Category: Berita
Selamat, 25 Dosen UNWAHA Peroleh Persetujuan Kenaikan Jabatan Fungsional
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) kembali mencatatkan pencapaian membanggakan dalam pengembangan karier dosen. Sebanyak 25 dosen UNWAHA dinyatakan telah memperoleh persetujuan dalam proses kenaikan jabatan fungsional akademik Gelombang I Tahun 2025, mencakup jenjang Asisten Ahli, Lektor, hingga Lektor Kepala. Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Beliau menilai kenaikan jabatan ini merupakan refleksi dari kerja keras dosen dalam memenuhi kualifikasi akademik dan kontribusi nyata terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Ini adalah tonggak penting yang menunjukkan bahwa dosen UNWAHA memiliki daya saing akademik yang kuat, sekaligus komitmen untuk terus bertumbuh dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ungkap Rektor. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. H. Abdul Kholid, M.Ag., menambahkan bahwa kenaikan jabatan ini tidak hanya berdampak pada jenjang karier individu, tetapi juga akan berimbas positif pada reputasi kelembagaan dan kelayakan institusi dalam berbagai program hibah maupun akreditasi. “Kita terus dorong pengelolaan SDM berbasis kinerja dan pembinaan berkelanjutan. Proses ini adalah hasil dari kerja kolektif semua pihak dalam memastikan sistem kepegawaian akademik berjalan tertib dan produktif,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd., menjelaskan bahwa proses pengusulan jabatan akademik dilakukan secara terpadu, berbasis sistem, dan transparan, mulai dari pengumpulan berkas, verifikasi, hingga proses penilaian angka kredit. “Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan Dikti dan LLDIKTI. Saat ini kami tinggal menunggu terbitnya SK dari pusat, dan berharap segera dapat ditindaklanjuti dengan penyampaian secara resmi kepada para dosen bersangkutan,” ujarnya. Sebagai informasi, Surat Pemberitahuan Hasil Pengajuan Jabatan Akademik dapat di unduh di sini.
Pascasarjana UNWAHA Gelar Seleksi Tahap I Beasiswa S2 LPPD Jatim
Jombang – Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar seleksi tahap I penerimaan mahasiswa baru program magister (S2) melalui jalur beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/07/2025), di Ruang Rapat Gedung F. Kegiatan ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga komitmen kuat dalam menyelesaikan studi pascasarjana dan mengembangkan pendidikan Islam berbasis pesantren. Direktur Pascasarjana UNWAHA, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seleksi ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam menjaga kualitas akademik di jenjang magister. “Program beasiswa LPPD adalah amanah besar. Kami ingin memastikan mahasiswa yang diterima bukan hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki ideologi keislaman yang kuat dan komitmen sosial yang nyata,” ujarnya. Beliau juga berharap penerima beasiswa nantinya mampu menjadi intelektual yang berdaya saing, tanpa kehilangan identitas keilmuan khas pesantren dan nilai-nilai Aswaja. Kegiatan seleksi dilaksanakan secara langsung di lingkungan Pascasarjana UNWAHA, dengan melibatkan empat orang penguji dari unsur dosen senior dan pakar di bidang pendidikan Islam: Masing-masing peserta diuji secara menyeluruh berdasarkan lima indikator penilaian, yakni: Sebagai informasi, Pascasarjana UNWAHA Jombang menjadi salah satu perguruan tinggi mitra LPPD Jawa Timur yang aktif berperan dalam peningkatan kapasitas SDM di lingkungan pesantren. Melalui seleksi yang ketat dan pembinaan akademik yang terstruktur, UNWAHA berupaya mencetak lulusan S2 yang mampu memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan Islam, baik di tingkat lokal maupun nasional. Red: Ibrahim
HMP PBA UNWAHA Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Kegiatan Santunan Anak Yatim
