Category: Berita
BEM FE Tanamkan Kepedulian Sosial melalui Sambang LKSA
Jombang – Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar program kerja bertajuk Sambang Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), di LKSA Al-Istiqomah, Minggu (22/10/2024). Gubernur BEM FE, Famung Gangga mengungkapkan, program ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengalaman kepada pengurus BEM FE mengenai kepedulian sosial antar sesama. “Kegiatan sambang LKSA dilakukan untuk memberikan dukungan moral, hiburan, dan perhatian kepada anak-anak hebat yang berada di panti dan juga untuk mendukung para pengurus panti asuhan. Serta memperkuat ikatan sosial antara mereka dengan masyarakat,” ucapnya. Program yang bertemakan “Tebarkan Kepedulian dan Ciptakan Kebersamaan” ini dibingkai dengan bermacam jenis kegiatan. Seperti game, undian berhadiah, Ecoprint, dan makan bersama. Melalui Sambang LKSA ini, ia berharap dapat merangkul seluruh anak-anak yang membutuhkan. “Semoga dengan adanya kegiatan sambang LKSA ini, bisa meningkatkan rasa kepedulian kita kepada masyarakat sosial dan juga menciptakan rasa kebersamaan yang tinggi bagi anak-anak LKSA,” harap mahasiswa Prodi Manajemen tersebut. Sementara itu, Ketua Prodi Manajemen, Khotim Fadhli, M.Pd., mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh pengurus BEM FE tersebut. Menurut beliau, program ini sebagai wujud hablum minannas yang diimplementasikan dengan baik. “Sikap-sikap toleransi dan kepedulian sosial merupakan karakter yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa. Semoga dengan adanya program ini dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan khususnya bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi,” harap beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Upacara Hari Santri Nasional 2024: Civitas Akademika UNWAHA Refleksikan Peran Penting Santri dalam Sejarah Bangsa
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024, di halaman Gedung Jokowi, Selasa (22/10/2024). Upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan UNWAHA, para dosen, mahasiswa, dan juga tenaga kependidikan di lingkungan kampus. UNWAHA Jombang memiliki hubungan yang erat dengan peringatan Hari Santri Nasional. Sebagai salah satu kampus yang berada di bawah naungan lembaga pesantren, UNWAHA Jombang juga didirikan untuk meneruskan cita-cita KH. A. Wahab Hasbullah yang merupakan seorang tokoh pahlawan nasional dan juga pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pascasarjana, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I., yang bertindak sebagai pemnbina upacara kali ini. Beliau juga menyampaikan sejarah dan esensi dalam peringatan Hari Santri Nasional. “Latar belakang lahirnya peringatan Hari Santri ini bukan serta merta tanpa sebab. Salah satunya yaitu peran santri yang dipimpin oleh ulama dalam mempertahankan kemerdekaan pada waktu itu (pasca kemerdekaan, red),” ucap beliau dalam amanatnya. Peristiwa tersebut dikenal sebagai Resolusi Jihad, di mana para pendiri NU tepatnya pada 22 Oktober 1945 mengharuskan kepada setiap muslim untuk berjuang mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Sehingga dengan cikal bakal tersebut, pemerintah Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. “Ini merupakan penghormatan, pengakuan atas peran santri yang telah berusaha mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuh beliau. Direktur Pascasarjana tersebut juga mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional bukan hanya sekedar kegiatan ceremonial saja. Lebih dari itu, yaitu sebagai momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. “Oleh karen itu, kita semuanya sebagai seorang santri dan sekaligus anak ideologis tokoh pahlawan nasional, KH. Abdul Wahab untuk sepatutunya menjadikan momen ini untuk menanamkan dan menjalankan nilai-nilai sekaligus karakter religus dan nasionalis,” pesan beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Undang Pakar ITS, UNWAHA Gelar FGD Kiat-Kiat Menembus Kampus Bereputasi Unggul
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang “Kiat-Kiat Menembus Kampus Bereputasi Unggul” dengan menghadirkan pakar dan dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr. Ir. Eko Nurmianto, M.Eng.Sc., di Ruang Rapat, Rabu (16/10/2024). Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. H. Fatkhullah, M.Pd.I., dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., Dekan Fakultas Agama Islam, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), dan beberapa Kaprodi di lingkungan UNWAHA Jombang. Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. H. Fatkhullah, M.Pd.I., dalam sambutanya menyampaikan tujuan kegiatan tersebut yaitu untuk meningkatkan kualitas UNWAHA menuju pendidikan tinggi unggul. “terutama unggul di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” kata beliau. Selain itu, kegiatan ini diharapakan dapat menumbuhkan semangat bagi dosen dan mahasiswa untuk menciptakan atmosfir yang kondusif bagi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Terutama dalam hal yang berkaitan dengan kompetensi pelaksana atau penerapan hasil penelitian. “Agar para dosen dan mahasiswa bisa berhasil meraih hibah-hibah yang telah disiapkan oleh pemerintah melalui program Kemendikbudristek RI,” imbuh beliau. Program yang dimaksud di antaranya adalah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dengan mengimplementasikan hasil penelitian baik yang berorientasi pada masyarakat umum, industri, instansi pemerintahan, dan lain sebagainya. Wakil Rektor Bidang Kerjasama UNWAHA Jombang tersebut juga menegaskan, dalam waktu dekat para civitas akademika akan dilibatkan pada workshop-workshop mengenai peningkatan kompetensi di bidang penelitian dan pengabdian. “Dengan menghadirkan narasumber yang telah terbukti secara pengalaman dan kualitas penelitiannya, maka diharapakan dapat menggugah para civitas akademika UNWAHA untuk tidak bosan-bosannya berikhitiar dalam berkarya,” pungkas beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Rektor UNWAHA: Jadilah Orang Unggul dan Berkarakter Ulul Albab
Jombang – Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., resmi luluskan 623 sarjana pada Wisuda tahun 2024, di Gedung Serba Guna Hasbullah Sa’id, Minggu (13/10/2024). Dalam pidatonya, Rektor UNWAHA menyampaikan, idealisme yang slalu dipegang teguh oleh kampus yaitu menghantarkan para mahasiswa untuk dapat berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. “Oleh karena itu, atas nama pimpinan berharap dan berdoa mudah-mudahan para sarjana betul-betul bermanfaat bagi umat manusia di dunia,” kata Rektor tersebut. Berkarakter Ulul Albab Beliau juga mengatakan, spirit yang ditanamkan oleh UNWAHA Jombang yaitu menjadi Ulul Albab. Yang di dalam setiap lakunya, secara terus-menerus berdzikir, berfikir, dan beramal saleh. “Apabila semangat ini menjadi pedoman dan arahan untuk hidup kita, maka insyaallah seluruh lulusan UNWAHA Jombang akan menjadi orang-orang unggul, orang-orang panutan bagi semua,” imbuh beliau. Menyiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Tema yang diusung pada wisuda kali ini yaitu, “Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor UNWAHA Jombang, para lulusan yang sejatinya merupakan kelompok terpelajar dituntut untuk mampu berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sehingga anda semua harus memiliki keunggulan, kecakapan, dan kedalaman spiritual,” lanjut Rektor. Di akhir pidatonya, beliau berharap kepada seluruh wisudawan agar tidak hanya memiliki bekal ilmu pengetahuan saja. Melainkan juga karakter yang mulia dan kepekaan sosial. “Saya juga berpesan kepada seluruh wisudawan untuk terus belajar, jangan berhenti berikhtiar dan berdoa. Terakhir, jagalah nama baik almamater tercinta kita,” pungkas beliau. Sebagai informasi, UNWAHA Jombang tahun ini berhasil menghantarkan 622 mahasiswa terbaiknya yang berasal dari lima Fakultas. Di antara ratusan sarjana tersebut, sebanyak lima orang dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu, Mirza Muhammad Husain Isfahani, S.Pd. dengan IPK. 3,91 (FAI), Rindhi Dwi Fibrianti, S.Kom., dengan IPK. 3,85 (FTI), Siti Yulia Wati, S.Pd. dengan IPK. 3,83 (FIP), Supriono, S.M. dengan IPK. 3,85 (FE), selanjutnya, Annisa’ Khurun ‘Ain Fauziah, S.P. dengan IPK. 3,87 (FP). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil.
