Category: Berita
Dosen FAI Unwaha Paparkan Etika Perang dalam Al-Qur’an di Forum Internasional
Jombang – Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Irwan Ahmad Akbar, M.A., berperan aktif dalam forum internasional yang diselenggarakan Hamad Bin Khalifa University (HBKU) Qatar melalui Research Center for Islamic Legislation and Ethics (CILE), Minggu – Selasa (16-18/11/2025). Keikutsertaan dosen FAI ini tidak lepas dari kepakarannya di bidang studi Al-Qur’an dan Tafsir, sehingga berhasil lolos dalam call for paper yang bertema “War and Armed Conflict Ethics in Islamic” yang diikuti oleh berbagai akademisi dunia. Dalam forum tersebut, terdapat sekitar 12 bidang kajian yang membahas konflik bersenjata dari beragam perspektif keilmuan. Dalam papernya, Irwan Ahmad Akbar, M.A., mengkaji secara komprehensif ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan peperangan dengan judul paper “Reconstructing Qur’anic Ethics of War: A Semantic-Hermeneutical Approach“. Melalui pendekatan semantic relational, beliau mengidentifikasi lebih dari 90 ayat yang memiliki keterkaitan tematik dengan isu perang. “Saya mengangkat seluruh ayat-ayat yag dikaitkan dengan peperangan, seperti jihad, qitl, harb,” katanya. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa narasi peperangan dalam Al-Qur’an tidak mengarah pada agresi atau penaklukkan, melainkan bersifat defensif dan responsif. Lebih lanjut, analisis relasi biner dalam ayat-ayat tersebut mengungkapkan bahwa pesan peperangan selalu diakhiri dengan nilai-nilai Islah (perdamaian) dan rekonsiliasi sebagai tujuan utama. “Bisa disimpulkan bahwa anggapan para (kelompok) ekstrimis bahwa Qur’an melegitimasi peperangan agresif ini tidak bisa dibenarkan. Secara historis dan kontekstual, termasuk dalam asbabun nuzul, peperangan pada masa Nabi Muhammad bukan ekspansif,” terang beliau. Sebagai informasi, paper tersebut saat ini masih dalam proses review untuk dipublikasikan pada jurnal Journal of Islamic Ethics. Meskipun demikian, presentasi yang disampaikan mendapatkan respons positif dari peserta forum yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan disiplin ilmu. “Hasil dari riset yang saya paparkan bisa menjadi khazanah baru bagi mereka,” imbuh dosen FAI tersebut. Partisipasi ini tidak hanya menjadi capaian akademik personal, tetapi juga membawa misi institusional. Pria yang akrab disapa “Gus Irwan” ini juga menegaskan bahwa keikutsertaannya bertujuan untuk mengharumkan nama Unwaha di tingkat internasional, sekaligus memotivasi sivitas akademika untuk aktif menulis dan berpartisipasi dalam forum global, terlebih dengan adanya peluang pendanaan yang mendukung. “Harapannya, ini bisa menjadi pemicu semangat bagi rekan-rekan dosen untuk meningkatkan kualitas publikasi internasional. Lebih dari itu, saya ingin memperkenalkan bahwa ajaran Islam pada dasarnya bukan marah, tetapi ramah,” pungkasnya. Red: Ibrahim
Selamat! Dosen Unwaha Jombang Raih Pendanaan Hibah Kemendiktisaintek 2026
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen berhasil lolos pendanaan hibah Kemendiktisaintek 2026, yang mencakup tiga skema: Pengabdian kepada Masyarakat, Penelitian Dosen Pemula, dan Penelitian Fundamental Reguler. Prestasi ini menegaskan dedikasi kampus dalam mendorong inovasi, penelitian berkualitas, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini. “Keberhasilan dosen-dosen kita mendapatkan pendanaan hibah ini adalah bukti nyata dedikasi, inovasi, dan semangat pengabdian mereka. Semoga hasil penelitian dan pengabdian ini tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Gatot. Skema Pendanaan dan Dosen Penerima Pengabdian kepada Masyarakat: Penelitian Dosen Pemula: Penelitian Fundamental Reguler: Pencapaian ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak prestasi gemilang di masa depan, sekaligus memacu seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberi manfaat bagi bangsa dan negara. Red: Ibrahim
Unwaha Jombang “Level Up”! Beberapa Jurnal Raih Akreditasi SINTA 2026
Jombang – Prestasi membanggakan kembali datang dari Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang. Beberapa jurnal terbaru kampus berhasil meraih akreditasi SINTA, menandai pencapaian penting dalam kualitas publikasi ilmiah dan kontribusi nyata Unwaha terhadap dunia riset nasional. Dengan akreditasi ini, UNWAHA menunjukkan bahwa karya ilmiah yang lahir dari kampus ini tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki pengaruh dan daya saing yang semakin tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Berikut jurnal-jurnal UNWAHA yang berhasil menembus akreditasi SINTA tahun 2026: Pencapaian ini adalah hasil kerja keras para editor, penulis, dan seluruh civitas akademika UNWAHA yang konsisten menghadirkan riset berkualitas tinggi. Setiap jurnal yang terakreditasi menjadi bukti nyata bahwa Unwaha serius mendorong inovasi dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. “Kami bangga atas pencapaian ini. Hal ini menjadi bukti atas dedikasi dan kualitas riset yang terus kami tingkatkan. Semoga keberhasilan ini menginspirasi seluruh dosen dan mahasiswa untuk semakin kreatif dan produktif dalam berkarya,” ujar Ketua LPPM Unwaha Jombang, Dr. Dr. Zulfikar, S.P., M.Si.
Dosen Unwaha Jombang Raih Juara 3 Anugerah LPTNU 2026 Bidang Komputer dan AI
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali mencatat prestasi gemilang di kancah nasional. Dr. Zulfikar, S.P., M.Si., Dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi, berhasil meraih Juara 3 dalam kategori dosen dengan karya ilmiah berpengaruh di bidang Komputer dan Kecerdasan Buatan (AI) pada Anugerah LPTNU 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi ilmiah Dr. Zulfikar yang dinilai memiliki dampak signifikan dalam perkembangan teknologi komputer dan AI. Prestasi ini tidak hanya menegaskan kualitas akademik dosen Unwaha, tetapi juga mengangkat nama universitas di tingkat nasional. Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan rasa bangga dan selamat atas pencapaian ini. “Keberhasilan ini adalah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Unwaha. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar beliau. Anugerah LPTNU merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada dosen dan peneliti yang karya ilmiahnya memiliki pengaruh luas di bidangnya masing-masing. Kategori yang diraih Dr. Zulfikar menekankan kontribusi di bidang Komputer dan AI, yang saat ini menjadi bidang yang sangat strategis dan berkembang pesat. Red: Ibrahim
Pengumuman Hasil Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 1 Unwaha Jombang 2026/2027
Berikut pengumuman hasil uji seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 1 Univesitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang Tahun Akademik 2026/2027. Pengumuman Gelombang 1 2026/2027.
Enam Dosen Unwaha Lolos Pendanaan Riset Kemdiktisaintek 2026: Penelitian Multitahun dan Hilirisasi Prototipe
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang kembali mencatatkan prestasi di bidang riset. Sejumlah dosen Unwaha berhasil lolos sebagai penerima Pendanaan Penelitian dan Program Hilirisasi Riset Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Keberhasilan ini diumumkan melalui dua surat resmi, yakni Pengumuman Penerima Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 Nomor: 195/DST/C3/DT.05.00/2026 tertanggal 6 Maret 2026, serta Pengumuman Penerima Pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas – Pengujian Model dan Prototipe Tahun Anggaran 2026 Nomor: 138/DST/C4/AL.04.00/2026 tertanggal 9 Maret 2026. Pada skema Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun 2026, salah satu dosen Unwaha yang dinyatakan lolos adalah: Mar’atul Fahimah, S.P., M.M. dengan judul penelitian “Model Integratif E-WOM dan UGC terhadap Minat Berkunjung melalui Destination Image dan Destination Credibility di Desa Wisata Budaya.” Program Penelitian Multitahun Lanjutan merupakan salah satu skema pendanaan penelitian strategis yang bertujuan mendukung pengembangan riset berkelanjutan. Sementara itu, pada skema Program Hilirisasi Riset Prioritas – Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026, lima dosen Unwaha berhasil memperoleh pendanaan untuk mengembangkan riset yang berorientasi pada inovasi dan implementasi teknologi. Para penerima tersebut adalah: Keberhasilan para dosen tersebut menunjukkan komitmen Unwaha Jombang dalam memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Program pendanaan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada hilirisasi hasil riset yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Red: Ibrahim
Buka Bersama Ramadan 1447 H, YPTBU dan Civitas Akademika Unwaha Perkuat Silaturahmi
Jombang – Keluarga besar Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU) bersama civitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menggelar kegiatan buka bersama Ramadan 1447 H pada Minggu (8/3/2026) di Aula Unwaha. Kegiatan ini mengusung tema “Memperkokoh Silaturahmi antar Civitas Akademika serta Meraih Keberkahan Bulan Suci Ramadan.” Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, rektorat, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika Unwaha. Momentum tersebut menjadi ruang kebersamaan sekaligus sarana mempererat ukhuwah di lingkungan kampus dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Unwaha, Dr. Mohammad Fatchulloh, M.Pd.I. Suasana khidmat menyertai rangkaian doa yang dipanjatkan bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh civitas akademika senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas akademik. Dalam sambutannya, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat refleksi spiritual di bulan Ramadan. “Buka bersama ini merupakan salah satu forum kita untuk bisa bersilaturahim. Di momen Ramadan ini pula kita berharap dapat memperoleh keberkahan bulan suci,” ujar beliau. Rektor juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas pribadi maupun kinerja. “Mari kita manfaatkan sisa Ramadan ini untuk melakukan yang terbaik. Semoga kita semua juga dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun-tahun berikutnya,” tambahnya. Sementara itu, Ketua I YPTBU, Prof. Dr. KH. M. Asrori Alfa, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar Unwaha Jombang memiliki visi masa depan yang unggul dan mampu berkontribusi secara luas di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa kemajuan institusi tidak terlepas dari kekompakan dan sinergi yang kuat antara pimpinan dan seluruh civitas akademika. “Saya menginginkan Unwaha memiliki terawangan masa depan yang unggul, yang excellence di tengah kehidupan masyarakat. Hal ini dapat terwujud dengan adanya kekompakan yang luar biasa dari civitas akademika dan para pimpinan, melalui sinkronisasi dan integrasi yang kuat,” ungkap beliau. Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen kampus dalam merespons dinamika dan tuntutan perubahan di tengah masyarakat yang semakin global. “Perkembangan era saat ini begitu pesat, dan hal tersebut harus ditanggapi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Tantangan saat ini sangat global, sehingga jika tidak mampu merespons dengan baik maka kita akan tertinggal,” jelasnya. Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama menjelang waktu berbuka, kemudian seluruh peserta menikmati hidangan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Red: Ibrahim
Polda Jatim Ajak Civitas Akademika Unwaha Jombang Awasi Pelayanan Kepolisian
Jombang – Civitas akademika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang mengikuti kegiatan Sosialisasi Layanan Pengaduan Cepat Propam Polri yang diselenggarakan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung F Unwaha dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh perwakilan Bidpropam Polda Jawa Timur, Anthonio Effan Sulaiman. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa setiap bentuk pelayanan kepolisian telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang harus dijalankan oleh anggota Polri. Oleh karena itu, masyarakat memiliki hak untuk melaporkan apabila menemukan pelayanan yang tidak sesuai dengan SOP yang berlaku. Ia mencontohkan beberapa layanan kepolisian yang sering bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Jika dalam proses pelayanan tersebut ditemukan hal-hal yang menyimpang dari prosedur yang telah ditetapkan, masyarakat dipersilakan untuk melaporkannya melalui mekanisme pengaduan yang telah disediakan. Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga profesionalitas anggota kepolisian. Setiap pengaduan yang masuk akan melalui proses verifikasi sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan. “Yang dapat dilaporkan adalah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota maupun hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan pengamanan. Apabila ada sesuatu yang tidak sesuai dengan prosedur, silakan dilaporkan. Kami akan melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti secara objektif,” jelasnya. Lebih lanjut, Anthonio menegaskan bahwa Propam Polri berkomitmen untuk menjaga integritas institusi kepolisian melalui pengawasan internal yang transparan dan akuntabel. Upaya ini juga sejalan dengan arahan pimpinan Polri untuk terus melakukan perbaikan dan perubahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut juga diperkenalkan mekanisme Layanan Pengaduan Cepat Propam Polri yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui pemindaian (scan) barcode yang telah disediakan. Sistem ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan secara cepat dan praktis. Red: Ibrahim
Ramadhan in Campus 2026: Momentum Penguatan Adab dan Integritas Mahasiswa
Jombang – Suasana religius menyelimuti Masjid Al-Haromain Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) pada Senin (2/3/2026) dalam kegiatan Ramadhan in Campus. Kegiatan ini yang mengusung tema “Ramadhan sebagai Momentum Pembentukan Karakter Mahasiswa yang Religius dan Berintegritas” disampaikan oleh Dr. Muhammad Syafiuddin Shobirin, M.Pd.I. Beliau menegaskan bahwa identitas mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kualitas adab. Seperti kaidah klasik dalam tradisi keilmuan Islam yang menyatakan, “Al adabu fauqol ‘ilmi” dan “Al-adabu muqaddamun ‘alal ‘ilmi” yang bermakna adab didahulukan sebelum ilmu. “Dalam menuntut ilmu, adab yang harus didahulukan meliputi sopan santun kepada guru, menghormati ilmu, menjaga ketenangan, dan niat yang lurus,” kata beliau. Selain adab, mahasiswa juga dituntut mampu mengelola waktu secara proporsional. Membagi antara kewajiban perkuliahan hingga aktivitas yang lainnya. Pasalnya, manajemen waktu yang baik, menurut beliau, merupakan bentuk tanggung jawab akademik sekaligus wujud integritas mahasiswa. “Belajar bukan hanya soal memahami teori, tetapi juga membentuk sikap. Mahasiswa harus tahu kapan fokus pada kuliah, kapan berorganisasi, kapan “ngaji”, dan kapan ngopi. Semua harus terukur dan seimbang,” tegasnya. Di hadapan para mahasiswa, beliau juga berpesan agar mahasiswa Unwaha bijak dalam berperilaku, terutama bermedia sosial. “Jangan mudah terpancing dan termakan hoax,” pungkas beliau. Red: Ibrahim
Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi S-2 PAI Pascasarjana Unwaha Jombang, Komitmen Perkuat Budaya Mutu
Jombang – Program Studi S-2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi pada Jumat-Sabut (27–28/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memastikan mutu akademik serta tata kelola program studi berjalan sesuai standar nasional pendidikan tinggi. Asesmen lapangan tersebut menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Saparudin dari Universitas Islam Mataram dan Firdaus Wadji, S.Th.I., M.A., Ph.D. dari Universitas Negeri Jakarta. Pembukaan kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung F dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas, direktur pascasarjana, kaprodi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta stakeholder terkait. Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., dalam sambutannya menegaskan bahwa Prodi S-2 PAI merupakan program studi terbaru di lingkungan Unwaha yang melengkapi lima fakultas yang telah ada. “Program studi S-2 PAI ini adalah prodi terbaru di Unwaha. Oleh karena itu, akreditasi ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi konfirmasi komitmen kami untuk terus mengembangkan budaya mutu,” ujarnya. Rektor juga menekankan bahwa proses akreditasi merupakan bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia serta peningkatan kualitas layanan akademik bagi mahasiswa. Menurutnya, asesmen lapangan menjadi sarana refleksi institusi dalam memastikan standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan optimal. “Alhamdulillah, proses akreditasi ini menjadi bagian yang sangat penting bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa Prodi S-2 Unwaha,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan dokumen dan pelaksanaan asesmen. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para asesor serta berharap proses asesmen dapat berjalan lancar dan objektif. “Dengan segala keterbatasan dalam persiapan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Selamat datang kepada para asesor. Semoga apa yang kita lakukan bersama ini membuahkan hasil terbaik, dan Prodi S-2 PAI memperoleh akreditasi yang terbaik,” pungkasnya. Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan verifikasi dokumen, peninjauan sarana prasarana, serta wawancara dengan pimpinan, dosen, hingga mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian integral dalam menilai kesesuaian antara dokumen evaluasi diri dengan implementasi di lapangan. Sementara itu, Direktur Pascasarjana Unwaha Jombang, Dr. Saihul Atho Alaul Huda, M.Pd.I, mengatakan bahwa asesmen ini diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian peringkat akreditasi yang optimal, tetapi juga memperkuat sistem penjaminan mutu internal. “Khususnya dalam mendorong Prodi S-2 PAI Pascasarjana Unwaha semakin adaptif dan kompetitif dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan globalisasi,” ujarnya.Red: Ibrahim