Skip to main content

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Tag: #unwahajombang

LPTNU Jatim Apresiasi Penyelenggaraan Kolokium Penguatan ASWAJA bagi Dosen UNWAHA Jombang

Jombang – Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Jawa Timur (LPTNU Jatim) apresiasi penguatan pemahaman tentang Ahlussunnah Wal Jama’ah (ASWAJA) bagi dosen di lingkungan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua LPTNU Jawa Timur, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., pada kegiatan Kolokium Penguatan ASWAJA UNWAHA Jombang yang dilaksanakan di Auditorium, Minggu (09/02/2025). Prof. Junaidi yang berkesempatan hadir turut memberikan sambutan pada sesi pembukaan acara tersebut. Beliau mengungkapkan bahwa sudah semestinya kegiatan seperti ini dilakukan oleh perguruan tinggi NU. “Dengan begitu, kita akan (terus) belajar. Apalagi seperti di UNWAHA ini maka menjadi kewajiban bagi segenap civitas akademika untuk mempelajari pemikiran-pemikiran dari Kiyai Mbah Wahab tentang bagaimana pemahaman keIslaman, keilmuan, dan pemikiran beliau tentang kecintaan terhadap tanah air,” kata Rektor UNISMA tersebut. Beliau mensupport kegiatan yang telah diinisiasi oleh UNWAHA Jombang ini. Hal ini dikarenakan dapat berpengaruh terhadap pemahaman yang komprehensif mengenai para pendahulu dan pejuang NU. “Insyaallah dengan pemahaman yang mapan, bapak ibu dosen akan bisa menyampaikan kepada mahasiswa dengan benar. Kemudian nanti ada penyebaran (pemahaman, red) terhadap ratusan bahkan ribuan mahasiswa,” imbuh beliau. Di akhir sambutannya, beliau berharap melalui kegiatan Kolokium Penguatan ASWAJA ini bisa menjadi penguatan kembali tentang semangat yang dimiliki oleh Mbah Wahab. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi percontohan bagi kampus-kampus yang ada dalam naungan LPTNU. “Walaupun sebenarnya di masing-masing PTNU memiliki cara yang berbeda sesuai dengan ciri khas dan kebutuhannya. Tetapi yang sangat penting adalah penguatan ASWAJA menjadi syarat mutlak bagi civitas akademika di lingkungan PTNU,” pungkas beliau. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Kolokium Penguatan ASWAJA UNWAHA Jombang

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Kolokium Penguatan ASWAJA bagi dosen. Kegiatan yang mengusung tema “Berwawasan Global, Berkarakter Islami Ahlussunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah” ini dilaksanan di Auditorium, Minggu (09/02/2025). Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Ahlussunnah Wal Jama’ah (ASWAJA) bagi mahasiswa UNWAHA Jombang. “Sehingga yang menjadi peserta di Kolusium ini adalah bapak ibu dosen. Agar anak-anak kita ini bisa menekuni keilmuannya dengan belajar di perkuliahan dengan nilai plus yaitu penguatan akidah ASWAJA,” tutur beliau. Beliau juga menegaskan bahwa dalam forum ini juga akan disampaikan oleh para pemateri yaitu sejarah dan nilai-nilai perjuangan KH. A. Wahab Hasbullah. “Tidak kalah penting juga, para mahasiswa ini harus tahu siapa itu Mbah Wahab, bagaimana perjalanan pergerakan beliau,” lanjut beliau. Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNWAHA Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN. Eng., juga memberikan sambutan sekaligus membuka Kolokium Penguatan ASWAJA. Beliau menyampaikan, sebagai lembaga perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, UNWAHA Jombang memiliki tanggung jawab untuk mentransfer nilai-nilai ASWAJA dan ajaran yang diwariskan oleh Mbah Wahab. “Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momen penting bagi kita bersama dalam mengokohkan ajaran Islam yang toleran, moderat, dan rahmatan lil alamiin,” kata Rektor UNWAHA. Beliau juga berharap, dengan kegiatan ini, dapat memberikan pengetahuan lebih dan bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan di lingkungan kampus maupun sosial masyarakat. “Sehingga kita semua bisa melahirkan generasi penerus yang berintelektual dan juga kuat secara spiritual. Dan nantinya mampu menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat sebagaimana yang telah diwariskan oleh KH. A. Wahab Hasbullah,” imbuh beliau. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor UNWAHA Jombang, dan dilanjutkan dengan penyampaian pengantar buku Biografi KH. A. Wahab Hasbullah oleh KH. Mun’im DZ. Usai pembukaan, sekitar 150 dosen di lingkungan UNWAHA Jombang mengikuti secara khidmat sesi materi. Adapun para pemateri dalam Kolokium Penguatan ASWAJA tersebut di antaranya adalah KH. Mun’im DZ dan KH. Adnan Anwar. Hadir dan juga memberikan sambutan, Ketua LPTNU Jawa Timur sekaligus Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA), Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dan juga jajaran pengurus YPTBU. Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Call For Paper UNWAHA Jombang Februari 2025

