Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Spesial HUT RI ke-80, Dapatkan Cashback Rp1 Juta untuk Pendaftar Gelombang III

Jombang – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) membuka kesempatan emas bagi calon mahasiswa baru. Melalui program Beasiswa Generasi Muda Nahdlatul Ulama, UNWAHA memberikan insentif khusus berupa cashback sebesar Rp1 juta bagi pendaftar Gelombang III yang memenuhi syarat. Program cashback ini merupakan bagian dari komitmen UNWAHA dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, khususnya bagi kalangan pemuda NU yang memiliki semangat belajar dan ingin berkontribusi bagi bangsa. Adapun syarat untuk mendapatkan cashback ini cukup mudah: Program Beasiswa Generasi Muda NU sendiri telah menjadi salah satu jalur favorit di UNWAHA. Selain meringankan beban biaya pendidikan, beasiswa ini juga menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik maupun spiritual dalam lingkungan kampus yang bernafaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Dengan lokasi kampus yang strategis di Kabupaten Jombang, serta dukungan tenaga pengajar dari berbagai disiplin ilmu, UNWAHA kini terus tumbuh menjadi pilihan utama generasi muda di Jawa Timur dan sekitarnya. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan syarat teknis lainnya dapat diakses melalui laman resmi PMB UNWAHA atau menghubungi kontak Customer Service PMB.

Peninjauan Kurikulum Berbasis OBE Prodi Manajemen ke UMM

Malang – Dalam rangka penguatan mutu kurikulum dan implementasi pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE), Program Studi Manajemen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang melakukan studi tiru dan laboratory visit ke Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (30/7/2025). Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Prodi Manajemen FEB UMM ini diikuti oleh seluruh dosen Prodi Manajemen UNWAHA. Studi tiru ini bertujuan untuk menggali best practice dalam penyusunan dan pelaksanaan kurikulum OBE, serta memperkaya perspektif dalam pengembangan laboratorium pembelajaran di lingkungan Prodi Manajemen. Dekan FE UNWAHA, Ita Rahmawati, S.E., M.Si., dalam sambutannya berterimakasih kepada pihak Prodi Manajemen FEB UMM, yang telah menyambut baik kunjungan tersebut. “Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar langsung dari institusi yang telah menerapkan kurikulum OBE secara terstruktur dan konsisten. Semoga kunjungan ini dapat menjadi langkah awal kerja sama yang lebih luas di masa mendatang,” kata beliau. Sementara itu, Kaprodi Manajemen UNWAHA, Khotim Fadhli, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi akselerasi pengembangan kurikulum Prodi Manajemen yang sedang berproses menuju implementasi penuh OBE. “UMM kami pilih sebagai mitra studi tiru karena dinilai telah memiliki sistem kurikulum OBE yang matang dan teringegrasi,” kata Kaprodi Manejemen itu. Selama kunjungan, para dosen UNWAHA berdiskusi langsung dengan jajaran Prodi ManajemenUMM mengenai visi akademik, profil lulusan, kurikulum, hingga pelayanan. Studi dokumen, kunjungan laboratorium dan observasi perangkat pembelajaran juga dilakukan sebagai bagian dari proses benchmarking. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkaya referensi akademik, tetapi juga membuka peluang kerja sama lanjutan dalam pengembangan program Tri-Dharma antar kedua institusi. Red: Ibrahim

Siap Mengabdi, KKN-PPM UNWAHA 2025 Resmi Dibuka

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2025. Acara pembukaan digelar di Aula Kecamatan Sumobito, pada Senin (04/08/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Sumobito, seluruh kepala desa, dosen pendamping lapangan (DPL), serta perwakilan mahasiswa dari seluruh kelompok. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. KH. Abdul Kholid, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN bukan hanya bagian dari Tri-Dharma Perguruan Pinggi (pengabdian kepada masyarakat, red), tetapi juga bentuk nyata kontribusi kampus terhadap pembangunan masyarakat. “Mahasiswa hadir bukan untuk menggurui, tapi untuk belajar bersama masyarakat,” ujarnya. Beliau juga berterimakasih atas sambutan hangat pemerintah Kecamatan untuk bersinergi dengan kampus dalam program KKN-PPM tahun ini. “Penghargaan setinggi-tingginya atas terbukanya Camat dan seluruh jajaran dalam menerima kehadiran anak-anak kami,” imbuh Wakil Rektor tersebut. Sementara itu, Ketua KKN-PPM UNWAHA 2025, Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., KKN tahun ini mengusung tema “Pemberdayaan Produktivitas Masyarakat Mandiri Pangan”. “Tema tersebut diharapkan mampu mendorong peran aktif mahasiswa dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di tingkat desa,” terang beliau. Camat Sumobito, Heru Cahyono, S.Sos., M.Si., menyambut baik pelaksanaan KKN-PPM UNWAHA di wilayahnya. Ia berharap kehadiran mahasiswa bisa memperkuat kolaborasi pihaknya dengan perguruan tinggi. “Kami sangat terbuka untuk bersinergi. Ini bagian dari upaya bersama membangun desa dari berbagai sektor,” kata Heru. Sebanyak 550 mahasiswa akan diterjunkan ke 25 desa di Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang dan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto selama satu bulan kedepan. Red: Ibrahim

Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, UNWAHA Selenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis OBE

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan Workshop Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Outcome Based-Education (OBE), di Ruang Rapat Gedung F, Minggu (03/08/2025). Kegiatan ini digelar sebagai upaya penguatan mutu kurikulum agar sejalan dengan standar nasional pendidikan tinggi serta kebutuhan dunia kerja dan industri. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Hj. Husniyatus S. Zainiyati, M.Ag., pakar pendidikan UIN Sunan Ampel Surabaya. Dalam sesi paparannya, Prof. Husniyatus menekankan bahwa kurikulum berbasis OBE merupakan sebuah keharusan yang sejalan dengan amanat Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI). “Pengembangan kurikulum berbasis OBE ini sebenarnya adalah tuntutan dari SN DIKTI. KKNI pun sebenarnya mengarah ke sana, karena tujuannya adalah agar lulusan perguruan tinggi mampu menjawab kebutuhan zaman dan dunia industri,” ujarnya saat diwawancarai seusai kegiatan. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pendekatan OBE dimulai dari perumusan profil lulusan, lalu diturunkan ke capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga akhirnya dibreakdown ke mata kuliah dan proses pembelajaran. “UNWAHA memiliki kekhasan, yakni pemikiran ala KH. Wahab Hasbullah yang harus terintegrasi dalam visi dan misi keilmuan di kampus. Inilah yang akan membedakan lulusan UNWAHA dengan perguruan tinggi lainnya,” jelasnya. Dengan pendekatan ini, setiap mata kuliah disusun secara sistematis untuk mencapai profil lulusan yang diinginkan. Evaluasi ketercapaian CPL pun menjadi bagian penting dalam penyusunan laporan akademik yang dilaporkan ke LLDIKTI. Prof. Husniyatus juga mengapresiasi komitmen pimpinan UNWAHA yang dinilai telah menunjukkan langkah progresif dalam peningkatan mutu pendidikan. “Pimpinan UNWAHA sangat mendukung dan telah berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Evaluasi akan menjadi tolok ukur apakah CPL universitas bisa tercapai,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, UNWAHA menegaskan keseriusannya dalam membangun kurikulum pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berbasis nilai-nilai keislaman khas Ahlussunnah Wal Jamaah, sebagaimana yang diwariskan oleh KH. A. Wahab Hasbullah. Red: Ibrahim

Wujudkan Kemandirian Pangan dan Kampus Berdampak, UNWAHA Resmi Lepas Mahasiswa KKN-PPM 2025

