Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Category: Berita

Yudisium FTI 2025: Cetak Lulusan Humanis, Beretika, dan Berdampak Nyata

Jombang – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar yudisium pada Minggu (14/9/2025) di Auditorium UNWAHA. Sebanyak 87 peserta dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar sarjana. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekanat, pengurus Yayasan Pesantren Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), serta dosen di lingkungan FTI UNWAHA. Dalam sambutannya, Dekan FTI, Tholib Hariono, S.Kom., M.Kom., menekankan pentingnya membangun generasi teknologi informasi yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan etika. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat, “Membangun Generasi Teknologi Informasi yang Humanis, Beretika, dan Berdampak pada Kehidupan Bermasyarakat,” menurutnya harus menjadi kompas moral bagi seluruh lulusan. “Era disrupsi digital membutuhkan teknolog yang humanis. Setiap baris kode, sistem, atau data yang diolah, harus dipahami sebagai sesuatu yang berdampak pada masyarakat,” tegasnya. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah dalam mengelola data, menghormati privasi, dan menjunjung tinggi etika profesi. “Nilai-nilai Aswaja seperti tawasuth (moderat), tawazun (keseimbangan), dan tasamuh (toleransi) harus menjadi landasan dalam setiap karya yang dihasilkan lulusan FTI,” pesannya. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Kerumahtanggaan, Prof. Dr. KH. Kholid, M.Ag., mengamini apa yang disampaikan oleh Dekan FTI sebelumnya. Beliau berpesan agar para lulusan dapat menghadirkan kebermanfaatan. “Semoga ilmu yang diperoleh membawa manfaat lebih besar daripada mudaratnya, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Teknologi adalah bagian penting dalam kehidupan kita, maka gunakanlah dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua YPTBU, Ibu Nyai Hizbiyah, memberikan apresiasi sekaligus pesan moral kepada para lulusan. Beliau menegaskan bahwa keberadaan FTI di UNWAHA menjadi kebanggaan tersendiri bagi lembaga. “Kalian harus punya peran untuk menjadikan Indonesia aman dan tentram. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi provokatif. Sebaliknya, sampaikanlah informasi yang benar kepada masyarakat. Itu bagian dari dakwah kita,” pesan beliau. Red: Ibrahim

Student Visit dan Penandatanganan MoU bersama TGBC Thailand

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) mengirimkan delegasi mahasiswa dalam program Student Visit ke Thai Global Business Administration Technological College (TGBC), Thailand pada 31 Agustus-3 September 2025. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, menghadirkan pengalaman akademik sekaligus pertukaran budaya bagi mahasiswa. Perjalanan dimulai pada hari pertama dengan ziarah ke makam pendiri NU, KH. A. Wahab Hasbullah. Rombongan juga bersilaturahmi ke kediaman Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., sebelum bertolak menuju Thailand. Memasuki hari kedua, agenda utama adalah Welcoming Ceremony serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNWAHA dan TGBC. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., dan Direktur TGBC, Dr. Prattana Srisuk. MoU ini menjadi landasan kerja sama jangka panjang di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rektor UNWAHA, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal memperluas jejaring internasional kampus. “Kami berharap kerja sama dengan TGBC dapat terus berlanjut, membuka peluang riset, pertukaran dosen, maupun program bersama di masa mendatang,” ungkapnya. Sebagaimana disampaikan TGBC melalui akun media sosial resminya, pihaknya merasa terhormat menyambut delegasi UNWAHA. “This collaboration is a meaningful opportunity for cultural exchange and lays a strong foundation for sustainable cooperation between Thailand and Indonesia,” tulis TGBC dalam unggahan resminya. Selain itu, mahasiswa UNWAHA juga mengikuti kuliah tamu, pertukaran bahasa, serta menampilkan pertunjukan budaya khas Indonesia yang mendapat sambutan hangat dari civitas akademika TGBC. Melalui kegiatan ini, kedua institusi saling memperkaya pemahaman budaya dan mempererat persahabatan. Selama rangkaian kegiatan, mahasiswa UNWAHA juga berkesempatan mengikuti Short Course Program di TGBC, meliputi pembelajaran bahasa Thai, kelas memasak makanan khas Thailand, hingga eksplorasi tarian dan adat tradisional. Sebagai penutup, diadakan upacara penyerahan sertifikat bagi seluruh peserta program. Pada hari ketiga, mahasiswa diajak mengunjungi Bank of Agriculture and Agricultural Cooperatives Museum di Thailand. Mereka belajar langsung mengenai sejarah pengelolaan pertanian, budidaya, serta inovasi dalam pengembangan sektor pertanian di Negeri Gajah Putih itu. Rombongan UNWAHA dipimpin langsung oleh Rektor, Prof. Gatot, bersama Kepala Biro Kerja Sama, Mazidatul Faizah, S.Si., M.Si. Melalui kegiatan ini, UNWAHA menegaskan komitmennya dalam penguatan kerja sama internasional serta pembekalan mahasiswa dengan pengalaman global yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi. Red: Ibrahim

