Category: Berita
ESA UNWAHA Jombang Hosts “Podcasting Workshop” to Enhance Public Speaking Skills
Jombang – The English Student Association (ESA) KH. A. Wahab Hasbullah University (UNWAHA) Jombang organized a Podcasting Workshop with the theme “Empower your public speaking skills and launch your first podcast” at the campus auditorium, Sunday (29/06/2025). The event, attended by English Education students and the general public, featured keynote speaker Mr. Budi Harjo, an English Speaking Coach from BEC Pare, renowned for his expertise in English speaking skill development. Dean of the Faculty of Education (FIP) , Mr. M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., expressed his appreciation for the event in his opening remarks. “As Dean, I congratulate and wish success to the English study program for organizing this activity. I hope this workshop runs smoothly and participants gain abundant and blessed knowledge,” he stated. Furthermore, the FIP Dean explained that faculty activities are designed to prepare students to contribute meaningfully to society. “Podcasting is currently very popular among people, especially on social media. Hopefully, this podcasting workshop can help implement the English study program curriculum,” he said. Meanwhile, representing the Head of English Education Study Program, Mr. Yuyun Bahtiar, M.Pd., expressed his hope that participants would apply the knowledge gained from the workshop. “After this event, it is hoped that participants can practice what has been shared because this is something important,” he remarked. The workshop is expected to serve as a platform for students to develop public speaking skills while learning podcasting techniques that have become a digital communication trend in the modern era. This activity aligns with the vision of the English Education Study Program at UNWAHA Jombang to produce competent graduates ready to face challenges in the fields of education and communication Red: Ibrahim
Fakultas Ekonomi Gelar Kuliah Umum: Kupas Tuntas Strategi Sales di Era Digital Bersama Tri Indonesia
Jombang – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang bekerjasama dengan Tri Indonesia (3) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Membangun Strategy Sales & Telco: Transformasi from Telco to Techco”, di Auditorium, Kamis (26/06/2025). Dekan FE, Ibu Ita Rahmawati, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan industri. “Harapannya yaitu para lulusan dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar beliau. Sementara itu, Kaprodi Manajemen, Bapak Khotim Fadhli, M.Pd., yang turut hadir sebagai pemateri menekankan pentingnya mahasiswa memahami dinamika industri telekomunikasi modern. “Pemahaman tentang strategi penjualan di era digital menjadi kompetensi penting bagi lulusan manajemen untuk bersaing di dunia kerja,” katanya. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Manajemen ini menghadirkan VP-Head of Sales Western Tri Indonesia, Bapak Rindo Balani, sebagai pembicara utama. Beliau memaparkan tujuh tips esensial bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dan berkembang di era digital. “Telco memberikan koneksi, namun TechCo memberikan pengalaman,” tegasnya sebagai poin kunci transformasi industri digital. Beliau menutup dengan pesan penting agar mahasiswa tidak hanya berpikir mencari pekerjaan saja. Melainkan fokus pada solusi apa yang bisa mahasiswa berikan setalah lulus nanti. “Era digital menghargai kreativitas, bukan hanya gelar akademik saja. Pikirkan segala peluang, inovasi sosial, dan dampak digital yang bisa kalian ciptakan,” pungkasnya. Dalam kuliah umum ini, dibahas berbagai aspek transformasi digital di industri telekomunikasi, strategi penjualan berbasis teknologi, serta peluang karir di sektor tersebut. Mahasiswa juga mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan praktisi industri mengenai tantangan dan peluang di era transformasi digital. Red: Ibrahim
Seminar Pendidikan PAI, Kupas Peran Guru Abad 21 Menuju Indonesia Emas 2045
