Category: Berita
Kunjungi Unwaha, Kepala BEI Jatim Tekankan Sinergi dan Penguatan GIS
Jombang – Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Jawa Timur, Cita Mellisa melakukan kunjungan ke Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha). Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unwaha, Ino Angga Putra, M.Pd., dan Pembina Galeri Investasi Syariah (GIS), di Ruang Rapat Gedung F, Rabu (26/9/2024). Dalam kunjungan tersebut, Kepala BEI Jatim, Cita Mellisa, menekankan betapa pentingnya sarana pembelajaran mahasiswa di bidang literasi dan edukasi keuangan. “Sehingga apa yang menjadi kendala selama ini dalam pengelolaan GIS di Unwaha dapat diatasi. Kami harap untuk kedapannya dan bersama-sama dalam melakukan pembinaan secara intensif kepada mahasiswa,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Ino menyambut baik upaya BEI dalam menjaga sinergi dengan Unwaha. Hal ini mengingat pentingnya mendukung edukasi keuangan kepada mahasiswa. “Adanya GIS ini menjadi pacuan bagi mahasiswa Unwaha untuk belajar secara langsung dan terjun ke dunia investasi. Sehingga mahasiswa akan tahu secara langsung apa itu saham, kegiatan investasi, dan tentunya ini menjadi sarana bagi mereka belajar sebagai investor muda,” kata beliau. Pada kesempatan yang sama, Pembina GIS Unwaha, Nia Aprilia Bisari, M.M., mengatakan, kunjungan BEI Jatim di Unwaha ini dapat memberikan semangat bagi civitas akademika Unwaha Jombang dalam menjamin kualitas pendidikan tinggi. “Kami terus berkomitmen dalam memberikan edukasi bagi masyarakat, hal ini sangat penting di tengah menurunnya minat dan pengetahuan literasi keuangan anak muda, terlebih mahasiswa Unwaha,” ucapnya. Hadir pada kunjungan tersebut, di antaranya mantan Pembina GIS Unwaha, Dr. Ariva Ni’matirahmatika, M.E.I., Staff Kemahasiswaam, Nanda Adi Kusuma, S.E., serta pengurus dan anggota GIS Unwaha. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
PKKMB FIP 2024, Dekan: Pilihan Tepat Kuliah di FIP
Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Fakultas (PKKMB-F) Gelombang II, di Ruang Perkuliahan Gedung Jokowi , Senin (23/9/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 22 mahasiswa baru yang siap menghiasi Program Studi di FIP Unwaha Jombang. Adapun tema yang diusung pada momen ini adalah “Merangkai Kisah Mahasiswa yang Berkualitas dan Menjalin Solidaritas”. PKKMB-FIP Gelombang II dibuka secara langsung oleh Dekan, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa baru tidak salah dalam melanjutkan pendidikan di FIP Unwaha Jombang, karena pembelajaran di FIP ini merupakan integrasi antara ilmu pendidikan dan keIslaman. “Seluruh Prodi FIP sudah terakreditasi Baik Sekali, sehingga ini merupakan pilihan yang sangat tepat karena telah memilih dan masuk ke dalam Fakultas Ilmu Pendidikan,” ujar beliau dalam sambutannya. Beliau juga menyampaikan tujuan kegiatan ini, di mana para mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih baik tentang keFakultasan dan Program Studi. Selain itu, beliau berpesan kepada para mahasiswa agar dapat menyesuaikan dengan iklim dan kehidupan kampu. “Harapan kami, setelah pengenalan fakultas ini anda semua dapat menyesuaikan dengan budaya-budaya yang ada di kampus. Sehingga nantinya anda semua dapat lulus tepat waktu dan dapat dengan baik mengamalkan ilmu masing-masing,” pesan beliau. Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP, Mahita Nur Kumala berharap, agar berperan aktif dalam kemajuan FIP Unwaha Jombang. “Baik itu di berbagai agenda akademik maupun non-akademik,” ucap Mahrita. Hadir dan turut memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru, di antaranya; Kaprodi Pendidikan Biologi, Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd.. Kaprodi Pendidikan Matematika, Wisnu Siwi Satiti, S.Pd., M.Sc., Kaprodi Pendidikan Fisika, Suci Prihatiningtyas, S.Si., M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Iin Baroroh Ma’arif S.S., M.Pd. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Pesan Rektor Kepada 345 Maba Unwaha: Jadilah Penggerak Seperti Mbah Wahab