Pengajaran Bahasa Pegon di TPQ Al Mursyidah oleh Anggota KKN Dusun Joho Clumprit

Jombang – Mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumobito dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) ibu Ashlihah, SE, M.M, mengadakan kegiatan pengajaran bahasa Pegon di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Mursyidah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan tulisan Pegon sebagai bagian dari warisan budaya Islam di Indonesia. Pengajaran Pegon dilaksanakan pada Jum’at (15/8/2025) di TPQ Al Mursyidah dengan metode yang interaktif dan menyenangkan. Para peserta didik, yang mayoritas anak-anak dan remaja, diajarkan cara membaca dan menulis huruf Pegon yang merupakan aksara Arab yang dimodifikasi untuk menulis bahasa Jawa dan bahasa daerah lainnya. Mahasiswa KKN juga memberikan buku materi pegon dengan desain dan warna yang menarik sehingga dapat meningkatkan semangat minat belajar santri serta memudahkan dalam memahami materi.Sementara itu, Ella Dwi Octavia menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi budaya lokal. “Melalui pengajaran Pegon, kami ingin anak-anak di Dusun Joho Clumprit tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengenal aksara tradisional yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan yang tinggi,” ujarnya. Adapun anggota Bidang Agama Kelompok 15 KKN-PPM UNWAHA tahun 2025 terdiri dari Aulia Ulfa (Pendidikan Bahasa Ingris), M. Nuru Faukonuri (Pendiidkan Bahasa Ingris), Nisrotul Ulumin Nafi’ah (Pendidikan Bahasa Arab), Ella Dwi Octavia (Pendiidkan Agama Islam). Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari pengurus TPQ Al Mursyidah. Mereka berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda di desa tersebut.Dengan adanya pengajaran Pegon ini, diharapkan TPQ Al Mursyidah semakin berkembang sebagai pusat pendidikan agama yang tidak hanya mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga melestarikan budaya Islam Nusantara. Red: Fitrotul khasanah

PKKMB Gelombang II 2025: Junjung Nilai Kemandirian dan Berdaya Guna

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) kembali melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Gelombang II tahun 2025 pada Rabu (10/9/2025). Kegiatan dibuka dengan apel di halaman Gedung Jokowi dan diikuti oleh 230 mahasiswa baru dari berbagai program studi. Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. H. Fatkhullah, M.Pd.I., selaku pembina apel menyampaikan beberapa pesan penting kepada mahasiswa baru. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kemandirian dan kedewasaan dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. “Jika di sekolah kalian masih membutuhkan arahan guru, maka ketika memasuki perguruan tinggi kalian harus mandiri untuk menyelami luasnya ilmu. Kedewasaan dalam bertindak dan berperilaku adalah syarat utama bagi seorang mahasiswa,” tuturnya. Lebih lanjut, Dr. Fatkhullah menggarisbawahi tiga kunci sukses bagi mahasiswa dalam menjalani dunia kampus, yaitu doa, penguasaan teknologi informasi, dan sikap. Menurutnya, berdoa menjadi pondasi spiritual dalam belajar, sementara kemampuan mengelola dan memanfaatkan informasi sangat menentukan keberhasilan akademik di era digital. “Informasi hari ini sangat mudah diakses, maka manfaatkanlah dengan bijak. Selain itu, sikap yang dewasa, saling menghormati, dan memberi kebermanfaatan melalui ilmu yang dimiliki juga harus dijunjung tinggi,” jelasnya. Menutup amanatnya, beliau berpesan agar mahasiswa baru tidak mengabaikan tiga hal tersebut dan senantiasa menjadi kebanggaan bagi orang tua serta masyarakat. “Mari menata masa depan yang lebih hebat dan bermanfaat. Saya berharap kalian semua dapat menjadi generasi yang mandiri, cerdas, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. Hadir pada kegiatan apel pembukaan ini di antaranya Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Tholib Hariono, M.Kom., Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd. Red: Ibrahim

Yudisium Fakultas Pertanian 2025: Tekankan Spirit Pertanian Modern dan Berkelanjutan

Jombang – Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar Yudisium pada Selasa (9/9/2025), di Auditorium UNWAHA. Sebanyak 79 mahasiswa dari Program Studi Agribisnis, Agroekoteknologi, Rekayasa Pertanian da Biostem, serta Teknologi Hasil Pertanian resmi dikukuhkan sebagai lulusan tahun Akademik 2025. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian, Ambar Susanti, M.P., menyampaikan yudisium tahun ini mengangkat tema “Bersinergi Membangun Sumber Daya Manusia Unggul sebagai Upaya Menyongsong Pertanian Modern dan Berkelanjutan.” Tema ini, menurutnya, relevan dengan tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks di era modern. Beliau menjelaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu bidang yang tetap bertahan menghadapi dinamika global maupun lokal. “Pertanian tetap tegak berdiri di tengah berbagai fenomena yang datang silih berganti. Sama halnya dengan petani yang tetap istiqomah membudidayakan tanaman meski berhadapan dengan hama penyakit, cuaca yang tidak menentu, hingga fluktuasi harga pasar yang tidak bisa diprediksi,” ujarnya. Dekan Pertanian itu juga menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi cermin semangat perjuangan yang harus dimiliki para lulusan. Dengan bekal ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, beliau berharap lulusan mampu menghadapi ketidakpastian dengan sikap tangguh dan berdaya saing. Lebih lanjut, Ibu Ambar memperkenalkan motto baru Fakultas Pertanian, yakni “fighting spirit toward agriculture future”. Motto tersebut mengandung pesan agar lulusan memiliki semangat juang dalam mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan. “Apapun latar belakang program studi yang diambil, para lulusan tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kemajuan sektor pertanian. Namun demikian, perjuangan tersebut jangan sampai lepas dari nilai-nilai yang sudah ditanamkan selama menempuh pendidikan di UNWAHA,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada tataran akademis, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata di masyarakat. “Harapan kami, lulusan Fakultas Pertanian dapat memberikan kontribusi langsung, baik melalui inovasi maupun gagasan, sehingga keberadaannya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tutupnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Ketua Program Studi, serta dosen di lingkungan Fakultas Pertanian. Red: Ibrahim

Silaturahmi Awal Semester: Momentum Perkuat Komunikasi dan Aspirasi Civitas Akademika

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan Silaturahmi Pertemuan Awal Semester & Serap Aspirasi Pimpinan dan Civitas Akademika pada Minggu (7/9/2025) di Auditorium kampus. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan. Acara ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi akademik di awal semester. Forum ini juga menjadi sarana bagi pimpinan universitas untuk menyampaikan arah kebijakan sekaligus menampung aspirasi dari civitas akademika. Dalam sambutannya, Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa berbagai capaian positif telah diraih, mulai dari akreditasi institusi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui studi lanjut beberapa dosen di lingkungan kampus. “Alhamdulillah semuanya telah berjalan dengan baik, baik dari sisi peningkatan SDM dan berbagai aspek yang telah kita upayakan satu-persatu telah tercapai,” syukur Prof. Gatot dalam sambutannya. Melalui forum ini, beliau menekankan kepada seluruh civitas akademika untuk turut memberikan ide-ide dan masukan membangun bagi kemajuan kampus. “Monggo nanti kalau ada yang mau disampaikan, bisa kita diskusikan dan tampung semua aspirasi jenengan semua,” imbuh beliau. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., menambahkan bahwa implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) menjadi salah satu fokus utama pada semester ini. “Kurikulum tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing lulusan sekaligus mendukung pemenuhan standar akreditasi program studi,” kata beliau. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi membangun, baik dari sisi kesejahteraan civitas akademika dan juga peningkatan mutu di lingkungan kampus. Para pimpinan secara terbuka menanggapi aspirasi dan berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai masukan-masukan yang telah disampaikan dalam forum tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, dengan melibatkan seluruh elemen civitas akademika secara partisipatif. Red: Ibrahim

