Category: Berita
Penerimaan Mahasiswa UNWAHA di IC-UTK Thailand.
Setelah pelepasan mahasiswa sit-in gelombang I oleh Bupati di PemKab Jombang kemarin, tepat pukul 19:00 waktu setempat, 27 mahasiswa UNWAHA telah tiba dan dijemput oleh pihak International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) ke Phranakonthai Dormitory. Pembukaan penerimaan mahasiswa sit-in dilaksanakan pada hari Selasa (3/9) pukul 09:30 dimulai dengan pengenalan profil kampus IC-UTK. Sambutan selamat datang disampaikan langsung oleh Director of IC-UTK, Mrs. Prattana Srisuk, Ph.D kepada mahasiswa sit-in dan dlanjutkan dengan culture learning oleh staf akademik IC-UTK dalam rangka memberikan edukasi budaya di Thailand yang bertujuan sebagai wahana saling mengenal, adaptasi, dan toleransi budaya. Hal ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka yang memiliki kesempatan kuliah di luar negeri. Mahasiswa fakultas ilmu pendidikan yang sedang duduk di semester 3 tersebut merasa bangga selama 1 tahun kuliah di UNWAHA dapat menimba ilmu dan berinteraksi langsung dengan dosen dari luar negeri. “Alhamdulillah ini pengalaman baru bagi kami, terima kasih bapak ibu dosen UNWAHA, karena bekal dari bapak ibu sangat bermanfaat di sini” ungkapnya sambil mengusap air mata bangga. Melalui serangkaian acara penerimaan ini, maka detik ini juga mereka sudah resmi menjadi bagian dari mahasiswa IC-UTK hingga 30 September 2019. Seluruh mahasiswa sit-in diharapkan dapat aktif mengikuti perkuliahan dan bersungguh-sungguh dalam belajar mengingat kesempatan ini belum tentu datang untuk yang kedua kali.
55 Mahasiswa UNWAHA berangkat kuliah sit-in ke Luar Negeri
Jombang – Berkesempatan menimbah ilmu ke luar negeri saat ini masih menjadi dambaan mahasiswa Indonesia. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) tahun ini memberangkatkan sebanyak 55 mahasiswa untuk kuliah ke luar negeri melalui program “sit-in”. Seperti Tahun sebelumnya, mahasiswa terpilih akan diberangkatkan untuk kuliah Sit-in di International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) Thailand sebagai bentuk salah satu hasil kerjasama internasional UNWAHA. Baca Juga: MOU UNWAHA dengan IC-UTK Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Anton Muhibuddin, M.P. setiap tahunnya melakukan gebrakan terkait peningkatan kualitas dan kerjasama luar negeri. Tahun ini keseluruhan mahasiswa penerima beasiswa bidik misi diwajibkan mengikuti program kuliah sit-in. tak hanya itu, beberapa dosen yang ditunjuk secara bergiliran juga wajib mengikuti program tersebut untuk mendampingi mahasiswanya yang telah terbagi dalam beberapa kelompok. “Jumlah mahasiswa yang berangkat tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun kemarin, dan akan terus bertambah banyak setiap tahunnya. Kami juga memberikan kesempatan dosen untuk mendapatkan pangalaman ke luar negeri melalui program ini. Kedepannya, program kuliah sit-in akan terus dikembangkan hingga nantinya mahasiswa bisa memperoleh dua ijazah dari UNWAHA dan IC-UTK”, ujar President Core to Core Program-Japan. Pemberangkatan mahasiswa peserta kuliah sit-in terbagi menjadi dua gelombang, yaitu sebanyak 27 mahasiswa yang akan diberangkatkan pada gelombang I dan 28 mahasiswa pada gelombang II. Pelaksanaan kuliah sit-in gelombang I dimulai pada hari Senin tanggal 2 s/d 30 September 2019. Sebelum diberangkatkan, mahasiswa diberikan pembekalan terlebih dahulu di kantor PemKab Jombang dengan didampingi Rektor, Wakil Rektor, dan Kabiro Akademik (31/8). Nyai Hj. Mundjidah Wahab selaku Bupati Jombang sekaligus Pengasuh PonPes Lathifiyah II Bahrul Ulum sangat mendukung program tersebut dan berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater UNWAHA ketika berada di negeri orang. Pemberangkatan kuliah sit in tidak serta merta mahasiswa berangkat ke luar negeri, melainkan meraka telah melalui beberapa tahapan dan pembekalan sebelumnnya. Pembekalan berupa materi perkuliahan yang diberikan secara intensif serta materi bahasa internasional (bahasa inggris) oleh dosen yang ahli di bidangnya. Program ini telah disosialisasikan kepada mahasiswa sejak masa pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB). “Bahkan, progam unggulan ini sudah kami sampaikan kepada mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 pada saat tes tulis penerimaan mahasiswa baru gel. I sebagai motivasi mereka.” pungkas Ali Priyono, M.Pd.I. selaku Wakil Rektor IV. Saat ini, UNWAHA masih membuka pendaftaran mahasiswa baru Gel. II hingga 4 September 2019.
