Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Dosen Unwaha Hadiri World Next Leader 2025 di Jerman

Jerman – Salah satu dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali mengharumkan nama kampus di kancah internasional. Akhmad Kanzul Fikri, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), menghadiri kegiatan World Next Leader 2025 yang diselenggarakan di Stuttgart Media University, Jerman, pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Entrepreneurship and Education Summit 2025, yang digelar oleh NXTGN Jerman bekerja sama dengan Exocloud Indonesia dan EJA. Ajang akademik tahunan tersebut menghadirkan sekitar 400 peserta dari berbagai profesi, khususnya bidang pendidikan dan kewirausahaan, dengan tujuan memperluas jejaring global dan memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda dunia. Sebagai perwakilan Unwaha Jombang, Akhmad Kanzul Fikri, M.Pd. aktif mengikuti diskusi, seminar, dan forum kolaborasi internasional yang membahas inovasi pendidikan serta dinamika kewirausahaan global. Keikutsertaan dosen UNWAHA dalam forum ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama, memperluas jaringan mitra internasional, serta meningkatkan kesempatan memperoleh sponsorship bagi pengembangan akademik kampus. “Partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keterlibatan UNWAHA dalam event-event internasional,” demikian harapan yang disampaikan berkaitan dengan agenda tersebut. Red: Ibrahim

Unwaha dan Pemkab Jombang Teken Kesepakatan Bersama pada Ajang Jombang Bureaucracy Award 2025

Surabaya – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) yang dilaksanakan dalam rangkaian acara 6th Annual Jombang Bureaucracy Award 2025. Acara tersebut berlangsung pada Jumat, (28/11/2025) di Mercure Surabaya Grand Mirama. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., bersama Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd. Rektor Unwaha, Prof. Gatot mengatakan, kemitraan ini merupakan komitmen institusi untuk memperluas manfaat Tri Dharma perguruan tinggi bagi masyarakat Jombang. “Unwaha lahir dari rahim masyarakat Jombang. Karena itu, menjadi kewajiban moral bagi kami untuk menghadirkan ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi yang benar-benar bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat dan membantu program pemerintah daerah,” ujar Prof. Gatot. Kerja sama ini mencakup penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis akademik. “Kami berharap, kerjasama ini dapat memperkuat kontribusi intansi dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” imbuh beliau. Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Dalam sambuatannya, Bupati Jombang, Warsubi menyatakan, reformasi birokrasi menjadi fondasi perubahan tata kelola pemerintahan agar semakin lincah, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dihadapan para kepala perangkat daerah, Bupati Warsubi menekankan bahwa reformasi birokrasi lebih dari sekedar urusan laporan, checklist administratif, atau nilai indeks semata.  “Esensi sebenarnya adalah perubahan substantif, yaitu perubahan yang memberi dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, baik dari sisi kualitas layanan, kecepatan proses, maupun akuntabilitas kita sebagai penyelenggara pemerintahan,” jelasnya. Acara Jombang Bureaucracy Award 2025 sendiri merupakan agenda tahunan yang memberikan penghargaan kepada perangkat daerah atas inovasi, tata kelola birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hadir dalam kesempatan ini seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Jombang, pimpinan Unwaha Jombang, dan pimpinan Universitas Negeri Malang (UM) Red: Ibrahim

Unwaha Jombang Gelar Refreshment Auditee AMI 2025 sebagai Penguatan Budaya Mutu

Jombang – Pusat Jaminan Mutu (PJM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menyelenggarakan kegiatan Refreshment Auditee Audit Mutu Internal (AMI) 2025 pada Minggu (30/11/2025) di Ruang Rapat Gedung F. Kegiatan ini diikuti oleh para auditee dari berbagai fakultas dan unit kerja di lingkungan Unwaha. Ketua PJM Unwaha, Anggi Indah Yuliana, M.P., menjelaskan bahwa refreshment ini dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman para auditee dalam menghadapi pelaksanaan Audit Mutu Internal, sekaligus menyamakan persepsi mengenai standar, instrumen, dan alur proses AMI tahun 2025. “Peran auditee sangat penting dalam keberhasilan AMI. Melalui kegiatan refreshment ini, kami ingin memastikan bahwa setiap unit memahami tugas, kewajiban, serta bukti-bukti yang harus dipersiapkan agar audit berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu institusi,” ujarnya. Beliau juga mengatakan, audit internal bukan sekedar kewajiban, tetapi instrumen penting untuk menjaga kualitas tata kelola akademik dan layanan institusi. “Melalui refreshment ini, kami berharap para auditor semakin siap menjalankan tugasnya secara profesional, objektif, dan sesuai standar penjaminan mutu yang telah ditetapkan,” ujar Anggi. Dalam kegiatan ini, PJM menyampaikan penjelasan mengenai pembaruan pedoman audit, penyelarasan instrumen SPMI, serta strategi identifikasi temuan audit yang konstruktif. Kegiatan refreshment auditee ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan Unwaha. Dengan keterlibatan aktif seluruh unit kerja, audit mutu diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat sasaran dan mendorong peningkatan kualitas layanan akademik maupun nonakademik.

HIMATIKA Sukses Gelar Olimpiade Matematika Tingkat SMP/MTs, Diikuti 120 Peserta

Jombang – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) sukses menyelenggarakan Olimpiade Matematika tingkat SMP/MTs pada Sabtu (15/11/2025). Kompetisi bertema “Math Olympiad: Berkarib dengan Angka, Membangun Masa Depan Nyata” ini diikuti 120 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Jombang dan wilayah sekitarnya. Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Ibu Wisnu Siwi Satiti, S.Pd., M.Sc., menyatakan, olimpiade ini merupakan bentuk kontribusi nyata program studi dalam pengembangan kompetensi matematika siswa. “Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis. Kami berharap olimpiade ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai program tahunan yang memberikan dampak positif bagi peningkatan prestasi akademik siswa di Jombang dan sekitarnya,” jelas beliau. Sistem Kompetisi Bertahap dengan Standar Nasional Olimpiade dilaksanakan melalui tiga tahap seleksi, yakni babak penyisihan, semifinal, dan final. Panitia menetapkan mekanisme penilaian yang transparan dan akuntabel. Dari 120 peserta babak penyisihan, sebanyak 30 peserta atau 25 persen terbaik lolos ke babak semifinal. Selanjutnya, enam peserta dengan perolehan skor tertinggi melanjutkan ke babak final. Salah satu peserta olimpiade, Trisnanur menyatakan, soal-soal yang disajikan memiliki tingkat kesulitan setara dengan standar olimpiade nasional. “Soal-soal yang diujikan sangat menantang bagi saya,” ujar siswa MTsN 3 Jombang itu. Babak final dirancang dalam format kuiz yang terdiri dari tiga sesi. Sesi pertama berupa pengerjaan paket soal dengan batas waktu tertentu. Sesi kedua menggunakan sistem rebutan untuk mengukur kecepatan dan ketepatan jawaban. Sementara sesi ketiga merupakan sesi bonus yang memberikan kesempatan peserta menambah perolehan poin. Mendapatkan Respons Positif Sebagai informasi, olimpiade ini merupakan kompetisi perdana yang diselenggarakan oleh HIMATIKA Unwaha. Kendati demikian, penyelenggaraan olimpiade matematika tahun 2025 mendapatkan respons positif dari para peserta dan pendamping. Salah satu pendamping, Mei memberikan tanggapan positifnya atas gelaran olimpiade ini. “Pelaksanaan olimpiade ini sangat baik untuk kegiatan perdana. Ke depan diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dan dikembangkan untuk jenjang yang lebih tinggi dengan peningkatan manajemen waktu,” ujar pendamping dari SMP Islam Roushon Fikr itu. Daftar Juara Olimpiade Matematika HIMATIKA 2025 Adapun peserta yang berhasil meraih juara pertama adalah Dzaky Yuan Akhdan siswa MTsN 3 Jombang (863 poin). Kedua, diraih oleh M. Tsabit Izzan Ubaidillah siswa MTsN 3 Jombang (616 poin), dan juara ketiga diraih oleh M. Irfan Hermansyah dari MTs Islam Al-Ihsan Kalikejambon (450 poin). Kategori juara harapan pertama diperoleh Irfan Gading Maulana dari SMP Budi Utomo Perak, juara harapan kedua Trisnanur Abiyu Wira dari MTs Negeri 3 Jombang, dan juara harapan ketiga Gagah Prakoso Aydin Zaim Fadillah dari MTs Negeri 3 Jombang. Dukungan Positif dari Berbagai Pihak Kesuksesan gelaran olimpiade ini tidak luput dari dukungan positif dari berbagai pihak. Hal ini disampaikan oleh Kaprodi Pendidikan Matematika. “Terimakasih sebanyak-banyaknya kami sampaikan kepada para pihak yang turut mendukung jalannya kegiatan ini” tutup beliau. Dukungan sponsorship diberikan oleh Pustaka Muallimin Muallimat Bahrul Ulum, BMT Rizqona, Maaqo, Panjaloe Design & Production, Tommy Sablon, Bagas Printing, dan Copycenter. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik berkualitas di masa mendatang. Red: HIMATIKAEditor: Ibrahim