Sosialisasi Digital Marketing untuk Tingkatkan Penjualan Produk UMKM di Desa Sumobito

Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tahun 2025 melaksanakan sosialisasi bertajuk “Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan melalui Branding Produk” di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Program ini menjadi bagian dari kerja tim KKN bidang Ekonomi yang berfokus pada pemberdayaan pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran produk. Kegiatan digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025, bertempat di rumah salah satu pelaku UMKM, Ibu Juma, dan dihadiri sekitar 30 peserta yang terdiri dari pelaku usaha lokal serta perangkat desa. Acara berlangsung sejak pukul 18.30 WIB dengan rangkaian kegiatan pembukaan, sambutan, pemaparan materi, hingga sesi tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup strategi branding produk melalui media sosial, pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan penjualan, serta praktik sederhana pembuatan konten promosi. Peserta juga diperkenalkan pada pentingnya membangun identitas merek (brand identity) agar produk mereka memiliki daya tarik lebih di pasar digital. Salah satu anggota tim KKN bidang Ekonomi menyampaikan, pemahaman tentang digital marketing dapat menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM. “Dengan menguasai strategi pemasaran digital, para pelaku usaha bisa memaksimalkan media sosial dan platform online untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan,” ujarnya. Adapun tim Bidang Ekonomi Kelompok 15 KKN-PPM UNWAHA Tahun 2025 terdiri atas Aina Nur Fitria (Ekonomi Syariah), Fabelia Nur Anggraeni (Manajemen), Marsa Pramusinta Wibowo (Ekonomi Syariah), Zayyidah Khazanah (Manajemen), dan Rian Hidayat (Manajemen). Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Mereka aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab dan berharap adanya pendampingan lanjutan, khususnya terkait pengelolaan akun bisnis serta pembuatan konten promosi yang lebih menarik. Melalui kegiatan ini, tim KKN UNWAHA berharap UMKM di Desa Sumobito semakin siap bersaing di era digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing sekaligus kesejahteraan ekonomi masyarakat. Red: Fitrotul KhasanahEditor: Ibrahim

Mahasiswa KKN-PPM 2025 Kenalkan Media Roda Angka dan Papan Gambar untuk Tingkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini

Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNWAHA 2025 Kelompok 15 menghadirkan inovasi pembelajaran kreatif bagi anak usia dini. Melalui program “Implementasi Media Pembelajaran Roda Angka dan Papan Gambar untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak”, mahasiswa melaksanakan kegiatan edukatif di KB Al Mursyidah, Desa Sumobito, Jumat (15/8/2025). Program ini berada di bawah arahan dosen pembimbing lapangan, Ashlihah, S.E., M.M., dengan anggota tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, yakni Sekar Rizki Agustina, Naila Ziyadatur Rohmah, Lingga Radyca Putri Dynanty, Silvia Listyanida, dan M. Imam Sofyan. Dalam pelaksanaannya, tim memperkenalkan media roda angka sebagai alat bantu untuk mengenalkan konsep bilangan melalui permainan menyenangkan. Selain itu, papan gambar digunakan untuk melatih motorik halus, kreativitas, dan daya imajinasi anak. Anak-anak diajak berhitung, mengenal bentuk, hingga menggambar bebas dengan cara yang lebih interaktif. Salah seorang mahasiswa peserta KKN menuturkan bahwa metode ini membuat suasana belajar lebih hidup. “Anak-anak tampak lebih fokus dan tertarik mengikuti kegiatan. Mereka belajar sambil bermain, sehingga lebih mudah memahami materi. Roda angka membantu mereka cepat mengenal angka, sementara papan gambar mendorong kreativitas tanpa rasa bosan,” jelasnya. Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak antusias memutar roda angka untuk menjawab pertanyaan, serta gembira saat menancapkan gambar hewan dan buah pilihan mereka di papan. Bahkan, beberapa anak menunjukkan perkembangan pesat dalam keberanian tampil maupun kemampuan berhitung dasar. Melalui program ini, tim KKN UNWAHA berharap tercipta suasana belajar yang interaktif sekaligus menyenangkan. Inovasi media roda angka dan papan gambar diharapkan tidak hanya menumbuhkan minat belajar anak di KB Al Mursyidah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pendidik dan orang tua dalam mendampingi anak di rumah. Red: Fitrotul KhasanahEditor: Ibrahim

Mahasiswa KKN-PPM 2025 Latih Kemampuan Berpikir Siswa dengan Coding Block Scratch

Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNWAHA 2025 Kelompok 15 menghadirkan inovasi kreatif dalam bidang pendidikan berbasis teknologi. Melalui program bertajuk “Peningkatan Kemampuan Logika Berpikir Anak Melalui Pengenalan Platform Coding Block Scratch”, mahasiswa memberikan pelatihan koding kepada siswa SDN Sumobito 1, Jumat (22/8/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh dosen pembimbing lapangan, Ashlihah, S.E., M.M., bersama mahasiswa Melfika Sheylawatin (Sistem Informasi), Ivan Kafi Pradana (Informatika), Arif Syaifudin (Pendidikan Agama Islam), dan Rismah Bilqis Maulidiyah (Ekonomi Syariah). Dalam pelaksanaannya, siswa dikenalkan pada dasar-dasar penggunaan platform Scratch, mulai dari memahami antarmuka, membuat animasi sederhana, hingga mengembangkan proyek interaktif berupa game edukasi yang dilengkapi fitur kecerdasan buatan (AI) sederhana. Salah satu anggota tim menjelaskan, program ini tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga melatih siswa untuk berpikir logis, kreatif, dan mampu menyelesaikan masalah. “Dengan Scratch, anak-anak belajar membangun logika berpikir sekaligus berkreasi. Ini bisa menjadi bekal berharga menghadapi dunia digital yang terus berkembang,” ujarnya. Kegiatan disambut antusias oleh para siswa. Mereka aktif mencoba berbagai proyek sederhana dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Bahkan, sejumlah siswa menyatakan keinginan untuk terus belajar koding setelah program KKN berakhir. Kelompok 15 Desa Sumobito berharap, pengenalan teknologi melalui Scratch dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Inovasi ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kreatif, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital. Red: Fitrotul KhasanahEditor: Ibrahim

Rapat Koordinasi Akademik Awal Semester dan Penyusunan Kurikulum OBE TA 2025/2026

Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Akademik awal semester ganjil sekaligus penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) Tahun Akademik 2025/2026, di Ruang Rapat Gedung F, Rabu (3/9/2025). Agenda ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Ino Angga Putra, M.Pd., dan dihadiri oleh Kepala Pusat Jaminan Mutu (PJM); Kabiro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Sistem Informasi; Dekan; dan Ketua Program Studi di lingkungan UNWAHA. Kehadiran para pimpinan akademik tersebut menjadi bagian tidak terpisahkan dalam menyamakan arah kebijakan akademik, sekaligus memastikan implementasi kurikulum OBE berjalan optimal di setiap program studi. Dalam arahannya, Wakil Rektor Akademik menegaskan bahwa penyusunan kurikulum OBE merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memastikan capaian pembelajaran lulusan sesuai standar nasional maupun internasional, serta menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai agenda akademik awal semester, termasuk penjaminan mutu, peningkatan layanan akademik, serta strategi implementasi kurikulum agar lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Red: Ibrahim