Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Maksimalkan Produk UMKM, Mahasiswa KKN Desa Bendungan Gelar Pelatihan Digital Marketing

Jombang – Guna mendukung pengembangan kompetensi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa KKN-PPM DESTANA Kelompok 13 Desa Bendungan, Kecamatan Kudu menggelar sosialisasi bertajuk “Membangun Brand Kuat Melalui Digital Marketing”, di Balai Desa Bendungan, Rabu (11/8/2024). Ketua Kelompok, Moh. Imam Ma’ruf mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan UMKM di Desa Bendungan. Seperti yang diketahui, UMKM merupakan tonggak penting dalam menopang roda perekonomian lokal. “Digital marketing menawarkan peluang yang sangat besar bagi UMKM, yaitu untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas,” katanya. Ia juga menjelaskan, dengan memanfaatkan berbagai platform dan teknik digital marketing yang ada, UMKM dapat secara efektif meningkatkan visibilitas brand dan pemasaran produk. Selain itu, strategi digital marketing juga dapat menarik calon konsumen baru serta membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan para konsumen. “Teknik-teknik ini memiliki potensi untuk membantu UMKM menjangkau calon konsumen yang lebih besar dan lebih relevan, sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif,” ucapnya. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 13 Bendungan, Muhammad Fodil M.Pd., berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan UMKM di Desa Bendungan. “Diharapakan para peserta dapat membangun brand masing-masing yang kuat, berkelanjutan, dan mampu bersaing secara lebih efektif di pasar yang semakin digital,” ungkap beliau. Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Sugeng Widiarto, S.E., M.M., di mana belua menyampaikan topik rentang digital marketing dan branding yang kuat. Red: Moh. Imam Ma’ruf Editor: Ibrahim

Yudisium FAI 2024 Hasilkan 340 Lulusan, Pesan Pimpinan; Jangan Berhenti Belajar dan Berkarya

