Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Author: Humas Unwaha

SELAMAT..!!! Prof. Mudawamah Resmi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Fakultas Peternakan Unisma

Malang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang dengan bangga mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Prof. Dr. Ir. Hj. Mudawamah, M.Si., IPM., ASEAN Eng. sebagai Guru Besar di bidang ilmu Genetika dan Pemuliaan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Islam Malang (Unisma). Sidang Pengukuhan Guru Besar ini dilaksanakan di Hall. KH. Abdurrahman Wahid, Gedung Ali Bin Abi Thalib. Lt. 7 Unisma, Sabtu (9/3/2024). Tidak sendiri, Prof Mudawamah dikukuhkan bersama Prof. Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, M.P., IPM sebagai Guru Besar di bidang Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Pertanian Unisma. Ucapan syukur atas dikukuhkannya sebagai Guru Besar Fakultas Peternakan Unisma mengawali orasi ilmiah Prof. Mudawamah. Adapun judul orasi ilmiah yang disampaikan adalah “Peningkatan Produktivitas Ternak Ruminansia melalui Implementasi Teknologi Breeding dan Ilmu Genetika yang Berkelanjutan”. Beliau menjelaskan secara gamblang tentang urgensi dan kebermanfaatan yang berkelanjutan dari hasil penelitiannya tersebut. “Peran penting ternak ruminansia sebagai penghasil protein hewan dengan jumlah tertinggi dalam makanan manusia. Disamping itu yang menarik, ternak ruminansia ini memiliki kemampuan mengolah limbah pertanian menjadi kebutuhan hidupnya dan produksi,” tutur Prof. Mudawamah. Selain itu, peningkatan produktivitas ternak dapat dilakukan dengan introdusir teknologi breeding dan genetik ternak tunjang dengan recording yang akurat dan pengembangan software aplikatif. ” Selanjutnya, program breeding dan genetik pada ternak ruminansi direkomendasikan menggunakan program seleksi dan perkawinan crossbreeding dan outcrossing. Ditunjang dengan teknologi reproduksi dan biomolekuler dan pengembangan early selection pada sifat pertumbuhan sapi dan sifat twinning pada kambing dan domba,” lanjutnya. Menutup orasi ilmiahnya, Prof. Mudawamah juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat di setiap proses pengajuan Guru Besarnya tersebut. Dilanjutkan dengan penyerahan naskah orasi ilmiah dan penyematan tanda pengukuhan jabatan Guru Besar oleh Rektor Unisma, Prof. Dr. H Maskuri Msi. Di kesempatan yang sama, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. yang merupakan suami dari Prof. Mudawamah turut mendampingi dalam sidang pengukuhan tersebut. Prof. Gatot menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian yang diraih oleh Prof. Mudawamah. “Kami yakin dengan segala kedalaman ilmu yang dimiliki beliau, tentu ini akan menjadi suatu kebermanfaatan di masa yang akan datang. Terlebih dalam pengembangan di bidang akademik bagi Universitas Islam Malang, khususnya bagi Fakultas Peternakan,” tutur beliau yang juga merupakan Guru Besar di bidang ilmu Genetika dan Pemuliaan Ternak tersebut. Hadir dalam Sidang Pengukuhan Guru Besar Fakultas Peternakan Unisma Malang, di antaranya adalah Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., MM. Pimpinan Pengurus Yayasan Universitas Islam Malang, Ketua PC Muslimat NU Kota Malang, Ibu Nyai Hj. Mutammimah Hasyim Muzadi,  Mantan Anggota DPR RI, Dra. Hj. Lathifah Shohib, dan seluruh undangan Pengukuhan Guru Besar Fakultas Peternakan Unisma. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Ilustrasi Hari Perempuan Internasional. (Sumber: Slidesgo.com)
Hari Perempuan Internasional 2024

