Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Pelantikan Ormawa Unwaha Jombang 2026: Tegaskan Komitmen Kepemimpinan yang Progresif dan Bekelanjutan

Jombang – Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang resmi dilantik dalam Pelantikan Ormawa Tahun 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Unwaha, Minggu (11/1/2026). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan pengurus Ormawa ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi Mahasiswa untuk Mewujudkan Ormawa yang Progresif dan Berkelanjutan”. Sebanyak 510 mahasiswa yang merupakan mandataris pengurus Ormawa resmi dilantik dalam kegiatan ini. Mereka terdiri atas pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), BEM Fakultas, BEM Universitas, serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk masa bakti 2025–2026. Prosesi pelantikan dilakukan secara resmi oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd. Beliau menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda dimulainya tanggung jawab organisasi yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh. “Kami berharap, seluruh pengurus mampu menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, serta menjadikan organisasi mahasiswa sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang berdampak positif bagi civitas akademika dan masyarakat,” pesan beliau. Sementara itu, Presiden Mahasiswa Unwaha, M. Ridho Danu Muslikhan, menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus Ormawa mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Ormawa harus menjadi ruang pengabdian sekaligus wadah pengembangan kapasitas kepemimpinan mahasiswa yang berdampak positif bagi kampus dan masyarakat. Pada pelaksanaan pelantikan kali ini, turut diselenggarakan Seminar Keorganisasian yang menghadirkan pemateri dari internal dan eksternal Unwaha. Materi seminar pertama disampaikan oleh Bapak Moh. Ja’far Sodiq Maksum, S.H., M.HI. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kepemimpinan mahasiswa yang visioner serta tata kelola organisasi yang kolaboratif dan berkelanjutan guna menjawab tantangan sosial dan kemasyarakatan yang semakin kompleks. Dilanjutkan dengan materi keuda yang disampaikan oleh Kapolres Jombang diwakili oleh Kapolsek Jombang. Hal ini mencerminkan upaya awal penguatan sinergi antara organisasi mahasiswa Unwaha Jombang dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam mendukung kolaborasi kegiatan sosial kemasyarakatan ke depan. Red: Dion Rizki PratamaEditor: Ibrahim

Seminar Kewirausahaan FAI 2025: Tekankan Pentingnya Mentalitas sebagai Fondasi Bisnis Berkelanjutan

Jombang – Fakultas Agama Islam (FAI) Unwaha Jombang menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan bertema “Membangun Mentalitas Wirausaha: Strategi Psikologi untuk Sukses” di Auditorium Unwaha, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta ini diharapkan memberikan pemahaman kewirausahaan secara komprehensif. Pelaksanaan seminar kewirausahaan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Kewirausahaan yang diampu oleh Ibu Ashlihah, S.E., M.M. Kegiatan ini juga dirancang sebagai bentuk evaluasi pembelajaran akhir semester dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan kontekstual. Dalam sambutannya, Ibu Ashlihah menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dan inspiratif bagi mahasiswa. Seperti yang disebutkan sebelumnya, seminar ini merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran kewirausahaan yang dikemas secara lebih aplikatif. “Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk UAS yang tidak konvensional, dengan tujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, relevan, dan inspiratif bagi mahasiswa,” kata beliau. Hadir sebagai pemateri, M. Fithr Alfin Niam menekankan bahwa kewirausahaan tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan teknis bisnis, tetapi bertumpu pada kekuatan mentalitas wirausaha. Kewirausahaan dipahami sebagai proses penciptaan nilai yang lahir dari kreativitas, inovasi, keberanian mengambil risiko, serta kemampuan membaca dan memanfaatkan peluang. Selain itu, peserta dibekali strategi praktis pengelolaan bisnis di era digital, meliputi penguatan personal branding, pemasaran berbasis konten dan data, pengelolaan keuangan yang tertib, serta pemanfaatan teknologi untuk pengembangan dan perluasan usaha. Seluruh strategi tersebut ditegaskan harus ditopang oleh growth mindset, resiliensi, dan kemampuan beradaptasi, sehingga mahasiswa siap menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang kewirausahaan di masa depan. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim

Sembilan Dosen UNWAHA Berhasil Naik Jabatan Fungsional, Cerminkan Sistem Pembinaan Karier yang Konsisten

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) kembali mencatatkan capaian penting dalam pengembangan sumber daya manusia akademik. Sebanyak sembilan dosen dinyatakan berhasil memperoleh kenaikan jabatan fungsional pada Gelombang II Tahun 2025, yang terdiri atas satu dosen Asisten Ahli dan delapan dosen Lektor. Berdasarkan surat pemberitahuan resmi Bagian Kepegawaian Unwaha tertanggal 4 Januari 2026, seluruh pengajuan jabatan fungsional tersebut telah disetujui oleh LLDIKTI dan saat ini memasuki tahap menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) melalui proses Tanda Tangan Elektronik (TTE). Capaian sembilan dosen dalam satu periode ini menjadi indikator kuat efektivitas sistem pembinaan dan pengelolaan karier dosen yang dijalankan UNWAHA secara terstruktur. Kepala Bagian Kepegawaian Unwaha, M. Aliyul Wafa, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari perencanaan jangka panjang yang telah dibangun institusi. “Kami bersyukur atas capaian ini. Sejak awal, kami telah menyusun road map pengembangan karier dosen, mulai dari dosen baru, dengan memberikan arahan terkait persiapan jabatan fungsional dan penguatan kinerja tridarma,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Bagian Kepegawaian secara rutin melakukan monitoring, kontrol, serta penerapan early warning system bagi dosen yang telah memasuki masa pengajuan jabatan fungsional. “Dengan sistem tersebut, dosen dapat mempersiapkan seluruh persyaratan secara lebih terencana dan tepat waktu,” imbuhnya. Selain penguatan sistem internal, Bagian Kepegawaian Unwaha juga membangun koordinasi terhadap pemangku kepentingan internal sebagai bentuk dukungan kelembagaan. “Pendekatan ini bertujuan menciptakan ekosistem akademik yang kondusif, sehingga proses pengembangan karier dosen tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga didukung secara institusional,” tutupnya. Red: Ibrahim

Implementasikan Kerja Sama antar Perguruan Tinggi, PBA Unwaha Gelar Webinar Internasional

Jombang – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menyelenggarakan Webinar Internasional sebagai wujud implementasi kerja sama (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga mitra, pada Senin (29/12/2025) lalu, secara daring. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia 2025. Webinar internasional tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari nota kesepahaman antara Prodi PBA Unwaha dengan beberapa institusi, di antaranya Pusat Bahasa Riyadlul Ulum Tasikmalaya, Prodi PBA UIN Prof. Dr. KH. Saifudin Zuhri Purwokerto, serta Prodi PBA Universitas KH. Ruhiat Cipasung Tasikmalaya. Melalui kolaborasi ini, seluruh pihak berkomitmen untuk memperkuat kerja sama akademik dalam pengembangan pendidikan dan kajian bahasa Arab di tingkat nasional dan internasional. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 160 peserta dari berbagai latar belakang akademik ini menghadirkan para akademisi dan pakar bahasa Arab dari dalam dan luar negeri. Webinar berlangsung secara interaktif dengan pembahasan yang menyoroti peran strategis bahasa Arab sebagai bahasa ilmu pengetahuan, budaya, dan peradaban Islam di tengah dinamika global. Dalam keterangannya Kaprodi PBA Unwaha, Rina Dian Rahmawati, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan webinar internasional ini menjadi bukti konkret komitmen Prodi PBA Unwaha dalam merealisasikan kerja sama yang telah terjalin. “Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program akademik lainnya, seperti riset bersama, pertukaran dosen, dan pengembangan kurikulum pendidikan bahasa Arab,” ungkapnya. Beliau menambahkan, momentum Hari Bahasa Arab Sedunia menjadi sarana strategis untuk memperkuat eksistensi bahasa Arab di lingkungan akademik sekaligus memperluas jejaring keilmuan antarperguruan tinggi. Salah satu pembicara dalam webinar ini adalah Dr. M. Dzikrul Hakim Al Ghozali, M.Pd.I., merupakan dosen PBA Unwaha. Melalui kegiatan ini, Prodi PBA Unwaha menegaskan perannya dalam mendukung internasionalisasi program studi, penguatan kolaborasi kelembagaan, serta peningkatan kualitas pendidikan bahasa Arab yang adaptif terhadap tantangan global. Red: Ibrahim