1700 Mahasiswa UNWAHA Hadiri Pembekalan PPL 2019/2020
Sebanyak 1700 mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) prodi Kependidikan mengikuti pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Senin (26/8) di Aula Perpustakaan UNWAHA Jombang. Mereka terdiri dari Prodi Pend. Agama Islam, Pend. Bahasa Arab, dan seluruh mahasiswa Fakultas Iilmu Pendidikan serta dihadiri seluruh Dosen pembimbing lapangan (DPL). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan dalam rangka memberikan edukasi kepada para mahasiswa yang akan mengikuti PPL tentang bagaimana menjadi guru di lingkungan sekolah serta sebagai bahan evaluasi dari pelaksanaan PPL sebelumnya. Sehingga PPL di UNWAHA semakin berkualitas dan mahasiswanya semakin berinovasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tak hanya itu, peserta pembekalan PPL tahun akademik 2019/2020 juga memperoleh bekal kurikulum 2013 Revisi terbaru. Wakil Rektor bidang akademik, Dr. KH. Abd. Kholid, M.Ag. saat membuka acara tersebut menyampaikan, pembekalan ini untuk persiapan melaksanakan PPL di sekolah/instansi mitra. Pencapaian yang diharapkan setelah mahasiswa melaksanakan PPL yaitu mampu menjadi sosok seorang pendidik yang mencerminkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial serta menghasilkan proposal penelitian tindakan kelas. “Melalui pembekalan ini, kami selaku sivitas akademika UNWAHA khususnya DPL menghimbau kepada mahasiswa untuk bersikap menjadi guru di sekolah, secara penampilan maupun norma agama sebagaimana motto kita, berwawasan global berkarakter islami”, pungkas Pengasuh Ponpes. As-Salma Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan dasar profesi. Kegiatan pembekalan PPL ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa praktikan PPL terkait hal teknis, norma yang harus dianut, dan inspirasi untuk selalu berprestasi di masa yag akan datang. Pembekalan dilanjutkan dengan penyampaian materi kurikulum oleh narasumber DPL dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan ditutup dengan doa bersama.
Ternyata Beginilah Cara Kerja Sistem Informasi Website Lowongan Pekerjaan
Mayoritas seseorang dalam mencari lowongan pekerjaan masih menggunakan cara manual, yaitu dengan membacara pojok lowongan di koran bahkan mendatangi kantor tujuan dan menanyakan “apakah ada lowongan?”. Tentu saja hal ini tidak efisien. Alih-alih ingin memperoleh pemasukan dengan mencari pekerjaan, namun yang didapat hanya pengeluaran transport dan membuang waktu. Lowongan pekerjaan merupakan salah satu dari 10 top trend topik pencarian terpopuler di google search khususnya di Indonesia. Saat ini sudah banyak aplikasi pencarian lowongan pekerjaan berbasis website sesuai spesifikasi yang diinginkan pelamar. Misalkan seseorang mencari lowongan pekerjaan di bidang jasa desain grafis, maka yang akan muncul adalah jenis lowongan desain grafis dan persyaratannya. Namun, tahukah anda bagaimana sistem informasi itu berjalan?, simak hasil risetnya di sini.
