Tag: #unwahajombang
Pesan Wakil Rektor Unwaha pada Mahasiswa saat Pelepasan KKN-PPM DESTANA di Kec Ngusikan, Jombang
Jombang – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., secara langsung melepas mahasiswa KKN-PPM DESTANA, di Kantor Kecamatan Ngusikan, Rabu (31/7/2024). Pria yang akrab disapa Gus Wafi itu, memberikan pesan kepada kurang lebih 260 mahasiswa. Di antaranya adalah menjaga nama baik lembaga di lingkungan masyarakat. “Kita di sini membawa nama besar kampus. Silahkan berbaur dan belajar langsung kepada masyarakat,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum YPPBU itu. Seperti yang diketahui, program KKN merupakan salah satu pengejawantahan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. “Selamat berproses dan mengabdi kepada masyarakat. Semoga semuanya berjalan dengan sukses dan lancar,” harap beliau. Selanjutya, Direktur LPPM Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si. juga memberikan arahan kepada para mahasiswa mengenai sinkronisasi program kerja. “Terdapat lima bidang yang perlu diperhatikan dalam menjalankan program nantinya. Yaitu pendidikan, keagamaan, sistem informasi, ekonomi, dan pertanian,” kata beliau. Di kesempatan yang sama, Camat Ngusikan, Ahmad Fahruddin Fauzi, SE., M.M., menyambut baik para mahasiswa KKN Unwaha Jombang. Terlebih terkait program di bidang keagamaan dan sistem informasi. “Kalau bisa nanti dibantu untuk mengajar di bidang keagamaan, seperti pidato dan qiroah,” ujarnya. Hadir pada pelepasan mahasiswa KKN, Kepala Biro Kerjasama, Mazidatul Faizah, S.Si., M.Si dan kepala desa se-Kecamatan Ngusikan. Kegiatan diakhiri dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unwaha Jombang dengan Pemerintah Kecamatan Ngusikan. Dokumentasi Kegiatan. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Unwaha Lepas 250 Mahasiswa KKN-PPM DESTANA 2024 di Kecamatan Kudu, Jombang
Jombang – Sebanyak 250 mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang siap mengikuti Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanggap Bencana (KKN-PPM DESTANA) tahun 2024. Pelepasan mahasiswa berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Kudu, Selasa (30/7/2024). Direktur LPPM Unwaha Jombang, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan, tema yang diusung pada KKN tahun ini yaitu “Pemberdayaan Produktivitas Masyarakat Mandiri Tanggap Bencana”. Hal ini diharapkan agar para mahasiswa dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi mitigasi bencana. “Tema ini sebagai bentuk tindak lanjut program yang dicanangkan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang yang menyarankan agar bisa masuk di dalam program KKN,” seru Bapak Zul dalam sambutannya. Beliau juga menegaskan, selain tema besar tersebut terdapat lima bidang yang menjadi fokus pelaksanaan KKN-PPM DESTANA 2024. Lima bidang tersebut yaitu, keagamaan, pendidikan, ekonomi, teknik informasi dan pertanian. “Dengan harapan, pada pelaksanaan KKN nanti dapat memberikan dampak positif melalui bidang tersebut. Potensi di Kecamatan Kudu ini banyak sekali, melalui survey yang telah dilakukan sebelumnya tentu adik-adik mahasiswa dan dosen pendamping sudah tahu apa yang akan dilakukan,” ungkap beliau. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. H. Abdul Kholid, M.Ag., berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah menerima kehadiran mahasiswa KKN Unwaha Jombang di Kecamatan Kudu. “Mewakili Rektor Unwaha Jombang, kami ucapkan terimakasih sebesar-sebesarnya. Dan mohon maaf jika dalam perjalanan nanti ada sesuatu yang kurang bekrkenan, tolong anak-anak kami diingatkan dan dibina,” kata beliau. Beliau juga berpesan kepada para mahasiswa, agar nantinya dapat membaur di lingkungan masyarakat. Sebagaimana mestinya seorang mahasiswa, yaitu sebagai agent of change. “Mahasiswa harus punya kearifan, jangan merasa pintar dan menggurui. Seorang mahasiswa harus punya pemikiran yang bisa dipertimbangkan, karena program yang telah dicanangkan tidak selalu match dengan apa yang ada di lapangan,” pesan beliau. Di kesempatan yang sama, Mewakili Camat Kudu, Sekretaris Kecamatan, Darmawan mengatakan beberapa pesan penting kepada seluruh peserta KKN-PPM DESTANA tahun 2024. “Tentunya kami tidak menuntut apa-apa kepada adik-adik mahasiswa. Karena konteksnya KKN itu adalah untuk belajar di lingkungan masyarakat. Harus pintar-pintar menyesuaikan diri dengan masyarakat,” ujarnya. Hadir pada pelepasan KKN-PPM DESTANA di Kecamatan Kudu, di antaranya, Kapolsek Kudu, Akp. Agus Wijaya, Danramil Kudu, Kapt. Inf. Nasrullah, Kepala Desa se-Kecamatan Kudu, dan Dosen Pendamping Lapangan. Dokumentasi Kegiatan. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
HMP Pendidikan Biologi Unwaha Terima Kunjungan HMP Pendidikan Biologi UM Surabaya
Jombang – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Biologi “Ficus Benjamina” Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menerima kunjungan Studi Banding dari HMP Pendidikan Biologi “Biosfer” Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, di Aula Gedung F, Kamis (25/7/2024). Kegiatan tersebut dibuka doleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unwaha Jombang, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa pesan kepada mahasiswa yang melaksanakan studi banding ini. “Dengan adanya program merdeka belajar dan kampus merdeka, saya berharap kepada seluruh mahasiswa untuk menjalin kerjamasa baik dengan organ-organ di luar kampus,” kata Bapak Farid sapaan akarabnya. Hal tersebut bertujuan agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman atas relasi yang didapatkan. Selain itu, beliau juga berharap agar silaturahmi yang telah terjalin antara kedua himpunan tidak hanya berhenti di studi banding saja. “Dengan ini, maka dari masing-masing himpunan bisa meniru apa yang lebih baik dari keduanya untuk diterapkan di masing-masing organisasi,” pesan beliau. Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Biologi, Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd., mengucapkan selamat datang kepada rombongan HMP Pendidikan Biologi UM Surabaya. “Silahkan berkolaborasi antara departemen yang satu dengan yang lain, silahkan disampaikan saja apa yang menjadi kekurangan dan keunggulan masing-masing,” kata beliau. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang cukup luar bias. Hal ini dikarenakan kolaborasi antar himpunan sangatlah penting, terutama menyoal relasi. “Relasi ketika sudah lulus nantinya sangat dirasakan, hubungan antar universitas bisa dimanfaatkan. Silahkan belajar bersama, tujuannya adalah untuk fastabiqul khoirot dan semoga apa yang kita diskusikan hari ini bisa memberikan manfaat bagi masing-masing himpunan,” pungkas Kaprodi tersebut. Pada kesempatan yang sama, Ketua HMP Ficus Benjamina, Septia Nurhidayah juga berharap agar hubungan baik ini tidak selesai di pelaksanaan studi banding saja. “Dikarenakan tujuannya adalah meningkatkan kolaborasi dan berbagi pengalaman bagi masing-masing organiasi. Saya harap studi banding tidak terlaksana di hari ini saja, tetapi dihari-hari yang akan datang, dan tidak hanya dengan HMP “Biosfer” saja,” harapnya. Kegiatan dilanjut dengan ramah-tamah, kemudian sharing session antara kedua himpunan. Dokumentasi Kegiatan. Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian
Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister S-2 PAI Unwaha Jombang
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Magister S-2 Pendidikan Agama Islam (PAI). Berikut profil Program Magister S-2 PAI, periode pendaftaran, syarat dan rincian biaya kuliah: Profil Program Magister S-2 PAI Visi : Menjadi Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam yang unggul di tingkat nasional pada tahun 2030. Misi : Mengembangkan keilmuan PAI berbasis kitab kuning (Turots). Mengembangkan materi ajar dan bahan ajar PAI yang berbasis teknologi modern. Mengembangkan riset, sains dan teknologi pembelajaran PAI interdisipliner dan multidisipliner. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat berorientasi pada PAI multikultural. Keunikan dan Keunggulan Khazanah akademik dibangun dengan pendekatan religius pesantren berbasis kitab kuning. Pengembangan keilmuan yang menginduk pada pemikiran KH. A. Wahab Hasbullah dan kontemporer. Integrasi keilmuan yang memadukan pengembangan keilmuan agama, sains dan teknologi. Periode Pendaftaran Periode 1 (Semester Ganjil) : Pendaftaran: Bulan Mei – September. Kuliah aktif: Akhir Bulan September. Periode 2 (Semester Genap) : Pendaftaran: Bulan November – Maret. Kuliah aktif: Akhir Bulan Maret. Syarat Pendaftaran Berijazah S-1 dari berbagai jurusan/program studi terakreditasi. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran via offline/online. Fotocopy legalisir ijazah dan transkrip nilai S-1 (4 lembar). Pas foto berwarna 6×4 (6 lembar). Rincian Biaya Kuliah SPP per-semester Rp 4.500.000,- Matrikulasi Rp 1.000.000,- DPP Rp 1.000.000,- Tata Cara Pendaftaran Online: Kunjungi dan isi formulir pendaftaran di web PMB Unwaha Jombang. Offline: Datang langsung ke front office / lobby Gedung F Unwaha Jombang, di Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang. Pelayanan buka hari Sabtu-Kamis (pukul 08.00-13.00). Brosur Pendaftaran Magister S-2 PAI Brosur pendaftaran dapat diunduh melalui link ini: Pendaftaran Program Magister S-2 PAI Unwaha Jombang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor berikut: 0851 63636325 Red: Ibrahim Editor: Ragil Septian
Survei Tingkat Kepuasan Civitas Akademika Unwaha Jombang 2024
Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di lingkungan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Pusat Jaminan Mutu (PJM) mengadakan survei tingkat kepuasan bagi Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan terhadap pelayanan Unwaha Jombang Tahun Akademik 2023/2024. Oleh karena itu diperlukan peranan aktif para Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan dalam memberikan penilaian yang jujur, benar, dan akurat terkait tingkat kepuasan pelayanan di Unwaha Jombang. Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan bahan pertimbangan dalam evaluasi dan peningkatan pelayanan di Unwaha Jombang. Berikut link untuk mengisi survei tingkat kepuasan: Link Survei Kepuasan Mahasiswa. Link Survei Kepuasan Dosen. Survei Kepuasan Tenaga Kependidikan Adapun batasan pengisian survei di atas yaitu hingga 21 Juli 2024.
Jalin Silaturahmi, HMP PBA Unwaha Gelar Studi Banding dengan HMD Sastra Arab UM
Malang – Guna menjalin hubungan baik antar organisasi, Pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (HMP PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar studi banding. Studi banding dilakukan bersama Pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sastra Arab Universitas Negeri Malang (UM), di Aula Gdung D16 Fakultas Sastra, Rabu (26/6/2024). Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 80 peserta ini, mengusung tema “Simposium Organisasi: Formulasi Strategi Pengembangan Himpunan yang Inklusif dalam Segala Bidang”. Dengan tema tersebut, diharapkan kepada setiap individu di masing-masing organisasi memiliki kesempatan yang sama untuk berproses dan berkontribusi pada organisasi. HMP PBA Unwaha Disambut Hangat Ucapan selamat datang dan sambutan hangat kepada rombongan Studi Banding HMP PBA Unwaha Jombang disampaikan oleh Ketua Departemen Sastra Arab UM, Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd., M.Pd., pada sesi pembukaan. Dilanjut dengan sambutan oleh Kaprodi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada Departemen Sastra Arab UM yang menyambut dengan baik studi banding HMP PBA tersebut. “Studi banding ini juga sebagai salah satu wujud dari implementasi MoU (Memorandum of Understanding, red) yang sudah terjalin dengan baik antara Unwaha Jombang dan UM,” ucap beliau. Kaprodi PBA tersebut juga berharap, dalam kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi seluruh pengurus HMP PBA Unwaha Jombang. “Selain bertukar informasi mengenai program kerja, semoga dengan studi banding ini ada inovasi yang dapat bermanfaat untuk kemajuan bagi masing-masing lembaga,” harapnya. Sharing Session Dilanjut dengan sharing session, di mana para pengurus dari masing-masing organisasi saling bertukar gagasan untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi praktis yang dapat diimplementasikan. Ketua HMP PBA, Erna Dwi Widiya Ningrum mengatakan, kegiatan ini berorientasi pada simposium organisasi untuk menekankan pentingnya inklusivitas sebagai landasan utama dalam perumusan strategi-strategi yang efektif untuk perkembangan himpunan. “Kita berfokus pada pengembangan kebijakan dan praktik yang adil, menciptakan lingkungan yang kondusif serta memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mencerminkan semangat inklusivitas sebagai elemen kunci dalam pengembangan himpunan. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan taktik atau penerapan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi di semua bidang yang ada di himpunan,” katanya. Di akhir pemaparannya, ia juga berharap, melalui kegitan ini pihaknya dapat memperoleh wawasan baru terkait berbagai aspek manajamen dan dinamika organisasi. Baik dari sisi pengembangan SDM, pengelolaan administrasi, serta strategi komunikasi dan publikasi. “Dengan terselenggaranya kegiatan studi banding ini, para pengurus HMP PBA Unwaha juga berharap mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Unwaha Jombang,” imbuhnya. Dokumentasi Studi Banding Red: Faiqotul Millah Editor: Ibrahim
Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah, Unwaha Siap Sambut Gelaran Sosialisasi Pembinaan oleh LLDIKTI Wilayah VII
Jombang – Sosialisasi Pembinaan dan Pengembangan Profesi Karir Dosen di Lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2024 akan segera berlangsung. Gelaran ini akan terselenggara di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang sebagai tuan rumah. Puluhan lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar sebagai peserta Angkatan IX akan hadir, Senin (22/7/2024) mendatang. Terpilihnya Unwaha Jombang sebagai tuan rumah bagi Angkatan IX tentu menjadi kebanggan tersendiri. Hal ini dikaranakan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan perhelatan yang mempertemukan antar lembaga perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah VII. “Alhamdulillah, Unwaha Jombang kembali diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pada agenda yang dilangsungkan oleh LLDIKTI VII. Kegiatan ini merupakan forum besar dan menjadi ajang silaturahmi bagi para pimpinan lembaga pendidikan tinggi di Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd. Disinggung mengenai kesiapan kegiatan tersebut, Wafa sapaan akrabnya mengaku telah mempersiapkan secara bertahap. Baik secara teknis, seperti lokasi, akomodasi, set-acara, dan fasilitas bagi para peserta. “Saat ini kita sangat mempersiapkan segenap kebutuhan acara. Baik kebutuhan bagi para peserta dan lain sebagainya, tentu dipersiapkan semaksimal mungkin,” imbuhnya. Ia juga berharap, dengan diselenggarakan kegiatan ini apa yang menjadi tujuan dari kegiatan dapat terpenuhi. Seperti yang diketahui, sosialisasi ini bermanfaat bagi pengembangan karir seorang dosen. “Semoga dengan acara ini, karir seluruh dosen baik di Unwaha Jombang sendiri maupun lembaga lainnya menjadi semakin bagus,” harapnya. Sebagai informasi, lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar sebagai peserta angkatan IX yaitu sebanyak 26 peserta. Di antaranya adalah lembaga pendidikan di Kabupaten Jombang dan sekitarnya, seperti Kediri dan Trenggalek. Red: Ibrahim Editor: Septian Ragil
Osfak FAI 2024: Generasi Inovatif di Era Digital
Jombang – Dalam rangka menyambut dan memperkenalkan budaya kehiduapan kampus kepada mahasiswa baru, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus-Fakultas (Osfak), di Aula Gedung F, Senin (24/6/2024). Kegitan yang mengusung tema “Generasi Inovatif di Era Digital” ini dibuka langsung oleh Dekan FAI, Drs. Waslah, M.Pd.I. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaiakan materi tentang ke-Fakultasan. Di hadapan 166 mahasiswa baru, beliau memaparkan informasi terkait sejarah singkat berdirinya Unwaha Jombang, visi-misi, dan struktur FAI. “Di FAI Unwaha Jombang ini terdapat tiga Prodi (Program Studi, red), di mana ketiganya telah terakreditasi baik sekali. Harapan kami, anda semua dapat mengenal lebih dalam tentang FAI, Prodi, dan sistem akademik yang diterapkan,” kata Dekan FAI tersebut. Beliau juga turut memberikan motivasi kepada mahasiswa baru pada Osfak gelombang I. Seperti yang diketahui, pelaksanaan orientasi di tingkat fakultas ini merupakan rangkaian dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) gelombang 1 Tahun 2024. “Kami juga berharap agar nantinya anda semua dapat menjalin dan membangun relasi dengan sesama mahasiswa, dosen, dan civitas akademika FAI. Selamat berproses dalam menempuh perkuliahan nanti, semoga nantinya dapat berkontribusi dalam kemajuan FAI dan almamater Unwah,” pesan beliau. Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI, Abdul Ghoffar mengatakan, melalui kegiatan ini para mahasiswa baru FAI dapat dengan cepat beradaptasi dengan budaya kampus. “Tidak hanya melihat dan mengetahui infrastruktur, sarana dan prasarana saja, tetapi juga bisa berdaptasi dengan lingkungan Unwaha Jombang,” ucapnya saat dikonfirmasi. Dokumentasi Osfak FAI 2024. Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil.
400 Lebih Camaba Siap Ikuti PKKMB Gelombang I
Jombang – Sebanyak 400 lebih calon mahasiswa baru (Camaba) siap ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Gelombang I Univrsitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang tahun 2024. Hal ini terlihat ketika para Camaba antusias mengikuti Pra-PKKMB, Jumat (22/6/2024) kemarin. Ketua Panitia PKKMB Unwaha Jombang, Septian Ragil Anandita, M.Pd., mengatakan, PKKMB Gelombang I akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu Minggu-Senin (23-24/6/2024). “Alhamdulillah Pra-PKKMB sudah terlaksana dengan lancar dan GARUDA II (sebutan bagi Camaba tahun 2024) sudah siap mengikuti rangkaian kegiatan. Kemarin di Pra-PKKMB para peserta mengikuti Stadium General dan ziarah ke Makam masyayikh,” seru pria yang akrab disapa Bapak Ragil ini. Tema yang diusung pada PKKMB tahun ini adalah “Generasi Inovatif dan Berintegritas di Era Digital”. Hal tersbut sesuai dengan tantangan saat ini, di mana generasi muda dituntut aktif di era yang serba digital. “Selain pengenalan kehidupan dan budaya kampus, PKKMB bertujuan untuk mencetak para generasi yang pro-aktif dalam menanggapi peluang di era saat ini. Sehingga mereka nantinya tidak hanya reaktif terhadap sesuatu dan hanya menjadi penonton saja, melainkan dapat mengambil peran sesuai bidang dan keahliannya masing-masing,” jelasnya. Beliau juga menegaskan, pada pelaksanaan PKKMB sudah sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada. Sehingga risiko adanya intimidasi bahkan bullying saat pelaksanaan dapat dinyatakan tidak ada. “Selain menganut terhadap Pedoman PKKMB oleh Ditjen Dikti Kemendikbud, kita juga memperkuat peraturan yang ada di internal. Mengenai tata tertib, keamanan, hingg norma-norma yang berlaku di lingkungan kampus, sehingga tindakan yang mengarah pada perpeloncoan sebisa mungkin telah kita minimalisir,” terangnya. Beliau juga berharap, para Camaba dapat mengikuti rangkaian PKKMB Gelombang I hingga selesai dengan lancar. “Semoga para Camaba tahun ini dapat beradaptasi dengan budaya-budaya yang ada di Unwaha Jombang. Hal ini tentu bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran dalam melaksanakan perkuliahan di kampus nantinya,” pungkasnya. Foto Kegiatan Pra-PKKMB Gelombang I Unwaha Jombang Red: Ibrahim. Editor : Septian Ragil.
Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, Unwaha Jombang Potong Hewan Kurban
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang rayakan Iduladha 1445 Hijriah dengan pemotongan hewan kurban di lingkungan kampus, tepatnya di samping Gedung B Unwaha, Selasa (18/6/2024). Ketua Pelaksana Kurban Unwaha, Bapak Syaifuddin Zuhri, S.Pdi. mengungkapkan, kegiatan ini merupakan acara tahunan yang dilakukan di lingkungan Unwaha Jombang. “Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan kurban dengan pemotongan dua sapi dan dua kambing. Sudah dilaksanakan pada pukul 08.00 pagi, adapun shohibul qurban terdapat beberapa nama dari almarhum dan almarhumah dari Pondok Pesantren dan juga dari pimpinan,” katanya. Bapak Ipud sapaan akrabnya, juga menjelaskan, nantinya daging-daging kurban tersebut akan didistribusikan kepada civitas akademika dan masyarakat di lingkungan sekitar kampus. Beliau juga berharap, dengan pemotongan kurban ini dapat memberikan motivasi kepada civitas akademika dan masyrakat dalam mengambil pelajaran yaitu peduli terhadap sesama. “Terutamanya di sekitar lingkungan masyarakat kita, perlu adanya sumbangsih dan keterlibatan dari kita, sehingga mereka merasa diperhatikan oleh kampus. Oleh karena itu, nantinya ada timbal balik dari mereka terhadap kita,” pungkasnya. Red: Ibrahim. Editor: Septian Ragil.