623 Mahasiswa UNWAHA Berganti Status Jadi Sarjana
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar prosesi wisuda tahun 2024, di Halaman Gedung Serba Guna Hasbullah Sa’id Tambakberas, Minggu (13/10/2024). Pada wisuda kali ini, UNWAHA Jombang berhasil mengukuhkan 623 mahasiswa menjadi sarjana. Rektor UNWAHA Jombang, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., berharap agar para lulusan dapat berkontribusi dan mampu berperan salam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Saya juga berpesan kepada anda semua untuk terus belajar, jangan berhenti di tahap ini. Tetap hormat dan berbaktilah kepada orang tua, dan yang terpenting jagalah nama baik alamamater kita,” ucap Rektor dalam pidatonya. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai. Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dalam sambutannya. Di mana para sarjana diharapkan menjadi pribadi yang senantiasa mencerminka semangat pengabdian sebagaimana yang diajarkan oleh KH. A. Wahab Hasbullah. “Teruslah berusaha untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul. Yang tidak hanya mencari kesuksesan pribadi tetapi juga memberikan konteibusi nyata bagu kemajuan bangsa dan negara,” pesan beliau. UNWAHA Jombang, tahun ini berhasil menghantarkan 623 mahasiswa terbaiknya yang berasal dari lima Fakultas. Adapun rincian total wisudawan dari setiap fakultas; Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 341, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) 91, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 57, Fakultas Ekonomi (FE) sebanyak 87, dan Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 47 wisudawan. Di antara ratusan sarjana tersebut, sebanyak lima orang dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu, Mirza Muhammad Husain Isfahani, S.Pd. dengan IPK. 3,91 (FAI), Rindhi Dwi Fibrianti, S.Kom., dengan IPK. 3,85 (FTI), Siti Yulia Wati, S.Pd. dengan IPK. 3,83 (FIP), Supriono, S.M. dengan IPK. 3,85 (FE), selanjutnya, Annisa’ Khurun ‘Ain Fauziah, S.P. dengan IPK. 3,87 (FP). Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil.
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Unwaha Gelar Sholawat Bersama
Jombang – Dalam rangka memperingati kelahiran (maulid) Nabi Muhammad SAW, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) ajak civitas akademika gemakan sholawat, di halaman Kampus Unwaha, Minggu (6/10/2024). Kegiatan dibuka dengan acara do’a dan tahlil yang dipimpin oleh Direktur Islamic Center Unwaha, Dr. H. Muhammad Anshori, M.Pd.I. Dilanjutkan dengan sambutan Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang esensi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. “Pada kegiatan ini, kita tidak hanya mengingat ataupun merayakan kelahiran nabi. Tetapi juga kita belajar bagaimana bisa meneladani dan mengikuti sunnah-sunnah beliau,” kata Rektor Unwaha tersebut. Beliau juga mengungkapkan, kegiatan tersebut juga merupakan suatu forum silaturahim bagi seluruh civitas akademika Unwaha. “Dan melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita sekaligus dapat meningkatkan iman dan taqwa kita,” harap beliau. Kegiatan dilanjut dengan pembacaan sholawat yang dipandu oleh Jam’iyah Pecinta Sholawat (JPS) Jombang. Dan juga penyampaian mauidloh hasanah oleh KH. Muhammad Khoiril Anam, S.H.I., M.PD.I. Kegiatan yang bertajuk “Unwaha Bersholawat” ini tidak hanya dihadiri oleh civitas akademika Unwaha Jombang saja, melainkan masyarakat sekitar juga turut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil
Hadirkan Dr. Fahruddin Faiz, Bincang “Santri Berfilsafat”
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menghadirkan Dr. Fahruddin Faiz, M.Ag., sebagai pembicara Kuliah Umum “Santri Berfilsafat”, di Auditorium, Minggu (6/10/2024). Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya ilmu filsafat dalam kehidupan. “Filsafat adalah satu bidang ilmu pengetahuan yang di dalamnya terdapat kegiatan perenungan untuk berpikir. Kemudian apa yang kita pikirkan itu menjadi suatu pengetahuan di mana semuanya menuju kepada kebenaran yang hakiki,” ucap beliau. Menurut beliau, suatu kebenaran tersebut tidak bisa dibatasi oleh kemampuan dan pengalama. seorang manusia. Kendati demikian, di tengah perkembangan saat ini, terdapat suatu tools yang dapat digunakan untuk memastikan suatu kebenaran tersebut. “Tools (alat, red) ini adalah IPTEKS, sehingga kedepannta, bagaimana kita bisa memanfaatkan tools ini untuk lebih jauh memahami dan menemukan kebenaran,” jelas Rektor Unwaha. Beliau juga berharap, dengan diselenggarakannya kuliah umum tersebut, para peserta dapat mengambil perspektif baru terkait perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya bagi para santri. “Harapan kami, dalam mengikuti perkuliahan umum ini tidak hanya memahami tentang filsafat, tetapi bagaimana kita bisa mengimplementasikannya dalam mencari kebenaran. Dan tema kali ini sangat relevan bagi Unwaha,” pungkas Prof. Gatot. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kuliah umum oleh Dr. Fahruddin Faiz, M.Ag., dan dipandu oleh Dosen Unwaha, Irwan Ahmad Akbar, M.A. Sebagai pembuka, Penulis dan juga seorang Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut menjelaskan terkait tema besar yang diusung pada Kuliah Umum kali ini. Menurut beliau, santri dan filsafat memiliki kaitan yang sangat erat. Hal ini dapat diketahui dari istilah dan definisi dari kata santri itu sendiri. “Bagi saya, istilah santri sudah sangat dekat dengan filsafat. Banyak orang yang bilang, akar kata santri (dalam Bahasa Sanskerta) adalah sashtri, dan ada juga istilah (bahasa) Jawa Kuno cantrik,” jelas Bapak Faiz, sapaan akrab beliau. Jika diartikan, kata shastri yaitu suatu hikmah. Sedangkan cantrik adalah sebuah khidmat. “Dan hikmah itu dipakai oleh sebagian ulama sebagai padanan kata sebagai filsafat. Sedangkan khidmat dalam hal ini, tentu saja kalau di pesantren khidmatnya santri adalah kepada ilmu, kiyai, dan nanti ketika pulang yaitu kepada masyarakat,” kata beliau. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para peserta mengikuti diskusi dengan antusias. Sebagai informasi, kuliah umum kali ini dihadiri oleh sebanyak 300 lebih civitas akademika di lingkungan Unwaha Jombang. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil
Wakaf Tanah untuk Pembangunan Kampus 2, Unwaha Siap Berkembang
Dukungan pengembangan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menuju kampus bertaraf internasional terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini berupa wakaf tanah yang sekaligus secara simbolis dilakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kampus 2, di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Minggu (6/10/2024). Penyerahan tanah wakaf seluas kurang lebih 2 hektare tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakif yaitu H. Basaroddin kepada Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dan disaksikan oleh seluruh jajaran pimpinan Unwaha Jombang. H. Basaroddin dalam sambutannya mengungkapkan, alasan mewakafkan tanahnya kepada yayasan yaitu sebagai bentuk pengabdian kepada guru-gurunya. “Ini adalah suatu bentuk wujud syukur saya dan harapannya dapat dimanfaatkan demi kebaikan. Selain itu, ini (wakaf, red) merupakan contoh ketakdziman saya kepada guru-guru kita,” ujar pria yang juga merupakan Kepala Desa Banjarsari tersebut. Sementara itu, Ketua YPTBU, bu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., mengucapkan terimakasih atas kemurahan hati yang diberikan oleh H. Basaroddin. Beliau juga berharap, aset yang diterima oleh Yayasan dapat dikembangkan dan berkontibusi terhadap kemajuan Unwaha Jombang. “Kita siapkan ini (lahan wakaf, red) untuk menyongsong generasi Indonesia Emas tahun 2045. Sehingga menjadikan anak-anak kita yaitu generasi penerus bangsa dapat melanjutkan cita-cita para pendahulu kita,” sambut beliau. Hal tersebut juga diamini oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Beliau juga meminta dukungan kepada masyarakat agar pengembangan lahan wakaf tersebut dapat segera terealisasi. Seperti yang disebutkan, lahan ini nantinya diperuntukkan untuk pembangunan Kampus 2. “Kami memohon restu agar langkah kami ke depan untuk bisa mewujudkan Unwaha yang lebih baik dalam hal kuantitas maupun kualitas mahasiswanya,” ucap Rektor Unwaha. Hadir pada kesempatan ini, di antaranya Ketua Pembina YPTBU, KH. Hasib Wahab dan seluruh jajaran pengurus YPTBU, dan beberapa undangan seperti Kepala Bagian Umum LLDIKTI VII Jawa Timur, Dr. dr. Ivan Rovian, M.Kp. Kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a dan peletakan batu pertama Kampus 2 Unwaha Jombang oleh KH. Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil
Fakultas Pertanian Awali Perkuliahan dengan Peringatan Maulid Nabi
Jombang – Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang mengawali perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2024/2025 dengan pembacaan sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Auditorium Unwaha, Senin (30/9/2024). Hadir pada kegiatan ini seluruh civitas akademika di lingkungan Fakultas Pertanian. Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat yang dipandu oleh Bapak. Mohammad Syafiuddin Shobirin, M.Pd.I., dilanjut dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Ibu Ambar Susanti, M.P. “Saya harap, kegiatan ini menjadi awal dan momen penting bagi kita untuk meningkatkan prestasi bagi Fakultas Pertanian dua langkah lagi lebih maju. Karena bagaiaman pun, saya yakin bahwa civitas akademika Pertanian mempunyai potensi yang bisa ditingkatkan dan juga memberikan kebermanfaatan bagia lingkungan masyarakat,” ucap beliau. Selain itu, di hadapan para mahasiswa Fakultas Pertanian, beliau berpesan agar momentum ini menjadi suatu sarana intropeksi pada semester-semester sebelumnya. “Serta tak lupa juga untuk Mahasiswa Baru, kami ucapkan selamat berproses di Unwaha, munculkan prestasi kalian. Karena bagaimanapun, Fakultas Pertanian Unwaha merupakan rumah bagi anda untuk berproses menjadi lebih baik lagi,” harap beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Closing Ceremony PKKMB Tahun 2024
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) resmi menutup Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2024, Kamis (26/9/2024). Setelah serangkaian kegiatan telah dilalui, kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan meriah. Upacara penutupan (closing ceremony) PKKMB dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I. Dalam amanatnya, beliau mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru tahun 2024 yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Unwaha. “Selamat bergabung, sekarang anda telah resmi menjadi mahasiswa Unwaha Jombang. Anda harus siap menyandang status sebagai mahasiswa, dan perlu saya ingatkan yaitu apa yang harus kalian lakukan setelah resmi menjadi mahasiswa,” kata beliau. Tidak Hanya Berintelektual, Tetapi Juga Bermoral Beliau juga berpesan kepada ratusan mahasiswa baru Unwaha tahun ini. Yaitu bagaimana para mahasiswa harus memiliki cara pandang dan berpikir yang lebih luas. “Mahasiswa harus mempunyai wawasan yang lebih terbuka, secara intelektual dan moral harus berkembang. Itu semuanya harus diupgrade melalui proses-proses selama menjadi mahasiswa,” imbuh beliau. Intelektual dan moral merupakan dua unsur yang tidak boleh diabaikan oleh mahasiswa. Menurut pria yang akrab disapa Gus Wafi ini, keduanya itu bagaikan dua sisi mata uang yang sangat penting dan terkait. “Salah satu ciri-ciri dari orang berilmu yaitu moralitasnya semakin baik dan berkembang. Jangan hanya mengedepankan logika dan berpikirnya saja, tetapi juga harus diimbangin dengan moral,”. pungkasnya. Penutupan berjalan dengan meriah, para mahasiswa baru juga antusias mengikuti rangkaian penutupan. Seperti pembagian doorprize, kreasi dan demo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), hingga penampilan band lokal Jombang. Red: Ibrahim Red: Septian Ragil