Skip to main content

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Yudisium FP UNWAHA 2026: Kukuhkan Lulusan Penggerak Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Jombang – Fakultas Pertanian (FP) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang resmi menggelar prosesi Yudisium Tahun 2026 pada Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Menumbuhkan Inovasi, Menguatkan Ketahanan Pangan, Membangun Masa Depan Bangsa”, perhelatan khidmat ini berlangsung di Auditorium UNWAHA Jombang.

Prosesi pengukuhan kelulusan tersebut diikuti oleh 62 calon wisudawan yang berasal dari empat program studi (prodi) di lingkungan FP UNWAHA, yakni Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Agribisnis, serta Agroekoteknologi.

Dalam sambutannya, Dekan FP, Ambar Susanti, M.P., menyampaikan bahwa yudisium ini merupakan momentum lahirnya lulusan penggerak ketahanan pangan berkelanjutan.

“Namun, yudisium ini bukan akhir dari perjalanan anda dalam belajar, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi nyata untuk menjawab berbagai tantangan sektor pertanian di masa depan,” ungkapnya.

Jawab Tantangan Perubahan Iklim dengan Inovasi Berkelanjutan

Lebih jauh, Dekan menyoroti kompleksitas tantangan global di sektor pertanian saat ini, seperti dinamika perubahan iklim hingga fenomena cuaca ekstrem yang berpotensi memicu kekeringan dan mengancam produktivitas pangan global.

“Tantangan pertanian saat ini semakin kompleks. Hal ini menuntut kita untuk terus meningkatkan produksi sekaligus menerapkan ilmu pertanian yang adaptif dan berkelanjutan,” katanya.

Beliau mengimbau para calon alumni agar mampu menghadirkan terobosan baru berupa teknologi dan solusi praktis untuk menjaga produktivitas di tengah terbatasnya sumber daya alam.

“Anda semua diharapkan mampu menghadirkan solusi, inovasi, dan teknologi agar tetap produktif sekaligus mampu menjaga keberlanjutan sumber daya yang terbatas,” imbuh Dekan tersebut.

Soft Skills dan Pengabdian Nyata di Dunia Kerja

Pada kesempatan ini, Ambar juga memotivasi para lulusan agar tidak hanya berpatokan pada capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semata. Menurutnya, tantangan di dunia kerja dan masyarakat membutuhkan perpaduan antara kompetensi keilmuan (hard skills) dan kecakapan interpersonal (soft skills).

“Keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari IPK saja. Dunia nyata membutuhkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta keahlian dalam memecahkan masalah dan memberikan solusi,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Dekan FP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yudisium atas ketangguhan mereka merampungkan studi. Ia berharap para alumni FP UNWAHA dapat menjadi pilar penguat ketahanan pangan nasional di mana pun mereka berkarya.

Turut memberikan amanat pada Yudisium FP UNWAHA 2026, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ino Angga Putra, M.Pd., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. M. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I.

Red: Ibrahim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Pengumuman Terbaru
Agenda Terbaru