Jombang – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menyelenggarakan Seminar Pendidikan bertajuk “Mewujudkan Guru Profesional dalam Mentransformasikan Kualitas Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045”, di Auditorium kampus, Senin (23/06/2024). Ketua Prodi PAI, Bapak Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa persaingan ke depan akan semakin ketat. Oleh karena itu, mahasiswa perlu meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi guru yang berkualitas dan berkompeten. “Hal tersebut berdasarkan pada empat kompetensi utama bagi guru profesional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial,” kata beliau dalam sambutannya. Pada seminar kali ini menghadirkan dua narasumber. Pemateri pertama, Bapak Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I., menyampaikan materi “Pendidik Abad 21: Menumbuhkan Literasi, Merawat Kesejahteraan Guru”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa guru abad 21 harus mampu berperan sebagai fasilitator, kolaborator, dan pembangun budaya belajar yang kreatif dan inovatif. Selain itu, guru juga harus mampu menumbuhkan budaya literasi serta enam kompetensi abad 21, yaitu (6C): Character, Citizenship, Collaboration, Communication, Creativity, dan Critical Thinking. “Untuk menumbuhkan literasi, guru harus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan problem solving melalui pembelajaran aktif dan kolaboratif. Kemudian, mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata agar siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan secara kontekstual,” imbuh beliau. Selain itu, kesejahteraan guru juga menjadi sorotan penting. Di mana para guru perlu menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial serta berada dalam lingkungan kerja yang suportif agar tetap produktif dan inovatif. Sementara itu, pemateri kedua, Ibu Hilya Ashoumi, M.Pd.I., memaparkan materi bertema “Teaching Without Burning Out: Mempersiapkan Mental Guru Zaman Now”. Beliau menguraikan perbedaan antara stres kerja dan burnout serta strategi mengatasi kelelahan kerja yang kerap melanda para pendidik. Salah satu strategi yang ditawarkan adalah penerapan manajemen waktu dengan metode to-do list, skala prioritas, dan teknik Pomodoro. “Tidak kalah penting juga, yaitu pengembangan diri secara berkelanjutan, kita harus membangun jaringan dukungan yang kuat, serta membiasakan refleksi dan mindfulness sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental,” ujar beliau. Di akhir, beliau juga mendorong adanya kebijakan sekolah yang ramah guru, termasuk penyediaan ruang konsultasi psikologis dan dukungan pimpinan. Red: HMP PAIEditor: Ibrahim
Fakultas Pertanian Gelar Lomba Menu Gluten-Free, Inovasi Pangan Lokal Berbasis Umbi
Sebanyak 30 peserta dari enam sekolah tampilkan kreasi menu sehat dan inovatif, dukung misi ketahanan pangan nasional Jombang – Kreativitas siswa dalam mengolah bahan lokal kembali mendapat panggung dalam Lomba Cipta Menu Gluten-Free Berbahan Dasar Umbi-Umbian yang digelar Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem bersama Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Sabtu (25/05/2025), di Auditorium. Kompetisi yang diikuti oleh 30 peserta dari 6 sekolah di Kabupaten Jombang ini berlangsung meriah dan kompetitif. SMKN Kudu berhasil meraih Juara 1, sementara SMK Pendidikan Megaluh menyusul dengan Juara 2 dan Juara 3. Hadiah yang diperebutkan berupa piala, piagam, sertifikat, uang pembinaan, dan golden ticket masuk Unwaha. Kaprodi Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Ibu Yessita Puspaningrum, M.Si., menyampaikan, lomba ini merupakan wujud kontribusi Unwaha dalam mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pengolahan pangan lokal yang sehat dan berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong siswa untuk berani berinovasi dan menjadikan bahan lokal sebagai pilihan utama dalam menciptakan menu sehat,” ungkap beliau. Sementara itu, Kaprodi Teknologi Hasil Pertanian, Ibu Dyah Ayu Sri Hartanti, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi media pengenalan program studi di bawah naungan Fakultas Pertanian UNWAHA Jombang kepada sekolah-sekolah di Jombang. “Kami ingin menunjukkan bahwa di Unwaha, khususnya di Fakultas Pertanian, para mahasiswa akan belajar tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung dalam menciptakan produk pangan yang bernilai,” timpal beliau. Lebih lanjut, Ibu Dyah berharap agar kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kreatif dan inovatif bagi para pelajar dan juga mahasiswa untuk mendukung misi ketahanan pangan. Seperti yang diketahui, dengan mengembangkan alternatif sumber kabohidrat seperti umbi-umbian dapat membantu mengurangi ketergantungan pada beras. “Lomba ini menjadi sarana edukatif bagi siswa tentang gizi, keberlanjutan, dan pentingnya inovasi dalam pangan,” papar beliau. Enam sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah SMKN Kudu, SMK Pendidikan Megaluh, MAN 9 Jombang, MAN 5 Jombang, SMK Islam Mbah Bolong, dan SMK Diponegoro Jombang. Kompetensi para peserta dinilai oleh dua juri berpengalaman di bidang pangan, yaitu Hj. Siti Nur Qomariyah, M.Si. dan Miftachul Chusnah, S.TP., M.P. Red: Ibrahim.
