Author: Humas Unwaha
Dosen Unwaha Raih Insentif Artikel Jurnal Internasional Bereputasi 2025
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat nasional. Salah satu dosen Unwaha berhasil meraih Program Insentif Artikel Berkualitas pada Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 1741/C3/DT.05.00/2025 tanggal 14 Desember 2025, dosen Unwaha atas nama Suci Prihatiningtyas ditetapkan sebagai penerima program insentif tersebut. Insentif diberikan atas artikel ilmiah berjudul “Enhancing Science Literacy Through Flipbook-Based STEM Qur’an E-Modules: A Case Study in Islamic Boarding Schools” yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi Humanities and Social Sciences Communications. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unwaha, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini mencerminkan meningkatnya kualitas riset dan publikasi dosen Unwaha di level internasional. “Capaian ini menjadi indikator bahwa dosen Unwaha mampu bersaing pada level jurnal internasional bereputasi. LPPM akan terus berkomitmen mendampingi dan memfasilitasi dosen agar produktivitas riset dan publikasi semakin meningkat,” ujar Dr. Zulfikar. Sementara itu, Suci Prihatiningtyas selaku penerima insentif menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar capaian ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas. “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan riset yang berdampak, khususnya dalam penguatan literasi sains berbasis nilai keislaman di lingkungan pendidikan pesantren. Saya berharap hasil penelitian ini dapat menginspirasi pengembangan inovasi pembelajaran di madrasah dan pesantren,” ungkapnya. Red: Ibrahim
Expo FIP 2025, Dorong Mahasiswa Jadi Edupreneur Berbasis Kearifan Lokal
Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menggelar Exposition Pengembangan Media Pembelajaran dan Kewirausahaan sebagai ajang diseminasi karya mahasiswa, Selasa (16/12/2025), di Halaman Gedung Jokowi. Kegiatan ini menampilkan beragam media pembelajaran dan produk kewirausahaan hasil karya mahasiswa yang mengusung tema kearifan lokal. Expo tersebut diikuti oleh 129 mahasiswa, yang terdiri atas 74 mahasiswa semester 5 mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran dan 55 mahasiswa semester 7 mata kuliah Kewirausahaan. Dari kegiatan ini, dipamerkan sebanyak 41 media pembelajaran fisik, 11 media digital, serta 39 jenis produk kewirausahaan dengan variasi inovasi dan konsep yang beragam. Dekan FIP, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin fakultas yang telah dilaksanakan sejak sebelum penerapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kini tetap relevan dalam kerangka Outcome-Based Education (OBE). “Kegiatan ini merupakan bentuk diseminasi dari mata kuliah Kewirausahaan dan Pengembangan Media Pembelajaran. Fakultas memfasilitasi mahasiswa agar kompetensinya berkembang secara komprehensif, sehingga lulusan FIP tidak hanya dipersiapkan menjadi guru, tetapi juga memiliki jiwa edupreneur,” ujar beliau. Lebih lanjut, Bapak Farid menegaskan bahwa fakultas berharap pengembangan produk dan media yang dihasilkan mahasiswa tidak berhenti pada pemenuhan tugas mata kuliah semata. “Harapan kami, mahasiswa dapat terus mengembangkan karya-karya ini setelah lulus dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Dekan FIP itu. Ketua Pelaksana kegiatan, Anggun Wulandari, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa Expo FIP di tahun ini mengalami peningkatan kualitas, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun ragam karya yang dipamerkan. “Setiap tahun kegiatan ini kami evaluasi dan perbaiki. Untuk exposition kali ini, jumlah media dan produk yang ditampilkan sangat beragam, baik media pembelajaran maupun produk kewirausahaan,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa tema kearifan lokal dipilih untuk mendorong mahasiswa mengintegrasikan nilai budaya dan potensi lokal ke dalam inovasi pembelajaran serta produk kreatif. “Melalui kegiatan ini, kami berharap kreativitas mahasiswa semakin berkembang, mutu pembelajaran di kelas meningkat, dan inovasi tersebut dapat diaplikasikan menjadi produk yang bernilai guna,” pungkas dosen Prodi Pendidikan Biologi ini. Red: Ibrahim
Selamat! Dosen Unwaha Raih Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi Kemendiktisaintek 2025
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) kembali menorehkan capaian membanggakan dalam penguatan reputasi akademik nasional. Sejumlah dosen Unwaha resmi ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Publikasi pada Jurnal Bereputasi Tahun 2025 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Penetapan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 279/C/C2/KPT/2025 tertanggal 11 Desember 2025. Dalam keputusan tersebut, nama-nama dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah tercantum sebagai penerima bantuan publikasi jurnal bereputasi di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah VII. Dosen Unwaha yang memperoleh bantuan publikasi tersebut meliputi Ashlihah, S.E., M.M.; Bekti Widyaningsih, S.Kom., M.E.; Dr. M. Dzikrul Hakim Al Ghozali, S.Pd.I., M.Pd.I.; Dr. M. Qoyum Zuhriwawan, S.Pd., M.Pd.; Hilyah Ashoumi, S.Pd.I., M.Pd.I; Irwan Ahmad Akbar, S.Pd., M.A.; Maratul Fahimah, S.P., M.M.; Nurul A’ini, S.Si., M.Si.; Nurul Hidayah, S.Hum., M.Hum.; Ospa Pea Yuanita Meishanti, S.Pd., M.Pd.; serta Ulfa Wulan Agustina, S.Pd., M.Pd. Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurut beliau, keberhasilan dosen Unwaha menembus program bantuan publikasi jurnal bereputasi merupakan indikator penting meningkatnya kualitas dan daya saing riset institusi. “Capaian ini bukan hanya prestasi individu dosen, tetapi juga menjadi cerminan kematangan ekosistem riset di Unwaha. Bantuan publikasi jurnal bereputasi dari Kemendiktisaintek menunjukkan bahwa karya ilmiah dosen Unwaha telah memenuhi standar akademik yang diakui secara nasional bahkan internasional,” tegas Prof. Gatot. Lebih lanjut, Prof. Gatot menegaskan bahwa penguatan publikasi ilmiah merupakan bagian integral dari strategi pengembangan Unwaha sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu, relevansi, dan kontribusi keilmuan. “Kami terus mendorong dosen untuk tidak hanya produktif meneliti, tetapi juga mampu mempublikasikan hasil risetnya pada jurnal bereputasi. Hal ini penting untuk memperluas dampak keilmuan, meningkatkan visibilitas institusi, serta memperkuat kontribusi Unwaha dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan persoalan masyarakat,” imbuhnya. Seperti yang diketahui, program ini dirancang untuk memperkuat kualitas luaran penelitian dosen serta meningkatkan posisi Indonesia dalam peta publikasi ilmiah global. Keikutsertaan dan keberhasilan dosen Unwaha dalam program ini menegaskan komitmen institusi dalam mengembangkan budaya akademik yang unggul, berintegritas, dan berkelanjutan. “Ke depan, Unwaha berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan kelembagaan, pendampingan riset, serta kolaborasi ilmiah, sehingga capaian serupa dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi nasional,” pungkas beliau. Red: Ibrahim
Bakat yang Dibina Sejak MI, Ahmad Maghfuri Tembus Juara Khat Internasional
Jombang – Sejak duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI), Ahmad Maghfuri Nabilil Waro sudah menunjukkan bakat dan kecermatan dalam menggambar. Ketertarikannya pada seni visual itu terus berkembang hingga akhirnya membawanya menekuni seni khat. Dedikasi tersebut kini berbuah manis setelah ia berhasil meraih Juara 1 kategori Khat Riq’ah pada ajang internasional Musabaqoh Warotsul Ambiya yang diselenggarakan oleh Markaz Al-Qalam lil Khat Al-Arabi, Karbala, Irak. Prestasi yang berhasil diraih oleh mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) ini bukan tanpa bimbingan dan kerja keras. Sejak diarahkan gurunya untuk menekuni kaligrafi sejak MI, ia terus melatih kemampuannya melalui pendidikan dan latihan rutin. Benih Bakat yang Tumbuh Sejak Madrasah Ibtidaiyah Maghfuri mengenang awal mula perjumpaannya dengan dunia khat. Saat teman-temannya sibuk bermain, ia asyik menggambar di buku tulis. “Guru saya melihat saya sering menggambar. Lalu beliau menyarankan agar saya menyalurkannya ke kaligrafi. Dari situlah semuanya bermula,” tutur mahasiswa kelahiran Blitar ini. Di MI, ia masih menggunakan pensil. Namun saat memasuki MTs dan MA, ia mulai belajar menggunakan handam (pena kaligrafi) sehingga mengubah kemampuan dasarnya menjadi lebih matang. Setiap lomba tingkat kabupaten, ia hampir selalu terlibat. Sebelum menjadi mahasiswa Unwaha, Maghfuri menjalani dua tahun pendidikan intensif di sekolah kaligrafi. Di sana, ia bukan hanya belajar teknik, tetapi juga memahami sanad keilmuan guru yang mengakar sampai ke para maestro khat klasik. “Di sana saya belajar banyak,” lanjutnya. Menembus Kompetisi Tingkat Internasional Ajang yang ia ikuti bukan kompetisi biasa. Peserta datang dari berbagai negara penghasil penulis khat terbaik dunia. Dengan penuh semangat, ia mengirimkan