Jombang – Sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan dalam lingkungan akademik, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMP PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan kegiatan Santunan Anak Yatim, Kamis, (24/07/2025), di Lembaga Kesejahteraan Anak Panti Asuhan Muslimat, Sambong Santren, Jombang. Acara yang dihadiri sekitar 22 peserta tersebut berlangsung khidmat. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari pengurus panti, pengasuh, serta 11 anggota pengurus HMP PBA UNWAHA. Kegiatan dirangkai mulai dari sambutan, pembacaan tahlil bersama, penyerahan santunan secara simbolis, hingga sesi mushafahah dan dokumentasi. Koordinator Departemen Keagamaan HMP PBA, M. Zaenul Alim, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak panti. “Kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk hadir dan diterima dengan baik. Semoga dengan adanya acara ini dapat menyambung silaturrahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian bersama,” ujarnya. Pihak panti asuhan pun menyambut baik kegiatan tersebut. Vian, selaku pengurus lembaga, mengungkapkan bahwa kegiatan semacam ini dapat memberi dampak positif bagi anak-anak. “Semoga kedatangan dari HMP PBA bisa menjadi motivasi dan menginspirasi untuk ke depannya,” tuturnya. Menanggapi kegiatan ini, Ketua Program Studi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I., turut memberikan apresiasi kepada pengurus HMP PBA atas inisiatif dan pelaksanaan kegiatan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga sosial. “Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai implementasi nyata dari nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang diajarkan di kampus. Kepedulian sosial seperti ini harus terus dikembangkan oleh mahasiswa, karena menjadi bagian dari pembentukan karakter dan tanggung jawab kemasyarakatan,” terang Kaprodi. Kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program kerja HMP PBA yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai empati dan solidaritas di kalangan mahasiswa. Pihak panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut. Red: Ibrahim
Mahasiswa Ekonomi Syariah UNWAHA Kunjungi OJK dan IDX Surabaya: Perluas Wawasan Mahasiswa di Dunia Keuangan
Surabaya – Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang melakukan kunjungan edukatif ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (IDX) Surabaya pada Kamis (10/07/2025). Kegiatan bertajuk “Membangun Literasi Keuangan dan Pasar Modal Syariah Sejak Dini” ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang dunia keuangan dan investasi berbasis prinsip syariah. Kunjungan tersebut diikuti oleh mahasiswa semester dua dan empat, didampingi oleh dosen serta pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ekonomi Syariah UNWAHA Jombang. Mereka disambut hangat oleh perwakilan OJK dan IDX Surabaya, yang turut memberikan materi dan simulasi seputar pasar modal dan regulasi keuangan syariah. Dosen pendamping, Mahmudi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada OJK dan IDX atas keterbukaan dan komitmennya dalam mendukung pendidikan keuangan generasi muda. “Kami berharap mahasiswa ekonomi syariah dapat memahami ekosistem keuangan dan pasar modal secara langsung, sehingga mampu menjadi pelaku dan penggerak ekonomi Islam di masa depan,” ujar Mahmudi. Ia menekankan pentingnya pemahaman literasi dan inklusi keuangan sebagai bekal mahasiswa untuk menghadapi tantangan global, sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekonomi syariah nasional. Kegiatan edukasi dibagi dalam tiga sesi utama. Sesi pertama yang disampaikan oleh tim IDX Surabaya mengulas pengenalan pasar modal syariah, mulai dari struktur, mekanisme perdagangan, hingga jenis-jenis produk investasi seperti saham syariah dan sukuk. Sesi kedua dilanjutkan dengan simulasi transaksi saham menggunakan platform digital milik IDX. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aplikasi dan tools edukatif yang biasa digunakan oleh investor pemula untuk analisis pasar. Sesi ketiga diberikan oleh OJK Surabaya, yang menjelaskan peran regulator dalam mengawasi lembaga keuangan syariah di Indonesia. Selain menjaga stabilitas sistem keuangan, OJK juga gencar mendorong literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa. Sementara itu, Kaprodi Ekonomi Syariha, Ibu Ashlihah, S.E., M.M., menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNWAHA dalam menjembatani teori dan praktik ekonomi syariah. “Selain memperluas wawasan, kunjungan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat mahasiswa terhadap dunia pasar modal dan industri keuangan, khususnya sektor syariah,” katanya. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
Forum Kajian Srikandi Batch 1 Dorong Kemandirian Ekonomi Muslimah Berbasis Syariah
Jombang – Upaya pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis nilai Islam kembali digaungkan melalui kegiatan Forum Kajian Offline (FKO) Srikandi Batch 1 yang diselenggarakan pada Kamis, (22/05/2025). Kegiatan yang mengangkat tema “Strategi Kemandirian Ekonomi Muslim dalam Menghadapi Tantangan Global dan Prinsip Syari’ah” ini diikuti oleh 19 peserta. Tujuan dari kegiatan ini adalah menghadirkan ruang diskusi inspiratif bagi para muslimah untuk meningkatkan kapasitas diri dan kontribusi sosial. Kemudian, memberikan wawasan, motivasi, serta strategi praktis bagi perempuan dalam membangun kemandirian ekonomi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya peran muslimah dalam menghadapi tantangan ekonomi global, mulai dari volatilitas pasar, disrupsi teknologi, hingga keterbatasan akses terhadap modal usaha. Dalam sesi materi utama, Kaprodi Ekonomi Syariah, Ibu Ashlihah, S.E., M.M., selaku narasumber menyoroti strategi kemandirian ekonomi muslimah yang meliputi: peningkatan literasi keuangan syariah, penguasaan keterampilan digital, pengembangan usaha berbasis nilai Islam, pemanfaatan pembiayaan syariah dan penerapan pemasaran dan branding Islami. Sebagai studi kasus, beliau juga mengangkat kisah sukses Dian Pelangi. Dengan kreativitas dan inovasi, Dian berhasil membangun bisnis fesyen muslimah hingga ke pasar internasional tanpa mengabaikan nilai-nilai syariah. Kisah ini menunjukkan bahwa muslimah bisa menjadi pelaku ekonomi unggul sekaligus agen perubahan yang menjunjung etika dan tanggung jawab sosial. Acara ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pembentukan jaringan antarpeserta. Diharapkan forum ini dapat melahirkan muslimah-muslimah tangguh yang percaya diri, mandiri, dan siap memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui ekonomi syariah. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
Workshop Microsoft Word Tingkatkan Produktivitas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ekonomi Syariah sukses menggelar Workshop Microsoft Word bertema “Pengembangan Keterampilan Kinerja Microsoft Word sebagai Produktivitas Mahasiswa”, Kamis (19/06/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengelola dokumen akademik secara profesional dan efisien menggunakan Microsoft Word. Acara yang diinisiasi oleh Departemen Riset dan Pengembangan ini diikuti oleh 32 peserta dari kalangan mahasiswa, dan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap produktivitas akademik mahasiswa, khususnya dalam penyusunan laporan, proposal, dan karya ilmiah. Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Baihaqi menyampaikan pentingnya keterampilan digital sebagai bagian integral dari dunia akademik modern. Microsoft Word, sebagai salah satu perangkat lunak pengolah kata paling umum digunakan, menjadi alat utama dalam menunjang berbagai kegiatan mahasiswa mulai dari penyusunan tugas hingga dokumen formal. “Microsoft Word bukan sekadar aplikasi pengolah kata, tetapi menjadi alat penting dalam penyusunan karya ilmiah, laporan, proposal, dan dokumen lainnya yang menjadi bagian dari kehidupan akademik kita,” ujarnya. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen, pemateri, panitia, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, serta menegaskan harapannya agar workshop ini dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami fitur dasar Microsoft Word, tetapi juga mampu mengoptimalkan berbagai tools yang tersedia untuk menghasilkan dokumen akademik yang rapi, sistematis, dan sesuai standar ilmiah. Kegiatan ini mencerminkan komitmen HMP Ekonomi Syariah dalam mendukung peningkatan kapasitas anggotanya melalui pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa masa kini. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
HMP Ekonomi Syariah Sukses Jadi Tuan Rumah Gelaran FDT I 2025 FoSSEI Jatim
Jombang – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ekonomi Syari’ah sukses menjadi tuan rumah gelaran FoSSEI Development Training I (FDT I) Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Jawa Timur, di Aula Pemerintah Kabupaten Jombang, Jumat-Minggu (9–11/05/2025). Kegiatan yang dihadiri 160 peserta yang merupakan perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas se-Jawa Timur ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Kader dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital dengan Meningkatkan Resiliensi dan Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ekonomi Islam yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Dorong Kaderisasi Digital dan Kolaboratif Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan acara, serta menegaskan semangat pelaksanaan sebagai tonggak pembinaan kader ekonomi Islam yang visioner. Sementara itu, Koordinator Regional FoSSEI Jatim menekankan pentingnya transformasi kaderisasi berbasis digital guna menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Lebih lanjut, Presidium Nasional FoSSEI mempertegas arah gerakan nasional FoSSEI sebagai penggerak ekonomi Islam berbasis nilai, inovasi, dan kolaborasi antarkampus. Materi Strategis: Dari Ekonomi Politik hingga Pengembangan KSEI Selama tiga hari pelatihan, peserta dibekali berbagai materi strategis oleh narasumber berpengalaman, di antaranya: Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kader terhadap prinsip ekonomi Islam dalam konteks digital, membekali mereka dengan keterampilan praktis, serta mendorong kolaborasi lintas kampus demi menghadapi tantangan global secara resilien. Kader sebagai Agen Perubahan Ekonomi Islam Melalui FDT I 2025, FoSSEI Jatim berharap dapat melahirkan kader-kader ekonomi Islam yang tidak hanya tangguh secara intelektual dan spiritual, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam ranah publik. Sinergi yang terbentuk diharapkan menjadi landasan kuat dalam membangun ekonomi Islam yang inklusif, aplikatif, dan berkelanjutan di Jawa Timur. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Seminar Public Speaking dan Karya Tulis Ilmiah
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar seminar bertajuk “Mahasiswa Unggul: Bicara dan Berkarya Tulis Ilmiah”, di Auditorium kampus, Kamis (02/07/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan strategi menjadi pribadi unggul melalui kemampuan public speaking dan penulisan karya ilmiah yang berkualitas. Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yakni Moh. Faridl Darmawan, M.Pd. dan Wahyudi, M.Pd.I., yang secara bergantian memaparkan pentingnya komunikasi efektif serta penulisan ilmiah sebagai pilar utama dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Dalam pemaparannya, Moh. Faridl Darmawan, M.Pd., yang juga merupakan dosen Prodi Teknik Hasil Pertanian (THP) ini menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya modal presentasi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri dan pengaruh positif di lingkungan akademik maupun profesional. “Banyak sekali yang perlu teman-teman kuasai dan pelajari dalam public speaking, seperti teknik-teknik vokal, struktur penyampaian, dan kontrol audiens yang relevan,” terangnya di hadapan 128 peserta seminar. Sementara itu, Wahyudi, M.Pd.I., membahas strategi menulis karya ilmiah yang bermutu, mulai dari pemilihan topik yang aktual dan relevan, metodologi yang tepat, hingga pentingnya orisinalitas dan integritas akademik. “Karya tulis bukan sekadar tugas kampus, tapi refleksi intelektualitas dan kontribusi nyata mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan,” ujarnya sebagai pembuka dalam pemaparan materi. Seminar ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa aktif lintas fakultas. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pengalaman pribadi terkait kesulitan maupun keberhasilan dalam berbicara di depan umum dan menulis karya ilmiah. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah UNWAHA Jombang dalam mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi dan produktivitas intelektual yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Red: Ibrahim