Tingkatkan Literasi Pertanian Modern, Mahasiswa Pertanian Studi Tiru ke BIOME UNAIR dan Kebun Sayur Surabaya
Surabaya – Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas KH. A Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang melaksanakan kegiatan studi tiru ke Pusat Rekayasa Molekul Hayati (BIOME) Universitas Airlangga Surabaya dan Kebun Sayur Surabaya, Rabu (14/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa terkait teknologi molekuler dan sistem pertanian hidroponik sebagai bagian dari penerapan pertanian modern. Mahasiswa yang mengikuti kunjungan berasal dari empat program studi, yakni Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Teknologi Hasil Pertanian, Agribisnis, dan Agroekoteknologi. Mereka didampingi oleh Kapordi Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Ibu Yessita Puspaningrum, S.Si., M.Pd, serta Kaprodi Teknologi Hasil Pertanian, Ibu Dyah Ayu Sri Hartanti, S.Si., M.Si. Kunjungan diawali ke BIOME Universitas Airlangga yang disambut hangat oleh Kepala BIOME, Bapak Rico Ramadhan, S.Si., M.P., Ph.D., serta Prof. Dr. Ni’matuzahro, Dra. Dalam sambutannya, kedua tokoh ini menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa UNWAHA dan mengungkapkan harapan agar terjalin kerja sama lebih intens ke depan, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat, magang mahasiswa, dan riset bioteknologi pertanian. Selama berada di BIOME, mahasiswa menyaksikan langsung proses penelitian dan pengembangan teknologi molekuler, serta berdiskusi langsung dengan para peneliti. Mereka mendapatkan wawasan tentang penerapan bioteknologi dalam pertanian, termasuk potensi peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian melalui pendekatan ilmiah. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Kebun Sayur Surabaya yang berlokasi di Ketintang, Gayungan. Di tempat ini, mahasiswa belajar secara praktis tentang sistem pertanian hidroponik. Mereka terlibat dalam pengamatan proses budidaya, panen, hingga pasca-panen sayuran hidroponik, serta memperoleh gambaran tentang manajemen bisnis dan pemasaran hasil pertanian ramah lingkungan ini. Selain aspek teknis, mahasiswa juga diajak berdialog langsung dengan pemilik kebun terkait peluang dan tantangan dalam bisnis hidroponik. Diskusi ini membuka wawasan baru bagi mahasiswa tentang pentingnya inovasi dan strategi pemasaran dalam membangun pertanian berkelanjutan. Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan serta menumbuhkan semangat kolaboratif dan inovatif di kalangan mahasiswa dalam menjawab tantangan sektor pertanian masa depan. Fakultas Pertanian UNWAHA terus berkomitmen membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis yang relevan dan aplikatif dalam menghadapi era pertanian modern berbasis teknologi. Red: Dyah Ayu Sri Hartanti, S.Si., M.Si.Editor: Ibrahim
HIMATIKA BETA Gelar Studi Lapang di BPS Jombang, Tingkatkan Literasi dan Akses Data Statistik
Jombang – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Studi Lapang di Badan Pusat Statistik (BPS) Jombang, Kamis (19/06/2025). Kegiatan yang bertema “Peningkatan Literasi dan Akses Data Statistik” ini diikuti oleh seluruh pengurus HIMATIKA masa abdi tahun 2025. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Bapak Farid Nasrulloh, M.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa program Studi Lapang merupakan bentuk nyata dari implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam praktik nyata. “Dengan adanya studi lapang, setidaknya akan menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa terkait dengan implementasi ilmu Statistika yang sdh dipelajari di kelas. Mahasiswa juga semakin paham akan manfaat statistik pada kehidupan sehari-hari terutama di dunia kerja nanti,” kata beliau. Dekan FIP juga berkomitmen menciptakan iklim pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori semata. Melainkan mahasiswa juga dituntut untuk langsung mengaplikasikan pengetahuannya sehingga dapat mewujudkan “Kampus Berdampak”. Senada dengan beliau, Kaprodi Pendidikan Matematika, Ibu Wisnu Siwi Satiti, S.Pd., M.Sc., memberikan dukungannya. Beliau menyampaikan, kegiatan Studi Lapang merupakan bagian dari strategi pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan teori dan praktik secara seimbang. “Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk pola pikir kritis dan analitis mahasiswa serta meningkatkan keterampilan mereka dalam mengakses dan memanfaatkan data statistik secara tepat,” ujar Kaprodi Pendidikan Matematika itu. Sebagai informasi, dalam Studi Lapang ini materi disampaikan oleh praktisi BPS Jombang, Bapak Dr. Agus Budi Santoso. Dalam paparannya, beliau memberikan pemahaman praktis mengenai proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data yang dilakukan oleh BPS. Mahasiswa juga diperkenalkan pada metode membaca dan menganalisis data statistik secara benar untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian. Red: Ibrahim
Penandatanganan MoU PBA UNWAHA–Markaz Arabiyah Pare: Komitmen Peningkatan Kompetensi Mahasiswa
