Category: Berita
Forum Kajian Srikandi Batch 1 Dorong Kemandirian Ekonomi Muslimah Berbasis Syariah
Jombang – Upaya pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis nilai Islam kembali digaungkan melalui kegiatan Forum Kajian Offline (FKO) Srikandi Batch 1 yang diselenggarakan pada Kamis, (22/05/2025). Kegiatan yang mengangkat tema “Strategi Kemandirian Ekonomi Muslim dalam Menghadapi Tantangan Global dan Prinsip Syari’ah” ini diikuti oleh 19 peserta. Tujuan dari kegiatan ini adalah menghadirkan ruang diskusi inspiratif bagi para muslimah untuk meningkatkan kapasitas diri dan kontribusi sosial. Kemudian, memberikan wawasan, motivasi, serta strategi praktis bagi perempuan dalam membangun kemandirian ekonomi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya peran muslimah dalam menghadapi tantangan ekonomi global, mulai dari volatilitas pasar, disrupsi teknologi, hingga keterbatasan akses terhadap modal usaha. Dalam sesi materi utama, Kaprodi Ekonomi Syariah, Ibu Ashlihah, S.E., M.M., selaku narasumber menyoroti strategi kemandirian ekonomi muslimah yang meliputi: peningkatan literasi keuangan syariah, penguasaan keterampilan digital, pengembangan usaha berbasis nilai Islam, pemanfaatan pembiayaan syariah dan penerapan pemasaran dan branding Islami. Sebagai studi kasus, beliau juga mengangkat kisah sukses Dian Pelangi. Dengan kreativitas dan inovasi, Dian berhasil membangun bisnis fesyen muslimah hingga ke pasar internasional tanpa mengabaikan nilai-nilai syariah. Kisah ini menunjukkan bahwa muslimah bisa menjadi pelaku ekonomi unggul sekaligus agen perubahan yang menjunjung etika dan tanggung jawab sosial. Acara ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pembentukan jaringan antarpeserta. Diharapkan forum ini dapat melahirkan muslimah-muslimah tangguh yang percaya diri, mandiri, dan siap memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui ekonomi syariah. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
Workshop Microsoft Word Tingkatkan Produktivitas Mahasiswa Ekonomi Syariah
Jombang – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ekonomi Syariah sukses menggelar Workshop Microsoft Word bertema “Pengembangan Keterampilan Kinerja Microsoft Word sebagai Produktivitas Mahasiswa”, Kamis (19/06/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengelola dokumen akademik secara profesional dan efisien menggunakan Microsoft Word. Acara yang diinisiasi oleh Departemen Riset dan Pengembangan ini diikuti oleh 32 peserta dari kalangan mahasiswa, dan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap produktivitas akademik mahasiswa, khususnya dalam penyusunan laporan, proposal, dan karya ilmiah. Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Baihaqi menyampaikan pentingnya keterampilan digital sebagai bagian integral dari dunia akademik modern. Microsoft Word, sebagai salah satu perangkat lunak pengolah kata paling umum digunakan, menjadi alat utama dalam menunjang berbagai kegiatan mahasiswa mulai dari penyusunan tugas hingga dokumen formal. “Microsoft Word bukan sekadar aplikasi pengolah kata, tetapi menjadi alat penting dalam penyusunan karya ilmiah, laporan, proposal, dan dokumen lainnya yang menjadi bagian dari kehidupan akademik kita,” ujarnya. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen, pemateri, panitia, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, serta menegaskan harapannya agar workshop ini dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami fitur dasar Microsoft Word, tetapi juga mampu mengoptimalkan berbagai tools yang tersedia untuk menghasilkan dokumen akademik yang rapi, sistematis, dan sesuai standar ilmiah. Kegiatan ini mencerminkan komitmen HMP Ekonomi Syariah dalam mendukung peningkatan kapasitas anggotanya melalui pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa masa kini. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
HMP Ekonomi Syariah Sukses Jadi Tuan Rumah Gelaran FDT I 2025 FoSSEI Jatim
Jombang – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ekonomi Syari’ah sukses menjadi tuan rumah gelaran FoSSEI Development Training I (FDT I) Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Jawa Timur, di Aula Pemerintah Kabupaten Jombang, Jumat-Minggu (9–11/05/2025). Kegiatan yang dihadiri 160 peserta yang merupakan perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas se-Jawa Timur ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Kader dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital dengan Meningkatkan Resiliensi dan Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ekonomi Islam yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Dorong Kaderisasi Digital dan Kolaboratif Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan acara, serta menegaskan semangat pelaksanaan sebagai tonggak pembinaan kader ekonomi Islam yang visioner. Sementara itu, Koordinator Regional FoSSEI Jatim menekankan pentingnya transformasi kaderisasi berbasis digital guna menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Lebih lanjut, Presidium Nasional FoSSEI mempertegas arah gerakan nasional FoSSEI sebagai penggerak ekonomi Islam berbasis nilai, inovasi, dan kolaborasi antarkampus. Materi Strategis: Dari Ekonomi Politik hingga Pengembangan KSEI Selama tiga hari pelatihan, peserta dibekali berbagai materi strategis oleh narasumber berpengalaman, di antaranya: Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kader terhadap prinsip ekonomi Islam dalam konteks digital, membekali mereka dengan keterampilan praktis, serta mendorong kolaborasi lintas kampus demi menghadapi tantangan global secara resilien. Kader sebagai Agen Perubahan Ekonomi Islam Melalui FDT I 2025, FoSSEI Jatim berharap dapat melahirkan kader-kader ekonomi Islam yang tidak hanya tangguh secara intelektual dan spiritual, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam ranah publik. Sinergi yang terbentuk diharapkan menjadi landasan kuat dalam membangun ekonomi Islam yang inklusif, aplikatif, dan berkelanjutan di Jawa Timur. Red: Achmad Fauzi AliEditor: Ibrahim
Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Seminar Public Speaking dan Karya Tulis Ilmiah
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar seminar bertajuk “Mahasiswa Unggul: Bicara dan Berkarya Tulis Ilmiah”, di Auditorium kampus, Kamis (02/07/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan strategi menjadi pribadi unggul melalui kemampuan public speaking dan penulisan karya ilmiah yang berkualitas. Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yakni Moh. Faridl Darmawan, M.Pd. dan Wahyudi, M.Pd.I., yang secara bergantian memaparkan pentingnya komunikasi efektif serta penulisan ilmiah sebagai pilar utama dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Dalam pemaparannya, Moh. Faridl Darmawan, M.Pd., yang juga merupakan dosen Prodi Teknik Hasil Pertanian (THP) ini menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya modal presentasi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri dan pengaruh positif di lingkungan akademik maupun profesional. “Banyak sekali yang perlu teman-teman kuasai dan pelajari dalam public speaking, seperti teknik-teknik vokal, struktur penyampaian, dan kontrol audiens yang relevan,” terangnya di hadapan 128 peserta seminar. Sementara itu, Wahyudi, M.Pd.I., membahas strategi menulis karya ilmiah yang bermutu, mulai dari pemilihan topik yang aktual dan relevan, metodologi yang tepat, hingga pentingnya orisinalitas dan integritas akademik. “Karya tulis bukan sekadar tugas kampus, tapi refleksi intelektualitas dan kontribusi nyata mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan,” ujarnya sebagai pembuka dalam pemaparan materi. Seminar ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa aktif lintas fakultas. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pengalaman pribadi terkait kesulitan maupun keberhasilan dalam berbicara di depan umum dan menulis karya ilmiah. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah UNWAHA Jombang dalam mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi dan produktivitas intelektual yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Red: Ibrahim
Halal Bihalal Prodi Ekonomi Syari’ah 2025, Perkuat Tali Silaturahmi Antar Generasi
Jombang – Program Studi (Prodi) Ekonomi Syari’ah, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang sukses menggelar Halal Bihalal, di Auditorium Kampus, Senin (14/04/2025) lalu. Kegiatan yang diiukuti oleh para dosen, mahasiswa, dan alumni ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi lintas generasi Prodi Ekonomi Syari’ah. Sebanyak 88 peserta turut memeriahkan kegiatan yang bertema “Menyambung Silaturahmi Mahasiswa, Dosen dan Alumni“. Ketua Pelaksana Halal Bihalal, Achamd Fauzi Ali mengungkapkan, momentum ini menjadi ruang untuk saling memaafkan dan memperkuat kolaborasi. “Semoga kegiatan ini menjadi awal bagi kita untuk menjalin komunikasi baik serta memberikan kebermanfaatan bagi Prodi kedepan,” katanya. Sementara itu, perwakilan dosen, Bapak Dr. Amin Awal Amarudin, S.Sy., M.Pd.I., memberikan apresiasinya terhadap inisiatif pelaksanaan kegiatan ini. “Silaturahmi ini sangat penting dan menjadi jembatan untuk saling memahami dan menjaga semangat bagi keluarga Prodi Ekonomi Syari’ah, baik di lingkungan kampus maupun di luar,” ujar beliau. Hal ini juga diamini oleh Kaprodi Ekonomi Syari’ah, Ibu Ashlihah, S.E., M.M., beliau berharap agar komunikasi antar generasi tersebut bisa terjalin dengan baik. Pada kesempatan yang sama, perwakilan alumni, Nanda Adi Kusuma, S.E., mengaku bahagia bisa bertegur sapa dengan keluarga besar Prodi Ekonomi Syari’ah. “Mewakili alumni, kegiatan ini sangat penting untuk menjaga rasa memiliki dan membangun sinergi,” ungkapnya. Red: Ibrahim.
Undang Praktisi, Prodi Pendidikan Biologi Sukses Gelar Seminar Nasional Budidaya Jamur
Jombang – Seminar Nasional dan Kuliah Tamu “Budidaya Jamur Berbasis Kewirausahaan” yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang berjalan sukses, di Auditorium, Sabtu (28/06/2025). Seminar dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Bapak M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Seminar seperti ini sangat penting untuk mendorong jiwa kewirausahaan mahasiswa. Kami berharap, peserta nantinya dapat mengimplementasikan ilmu dari seminar kali ini,” tutur beliau dihadapan 50 peserta. Sementara itu, Kaprodi Pendidikan Biologi, Ibu Ospa Pea Yuanita Meishanti, M.Pd., menjelaskan, seminar ini merupakan bagian upaya Prodi dalam memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa perihal potensi ekonomi melalui budidaya jamur. “Kami sangat bangga dapat memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan wawasan dan belajar langsung dari ahlinya. Kami juga optimis, para peserta dapat mengimplementasikannya langsung,” kata beliau. Tergambar jelas dari antusiasme para peserta yang hadir. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat, khususnya mahasiswa Pendidikan Biologi sangat tinggi terhadap kewirausahaan berbasis sumber daya alam, salah satunya yaitu jamur. Pada seminar kali ini, Prodi Pendidikan Biologi menghadirkan dua pemateri. Pematei pertama adalah Bapak Moch. Faizul Huda, S.Si., M.Si., yang juga merupakan salah satu dosen Prodi Pendidikan Biologi UNWAHA Jombang. Adapun pemateri kedua adalah Bapak Abdulloh Syarwani, S.Pd., yang merupakan pembudidaya jamur tiram yang telah berkecimpung kurang lebih 15 tahun di bidang tersebut. Kegiatan ini berjalan lancar dan interaktif, di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar kendala praktis dan solusinya. Hal ini tentunya sangat membantu pemahaman bagi peserta mengenai pembudidayaan jamur berdasarkan pengalaman lapangan. Red: Ibrahim
ESA UNWAHA Jombang Hosts “Podcasting Workshop” to Enhance Public Speaking Skills
Jombang – The English Student Association (ESA) KH. A. Wahab Hasbullah University (UNWAHA) Jombang organized a Podcasting Workshop with the theme “Empower your public speaking skills and launch your first podcast” at the campus auditorium, Sunday (29/06/2025). The event, attended by English Education students and the general public, featured keynote speaker Mr. Budi Harjo, an English Speaking Coach from BEC Pare, renowned for his expertise in English speaking skill development. Dean of the Faculty of Education (FIP) , Mr. M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., expressed his appreciation for the event in his opening remarks. “As Dean, I congratulate and wish success to the English study program for organizing this activity. I hope this workshop runs smoothly and participants gain abundant and blessed knowledge,” he stated. Furthermore, the FIP Dean explained that faculty activities are designed to prepare students to contribute meaningfully to society. “Podcasting is currently very popular among people, especially on social media. Hopefully, this podcasting workshop can help implement the English study program curriculum,” he said. Meanwhile, representing the Head of English Education Study Program, Mr. Yuyun Bahtiar, M.Pd., expressed his hope that participants would apply the knowledge gained from the workshop. “After this event, it is hoped that participants can practice what has been shared because this is something important,” he remarked. The workshop is expected to serve as a platform for students to develop public speaking skills while learning podcasting techniques that have become a digital communication trend in the modern era. This activity aligns with the vision of the English Education Study Program at UNWAHA Jombang to produce competent graduates ready to face challenges in the fields of education and communication Red: Ibrahim
Fakultas Ekonomi Gelar Kuliah Umum: Kupas Tuntas Strategi Sales di Era Digital Bersama Tri Indonesia
Jombang – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang bekerjasama dengan Tri Indonesia (3) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Membangun Strategy Sales & Telco: Transformasi from Telco to Techco”, di Auditorium, Kamis (26/06/2025). Dekan FE, Ibu Ita Rahmawati, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan industri. “Harapannya yaitu para lulusan dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar beliau. Sementara itu, Kaprodi Manajemen, Bapak Khotim Fadhli, M.Pd., yang turut hadir sebagai pemateri menekankan pentingnya mahasiswa memahami dinamika industri telekomunikasi modern. “Pemahaman tentang strategi penjualan di era digital menjadi kompetensi penting bagi lulusan manajemen untuk bersaing di dunia kerja,” katanya. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Manajemen ini menghadirkan VP-Head of Sales Western Tri Indonesia, Bapak Rindo Balani, sebagai pembicara utama. Beliau memaparkan tujuh tips esensial bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dan berkembang di era digital. “Telco memberikan koneksi, namun TechCo memberikan pengalaman,” tegasnya sebagai poin kunci transformasi industri digital. Beliau menutup dengan pesan penting agar mahasiswa tidak hanya berpikir mencari pekerjaan saja. Melainkan fokus pada solusi apa yang bisa mahasiswa berikan setalah lulus nanti. “Era digital menghargai kreativitas, bukan hanya gelar akademik saja. Pikirkan segala peluang, inovasi sosial, dan dampak digital yang bisa kalian ciptakan,” pungkasnya. Dalam kuliah umum ini, dibahas berbagai aspek transformasi digital di industri telekomunikasi, strategi penjualan berbasis teknologi, serta peluang karir di sektor tersebut. Mahasiswa juga mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan praktisi industri mengenai tantangan dan peluang di era transformasi digital. Red: Ibrahim
Seminar Pendidikan PAI, Kupas Peran Guru Abad 21 Menuju Indonesia Emas 2045
Jombang – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menyelenggarakan Seminar Pendidikan bertajuk “Mewujudkan Guru Profesional dalam Mentransformasikan Kualitas Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045”, di Auditorium kampus, Senin (23/06/2024). Ketua Prodi PAI, Bapak Dr. Didin Sirojudin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa persaingan ke depan akan semakin ketat. Oleh karena itu, mahasiswa perlu meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi guru yang berkualitas dan berkompeten. “Hal tersebut berdasarkan pada empat kompetensi utama bagi guru profesional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial,” kata beliau dalam sambutannya. Pada seminar kali ini menghadirkan dua narasumber. Pemateri pertama, Bapak Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I., menyampaikan materi “Pendidik Abad 21: Menumbuhkan Literasi, Merawat Kesejahteraan Guru”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa guru abad 21 harus mampu berperan sebagai fasilitator, kolaborator, dan pembangun budaya belajar yang kreatif dan inovatif. Selain itu, guru juga harus mampu menumbuhkan budaya literasi serta enam kompetensi abad 21, yaitu (6C): Character, Citizenship, Collaboration, Communication, Creativity, dan Critical Thinking. “Untuk menumbuhkan literasi, guru harus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan problem solving melalui pembelajaran aktif dan kolaboratif. Kemudian, mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata agar siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan secara kontekstual,” imbuh beliau. Selain itu, kesejahteraan guru juga menjadi sorotan penting. Di mana para guru perlu menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial serta berada dalam lingkungan kerja yang suportif agar tetap produktif dan inovatif. Sementara itu, pemateri kedua, Ibu Hilya Ashoumi, M.Pd.I., memaparkan materi bertema “Teaching Without Burning Out: Mempersiapkan Mental Guru Zaman Now”. Beliau menguraikan perbedaan antara stres kerja dan burnout serta strategi mengatasi kelelahan kerja yang kerap melanda para pendidik. Salah satu strategi yang ditawarkan adalah penerapan manajemen waktu dengan metode to-do list, skala prioritas, dan teknik Pomodoro. “Tidak kalah penting juga, yaitu pengembangan diri secara berkelanjutan, kita harus membangun jaringan dukungan yang kuat, serta membiasakan refleksi dan mindfulness sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental,” ujar beliau. Di akhir, beliau juga mendorong adanya kebijakan sekolah yang ramah guru, termasuk penyediaan ruang konsultasi psikologis dan dukungan pimpinan. Red: HMP PAIEditor: Ibrahim
Fakultas Pertanian Gelar Lomba Menu Gluten-Free, Inovasi Pangan Lokal Berbasis Umbi
Sebanyak 30 peserta dari enam sekolah tampilkan kreasi menu sehat dan inovatif, dukung misi ketahanan pangan nasional Jombang – Kreativitas siswa dalam mengolah bahan lokal kembali mendapat panggung dalam Lomba Cipta Menu Gluten-Free Berbahan Dasar Umbi-Umbian yang digelar Program Studi Rekayasa Pertanian dan Biosistem bersama Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Sabtu (25/05/2025), di Auditorium. Kompetisi yang diikuti oleh 30 peserta dari 6 sekolah di Kabupaten Jombang ini berlangsung meriah dan kompetitif. SMKN Kudu berhasil meraih Juara 1, sementara SMK Pendidikan Megaluh menyusul dengan Juara 2 dan Juara 3. Hadiah yang diperebutkan berupa piala, piagam, sertifikat, uang pembinaan, dan golden ticket masuk Unwaha. Kaprodi Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Ibu Yessita Puspaningrum, M.Si., menyampaikan, lomba ini merupakan wujud kontribusi Unwaha dalam mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pengolahan pangan lokal yang sehat dan berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong siswa untuk berani berinovasi dan menjadikan bahan lokal sebagai pilihan utama dalam menciptakan menu sehat,” ungkap beliau. Sementara itu, Kaprodi Teknologi Hasil Pertanian, Ibu Dyah Ayu Sri Hartanti, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi media pengenalan program studi di bawah naungan Fakultas Pertanian UNWAHA Jombang kepada sekolah-sekolah di Jombang. “Kami ingin menunjukkan bahwa di Unwaha, khususnya di Fakultas Pertanian, para mahasiswa akan belajar tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung dalam menciptakan produk pangan yang bernilai,” timpal beliau. Lebih lanjut, Ibu Dyah berharap agar kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kreatif dan inovatif bagi para pelajar dan juga mahasiswa untuk mendukung misi ketahanan pangan. Seperti yang diketahui, dengan mengembangkan alternatif sumber kabohidrat seperti umbi-umbian dapat membantu mengurangi ketergantungan pada beras. “Lomba ini menjadi sarana edukatif bagi siswa tentang gizi, keberlanjutan, dan pentingnya inovasi dalam pangan,” papar beliau. Enam sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah SMKN Kudu, SMK Pendidikan Megaluh, MAN 9 Jombang, MAN 5 Jombang, SMK Islam Mbah Bolong, dan SMK Diponegoro Jombang. Kompetensi para peserta dinilai oleh dua juri berpengalaman di bidang pangan, yaitu Hj. Siti Nur Qomariyah, M.Si. dan Miftachul Chusnah, S.TP., M.P. Red: Ibrahim.