Halal Bihalal Prodi Ekonomi Syari’ah 2025, Perkuat Tali Silaturahmi Antar Generasi
Jombang – Program Studi (Prodi) Ekonomi Syari’ah, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang sukses menggelar Halal Bihalal, di Auditorium Kampus, Senin (14/04/2025) lalu. Kegiatan yang diiukuti oleh para dosen, mahasiswa, dan alumni ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi lintas generasi Prodi Ekonomi Syari’ah. Sebanyak 88 peserta turut memeriahkan kegiatan yang bertema “Menyambung Silaturahmi Mahasiswa, Dosen dan Alumni“. Ketua Pelaksana Halal Bihalal, Achamd Fauzi Ali mengungkapkan, momentum ini menjadi ruang untuk saling memaafkan dan memperkuat kolaborasi. “Semoga kegiatan ini menjadi awal bagi kita untuk menjalin komunikasi baik serta memberikan kebermanfaatan bagi Prodi kedepan,” katanya. Sementara itu, perwakilan dosen, Bapak Dr. Amin Awal Amarudin, S.Sy., M.Pd.I., memberikan apresiasinya terhadap inisiatif pelaksanaan kegiatan ini. “Silaturahmi ini sangat penting dan menjadi jembatan untuk saling memahami dan menjaga semangat bagi keluarga Prodi Ekonomi Syari’ah, baik di lingkungan kampus maupun di luar,” ujar beliau. Hal ini juga diamini oleh Kaprodi Ekonomi Syari’ah, Ibu Ashlihah, S.E., M.M., beliau berharap agar komunikasi antar generasi tersebut bisa terjalin dengan baik. Pada kesempatan yang sama, perwakilan alumni, Nanda Adi Kusuma, S.E., mengaku bahagia bisa bertegur sapa dengan keluarga besar Prodi Ekonomi Syari’ah. “Mewakili alumni, kegiatan ini sangat penting untuk menjaga rasa memiliki dan membangun sinergi,” ungkapnya. Red: Ibrahim.
Undang Praktisi, Prodi Pendidikan Biologi Sukses Gelar Seminar Nasional Budidaya Jamur
Jombang – Seminar Nasional dan Kuliah Tamu “Budidaya Jamur Berbasis Kewirausahaan” yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang berjalan sukses, di Auditorium, Sabtu (28/06/2025). Seminar dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Bapak M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Seminar seperti ini sangat penting untuk mendorong jiwa kewirausahaan mahasiswa. Kami berharap, peserta nantinya dapat mengimplementasikan ilmu dari seminar kali ini,” tutur beliau dihadapan 50 peserta. Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Biologi, Ibu Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd., menjelaskan, seminar ini merupakan bagian upaya Prodi dalam memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa perihal potensi ekonomi melalui budidaya jamur. “Kami sangat bangga dapat memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan wawasan dan belajar langsung dari ahlinya. Kami juga optimis, para peserta dapat mengimplementasikannya langsung,” kata beliau. Tergambar jelas dari antusiasme para peserta yang hadir. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat, khususnya mahasiswa Pendidikan Biologi sangat tinggi terhadap kewirausahaan berbasis sumber daya alam, salah satunya yaitu jamur. Pada seminar kali ini, Prodi Pendidikan Biologi menghadirkan dua pemateri. Pematei pertama adalah Bapak Moch. Faizul Huda, S.Si., M.Si., yang juga merupakan salah satu dosen Prodi Pendidikan Biologi UNWAHA Jombang. Adapun pemateri kedua adalah Bapak Abdulloh Syarwani, S.Pd., yang merupakan pembudidaya jamur tiram yang telah berkecimpung kurang lebih 15 tahun di bidang tersebut. Kegiatan ini berjalan lancar dan interaktif, di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar kendala praktis dan solusinya. Hal ini tentunya sangat membantu pemahaman bagi peserta mengenai pembudidayaan jamur berdasarkan pengalaman lapangan. Red: Ibrahim