Dekan Fakultas Pertanian Raih Penghargaan pada INOTEK Award Kabupaten Magetan 2025

Magetan – Dekan Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Ambar Susanti, S.P., M.P., meraih penghargaan terbaik kelima dalam ajang Inovasi dan Teknologi (INOTEK) Award Kabupaten Magetan 2025. Penghargaan diserahkan pada Minggu (27/10/2025) lalu di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Magetan. INOTEK Award merupakan program penghargaan tahunan yang diselenggarakan Bappeda Litbang Magetan untuk mendorong inovasi teknologi di kalangan masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa. Kompetisi ini bertujuan menumbuhkan semangat kreativitas dan inovasi demi menciptakan solusi nyata bagi berbagai permasalahan di masyarakat. Kategori umum yang diikuti Ibu Ambar Susanti mencatatkan persaingan ketat dengan 28 finalis yang lolos seleksi. Dari jumlah tersebut, hanya lima inovasi terbaik yang berhasil meraih penghargaan. Prestasi ini menunjukkan kualitas dan relevansi inovasi yang dikembangkan dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ibu Ambar, sapaan akrab Dekan Fakultas Pertanian itu menyampaikan bahwa pencapaian ini membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi Fakultas Pertanian Unwaha. “Pencapaian ini menjadi bukti bahwa sivitas akademika Unwaha mampu berkompetisi dan berkontribusi di tingkat regional. Kami berharap dapat terus memperluas jejaring di luar kampus Jombang, membangun kerja sama dengan kabupaten di wilayah lain, serta meningkatkan kompetensi dan kompetisi dosen di luar lingkup kampus,” ujarnya. Hal ini menjadi teladan nyata dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Prestasinya diharapkan dapat menginspirasi seluruh dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian untuk aktif mengembangkan inovasi yang memberikan dampak nyata. Prestasi ini memperkuat komitmen Unwaha dalam mendorong sivitas akademika untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kompetisi dan program inovasi di tingkat daerah maupun nasional. Bappeda Litbang Kabupaten Magetan mengapresiasi seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam menghadirkan solusi inovatif. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi inovasi teknologi yang dapat diimplementasikan secara luas demi kemajuan daerah. Red: Ibrahim

The 3th Multidiscipline International Conference 2025: Dorong Kolaborasi Global untuk Inovasi Berkelanjutan

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menyelenggarakan The 3th Multidisciplinary International Conference 2025 dengan tema “Global Business Science, Technology, and Economic Collaboration for Sustainable Innovation and Transformation” pada Rabu (13/11/2025) di Auditorium Unwaha. Konferensi internasional ini menghadirkan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas kolaborasi global dalam mendorong inovasi berkelanjutan. Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun jejaring dan kolaborasi akademik di tingkat global. “Unwaha sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar. Kami memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, program studi yang beragam, dan semangat untuk terus berkembang. Namun, saya harus jujur mengakui bahwa potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal,” ujar beliau. Rektor mengajak seluruh sivitas akademika Unwaha, baik secara personal maupun institusional, untuk lebih aktif membangun jejaring, berbagi pengalaman, dan membuka diri terhadap peluang kolaborasi. “Kepada para peserta, kami membuka diri lebar-lebar untuk menjalin kerja sama dalam berbagai bentuk, baik riset bersama, maupun pengembangan program akademik. Mari kita jadikan konferensi ini sebagai momentum untuk membangun sinergi yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Konferensi ini menghadirkan tiga keynote speaker yang kompeten di bidangnya. Prof. Dr. Abdul Razak Aliman dari Universiti Putra Malaysia dan Teguh Wahyudi, Direktur Utama PT. Sariraya Co., Ltd., Jepang, membagikan pengalaman praktis dalam implementasi inovasi teknologi di dunia industri. Sementara itu, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., dari Unwaha Jombang menyampaikan kontribusi riset lokal yang berdampak global. Konferensi multidisipliner ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran ide dan pengetahuan lintas disiplin ilmu, meliputi bisnis, sains, teknologi, dan ekonomi. Berbagai topik strategis dibahas untuk menjawab tantangan global, mulai dari inovasi teknologi, pengembangan ekonomi berkelanjutan, hingga transformasi digital di berbagai sektor. Rektor menutup sambutannya dengan harapan agar konferensi ini dapat menghasilkan diskusi yang produktif, ide-ide inovatif, dan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi di masa mendatang. “Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah kita,” pungkasnya. Pelaksanaan The 3rd Multidisciplinary International Conference 2025 ini menawarkan peluang luaran ilmiah. Selanjutnya, makalah terpilih akan direview untuk dipublikasikan di beberapa jurnal seperti APLLICATION (Sinta 4), JOEMs (Sinta 5), NEWTOON (Sinta 5) dan beberapa jurnal terindeks sinta lainnya. Red: Ibrahim

Memadukan Riset Akademik dan Nilai Al-Qur’an: Kisah Achmad Fauzi Ali Raih Juara 3 KTIQ

Jombang – Kuliah di lingkungan kampus berbasis pesantren merupakan nilai lebih bagi Achmad Fauzi Ali. Selama berproses di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang ia menyadari bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan nilai keIslaman ala pesantren menjadi pendukung untuk meraih prestasi. Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah ini berhasil membuktikannya ketika meraih juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ) di Ramadan Festival 2025 Telkom University Surabaya, Selasa (18/3/2025) lalu. “Tantangan terbesar adalah menyajikan kajian Al-Qur’an dalam kerangka ilmiah sistematis tanpa menghilangkan nilai-nilai luhurnya,” ujar Fauzi. Persiapan Fauzi tidak mudah. Berminggu-minggu ia menyelami literatur dan berkonsultasi dengan dosen untuk memastikan karyanya memenuhi standar metodologi penelitian ketat, sekaligus mempertahankan esensi spiritual Al-Qur’an. Ia harus bersaing dengan mahasiswa dari kampus dengan fasilitas riset lebih lengkap, namun justru pendidikan berbasis nilai keislaman di Unwaha menjadi kekuatannya. Bagi Fauzi, prestasi ini bukan akhir perjalanan, melainkan amanah untuk menginspirasi mahasiswa lain. “Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa dari daerah juga mampu berprestasi di tingkat nasional,” tegasnya. Ia berharap lebih banyak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan mengikuti kompetisi “Melalui ajang seperti ini, mahasiswa dapat memperluas relasi, menambah pengalaman, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan potensi akademiknya,” imbuhnya. Fauzi mengakui peran vital Unwaha dalam perjalanan prestasinya. Kampus tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menciptakan ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. “Unwaha memberikan dukungan dan semangat yang menjadi pendorong agar mahasiswa terus berkembang dan berprestasi, sekaligus memperkuat citra positif kampus di kancah nasional,” pungkasnya. Red: Ibrahim

Dari UNWAHA ke Panggung Nasional dan Internasional: Kisah Ulya Juarai Lomba Menulis

Jombang – Bermula dari mimpi sederhana untuk menumbuhkan semangat gemar membaca dan menulis bagi anak-anak. M. Ulya Sodiqul Amin, Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, kini telah membuktikan bahwa karya dan dedikasi mampu membawanya menembus batas-batas prestasi. Perjalanan Ulya dimulai pada September 2024 lalu, ketika keikutsertaannya dalam Sayembara Menulis Cerita Anak Usia Dini tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT Surya Akasara Media. Ia bersaing dengan lebih dari 50 peserta dari berbagai penjuru Indonesia dengan proses seleksi ketat hingga ke tahap final. “Keikutsertaan saya bukan semata untuk penghargaan, melainkan sebagai sarana menyalurkan ilmu, semanagat dan motivasi kepada anak-anak agar gemar membaca dan menulis sejak dini,” ungkapnya. Dengan ketekunan dan kreativitas tinggi, ia akhirnya meraih Juara Umum 1, menungguli penulis berbakat lainnya. Peraihan ini tidak hanya membawakan piala, selempang, uang pembinaan, tetapi juga kesempatan emas untuk menerbitkan karyanya dalam bentuk buku cetak. Tak lama setelah perolehan juara tersebut, ia menerima undangan untuk mengikuti Lomba Cerpen Internasional yang diselenggarakan Lisa Publisher pada Desember 2024 lalu. Tantangan kali ini berbeda dan jauh lebih berat dari sebelumnya. Ulya harus bersaing dengan lebih dari 100 peserta dari berbagai negara. Mahasiswa semester lima itu kembali lagi membuktikan kualitasnya. Pada 16 Februari 2025, di Mataram, namanya kembali terdengar sebagai penulis terpilih tingkat internasional. Semakin lengkap koleksi prestasinya dengan berbagai penghargaan eksklusif. “Alhamdulillah, ini pengalaman penting bagi saya untuk terus berkarya. Semoga semangat saya ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya untuk teman-teman UNWAHA Jombang,” pungkasnya. Red: Ulya/IbrahimEditor: Ibrahim

Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Raih Juara 3 Nasional Lomba Video Pembelajaran Digital

Jombang – Tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang berhasil mengharumkan nama almamater dengan meraih Juara 3 Lomba Video Pembelajaran dalam rangka Harlah HIMATIKA ke-8 Tingkat Nasional di Universitas Alma Ata Yogyakarta, pada Sabtu (1/11/2025). Tim yang terdiri dari M. Ulya Sodiqul Amin, Aulia Nikmatur R Z, dan Chumairo’ Mutiara R berhasil menyabet juara ketiga setelah bersaing dengan tim dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia. Menurut M. Ulya Sodiqul Amin, selaku ketua tim mengatakan pihaknya mengusung inovasi video pembelajaran materi Aljabar berbasis platform digital Mainmaster yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot. Konsep pembelajaran yang mereka tawarkan tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman belajar kontekstual yang menarik bagi siswa. “Materi aljabar yang kompleks bisa dikelompokkan dengan sistem poin dan dilengkapi animasi menarik. Untuk evaluasinya, kami integrasikan dengan Kahoot agar siswa mendapat pengalaman belajar yang lebih interaktif,” jelasnya, saat diwawancarai. Perjalanan mereka dimulai dari informasi yang disampaikan oleh Dekan dan dukunggan Kaprodi Pendidikan Matematika. Hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi di kancah nasional. “Awalnya kami mendapat informasi dari Dekan dan Kaprodi. Kemudian saya bersama dua teman langsung berpartisipasi. Alhamdulillah, kerja keras kami membuahkan hasil,” ungkapnya. Mahasiswa semester lima itu mengaku bahwa pencapaian ini masih awal baginya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Terutama dalam berpartisipasi di lomba-lomba yang berkaitan dengan keilmuan fakultatif. “Jika ada lomba yang merujuk pada keilmuan saya, saya sangat antusias berpartisipasi. Karena ilmu yang kami dapat dari para dosen harapannya bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Ulya berharap pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dan mengharumkan nama UNWAHA. “Insyaallah dari sini ke depannya bisa memberikan prestasi lagi bagi saya dan juga kampus,” pungkasnya dengan penuh optimisme. Red: Ibrahim

Mahasiswa Agroekoteknologi UNWAHA Eksplorasi Pertanian Presisi dalam “Agrotek Immersion”

Jombang – Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (HIMAGROTEK) Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Lapang bertajuk “Agrotek Immersion”. Kegiatan yang bertema “Menjelajahi Simbiosis Teknologi dan Budidaya dalam Ekosistem Pertanian Presisi” ini bertempat di P4S Brian Horti Wonosalam, pada Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini didampingi oleh Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil, M.Pd., dan Kaprodi Agroekoteknologi, Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling. Dalam sambutan Kabiro Kemahasiswaan, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran integratif antara teori dan praktik. “Kuliah lapang bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi laboratorium kehidupan. Mahasiswa harus memahami bahwa pertanian merupakan bidang strategis masa depan yang membutuhkan kecerdasan teknologi dan kepekaan sosial,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Kaprodi Agroekoteknologi, Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling., juga mengatakan, mahasiswa Agroekoteknologi diharapkan menjadi generasi inovatif yang mampu menjawab tantangan pertanian global dengan tetap menjaga nilai budaya dan kelestarian alam. “Kami ingin mahasiswa memahami bahwa teknologi dan budaya dapat bersinergi untuk menciptakan sistem pertanian presisi yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan,” ungkapnya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester I sebagai bentuk penguatan pembelajaran aplikatif di lapangan dan pengenalan dunia pertanian modern berbasis teknologi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan konsep pertanian presisi yang memadukan inovasi digital dan praktik budidaya berkelanjutan. Dalam rangkaian kegiatan, peserta mempelajari sejumlah materi dan praktik lapangan, meliputi pembuatan agensi hayati berbasis Trichoderma, penerapan sistem Internet of Things (IoT) untuk penyiraman dan pemupukan otomatis, serta budidaya selada hidroponik dari pembibitan hingga panen. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang pentingnya efisiensi, keberlanjutan, dan inovasi di sektor pertanian. Red: Septian RagilEditor: Ibrahim