Jombang – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menggelar yudisium, di Gedung Serba Guna PP. Bahrul Ulum, Minggu (15/9/2024). Sebanyak 340 telah dikukuhkan sebagai lulusan FAI Unwaha Tahun Akademik 2023/2024. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Sarjana Unggul, Berintegritas dan Inovatif Menuju Indonesia Emas”. Dekan FAI, Drs. Waslah, M.Pd.I. mengungkapkan rasa syukurnya karena telah menghantarkan mahasiswa FAI dalam meraih gelar akademik. “Selamat kami ucapkan atas raihan prestasi ananda. Dengan raihan sarjana di FAI merupakan suatu kebanggaan dan sekaligus beban tanggungjawab yang anda pikul di tengah persaingan di lingkungan mayarakat yang semakin ketat,” katanya. Dinamika tantangan di lingkungan masyarakat saat ini terjadi begitu ketat. Sehingga para lulusan diharapkan dapat bersaing dengan keunggulan keilmuan yang telah didapatkan selama menjalani masa perkuliahan. “Terutama saat ini telah memasuki era revolusi industri 5.0.  Sehingga perlu persiapan yang baik dengan meningkatkan kompetensi, kemampuan skill, komunikasi dan juga harus berkarakter dengan berakhlakul karimah,” pesannya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggan, Drs. Abdul Kholid, M.Ag., juga berpesan kepada para lulusan untuk tidak puas belajar dengan hanya menyelesaikan pendidikan pada jenjang Strata-1 (S1). “Harapan kami, kalian harus mengupgrade ilmu dan meningkatkan kualitas baik di luar maupun di jenjang pendidikan selanjutnya. Dikarenakan peraingan saat ini begitu dahsyat, dan formulasi yang dibutuhkan di lingkungan profesi saat ini bermacam-macam,” tutur beliau. Senada dengan beliau, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I., juga menyampaikan hal yang sama. Di mana para lulusan diharapkan untuk memiliki semangat belajar dan berkarya. “Setelah resmi dinyatakan sarjana, kalian harus memiliki planning untuk menjadi orang yang kompeten dan bermanfaat. Oleh karena itu, anda harus tetap belajar, karena banyak ilmu yang belum diajarkan di bangku perkuliahan. Apapun tantangan di depan nantinya, kalian harus berani menghadapinya, karena di mana ada tantangan di situlah ada peluang,” pesan beliau. Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang kerjasama, Dr. H. Fatkhullah, M.Pd.I., juga berpesan kepada para lulusan untuk dapat memanfaatkan ilmu yang telah didapatkan. “Kami berharap, anda sekalian tidak hanya menjadi penonton saja. Melainkan menjadi penggerak di bidang masing-masing,”ucap beliau. Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan kelulusan kepada para yudisiawan. Sebagai informasi, sebanyak 340 lulusan berasal dari tiga Program Studi (Prodi) yaitu, Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan Ekonomi Syariah (ES). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Yudisium FTI 2024: Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Jombang – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang melangsungkan Yudisium Tahun Akademik 2023/2024, di Auditorium Gedung F, Sabtu (14/9/2024). Sebanyak 91 mahasiswa resmi menyandang gelar Sarjana Komputer (S.Kom), mereka berasal dari Program Studi (Prodi) Informatika dan Sistem Informasi. Berbeda dengan pelaksanaan Yudisium pada umumnya, Yudisium FTI Unwaha kali ini diawali dengan pembacaan sholawat dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semua peserta dan para dosen tampak khidmat mengikuti rangkaian pembukaan Yudisium FTI tersebut. Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan. Dekan FTI, Tholib Hariono, M.Kom., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta Yudisium atas diraihnya gelar sarjana. Dengan gelar tersebut, para lulusan FTI diharapkan dapat memunculkan inovasi di bidang teknologi. Seperti yang diketahui, Yudisium FTI tahun ini mengusung tema “Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”. “Tema ini sangat relevan terhadap tantangan dan peluang kita di masa yang akan datang. Teknologi saat ini perkembangannya sangat dahsyat, untuk itu bagi anda yang perlu dilakukan setelah lulus tidak lain adalah terus belajar dan berinovasi,” pesan Dekan FTI tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., dalam sambutannya. Beliau berpesan kepada 91 lulusan FTI Unwaha untuk terus memiliki semangat belajar. “Modal keilmuan yang kalian dapatkan ini saya harap bisa dikembangkan. Apalagi yang namanya teknologi setiap saat selalu berkembang, maka semangat belajar itu harus selalu ada dimanapun nantinya anda berproses,” tutur pria yang akrab disapa Gus Wafi tersebut. Dokumentasi Yudisium FTI 2024 Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Unwaha Gelar Seleksi Program Beasiswa Tahfidz Gelombang III

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menggelar seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Beasiswa Tahfidzul Quran Gelombang III Tahun Akademik 2024/2025, di Masjid Al-Haromain, Minggu (10/9/2024). Sebanyak 22 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi pada kesempatan tersebut. Adapun yang bertindak sebagai penguji tes Tahfidz, yaitu Gus Badi’ Al-Hafidz. Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., mengapresiasi calon mahasiswa baru yang memilih Unwaha sebagai tempat pelabuhan dalam menimba ilmu di perguruan tinggi. “Selamat dan sukses kepada para peserta tes Program Beasiswa Tahfidz. Unwaha Jombang merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik Nahdlatul Ulama, dan ini merupakan suatu pilihan yang tepat bagi para calon mahasiswa,” kata beliau. Sementara itu, Ketua PMB, H. Abdul Wahab, S.E., M.M., mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan inovasi terhadap proses seleksi penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya. “Semoga tahapan seleksi ini dapat menghasilkan mahasiswa yang berkualitas,” ucap beliau.   Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Peluncuran Aplikasi Kependudukan Berbasis Web di Desa Ngusikan: Langkah Maju Menuju Desa Digital