karya terbaiknya. “Alhamdulillah, dari event yang diselenggarakan Irak, saya mendapat Juara 1,” katanya Tidak ada prestasi tanpa perjuangan. Itulah yang seolah ia sampaikan saat ditanya hal dibalik raihan prestasi tersebut. “Effort-nya besar. Latihan terus, diskusi dengan teman, lalu setoran ke guru. Setoran itu penting untuk tahu apa yang masih kurang,” jelasnya. Mahasiswa yang juga berperan sebagai pembina sekaligus pengajar di Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Khattibari Unwaha ini berharap agar prestasi ini menjadi inspirasi, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga untuk mahasiswa yang ingin menekuni seni Islam klasik ini. “Mudah-mudahan saya bisa makin rajin dan bisa menyebarkan khat di masyarakat dan di Unwaha,” pungkasnya. Red: Ibrahim
Pengumuman Pelaksanaan UAS Ganjil Tahun Akademik 2025/2026
Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) bahwa pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dilaksanakan pada tanggal 3 – 8 Januari 2025 (sesuai jadwal perkuliahan). Adapun tata tertib UAS, dapat di lihat di surat pengumuman klik di sini. TtdKepala Biro Administrasi Akademik
Unwaha Laksanakan AMI Tahun Akademik 2024/2025 sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi
Jombang – Sebagai upaya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) resmi melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2024/2025, di Ruang Rapat Gedung F, Minggu (7/12/2025). Kegiatan dibuka oleh Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil Anandita, M.Pd., mewakili pimpinan universitas. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa AMI merupakan instrumen penting dalam memastikan tata kelola perguruan tinggi berjalan efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. “Kegiatan AMI berfungsi untuk memastikan bahwa setiap unit kerja menjalankan proses sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga tata kelola universitas semakin kuat dan layanan pendidikan semakin optimal,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Pusat Jaminan Mutu (PJM) Unwaha, Ibu Anggi Indah Yuliana, M.P., menekankan bahwa audit tahun ini memiliki cakupan yang lebih komprehensif. Sasaran audit meliputi seluruh jenjang pimpinan, mulai dari Rektorat, Biro Akademik, Biro Administrasi Umum, Biro Kemahasiswaan, Biro Kerjasama, LPPM, Perpustakaan, hingga semua Fakultas dan Program Studi, dan Pascasarjana. “Dengan cakupan audit yang mencakup rektorat hingga prodi dan seluruh unit pendukung, AMI tahun ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kinerja institusi. Hal ini menjadi dasar bagi perbaikan mutu dan penguatan tata kelola kampus,” jelasnya. Pelakasanaan AMI berlangsung mulai 7 Desember hingga 21 Desember 2025 mendatang, dengan pelaksanaan di unit kerja masing-masing. Setiap unit dihadapkan pada proses pengecekan kesesuaian standar, kelengkapan dokumen mutu, implementasi kebijakan, serta evaluasi efektivitas pelaksanaan program kerja. Red: Ibrahim
Pengumuman Pengambilan Ijazah Lulusan Tahun 2025
Diumumkan kepada seluruh lulusan tahun 2025 bahwa layanan pengambilan ijazah dilaksanakan dalam tiga periode (jadwal di surat edaran). Pengambilan ijazah dilakukan di Ruang Akademik (Gedung F) pada pukul 08.00–13.00 WIB, dengan ketentuan sebagai berikut:. ladykara paige vanzant onlyfans Adapun batas akhir pengambilan ijazah adalah 1 Januari 2027. Setelah tanggal tersebut akan dikenakan biaya pemeliharaan ijazah sebesar Rp 50.000 per bulan. Kampus tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan ijazah yang tidak diambil dalam jangka waktu satu tahun. Surat Edaran Pengambilan Ijazah 2025
Mahasiswa PAI Dibekali Semangat Entrepreneurship dalam Mewujudkan Based Competitive Advantage
Jombang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang memperoleh pembekalan penting mengenai penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui Seminar Pendidikan Kewirausahaan yang digelar di Auditorium Unwaha, Rabu (19/11/2025). Seminar ini mengusung tema “Kapasitasi Human Resource Mahasiswa PAI UNWAHA Melalui Semangat Entrepreneurship dalam Mewujudkan Based Competitive Advantage”. Acara dibuka oleh Kaprodi PAI, Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pembelajaran kewirausahaan menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang mandiri dan siap berdaya saing di berbagai bidang. “Pengetahuan kewirausahaan akan memperkuat karakter mahasiswa PAI dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan profesi di masa depan,” ujarnya. Melalui seminar ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep entrepreneurship, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan akademik maupun kehidupan sehari-hari. “Prodi PAI berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan inspiratif yang mendukung peningkatan kompetensi dan kualitas SDM mahasiswa Unwaha,” pungkas Kaprodi PAI. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Prodi PAI ini menghadirkan Khoirun Nisa’, M.Pd. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya membangun semangat kewirausahaan sejak dini agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif. Mahasiswa PAI juga dibekali pemahaman tentang bagaimana mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keberanian mengambil peluang sebagai bentuk upaya meningkatkan keunggulan kompetitif. Red: Khoirun Nisa’, M.Pd.Editor: Ibrahim
Dosen Unwaha Hadiri World Next Leader 2025 di Jerman
Jerman – Salah satu dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali mengharumkan nama kampus di kancah internasional. Akhmad Kanzul Fikri, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), menghadiri kegiatan World Next Leader 2025 yang diselenggarakan di Stuttgart Media University, Jerman, pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Entrepreneurship and Education Summit 2025, yang digelar oleh NXTGN Jerman bekerja sama dengan Exocloud Indonesia dan EJA. Ajang akademik tahunan tersebut menghadirkan sekitar 400 peserta dari berbagai profesi, khususnya bidang pendidikan dan kewirausahaan, dengan tujuan memperluas jejaring global dan memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda dunia. Sebagai perwakilan Unwaha Jombang, Akhmad Kanzul Fikri, M.Pd. aktif mengikuti diskusi, seminar, dan forum kolaborasi internasional yang membahas inovasi pendidikan serta dinamika kewirausahaan global. Keikutsertaan dosen UNWAHA dalam forum ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama, memperluas jaringan mitra internasional, serta meningkatkan kesempatan memperoleh sponsorship bagi pengembangan akademik kampus. “Partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keterlibatan UNWAHA dalam event-event internasional,” demikian harapan yang disampaikan berkaitan dengan agenda tersebut. Red: Ibrahim
Unwaha dan Pemkab Jombang Teken Kesepakatan Bersama pada Ajang Jombang Bureaucracy Award 2025
Surabaya – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) yang dilaksanakan dalam rangkaian acara 6th Annual Jombang Bureaucracy Award 2025. Acara tersebut berlangsung pada Jumat, (28/11/2025) di Mercure Surabaya Grand Mirama. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Rektor Unwaha, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., bersama Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd. Rektor Unwaha, Prof. Gatot mengatakan, kemitraan ini merupakan komitmen institusi untuk memperluas manfaat Tri Dharma perguruan tinggi bagi masyarakat Jombang. “Unwaha lahir dari rahim masyarakat Jombang. Karena itu, menjadi kewajiban moral bagi kami untuk menghadirkan ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi yang benar-benar bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat dan membantu program pemerintah daerah,” ujar Prof. Gatot. Kerja sama ini mencakup penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis akademik. “Kami berharap, kerjasama ini dapat memperkuat kontribusi intansi dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” imbuh beliau. Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Dalam sambuatannya, Bupati Jombang, Warsubi menyatakan, reformasi birokrasi menjadi fondasi perubahan tata kelola pemerintahan agar semakin lincah, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dihadapan para kepala perangkat daerah, Bupati Warsubi menekankan bahwa reformasi birokrasi lebih dari sekedar urusan laporan, checklist administratif, atau nilai indeks semata. “Esensi sebenarnya adalah perubahan substantif, yaitu perubahan yang memberi dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, baik dari sisi kualitas layanan, kecepatan proses, maupun akuntabilitas kita sebagai penyelenggara pemerintahan,” jelasnya. Acara Jombang Bureaucracy Award 2025 sendiri merupakan agenda tahunan yang memberikan penghargaan kepada perangkat daerah atas inovasi, tata kelola birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hadir dalam kesempatan ini seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Jombang, pimpinan Unwaha Jombang, dan pimpinan Universitas Negeri Malang (UM) Red: Ibrahim