Jombang – Hari ini, tepat tanggal 8 Maret menjadi suatu momentum penting bagi setiap kaum hawa di dunia. International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional menjadi perayaan untuk merefleksikan, dan mengadvokasi segela pemenuhan hak-hak dan menghapus ketimpangan bagi perempuan. Tidak jarang kampanye yang menyerukan hal tersebut terus didengungkan, hinggap di telinga bahkan kita saksikan di berbagai platform media sosial. Gerakan-gerakan mengenai kesetaraan gender (gender equality) hingga kini masih menjadi pembahasan yang seksi untuk diperbincangkan. Bagaimana tidak, jika kehadiran perempuan dan haknya masih jauh dari kata setara. Lebih parahnya, intimidasi dan kekerasan bagi perempuann (verbal dan non-verbal) kini masih subur terjadi. Berdasarkan catatan tahunan yang dirilis oleh Komnas Perempuan sehari sebelum perayaan ini. Menyatakan, terdapat 289.111 kasus kekerasan yang menimpa perempuan selama tahun 2023, 12% lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Kendati pun demikian, layaknya fenomena gunung es, angka hanyalah angka semata. Namun nyatanya masih banyak perempuan dalam hal ini yang menjadi korban kekerasan yang tidak berani bersuara dan melaporkannya, sebab kekerasan terhadap perempuan bisa terjadi dimanapun, di ranah personal bahkan di ranah publik. Hari Perempuan Internasional 2024 Dilansir dari laman UN Women, tema perayaan Hari Perempuan Internasional tahun ini adalah “Invest in Women: Accelerate Progress”. Tema ini dimaksudkan untuk mereflesikan langkah konkret yang perlu dilakukan dalam kesetaraan gender serta ancaman yang terus-menerus menghinggapi perempuan. Terdapat tiga poin utama yang menjadi sorotan dalam tema tersebut; setidaknya sebanyak $360 miliar diperlukan untuk pendidikan dalam pemenuhan kesetaraan gender. Kedua, dengan menghapus kesenjangan gender di dunia pekerjaan dapat meningkatkan PDB sebesar 20%. Ketiga, menciptakan 300 lapangan pekerjaan yang layak hingga tahun 2035. Baca juga artikel lainnya: Kehadiran AI Bagi Industri Kreatif, Peluang atau Ancaman? Dalam pernyataan tertulis di laman tersebut, ketiga poin utama dan tema tersebut merupakan cara terbaik untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat yang lebih makmur dan adil. “Satu dari sepuluh perempuan di dunia, hidup dalam (ancaman) kemiskinan ekstrem”. Terdapat tiga kondisi yang mengafirmasi pernyataan tersebut: Lebih dari 614 juta perumpuan dan anak perempuan yang terdampak dan tinggal di daerah konflik. Sebanyak 236 juta perempuan dan anak perempuan kelaparan yang disebabkan oleh krisis iklim di tahun 203o mendatang. Hanya 61 persen perempuan yang berada dalam angkatan kerja dibandingkan 90 persen laki-laki. Terlepas dari agenda global dan segala tema yang diusung, menciptakan lingkungan yang bebas terhadap diskriminasi dan aman bagi perempuan dapat dimulai dari setiap individu. Dalam merangkul suatu kesetaraan perlu adanya kepercayaan yang mendalam tentang bagaimana menghargai dan menghadapi suatu perbedaan dalam bingkai positif. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Ilustrasi Industri Kreatif (Sumber: Pexels.com)
Kehadiran AI Bagi Industri Kreatif, Peluang atau Ancaman?

