Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: UNWAHA

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang

Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan atas kelahiran junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal, yang tahun ini bertepatan pada tanggal 9 November 2019. Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah. Menurut riwayat, Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi. Pendapat lain juga menyebut Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal. Namun, pendapat yang terkenal adalah pada 12 Rabiul Awal. Hal ini sesuai dengan Hadis Riwayat Muslim. Sebagai Ummat Nabi Muhammad SAW seyogyanya kita memperingati sebagai wujud syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, sedangkan Abu Lahab paman nabi yang seorang Quraisy saja bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad dengan memerdekakan budaknya. Kita sebagai seorang muslim yang mengharap syafaatnya di hari akhir kelak harusnya lebih berbahagia atas panutan kita Nabi Muhammad SAW. Bisa jadi Allah tidak akan menciptakan Dunia dan Isinya jika tidak ada Nur Muhammad. Sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad, Universitas Wahab Chasbullah mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H pada tanggal 19 November 2019 kemarin dengan tema ” Aktualisasi Suritauladan Rasulullah dalam Mewujudkan Gerakan Mahasiswa Untuk Persatuan Indonesia” dengan Pembicara Kh. Nur Hadi, S.Pd.I atau yang lebih dikenal dengan nama “Mbah Bolong”. Sebagai alumni STAI Bahrul Ulum, yang mana sekarang menjadi FAI UNWAHA Kh. Nur Hadi senang bisa berkontribusi untuk Almamaternya. Semoga para pemuda khususnya Mahasiswa Universitas Wahab Chasbullah (Unwaha) dapat mengikuti Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan – kegiatanya sebagai mahasiswa sehingga tercapai Persatuan Indonesia. Bukan seperti saat ini yang seolah – olah memisahkan anatara agama dan nasionalis. Sesungguhnya dengan mendalami agama kita pasti sangat Nasionalis.

Mahsiswa Unwaha Juara 3 Festival Ekonomi Syariah BI

Bertempat di Malang, 24 Oktober 2019 Lomba Bussines Plan Syari’ah BI malang merupakan perlombaan dalam perencanaan bisnis yang memuat tentang bagaimana seorang pebisnis mampu merrncanakan bisnis nya secara terstruktur mulai dari,apa bisnis yg akan di jalankan,apa visi misi,strategi pemasaran, proyeksi keuangan,analisis swot yang sesuai dengan prinsip – prinsip syariah dan juga dimana bisnis itu berpengaruh besar terhadap kemaslahatan masyarakat yang tidak hanya mencari profit maksimal,tapi juga manfaat membantu sesama Alhamdulillah mahasiswa Unwaha dari Prodi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam mendapat Juara 3 dalam perlombaan tersebut. Semoga ini bisa menjadi penyemangat mahasiswa yang lain untuk lebih bermanfaat pada sesama.

UNWAHA, hibahkan software pemetaan daerah rawan laka ke Polres Jombang

Jombang – Memasuki era revolusi industri menjadikan sistem informasi menjadi kebutuhan vital saat ini, tak terkecuali para pengguna jalan. Tercatat di kabupaten Jombang, angka kecelakaan lalu lintas menduduki peringkat pertama di jawa timur yaitu sebanyak 104 kejadian, 10 korban meninggal dunia, dan 128 luka berat/ringan dengan total kerugian material mencapai Rp. 173 juta. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas salah satunya adalah daerah atau medan jalan yang merupakan daerah rawan kecelakaan (jalur tengkorak). Hal ini menjadi permasalahan bagi unit laka lantas polres Jombang dalam menghimpun data kecelakaan lalu lintas yang masih bersifat konvensional. Permasalahan ini menjadi inspirasi bagi Novia Anggraini, mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) dalam menyusun skripsi. Bersama kedua dosen pembimbingnya, Ibu Siti Sufaidah, S.Kom., M.Si., dan Bapak Anshori Aris, M.Kom., ia merancang sebuah sistem informasi geografis berbasis android yang menyajikan informasi titik daerah rawan laka dan notifikasi pengguna ketika memasuki radius titik rawan kecelakaan. “Aplikasi ini dapat diakses oleh masyarakat, sehingga daerah rawan kecelakaan lalu lintas dapat dipetakan secara digital dan real time. tak hanya itu, pengguna juga mendapatkan pemberitahuan ketika memasuki radius lokasi rawan laka”, terang mahasiswa yang akan diwisuda tahun ini. Terciptanya aplikasi ini mendapatkan apresiasi dari unit laka lantas polres Jombang. Hal ini ditindaklanjuti dalam Acara “serah terima hibah software pemetaan daerah rawan kecelakaan berbasis android oleh FTI UNWAHA kepada Polres Jombang”. Acara serah terima ini secara simbolis diberikan bersama Wakil rektor bidang kemahasiswaan, Kabiro akademik, dan kaprodi teknik informatika kepada perwakilan polres Jombang. Melalui serah terima ini diharapkan kerjasama yang telah terjalin antara Polres dan UNWAHA dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menyampaikan informasi dan antisipasi terkait kecelakaan lalu lintas di kabupaten Jombang.

Kualitas Mutu Perguruan Tinggi Meningkat, UNWAHA Perlu Lakukan Audit Mutu Internal

Jombang – Audit Mutu Internal merupakan proses pengujian yang sistematik, mandiri, dan terdokumentasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan di Perguruan Tinggi sesuai prosedur dan hasilnya telah sesuai dengan standar untuk mencapai tujuan institusi. Dalam hal ini Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) melalui program asuh oleh STIE Perbanas Surabaya melaksanakan audit mutu internal yang dihadiri oleh direktur PJM dan seluruh dekan-kaprodi selingkung UNWAHA. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dimulai dengan presentasi perencanaan audit, pelaksanaan audit, praktik audit dokumen, praktik audit lapangan, hingga presentasi hasil audit dari masing-masing program studi. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas UNWAHA di bidang administrasi dan penjaminan mutu selain peningkatan kualitas di bidang sarana prasarana dan kerjasama luar negeri yang saat ini sedang digalakkan. Manfaat dilaksanakannya audit mutu internal yaitu meliputi: (1) diperolehnya rekomendasi peningkatan mutu bagi pimpinan perguruan tinggi dalam mengembangkan berbagai program untuk mencapai tujuan perguruan tinggi; (2) mengetahui konsistensi penjabaran kurikulum dan silabus dengan tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan yang diharapkan (learning outcome); (3) mengetahui kepatuhan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran terhadap manual, prosedur, dan instruksi kerja program studi; (4) mengetahui kecukupan penyediaan sarana prasarana, sumber daya pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; dan (5) mengurangi resiko yang mungkin terjadi di perguruan tinggi seperti risiko kualitas, hukum, keuangan, strategi, kepatuhan, operasional, dan terutama resiko reputasi.