Jombang – Desa Ngusikan, resmi memasuki era digitalisasi dengan peluncuran aplikasi kependudukan berbasis web yang dikembangkan oleh KKN kelompok 10. Acara peluncuran yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, staf, serta mahasiswa KKN yang bertindak sebagai fasilitator yang bertempat di Balai Desa, Jumat (23/8/2024). Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, Wahyudi,  yang menjadi inisiator di balik pengembangan aplikasi ini, memaparkan secara detail fitur-fitur unggulan yang ditawarkan. Aplikasi ini tidak hanya mampu mencatat dan menyimpan data kependudukan secara terstruktur, namun juga dilengkapi dengan fitur pencarian cepat, pembuatan laporan, serta integrasi dengan sistem lain yang relevan. Dengan demikian, pengelolaan data kependudukan di Desa Ngusikan kini menjadi lebih efisien, akurat, dan transparan. “Manfaat aplikasi ini dapat meningkatkan efisiensi proses pencatatan, dan administrasi data kependudukan. Selain itu, data kependudukan dapat diarsipkan dengan tingkat akurasi dan keamaan yang tinggi,” ucapnya. Sebelum dilakukan peluncuran, perangkat desa diberikan pelatihan intensif mengenai cara penggunaan aplikasi. Pelatihan ini bertujuan agar perangkat desa dapat mengoperasikan aplikasi secara mandiri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Antusiasme perangkat desa dalam mengikuti pelatihan menjadi bukti nyata bahwa mereka menyambut baik inovasi ini. “Keberhasilan peluncuran aplikasi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa, masyarakat, dan tentunya mahasiswa KKN kelompok 10. Kerja sama yang baik antara semua pihak menjadi kunci keberhasilan proyek ini” ujar Ketua Kelompok 10, Abdul Ghoffar. Pihaknya berharap, aplikasi kependudukan berbasis web ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi Desa Ngusikan dalam jangka panjang. Ke depannya, aplikasi ini akan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Selain itu, diharapkan aplikasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengikuti jejak Desa Ngusikan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik” imbuhnya. Manfaat Program: Peningkatan efisiensi: Proses pencatatan, pemutakhiran, dan pencarian data kependudukan yang sebelumnya memakan waktu kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Akurasi data: Data kependudukan yang tersimpan dalam aplikasi ini dijamin lebih akurat dan up-to-date, sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan yang andal dalam pengambilan keputusan. Pelayanan publik yang lebih baik: Masyarakat Desa Ngusikan akan merasakan manfaat langsung dari aplikasi ini, seperti pengurusan surat-surat kependudukan yang lebih cepat dan mudah. Langkah awal menuju desa digital: Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah awal bagi Desa Ngusikan untuk menjadi desa digital yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Red: Abdul Ghoffar Editor: Ibrahim

Mahasiswa KKN Berdayakan Petani dengan Pestisida Nabati, Lingkungan Lebih Hijau Hasil Panen Meningkat

Jombang –  Inisiatif mahasiswa KKN Universitas KH. A.Wahab Hasbullah (Unwaha) dalam memperkenalkan pestisida nabati dari ekstrak daun tembakau telah membawa angin segar bagi pertanian di Desa Ngusikan. Tidak hanya memberikan alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, penggunaan pestisida nabati juga berdampak positif pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani. Program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 10 disambut baik oleh para petani, salah satunya Bapak Suntoyo. Beliau mengungkapkan, bahwa pestisida nabati tersebut sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanamannya. “Sejak menggunakan pestisida nabati, hama pada tanaman saya berkurang drastis. Selain itu, kualitas buah dan sayuran juga menjadi lebih baik,” katanya. Dosen pertanian selaku pemateri dalam kegiatan ini, Agus Suhadi, S.P., M.P., mengungkapkan bahwa penggunaan pestisida nabati tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran petani. “Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan, petani dapat memproduksi pestisida sendiri dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan pestisida kimia,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Kelompok 1o, Abdul Ghoffar mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan terhadap program tersebut. Yaitu dengan meninjau kelompok tani yang berfokus pada produksi pupuk organik atau pestisida. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk menerapkan pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Di kesempatan yang berbeda, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Septian Ragil Anandita M,p.d., sangat mengapresiasi keberhasilan program ini. “Ini membuktikan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat,” aku pria yang saat ini menumpuh pendidikan doktor Ilmu Lingkungan tersebut. Dampak Positif: Lingkungan lebih sehat: Pengurangan penggunaan pestisida kimia berdampak positif pada kualitas tanah, air, dan udara. Kesehatan petani terjaga: Petani tidak lagi terpapar bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit. Hasil panen meningkat: Penggunaan pestisida nabati yang tepat dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Ekonomi petani membaik: Penghematan biaya produksi dan peningkatan hasil panen berdampak positif pada pendapatan petani. Red: Abdul Ghoffar Editor: Ibrahim