Dosen Unwaha Raih Insentif Artikel Jurnal Internasional Bereputasi 2025

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat nasional. Salah satu dosen Unwaha berhasil meraih Program Insentif Artikel Berkualitas pada Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 1741/C3/DT.05.00/2025 tanggal 14 Desember 2025, dosen Unwaha atas nama Suci Prihatiningtyas ditetapkan sebagai penerima program insentif tersebut. Insentif diberikan atas artikel ilmiah berjudul “Enhancing Science Literacy Through Flipbook-Based STEM Qur’an E-Modules: A Case Study in Islamic Boarding Schools” yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi Humanities and Social Sciences Communications. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unwaha, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini mencerminkan meningkatnya kualitas riset dan publikasi dosen Unwaha di level internasional. “Capaian ini menjadi indikator bahwa dosen Unwaha mampu bersaing pada level jurnal internasional bereputasi. LPPM akan terus berkomitmen mendampingi dan memfasilitasi dosen agar produktivitas riset dan publikasi semakin meningkat,” ujar Dr. Zulfikar. Sementara itu, Suci Prihatiningtyas selaku penerima insentif menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar capaian ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas. “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan riset yang berdampak, khususnya dalam penguatan literasi sains berbasis nilai keislaman di lingkungan pendidikan pesantren. Saya berharap hasil penelitian ini dapat menginspirasi pengembangan inovasi pembelajaran di madrasah dan pesantren,” ungkapnya. Red: Ibrahim

Expo FIP 2025, Dorong Mahasiswa Jadi Edupreneur Berbasis Kearifan Lokal

Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menggelar Exposition Pengembangan Media Pembelajaran dan Kewirausahaan sebagai ajang diseminasi karya mahasiswa, Selasa (16/12/2025), di Halaman Gedung Jokowi. Kegiatan ini menampilkan beragam media pembelajaran dan produk kewirausahaan hasil karya mahasiswa yang mengusung tema kearifan lokal. Expo tersebut diikuti oleh 129 mahasiswa, yang terdiri atas 74 mahasiswa semester 5 mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran dan 55 mahasiswa semester 7 mata kuliah Kewirausahaan. Dari kegiatan ini, dipamerkan sebanyak 41 media pembelajaran fisik, 11 media digital, serta 39 jenis produk kewirausahaan dengan variasi inovasi dan konsep yang beragam. Dekan FIP, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin fakultas yang telah dilaksanakan sejak sebelum penerapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kini tetap relevan dalam kerangka Outcome-Based Education (OBE). “Kegiatan ini merupakan bentuk diseminasi dari mata kuliah Kewirausahaan dan Pengembangan Media Pembelajaran. Fakultas memfasilitasi mahasiswa agar kompetensinya berkembang secara komprehensif, sehingga lulusan FIP tidak hanya dipersiapkan menjadi guru, tetapi juga memiliki jiwa edupreneur,” ujar beliau. Lebih lanjut, Bapak Farid menegaskan bahwa fakultas berharap pengembangan produk dan media yang dihasilkan mahasiswa tidak berhenti pada pemenuhan tugas mata kuliah semata. “Harapan kami, mahasiswa dapat terus mengembangkan karya-karya ini setelah lulus dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Dekan FIP itu. Ketua Pelaksana kegiatan, Anggun Wulandari, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa Expo FIP di tahun ini mengalami peningkatan kualitas, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun ragam karya yang dipamerkan. “Setiap tahun kegiatan ini kami evaluasi dan perbaiki. Untuk exposition kali ini, jumlah media dan produk yang ditampilkan sangat beragam, baik media pembelajaran maupun produk kewirausahaan,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa tema kearifan lokal dipilih untuk mendorong mahasiswa mengintegrasikan nilai budaya dan potensi lokal ke dalam inovasi pembelajaran serta produk kreatif. “Melalui kegiatan ini, kami berharap kreativitas mahasiswa semakin berkembang, mutu pembelajaran di kelas meningkat, dan inovasi tersebut dapat diaplikasikan menjadi produk yang bernilai guna,” pungkas dosen Prodi Pendidikan Biologi ini. Red: Ibrahim

Selamat! Dosen Unwaha Raih Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi Kemendiktisaintek 2025

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) kembali menorehkan capaian membanggakan dalam penguatan reputasi akademik nasional. Sejumlah dosen Unwaha resmi ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Publikasi pada Jurnal Bereputasi Tahun 2025 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Penetapan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 279/C/C2/KPT/2025 tertanggal 11 Desember 2025. Dalam keputusan tersebut, nama-nama dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah tercantum sebagai penerima bantuan publikasi jurnal bereputasi di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah VII. Dosen Unwaha yang memperoleh bantuan publikasi tersebut meliputi Ashlihah, S.E., M.M.; Bekti Widyaningsih, S.Kom., M.E.; Dr. M. Dzikrul Hakim Al Ghozali, S.Pd.I., M.Pd.I.; Dr. M. Qoyum Zuhriwawan, S.Pd., M.Pd.; Hilyah Ashoumi, S.Pd.I., M.Pd.I; Irwan Ahmad Akbar, S.Pd., M.A.; Maratul Fahimah, S.P., M.M.; Nurul A’ini, S.Si., M.Si.; Nurul Hidayah, S.Hum., M.Hum.; Ospa Pea Yuanita Meishanti, S.Pd., M.Pd.; serta Ulfa Wulan Agustina, S.Pd., M.Pd. Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurut beliau, keberhasilan dosen Unwaha menembus program bantuan publikasi jurnal bereputasi merupakan indikator penting meningkatnya kualitas dan daya saing riset institusi. “Capaian ini bukan hanya prestasi individu dosen, tetapi juga menjadi cerminan kematangan ekosistem riset di Unwaha. Bantuan publikasi jurnal bereputasi dari Kemendiktisaintek menunjukkan bahwa karya ilmiah dosen Unwaha telah memenuhi standar akademik yang diakui secara nasional bahkan internasional,” tegas Prof. Gatot. Lebih lanjut, Prof. Gatot menegaskan bahwa penguatan publikasi ilmiah merupakan bagian integral dari strategi pengembangan Unwaha sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu, relevansi, dan kontribusi keilmuan. “Kami terus mendorong dosen untuk tidak hanya produktif meneliti, tetapi juga mampu mempublikasikan hasil risetnya pada jurnal bereputasi. Hal ini penting untuk memperluas dampak keilmuan, meningkatkan visibilitas institusi, serta memperkuat kontribusi Unwaha dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan persoalan masyarakat,” imbuhnya. Seperti yang diketahui, program ini dirancang untuk memperkuat kualitas luaran penelitian dosen serta meningkatkan posisi Indonesia dalam peta publikasi ilmiah global. Keikutsertaan dan keberhasilan dosen Unwaha dalam program ini menegaskan komitmen institusi dalam mengembangkan budaya akademik yang unggul, berintegritas, dan berkelanjutan. “Ke depan, Unwaha berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan kelembagaan, pendampingan riset, serta kolaborasi ilmiah, sehingga capaian serupa dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi nasional,” pungkas beliau. Red: Ibrahim

Bakat yang Dibina Sejak MI, Ahmad Maghfuri Tembus Juara Khat Internasional

Jombang – Sejak duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI), Ahmad Maghfuri Nabilil Waro sudah menunjukkan bakat dan kecermatan dalam menggambar. Ketertarikannya pada seni visual itu terus berkembang hingga akhirnya membawanya menekuni seni khat. Dedikasi tersebut kini berbuah manis setelah ia berhasil meraih Juara 1 kategori Khat Riq’ah pada ajang internasional Musabaqoh Warotsul Ambiya yang diselenggarakan oleh Markaz Al-Qalam lil Khat Al-Arabi, Karbala, Irak. Prestasi yang berhasil diraih oleh mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) ini bukan tanpa bimbingan dan kerja keras. Sejak diarahkan gurunya untuk menekuni kaligrafi sejak MI, ia terus melatih kemampuannya melalui pendidikan dan latihan rutin. Benih Bakat yang Tumbuh Sejak Madrasah Ibtidaiyah Maghfuri mengenang awal mula perjumpaannya dengan dunia khat. Saat teman-temannya sibuk bermain, ia asyik menggambar di buku tulis. “Guru saya melihat saya sering menggambar. Lalu beliau menyarankan agar saya menyalurkannya ke kaligrafi. Dari situlah semuanya bermula,” tutur mahasiswa kelahiran Blitar ini. Di MI, ia masih menggunakan pensil. Namun saat memasuki MTs dan MA, ia mulai belajar menggunakan handam (pena kaligrafi) sehingga mengubah kemampuan dasarnya menjadi lebih matang. Setiap lomba tingkat kabupaten, ia hampir selalu terlibat. Sebelum menjadi mahasiswa Unwaha, Maghfuri menjalani dua tahun pendidikan intensif di sekolah kaligrafi. Di sana, ia bukan hanya belajar teknik, tetapi juga memahami sanad keilmuan guru yang mengakar sampai ke para maestro khat klasik. “Di sana saya belajar banyak,” lanjutnya. Menembus Kompetisi Tingkat Internasional Ajang yang ia ikuti bukan kompetisi biasa. Peserta datang dari berbagai negara penghasil penulis khat terbaik dunia. Dengan penuh semangat, ia mengirimkan karya terbaiknya. “Alhamdulillah, dari event yang diselenggarakan Irak, saya mendapat Juara 1,” katanya Tidak ada prestasi tanpa perjuangan. Itulah yang seolah ia sampaikan saat ditanya hal dibalik raihan prestasi tersebut. “Effort-nya besar. Latihan terus, diskusi dengan teman, lalu setoran ke guru. Setoran itu penting untuk tahu apa yang masih kurang,” jelasnya. Mahasiswa yang juga berperan sebagai pembina sekaligus pengajar di Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Khattibari Unwaha ini berharap agar prestasi ini menjadi inspirasi, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga untuk mahasiswa yang ingin menekuni seni Islam klasik ini. “Mudah-mudahan saya bisa makin rajin dan bisa menyebarkan khat di masyarakat dan di Unwaha,” pungkasnya. Red: Ibrahim

