Category: Berita

Berita

  • Studi Banding FAI UNWAHA ke UIN Sunan Kalijaga

     

    Dalam rangka peningkatan kompetensi dan kualitas keilmuan pendidikan mahasiswa, pada hari Senin, 20 Februari 2017, Fakultas Agama Islam Universitas K.H A Wahab Hasbullah mengadakan kegiatan studi banding di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (UIN SUKA).

    Studi Banding ini bertujuan meningkatkan kualitas keilmuan mahasiswa khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan Program Studi Ekonomi Syariah pada Fakultas Pendidikan Islam dengan mengikutsertakan mahasiswa sebanyak 64 orang dan didampingi oleh 6 orang dosen pembimbing. Rombongan dari UNWAHA disambut oleh Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN SUKA.

    Dari kegiatan ini, berbagai informasi di peroleh oleh Fakultas Agama Islam UNWAHA dari UIN SUKA diantaranya aktivitas dan struktur kurikulum, sistem kegiatan belajar mengajar, fasilitas yang ada di UIN SUKA, persebaran lulusan, dan berbagi pengalaman seputar organisasi jurusan dan Universitas.

    Setelah sesi interaktif, acara diakhiri dengan penyerahan cindera mata dari masing-masing perwakilan kedua belah pihak, dan dilanjutkan dengan kunjungan ke berbagai fasilitas yang ada UIN SUKA. Kedepannya, FAI Unwaha akan bekerjasama dengan UIN SUKA dalam beberapa bidang seperti rencana Sit In mahasiswa UNWAHA di UIN SUKA, pertukaran mahasiswa dan akses mahasiswa UNWAHA di Perpustakaan UIN SUKA . Semoga jalinan silaturahmi dan kerjasama dapat berjalan dengan baik sehingga akan tumbuh kesolidan demi mewujudkan tujuan mencerdaskan bangsa.

  • Unwaha Kirim 11 Mahasiswa Kuliah SIT IN di Universitas Brawijaya

     

    UNWAHA memberangkatkan 11 mahasiswa untuk kuliah transfer kredit selama satu bulan dalam program Sit In di Universitas Brawijaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, skill mahasiswa, dan daya saig mahasiswa. Studi sit in dilakukan di beberapa fakultas Universitas Brawijaya.

    Tiga mahasiswa prodi Manajemen UNWAHA kuliah sit in di fakultas Ekonomi UB. Dua mahasiswa prodi Teknologi Informasi kuliah sit in di Fakultas Ilmu Komunikasi UB. Dua mahasiswa prodi Pendidikan Fisika dan satu mahasiswa prodi Pendidikan Biologi kuliah sit in di Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan dan Alam UB. Dua mahasiswa prodi Teknik Pertanian UNWAHA kuliah sit di Fakultas Pertanian UB. Dan satu mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris kuliah sit in di Fakultas Ilmu Bahasa UB.

    Program Sit In ini juga merupakan upaya UNWAHA untuk meningkatkan daya saing lulusan dan memberikan peluang kepada mahasiswa yang ingin menambah wawasan dan pengalaman bisa kuliah satu bulan ke salah satu universitas terbaik di Indonesia. Pada saat pemberangkatan, Wakil Rektor I (Dr. Fatkhullah, M.Pd.I) menyampaikan kepada mahasiswa yang diberangkatkan, agar dapat memanfaatkan kesempatan langka ini dengan sebaik mungkin. Selama kuliah di kampus tujuan, WR I meminta mahasiswa agar menjaga sikap dalam berbuat, jaga kesehatan dan jaga nama baik UNWAHA.

  • UNWAHA Lakukan Kerjasama dengn Universitas Brawijaya

     

     

    Kamis, 16 Feb 2017, Universitas K.H. A. Wahab Hasbullah kembali melakukan kunjungan ke Universitas Brawijaya (UB) sebagai tindak lanjut MoU Rektor UB dengan UNWAHA. Kunjungan yang dilakukan olen jajaran pimpinan UNWAHA ke UB bertujuan untuk mempererat jalinan kerjasama sebagai bentuk usaha UNWAHA untuk terus melakukan perubahan-perubahan yang baik. membahas tentang program sit in mahasiswa UNWAHA ke UB, studi lanjut S2/ S3 untuk karyawan dan dosen UNWAHA di UB serta kerjasama penelitian mahasiswa dan dosen.

    Program sit in akan berjalan selama satu bulan di Universitas Brawijaya. Mahasiswa UNWAHA akan mengikuti perkuliahan bersama dengan mahasiswa UB. Mahasiswa sit in juga mendapatkan fasilitas untuk mengakses perpustakaan di UB. Kesempatan belajar yang luas tidak hanya untuk mahasiswa, namun dosen juga berkesempatan untuk melanjutkan studi di UB dan mendapatkan beasiswa.

    Kedepannya, skripsi dari mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi UNWAHA akan diuji di Fakultas Ilmu Komunikasi UB sehingga hasil penelitian (skripsi) dari mahasiswa UNWAHA juga dinilai oleh UB. Tidak hanya kerjasama dalam bentuk pengujian skripsi, kerjasama pun dapat dilakukan dalam hal penelitian. Tidak meunutup kemungkinan untuk melakukan penelitian bersama antara mahasiswa UNWAHA dengan mahasiswa UB, dosen UNWAHA dengan dosen UB, bahkan tidak menutup kemungkinan pnelitian oleh dosen UB dan mahasiswa UNWAHA.

  • UNWAHA menjadi Tuan Rumah dalam Pelantikan Pengurus ITHLA DPW IV

     

    Pelantikan Pengurus ITHLA DPW IV, bertempat di UNWAHA Jombang

    ITHLA (Ittihadu Thalabah al Lughah al Arabiyyah) merupakan suatu organisasi yang dibangun atas asas kekeluargaan para mahasiswa yang sama sama mempelajari bahasa arab, menyelami hikmah hikmah yang terdapat didalamnya, memetik buah buah ilmu pengetahuan yang dihasilkannya. ITHLA juga popular di sebut sebagai Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab Se-Indonesia . Kepengurusan ITHLA terbagi menjadi beberapa Dewan Pimpinan Wilayah.

    Jombang, Sabtu, 18/2 2017 menjadi hari yang penting bagi para anggota Dewan Pimpinan Wilayah 4 ITHLA, pasalnya pada hari itu DPW 4 ITHLA yang memimpin wilayah Jatim, NTB dan Bali tersebut telah resmi dilantik pada pukul 10.00 pagi di Aula Universitas K.H. Wahab Hasbullah Jombang. Acara ini diawali dengan Seminar Kebahasaan, agenda kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah 4 2017.

    Pelantikan berlangsung lancar dan Khidmat. Acara ini di hadiri oleh Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat, anggota DPW 4 dan beberapa kampus di Jawa Timur.Aacara di lanjutkan dengan Rapat Kerja Wilayah yang dilaksanakan di Kampus Universitas K.H. Wahab Hasbullah, ada pun yang dibahas dalam Rakerwil adalah Kemah Bahasa DPW , agenda kebahasaan dan beberapa program DPW 4 selama masa bakti satu tahun. Dalam rapat kerja untuk satu tahun ke depan, ITHLA berencana untuk semakin mengembangkan ITHLA dan berfokus pada kerjasama dan berjejaring dengan berbagai pihak, serta mampu memberikan pengaruh yang besar pada seluruh mahasiswa bahasa arab se Indonesia.

  • PELANTIKAN ORGANISASI MAHASISWA UNHAWA

     

    Pelantikan Ormawa UNWAHA di Aula YPPBU

    Senin (13/2), bertempat di Aula Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Dr. H. Muhyiddin ZA, MM selaku Wakil Raktor III melantik pengurus Ormawa Unwaha periode 2017. Unwaha selalu mendukung dan mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang positif, antara lain melalui pembekalan baik di dalam maupun di luar proses pembelajaran akademik guna meningkatkan wawasan dan pengalaman.

    Salah satu wujud pengalaman tersebut adalah menjadi pengurus Organisasi Mahasiswa. Wakil Rektor III menyampaikan bahwa pelantikan pengurus ini merupakan salah satu wujud visi dari Unwaha. Selamat dan sukses kepada para pengurus baru dan Unwaha berharap seluruh pengurus berkomitmen untuk selalu mengapresiasi berbagaiA kegiatan kemahasiswaan di Unwaha, namun juga tetap tidak boleh melupakan tugas utama kalian sebagai mahasiswa yaitu menyelesaikan studi dengan hasil yang maksimal dan tepat waktu.

    Pengurus organisasi mahasiswa yang dilantik yaitu Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa, Lembaga Gubernuran Mahasiswa, Himpunana Mahasiswa Prodi, dan seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa di UNWAHA. Pelantikan pengurus baru ini merupakan wujud kaderasasi pemimpin muda yang nantinya akan memimpin dan memajukan Indonesia di masa yang akan datang. Skill kepemimpinann mahasiswa dapat terasah dalam unit organisai-organisasi di UNWAHA. Generasi muda -dalam hal ini adalah mahasiswa- merupakan aset bangsa yang memiliki semangat juang tinggi untuk menuntut ilmu baik softskill maupun hadrskill demi kejayaan bangsa Indonesia.

  • Pelatihan PEKERTI (Kerjasama UNWAHA dengan KOPERTIS VII) : Menjadi Dosen Profesional

    Senin (6 Feb 2017), Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) berkesempatan menyelenggarakan pelatihan Pengembangan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) bekerjasama dengan Kopertis Wilayah VII. Pelatihan yang diselenggarakan selama lima hari tersebut berlangsung di Aula UNWAHA dengan diikuti oleh 48 dosen UNWAHA.

    Materi disampaikan melalui metode teori dan praktikum yang meliputi materi: pendidikan sebagai sistem; paradigma, teori belajar dan motivasi; pembelajaran orang dewasa; dasar2 komunikasi dan keeterampilan dasar mengajar; taksonomi dan tujuan instruksional, analisis instruksional, metode pembelajaran; media dan sumber belajar, menyusun silabus & RPP, model pembelajaran inovatif, peer teaching, team teaching, dan penilaian hasil belajar.

    Pelatihan PEKERTI bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dan profesionalitas dosen. Selain itu, untuk memberikan wawasan tentang psikologi perkembangan sebagai dasar bagi proses pendidikan dan meningkatkan kemampuan pengelolaan dan interaksi kelas oleh dosen, meningkatkan kemampuan pedagogik sebagai dosen, meningkatkan kemampuan pengembangan diri untuk mencapai kompetensi pribadi dosen yang baik.

    Wakil Rektor I dalam sambutannya, menyampaiakan harapannya yaitu “Semoga acara ini bisa mencetak insan-insan yang berguna dan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Saya harap dengan pelatihan ini tidak hanya mengejar sertifikatnya saja, tetapi juga harus fokus dalam mengikuti pelatihan yang mana dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dalam bidangnya”.

  • Fakultas Ilmu Pendidikan UNWAHA Studi Banding ke FMIPA UM

    Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Pengertian dari studi banding itu sendiri adalah sebuah konsep belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan berbeda yang merupakan kegiatan yang lazim dilakukan untuk maksud peningkatan mutu, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, dll.

    Persiapan yang dilakukan sebelum melakukan studi banding adalah melakukan tinjauan dan evaluasi internal, mengenai mana saja yang akan dikembangkan dan dinaikan progresnya. Setelah itu dibuat draft list secara terstuktur sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Tujuan utama melakukan studi banding nantinya adalah menggali sebanyak mungkin informasi yang bisa didapat scara teknis real dan empiris. Untuk dijadikan barometer dan pembanding yang kemudian masuk untuk menemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif, baik untuk plan ke depan dalam jangka pendek dan jangka panjang secara futuristik. Jadi dengan kata lain tujuan dari studi banding tersebut adalah :

    1. untuk menambah wawasan tentang tempat lain.
    2. untuk menimba pengalaman baru di ditempat lain.
    3. untuk membandingkan dengan tempat lain.
    4. untuk menambah cakrawala berpikir

    Rabu, 31 Januari 2017, segenap civitas akademik Fakultas Ilmu Pendidikan UNWAHA melakukan studi banding ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Rombongan terdiri atas dosen, staf, dan mahasiswa semester IV dan VI. Studi banding yanng dilakukan tidak hanya lingkup fakultas secara umu, melainkan juga ke jurusa-jurusan yang ada di FMIPA UM.

    Kegiatan studi banding bukan hanya sharing wawasan dan pengetahuan secara teorotik saja melainkan mahasiswa juga belajar praktikum di laboratorium. Secara umum, studi banding kali ini dilakukan untuk membandingkan kurikulum, pengajaran, hingga fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran.

    Selain ke FMIPA UM, kegiatan studi banding berlanjut pada kegiatan lapangan. Mahasiswa mempraktekkan teori yang telah diperoleh dari pembelajaran. Dekan FIP yang juga turut mendampingi kegaiatan studi banding menyampaikan bahwa studi banding merupakan sarana koreksi megenai apa yang sudah dilakukan selama ini di kampus, berbagi wawasan dan pengalaman, dan untuk mempraktekkan kajian materi yang telah diberikan.

  • MENPORA Hadiri PERTEKAP III di UNWAHA

    Jombang: Guyuran hujan tidak menyurutkan semangat para peserta Perkemahan Temu Karya Pramuka Penegak (PERTEKAP) III 2017 yang sekaligus peresmian lapangan futsal di Universitas KH. A. Wahab Hasbulloh, Jombang, Sabtu (28/1) sore. Menpora Imam Nahrawi yang hadir pada acara tersebut memberikan apresiasi kepada para peserta kemah yang masih semangat mengikuti kegiatan meskipun cuaca tidak mendukung.

    “Pramuka menjadi keluarga besar seluruh generasi muda Indonesia. Pramuka diharapkan terus bisa maju dan memberikan manfaat kepada orang lain. Saya pernah mengikuti Jambore, dan itu kenangan yang luar biasa bagi saya. Kelak ketika adik-adik semua hadir di masyarakat ilmu selama kalian di pramuka akan bermanfaat,” kata Menpora.

    Menteri asal Bangkalan Madura ini juga menceritakan pengalamannya yang pernah mengikuti Jambore. Dia merasa dengan Pramuka maka silaturahmi, kebersamaan hingga rasa tolong menolong. “Di dalam Pramuka ada ilmu, kegiatan dan doa yang bermanfaat. Pramuka bisa mengarahkan kehidupan kita. Kepada semua para peserta manfaatkan kegiatan ini benar-benar diikuti dengan baik agar kelak bisa menjadi bermanfaat buat adik-adik semua,” tambah Menpora.

    Setelah memberikan sambutan, Menpora bersama Rektor Unwaha Anton Muhibuddin, Wakil Rektor I Fathulloh dan seluruh peserta menuju lapangan untuk menyalakan api unggun dan foto bersama. Selama mengikuti PERTEKAP III para peserta akan melakukan kegiatan perkemahan. Berbagai pertunjukkan juga di tampilkan salah satu dari Pagar Nusa dan pertunjukkan Salam Pramuka dari Madrasah Aliyah Al Rosyid

    Sumber : Kemenpora.go.id

  • UNWAHA Berkolaborasi dengan Tim MGMP Bahasa Arab Kab. Jombang

    Selasa (24/1), UNWAHA menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Madrasah Aliyah Se Kab Jombang. Kolaborasi yang berkelas antara UNWAHA dengan Tim MGMP Bahasa Arab Kab. Jombang menjadikan acara ini sukses dengan diikuti oleh 170 peserta.

    Olimpiade Bahasa Arab ini bertujuan untuk semakin membumikan Bahasa Arab dalam menghadapi era globalisasi. UNWAHA bertahun-tahun dipercaya untuk menyelenggarakan Olimpiade ini karena program studi Bahasa Arab UNWAHA merupakan prodi yang unggul dan telah menghasilkan alumni yang sukses tidak hanya di Jombang melainkan tersebar di Nusantara. Bahkan Mahasiswa UNWAHA dipercaya membina Bahasa Arab di beberapa sekolah di Jombang.

