan dan minuman di Negri Jiran. Tidak berhenti di situ, para mahasiswa melanjutkan kunjungan mereka ke Madrasah Qomarul Huda di Melaka. Di sana, mereka menjalin interaksi langsung dengan lingkungan pendidikan lokal, memperdalam pemahaman mereka tentang sistem pendidikan agama islam di Malaysia, serta berbagi cerita tentang pendidikan, budaya, sejarah islam di Indonesia. Namun, pengalaman mereka di Malaysia tidak hanya berfokus pada aspek akademis semata. Mahasiswa juga mengalami studi budaya yang mendalam di beberapa situs bersejarah penting, seperti Batu Caves, Masjid Selat, Masjid Putra Jaya, Masjid Besi, dan Rumah Merah di Melaka. Melalui kunjungan ini, mereka menggali kekayaan budaya dan sejarah Malaysia, serta memperdalam pemahaman mereka tentang nilai-nilai keagamaan dan sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Malaysia. Hal ini tidak hanya membuka wawasan mereka tentang keberagaman budaya, tetapi juga memperkaya pengalaman mereka dalam konteks interkulturalisme global. Program student exchange ini bukan hanya sekadar sebuah perjalanan akademis, tetapi juga sebuah perjalanan pribadi yang membangun karakter dan kepemimpinan mahasiswa. Dengan berbagai pengalaman yang diperoleh selama program ini, mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah diharapkan dapat kembali ke tanah air dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang tidak hanya bermanfaat bagi perkembangan pribadi mereka sendiri, tetapi juga bagi kemajuan kampus dan masyarakat luas di Indonesia. Dokumentasi Red: Septian Ragil Editor: Septian Ragil

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang Jalin Kerjasama Strategis dengan JAKIM Malaysia

Malaysia – Universitas Kh. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menandai langkah penting dalam kolaborasi internasional dengan menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Minggu (23/7/2024). JAKIM merupakan badan pemerintah yang bertanggung jawab atas urusan Islam di Malaysia, termasuk sertifikasi halal, pendidikan Islam, dan penyebaran nilai-nilai Islam di negara tersebut. Kerjasama antara Unwaha Jombang dan JAKIM diharapkan dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa kampus tersebut untuk mendalami aspek-aspek penting terkait Islam dan sertifikasi halal di tingkat internasional. Salah satu keuntungan utama dari kerjasama ini adalah pembukaan peluang magang bagi mahasiswa Unwaha Jombang di JAKIM Malaysia. Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan langka untuk belajar secara langsung di lembaga yang memiliki peran krusial dalam menentukan standar kehalalan produk di Malaysia. Ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademis mereka, tetapi juga memberikan perspektif praktis yang sangat berharga dalam dunia industri halal yang semakin berkembang. Dalam konteks pendidikan, kerjasama ini juga memberikan dorongan penting bagi Unwaha Jombang dalam memperluas jaringan internasionalnya dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang diajarkan kepada mahasiswa. Dengan menggabungkan teori dan praktik melalui magang di JAKIM, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan serta pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan sertifikasi halal dan aspek-aspek penting lainnya dalam administrasi Islam di Malaysia. Langkah ini juga mencerminkan komitmen Unwaha Jombang dalam menjalin kemitraan strategis yang dapat membawa manfaat tidak hanya bagi perguruan tinggi dan mahasiswanya, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia secara luas. Dengan terus mengembangkan hubungan dengan lembaga-lembaga internasional terkemuka seperti JAKIM, Unwaha Jombang menegaskan posisinya sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga memperhatikan isu-isu global yang semakin penting dalam konteks globalisasi saat ini. Red: Septian Ragil. Editor: Septian Ragil

Mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Berangkat Student Exchange ke Malaysia

Malaysia – Sebanyak 19 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah dipilih melalui proses seleksi ketat untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke Malaysia. Program ini menjadi bagian dari inisiatif kampus untuk memberikan pengalaman internasional yang berharga kepada mahasiswanya. Para mahasiswa terpilih berasal dari beragam disiplin ilmu, termasuk Informatika, Sistem Informasi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Biologi, dan Manajemen. Nama-nama mahasiswa yang beruntung terpilih antara lain Joni Alwi, Moch. Alex Aliuddin, Mochammad Rizki Agil Bachtiar, Mohammad Hufaif Ibri Al-Faiz, Jojo Adi Kusuma, M. Azmi Zamzami Riyadin, Tri Siswoyo, Lang Elang Timur Demokrat, Lailatus Sa’diyah, Hafidhoh Lailiatil Ummah Amin, Niken Koeswara Putri, Ali Syaifuddin, Tata Miftahul Jannah, Famung Gangga, Maya Kurnia Saputri, Gita Winanda, Rizatul Jumaizah, Avina Auliatul Faizah, dan Achmad Irfan Nurdiansyah. Kegiatan student exchange ini tidak hanya menawarkan pengalaman belajar di lingkungan akademik Malaysia, tetapi juga kesempatan untuk memahami budaya dan nilai-nilai lokal yang khas. Para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif dan budaya, seperti studi tentang proses sertifikasi halal, kunjungan ke madrasah di Melaka, serta eksplorasi budaya di tempat-tempat bersejarah seperti Batu Caves, Masjid Selat, Masjid Putra Jaya, Masjid Besi, dan Rumah Merah di Melaka. Dengan berangkatnya mahasiswa Unwaha Jombang ke Malaysia, diharapkan mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru dalam bidang akademik dan kultural, tetapi juga mengembangkan kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru dan meningkatkan keterampilan komunikasi lintas budaya. Hal ini sesuai dengan visi kampus untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang keragaman global. Red: Ragil Septian Editor: Ragil Septian

Sosialisasi Kebijakan PAK LLDikti Wilayah VII Jawa Timur Angkatan 9 di Unwaha Jombang

Jombang – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII Jawa Timur (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur menggelar Sosialisasi Kebijakan Penilaian Angka Kredit (PAK) Angkatan 9, di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Senin (22/7/2024). Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta meningkatkan profesionalitas dosen di lingkungan LLDikti VII Jawa Timur. Ditunjuk sebagai tuan rumah, Unwaha Jombang menyambut baik gelaran sosialisasi tersebut. Seperti yang diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 26 universitas atau perguruan tinggi se-Jombang Raya dan sekitarnya. “Kami sampaikan terimakasih kepada LLDikti VII yang telah menunjuk Unwaha Jombang sebagai tuan rumah kegiatan ini. Ini salah satu bentuk kepercayaan kepada kami. Mohon maaf jika selama kegiatan berlangsung, terdapat sesuatu yang kurang pas. Semoga bapak ibu betah hingga acara ini selesai,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., mewakili Rektor Unwaha Jombang. Sementara itu, mewakili Kepala LLDikti Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah. Sawitri, SE., MM., Kepala Bagian Umum, dr. Ivan Rovian, M.Kp., menyampaikan terimakasihnya kepada Unwaha Jombang atas kolaborasi sinergitas program di lingkungan LLDikti Wilayah VII. Mengawali sambutannya, beliau menyampaikan beberapa poin yang menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Seperti dinamisasi proses pengusulan jabatan fungsional yang berkaitan dengan regulasi. “Regulasinya dari waktu-kewaktu dilaksanakan secara berkala berdasarkan atas kondisi lapangan dan juga berdasarkan tatanan nasional,” seru dr. Irvan, dalam sambutannya. Regulasi yang dimaksud beliau seperti penyelarasanan Keputusan Menteri Nomor 209/P/2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi Karir Dosen, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Lebih lanjut beliau mengungkapkan, LLDikti merupakan Kawahchondrodimuko dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yeng memiliki berbagai kompetensi sebagai jawaban tantangan global maupun nasional di masa yang akan datang. “Hasilnya yaitu SDM yang tangguh, sehingga bisa ikut berkompetisi di tingkat global dan bisa menjawab tantangan global menuju Indonesia emas tahun 2045,” pesan beliau. Pada sosialisasi tersebut terdapat beberapa materi yang disampaikan, di antaranya  tentang Penjelasan Penyamaan Persepi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen 2024 oleh Ketua Tim Pokja SDPT, Mayastuti. SE., MSM. Selanjutnya materi Teknis Tahapan Usulan Jabatan Akademik di SISTER, yang disampaikan oleh Penelaah Teknis Kebijakan, Ony Ichasndrya, ST., MT., dan Kepala Urusan Kepangkatan Bidang II UNiversitas LLDikti Wilayah VII. Di penghujung acara, para peserta juga berkesempatan melakukan diskusi interaktif dengan pemateri. Dokumentasi Kegiatan Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian

Peluang dan Tantangan Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia

Jombang – Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Hal ini tercermin dari laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report tahun 2023 yang mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat tiga pada the Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Penilaian tersebut tentu berdasarkan dari berbagai indikator dalam ekosistem perekonomian syariah di Indonesia. Seperti produktivitas makanan-minimunan dan pariwisata halal, perbankan syariah, dan sektor riil. Menyikapi hal ini, Dosen Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Dr. H. Agus Supriyogi, ST., SE. Sy., M.Si. memberikan pandangannya terkait peluang dan tantangan ekonomi syariah. Peluang Ekonomi Syariah di Indonesia Beliau menuturkan, potensi perekonomian syariah di Indonesia sangatlah besar. Mengingat Indonesia sendiri merupakan negara yang mayoritas penduduknya pemeluk agama Islam. “Peluangnya sangatlah besar, kemudian yang akan digarap itu sangatlah luas karena ekonomi kita ini berbasis ekonomi mikro atau sektor riil. Justru sektor riil ini lah yang menguatkan perekonomian Indonesia,” kata beliau. Bukan tanpa alasan, dikarenakan sektor riil dapat menjangkau kepada seluruh lapisan masyarakat. Namun sektor tersebut belum sepenuhnya ditingkatkan secara maksimal. “Berbeda dengan negara-negara lainnya, mungkin mereka memiliki fokus dengan sektor keuangannya saja. Padahal itu bukan pondasi utama dalam meningkatkan perekonomian, justru kekuatan perekonomian negara ditopang oleh sektor riil,” imbuh beliau. Penguatan di sektor riil menjadi kunci dalam meningkatkan pertumbahan perekonomian berbasis syariah di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat didukung oleh pemerintah dalam menunjang hal tersebut seperti layanan sertifikasi halal bagi produk yang dimiliki oleh Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Di mana hal tersebut merupakan upaya dalam penguatan ekosistem Jaminan Produk Halal (JPH) yang menjadi salah satu unsur penting dalam ekonomi syariah. “Sehingga masyarakat kecil semuanya akan berkarya, menghasilkan inovasi kreativitas dalam menghasilkan produk-produk lokal. Kalau produk lokal tumbuh otomatis ekonomi juga tumbuh. Pertumbuhan ini tentu juga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguaran, bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” terang Dosen Pascasarjana itu. Tantangan Ekonomi Syariah di Indonesia Selain peluang, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia bukan tanpa tantangan. Bapak Agus, sapaan akrabnya juga memberikan pandangan mengenai tantangan perekonomian syariah. “Kalau secara praktik, kita ambil contohnya di lembaga keuangan syariah. Mereka kan berfokus pada produk-produk keuangan berbasis syariah, namun itu belum masif diketahui oleh masyarakat,” terang alumnus Unair Surabaya tersebut. Keterjangkauan informasi mengenai produk-produk syariah merupakan suatu tantangan tersendiri bagi perkembangan ekonomi syariah. “Sehingga ketika suatu lembaga keuangan syariah ini menawarkan produk harus dengan skema yang mudah dan tidak memberatkan. Jangan sampai nanti malah lebih sulit (dijangkau, red) dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional, sehingga kemudian masyarakat tidak tertarik akhirnya akan stagnan dan tidak tumbuh,” tutur Dosen Pascasarjana tersebut. Tantangan selanjutnya adalah menjaga kepercayaan atau legitimasi bagi para pemangku kepentingan. Di mana hal tersebut suatu modal bagi lembaga keuangan syariah untuk keberlanjutan di masa yang akan datang. “Sama seperti beberapa waktu yang lalu terjadi antara BSI (Bank Syariah Indonesia) dan nasabahnya itu. Seharusnya BSI harus memberikan prioritas kepada merak, dikarenakan aset-asetnya sangat lah besar, padahal itu bisa menjadi suatu penggerak perekonomian di level bawah yang terkadang kurang dicermati,” kata beliau. “Bahwa apa yang membuat mereka kecewa sehingga menarik asetnya, itu yang menjadi kekurangan dari BSI sendiri. Sehingga hal ini menjadi evaluasi nantinya bagi lembaga-lembaga keuangan syariah, khususnya BSI,” pungkasnya. Dengan potensi dan tantangan tersebut, beliau berharap agar ekonomi syariah di Indonesia tetap terus tumbuh dan diminati oleh masyarakat. Baik di sektor keuangan, maupun sektor riil. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Pengumuman Pelaksanaan KKN-PPM DESTANA 2024

Berikut pemberitahuan kepada seluruh mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang semester VI (enam) terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun Akademik 2024/2025. [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/PENGUMUMAN-KKN-PPM-DESTANA-2024-new.pdf” attachment_id=”4776″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Unduh Pengumuman.