Pare – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang resmi menjalin kerjasama dengan Markaz Arabiyah Kampung Inggris Pare. Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) pada agenda Study Visit di Markaz Arabiyah, Sabtu (31/05/2025). Kaprodi PBA, Ibu Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I, mengungkapkan bahwa penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab praktis dan akademik. “Dengan kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam menghadapi ujian sertifikasi bahasa Arab seperti TOAFL,” ujarnya. Sebagai bentuk implementasi dari kerja sama tersebut, sebanyak 44 mahasiswa Prodi PBA langsung mengikuti sesi praktik mengerjakan soal Test of Arabic as a Foreign Language (TOAFL). Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan penuh semangat dari para peserta. Selain praktik, mahasiswa juga diajak untuk mengulas butir-butir soal TOAFL secara mendalam. Pembahasan soal dipandu dewan CEO Markaz Arabiyah, Ustadz H. Titis Trilaksito, Lc., M.Pd. Beliau juga memberikan berbagai tips dan trik menjawab soal secara tepat dan efisien, sehingga mahasiswa dapat lebih memahami karakteristik soal TOAFL dan strategi menjawab yang efektif. Lebih lanjut, Ibu Rina menambahkan, Prodi PBA terus berupaya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. “Melalui MoU ini, diharapkan mahasiswa PBA dapat semakin siap dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional, khususnya di bidang kebahasaan Arab,” tutup Kaprodi PBA tersebut. Hadir pada agenda tersebut, beberapa dosen pimpinan di lingkungan Fakultas Agama Islam (FAI) UNWAHA Jombang. Red: Ibrahim
Kerja Sama dengan Pemprov Jatim, UNWAHA Jombang Resmi Buka Program Beasiswa S2 Madin
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang dengan bangga mengumumkan pembukaan pendaftaran program beasiswa Madrasah Diniyah (Madin) untuk jenjang Magister (S2) tahun akademik 2025/2026. Progeam ini adalah hasil kerja sama strategis dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur. Beasiswa ini diberikan secara khusus kepada para pengabdi di lingkungan Madin dan Ma’had Aly yang berdomisili di Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka dalam membangun pendidikan keagamaan di masyarakat. Persyaratan: Jadwal Seleksi: Beasiswa ini hanya tersedia untuk 15 orang mahasiswa terbaik yang lolos seluruh tahapan seleksi. Untuk itu, kami mengundang para guru Madin, pengasuh pesantren, dan dosen Ma’had Aly yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi LPPD Provinsi Jawa Timur di https://lppdjatim.org atau hubungi langsung Pascasarjana UNWAHA Jombang.
Penelitian Dosen UNWAHA Lolos Skema Hibah PPS-PDD: Angkat Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis Nanoteknologi
Jombang – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh salah satu dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Septian Ragil Anandita, M.Pd. Di mana penelitianya telah dinyatakan lolos hibah penelitian oleh Kemendikbudristek Skema Program Penelitian Pascasarjana- Penelitian Disertasi Doktor (PPS-PDD) tahun 2025. Seperti yang diketahui, penelitian ini didanai atas nama promotor yaitu Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., sebagai bentuk dukungan terhadap penyelesaian disertasi doktoral yang tengah ditempuh. Adapun judul penelitiannya adalah “Optimalisasi Pengelolaan Limbah Air Wudhu Berbasis Nanoteknologi untuk Budidaya Ikan dan Hidroponik dalam Perspektif Ekonomi Sirkular dan Pemberdayaan SDM”. Bapak Ragil mengatakan, penelitian ini menjadi kontribusi nyata dalam menjawab tantangan lingkungan melalui pendekatan multidisipliner yang menggabungkan teknologi, ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat. Inovasi pengelolaan limbah air wudhu yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi sumber daya produktif. “Dengan sentuhan nanoteknologi, air limbah wudhu dapat disterilisasi dan dimanfaatkan kembali untuk budidaya ikan dan tanaman hidroponik. Ini menjadi solusi ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi,” ungkapnya. Lebih lanjut, penelitian ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar pesantren, sebagai bentuk implementasi dari pemberdayaan sumber daya manusia berbasis lokal. Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan model pengelolaan limbah sederhana yang dapat diterapkan secara luas, khususnya di lingkungan pesantren dan tempat ibadah lainnya. Red: Ibrahim
17 Dosen UNWAHA Raih Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Kemdiktisaintek 2025
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 17 dosen berhasil lolos seleksi dan menerima pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hal ini tertuang dalam SK No. 0070/C3/AL.04/2025 tentang Pengumuman Penerimaan Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Prestasi ini menunjukkan komitmen UNWAHA dalam mengembangkan riset dan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program inovatif dan aplikatif. Berikut daftar dosen penerima pendanaan berdasarkan skema masing-masing: A. Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) B. Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) C. Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) D. Skema Program Penelitian Pascasarjana- Penelitian Disertasi Doktor (PPS-PDD) Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para dosen UNWAHA yang berhasil meraih pendanaan ini. Ini membuktikan bahwa UNWAHA terus berkembang sebagai pusat riset dan pengabdian yang memberi dampak langsung pada masyarakat,” kata beliau. Beliau juga terus mendorong agar para dosen untuk aktif dalam kegiatan riset dan pengabdian, serta memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai institusi demi mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Red: Ibrahim