Jombang – Perkembangan teknologi saat ini bergerak begitu pesat, beragam inovasi pun banyak lahir dari buah daya kreasi manusia. Salah satunya adalah kehadiran Artifical Intellegence (AI). Singkatnya, AI merupakan sistem di bidang ilmu komputer yang dapat meniru kecerdasan manusia dalam hal pengambilan keputusan dan menganalisis informasi. Sejak awal kemunculannya, AI telah banyak menyita perhatian masyarakat. Sebagian pihak menyambut dengan tangan terbuka atas kemudahan dan manfaat dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Sebagian lagi, malah was-was dengan kehadiran AI yang dapat mengaburkan keberlangsungan sebagian profesi pekerjaan. Salah satunya industri kreatif, banyak dari pelaku di sektor ini yang memandang AI sebagai potensi besar yang memiliki peluang keberlangsungan bisnis (suistainable business) di masa yang akan datang. Namun dari sisi pekerja, kehadiran AI merupakan suatu ancaman yang serius. Pasalnya, AI akan secara perlahan mengikis ketergantungan industri terhadap mereka. Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, sektor industri kreatif mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 19,2 juta orang. Tentu angka ini memiliki kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah ini dimungkinkan akan terus meningkat di masa yang akan datang. Sebab, selama tahun 2018-2021, jumlah tenaga kerja industri kreatif cenderung mengalami peningkatan, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5,29 persen per tahun. Menyikapi Kehadiran AI di Industri Kreatif Menyikapi tren dilematis tersebut, Khotim Fadhli, M.Pd selaku dosen dan Ketua Prodi Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menuturkan pandangannya. Menurutnya, pergerakan teknologi dewasa ini acap kali menjadi daya tarik bagi para pelaku bisnis, khususnya industri kreatif. “Era industri sekarang ini pasti memanfaatkan teknologi. Karena teknologi ini dianggap sebagai media yang memudahkan dan meringkas pekerjaan manual seseorang agar lebih mudah dan bisa beralih fokus pada bidang yang lainnya,” katanya. Memanfaatkan teknologi seperti AI ke dalam operasional bisnis tentu dapat mengubah cara industri bekerja.  Dengan demikian, hal tersebut akan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat serta dapat meningkatkan permintan yang mengarah pada penciptaan peluang bisnis baru. “Transformasi digital memungkinkan bisnis untuk bertahan dan menjadi lebih efektif dan efisien,” imbuhnya.  Dari hasil penelitiannya yang berjudul “The Influence of Artificial Intelligence and Content Marketing Against Purchase Interest in the Creative Industry” (baca di sini) mengungkapkan, bahwa AI berdampak terhadap suatu proses bisnis yaitu kepada minat beli konsumen. Dengan menampilkan suatu produk di berbagai etalase market place dan media sosial, pemanfaatan AI yang diterapkan dapat membantu dalam hal penggunaan algoritma dan hastag. Sehingga hasilnya, produk yang ditampilkan dan diiklankan dapat dijangkau konsumen. “Terlebih lagi saat ini persaingan bisnis berjalan begitu ketat. Di mana hal tersebut beririsan dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat,” ungkap Khotim. Peluang atau Ancaman? Keterjangkauan dan kemudahan atas kehadiran AI di industri kreatif rupanya tidak perlu diperdebatkan lagi. Menurut Kaprodi Manajemen Unwaha Jombang tersebut, dari segi kebermanfaatan AI sangat jelas dan berdampak ke arah positif terhadap industri kreatif. “Namun kekurangannya di saat ini mungkin masih banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum bisa menggunakan, terbiasa atau siap memanfaatkan AI itu,” lanjutnya. Artinya, peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu batu sandungan yang serius untuk menyikapi kehadiran AI bagi industri kreatif. Kendati demikian, kondisi tersebut dapat teratasi dengan bertahap. Misalnya memanfaatkan lembaga-lembaga yang menyediakan sarana pelatihan dalam peningkatan skill penggunaan AI. Meskipun untuk biayanya sendiri terbilang tidak murah, sehingga kehadiran Perguruan Tinggi menjadi solusi atas kondisi ini. Menurutnya, Perguruan Tinggi menjadi salah satu lembaga  yang selalu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. “Kondisi ini (perkembangan teknologi, red) sudah pasti tidak bisa dihindari lagi. Jadi basisnya harus adaptasi, kemudian penyiapan SDM itu harus ditingkatkan (penguatan skill kompetensi, red),” pungkasnya. Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Pengumuman. Mekanisme Pelaksanaan Tugas Akhir dan Penentuan Dosen Pembimbing 2024

Pengumuman mekanisme pelaksanaan Tugas Akhir (TA) dan penentuan dosen pembimbing melalui Sistem Informasi Akademik (SIA) Universitas KH. A. Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang Tahun  2024. Mekanisme Pelaksanaan TA, terlampir. Jadwal penentuan dosen pembimbing: Fakultas/Prodi Jadwal Fakultas Pertanian, PBA Ahad, 10 Maret 2014 (pukul, 0.7.00) Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Ekonomi Syariah Senin, 11 Maret 2024 (pukul, 07.00) PAI, Manajemen Selasa, 12 Maret 2024 (pukul, 07.00) Berikut informasi selengkapnya mengenai mekanisme pelaksanaan TA dan penetuan dosen pembimbing : [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/2024-EDARAN-UNTUK-MAHASISWA-fiks-1.pdf” attachment_id=”3753″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Download:  Pdf Pengumuman  

Para Dosen Antusias Ikuti Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024

Jombang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unwaha Jombang menggelar Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024, di Ruang Rapat Gedung F,  Selasa (5/3/2045). Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd memberikan apresiasi kepada LPPM yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Tak hanya itu, antusias para dosen selaku peserta dalam klinik ini tak luput dari perhatiannya. “Kami ucapkan terimakasih kepada LPPM yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Lalu harapan kami bagi bapak-ibu dosen yang ingin mengajukan dan ikut serta dalam hibah kompetitif nasional dapat diberikan kelancaran,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik itu dalam sambutannya. Menurutnya, harapan terbesarnya yaitu dapat berdampak kepada kemajuan universitas di bidang akademik.Terlebih lagi dalam peningkatan jumlah penelitian di Tahun Anggaran 2024. “Semoga nanti seluruh dosen yang mengajukan ini dapat lulus semua, meskipun nantinya melalui beberapa tahapan yang telah ditentukan. Kemudian mohon bantuannya untuk para reviewer yang telah berpengalaman (dalam hibah kompetitif) supaya dapat memberikan arahan-arahan,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. M. Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd.I mengatakan, klinik ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan universitas. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan penerimaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). “Tahun 2023 Unwaha kembali memenangkan hibah Penelitian dan Pengabdian terbanyak (21 judul) di Klaster Madya. Dua tahun berturut turut riset Unwaha masuk dalam lima besar nasional. Kami juga telah menghadirkan empat reviewer yang berpengalaman sebagai pemenang hibah kompetitif,” katanya. Tampak saat pelaksanaan kegiatan, para peserta klinik sangat antusias melakukan sharing dengan para reviewer. Adapun empat dosen yang menjadi reviewer di antaranya Ospa Pea Yuanita M. M.Pd., Suci Prihatiningtyas, M.Pd., Dr. M. Dzikrul Hakim AG., M.Pd.I., Agus Sifaunajah, M.Kom., Red : Ibrahim Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

Pengumuman Hasil Ujian Seleksi PMB Gelombang I TA 2024/2025

Berikut kami sampaikan hasil ujian seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Reguler 1 (R1), Reguler 2 (R2), Beasiswa Tahfidzul Qur’an, Beasiswa Prestasi Akademik, Beasiswa Prestasi Non-Akademik, Beasiswa Generasi Muda NU Universitas KH. A Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang Tahun Akademik (TA) 2024/2025. **) Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi, harap segera melaksanakan Herregistrasi berdasarkan ketentuan jalur program PMB masing-masing.  Informasi selengkapnya terlampir: [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/PENGUMUMAN-GEL-I.pdf” attachment_id=”3701″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true] Download file pengumuman klik di sini Contact Person melalui WhatsApp : Admin PMB I https://wa.me/6285163636325 Admin PMB II https://wa.me/6285163636320    

Pengumuman Perubahaan Jam Perkuliahan saat Bulan Ramadan 2024

[pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/Perubahan-jam-mata-kuliah-saat-bulan-ramadhan.pdf” attachment_id=”3693″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

Pengumuman Pengambilan Ijazah Lulusan Tahun 2023

PROSEDUR PENGAMBILAN IJAZAH LULUSAN TAHUN 2023: Pemberitahuan kepada lulusan tahun 2023, dengan ini kami sampaikan prosedur pengambilan ijazah sudah bisa dilakukan mulai hari Ahad (10/03/2024) pada hari dan jam pelayanan kantor (Ahad-Rabu pukul 08.00- 13.00 WIB). Adapun syarat pengambilan ijazah adalah sebagai berikut: Mengisi formulir pengambilan ijazah di fakultas masing-masing. Membayar biaya pengambilan ijazah Rp. 250.000,- melalui laman http://sia.unwaha.ac.id/. Membawa bukti slip biaya pengambilan ijazah. Pengambilan ijazah dilakukan oleh yang bersangkutan. Apabila berhalang, dapat diwakilkan oleh orang tua wali, kolega. Dengan membawa surat kuasa bermaterai Rp.10.000,- (contoh formulir surat kuasa terlampir) Batas pengambilan ijazah paling lambat 05 Maret 2025. Apabila melebih batas tersebut maka akan dikenakan biaya pemeliharaan ijazah Rp. 20.000,- perbulan. Ijazah apabila tidak diambil dalam rentan waktu satu tahun, maka kampus tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan atau kehilangan ijazah. [pdfjs-viewer url=”https://unwaha.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/pengumuman-pengambilan-ijazah.pdf” attachment_id=”3689″ viewer_width=100% viewer_height=800px fullscreen=false download=true print=true]

Ikuti, Klinik Penyusunan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024

  Jombang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Proudly Present: Klinik Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Kompetitif Nasional 2024. “Skema Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat”. Hari/Tanggal: Selasa, 5 Maret 2024. Pukul : 09.00 – 12.00 WIB. Tempat : Ruang Rapat Gedung F Unwaha Jombang. Opening Speech: Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng. Keynote Speech: Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. M. Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd.I. Reviewer: – Agus Sifaunajah, M.Kom. – Ospa Pea Yuanita M. M.Pd. – Suci Prihatiningtyas, M.Pd. – Dr. M. Dzikrul Hakim AG., M.Pd.I. Benefit: – E-Sertifikat. – Kesempatan sharing dengan reviewer berpengalaman. – Ilmu yang bermanfaat. Jangan lewatkan, segera daftarkan diri anda dengan klik link ini. Contact Person : 0858 5123 3341 (Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. M. Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd.I.) Note: * Peserta wajib membawa draft proposal. Red : Kris Yuan H Editor : Septian Ragil **) Ikuti konten kreatif terbaru UNWAHA Jombang di Instagram klik link ini dan jangan lupa follow.

PMB Gelombang II Telah Dibuka, Tersedia Berbagai Program Beasiswa, Simak Informasinya.

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang II Unwaha Jombang telah dibuka. Tersedia berbagai program beasiswa untuk dimanfaatkan. Segera daftarkan diri anda dan bergabung dengan Unwaha.