Unwaha Laksanakan AMI Tahun Akademik 2024/2025 sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi

Jombang – Sebagai upaya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) resmi melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2024/2025, di Ruang Rapat Gedung F, Minggu (7/12/2025). Kegiatan dibuka oleh Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd., mewakili pimpinan universitas. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa AMI merupakan instrumen penting dalam memastikan tata kelola perguruan tinggi berjalan efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. “Kegiatan AMI berfungsi untuk memastikan bahwa setiap unit kerja menjalankan proses sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga tata kelola universitas semakin kuat dan layanan pendidikan semakin optimal,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Pusat Jaminan Mutu (PJM) Unwaha, Ibu Anggi Indah Yuliana, M.P., menekankan bahwa audit tahun ini memiliki cakupan yang lebih komprehensif. Sasaran audit meliputi seluruh jenjang pimpinan, mulai dari Rektorat, Biro Akademik, Biro Administrasi Umum, Biro Kemahasiswaan, Biro Kerjasama, LPPM, Perpustakaan, hingga semua Fakultas dan Program Studi, dan Pascasarjana. “Dengan cakupan audit yang mencakup rektorat hingga prodi dan seluruh unit pendukung, AMI tahun ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kinerja institusi. Hal ini menjadi dasar bagi perbaikan mutu dan penguatan tata kelola kampus,” jelasnya. Pelakasanaan AMI berlangsung mulai 7 Desember hingga 21 Desember 2025 mendatang, dengan pelaksanaan di unit kerja masing-masing. Setiap unit dihadapkan pada proses pengecekan kesesuaian standar, kelengkapan dokumen mutu, implementasi kebijakan, serta evaluasi efektivitas pelaksanaan program kerja. Red: Ibrahim

Mahasiswa PAI Dibekali Semangat Entrepreneurship dalam Mewujudkan Based Competitive Advantage

Jombang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang memperoleh pembekalan penting mengenai penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui Seminar Pendidikan Kewirausahaan yang digelar di Auditorium Unwaha, Rabu (19/11/2025). Seminar ini mengusung tema “Kapasitasi Human Resource Mahasiswa PAI UNWAHA Melalui Semangat Entrepreneurship dalam Mewujudkan Based Competitive Advantage”. Acara dibuka oleh Kaprodi PAI, Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pembelajaran kewirausahaan menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang mandiri dan siap berdaya saing di berbagai bidang. “Pengetahuan kewirausahaan akan memperkuat karakter mahasiswa PAI dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan profesi di masa depan,” ujarnya. Melalui seminar ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep entrepreneurship, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan akademik maupun kehidupan sehari-hari. “Prodi PAI berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan inspiratif yang mendukung peningkatan kompetensi dan kualitas SDM mahasiswa Unwaha,” pungkas Kaprodi PAI. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Prodi PAI ini menghadirkan Khoirun Nisa’, M.Pd. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya membangun semangat kewirausahaan sejak dini agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif. Mahasiswa PAI juga dibekali pemahaman tentang bagaimana mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keberanian mengambil peluang sebagai bentuk upaya meningkatkan keunggulan kompetitif. Red: Khoirun Nisa’, M.Pd.Editor: Ibrahim