Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Upacara 17 Agustus di UNWAHA

Jombang – Seluruh sivitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) turut memperingati hari proklamasi RI dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera sang saka Merah Putih di halaman utama UNWAHA. Pembina upacara pada kesempatan pagi ini adalah Wakil Rektor bidang kemahasiswaan KH. Muhyidin Zainul Arifin, M.M. dengan dihadiri mahasiswa UNWAHA sebagai peserta upacara. Peringatan hari kemerdekaan yang ke 74 dengan tema “SDM unggul Indonesia maju” seakan mengingatkan kembali pada perjuangan para pahlawan bangsa bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan harus diisi dengan kegiatan positif yang produktif dan inovatif. Produktivitas dan inovasi tersebut tidak akan pernah terwujud jika SDMnya tidak memadai. Sebagaimana isi sambutan pembina upacara tentang Bagaimana gigihnya para pemuda dalam meyakinkan golongan tua bahwa Indonesia sudah siap merdeka. Kemerdekaan yang dihasilkan dari perjuangan bukan menunggu hadiah dari Jepang yang dijanjikan tgl 24 Agustus 1945. Janji itu hanya kedok mengulur waktu karena kenyataannya Heroshima dan Nagasaki sudah luluh lantak dibom atom sekutu yang membuat Jepang harus menyerah tanpa syarat. “Nilai semangat perjuangan para pemuda tahun 45 inilah yg harus ditiru di zaman sekarang khususnya semangat berhidmah dosen-dosen muda di UNWAHA melalui media pembelajaran, perkuliahan, semangat penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Untuk para mahasiswa, mari kita jadikan UNWAHA sebagai sajadah perjuangan dunia menuju ridho ilahi Robbi,” pungkas pengasuh PonPes. Al Fatich Tambakberas Jombang. Upacara berlangsung secara khidmat diakhiri dengan do’a bersama dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran.

Lokakarya III: Implementasi Tata Kelola Prodi

Jombang – Kelanjutan dari program magang pengembangan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Lokakarya Implementasi sistem tata kelola program studi berbasis IAPS 4.0. oleh STIE Perbanas Surabaya dilaksanakan di UNWAHA Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari pada tanggal 20 s/d 22 Agustus 2019. Lokakarya dihadiri oleh 24 peserta yang terdiri dari pimpinan rektorat, dekan, kaprodi, Biro akademik, dan PJM dalam rangka rangkaian kegiatan program asuh menuju prodi unggul ristekdikti 2019. Kegiatan meliputi penyusunan dokumen pendukung akreditasi, presentasi lembar evaluasi diri, hingga praktik pengolahan database terintegrasi feeder PD Dikti. Serangkaian kegiatan mulai dari Sosialisasi program asuh, Lokakarya I (Pengembangan SPMI), Lokakarya II (Tata kelola prodi), Magang SPMI, hingga terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan memperoleh hasil terbaik pada Lokakarya IV (Audit mutu internal) sehingga dapat meningkatkan akreditasi dan kualitas administrasi akademik menuju prodi unggul dengan luaran sertifikat akreditasi A.

Kini Belajar Fisika Lebih Asyik dengan Simulasi PhET & Kit Optik

Selain Matematika, mata pelajaran siswa SMP/MTs yang dianggap sulit adalah fisika. Salah satu faktor penyebab hasil belajar yang kurang maksimal yaitu minimnya pengetahuan siswa dalam pengoperasian peralatan. Namun kendala tersebut dapat diatasi dengan menggunakan simulasi PhET & Kit Optik. selengkapnya klik berikut: http://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/eduscope/article/view/193/169

Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA 2019

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah melalui koordinasi LPPM menyelenggarakan Klinik Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ristekdikti Tahun Anggaran 2019/2020. Kegiatan yang dihadiri oleh beberapa delegasi perguruan tinggi Nadhatul Ulama (PTNU) se-Jawa Timur berlangsung selama lebih kurang 5 jam di Aula Perpustakaan UNWAHA (5/08). Acara ini menjadi agenda rutin UNWAHA dalam rangka peningkatan mutu riset dan pengabdian masyarakat oleh dosen sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peneliti, yaitu dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas sehingga dapat menambah angka kredit, meningkatkan penggunaan dan akses hasil publikasi oleh masyarakat dan meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan dosen. Bagi instansti perguruan tinggi yang bersangkutan pun kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akreditasi lembaga dan kerjasama yang luas dengan lembaga pengguna, baik dalam skala nasional maupun internasional. “Setelah bapak/ibu mengikuti klinik ini, tentu saja jumlah dosen yang diterima proposalnya harus meningkat dari tahun lalu”, terang Rektor UNWAHA disela sambutannya.     Setelah penjelasan dan gambaran umum terkait kiat-kiat penyusunan proposal, peserta klinik diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mulai dari penulisan judul hingga penentuan anggaran biaya proposal. Secara bergantian, peserta klinik menjelaskan isi proposal dan langsung diberikan kritik dan masukan oleh narasumber. “Kami perwakilan dari dosen salah satu perguruan tinggi di Jombang merasa sangat terbantu adanya klinik ini, selain belajar menyusun proposal, kami juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber Prof. Dr. Anton Muhibuddin, M.P., selaku President Core to Core Program-Japan.” Klinik ditutup dengan sharing penyampaian pengalaman dari 2 dosen di salah satu perguruan tinggi Jombang, sehigga kegiatan tersebut menjadi lengkap karena peserta klinik dapat belajar melalui teoritis oleh ahli, serta belajar melalui empiris berdasarkan pengalaman para dosen.

Pemkab Pasuruan Jajaki Kerjasama dengan UNWAHA

Jombang – Dalam rangka peningkatan dan pengembangan potensi yang ada, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menjajaki kerjasama dengan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Jombang. Kerjasama ini diharapakan mampu menciptakan hal-hal baru demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Hal tersebut mengemuka saat perwakilan pemkab Pasuruan berkunjung ke Kantor UNWAHA Jombang yang dihadiri Dekan, LPPM, dan Bagian Akademik, Senin (5/8). Rektor UNWAHA menyambut baik rencana kerjasama ini dan berharap akan segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait. Ia juga menambahkan, kerjasama ini perlu dilakukan. Sebab majunya sebuah daerah tentu tidak bisa lepas dari dukungan perguruan tinggi, sehingga peningkatan kinerja pemerintah dapat berjalan dengan maksimal. “Melalui kerjasama ini, kita dukung kebutuhan daerah misalnya dibidang IT, bidang pertanian, atau lingkungan hidup,” ujar President JSPS Core to Core Program, Japan. Beliau mengordinasikan agar Dekan selingkung UNWAHA siap membantu Pemkab Pasuruan dalam pengembangan sumber daya diberbagai bidang melalui Tri dharma perguruan tinggi maupun melalui pengembangan teknologi di UNWAHA. Untuk mengoptimalkan potensi sumber daya kedua belah pihak dalam membangun program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok, fungsi, dan wewenang masing-masing. Nantinya diharapkan dapat mencapai kemajuan bersama dan segera dilakukan penandatanganan MOU sebagai bentuk kerjasama kedua pihak.

UNWAHA, support The 13th KOREA-ASEAN Joint Symposium

Surabaya-Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) sebagai salah satu supported The 13th KOREA-ASEAN Joint Symposium yang diselenggarakan di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga. Program konferensi akan membahas topik-topik dari biomassa hingga bioliquid dan biofuel untuk panas dan listrik, transportasi dan produk-produk biobased. Ini akan mencakup semua aspek dari setiap rantai nilai, dari pasokan dan logistik hingga teknologi konversi, dari aplikasi industri hasil penelitian hingga dampak pada lingkungan, dari aspek pasar dan perdagangan hingga strategi kebijakan, tak terkecuali peran biomassa sebagai sumber dalam sistem energi terintegrasi. KOREA-ASEAN Joint Symposium didukung oleh 11 perguruan tinggi dalam dan luar negeri, salah satunya adalah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Program Teknis dikoordinasikan oleh Universitas Airlangga. Rektor UNWAHA, Dr. Anton Muhibuddin menjelaskan hasil risetnya dalam judul, “Effect of Mycorrhiza on Fusarium Wilt Disease (Fusarium oxysporum) Tobacco (Nicotiana tabacum L.) in Quartz Sand Media Containing Compost AMB-P0K”. International conference dengan tema Biomass Utilization and Renewable Energy berlangsung selama 3 hari, 7 s/d 9 Agustus 2019. Review us, Klik here

SEMINAR EKONOMI UNWAHA 2019

Jombang – Sebagai peringatan Haul KH. Abdul Wahab Hasbullah ke-48, sosok Pahlawan Nasional, inisiator, dan pendiri Nahdatul Ulama, Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum menyelenggarakan seminar di Aula Universitas KH A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tambak Beras Jombang (14/7). Seminar Ekonomi bertema “Ceruk Pengembangan ekonomi syari’ah antara pondok pesantren dan industri perasuransian syari’ah indonesia” tersebut disajikan oleh pemateri Ahmad Syaroni, S.T., M.M, selaku Dirut PT Reasuransi Syari’ah Indonesia dan Mudzakir, S.E., AAIJ, AIIS, CHR, selaku Dirut PT Asuransi Syari’ah Keluarga Indonesia (Asyki). Seminar dibuka oleh Nyai HJ. Hizbiyah Rochim, M.A. selaku Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum. Selain itu, Rektor UNWAHA dalam sambutannya menyampaikan terkait perkembangan dan program unggulan UNWAHA yaitu salah satunya adalah program kuliah ke luar negeri. “Tahun ini, setidaknya kita bisa memberangkatkan 50 mahasiswa untuk studi ke luar negeri dan 7 Dosen sebagai pembimbing”, terang Prof. Dr. Anton Muhibuddin, M.P. Ahmad Syaroni, S.T., M.M. di tengah penyampain materi juga turut mengulas program studi yang ada di UNWAHA terkait perkembangan dunia 10 tahun ke depan. “Alhamdulillah, mayoritas prodi yang ada di sini merupakan kompetensi yang dibutuhkan 5 sampai 10 tahun ke depan. Itu artinya UNWAHA visioner memandang masa depan dan terus berkembang sebagai universitas global namun tetap berpegang pada Ahlus-Sunnah wal Jama’ah”, tegasnya. Seminar ekonomi tersebut dihari oleh berbagai mahasiswa dan dosen dari beberapa Universitas dan Sekolah Tinggi di Jombang. Antusisme peserta seminar terlihat ketika 3dosen dari universitas yang berbeda diberi kesempatan untuk bertanya kepada narasumber terkait permasalahan asuransi syariah, perbandingan dengan asuransi konvensional, dan wakaf. Rangkaian kegiatan seminar diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara asuransi keluarga indonesia, asuransi syari’ah, dan Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang serta pemberian kartu asuransi syariah secara simbolis. Dengan ini diharapkan asuransi syari’ah kepada mahasiswa dan dosen dapat diterapkan, terutama asuransi pendidikan dalam pembayaran SPP, pembayaran biaya-biaya lain yang berkaitan dengan kegiatan perkuliahan sehingga dapat diperoleh keuntungan dan keberkahan ke semua pihak sesuai syariat islam.

PELEPASAN MAHASISWA KKN UNWAHA 2019

Jombang – Pengamalan ilmu pengetahuan, pengabdian dan professional kerja bukan dimulai sejak diberikannya gelar sarjana, namun dimulai sejak program kuliah kerja nyata (KKN) pagi ini, demikian disampaikan KH. Dr. Muhyidin Zainual.Arifin, M.M. selaku Wakil Rektor bidang kemahasiswaaan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, dalam sambutan upacara pelepasan KKN angkatan 2016 yang berlangsung di halaman utama UNWAHA (01/7). Program KKN pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa, menanamkan nilai kepribadian:, kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan, menanamkan jiwa pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa dituntut mampu membangun sinergi berbagai elemen masyarakat, antara lain: masyarakat/organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan SKPD tingkat I dan II, pelaku usaha, pemerintah daerah tingkat kecamatan sampai dusun yang berpartisipasi sebagai narasumber dan mitra KKN. Secara khusus, Ketua LPPM UNWAHA juga menyampaikan harapannya kepada mahasiswa KKN yang akan berlangsung selama 2 bulan untuk dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, motivator bagi anak-anak, serta dapat menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu dalam upaya peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Menurutnya ini merupakan tantangan bagi mahasiswa peserta KKN yang terbagi dalam 8 kelompok tiap desa di Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Sebanyak 25 mahasiswa lintas fakultas dalam satu kelompok KKN melakukan survei bersama untuk melihat permasalahan yang ada di desa lokasi KKN dan berusaha sekuat tenaga dan fikiran dalam membantu permasalahan tersebut yang tentunya dengan dukungan masyarakat. Heterogen latar belakang mahasiswa dalam satu kelompok diharapkan mereka dapat bekerja dengan solid dan benar-benar mengimplementasikan kemampuan mereka sesuai bidang keilmuannya sehingga mahasiswa akan memahami betul bagaimana penerapan ilmu pengetahuan yang mereka peroleh untuk masyarakat. Melalui sambutannya, beliau atas mewakili segenap civitas akademik UNWAHA menghimbau kepada mahasiswa agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga mampu terbentuknya suasana yang berbeda dari sebelumnya, yakni menuju lebih baik.“Selain pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, kalian bisa membuat nuansa baru di desa tersebut menjadi lebih baik. Kalian berkesempatan membuat hal baru sesuai dengan bidang keilmuan yang telah diperoleh di kampus tercinta ini”, tandas Wakil Rektor bidang kemahasiswaaan sekaligus Pengasuh PP. Al-Fatich Bahrul Ulum. Upacara pelepasan juga dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan, Ketua LPPM, dan Dekan Fakultas selingkung UNWAHA. Dengan bersama-sama membaca doa, mahasiswa peserta KKN telah resmi dilepaskan untuk berangkat ke lokasinya masing-masing.

PMI-UNWAHA, AKSI PEDULI SESAMA

JOMBANG-dalam rangka Islamic Fun 2019 Festival, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia bersama Universitas KH. A. Wahab Hasbullah menyelenggarakan aksi peduli sesama. Berlokasi di Gedung D UNWAHA pada tanggal 9 April 2019, PMI Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah mengadakan Agenda donor darah sebagai perwujudan kepedulian, kegiatan amal dan sosia dengan tema “Setetes Darahmu Berguna untuk Keselamatan Bangsa”. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menyatakan bahwa agenda donor darah ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saudara kita yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian kita. Di sisi lain, donor darah pada hakikatnya membuat tubuh kita semakin sehat”, terang Dr. KH. Muhyidin Zainul Arifin, M.M. Tak hanya mengajak para dosen untuk mengikuti donor darah, beliaupun juga turut menjadi pendonor (foto berpose jempol:red) sebagai bentuk motivasi dosen dan staff UNWAHA. Petugas PMI menerangkan beberapa manfaat mendonor darah antara lain: (1) mengurangi resiko penyakit kanker dan jatung; (2) membakar kalori; dan (3) lebih sehat secara psikologis. Peran serta civitas akademika UNWAHA beserta antusias mahasiswa sangat membantu atas keberlangsungan dan kelancaran agenda ini. Salah satu pendonor dari mahasiswa FAI semester IV mengungkapkan bahwa kegiatan ini ternyata membuat ia semakin merasa bermanfaat bagi sesama. “Saat pertama mendaftar memang sempat ragu, namun sosialisasi yang baik dari petugas PMI membuat saya yakin dan berpikir bagaimana jika nanti saya dalam kondisi yang membutuhkan transfusi darah,” ujar Mahmudi. sebagai penanggung jawab kelas, Ia berpesan kepada temannya untuk tidak pernah takut menjadi pendonor darah.

MOU dengan International Collage University of Technology Krungthep (IC-UTK) Thailand

Rajamangala, Thailand – Menindaklanjuti program unggulan kuliah sit in , UNWAHA kembali melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi lain di luar negeri. Hal ini sebagai upaya pencapaian visi yakni menjadi institusi pendidikan tinggi berstandar internasional yang berperan aktif dalam pengembangan IPTEK, pengelolaan sumber daya alam, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia seutuhnya. Universitas KH. A. Wahab Hasbullah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan International Collage University of Technology Krungthep (IC-UTK) Thailand yang digelar Rabu (6/3/2019). Penandatanganan MOU oleh Rektor UNWAHA, Dr. Anton Muhibuddin, M.P. didampingi Wakil Rektor Bidang Humas & Publikasi Dr. KH. Fatkhulloh, M.Pd.I. dan Kaprodi Ekonomi Syariah Kholis Firmansyah, S.HI., M.SI. selaku Koordinator program kuliah sit in kemudian dilanjutkan penandatanganan oleh Direktur IC-UTK, Mrs. Prattama Srisuk, Ph.D. Butir MOU meliputi: (1) faculty exchange; (2) student exchange; (3) sharing of international academic and materials; (4) sharing of joint research programs and research achievements; (5) joint training programs; (6) jointly sponsored conforence or forums; and (7) other international cooperative and exchange programs. Direktur IC-UTK menyatakan bahwa MOU ini akan memberikan manfaat bagi kedua perguruan tinggi dalam pengembangan kualitas bidang akademik sebagaimana butir yang telah disebutkan. Tak terhenti sampai di sini, perjalanan UNWAHA dalam peningkatan mutu akademik terus dilakukan melalui kerja sama internasional yang akan datang.