Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

PWI Jombang Goes to Campus Perkuat Literasi Digital Mahasiswa UNWAHA

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menjadi tuan rumah kegiatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang Goes to Campus: Safari Edukasi Jurnalistik & Literasi Digital dengan tema “Membangun Personal Branding & Kompetensi Digital Lewat Jurnalistik”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin-Selasa (4-5/5/2026) di Ruang Rapat Gedung F UNWAHA Jombang. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran PWI Jombang di lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi jurnalistik. “Kami mengucapkan selamat datang kepada PWI Jombang yang berkenan hadir di UNWAHA untuk berbagi keilmuan dan pengalaman jurnalistik dengan mahasiswa. Ini merupakan kesempatan yang langka dan istimewa,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami peran penting jurnalistik dalam membangun citra diri, meningkatkan kapasitas komunikasi, serta menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat di ruang publik digital. Beliau juga menegaskan bahwa keterampilan menulis memiliki peran penting di tengah era keterbukaan informasi. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan itu juga menambahkan, tulisan yang baik lahir dari kemampuan berpikir analitis, sikap kritis, serta tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. “Di era post-truth, kebenaran menjadi hal yang sangat penting. Kita memiliki tanggung jawab sosial untuk menyampaikan informasi dan tulisan yang baik. Saya berharap selama dua hari kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan yang luas dan mampu mengikutinya dengan sungguh-sungguh,” tuturnya. Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menyampaikan terima kasih kepada UNWAHA atas ruang kolaborasi yang diberikan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara dunia kampus dan insan pers. “Kami menyampaikan terima kasih kepada UNWAHA. Semoga kegiatan ini menjadi kebaikan bagi kita semua, sekaligus menjadi ruang pembelajaran bersama dalam bidang jurnalistik dan literasi digital,” ungkapnya. Hal ini dibuktikan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNWAHA dengan PWI Jombang. Kerjasama ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama kelembagaan, khususnya pada bidang pengembangan literasi, publikasi, jurnalistik kampus, dan peningkatan kompetensi mahasiswa. Hadir pada kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. Mohammad Fatchulloh, MPd,I., Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd., dan Kabag Humas, Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. Red: Ibrahim

Haflatul Wada’ 2026 Jadi Momen Simbolis Penguatan Sinergi UNWAHA dan MMA Bahrul Ulum

Jombang – Dalam suasana bahagia para lulusan Madrasah Muallimin Muallimat (MMA) 6 Tahun Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada Haflatul Wada’ 2026, menjadi ruang penting bagi penguatan sinergi antara Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang dan MMA Bahrul Ulum. Momen tersebut ditandai dengan penegasan kerja sama Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara simbolis, Minggu (3/5/2026), di Gedung Serbaguna (GSG) KH. Hasbullah Sa’id Tambakberas. Kegiatan simbolis ini menjadi penanda komitmen kedua lembaga dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni madrasah berbasis pesantren. Kehadiran UNWAHA dalam Haflatul Wada’ juga mencerminkan kedekatan perguruan tinggi dengan ekosistem pendidikan pesantren, khususnya dalam mendampingi alumni untuk melanjutkan studi ke jenjang pendiidikan tinggi. Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa Haflatul Wada’ bukan hanya menjadi ruang pelepasan peserta didik, tetapi juga momentum strategis untuk membuka jalan masa depan pendidikan alumni MMA. “Momentum Haflatul Wada’ ini menjadi simbol bahwa perjalanan pendidikan para santri tidak berhenti di madrasah. UNWAHA hadir untuk memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan agar alumni MMA dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan lebih mudah dan terarah,” ujarnya. Dalam kerja sama tersebut, UNWAHA memberikan sejumlah dukungan, antara lain dana pengembangan sebesar Rp10.000.000 untuk MMA, beasiswa bebas SPP selama masa studi bagi tiga mahasiswa S1 dan satu mahasiswa S2, kuota 25 penerima Beasiswa KIP, serta Beasiswa Generasi Muda NU yang disetarakan dengan Beasiswa NU Gelombang 1. Selain itu, seluruh alumni MMA yang akan melanjutkan studi ke UNWAHA memperoleh fasilitas bebas tes, kecuali untuk jalur Beasiswa Tahfidz Qur’an. Alumni MMA yang mengambil jalur Beasiswa NU juga cukup melampirkan surat keterangan dari MMA tanpa perlu surat rekomendasi dari kantor atau pengurus NU. Melalui momentum Haflatul Wada’ 2026, UNWAHA Jombang menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren yang terus membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nahdlatul Ulama. Sinergi ini diharapkan menjadi jembatan keberlanjutan pendidikan santri dari madrasah menuju perguruan tinggi. Red: Ibrahim