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang mengundang para peneliti untuk menyerahkan naskah terbaiknya pada Call For Paper Unwaha Jombang bulan Februari 2025. Berikut daftar dan ruang lingkup jurnal yang akan diterbirkan pada Februari 2025: Red: IbrahimEditor: Septian Ragil

Closing Ceremony PKKMB Tahun 2024

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) resmi menutup Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2024, Kamis (26/9/2024). Setelah serangkaian kegiatan telah dilalui, kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan meriah. Upacara penutupan (closing ceremony) PKKMB dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I. Dalam amanatnya, beliau mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru tahun 2024 yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Unwaha. “Selamat bergabung, sekarang anda telah resmi menjadi mahasiswa Unwaha Jombang. Anda harus siap menyandang status sebagai mahasiswa, dan perlu saya ingatkan yaitu apa yang harus kalian lakukan setelah resmi menjadi mahasiswa,” kata beliau. Tidak Hanya Berintelektual, Tetapi Juga Bermoral Beliau juga berpesan kepada ratusan mahasiswa baru Unwaha tahun ini. Yaitu bagaimana para mahasiswa harus memiliki cara pandang dan berpikir yang lebih luas. “Mahasiswa harus mempunyai wawasan yang lebih terbuka, secara intelektual dan moral harus berkembang. Itu semuanya harus diupgrade melalui proses-proses selama menjadi mahasiswa,” imbuh beliau. Intelektual dan moral merupakan dua unsur yang tidak boleh diabaikan oleh mahasiswa. Menurut pria yang akrab disapa Gus Wafi ini, keduanya itu bagaikan dua sisi mata uang yang sangat penting dan terkait. “Salah satu ciri-ciri dari orang berilmu yaitu moralitasnya semakin baik dan berkembang. Jangan hanya mengedepankan logika dan berpikirnya saja, tetapi juga harus diimbangin dengan moral,”. pungkasnya. Penutupan berjalan dengan meriah, para mahasiswa baru juga antusias mengikuti rangkaian penutupan. Seperti pembagian doorprize, kreasi dan demo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), hingga penampilan band lokal Jombang. Red: Ibrahim Red: Septian Ragil

Kunjungi Unwaha, Kepala BEI Jatim Tekankan Sinergi dan Penguatan GIS

Jombang – Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Jawa Timur, Cita Mellisa melakukan kunjungan ke Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha). Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unwaha, Ino Angga Putra, M.Pd., dan Pembina Galeri Investasi Syariah (GIS), di Ruang Rapat Gedung F, Rabu (26/9/2024). Dalam kunjungan tersebut, Kepala BEI Jatim, Cita Mellisa, menekankan betapa pentingnya sarana pembelajaran mahasiswa di bidang literasi dan edukasi keuangan. “Sehingga apa yang menjadi kendala selama ini dalam pengelolaan GIS di Unwaha dapat diatasi. Kami harap untuk kedapannya dan bersama-sama dalam melakukan pembinaan secara intensif kepada mahasiswa,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Ino menyambut baik upaya BEI dalam menjaga sinergi dengan Unwaha. Hal ini mengingat pentingnya mendukung edukasi keuangan kepada mahasiswa. “Adanya GIS ini menjadi pacuan bagi mahasiswa Unwaha untuk belajar secara langsung dan terjun ke dunia investasi. Sehingga mahasiswa akan tahu secara langsung apa itu saham, kegiatan investasi, dan tentunya ini menjadi sarana bagi mereka belajar sebagai investor muda,” kata beliau. Pada kesempatan yang sama, Pembina GIS Unwaha, Nia Aprilia Bisari, M.M., mengatakan, kunjungan BEI Jatim di Unwaha ini dapat memberikan semangat bagi civitas akademika Unwaha Jombang dalam menjamin kualitas pendidikan tinggi. “Kami terus berkomitmen dalam memberikan edukasi bagi masyarakat, hal ini sangat penting di tengah menurunnya minat dan pengetahuan literasi keuangan anak muda, terlebih mahasiswa Unwaha,” ucapnya. Hadir pada kunjungan tersebut, di antaranya mantan Pembina GIS Unwaha, Dr. Ariva Ni’matirahmatika, M.E.I., Staff Kemahasiswaam, Nanda Adi Kusuma, S.E., serta pengurus dan anggota GIS Unwaha. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Yudisium FIP 2024: Cetak Lulusan Berkarakter dan Berdaya Saing Global

Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) menyelenggarakan Yudisium Tahun Akademik 2023/2024, di Aula Gedung F, Rabu (28/8/2024). Kegiatan ini mengusung tema”Mewujudkan Insan Pendidikan yang Berkarakter, Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing Global”. Dekan FIP, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada 57 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Beliau juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa menghantarkan mahasiswa sampai meraih galar akademik. “Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada wali mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada FIP untuk mendidik putra-putri terbaiknya di Unwaha,” ucapnya. Pria yang akrab disapa Bapak Farid ini juga berpesan kepada seluruh yudisiawan perihal karakter seorang pendidik. Di antaranya yaitu pendidik yang berkarakter Islami dan juga dapat berdaya saing global. “Seorang pendidik tidak hanya menguasai materi ajar saja, tetapi juga dapat menanamkan nilai positif dan menjadi figur bagi peserta didiknya. Sehingga karakter yang telah kita bentuk di Unwaha ini harus kita jaga,” pesannya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., juga berpesan agar lulusan FIP senantiasa berpikir positif, adaptif dan dapat berinovasi. Pasalnya, ketiga hal ini merupakan ciri seorang pendidik yang berkarakter. “Perkembangan dunia pendidikan bergerak cepat, paradigma saat ini sudah menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sehingga para guru diharapkan menjadi fasilitator untuk mengamalkan pengetahuan dan keilmuannya kepada masyarakat,” ujarnya. Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., juga turut memberikan pesan kepada lulusan FIP tahun ini. Beliau berpesan kepada para lulusan agar tetap memiliki semangat belajar meski sudah menyelesaikan proses akademik di kampus. “Semangat untuk terus belajar, agar tantangan yang silih berganti itu bisa dilalui dengan baik. Dunia pendidikan tidak akan ada matinya, maka kalian jangan pesimis, tinggal bagaimana kalian untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan,” pesan beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Yudisium Fakultas Pertanian 2024: Dekan Minta Lulusan Dapat Manfaatkan Potensi

Jombang – Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) kembali mengukuhkan 46 mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi dalam acara Yudisium, di Aula Gedung F, Senin (26/8/2024). Yudisium ini dihadiri oleh jajaran Rektorat, Dekan Fakultas Pertanian, Ketua Program Studi, Dosen dan alumni, berlangsung khidmat. Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Ambar Susanti, M.P. Dalam sambutannya, beliau memberikan ucapan selamat kepada para calon lulusan. Beliau juga mengapresiasi atas segala usaha dan dedikasi yang telah dilakukan oleh mahasiswa dalan proses penyelesaian studi di Fakultas Pertanian. “Yudisium sebagai keputusan kelulusan atas proses akademik yang telah kalian tempuh, oleh karena itu ini menjadi penting bagi kita semua. Ini juga menjadi tonggak keberhasilan kalian dalam menyelesaikan pendidikan di Unwaha,” ucap beliau. Ibu Ambar, sapaan akrabnya juga berpesan kepada para calon lulusan untuk dapat mengambil peran di setiap peluang yang ada dan dapat memanfaatkan potensi yang ada. Beliau juga berharap agar nantinya mereka dapat berkarya di sektor pertanian maupun di sektor yang lain. “Patut bagi kita untuk berbangga karena telah lulus dari fakultas pertanian yang menjadi harapan bangsa, tepatnya yaitu harapan bagi ketahanan pangan,” imbuhnya. Hal ini juga diamini oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd. Dalam sambutannya, Bapak Ino setuju dengan apa yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian tersebut. “Tadi sudah disinggung oleh Ibu Dekan, kemajuan suatu bangsa salah satunya yaitu ditopang oleh sektor pertanian. Alasannya yaitu karena sumber daya alam yang kita miliki sangat melimpah ruah, dari Sabang hingga Merauke,” tutur beliau. Di hadapan calon lulusan Fakultas Pertanian, beliau berharap, para lulusan dapat mengamalkan keilmuannya dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan masyarakat nantinya. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium Fakultas Pertanian dan penyerahan Surat Kelulusan secara simbolis oleh masing-masing Kepala Program Studi (Kaprodi). Sebagai informasi, berikut nama-nama dengan IPK tertinggi berdasarkan jurusan di Fakultas Pertanian: Prodi Agribisnis 1) Anjar Winarko (3.80) 2) Tulus Prasetyo (3.36) Prodi Agroekoteknologi 1) Annisa’ Khurun Ain Faizah (3.86) 2) Yogi David Kurniawan (3.01) Teknologi Hasil Pertanian 1) Ummi Karina (3.63) 2) M. Zainun Na’im (3.11) Rekayasa Pertanian dan Biosistem 1) Fahmu Rosikhoh (3.76) 2) Ardin Nur Hidayat (3.74) Dokumentasi Kegiatan Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

11 Tahun Berkiprah, Unwaha Tetap dengan Semangat Transformasi Menuju Global University

Jombang – Di umur yang ke-11 tahun, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) masih memegang teguh semangat Global University. Cita-cita ini dibangun berdasarkan nilai-nilai Iman dan Taqwa (IMTAQ) serta perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., saat acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Unwaha yang ke-11 Tahun, di Masjid Al-Haromain, Rabu (14/8/2024). “Dalam rangka memperingati HUT Unwaha yang ke-11 tahun ini, kita harus memiliki semangat dalam mengikuti perkembangan yang ada. Termasuk di dalamnya yaitu mempersiapkan generasi emas yang memiliki pijakan Ahlussunah wal Jamaah An-Nadliyah dan wawasan global,” tutur Ibu Nyai Hizbiyah, dalam sambutannya. Di hadapan seluruh civitas akademika Unwaha dan Pengurus YPTBU, beliau memberikan beberapa pesan. Yaitu perihal kerjasama dalam meningkatkan kualitas mutu instansi serta kontribusi Unwaha dalam membangun bangsa dan agama. “Kita harus bekerjasama dalam menjalankan tugas-tugas organisasi, tujuannya yaitu untuk memajukan Unwaha. Kedua, yaitu bagaimana Unwaha ini dapat turut andil terhadap program-program pemerintah kedepannya,” pesan beliau. Sejalan dengan Ketua Umum YPTBU, Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., mengamini pesan yang disampaikan tersebut. Beliau juga mengajak kepada seluruh civitas akademika Unwaha untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan inovasi di berbagai bidang. “Semoga apa yang menjadi niat baik kita dalam memajukan Unwaha dapat terkabulkan. Di umur yang masih terbilang muda ini, Unwaha telah banyak meraih berbagai prestasi. Semoga kedepannya Unwaha lebih banyak lagi dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, dan memiliki wawasan global,” harap Prof. Gatot. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan ramah-tamah. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Rektor Unwaha Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka yang Ke-63

Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang ke-63, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Derahathi melaksanakan upacara, di Halaman Gedung Jokowi, Rabu (14/8/2024). Tema yang diusung pada peringatan tahun ini yaitu “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI”. Upacara dipimpin langsung oleh Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Sebagai pembina upacara, beliau memberikan amanat tentang bagaimana pentingnya pramuka bagi pembangunan karakter penerus bangsa dan menjaga keutuhan NKRI. “Di dalam pramuka, kita diajarkan untuk memiliki jiwa leadership, kemandirian serta banyak sekali manfaat yang diperoleh. Pramuka juga sebagai media pendidikan bagi generasi muda dalam menjawab tantangan kedepan yang kian kompleks,” pesan beliau. Rektor Unwaha juga memberikan apresiasi kepada UKM Pramuka Derahathi yang masih memelihara keberlangsungan gerakan Pramuka di Unwaha. Hal ini menjadi suatu semangat tersendiri untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusaiaan, kepedulian, dan keseimbangan sosial. “Di hari yang berbahagia ini, saya ucapkan selamat Hari Pramuka yang ke-63 untuk UKM Pramuka Derahathi, jajaran pengurus, dan pembina yang tetap semangat dalam mendidik mahasiswa melalui kegiatan UKM,” ujar beliau. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil

Selamat, 18 Dosen Unwaha Dinyatakan Lulus Serdos Gelombang 1 Tahun 2024

Jombang – Sebanyak 18 dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang 1 tahun 2024, Jumat (2/8/2024). Hal ini berdasarkan pemberitahuan dari Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII melalui Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) tentang hasil Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2024. Kepala Kepegawaian Unwaha Jombang, M. Aliyul Wafa, M.Pd. mengungkapkan, hasil kelulusan ini merupakan buah komitmen para dosen dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Pertama, ini merupakan pertolongan dari Allah SWT. Tentunya juga ini merupakan keseriusan pimpinan dan para dosen dalam meningkatkan kualitas SDM yang ada di Unwaha,” syukurnya. Selain itu, tanpa kontribusi dari berbagai pihak maka hasil ini tidak akan bisa dicapai. Seperti yang telah disampaikan olehnya, bahwa sertifikasi ini merupakan langkah penting dalam menjaga mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unwaha Jombang. “Tentunya ini bukan proses yang mudah, dan banyak yang harus dilalui sebelumnya. Seperti pengajuan jabatan fungsional, Tes Potensi Akademik, Bahasa Inggris dan BKD. Alhamdulillah, dari semua unsur memiliki semangat untuk menempuh ini semua,” ujar pria yang akrab disapa Wafa ini. Dengan capaian tersebut, pihaknya akan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas para dosen yang ada di Unwaha melalui Serdos tersebut. “Hingga saat ini, sudah 53% dosen yang telah tersertifikasi di Unwaha Jombang. Dan insyaallah, kami dari Kepegawaian menargetkan pada tahun 2026 mendatang dosen Unwaha semuanya telah tersertifikasi,” harapnya. Sebagai informasi, berikut nama-nama dosen yang telah dinyatakan lulus sertifikasi: 1. Moh. Faridl Darmawan, M.Pd. 2. Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I. 3. Rohmat Hidayat, S.S., M.Pd. 4. Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I. 5. Septian Ragil Anandita, M.Pd. 6. Dra. Ec. Siti Nur Qomariyah, M.Si. 7. Sujono, M.Kom. 8. Umi Kulsum Nur Qomariah, S.Si., M.Sc. 9. Yuyun Bahtiar, M.Pd. 10. Ambar Susanti, M.P. 11. Anggun Wulandari, S.Si., M.Pd. 12. Ashlihah, S.E., M.M. 13. Dian Kusuma Wardani, M.Si. 14. Faisol Hidayatulloh, M.Pd. 15. Fitri Umardiyah, M.Pd. 16. Lailatus Saadah, S.E., M.M. 17. Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling. 18. Mohammad Saat Ibnu Waqfin, S.Pd.I., M.Pd. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil