Category: Berita
Memadukan Riset Akademik dan Nilai Al-Qur’an: Kisah Achmad Fauzi Ali Raih Juara 3 KTIQ
Jombang – Kuliah di lingkungan kampus berbasis pesantren merupakan nilai lebih bagi Achmad Fauzi Ali. Selama berproses di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang ia menyadari bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan nilai keIslaman ala pesantren menjadi pendukung untuk meraih prestasi. Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah ini berhasil membuktikannya ketika meraih juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ) di Ramadan Festival 2025 Telkom University Surabaya, Selasa (18/3/2025) lalu. “Tantangan terbesar adalah menyajikan kajian Al-Qur’an dalam kerangka ilmiah sistematis tanpa menghilangkan nilai-nilai luhurnya,” ujar Fauzi. Persiapan Fauzi tidak mudah. Berminggu-minggu ia menyelami literatur dan berkonsultasi dengan dosen untuk memastikan karyanya memenuhi standar metodologi penelitian ketat, sekaligus mempertahankan esensi spiritual Al-Qur’an. Ia harus bersaing dengan mahasiswa dari kampus dengan fasilitas riset lebih lengkap, namun justru pendidikan berbasis nilai keislaman di Unwaha menjadi kekuatannya. Bagi Fauzi, prestasi ini bukan akhir perjalanan, melainkan amanah untuk menginspirasi mahasiswa lain. “Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa dari daerah juga mampu berprestasi di tingkat nasional,” tegasnya. Ia berharap lebih banyak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan mengikuti kompetisi “Melalui ajang seperti ini, mahasiswa dapat memperluas relasi, menambah pengalaman, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan potensi akademiknya,” imbuhnya. Fauzi mengakui peran vital Unwaha dalam perjalanan prestasinya. Kampus tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menciptakan ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. “Unwaha memberikan dukungan dan semangat yang menjadi pendorong agar mahasiswa terus berkembang dan berprestasi, sekaligus memperkuat citra positif kampus di kancah nasional,” pungkasnya. Red: Ibrahim
Dari UNWAHA ke Panggung Nasional dan Internasional: Kisah Ulya Juarai Lomba Menulis
Jombang – Bermula dari mimpi sederhana untuk menumbuhkan semangat gemar membaca dan menulis bagi anak-anak. M. Ulya Sodiqul Amin, Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, kini telah membuktikan bahwa karya dan dedikasi mampu membawanya menembus batas-batas prestasi. Perjalanan Ulya dimulai pada September 2024 lalu, ketika keikutsertaannya dalam Sayembara Menulis Cerita Anak Usia Dini tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT Surya Akasara Media. Ia bersaing dengan lebih dari 50 peserta dari berbagai penjuru Indonesia dengan proses seleksi ketat hingga ke tahap final. “Keikutsertaan saya bukan semata untuk penghargaan, melainkan sebagai sarana menyalurkan ilmu, semanagat dan motivasi kepada anak-anak agar gemar membaca dan menulis sejak dini,” ungkapnya. Dengan ketekunan dan kreativitas tinggi, ia akhirnya meraih Juara Umum 1, menungguli penulis berbakat lainnya. Peraihan ini tidak hanya membawakan piala, selempang, uang pembinaan, tetapi juga kesempatan emas untuk menerbitkan karyanya dalam bentuk buku cetak. Tak lama setelah perolehan juara tersebut, ia menerima undangan untuk mengikuti Lomba Cerpen Internasional yang diselenggarakan Lisa Publisher pada Desember 2024 lalu. Tantangan kali ini berbeda dan jauh lebih berat dari sebelumnya. Ulya harus bersaing dengan lebih dari 100 peserta dari berbagai negara. Mahasiswa semester lima itu kembali lagi membuktikan kualitasnya. Pada 16 Februari 2025, di Mataram, namanya kembali terdengar sebagai penulis terpilih tingkat internasional. Semakin lengkap koleksi prestasinya dengan berbagai penghargaan eksklusif. “Alhamdulillah, ini pengalaman penting bagi saya untuk terus berkarya. Semoga semangat saya ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya untuk teman-teman UNWAHA Jombang,” pungkasnya. Red: Ulya/IbrahimEditor: Ibrahim
Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Raih Juara 3 Nasional Lomba Video Pembelajaran Digital
Jombang – Tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang berhasil mengharumkan nama almamater dengan meraih Juara 3 Lomba Video Pembelajaran dalam rangka Harlah HIMATIKA ke-8 Tingkat Nasional di Universitas Alma Ata Yogyakarta, pada Sabtu (1/11/2025). Tim yang terdiri dari M. Ulya Sodiqul Amin, Aulia Nikmatur R Z, dan Chumairo’ Mutiara R berhasil menyabet juara ketiga setelah bersaing dengan tim dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia. Menurut M. Ulya Sodiqul Amin, selaku ketua tim mengatakan pihaknya mengusung inovasi video pembelajaran materi Aljabar berbasis platform digital Mainmaster yang dipadukan dengan aplikasi Kahoot. Konsep pembelajaran yang mereka tawarkan tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman belajar kontekstual yang menarik bagi siswa. “Materi aljabar yang kompleks bisa dikelompokkan dengan sistem poin dan dilengkapi animasi menarik. Untuk evaluasinya, kami integrasikan dengan Kahoot agar siswa mendapat pengalaman belajar yang lebih interaktif,” jelasnya, saat diwawancarai. Perjalanan mereka dimulai dari informasi yang disampaikan oleh Dekan dan dukunggan Kaprodi Pendidikan Matematika. Hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi di kancah nasional. “Awalnya kami mendapat informasi dari Dekan dan Kaprodi. Kemudian saya bersama dua teman langsung berpartisipasi. Alhamdulillah, kerja keras kami membuahkan hasil,” ungkapnya. Mahasiswa semester lima itu mengaku bahwa pencapaian ini masih awal baginya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Terutama dalam berpartisipasi di lomba-lomba yang berkaitan dengan keilmuan fakultatif. “Jika ada lomba yang merujuk pada keilmuan saya, saya sangat antusias berpartisipasi. Karena ilmu yang kami dapat dari para dosen harapannya bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Ulya berharap pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dan mengharumkan nama UNWAHA. “Insyaallah dari sini ke depannya bisa memberikan prestasi lagi bagi saya dan juga kampus,” pungkasnya dengan penuh optimisme. Red: Ibrahim
Mahasiswa Agroekoteknologi UNWAHA Eksplorasi Pertanian Presisi dalam “Agrotek Immersion”
Jombang – Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (HIMAGROTEK) Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Lapang bertajuk “Agrotek Immersion”. Kegiatan yang bertema “Menjelajahi Simbiosis Teknologi dan Budidaya dalam Ekosistem Pertanian Presisi” ini bertempat di P4S Brian Horti Wonosalam, pada Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini didampingi oleh Kabiro Kemahasiswaan, Septian Ragil, M.Pd., dan Kaprodi Agroekoteknologi, Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling. Dalam sambutan Kabiro Kemahasiswaan, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran integratif antara teori dan praktik. “Kuliah lapang bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi laboratorium kehidupan. Mahasiswa harus memahami bahwa pertanian merupakan bidang strategis masa depan yang membutuhkan kecerdasan teknologi dan kepekaan sosial,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Kaprodi Agroekoteknologi, Mohamad Nasirudin, S.Si., M.Ling., juga mengatakan, mahasiswa Agroekoteknologi diharapkan menjadi generasi inovatif yang mampu menjawab tantangan pertanian global dengan tetap menjaga nilai budaya dan kelestarian alam. “Kami ingin mahasiswa memahami bahwa teknologi dan budaya dapat bersinergi untuk menciptakan sistem pertanian presisi yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan,” ungkapnya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester I sebagai bentuk penguatan pembelajaran aplikatif di lapangan dan pengenalan dunia pertanian modern berbasis teknologi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan konsep pertanian presisi yang memadukan inovasi digital dan praktik budidaya berkelanjutan. Dalam rangkaian kegiatan, peserta mempelajari sejumlah materi dan praktik lapangan, meliputi pembuatan agensi hayati berbasis Trichoderma, penerapan sistem Internet of Things (IoT) untuk penyiraman dan pemupukan otomatis, serta budidaya selada hidroponik dari pembibitan hingga panen. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang pentingnya efisiensi, keberlanjutan, dan inovasi di sektor pertanian. Red: Septian RagilEditor: Ibrahim
Dosen UNWAHA Ikuti Bimtek Integrasi Budidaya Jagung dan Pemanfaatan Limbah Peternakan di Mojokerto
Mojokerto – Dosen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, yakni Rif’an Hariri, S.TP., M.P. dan Azhar Irfana Gangsar, M.Sc., mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrasi Budidaya Jagung dengan Ternak dan Pemanfaatan Limbah Peternakan Sebagai Pupuk Organik yang diselenggarakan oleh Kebun Percobaan BRMP Jawa Timur di Kecamatan Mojosari, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini berfokus pada penerapan konsep integrasi antara sektor pertanian dan peternakan, khususnya dalam memanfaatkan limbah ternak sebagai sumber daya bernilai guna tinggi. Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh wawasan teknis mengenai pengelolaan budidaya jagung terpadu dengan ternak, yang dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi, ekologis, dan sosial secara berkelanjutan. Selaku peserta, Rif’an Hariri, S.TP., M.P., menyampaikan kesan positifnya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat terutama dalam memperluas wawasan tentang integrasi sistem pertanian dan peternakan. Banyak praktik yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran maupun penelitian di kampus,” ujar dosen Prodi Agribisnis itu. Model integrasi ini diharapkan dapat mendukung program swasembada pangan nasional, dengan menghasilkan produk pertanian yang efisien sekaligus ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah ternak tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga dapat diolah menjadi pupuk organik, biogas, dan pakan ternak alternatif. Beliau berharap dengan diselenggarakannya Bimtek ini dapat menjadi jembatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian. “Selain menambah pengetahuan, ini juga membuka peluang kerja sama untuk mewujudkan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkas beliau. Red: Ibrahim
UNWAHA Jombang Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
Jombang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran dibuka dalam tiga gelombang, dimulai pada 1 November 2025 hingga 31 Agustus 2026, sebagai bentuk komitmen UNWAHA Jombang dalam memberikan kesempatan luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang berkarakter religius, unggul, dan berdaya saing. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi pmb.unwaha.ac.id. Calon mahasiswa cukup mengisi formulir pendaftaran, melakukan pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp300.000, dan melakukan konfirmasi kepada admin PMB. Periode Pendaftaran Persyaratan Pendaftaran Calon mahasiswa diwajibkan menyiapkan berkas administrasi sebagai berikut: Program Beasiswa Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan dan apresiasi bagi calon mahasiswa berprestasi, UNWAHA menyediakan beragam program beasiswa, di antaranya: Melalui berbagai program tersebut, UNWAHA terus berkomitmen melahirkan lulusan yang unggul dalam ilmu, berakhlak dalam amal, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi Narahubung Resmi PMB UNWAHA Jombang di nomor:📞 0851-6363-6325 / 0851-4384-4403
Dosen PBA UNWAHA Dibekali Strategi Pembelajaran Adaptif dan Personalisasi di UM
Malang – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, Ibu Amrini Shofiyani, S.Pd., M.Pd.I., dan Bapak Afif Kholisun Nashoih, S.Pd., M.Hum., mengikuti perkuliahan bertema “Strategi Pembelajaran Adaptif dan Personalisasi” di Universitas Negeri Malang (UM), Senin (7/10/2025). Perkuliahan yang dilaksanakan di Gedung Sekolah Pascasarjana UM ini merupakan bagian dari mata kuliah Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab pada Program Doktor Pendidikan Bahasa Arab. Mata kuliah ini diampu oleh Prof. Dr. Hanik Mahliatussikah, M.Hum., yang merupakan pakar di bidang linguistik dan inovasi pembelajaran. Perkuliahan yang diampu beliau tidak kering akan teori, diskusi, dan suasana akademik. Materi disampaikan oleh ustadzah Fatimah yang merupakan mahasiswa S3 PBA. Penyaji menjelaskan bahwa dua pendekatan tersebut memungkinkan proses belajar yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan, kemampuan, dan gaya belajar setiap individu. Hal itu diamini oleh Prof. Hanik, di mana beliau menjelaskan bahwa pembelajaran adaptif dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi mitra cerdas bagi pendidik dalam menganalisis data peserta didik menyesuaikan materi, dan memberi umpan balik secara real-time. “Di era ini, tidak ada satu cara belajar yang cocok untuk semua,” tutur Prof. Hanik. “Tugas kita adalah merancang sistem yang peka terhadap perbedaan, agar pembelajaran benar-benar menyentuh potensi unik tiap individu.” imbuh beliau. Di era yang deras akan informasi dan kemajuan teknologi ini mengharuskan metode pembelajaran lebih inklusif dan berbasis data. Dengan bantuan AI, guru kini dapat memantau perkembangan siswa secara lebih akurat dan merancang jalur belajar individual (Individual Learning Path). “Teknologi seharusnya tidak menggantikan peran guru,” jelas beliau, “tetapi memperkuatnya dan menjadikan guru lebih peka, adaptif, dan mampu menuntun siswa sesuai ritme belajarnya,” tutur beliau. Pendekatan ini sekaligus memperkuat prinsip keadilan pendidikan, memberikan peluang belajar yang setara bagi setiap individu, tanpa mengabaikan keragaman kemampuan dan latar belakang. Tak hanya itu, pendekatan ini juga efektif untuk meningkatkan pembelajaran, retensi pengetahuan, memberi kesempatan setara bagi setiap siswa sesuai potensinya dan meningkatkan motivasi belajar melalui umpan balik real-time dan jalur belajar individual. Kelas berlangsung dengan interaksi intensif antara dosen dan mahasiswa. Sesi dimulai dengan pengantar konsep teoritis, dilanjutkan dengan diskusi kelompok kecil. Suasana akademik terasa kolaboratif dan reflektif, sebuah ruang belajar yang benar-benar menumbuhkan nalar ilmiah. Keikutsertaan Ibu Amrini Shofiyani dalam program doktoral di UM merupakan wujud komitmen UNWAHA dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan bahasa Arab. Dengan mengikuti perkuliahan berkualitas dan berinovasi seperti ini, beliau berharap dapat membawa pembaruan dan peningkatan mutu pembelajaran di Prodi PBA UNWAHA Jombang. “Wawasan tentang Strategi Pembelajaran Adaptif dan Personalisasi sangat berharga untuk perkembangan metode pembelajaran di UNWAHA Jombang,” katanya. Red: Oleh: Amrini Shofiyani & Rizkiyatul MahmudaEditor: Ibrahim
UNWAHA Jombang Jalin Kerja Sama Internasional dengan Perusahaan Halal Food Terkemuka di Jepang
Jepang – Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang memperluas jejaring internasionalnya dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Sari Raya Co.Ltd., perusahaan pelopor bisnis makanan halal di Nagoya, Jepang. Penandatangan dilakukan secara langsung oleh Rektor UNWAHA Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN, Eng., bersama Direktur sekaligus pemilik Sari Raya Co.Ltd., Bapak Teguh Wahyudi pada Selasa (24/9/2025) lalu. Prof. Gatot mengungkapkan, kerjasama yang dijalin tersebut mencakup pengembangan kompetensi mahasiswa, peluang magang internasional, serta penempatan kerja bagi lulusan terbaik UNWAHA di industri Halal Food Global. “Kerja sama dengan perusahaan internasional seperti Sari Raya Co. Ltd. sangat penting dan strategis untuk merealisasikan program kampus UNWAHA yang go international dan berwawasan global,” ujar Rektor UNWAHA Jombang ini. Sari Raya Co. Ltd. merupakan perusahaan retail dan distribusi produk halal yang berdiri sejak 2005 di Nagoya, Jepang. Perusahaan yang didirikan oleh warga negara Indonesia ini menjadi pelopor bisnis makanan halal di Jepang dengan produk unggulan berupa pabrik tempe, online shop, dan halal fried chicken. Rektor bersama tim berkesempatan mengunjungi beberapa fasilitas perusahaan, termasuk restoran, toko retail, dan gudang distribusi yang tersebar di beberapa kota seperti Toyota City dan Yunezocho, Nishio, Prefektur Aichi. Sari Raya Siap Menerima Lulusan UNWAHA Jombang Direktur Sari Raya Co.Ltd., Bapak Teguh Wahyudi berkesempatan memberikan orasi ilmiah pada prosesi Wisuda Sarjana S-1 UNWAHA Tahun 2025 yang digelar pada Minggu (19/10/2025) lalu. Dalam orasinya tersebut, beliau memberikan kiat sukses kepada 560 wisudawan. Tak hanya itu, Bapak Teguh juga secara langsung menawarkan kepada para lulusan untuk bergabung di perusahaannya. “Silahkan adik-adik UNWAHA yang mau bergabung dengan kami,” ajak beliau pada kesempatan tersebut. Ekspansi Kerja Sama Internasional UNWAHA Jombang Kerja sama dengan Sari Raya Co. Ltd. melengkapi jejaring internasional UNWAHA yang terus berkembang. Sebelumnya, pada awal September 2025, UNWAHA juga menandatangani MoU dengan Thai Global Business Administration Technological College, Thailand, yang ditindaklanjuti dengan pengiriman 20 mahasiswa untuk mengikuti workshop di negara tersebut. “Langkah-langkah strategis ini menjadi bukti komitmen UNWAHA dalam mempersiapkan lulusannya menghadapi tantangan global dan membuka akses seluas-luasnya bagi civitas akademika untuk berkiprah di kancah internasional,” lanjut Prof. Gatot. Red: Ibrahim
Aktif Organisasi Tak Halangi Famung Lulus sebagai Wisudawan Terbaik
Jombang – Banyak mahasiswa percaya bahwa aktif organisasi adalah musuh IPK tinggi. Famung Gangga membuktikan sebaliknya. Minggu (19/10/2025), mahasiswi asal Kecamatan Peterongan ini menutup perjalanan akademiknya di UNWAHA Jombang dengan prestasi gemilang. Ia didapuk sebagai wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dengan IPK 3,81. Putri ketiga dari pasangan Alm. Bapak Abidin Albadar dan Ibu Endang Sujiati ini bukan tipe mahasiswa yang mengurung diri di kamar demi mengejar nilai sempurna. Sebaliknya, ia memilih jalan yang penuh tantangan. Tercatat enam organisasi yang ia tekuni, yaitu HMP Manajemen, Bendahara UKM Seni Budaya (Tari), Sekretaris BEM Fakultas Ekonomi, Sekretaris PMII Rayon Ekonomi Wahab Hasbullah, Ketua BEM Fakultas Ekonomi, hingga Bendahara BEM UNWAHA. Manajemen Waktu yang Baik Mungkin ratusan rapat dan banyak tanggung jawab yang ia lalui selama kuliah di UNWAHA. Namun dengan manajemen waktu yang tepat, ia berhasil menuntaskan semuanya. “Saya memilih aktif dalam organisasi karena kuliah bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama,” ujar Famung. Dengan mengerutkan dahi, ia merasa bahwa aktif berorganisasi bukan penghambat untuk lulus gemilang. Tapi justru proses terbaik untuk mengasah kemampuan diri dalam berpikir dan memutuskan. “Yang saya dapatkan di organisasi tidak saya temukan di dalam kelas. Karena saya langsung mempraktikkannya sendiri tentang kedisiplinan, konflik, dan manajemen lainnya,” tutur mahasiswi Prodi Manajemen ini. Prinsip Hidup: Jangan Bandingkan Prosesmu Di tengah kesibukan yang luar biasa, Famung punya pegangan hidup yang membuatnya tetap waras. “Jangan bandingkan prosesmu dengan orang lain, semua ada alurnya sendiri-sendiri,” motto dirinya. Dalam era media sosial yang penuh dengan pamer pencapaian, prinsip ini menjadi tameng mentalnya. “Kadang kita lihat teman yang kelihatannya sukses, terus kita merasa kurang. Padahal kita tidak tahu apa yang mereka lalui. Jadi, fokus saja pada proses kita sendiri,” ujarnya bijak. Bukan berarti ia tidak kompetitif, tapi ia memilih untuk berkompetisi dengan versi dirinya yang kemarin, bukan dengan orang lain. Bagi mahasiswa yang masih ragu ikut organisasi karena takut IPK turun, Famung punya pesan yang tegas dan jelas. “Jangan takut mencoba, karena dari organisasi kita belajar hal-hal yang tidak pernah diajarkan dalam teori. Jika kuliah memberimu ilmu, maka organisasi memberimu arah dan makna,” katanya. Red: Ibrahim
Dari Jambi ke Jombang, Kisah Zaki Mengejar Ketertinggalan Hingga Jadi Wisudawan Terbaik
Jombang – Momen wisuda Universitas KH. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang tahun 2025 menjadi hari istimewa bagi Zakiyuddin Al Afdholi. Mahasiswa yang akrab disapa Zaki ini dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Agama Islam (FAI), berkat capaian akademiknya yang gemilang. Prestasi tersebut menjadi buah dari ketekunan dan semangat belajarnya sepanjang masa perkuliahan. Zaki mengaku tak pernah membayangkan sebelumnya akan meraih predikat itu. Perjalanan studinya penuh dinamika dan tantangan, namun tekad kuat dan konsistensinya membawanya pada titik keberhasilan yang membanggakan. Dari Jambi ke Jombang Berburu Berkah Cerita pemuda kelahiran Parit Pudin, Jambi ini dimulai dari sebuah kebimbangan. Setelah lulus MA, ia sebenarnya belum berniat melanjutkan kuliah. Namun, mengingat usianya yang masih muda, ia memutuskan untuk tidak menyia-nyiakan waktu. “Awalnya belum ada niat kuliah. Tapi karena masih muda, akhirnya saya putuskan kuliah sambil mondok. Dan saya niatkan pondok di Jombang,” ujarnya mengenang keputusan besar itu. Pilihan jatuh pada UNWAHA Jombang, bukan tanpa alasan. Bagi Zaki, nama kampus yang dinisbatkan kepada tokoh besar seperti KH. A. Wahab Hasbullah membawa makna spiritual tersendiri. “Saya yakin dan mantap untuk berproses di kampus dengan nama tokoh besar, yaitu Mbah Wahab Hasbullah. Harapannya saya bisa memperoleh keberkahan dari beliau dan tokoh lainnya, insyaallah,” katanya. Dari Nol: Tantangan Mahasiswa Perantauan Realitas perkuliahan ternyata lebih keras dar yang ia bayangkan. Manajemen waktu antara kuliah dan mondok, mobilitas, hingga adaptasi, semuanya jadi pembelajaran tersendiri. Bayangkan, seorang mahasiswa tanpa laptop di era digital, bukan halangan kecil. “Alhamdulillah, saya dikelilingi teman-teman yang baik dan siap membantu. Bersyukur, saya bisa mengatasi keterbatasan,” ungkapnya dengan syukur. Di awal masa perkuliahan di Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), ia menaruh harapan besar ketika ia lulus nantinya. Dengan cakupan keilmuan yang luas, ia berpeluang untuk mendalami lebih banyak ilmu di bidang keagamaan. Yang lebih berat lagi, di semester awal ia benar-benar mulai dari nol. “Saya belum kenal sama sekali dengan jurnal, makalah, dan segala macamnya,” kenangnya jujur. Lulus Cepat, Langsung Lanjut S2 di UNWAHA Kerja keras membuahkan hasil manis. Zaki berhasil menyelesaikan Tugas Akhirnya di semester 7, lebih cepat dari rata-rata mahasiswa pada umumnya. Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan teman-temannya. Tepat setelah yudisium, Zaki lantas langsung memenuhi persayaratan dokumen pendaftaran untuk melanjutkan studi S2 PAI di Pascasarjana UNWAHA. Hal ini ia lakukan penuh keyakinan dan tanpa keraguan. “Saya bersyukur masih bisa berkesempatan dan berproses di UNWAHA. Dari segi penunjang sangat mendukung proses perkuliahan saya,” ungkapnya dengan antusias. Keputusan melanjutkan studi di kampus yang sama menunjukkan kepuasannya terhadap kualitas pendidikan yang diterimanya. Sebuah testimoni otentik dari seorang mahasiswa yang pernah merasakan langsung prosesnya. Kisah Zakiyuddin Al Afdholi adalah narasi tentang keberanian mengambil keputusan, keteguhan dalam menghadapi kesulitan, dan kejernihan dalam memilih jalan hidup. Ia datang ke Jombang dengan niat mencari berkah, dan pulang dengan ilmu, prestasi, serta tekad melanjutkan perjalanan akademisnya. Bagi mahasiswa perantauan lainnya yang mungkin masih ragu, Zaki adalah bukti nyata. Berani melangkah ke tempat yang asing, berjuang dengan keterbatasan, dan pada akhirnya menemukan berkah yang tidak terduga. Red: Ibrahim