Unwaha Jombang Jalin Sinergi Strategis dengan MMA Bahrul Ulum untuk Penguatan PMB dan Keberlanjutan Pendidikan

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang terus memperkuat jejaring kelembagaan dalam rangka optimalisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui kolaborasi strategis dengan Madrasah Muallimin-Muallimat 6 Tahun (MMA) Bahrul Ulum Tambakberas. Hal ini ditandai dengan kunjungan resmi Unwaha ke MMA sebagai langkah awal koordinasi dan penjajakan kerja sama yang lebih terstruktur, pada Minggu (19/4/2025), di Ruang Literasi MMA. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Agenda utama yang dibahas mencakup rencana pemberian apresiasi dari Unwaha kepada MMA atas kontribusinya dalam mengantarkan lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya ke Unwaha Jombang. Dalam diskusi tersebut, MMA dinilai sebagai lembaga pendidikan yang memiliki konsistensi tinggi dalam mencetak lulusan berkualitas. Tidak hanya unggul secara akademik, para alumni juga dibekali karakter keIslaman yang kuat, sehingga memiliki kesiapan yang baik dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi melalui penguatan jalur keberlanjutan pendidikan (educational pipeline). Selain fokus pada apresiasi institusional, kedua belah pihak juga menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas, seperti pembinaan akademik, sosialisasi pendidikan tinggi, serta program-program kolaboratif lain yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada simbolis kerja sama semata, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin kuat antara MMA dan Unwaha Jombang, diharapkan dapat tercipta ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berdaya saing, serta berakar pada nilai-nilai keislaman. Red: Septian RagilEditor: Ibrahim

Aktualisasi Kompetensi Mahasiswa FTI Unwaha melalui Program Magang di Pemkab Jombang

Jombang – Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang melaksanakan program magang di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pembkab) Jombang sebagai bentuk aktualisasi kompetensi akademik sekaligus penguatan keterampilan praktis di bidang teknologi informasi. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing, Munawarah, S.Kom., M.Si. Program magang diawali dengan sesi pengenalan sistem website yang digunakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai fitur-fitur utama, alur operasional, serta struktur sistem yang diterapkan. Proses pembelajaran berlangsung interaktif melalui diskusi langsung, sehingga peserta magang mendapatkan pemahaman komprehensif terkait penggunaan dan pengelolaan website sebagai dasar sebelum memasuki tahap pengembangan lebih lanjut. Memasuki tahap implementasi, mahasiswa terlibat secara langsung dalam kegiatan pemeliharaan dan pengembangan sistem, salah satunya melalui penambahan kategori pada sistem Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembaruan data serta optimalisasi fungsi website. Selain itu, mahasiswa juga aktif melakukan konsultasi dan diskusi bersama dosen pembimbing guna menyempurnakan sistem yang sedang dikembangkan. Sebagai rangkaian akhir, kegiatan penutupan magang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang bersama dosen pembimbing. Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap seluruh proses dan hasil kerja mahasiswa selama pelaksanaan magang, khususnya dalam pengembangan sistem website. Evaluasi mencakup capaian yang telah diraih, hambatan yang dihadapi, serta penyusunan rekomendasi perbaikan sebagai bahan pembelajaran ke depan. Program magang ini diikuti oleh Rendy Choiruddin, Helmi Hendrawan, Nanda Ade Fahreza, Maulana Fajar, Toriq Andana Teguh, dan Abi Muhammad Wahid. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik di lapangan, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam pengembangan teknologi informasi yang berkelanjutan. Red: Fakultas Teknologi Informasi

Dosen FAI Unwaha Paparkan Etika Perang dalam Al-Qur’an di Forum Internasional

Jombang – Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Irwan Ahmad Akbar, M.A., berperan aktif dalam forum internasional yang diselenggarakan Hamad Bin Khalifa University (HBKU) Qatar melalui Research Center for Islamic Legislation and Ethics (CILE), Minggu – Selasa (16-18/11/2025). Keikutsertaan dosen FAI ini tidak lepas dari kepakarannya di bidang studi Al-Qur’an dan Tafsir, sehingga berhasil lolos dalam call for paper yang bertema “War and Armed Conflict Ethics in Islamic” yang diikuti oleh berbagai akademisi dunia. Dalam forum tersebut, terdapat sekitar 12 bidang kajian yang membahas konflik bersenjata dari beragam perspektif keilmuan. Dalam papernya, Irwan Ahmad Akbar, M.A., mengkaji secara komprehensif ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan peperangan dengan judul paper “Reconstructing Qur’anic Ethics of War: A Semantic-Hermeneutical Approach“. Melalui pendekatan semantic relational, beliau mengidentifikasi lebih dari 90 ayat yang memiliki keterkaitan tematik dengan isu perang. “Saya mengangkat seluruh ayat-ayat yag dikaitkan dengan peperangan, seperti jihad, qitl, harb,” katanya. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa narasi peperangan dalam Al-Qur’an tidak mengarah pada agresi atau penaklukkan, melainkan bersifat defensif dan responsif. Lebih lanjut, analisis relasi biner dalam ayat-ayat tersebut mengungkapkan bahwa pesan peperangan selalu diakhiri dengan nilai-nilai Islah (perdamaian) dan rekonsiliasi sebagai tujuan utama. “Bisa disimpulkan bahwa anggapan para (kelompok) ekstrimis bahwa Qur’an melegitimasi peperangan agresif ini tidak bisa dibenarkan. Secara historis dan kontekstual, termasuk dalam asbabun nuzul, peperangan pada masa Nabi Muhammad bukan ekspansif,” terang beliau. Sebagai informasi, paper tersebut saat ini masih dalam proses review untuk dipublikasikan pada jurnal Journal of Islamic Ethics. Meskipun demikian, presentasi yang disampaikan mendapatkan respons positif dari peserta forum yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan disiplin ilmu. “Hasil dari riset yang saya paparkan bisa menjadi khazanah baru bagi mereka,” imbuh dosen FAI tersebut. Partisipasi ini tidak hanya menjadi capaian akademik personal, tetapi juga membawa misi institusional. Pria yang akrab disapa “Gus Irwan” ini juga menegaskan bahwa keikutsertaannya bertujuan untuk mengharumkan nama Unwaha di tingkat internasional, sekaligus memotivasi sivitas akademika untuk aktif menulis dan berpartisipasi dalam forum global, terlebih dengan adanya peluang pendanaan yang mendukung. “Harapannya, ini bisa menjadi pemicu semangat bagi rekan-rekan dosen untuk meningkatkan kualitas publikasi internasional. Lebih dari itu, saya ingin memperkenalkan bahwa ajaran Islam pada dasarnya bukan marah, tetapi ramah,” pungkasnya. Red: Ibrahim

Selamat! Dosen Unwaha Jombang Raih Pendanaan Hibah Kemendiktisaintek 2026

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen berhasil lolos pendanaan hibah Kemendiktisaintek 2026, yang mencakup tiga skema: Pengabdian kepada Masyarakat, Penelitian Dosen Pemula, dan Penelitian Fundamental Reguler. Prestasi ini menegaskan dedikasi kampus dalam mendorong inovasi, penelitian berkualitas, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini. “Keberhasilan dosen-dosen kita mendapatkan pendanaan hibah ini adalah bukti nyata dedikasi, inovasi, dan semangat pengabdian mereka. Semoga hasil penelitian dan pengabdian ini tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Gatot. Skema Pendanaan dan Dosen Penerima Pengabdian kepada Masyarakat: Penelitian Dosen Pemula: Penelitian Fundamental Reguler: Pencapaian ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak prestasi gemilang di masa depan, sekaligus memacu seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberi manfaat bagi bangsa dan negara. Red: Ibrahim

Unwaha Jombang “Level Up”! Beberapa Jurnal Raih Akreditasi SINTA 2026

Jombang – Prestasi membanggakan kembali datang dari Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Beberapa jurnal terbaru kampus berhasil meraih akreditasi SINTA, menandai pencapaian penting dalam kualitas publikasi ilmiah dan kontribusi nyata Unwaha terhadap dunia riset nasional. Dengan akreditasi ini, UNWAHA menunjukkan bahwa karya ilmiah yang lahir dari kampus ini tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki pengaruh dan daya saing yang semakin tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Berikut jurnal-jurnal UNWAHA yang berhasil menembus akreditasi SINTA tahun 2026: Pencapaian ini adalah hasil kerja keras para editor, penulis, dan seluruh civitas akademika UNWAHA yang konsisten menghadirkan riset berkualitas tinggi. Setiap jurnal yang terakreditasi menjadi bukti nyata bahwa Unwaha serius mendorong inovasi dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. “Kami bangga atas pencapaian ini. Hal ini menjadi bukti atas dedikasi dan kualitas riset yang terus kami tingkatkan. Semoga keberhasilan ini menginspirasi seluruh dosen dan mahasiswa untuk semakin kreatif dan produktif dalam berkarya,” ujar Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. Dr. Zulfikar, S.P., M.Si.

Dosen Unwaha Jombang Raih Juara 3 Anugerah LPTNU 2026 Bidang Komputer dan AI

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali mencatat prestasi gemilang di kancah nasional. Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., Dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi, berhasil meraih Juara 3 dalam kategori dosen dengan karya ilmiah berpengaruh di bidang Komputer dan Kecerdasan Buatan (AI) pada Anugerah LPTNU 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi ilmiah Dr. Zulfikar yang dinilai memiliki dampak signifikan dalam perkembangan teknologi komputer dan AI. Prestasi ini tidak hanya menegaskan kualitas akademik dosen Unwaha, tetapi juga mengangkat nama universitas di tingkat nasional. Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan rasa bangga dan selamat atas pencapaian ini. “Keberhasilan ini adalah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Unwaha. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar beliau. Anugerah LPTNU merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada dosen dan peneliti yang karya ilmiahnya memiliki pengaruh luas di bidangnya masing-masing. Kategori yang diraih Dr. Zulfikar menekankan kontribusi di bidang Komputer dan AI, yang saat ini menjadi bidang yang sangat strategis dan berkembang pesat. Red: Ibrahim

Pengumuman Hasil Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 1 Unwaha Jombang 2026/2027

Berikut pengumuman hasil uji seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 1 Univesitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang Tahun Akademik 2026/2027. Pengumuman Gelombang 1 2026/2027.

Enam Dosen Unwaha Lolos Pendanaan Riset Kemdiktisaintek 2026: Penelitian Multitahun dan Hilirisasi Prototipe

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali mencatatkan prestasi di bidang riset. Sejumlah dosen Unwaha berhasil lolos sebagai penerima Pendanaan Penelitian dan Program Hilirisasi Riset Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Keberhasilan ini diumumkan melalui dua surat resmi, yakni Pengumuman Penerima Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 Nomor: 195/DST/C3/DT.05.00/2026 tertanggal 6 Maret 2026, serta Pengumuman Penerima Pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas – Pengujian Model dan Prototipe Tahun Anggaran 2026 Nomor: 138/DST/C4/AL.04.00/2026 tertanggal 9 Maret 2026. Pada skema Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun 2026, salah satu dosen Unwaha yang dinyatakan lolos adalah: Mar’atul Fahimah, S.P., M.M. dengan judul penelitian “Model Integratif E-WOM dan UGC terhadap Minat Berkunjung melalui Destination Image dan Destination Credibility di Desa Wisata Budaya.” Program Penelitian Multitahun Lanjutan merupakan salah satu skema pendanaan penelitian strategis yang bertujuan mendukung pengembangan riset berkelanjutan. Sementara itu, pada skema Program Hilirisasi Riset Prioritas – Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026, lima dosen Unwaha berhasil memperoleh pendanaan untuk mengembangkan riset yang berorientasi pada inovasi dan implementasi teknologi. Para penerima tersebut adalah: Keberhasilan para dosen tersebut menunjukkan komitmen Unwaha Jombang dalam memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Program pendanaan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada hilirisasi hasil riset yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Red: Ibrahim