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) secara resmi melepas ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat peran kampus yang berdampak. Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., beserta jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL), di Halaman Gedung Jokowi, Minggu (03/08/2025). Dalam amanatnya, Rektor UNWAHA menyampaikan bahwa KKN bukanlah sekedar kewajiban akademik yang perlu anda tuntaskan semata. Melainkan, proses ini adalah wujud bagi seorang mahasiswa dalam memenuhi Tri-Dharma Perguruan Tinggi, yaitu di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat. “Melalui program ini, anda sekalian membawa misi untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan semangat perubahan dari kampus ke tengah-tengah masyarakat,” ujar Rektor di hadapan mahasiswa peserta KKN-PPM kali ini. Beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk tidak sekedar hadir secara fisik. Melainkan juga hadir secara empatik, yaitu mendengar, memahami, membantu dan membangun. “Dalam setiap tindakan dan interaksi anda, singkirkan sikap angkuh, dan kesombongan intelektual. Justru sebaliknya, bangunlah kolaborasi, tunjukkan empati, dan hadirkan solusi yang mencerahkan bagi masyarakat,” pesan Rektor. Sebanyak 550 mahasiswa dari berbagai fakultas akan diterjunkan ke berbagai desa di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang dan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Program KKN ini akan berlangsung selama satu bulan, dimulai pada 4 Agustus dan berakhir 4 September mendatang. Red: Ibrahim

Muslimah Cerdas di Era Digital: Kajian Kolaboratif KSEI UNWAHA dan UNESA Bangkitkan Semangat Menebar Manfaat

Jombang – Semangat menuntut ilmu dan menebar manfaat di kalangan muslimah kembali bergema dalam kegiatan bertajuk Kajian Muslimah Berdaya II yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, (19/07/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi inspiratif antara Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) HMPES UNWAHA dan KSEI EkSys FEB UNESA dengan mengusung tema “Muslimah Cerdas: Menuntut Ilmu dan Menebar Manfaat”. Lebih dari 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi yang termasuk dalam jaringan Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), turut ambil bagian dalam forum ini. Kegiatan ini bukan sekadar kajian biasa, namun menjadi ruang perjumpaan ide, semangat, dan harapan agar muslimah masa kini tampil berdaya dan cerdas dalam ilmu, bijak dalam teknologi, dan aktif dalam kontribusi sosial. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. Adzini Rofiqo, S.E.I., M.E., Pembina KSEI EkSys FEB UNESA. Beliau menyampaikan apresiasi atas terwujudnya sinergi antar-KSEI lintas kampus, seraya mengingatkan pentingnya membumikan nilai-nilai Islam yang moderat dan berkemajuan. Hal senada diungkapkan Najwatul Lailia, Wakil Ketua KSEI HMPES UNWAHA, yang berharap kolaborasi ini menjadi awal dari jalinan silaturahmi yang lebih kuat dan berkelanjutan. Sementara itu, Safadillah, Ketua Umum KSEI EkSys FEB UNESA, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dakwah intelektual muslimah dapat menjembatani semangat dan gerakan lintas kampus secara positif. Hadir sebagai pemateri, Dewi Masita menyampaikan pesan mendalam mengenai peran krusial muslimah dalam menyikapi era digital. Ia mengajak peserta untuk menjadi pribadi yang selektif dan cerdas dalam menggunakan media sosial, bukan hanya sebagai konsumen konten, melainkan juga sebagai pembuat konten positif dan inspiratif. “Jangan terpancing oleh komentar negatif. Jadikan itu evaluasi, bukan penghalang,” tutur Dewi, sembari menekankan pentingnya manajemen waktu, seleksi konten, menjaga lingkungan pertemanan, dan mempererat hubungan spiritual kepada Allah SWT sebagai pilar utama menjadi Muslimah Cerdas. Kegiatan Kajian Muslimah Berdaya II dirancang tidak hanya sebagai ajang transfer ilmu, tetapi juga sebagai wadah penguatan karakter dan semangat kontribusi. Melalui pendekatan yang membumi dan relevan dengan tantangan digital saat ini, para peserta didorong untuk terus menuntut ilmu, menyebarkan kebaikan, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Selamat, 25 Dosen UNWAHA Peroleh Persetujuan Kenaikan Jabatan Fungsional

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) kembali mencatatkan pencapaian membanggakan dalam pengembangan karier dosen. Sebanyak 25 dosen UNWAHA dinyatakan telah memperoleh persetujuan dalam proses kenaikan jabatan fungsional akademik Gelombang I Tahun 2025, mencakup jenjang Asisten Ahli, Lektor, hingga Lektor Kepala. Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Beliau menilai kenaikan jabatan ini merupakan refleksi dari kerja keras dosen dalam memenuhi kualifikasi akademik dan kontribusi nyata terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Ini adalah tonggak penting yang menunjukkan bahwa dosen UNWAHA memiliki daya saing akademik yang kuat, sekaligus komitmen untuk terus bertumbuh dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ungkap Rektor. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. H. Abdul Kholid, M.Ag., menambahkan bahwa kenaikan jabatan ini tidak hanya berdampak pada jenjang karier individu, tetapi juga akan berimbas positif pada reputasi kelembagaan dan kelayakan institusi dalam berbagai program hibah maupun akreditasi. “Kita terus dorong pengelolaan SDM berbasis kinerja dan pembinaan berkelanjutan. Proses ini adalah hasil dari kerja kolektif semua pihak dalam memastikan sistem kepegawaian akademik berjalan tertib dan produktif,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, M. Aliyul Wafa, M.Pd., menjelaskan bahwa proses pengusulan jabatan akademik dilakukan secara terpadu, berbasis sistem, dan transparan, mulai dari pengumpulan berkas, verifikasi, hingga proses penilaian angka kredit. “Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan Dikti dan LLDIKTI. Saat ini kami tinggal menunggu terbitnya SK dari pusat, dan berharap segera dapat ditindaklanjuti dengan penyampaian secara resmi kepada para dosen bersangkutan,” ujarnya. Sebagai informasi, Surat Pemberitahuan Hasil Pengajuan Jabatan Akademik dapat di unduh di sini.

Pascasarjana UNWAHA Gelar Seleksi Tahap I Beasiswa S2 LPPD Jatim

Jombang – Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar seleksi tahap I penerimaan mahasiswa baru program magister (S2) melalui jalur beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/07/2025), di Ruang Rapat Gedung F. Kegiatan ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga komitmen kuat dalam menyelesaikan studi pascasarjana dan mengembangkan pendidikan Islam berbasis pesantren. Direktur Pascasarjana UNWAHA, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seleksi ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam menjaga kualitas akademik di jenjang magister. “Program beasiswa LPPD adalah amanah besar. Kami ingin memastikan mahasiswa yang diterima bukan hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki ideologi keislaman yang kuat dan komitmen sosial yang nyata,” ujarnya. Beliau juga berharap penerima beasiswa nantinya mampu menjadi intelektual yang berdaya saing, tanpa kehilangan identitas keilmuan khas pesantren dan nilai-nilai Aswaja. Kegiatan seleksi dilaksanakan secara langsung di lingkungan Pascasarjana UNWAHA, dengan melibatkan empat orang penguji dari unsur dosen senior dan pakar di bidang pendidikan Islam: Masing-masing peserta diuji secara menyeluruh berdasarkan lima indikator penilaian, yakni: Sebagai informasi, Pascasarjana UNWAHA Jombang menjadi salah satu perguruan tinggi mitra LPPD Jawa Timur yang aktif berperan dalam peningkatan kapasitas SDM di lingkungan pesantren. Melalui seleksi yang ketat dan pembinaan akademik yang terstruktur, UNWAHA berupaya mencetak lulusan S2 yang mampu memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan Islam, baik di tingkat lokal maupun nasional. Red: Ibrahim

HMP PBA UNWAHA Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Kegiatan Santunan Anak Yatim