    Olimpiade bukan hanya ajang untuk siswa berkompetisi namun juga ajang bagi guru-guru pembina dan tim MGMP Bahasa Arab untuk saling berbagi megenai metode yang tepat dalam pembelajaran Bahasa Arab. Hal in i bertujuan agar kemampuan siswa dalam pelajaran Bahasa Arab semakin tinggi dan mampu berprestasi. Guru dan tim MGMP juga dapat saling mengevaluasi secara keseluruhan mengenai sistem pengajaran dan pembelajaran Bahasa Arab khususnya di Jombang agar lebih baik kedepannya.

    “UNWAHA sebagai tuan rumah berharap dengan adanya event tahunan berupa Olimpiade Bahasa Arab dapat semakin mengenalkan kepada masyarakat umum akan pentingnya belajar Bahasa Arab. Ke depannya, UNWAHA (khususnya prodi Bahasa Arab) akan menjadi kampus pilihan masyarakat yang ingin belajar dan mendalami Bahasa Arab,” Tutur Bapak Muhyiddin selaku Wakil Rektor III UNWAHA. Tidak hanya itu, beliau juga telah memulai bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mengadakan Olimpiade pada mata pelajaran ilmu sains.

    UNWAHA JAYA !!!!

  • Klinik Proposal Penelitian Dosen UNWAHA : Penelitian sebagai Ruh Perguruan Tinggi

    Kegiatan penelitian adalah syarat mutlak yang harus dilakukan untuk peningkatan publikasi nasional dan international. Upaya LPPM UNWAHA dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dosen UNWAHA adalah dengan menyelenggarakan Klinik Proposal Penelitian. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 23 Januari 2017 di Aula UNWAHA dan diikuti oleh seluruh dosen UNWAHA. LPPM mendatangkan Pemateri yang berpengalaman dibidang penelitian yaitu Dr. H. Muhsinin Cholis , M.Si dan Zulfikar, S.P., M.Si. .

    Kegiatan yang diadakan oleh LPPM ini sejalan dengan kebijakan Rektor UNWAHA , Dr. Anton Muhibbudin, M.P dimana seluruh dosen UNWAHA harus melakukan percepatan dalam hal publikasi ilmiah. Dengan mengikuti pelatihan penulisan proposal penelitian ini diharapkan para dosen dapat mengikuti prosedur standar penelitian dari perencanaan hingga pelaporan hasil penelitian.

    Pemateri mengemukakan bahwa peneliti dapat mengawali riset sesuai bidang keilmuan sebagai pintu awal untuk mengembangkan kemampuan dalam meneliti. Selanjutnya, peneliti dapat berkolaborasi dengan peneliti bidang lain untuk mengembangkan kreativitas dan cakupan keilmuan. Penelitian yang dilakukan sebaiknya merupakan penelitian yang juga berkaitan dengan pengabdian masyarakat, memberikan kontribusi besar pada lingkungan lokal, nasional, bahkan international. Semoga para dosen di lingkungan UNWAHA dapat terus meningkatkan kemampuannya dalam membuat proposal penelitian dalam mendukung tridarma perguruan tinggi, baik yang didanai oleh internal perguruan tinggi dan dikti maupun dari pihak-pihak lainnya.

    Ketua LPPM UNWAHA mengatakan “Adanya kegiatan di atas sebagai bentuk kepeduliaan civitas Akademik UNWAHA dalam rangka mengkaji, meneliti serta melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi. Makna seungguhnya penelitian adalah sebagai ruh Perguruan Tinggi yang dituntut selalu peduli dalam melakukan penelitian semata menyelaraskan antara teori akademik & membangun kepekaan lintas disiplin ilmu yang kontribusinya bermanfaat bagi peneliti, stakeholder, masyarakat dan bangsa Indonesia”.