Jombang – Menjadi mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Bagaimana tidak, salah satu kampus unggulan Nahdlatul Ulama (NU) ini siap mencetak generasi penggerak seperti KH. A. Wahab Hasbullah (Mbah Wahab) yang juga merupakan tokoh pahlawan nasional. Setidaknya hal itu lah yang diharapkan oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., saat menyambut 345 mahasiswa baru (Maba) pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Gelombang II Tahun 2024, di Halaman Gedung Jokowi, Minggu (22/9/2024). Beliau juga berharap, agar mahasiswa baru bisa beradaptasi dengan lingkungan kampus serta dapat mengembangkan kompetensi. “Terlebih di era saat ini, kreasi inovasi dan ide-ide menjadi fokus perhatian yang harus dimiliki oleh mahasiswa agar bisa bersaing ke depannya,” pesan Rektor. Diketahui, saat ini kurang lebih 700 Maba (ditambah dengan PKKMB Gelombang I) siap menghiasi seluruh Program Studi (Prodi) di Unwaha Jombang. Dengan jumlah ini, Rektor Unwaha tersebut berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan. “Hal itu juga sudah dibuktikan dengan berbagai prestasi akademik maupun non-akademik yang diraih oleh para mahasiswa maupun dosen di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” jelas Prof. Gatot. Di akhir sambutannya, beliau mengucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar Unwaha Jombang kepada seluruh peserta PKKMB Gelombang II tahun ini. “Kalau anda sudah masuk di Unwaha ini, anda juga sekaligus siap menjadi kader penggerak dan memperjuangkan nilai-nilai yang diusung oleh KH. Wahab Hasbullah,” pungkas beliau. Hal ini juga diamini oleh Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I. Beliau berharap kepada ratusan Maba Unwaha Jombang agar menjadi “Anak Ideologis” KH. A. Wahab Hasbullah. “Untuk melengkapi keilmuan, anda harus meneruskan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh beliau. Oleh karena itu saya berharap agar mempergunakan waktu sebaik-baiknya dan mengeksplorasi semaksimal mungkin pengalaman di Unwaha,” pesan beliau. Sebagai informasi, kegiatan PKKMB Gelombang II ini dilaksanakan selama 2 hari. Di mana para Maba dikenalkan dengan berbagai kehidupan kampus baik di tingkat Universitas hingga Fakultas. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Penutupan KKN-PPM DESTANA 2024, Mahasiswa Pamerkan Berbagai Produk Unggulan
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanggap Bencana (KKN-PPM DESTANA) tahun 2024 menggelar pameran produk di Gedung F, Kamis (19/9/2024). Acara yang dikemas dalam Gebyar Penutupan KKN-PPM DESTANA 2024 ini menampilkan produk dan jasa yang dipamerkan kepada seluruh civitas akademika Unwaha. Kegiatan ini merupakan puncak dari pelaksanaan KKN yang berlangsung selama satu bulan di desa-desa Kecamatan Kudu dan Kecamatan Ngusikan. Direktur LPPM Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si. mengatakan, kegiatan ini mengusung tema ” Pemberdayaan Produktivitas Masyarakat Mandiri Tanggap Bencana”. Di mana tujuannya yaitu untuk menumbuhkan motivasi kepada para mahasiswa dalam berwirausaha dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Ketika para mahasiswa ini nantinya lulus, mereka telah mendapatkan bekal. Artinya bisa mencari peluang dan potensi di tempat mereka, sehingga mereka sudah siap terjun dan bergabung dengan masyarakat,” kata beliau. Beliau juga berharap, program-program yang telah dilaksanakan selama satu bulan di desa-desa dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positf untuk pembangunan. Seperti yang diketahui, terdapat lima kategori bidang yang menjadi fokus dalam pelaksanaan program KKN-PPM DESTANA 2024. Yaitu, bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, teknik informasi dan pertanian. “Ini menjadi suatu tugas bagi kampus dalam rangka menindaklanjuti hasil kegiatan KKN. Kita juga sudah merencanakan nantinya ada desa binaan, hal ini menjadi keberlanjutan untuk seluruh program pengabdian baik itu bagi mahasiswa maupun dosen Unwaha,” imbuhnya. Dalam pameran ini, seluruh kelompok KKN-PPM DESTANA menampilkan produk unggulannya di stand masing-masing. Kemeriahan tampak ketika seluruh peserta tumplek blek dengan semangat di lorong Gedung F Unwaha. Seperti yang terlihat di stand Kelompok 8, di mana para mahasiswa menampilkan produk unggulan dan inovasi program KKN. Beberapa produk tersebut di antaranya media pembelajaran, Pestisida, dan produk UMKM. Salah satu mahasiswa, Sayidah Ainur Rofiqoh mengungkapkan, bahwa seluruh produk yang diinisiasi oleh kelompoknya tersebut di sambut baik oleh masyarakat. “Alhamdulillah masyarakat juga antusias, salah satunya produk kami yaitu pestisida yang terbuat dari limbah tembakau. Mereka sangat menerima dengan adanya produk ini, karena bahan bakunya tersedia sangat banyak dan dapat dimanfaatkan kembali,” ungkapnya. Hal serupa juga tampak pada Kelompok 16, yang menampilkan produk unggulan dari masin-masing bidang. Seperti budidaya menanam dengan metode hidroponik (pertanian), buku panduan perawatan jenazah (keagamaan), alat peraga pembelajaran (pendidikan), branding produk UMKM (ekonomi), dan manajemen absensi digital berbasi QR Code (teknik informasi). Sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu peserta KKN Kelompok 16, Khusnul Abidah Ilmi, di mana kelompoknya juga memiliki program unggulan yang berkaitan pada mitigasi bencana alam. “Program unggulan kami yaitu produksi pupuk yang terbuat dari enceng gondok. Enceng gondok di desa KKN kami lumayan menjadi gulma dan lumayan banyak. Sehingga kami manfaatkan juga sebagai solusi dalam menanggulangi adanya bencana,” kata mahasiswa Prodi PAI tersebut. Berdasarkan pengakuannya, masyarakat menyambut antusias terhadap program unggulan Kelompok 16 tersebut. Di mana hal tersebut sangat berdampak terhadap lingkungan sekitar. “Masyarakat sangat antusias, karena dengan kehadiran kami sedikit memberi solusi atas masalah yang terjadi. Meskipun kami masih dalam skala kecil, tetapi dengan inisiasi ini para masyarakat sudah mulai menerapkannya sendiri,” tuturnya. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Diklat Game Edukasi Wordwall: Ubah Evaluasi Pembelajaran Jadi Menyenangkan
Jombang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui media yang kreatif dan inovatif, mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menggelar workshop bertajuk “Diklat Pembuatan Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Game Edukasi”, di SDN Asem Gede, Kecamatan Ngusikan, Senin (26/8/2024). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan Mahasiswa KKN-PPM DESTANA 2024 Kelompok 1 Desa Asem Gede. Diklat ini bermitra dengan bapak dan ibu guru dari beberapa lembaga pendidikan di Desa Asem Gede, di antaranya SDN Asemgede, TK Ar-Rohmah, dan KB Permata Luir. Ketua KKN Kelompok 1, Muhammad Hufaif mengungkapkan, tujuan program ini yaitu untuk mengenalkan media evaluasi pembelajaran yang menarik melalui platform Wordwall kepada para guru. “Serta meningkatkan kreativitas mereka dalam mendesain media evaluasi yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa,” katanya. Program yang diinisiasi oleh Bidang Pendidikan KKN kelompok 1 berhasil menghasilkan buku panduan penggunaan website Wordwall sebagai output program. “Para guru berhasil membuat media evaluasi pembelajaran yang inovatif menggunakan tiga jenis minigames dari Wordwall. Seperti Open the Box, Speaking Cards, dan Find the Match,“. imbuhnya. Program ini disambut baik oleh para peserta Diklat, hal ini tampak ketika para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Sekolah SDN Asemgede, Bapak Narto, S.Pd., di mana beliau memberikan respons positif kepada para mahasiswa KKN Kelompok 1 Desa Asem Gede. “Diklat ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kreativitas para guru di Desa Asem Gede,” respon beliau. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 01 Asem Gede, Bapak Tholib Hariono, M. Kom., berharap agar program ini dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Beliau juga mengapresiasi mahasasiswa KKN Kelompok 1 Asem Gede yang telah berperan aktif dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. “Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam teknologi, tetapi juga menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif. Dukungan terhadap kegiatan ini penting karena berdampak langsung pada kualitas pengajaran serta perkembangan anak didik,” ungkap beliau. Red: Faza Mufidatul Fikroh (KKN 01 Asem Gede) Editor: Ibrahim
Maksimalkan Produk UMKM, Mahasiswa KKN Desa Bendungan Gelar Pelatihan Digital Marketing
Jombang – Guna mendukung pengembangan kompetensi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa KKN-PPM DESTANA Kelompok 13 Desa Bendungan, Kecamatan Kudu menggelar sosialisasi bertajuk “Membangun Brand Kuat Melalui Digital Marketing”, di Balai Desa Bendungan, Rabu (11/8/2024). Ketua Kelompok, Moh. Imam Ma’ruf mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan UMKM di Desa Bendungan. Seperti yang diketahui, UMKM merupakan tonggak penting dalam menopang roda perekonomian lokal. “Digital marketing menawarkan peluang yang sangat besar bagi UMKM, yaitu untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas,” katanya. Ia juga menjelaskan, dengan memanfaatkan berbagai platform dan teknik digital marketing yang ada, UMKM dapat secara efektif meningkatkan visibilitas brand dan pemasaran produk. Selain itu, strategi digital marketing juga dapat menarik calon konsumen baru serta membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan para konsumen. “Teknik-teknik ini memiliki potensi untuk membantu UMKM menjangkau calon konsumen yang lebih besar dan lebih relevan, sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif,” ucapnya. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 13 Bendungan, Muhammad Fodil M.Pd., berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan UMKM di Desa Bendungan. “Diharapakan para peserta dapat membangun brand masing-masing yang kuat, berkelanjutan, dan mampu bersaing secara lebih efektif di pasar yang semakin digital,” ungkap beliau. Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Sugeng Widiarto, S.E., M.M., di mana belua menyampaikan topik rentang digital marketing dan branding yang kuat. Red: Moh. Imam Ma’ruf Editor: Ibrahim
Yudisium FAI 2024 Hasilkan 340 Lulusan, Pesan Pimpinan; Jangan Berhenti Belajar dan Berkarya
Jombang – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menggelar yudisium, di Gedung Serba Guna PP. Bahrul Ulum, Minggu (15/9/2024). Sebanyak 340 telah dikukuhkan sebagai lulusan FAI Unwaha Tahun Akademik 2023/2024. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Sarjana Unggul, Berintegritas dan Inovatif Menuju Indonesia Emas”. Dekan FAI, Drs. Waslah, M.Pd.I. mengungkapkan rasa syukurnya karena telah menghantarkan mahasiswa FAI dalam meraih gelar akademik. “Selamat kami ucapkan atas raihan prestasi ananda. Dengan raihan sarjana di FAI merupakan suatu kebanggaan dan sekaligus beban tanggungjawab yang anda pikul di tengah persaingan di lingkungan mayarakat yang semakin ketat,” katanya. Dinamika tantangan di lingkungan masyarakat saat ini terjadi begitu ketat. Sehingga para lulusan diharapkan dapat bersaing dengan keunggulan keilmuan yang telah didapatkan selama menjalani masa perkuliahan. “Terutama saat ini telah memasuki era revolusi industri 5.0. Sehingga perlu persiapan yang baik dengan meningkatkan kompetensi, kemampuan skill, komunikasi dan juga harus berkarakter dengan berakhlakul karimah,” pesannya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggan, Drs. Abdul Kholid, M.Ag., juga berpesan kepada para lulusan untuk tidak puas belajar dengan hanya menyelesaikan pendidikan pada jenjang Strata-1 (S1). “Harapan kami, kalian harus mengupgrade ilmu dan meningkatkan kualitas baik di luar maupun di jenjang pendidikan selanjutnya. Dikarenakan peraingan saat ini begitu dahsyat, dan formulasi yang dibutuhkan di lingkungan profesi saat ini bermacam-macam,” tutur beliau. Senada dengan beliau, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I., juga menyampaikan hal yang sama. Di mana para lulusan diharapkan untuk memiliki semangat belajar dan berkarya. “Setelah resmi dinyatakan sarjana, kalian harus memiliki planning untuk menjadi orang yang kompeten dan bermanfaat. Oleh karena itu, anda harus tetap belajar, karena banyak ilmu yang belum diajarkan di bangku perkuliahan. Apapun tantangan di depan nantinya, kalian harus berani menghadapinya, karena di mana ada tantangan di situlah ada peluang,” pesan beliau. Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang kerjasama, Dr. H. Fatkhullah, M.Pd.I., juga berpesan kepada para lulusan untuk dapat memanfaatkan ilmu yang telah didapatkan. “Kami berharap, anda sekalian tidak hanya menjadi penonton saja. Melainkan menjadi penggerak di bidang masing-masing,”ucap beliau. Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan kelulusan kepada para yudisiawan. Sebagai informasi, sebanyak 340 lulusan berasal dari tiga Program Studi (Prodi) yaitu, Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan Ekonomi Syariah (ES). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Yudisium FTI 2024: Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan
Jombang – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang melangsungkan Yudisium Tahun Akademik 2023/2024, di Auditorium Gedung F, Sabtu (14/9/2024). Sebanyak 91 mahasiswa resmi menyandang gelar Sarjana Komputer (S.Kom), mereka berasal dari Program Studi (Prodi) Informatika dan Sistem Informasi. Berbeda dengan pelaksanaan Yudisium pada umumnya, Yudisium FTI Unwaha kali ini diawali dengan pembacaan sholawat dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semua peserta dan para dosen tampak khidmat mengikuti rangkaian pembukaan Yudisium FTI tersebut. Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan. Dekan FTI, Tholib Hariono, M.Kom., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta Yudisium atas diraihnya gelar sarjana. Dengan gelar tersebut, para lulusan FTI diharapkan dapat memunculkan inovasi di bidang teknologi. Seperti yang diketahui, Yudisium FTI tahun ini mengusung tema “Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”. “Tema ini sangat relevan terhadap tantangan dan peluang kita di masa yang akan datang. Teknologi saat ini perkembangannya sangat dahsyat, untuk itu bagi anda yang perlu dilakukan setelah lulus tidak lain adalah terus belajar dan berinovasi,” pesan Dekan FTI tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., dalam sambutannya. Beliau berpesan kepada 91 lulusan FTI Unwaha untuk terus memiliki semangat belajar. “Modal keilmuan yang kalian dapatkan ini saya harap bisa dikembangkan. Apalagi yang namanya teknologi setiap saat selalu berkembang, maka semangat belajar itu harus selalu ada dimanapun nantinya anda berproses,” tutur pria yang akrab disapa Gus Wafi tersebut. Dokumentasi Yudisium FTI 2024 Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Unwaha Gelar Seleksi Program Beasiswa Tahfidz Gelombang III
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menggelar seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Beasiswa Tahfidzul Quran Gelombang III Tahun Akademik 2024/2025, di Masjid Al-Haromain, Minggu (10/9/2024). Sebanyak 22 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi pada kesempatan tersebut. Adapun yang bertindak sebagai penguji tes Tahfidz, yaitu Gus Badi’ Al-Hafidz. Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., mengapresiasi calon mahasiswa baru yang memilih Unwaha sebagai tempat pelabuhan dalam menimba ilmu di perguruan tinggi. “Selamat dan sukses kepada para peserta tes Program Beasiswa Tahfidz. Unwaha Jombang merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik Nahdlatul Ulama, dan ini merupakan suatu pilihan yang tepat bagi para calon mahasiswa,” kata beliau. Sementara itu, Ketua PMB, H. Abdul Wahab, S.E., M.M., mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan inovasi terhadap proses seleksi penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya. “Semoga tahapan seleksi ini dapat menghasilkan mahasiswa yang berkualitas,” ucap beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Peluncuran Aplikasi Kependudukan Berbasis Web di Desa Ngusikan: Langkah Maju Menuju Desa Digital
Jombang – Desa Ngusikan, resmi memasuki era digitalisasi dengan peluncuran aplikasi kependudukan berbasis web yang dikembangkan oleh KKN kelompok 10. Acara peluncuran yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, staf, serta mahasiswa KKN yang bertindak sebagai fasilitator yang bertempat di Balai Desa, Jumat (23/8/2024). Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, Wahyudi, yang menjadi inisiator di balik pengembangan aplikasi ini, memaparkan secara detail fitur-fitur unggulan yang ditawarkan. Aplikasi ini tidak hanya mampu mencatat dan menyimpan data kependudukan secara terstruktur, namun juga dilengkapi dengan fitur pencarian cepat, pembuatan laporan, serta integrasi dengan sistem lain yang relevan. Dengan demikian, pengelolaan data kependudukan di Desa Ngusikan kini menjadi lebih efisien, akurat, dan transparan. “Manfaat aplikasi ini dapat meningkatkan efisiensi proses pencatatan, dan administrasi data kependudukan. Selain itu, data kependudukan dapat diarsipkan dengan tingkat akurasi dan keamaan yang tinggi,” ucapnya. Sebelum dilakukan peluncuran, perangkat desa diberikan pelatihan intensif mengenai cara penggunaan aplikasi. Pelatihan ini bertujuan agar perangkat desa dapat mengoperasikan aplikasi secara mandiri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Antusiasme perangkat desa dalam mengikuti pelatihan menjadi bukti nyata bahwa mereka menyambut baik inovasi ini. “Keberhasilan peluncuran aplikasi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa, masyarakat, dan tentunya mahasiswa KKN kelompok 10. Kerja sama yang baik antara semua pihak menjadi kunci keberhasilan proyek ini” ujar Ketua Kelompok 10, Abdul Ghoffar. Pihaknya berharap, aplikasi kependudukan berbasis web ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Desa Ngusikan dalam jangka panjang. Ke depannya, aplikasi ini akan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Selain itu, diharapkan aplikasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengikuti jejak Desa Ngusikan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik” imbuhnya. Manfaat Program: Peningkatan efisiensi: Proses pencatatan, pemutakhiran, dan pencarian data kependudukan yang sebelumnya memakan waktu kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Akurasi data: Data kependudukan yang tersimpan dalam aplikasi ini dijamin lebih akurat dan up-to-date, sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan yang andal dalam pengambilan keputusan. Pelayanan publik yang lebih baik: Masyarakat Desa Ngusikan akan merasakan manfaat langsung dari aplikasi ini, seperti pengurusan surat-surat kependudukan yang lebih cepat dan mudah. Langkah awal menuju desa digital: Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah awal bagi Desa Ngusikan untuk menjadi desa digital yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Red: Abdul Ghoffar Editor: Ibrahim