Clossing Ceremony Mahasiswa Program Sit-in Gelombang I

Thailand – Pelaksanaan program kuliah sit-in mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) telah beranjak di akhir perkuliahan. Waktu satu bulan menuntut ilmu di International Collage-University of Technology Krungthep (IC-UTK) yang disediakan terasa begitu cepat bagi mereka mahasiswa UNWAHA. Hal ini menunjukkan antusias mahasiswa yang begitu tinggi terhadap pentingnya pendidikan. Melalui acara “Farewell 49 sit-in students” oleh IC-UTK, secara resmi mengakhiri perkuliahan pada mahasiswa sit-in gelombang I. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur IC-UTK, Mrs. Prattana Srisuk, PhD yang juga turut mengapresiasi mahasiswa program sit-in atas keaktifannya dalam mengikuti perkuliahan. Seperti layaknya sebuah acara perpisahan, mahasiswa UNWAHA turut memberikan sebuah performance yang dipersembahkan untuk bapak/ibu dosen di IC-UTK. Farewell 49 sit-in students kali ini UNWAHA bersama dengan dua perguruan tinggi dari Jawa timur yaitu Universitas Kanjuruhan Malang, dan STIE Malangkuceerawa. “selain kita berinteraksi dengan mahasiswa asal Thailand, kita juga berinteraksi dengan rekan sesama mahasiswa Jatim”, ungkap salah satu mahasiswa peserta sit-in. Mrs. Prattana Srisuk, PhD di akhir acara perpisahan memberikan ucapan selamat sambil menyerahkan sertifikat bagi seluruh mahasiswa program sit-in. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembacaan doa. Pengalaman mahasiswa yang telah melaksanakan program ini diharapkan secara langsung maupun tidak langsung dapat memberikan dampak positif dan motivasi bagi mahasiswa UNWAHA pada khususnya.

Resmi Dicalonkan sebagai Menteri Pertanian dari Kalangan Profesional, Dr. Anton Ajukan Konsep Brilian ke Pemerintah.

Dr. Anton Muhibuddin, dosen FP UB dan juga Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang resmi dicalonkan sebagai salah satu kandidat kuat menteri pertanian periode ke-2 Kabinet Kerja. Melalui deklarasinya di Universtas Ma’arif Hasyim Latif Sidoarjo yang dihadiri perwakilan PBNU, tokoh masyarakat dan lebih dari 100 rektor dari seluruh Indonesia, ia memaparkan konsep pembangunan pertanian Indonesia melalui kemandirian pangan dan energi berbasis kekayaan plasma nutfah hayati. Anton yang menggeluti penelitian dalam bidang mikroba memaparkan peran mikroba dalam bidang pertanian dapat meliputi seluruh aspek dari hulu sampai hilir. Sebagai contoh adalah salah satu hasil penelitiannya yang berhasil mendapatkan jamur unggul untuk percepatan penyuburan lahan bekas tambang di Indonesia. Jamur unggul isolat lokal tersebut mampu menyerap nutrisi, air dan mineral dalam tanah yang tersimpan dalam tanah yang tidak dapat dijangkau sistem perakaran tanaman. Jamur juga mampu memperluas daya jangkau sistem perakaran tanaman sehingga mendukung penyerapan unsur hara, mineral dan air oleh tanaman. Keunggulan lain dari jamur tersebut juga dalam hal menseleksi unsur logam berat yang diserap tanaman. Terkait dengan program kemandirian pangan yang dicanangkan pemerintah, maka pemanfaatan jamur tanah tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung program perluasan lahan pertanian melalui reklamasi lahan bekas pertambangan yang berdasarkan data mencapai 10-30 juta ha. Lebih jauh, Anton memaparkan bahwa perluasan lahan pertanian di lahan bekas pertambangan memberikan keuntungan yang luar biasa, diantaranya penyediaan lapangan pekerjaan bagi jutaan masyarakat, tercapainya swasembada pangan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dampak lain yang akan diperoleh adalah pemerataan pembangunan, kemandirian petani karena jamur bisa diperoleh secara indigenus, dan dampak positif lain. Di akhir paparannya, ia menjelaskan bahwa isolasi hingga produksi mikroba-mikroba yang bermanfaat bagi pertanian, seluruhnya bisa dilakukan oleh petani secara mandiri ataupun didukung industri.(Red)

Hidup Berkah dengan Sadar Pajak

Pajak adalah pungutan wajib dari rakyat kepada pemerintah yang bersifat memaksa, tanpa ada imbalan secara langsung yang digunakan untuk pembangunan negara dalam aspek ekonomi, sosial, pendidikan, dan agama. Di Indonesia, pajak merupakan sumber utama pemasukan negara. Tanpa pajak, sebagian besar aktivitas negara tidak dapat terdistribusi dengan baik. Setiap warga negara mulai lahir sampai meninggal menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dana berasal dari pajak. Dengan demikian, jelas bahwa peranan pajak sangat penting bagi suatu negara dalam menunjang jalannya roda pemerintahan dan pembangunan. Sanksi administrasi bagi warga negara yang enggan membayar pajak ternyata belum mampu menumbuhkan kesadaran dalam membayar pajak. Indonesia merupakan penduduk dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Mayoritas umat muslim tersebut secara otomatis membawa indonesia menjadi sebuah negara yang harus menerapkan perekonomian syari’ah. Hal ini dibuktikan dengan adanya lembaga–lembaga yang menerapkan sistem aktivitas ekonomi sesuai dengan syariat islam. diantaranya adalah berdirinya beberapa lembaga keuangan syariah serta perkembangan penerapan praktik bisnis syari’ah yang telah beroperasi. Kesadaran masyarakat muslim akan pentingnya berbisnis sesuai dengan syariah membawa dampak besar bagi perpajakan. Melalui pemahaman syariat islam bahwa memberi satu kebaikan akan terbalas sepuluh kebaikan mencerminkan kesadaran mereka membayar pajak yang digunakan untuk kemaslahatan bersama. Kejujuran dalam melaporkan penghasilan juga menjadi salah satu bentuk bisnis syariah yang menerapkan nilai kejujuran, sosial, dan kepedulian terhadap sesama dalam menunjang kehidupan yang lebih baik. Semakin besar kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, maka semakin besar kebaikan dan keberkahan dari setiap usahanya yang diperoleh dari keikhlasan membayar pajak. (Oleh: Kholis Firmansyah, M.SI.)

TIM PKM UNWAHA SELENGGARAKAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN SALAK

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unwaha telah menyelenggarakan pelatihan budidaya dan perawatan tanaman salak serta marketing produk olahan salak di desa Jatirejo kecamatan Diwek kabupaten Jombang. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari PKM DEWASAREJO (Desa Wisata Salak Jatirejo) yang disponsori oleh DRPM Kementerian Ristekdikti. Pelatihan diikuti oleh 35 peserta, semua peserta merupakan penduduk desa Jatirejo. Tim PKM dari Unwaha yaitu Umi Kulsum Nur Qomariah, Moh. Faridl Darmawan dan Mochammad Syafiuddin Shobirin yang berperan sebagai penyelenggara pelatihan dengan dibantu oleh beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian Unwaha. Pelatihan terbagi dalam dua sesi, sesipertama tentang budidaya dan perawatan tanaman salak, sesi kedua tentang teknik marketing produk olahan salak. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemaparan materi teori tentang budidaya dan perawatan tanaman salak yang disampaikan oleh bapak Wulyoadi, seorang praktisi ahli di bidang persalakan sekaligus ketua Desa Pertanian Organik (DPO) Wonosalam Jombang. Bapak Wulyoadi menyampaikan satu hal yang cukup mengena bagi para pemilik salak Jatirejo yaitu, “Jika ingin tanaman salaknya rajin berbuah maka harus lebih sering terjun ke kebun salak”. Selama ini pemilik tanaman salak jatirejo hanya mengandalkan hujan dari alam tanpa pengairan yang baik di kebun salaknya, dengan kata lain tanaman salak dibiarkan tumbuh begitu saja di alam. Pelatihan budidaya dilanjutkan dengan praktek peremajaan tanaman salak. Secara umum, tanaman salak Jatirejo sudah berumur puluhan tahun dan produktivitas semakin menurun. Ketua DPO Wonosalam menambahkan, tanaman salak yang sudah tua pada dasarnya bisa diremajakan kembali dengan cara merundukkan batang tanaman salak ke tanah, dengan begitu maka produktivitas tanaman salak akan meningkat. Peserta pelatihan yang sebagian besar tergabung dalam Kelompok Wanita Tani sangat antusias dengan praktek peremajaan salak yang dilakukan di kebun salak DEWASAREJO dengan didampingi bapak Wulyoadi. Pada sesi kedua, penyampaian materi teknik marketing produk olahan salak disampaikan oleh Ibu Maratul Fahimah, SP. MM., Salah satu dosen Fakultas Ekonomi Unwaha. Kelompok Wanita Tani Jatirejo sudah memiliki produk olahan salak, namun masih terkendala dalam pemasaran produk. Dalam kesempatan ini bu Hima menyampaikan bebrapa strategi pemasaran produk olahan salak, diantaranya dengan pengemasan produk yang lebih menarik, digital marketing dengan memanfaatkan sosial media. Lebih lanjut beliau juga menambahkan, bahwa branding yang pas untuk olahan salak Jatirejo adalah sebagai produk khas daerah, dengan begitu maka penjualan akan banter. Kegiatan ditutup dengan evaluasi melalui pengisian angket untuk melihat sejauh mana manfaat dan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Ucapan terimakasih disampakan kepada DRPM Ristekdikti sebagai pemberi dana hibah Pengabdian Masyarakat, dan LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah yang telah mendukung seluruh rangkaian pelaksanaan PKM. Terimakasih juga disampaikan kepada Desa Jatirejo Diwek Jombang sebagai mitra dan Dinas Pertanian Jombang sebagai pendamping dan pemberi rekomendasi pemateri yang mumpuni dalam bidang persalakan.(Red:Umiknq_fp)

Dekan FAI Lepas Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Magang di BRI Syariah

Jombang – Profesionalisme dan kepedulian sosial diri mahasiswa dalam bekerja perlu ditingkatkan melalui suatu program diluar kelas perkuliahan. Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) secara simbolis telah melepas dua mahasiswa Program studi (Prodi) Ekonomi Syariah untuk melaksanakan program magang di Bank BRI Syariah Jombang (16/9). Kedua mahasiswa tersebut adalah Nadya Uswatun Chasanah dan Khairul Anwar yang sedang menempuh semester VII. Pelaksanaan program magang ini adalah perwujudan dari hasil kerjasama yang telah terjalin erat antara Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) dengan Bank BRI Syariah. Program magang yang diselenggarakan pada khususnya bertujuan untuk: (1) memperkokoh kesepadanan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja; (2) menambah pengetahuan dan pengalaman terkait kegiatan operasional di Bank BRI syariah; dan (3) memacu mahasiswa prodi ekonomi syariah dalam mempraktikkan ilmu yang diperoleh selama magang untuk diterapkan di dunia usaha/kerja. Sebagaimana nasihat yang disampaikan oleh Dekan FAI, KH. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I agar mahasiswa prodi ekonomi syariah memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Dekan sekaligus ketua yayasan Bahrul Ulum Tambakberas Jombang menyampaikan, “Pergunakan kesempatan magang ini dengan sebaik mungkin. Karena dengan magang ini kalian akan mendapatkan ilmu dan pengalaman yang lebih dibanding ketika belajar teori di perkuliahan. Selain itu, Jadilah orang yang dapat menyesuaikan diri di manapun kalian berada, karena dengan itu kalian akan bisa survive dalam kehidupan.” Melalui program magang ini, diharapkan kedua pihak tetap menjaga hubungan kerjasama ini sehingga semakin menguatkan dari aspek kualitas, pendidikan, dan pelayanan masyarakat serta dapat menghasilkan lulusan profesional yang berilmu dan bertakwa. Selain itu, mahasiswa prodi ekonomi syariah diharapkan semakin kreatif dalam menghadapi permasalahan di lingkungan kerja. Sehingga setiap permasalahan yang dihadapi dapat dijadikan sebuah rumusan masalah dalam sebuah rancangan tema penelitian skripsi yang akan mereka hadapi menjelang semester akhir. Hal itu juga telah disinggung oleh Ibu Maretha Widjaya selaku dosen pamong di tengah sambutannya. Ia menambahkan terkait teknik pekerjaan oleh mahasiswa prodi ekonomi syariah yang melaksanakan magang. “Untuk mahasiswa magang, pekerjaannya adalah mencakup semua bagian yang ada di BRI Syariah ini. Kalau memang ada yang mau diteliti nanti bisa langsung bertanya kepada bagian yang menjadi fokus penelitian.” Imbuhnya. Berdasarkan pesan yang disampaikan oleh dosen pamong, maka kedua mahasiswa prodi ekonomi syariah tersebut telah resmi menjadi bagian dari pegawai Bank BRI Syariah selama 30 hari kerja terhitung sejak 16 September 2019. Nasihat terakhir disampaikan oleh Kaprodi Ekonomi Syariah, Kholis Firmansyah, M.SI. tentang sikap yang harus dijaga oleh mahasiswa selama bekerja serta menunjukkan semangat kerja yang tinggi. “Tunjukkan semangat dan loyalitas bekerja kalian secara maksimal, karena tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan akan merekrut pribadi yang memiliki etos kerja yang tinggi. Ketika mendapat tugas tambahan janganlah membuat kalian mengeluh, justru kalian harus terpacu untuk menjadi yang lebih baik lagi.” Pungkasnya. (red: Mahasiswa Ekonomi syariah)

UNWAHA RAIH ANUGERAH KREATIVITAS & INOVASI MASYARAKAT 2019

Jombang – Proses memang tidak pernah menghianati hasil. Kerja keras dan kerja sama yang solid antar mahasiswa Unversitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) mampu mengantar mereka ke panggung juara. Pada tanggal 11 September 2019 sesuai Keputusan Kepala Bappeda Nomor: 188/498/145.42/2019 telah ditetapkan Pemenang Anugerah Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Jombang Tahun 2019. Hasil penetapan tersebut sesuai dengan penilaian Tim Juri setelah peninjauan lapangan (Fact Finding) pada 6 Setember 2019. Skor 100 yang mereka raih, ternyata mampu mengalahkan skor 18 peserta lainnya hingga masuk ke tiga besar. baca juga: Fact Finding Tim Penilai KRENOVA 2019 Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa Pemerintah Daerah diamanahkan untuk memberikan penghargaan/atau insentif kepada individu yang melakukan inovasi. Kepala Bappeda secara simbolis memberikan penghargaan berupa uang tunai Rp. 4.500.000 dan piagam penghargaan. Mahasiswa penerima penghargaan tersebut adalah: (1) Evita Agustina; (2) Julpika; (3) Yasin Hidayat; dan (4) Rosyidah Uzlifatul Jannah. Mereka adalah salah satu kelompok mahasiswa yang berhasil menorehakan prestasi di bidang Inovasi pengolahan limbah. Hadiah dan penghargaan bukan merupakan tujuan UNWAHA dalam mengembangkan kualitas pendidikannya, lebih dari itu adalah bagaimana hasil kreativitas, inovasi, hasil belajar, dan karakter mahasiswa berdampak positif di lingkungan masyarakat. Salah satu mahasiswa Pend. Biologi yang sedang menempuh semester VII mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu dosen UNWAHA atas diraihnya penganugerahan ini. “kami ucapkan terima kasih banyak kepada bapak ibu dosen UNWAHA terutama kepada Bapak Rohmat Hidayat, M.Pd., selaku dosen pembimbing kami selama pelaksanaan KKN sehingga kami dapat menghasilkan produk inovasi ini.” Jelasnya. Melalui penghargaan ini, dharapkan mahasiswa dan dosen saling bersinergi dalam bidang penelitian sesuai bidang keilmuannya sehingga menghasilkan karya inovasi yang bermanfaat bagi mahasiswa/dosen pada khususnya, serta bagi masyarakat pada umumnya.