Penandatanganan MoU antara FAI Unwaha dengan FKIP UT

Jombang – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbulla (Unwaha) resmi menjalin kerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT). Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Ruang Rapat, Gedung F Unwaha, Sabtu (31/8/2024). Dekan FAI, Waslah, M.Pd.I. mengucapkan, terimakasih kepada FKIP UT yang telah memberikan kepercayaan kepada FAI Unwaha dalam menjalin kerjasama. FAI Unwaha juga mendukung berbagai program yang nantinya akan dicanangkan. “Kami ucapkan terimakasih dan selamat datang kepada rombongan UT. Kami bersyukur karena Unwaha telah dikenal dan mendapatkan kepercayaan dalam menjalin kerjasama pelakasanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ucap Dekan FAI dalam sambutannya. Sebagai informasi, penandatangan MoU kali ini yaitu berkaitan dengan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan merdeka belajar kampus merdeka. Sementara itu, mewakili Dekan FKIP UT, Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Sulaiman mengucapkan terimakasih kepada FAI Unwaha yang telah menerima kerjasama tersebut. Seperti yang diketahui, UT merupakan salah satu lembaga perguruan tinggi yang memiliki banyak jumlah mahasiswa dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. “Dengan jumlah yang banyak ini, kami tidak akan mampu berdiri sendiri.. Kami juga menekankan untuk membangun silaturahmi dan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan perjanjian kerjasama di bidang Tri Dharma ini,” ucapnya. Beberapa di antaranya seperti visiting lecturer, seminar bersama, dan pembukaan pendaftaran tutor. “Sehingga kerjasama ini nantinya dapat bermanfaat bagi masing-masing lembaga,” imbuhnya. Hadir pada penandatanagan MoU kali ini, yaitu Kaprodi di bawah naungan FAI. Yaitu Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I., Kaprodi Ekonomi Syariah (ES), Ashlihah, S.E., M.M., Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I., dan juga Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Yudisium FE 2024: Usung Tema Generasi Unggul Berjiwa Wirausaha untuk Indonesia Maju

Jombang – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) melaksanakan yudisium dengan total 87 peserta dari Program Studi Manajamen, di Aula Gedung F, Sabtu (31/8/2024). Yudisium tahun ini, FE Unwaha mengusung tema “Generasi Unggul Berjiwa Wirausaha untuk Indonesia Maju”. Yudisium di awali dengan pembacaan Surat Keputusan tentang Lulusan Pada Yudisium FE Tahun Akademik 2023/2024 oleh Dekan FE, Ita Rahmawati, S.E., M.Si. Dilanjutkan dengan pengukuhan kepada peserta yudisium yang didampingi oleh Kaprodi Manajemen, Khotim Fadhli, M.Pd. Dalam sambutannya, Dekan FE, Ita Rahmawati, S.E., M.Si., memberikan apresiasi kepada para lulusan yang telah dapat menyelesaikan proses akademiknya di Unwaha. “Yudisium merupakan momen penting bagi seorang mahasiswa dalam menyelesaikan studinya. Perjalanan sampai detik ini bukan hal yang ringan, melainkan memerlukan perjuangan,” ucap beliau. Dekan FE tersebut juga berpesan kepada para lulusan untuk dapat bersaing dan memiliki keberanian dalam berwirausaha. Hal tersebut sebagaimana narasi tema yang diusung pada kegiatan kali ini. “Lulusan FE Unwaha harus mempunyai keberanian dalam berwirausaha, apapun itu nanti kondisinya. Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pemain,” pesan beliau. Senada dengan Dekan FE, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd. juga memberikan beberapa pesan kepada yudisiawan FE Unwaha kali ini. “Karena salah satu poin penting dalam kemajuan suatu negara yaitu dari bidang ekonomi. Oleh sebab itu, diharapkan kalian-kalian semua menjadi garda terdepan dalam menyongsong Indonesia Emas,” seru Bapak Ino. Selain itu, beliau juga berpesan kepada 87 peserta yudisium untuk terus memiliki semangat belajar dan memberikan kebermanfaatan di lingkungan masing-masing. “Saya mewakili jajaran Rektorat Unwaha berpesan kepada kalian untuk selalu belajar. Karena IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, red) terus berkembang. Kemudian jangan lupa untuk mengamalkan ilmu yang telah kalian terima, karena persaingan yang nyata akan segera kalian hadapi,” pesannya. Yudisium kali ini, FE menghasilkan 4 yudisiawan terbaik pada masing-masing kepeminatan. Berdasarkan Surat Keputusan Dekan No. 0221/A/FE-UNWAHA/SK/VIII/2024, lulusan terbaik di Bidang Pemasaran diraih oleh Supriono (IPK. 3.85), Bidang Keuangan diraih oleh Nur Fauziyah (IPK. 3.82), Bidang MSDM diraih oleh Firadus May Sulvani (IPK. 3.71), dan lulusan terbaik di bidang Non-Akademik diraih oleh Indy Asna Azizah (IPK. 3.76). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Program Pascasarjana PAI Terima Akreditasi “Baik” LAMDIK, Siap Buka Kelas Hybrid

Jombang – Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) dinyatakan terakreditasi “Baik” oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) pada Minggu (18/8/2024) lalu. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Lamdik No. 989/SK/LAMDIK/Ak-PSB/M/VIII/2024, dan telah berlaku sejak tanggal 4 Desember 2023. Atas capaian ini, Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I. mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, capaian ini merupakan buah hasil kerja keras seluruh pihak. “Alhamdulillah, setelah proses yang cukup panjang akhirnya sertifikat akreditasi telah terbit. Bagi kami, masih banyak yang perlu dilakukan dan proses lebih lanjut,” ucapnya. Pria yang bergelar Doktor PAI Multikultural Unisma ini juga berharap, kualitas pendidikan Pascasarjana PAI Unwaha semakin terjamin. “Sehingga kita tidak perlu direpotkan lagi dengan persoalan yang sifatnya administratif”. Selanjutnya, sebagai salah satu terobosan yang akan dilakukan oleh Program Pascasarjana PAI nantinya yaitu membuka jalur Hybrid (perkulihan daring dan tatap muka, red). “Ini wujud dari Kampus Merdeka, kita menjemput bola untuk menyediakan layanan pendidikan untuk masyarakat. Kita hadir sebisa mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya. Sebagai informasi, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Pascasarjana PAI Unwaha saat ini masih dibuka hingga 10 September 2024 mendatang. Informasi lebih lengkap dapat kunjungi link berikut: PMB 2024. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Yudisium FIP 2024: Cetak Lulusan Berkarakter dan Berdaya Saing Global

Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menyelenggarakan Yudisium Tahun Akademik 2023/2024, di Aula Gedung F, Rabu (28/8/2024). Kegiatan ini mengusung tema”Mewujudkan Insan Pendidikan yang Berkarakter, Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing Global”. Dekan FIP, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada 57 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Beliau juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa menghantarkan mahasiswa sampai meraih galar akademik. “Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada wali mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada FIP untuk mendidik putra-putri terbaiknya di Unwaha,” ucapnya. Pria yang akrab disapa Bapak Farid ini juga berpesan kepada seluruh yudisiawan perihal karakter seorang pendidik. Di antaranya yaitu pendidik yang berkarakter Islami dan juga dapat berdaya saing global. “Seorang pendidik tidak hanya menguasai materi ajar saja, tetapi juga dapat menanamkan nilai positif dan menjadi figur bagi peserta didiknya. Sehingga karakter yang telah kita bentuk di Unwaha ini harus kita jaga,” pesannya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., juga berpesan agar lulusan FIP senantiasa berpikir positif, adaptif dan dapat berinovasi. Pasalnya, ketiga hal ini merupakan ciri seorang pendidik yang berkarakter. “Perkembangan dunia pendidikan bergerak cepat, paradigma saat ini sudah menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sehingga para guru diharapkan menjadi fasilitator untuk mengamalkan pengetahuan dan keilmuannya kepada masyarakat,” ujarnya. Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., juga turut memberikan pesan kepada lulusan FIP tahun ini. Beliau berpesan kepada para lulusan agar tetap memiliki semangat belajar meski sudah menyelesaikan proses akademik di kampus. “Semangat untuk terus belajar, agar tantangan yang silih berganti itu bisa dilalui dengan baik. Dunia pendidikan tidak akan ada matinya, maka kalian jangan pesimis, tinggal bagaimana kalian untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan,” pesan beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil