Category: Berita
Yudisium Fakultas Pertanian 2025: Tekankan Spirit Pertanian Modern dan Berkelanjutan
Jombang – Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar Yudisium pada Selasa (9/9/2025), di Auditorium UNWAHA. Sebanyak 79 mahasiswa dari Program Studi Agribisnis, Agroekoteknologi, Rekayasa Pertanian da Biostem, serta Teknologi Hasil Pertanian resmi dikukuhkan sebagai lulusan tahun Akademik 2025. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian, Ambar Susanti, M.P., menyampaikan yudisium tahun ini mengangkat tema “Bersinergi Membangun Sumber Daya Manusia Unggul sebagai Upaya Menyongsong Pertanian Modern dan Berkelanjutan.” Tema ini, menurutnya, relevan dengan tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks di era modern. Beliau menjelaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu bidang yang tetap bertahan menghadapi dinamika global maupun lokal. “Pertanian tetap tegak berdiri di tengah berbagai fenomena yang datang silih berganti. Sama halnya dengan petani yang tetap istiqomah membudidayakan tanaman meski berhadapan dengan hama penyakit, cuaca yang tidak menentu, hingga fluktuasi harga pasar yang tidak bisa diprediksi,” ujarnya. Dekan Pertanian itu juga menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi cermin semangat perjuangan yang harus dimiliki para lulusan. Dengan bekal ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, beliau berharap lulusan mampu menghadapi ketidakpastian dengan sikap tangguh dan berdaya saing. Lebih lanjut, Ibu Ambar memperkenalkan motto baru Fakultas Pertanian, yakni “fighting spirit toward agriculture future”. Motto tersebut mengandung pesan agar lulusan memiliki semangat juang dalam mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan. “Apapun latar belakang program studi yang diambil, para lulusan tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kemajuan sektor pertanian. Namun demikian, perjuangan tersebut jangan sampai lepas dari nilai-nilai yang sudah ditanamkan selama menempuh pendidikan di UNWAHA,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada tataran akademis, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata di masyarakat. “Harapan kami, lulusan Fakultas Pertanian dapat memberikan kontribusi langsung, baik melalui inovasi maupun gagasan, sehingga keberadaannya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tutupnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Ketua Program Studi, serta dosen di lingkungan Fakultas Pertanian. Red: Ibrahim
Silaturahmi Awal Semester: Momentum Perkuat Komunikasi dan Aspirasi Civitas Akademika
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan Silaturahmi Pertemuan Awal Semester & Serap Aspirasi Pimpinan dan Civitas Akademika pada Minggu (7/9/2025) di Auditorium kampus. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan. Acara ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi akademik di awal semester. Forum ini juga menjadi sarana bagi pimpinan universitas untuk menyampaikan arah kebijakan sekaligus menampung aspirasi dari civitas akademika. Dalam sambutannya, Rektor UNWAHA, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa berbagai capaian positif telah diraih, mulai dari akreditasi institusi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui studi lanjut beberapa dosen di lingkungan kampus. “Alhamdulillah semuanya telah berjalan dengan baik, baik dari sisi peningkatan SDM dan berbagai aspek yang telah kita upayakan satu-persatu telah tercapai,” syukur Prof. Gatot dalam sambutannya. Melalui forum ini, beliau menekankan kepada seluruh civitas akademika untuk turut memberikan ide-ide dan masukan membangun bagi kemajuan kampus. “Monggo nanti kalau ada yang mau disampaikan, bisa kita diskusikan dan tampung semua aspirasi jenengan semua,” imbuh beliau. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., menambahkan bahwa implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) menjadi salah satu fokus utama pada semester ini. “Kurikulum tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing lulusan sekaligus mendukung pemenuhan standar akreditasi program studi,” kata beliau. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi membangun, baik dari sisi kesejahteraan civitas akademika dan juga peningkatan mutu di lingkungan kampus. Para pimpinan secara terbuka menanggapi aspirasi dan berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai masukan-masukan yang telah disampaikan dalam forum tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, dengan melibatkan seluruh elemen civitas akademika secara partisipatif. Red: Ibrahim
Sosialisasi Digital Marketing untuk Tingkatkan Penjualan Produk UMKM di Desa Sumobito
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Tahun 2025 melaksanakan sosialisasi bertajuk “Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan melalui Branding Produk” di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Program ini menjadi bagian dari kerja tim KKN bidang Ekonomi yang berfokus pada pemberdayaan pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran produk. Kegiatan digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025, bertempat di rumah salah satu pelaku UMKM, Ibu Juma, dan dihadiri sekitar 30 peserta yang terdiri dari pelaku usaha lokal serta perangkat desa. Acara berlangsung sejak pukul 18.30 WIB dengan rangkaian kegiatan pembukaan, sambutan, pemaparan materi, hingga sesi tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup strategi branding produk melalui media sosial, pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan penjualan, serta praktik sederhana pembuatan konten promosi. Peserta juga diperkenalkan pada pentingnya membangun identitas merek (brand identity) agar produk mereka memiliki daya tarik lebih di pasar digital. Salah satu anggota tim KKN bidang Ekonomi menyampaikan, pemahaman tentang digital marketing dapat menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM. “Dengan menguasai strategi pemasaran digital, para pelaku usaha bisa memaksimalkan media sosial dan platform online untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan,” ujarnya. Adapun tim Bidang Ekonomi Kelompok 15 KKN-PPM UNWAHA Tahun 2025 terdiri atas Aina Nur Fitria (Ekonomi Syariah), Fabelia Nur Anggraeni (Manajemen), Marsa Pramusinta Wibowo (Ekonomi Syariah), Zayyidah Khazanah (Manajemen), dan Rian Hidayat (Manajemen). Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Mereka aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab dan berharap adanya pendampingan lanjutan, khususnya terkait pengelolaan akun bisnis serta pembuatan konten promosi yang lebih menarik. Melalui kegiatan ini, tim KKN UNWAHA berharap UMKM di Desa Sumobito semakin siap bersaing di era digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing sekaligus kesejahteraan ekonomi masyarakat. Red: Fitrotul KhasanahEditor: Ibrahim
Mahasiswa KKN-PPM 2025 Kenalkan Media Roda Angka dan Papan Gambar untuk Tingkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNWAHA 2025 Kelompok 15 menghadirkan inovasi pembelajaran kreatif bagi anak usia dini. Melalui program “Implementasi Media Pembelajaran Roda Angka dan Papan Gambar untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak”, mahasiswa melaksanakan kegiatan edukatif di KB Al Mursyidah, Desa Sumobito, Jumat (15/8/2025). Program ini berada di bawah arahan dosen pembimbing lapangan, Ashlihah, S.E., M.M., dengan anggota tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, yakni Sekar Rizki Agustina, Naila Ziyadatur Rohmah, Lingga Radyca Putri Dynanty, Silvia Listyanida, dan M. Imam Sofyan. Dalam pelaksanaannya, tim memperkenalkan media roda angka sebagai alat bantu untuk mengenalkan konsep bilangan melalui permainan menyenangkan. Selain itu, papan gambar digunakan untuk melatih motorik halus, kreativitas, dan daya imajinasi anak. Anak-anak diajak berhitung, mengenal bentuk, hingga menggambar bebas dengan cara yang lebih interaktif. Salah seorang mahasiswa peserta KKN menuturkan bahwa metode ini membuat suasana belajar lebih hidup. “Anak-anak tampak lebih fokus dan tertarik mengikuti kegiatan. Mereka belajar sambil bermain, sehingga lebih mudah memahami materi. Roda angka membantu mereka cepat mengenal angka, sementara papan gambar mendorong kreativitas tanpa rasa bosan,” jelasnya. Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak antusias memutar roda angka untuk menjawab pertanyaan, serta gembira saat menancapkan gambar hewan dan buah pilihan mereka di papan. Bahkan, beberapa anak menunjukkan perkembangan pesat dalam keberanian tampil maupun kemampuan berhitung dasar. Melalui program ini, tim KKN UNWAHA berharap tercipta suasana belajar yang interaktif sekaligus menyenangkan. Inovasi media roda angka dan papan gambar diharapkan tidak hanya menumbuhkan minat belajar anak di KB Al Mursyidah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pendidik dan orang tua dalam mendampingi anak di rumah. Red: Fitrotul KhasanahEditor: Ibrahim
Mahasiswa KKN-PPM 2025 Latih Kemampuan Berpikir Siswa dengan Coding Block Scratch
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNWAHA 2025 Kelompok 15 menghadirkan inovasi kreatif dalam bidang pendidikan berbasis teknologi. Melalui program bertajuk “Peningkatan Kemampuan Logika Berpikir Anak Melalui Pengenalan Platform Coding Block Scratch”, mahasiswa memberikan pelatihan koding kepada siswa SDN Sumobito 1, Jumat (22/8/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh dosen pembimbing lapangan, Ashlihah, S.E., M.M., bersama mahasiswa Melfika Sheylawatin (Sistem Informasi), Ivan Kafi Pradana (Informatika), Arif Syaifudin (Pendidikan Agama Islam), dan Rismah Bilqis Maulidiyah (Ekonomi Syariah). Dalam pelaksanaannya, siswa dikenalkan pada dasar-dasar penggunaan platform Scratch, mulai dari memahami antarmuka, membuat animasi sederhana, hingga mengembangkan proyek interaktif berupa game edukasi yang dilengkapi fitur kecerdasan buatan (AI) sederhana. Salah satu anggota tim menjelaskan, program ini tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga melatih siswa untuk berpikir logis, kreatif, dan mampu menyelesaikan masalah. “Dengan Scratch, anak-anak belajar membangun logika berpikir sekaligus berkreasi. Ini bisa menjadi bekal berharga menghadapi dunia digital yang terus berkembang,” ujarnya. Kegiatan disambut antusias oleh para siswa. Mereka aktif mencoba berbagai proyek sederhana dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Bahkan, sejumlah siswa menyatakan keinginan untuk terus belajar koding setelah program KKN berakhir. Kelompok 15 Desa Sumobito berharap, pengenalan teknologi melalui Scratch dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Inovasi ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kreatif, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital. Red: Fitrotul KhasanahEditor: Ibrahim
Rapat Koordinasi Akademik Awal Semester dan Penyusunan Kurikulum OBE TA 2025/2026
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Akademik awal semester ganjil sekaligus penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) Tahun Akademik 2025/2026, di Ruang Rapat Gedung F, Rabu (3/9/2025). Agenda ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Ino Angga Putra, M.Pd., dan dihadiri oleh Kepala Pusat Jaminan Mutu (PJM); Kabiro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Sistem Informasi; Dekan; dan Ketua Program Studi di lingkungan UNWAHA. Kehadiran para pimpinan akademik tersebut menjadi bagian tidak terpisahkan dalam menyamakan arah kebijakan akademik, sekaligus memastikan implementasi kurikulum OBE berjalan optimal di setiap program studi. Dalam arahannya, Wakil Rektor Akademik menegaskan bahwa penyusunan kurikulum OBE merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memastikan capaian pembelajaran lulusan sesuai standar nasional maupun internasional, serta menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai agenda akademik awal semester, termasuk penjaminan mutu, peningkatan layanan akademik, serta strategi implementasi kurikulum agar lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Red: Ibrahim
Yudisium FIP 2025: Lepas 49 Pendidik Generasi Bangsa
Jombang – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) menggelar prosesi Yudisium ke-VIII pada Selasa (2/9/2025), di Auditorium UNWAHA. Sebanyak 49 mahasiswa dari empat program studi resmi dikukuhkan, yakni S-1 Pendidikan Biologi, S-1 Pendidikan Fisika, S-1 Pendidikan Matematika, dan S-1 Pendidikan Bahasa Inggris. Mengusung tema “Educators of Tomorrow: Empathy, Innovation, and Integrity”, acara ini menjadi momentum bersejarah bagi para lulusan yang akan segera menapaki perjalanan baru di dunia nyata, sekaligus mengemban peran sebagai pendidik generasi bangsa. Dalam sambutannya, Dekan FIP, M. Farid Nasrulloh, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan doa terbaik bagi seluruh peserta yudisium. Beliau menegaskan bahwa prosesi ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan yang sesungguhnya. “Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa. Yudisium bukanlah akhir, tetapi permulaan di kehidupan nyata. Alumni FIP tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga akhlak, karena keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau mengutip pemikiran Imam Al-Ghazali dalam kitab “Ihya Ulumiddin” yang menekankan pentingnya akhlak sebagai sifat yang tertanam dalam jiwa dan melahirkan perbuatan secara konsisten tanpa pertimbangan. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan UNWAHA, sebagaimana tercermin dalam bait mars universitas yang menekankan pentingnya wawasan global, sikap kritis, serta karakter berakhlak mulia. “Terakhir, kami hanya bisa membekali ilmu dan doa, semoga para yudisiawan dan yudisiawati dimudahkan dalam memperoleh pekerjaan serta keberuntungan dalam mengarungi kehidupan nyata,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., menyoroti tantangan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Beliua menjelaskan, pemerintah telah melakukan berbagai penyesuaian, termasuk transformasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), yang menekankan pada profil lulusan sesuai kebutuhan zaman. Untuk itu, beliau menekankan bahwa sikap haus akan ilmu dan semangat belajar sepanjang hayat akan menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika kehidupan dan tantangan dunia pendidikan dan kerja yang terus berkembang. “Sebagai pendidik dan alumni FIP UNWAHA anda semua jangan lelah untuk belajar,” pesan beliau. Hadir pada Yudisium FIP ke-VIII kali ini, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I., dosen dan staf di lingkungan FIP UNWAHA. Red: Ibrahim
Tingkatkan Efektivitas Layanan Informasi Desa Curahmalang, Mahasiswa KKN-PPM 2025 Gelar Sosialisasi Pemetaan dengan Aplikasi SIG
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNWAHA 2025 Kelompok 13 melaksanakan sosialisasi pemetaan Sistem Informasi Geografis (SIG) Batas RT/RW di Balai Desa Curahmalang, Sabtu (23/8/2025). Inovasi ini ditujukan untuk membantu perangkat desa dalam meningkatkan efektivitas administrasi dan pelayanan masyarakat berbasis teknologi informasi. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dusun Tegalan Curahmalang, Slamet. Beliau menyampaikan bahwa program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNWAHA kelompok 13 ini sangat berdampak terhadap pembangunan desa di bidang informasi. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan efektivitas pelayanan masyarakat di Desa Curahmalang. Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN dalam menghadirkan solusi teknologi yang nyata bagi desa,” ujar Slamet. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi mahasiswa mengenai cara penggunaan aplikasi. Dalam demonstrasi, mahasiswa menunjukkan akses peta digital yang menampilkan batas wilayah RT/RW lengkap dengan data Kepala Keluarga. Secara simbolis, mahasiswa menyerahkan Manual Pengggunaan Aplikasi sebagai panduan praktis agar pemanfaatan teknologi ini bisa berlangsung secara berkelanjutan. Mahasiswa KKN-PPM 2025 Kelompok 13 berharap agar aplikasi SIG ini dapat menjadi langkah awal digitalisasi data kependudukan sekaligus mendukung pembangunan desa berbasis teknologi informasi. Red: Kelompok 13Editor: Ibrahim
Mahasiswa KKN-PPM 2025 Perkuat Layanan dan Transparansi Informasi Masyarakat Desa Kendalsari dengan Optimalisasi Web Desa
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) 2025 kelompok 12 lakukan penguatan layanan informasi melalui website kepada masyarakat Desa Kendalsari. Hal itu dibuktikan dengan digelarnya kegiatan optimalisasi website desa sebagai media penyajian informasi publik yang dilaksanakan pada Senin, (1/9/202) bertempat di Balai Desa Kendalsari. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Kendalsari, Mulyadi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa website desa bukan hanya sekadar media informasi, tetapi juga sebagai sarana transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa kepada masyarakat. “Website desa adalah jendela informasi bagi masyarakat. Dengan optimalisasi ini, kami berharap seluruh warga dapat memperoleh informasi terbaru mengenai pembangunan, layanan, dan program desa secara cepat dan transparan,” katanya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Sekretaris Desa mengenai langkah-langkah teknis yang akan ditempuh dalam pengelolaan website. Beliau menjelaskan mekanisme pembaruan konten, jenis informasi yang akan dipublikasikan, serta penunjukan tim pengelola website yang terdiri dari perangkat desa dan unsur pemuda. “Kami berkomitmen untuk memperbarui konten website secara berkala, agar masyarakat mudah mengakses informasi tanpa harus selalu datang ke balai desa,” ujar Sekretaris Desa, Zulismari Astutik. Selama kegiatan berlangsung, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi. Beberapa masukan yang muncul dari masyarakat antara lain pentingnya memuat informasi tentang layanan administrasi, kegiatan pembangunan, laporan keuangan desa, serta dokumentasi kegiatan sosial. Perwakilan masyarakat juga menekankan perlunya kemudahan akses melalui perangkat telepon pintar agar informasi benar-benar bisa dijangkau oleh semua kalangan. “Kehadiran website desa sangat membantu kami sebagai warga. Kami bisa mengetahui kegiatan dan program desa hanya melalui ponsel, sehingga lebih praktis dan efisien,” kata salah satu warga, Nurokhim. Sementara itu, salah satu mahasiswa anggota kelompok, berharap masyarakat desa dapat memperoleh informasi yang akurat dan up-to-date tentang kegiatan desa dan program pemerintah. Red: Kelompok 12Editor: Ibrahim
KKN-PPM UNWAHA 2025 Kembangkan Energi Alternatif Berbasis Briket Sekam Padi untuk Kemandirian Ekonomi Desa Brudu
Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) 2025 mendorong lahirnya inovasi energi alternatif melalui pelatihan pembuatan briket sekam padi di Desa Brudu, Jumat (15/8/2025). Program yang digagas oleh Bidang Ekonomi Kelompok 5 Desa Brudu ini menjadi upaya strategis dalam mengubah limbah pertanian menjadi sumber energi alternatif sekaligus peluang kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Pemaparan materi dan praktik pembuatan briket dipimpin oleh mahasiswa yaitu Mochammad Fatikhul Thorik. Ia menjelaskan potensi besar sekam padi sebagai bahan bakar ramah lingkungan dan bernilai jual tinggi. “Sekam padi sering kali dianggap limbah, padahal jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan. Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat mampu mengolahnya menjadi produk briket yang ekonomis dan berkelanjutan,” ungkap Thorik. Dalam sesi praktik, peserta diajak mengenal proses produksi mulai dari pengumpulan dan pengeringan sekam hingga pencetakan briket. Dengan pendampingan mahasiswa, warga berhasil membuat briket berkualitas hanya dalam satu kali pelatihan. “Saya tidak menyangka, dengan sedikit usaha, kami bisa menghasilkan briket yang bisa dijual,” tutur Hamidah, salah satu peserta. Selain teknik produksi, mahasiswa juga memberikan wawasan mengenai strategi pemasaran produk, baik secara offline maupun melalui platform digital. Harapannya, keterampilan ini dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan keluarga. Ketua PKK Desa Brudu, Sriyanti, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa UNWAHA. Ilmu yang dibagikan ini tidak hanya bermanfaat untuk mengurangi limbah, tetapi juga bisa membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Program ini mencerminkan komitmen UNWAHA dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi lokal. Melalui pengabdian mahasiswa, universitas berupaya menghadirkan solusi nyata yang berbasis potensi desa sekaligus menanamkan semangat kemandirian pada masyarakat. Red: Kelompok 5Editor: Ibrahim