Menghadapi Multikultural di Sekolah?, Inilah Peran Guru PAI
Ketika kita berbicara Indonesia, maka yang pertama kali terbenak di pikiran kita yaitu keberagaman kehidupan. Bangsa yang kaya akan budaya, adat-istiadat, suku, dan agama. Mengerucut ke ranah pendidikan/sekolah, Adanya keberagaman menjadi sebuah tantangan dan pengalaman tersendiri bagi Guru Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan sehingga mampu menerapkan multikultural di sekolah tersebut. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Islam dituntut tanggap dan cakap terhadap berbagai kondisi dan perkembangan yang ada di lembaga tersebut, serta memahami keberagaman seluruh warga sekolah. http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/atturats/article/view/969/pdf
Upacara 17 Agustus di UNWAHA
Jombang – Seluruh sivitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) turut memperingati hari proklamasi RI dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera sang saka Merah Putih di halaman utama UNWAHA. Pembina upacara pada kesempatan pagi ini adalah Wakil Rektor bidang kemahasiswaan KH. Muhyidin Zainul Arifin, M.M. dengan dihadiri mahasiswa UNWAHA sebagai peserta upacara. Peringatan hari kemerdekaan yang ke 74 dengan tema “SDM unggul Indonesia maju” seakan mengingatkan kembali pada perjuangan para pahlawan bangsa bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan harus diisi dengan kegiatan positif yang produktif dan inovatif. Produktivitas dan inovasi tersebut tidak akan pernah terwujud jika SDMnya tidak memadai. Sebagaimana isi sambutan pembina upacara tentang Bagaimana gigihnya para pemuda dalam meyakinkan golongan tua bahwa Indonesia sudah siap merdeka. Kemerdekaan yang dihasilkan dari perjuangan bukan menunggu hadiah dari Jepang yang dijanjikan tgl 24 Agustus 1945. Janji itu hanya kedok mengulur waktu karena kenyataannya Heroshima dan Nagasaki sudah luluh lantak dibom atom sekutu yang membuat Jepang harus menyerah tanpa syarat. “Nilai semangat perjuangan para pemuda tahun 45 inilah yg harus ditiru di zaman sekarang khususnya semangat berhidmah dosen-dosen muda di UNWAHA melalui media pembelajaran, perkuliahan, semangat penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Untuk para mahasiswa, mari kita jadikan UNWAHA sebagai sajadah perjuangan dunia menuju ridho ilahi Robbi,” pungkas pengasuh PonPes. Al Fatich Tambakberas Jombang. Upacara berlangsung secara khidmat diakhiri dengan do’a bersama dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran.
Lokakarya III: Implementasi Tata Kelola Prodi
Jombang – Kelanjutan dari program magang pengembangan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Lokakarya Implementasi sistem tata kelola program studi berbasis IAPS 4.0. oleh STIE Perbanas Surabaya dilaksanakan di UNWAHA Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari pada tanggal 20 s/d 22 Agustus 2019. Lokakarya dihadiri oleh 24 peserta yang terdiri dari pimpinan rektorat, dekan, kaprodi, Biro akademik, dan PJM dalam rangka rangkaian kegiatan program asuh menuju prodi unggul ristekdikti 2019. Kegiatan meliputi penyusunan dokumen pendukung akreditasi, presentasi lembar evaluasi diri, hingga praktik pengolahan database terintegrasi feeder PD Dikti. Serangkaian kegiatan mulai dari Sosialisasi program asuh, Lokakarya I (Pengembangan SPMI), Lokakarya II (Tata kelola prodi), Magang SPMI, hingga terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan memperoleh hasil terbaik pada Lokakarya IV (Audit mutu internal) sehingga dapat meningkatkan akreditasi dan kualitas administrasi akademik menuju prodi unggul dengan luaran sertifikat akreditasi A.
Kini Belajar Fisika Lebih Asyik dengan Simulasi PhET & Kit Optik
Selain Matematika, mata pelajaran siswa SMP/MTs yang dianggap sulit adalah fisika. Salah satu faktor penyebab hasil belajar yang kurang maksimal yaitu minimnya pengetahuan siswa dalam pengoperasian peralatan. Namun kendala tersebut dapat diatasi dengan menggunakan simulasi PhET & Kit Optik. selengkapnya klik berikut: http://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/eduscope/article/view/193/169
Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA 2019
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah melalui koordinasi LPPM menyelenggarakan Klinik Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ristekdikti Tahun Anggaran 2019/2020. Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa delegasi perguruan tinggi Nadhatul Ulama (PTNU) se-Jawa Timur berlangsung selama lebih kurang 5 jam di Aula Perpustakaan UNWAHA (5/08). Acara ini menjadi agenda rutin UNWAHA dalam rangka peningkatan mutu riset dan pengabdian masyarakat oleh dosen sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peneliti, yaitu dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas sehingga dapat menambah angka kredit, meningkatkan penggunaan dan akses hasil publikasi oleh masyarakat dan meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan dosen. Bagi instansti perguruan tinggi yang bersangkutan pun kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akreditasi lembaga dan kerjasama yang luas dengan lembaga pengguna, baik dalam skala nasional maupun internasional. “Setelah bapak/ibu mengikuti klinik ini, tentu saja jumlah dosen yang diterima proposalnya harus meningkat dari tahun lalu”, terang Rektor UNWAHA disela sambutannya. Setelah penjelasan dan gambaran umum terkait kiat-kiat penyusunan proposal, peserta klinik diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mulai dari penulisan judul hingga penentuan anggaran biaya proposal. Secara bergantian, peserta klinik menjelaskan isi proposal dan langsung diberikan kritik dan masukan oleh narasumber. “Kami perwakilan dari dosen salah satu perguruan tinggi di Jombang merasa sangat terbantu adanya klinik ini, selain belajar menyusun proposal, kami juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber Prof. Dr. Anton Muhibuddin, M.P., selaku President Core to Core Program-Japan.” Klinik ditutup dengan sharing penyampaian pengalaman dari 2 dosen di salah satu perguruan tinggi Jombang, sehigga kegiatan tersebut menjadi lengkap karena peserta klinik dapat belajar melalui teoritis oleh ahli, serta belajar melalui empiris berdasarkan pengalaman para dosen.
Pemkab Pasuruan Jajaki Kerjasama dengan UNWAHA
Jombang – Dalam rangka peningkatan dan pengembangan potensi yang ada, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menjajaki kerjasama dengan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Jombang. Kerjasama ini diharapakan mampu menciptakan hal-hal baru demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Hal tersebut mengemuka saat perwakilan pemkab Pasuruan berkunjung ke Kantor UNWAHA Jombang yang dihadiri Dekan, LPPM, dan Bagian Akademik, Senin (5/8). Rektor UNWAHA menyambut baik rencana kerjasama ini dan berharap akan segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait. Ia juga menambahkan, kerjasama ini perlu dilakukan. Sebab majunya sebuah daerah tentu tidak bisa lepas dari dukungan perguruan tinggi, sehingga peningkatan kinerja pemerintah dapat berjalan dengan maksimal. “Melalui kerjasama ini, kita dukung kebutuhan daerah misalnya dibidang IT, bidang pertanian, atau lingkungan hidup,” ujar President JSPS Core to Core Program, Japan. Beliau mengordinasikan agar Dekan selingkung UNWAHA siap membantu Pemkab Pasuruan dalam pengembangan sumber daya diberbagai bidang melalui Tri dharma perguruan tinggi maupun melalui pengembangan teknologi di UNWAHA. Untuk mengoptimalkan potensi sumber daya kedua belah pihak dalam membangun program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok, fungsi, dan wewenang masing-masing. Nantinya diharapkan dapat mencapai kemajuan bersama dan segera dilakukan penandatanganan MOU sebagai bentuk kerjasama kedua pihak.