Jombang – Sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan dalam lingkungan akademik, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMP PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan kegiatan Santunan Anak Yatim, Kamis, (24/07/2025), di Lembaga Kesejahteraan Anak Panti Asuhan Muslimat, Sambong Santren, Jombang. Acara yang dihadiri sekitar 22 peserta tersebut berlangsung khidmat. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari pengurus panti, pengasuh, serta 11 anggota pengurus HMP PBA UNWAHA. Kegiatan dirangkai mulai dari sambutan, pembacaan tahlil bersama, penyerahan santunan secara simbolis, hingga sesi mushafahah dan dokumentasi. Koordinator Departemen Keagamaan HMP PBA, M. Zaenul Alim, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak panti. “Kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk hadir dan diterima dengan baik. Semoga dengan adanya acara ini dapat menyambung silaturrahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian bersama,” ujarnya. Pihak panti asuhan pun menyambut baik kegiatan tersebut. Vian, selaku pengurus lembaga, mengungkapkan bahwa kegiatan semacam ini dapat memberi dampak positif bagi anak-anak. “Semoga kedatangan dari HMP PBA bisa menjadi motivasi dan menginspirasi untuk ke depannya,” tuturnya. Menanggapi kegiatan ini, Ketua Program Studi PBA, Rina Dian Rahmawati, M.Pd.I., turut memberikan apresiasi kepada pengurus HMP PBA atas inisiatif dan pelaksanaan kegiatan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga sosial. “Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai implementasi nyata dari nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang diajarkan di kampus. Kepedulian sosial seperti ini harus terus dikembangkan oleh mahasiswa, karena menjadi bagian dari pembentukan karakter dan tanggung jawab kemasyarakatan,” terang Kaprodi. Kegiatan santunan ini merupakan bagian dari program kerja HMP PBA yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai empati dan solidaritas di kalangan mahasiswa. Pihak panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut. Red: Ibrahim

Mahasiswa Ekonomi Syariah UNWAHA Kunjungi OJK dan IDX Surabaya: Perluas Wawasan Mahasiswa di Dunia Keuangan

Surabaya – Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang melakukan kunjungan edukatif ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (IDX) Surabaya pada Kamis (10/07/2025). Kegiatan bertajuk “Membangun Literasi Keuangan dan Pasar Modal Syariah Sejak Dini” ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang dunia keuangan dan investasi berbasis prinsip syariah. Kunjungan tersebut diikuti oleh mahasiswa semester dua dan empat, didampingi oleh dosen serta pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ekonomi Syariah UNWAHA Jombang. Mereka disambut hangat oleh perwakilan OJK dan IDX Surabaya, yang turut memberikan materi dan simulasi seputar pasar modal dan regulasi keuangan syariah. Dosen pendamping, Mahmudi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada OJK dan IDX atas keterbukaan dan komitmennya dalam mendukung pendidikan keuangan generasi muda. “Kami berharap mahasiswa ekonomi syariah dapat memahami ekosistem keuangan dan pasar modal secara langsung, sehingga mampu menjadi pelaku dan penggerak ekonomi Islam di masa depan,” ujar Mahmudi. Ia menekankan pentingnya pemahaman literasi dan inklusi keuangan sebagai bekal mahasiswa untuk menghadapi tantangan global, sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekonomi syariah nasional. Kegiatan edukasi dibagi dalam tiga sesi utama. Sesi pertama yang disampaikan oleh tim IDX Surabaya mengulas pengenalan pasar modal syariah, mulai dari struktur, mekanisme perdagangan, hingga jenis-jenis produk investasi seperti saham syariah dan sukuk. Sesi kedua dilanjutkan dengan simulasi transaksi saham menggunakan platform digital milik IDX. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aplikasi dan tools edukatif yang biasa digunakan oleh investor pemula untuk analisis pasar. Sesi ketiga diberikan oleh OJK Surabaya, yang menjelaskan peran regulator dalam mengawasi lembaga keuangan syariah di Indonesia. Selain menjaga stabilitas sistem keuangan, OJK juga gencar mendorong literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa. Sementara itu, Kaprodi Ekonomi Syariha, Ibu Ashlihah, S.E., M.M., menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNWAHA dalam menjembatani teori dan praktik ekonomi syariah. “Selain memperluas wawasan, kunjungan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat mahasiswa terhadap dunia pasar modal dan industri keuangan, khususnya sektor syariah,” katanya. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim